Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

DIGITALISASI DAN PELUANG EDUPRENEURSHIP BAGI INDUSTRI BATIK PEKALONGAN Ziyadah El Fadllilah; Rizqi Nur Amalya; Brillian Galang Irzaqi; Hikmah Ramadhani; Aulia Damayanti; Ferida Rahmawati
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 6 (2025): Desember : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/1z368x15

Abstract

Batik, as one of Indonesia’s cultural heritages, continues to evolve and is no longer regarded solely as a traditional craft, but has become an important part of today’s creative industry. This study aims to describe how batik is produced, the philosophical meanings embedded in its motifs, and the business opportunities that emerge as digital technology becomes increasingly integrated into production and marketing practices. Using a descriptive qualitative approach, this research illustrates how traditional batik-making processes are now combined with various forms of digital innovation, such as social-media-based promotion and the use of online marketplace platforms to reach a wider audience. The findings show that digitalization does not only help artisans expand their market reach but also improves promotional effectiveness and strengthens brand identity. In addition, this study supports previous research indicating that digital technology plays a crucial role in maintaining the sustainability of batik businesses amid growing global competition.
EDUPRENEURSHIP SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI Minatu Dhorifah; Dewi Fatimah Azzahra; Padmisari Kumara; Lestari, Reva Indah; Ferida Rahmawati
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1497

Abstract

Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.
IMPLEMENTASI MARKET DAY P5RA UNTUK MENINGKATKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA MI SULLAM TAUFIQ Azzahra, Hana Syaifa; Nafilatul Khusna; Risna Afiana; Rizkiatul Nadila; Muhamad Khansa Maulana; Ferida Rahmawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan Market Day dalam program Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA) di MI Sullam Taufiq Kajen Pekalongan serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan jiwa kewirausahaan siswa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan dasar sebagai pondasi pembentukan karakter dan keterampilan hidup, termasuk kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab yang menjadi bagian dari jiwa kewirausahaan. Market Day dipandang sebagai salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang mampu memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, dan siswa yang terlibat langsung dalam pelaksanaan Market Day. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman dengan tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Market Day efektif dalam melatih siswa merencanakan, memproduksi, memasarkan, hingga menjual produk. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan karakter seperti kemandirian, kreativitas, tanggung jawab, kerja sama, dan kejujuran. Selain itu, Market Day sejalan dengan Kurikulum Merdeka serta menanamkan nilai religius dan etika berdagang dalam Islam. Dengan demikian, Market Day terbukti menjadi strategi pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan aspek akademik, sosial, karakter, dan spiritual, sekaligus membentuk jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.
PERAN EDUPRENEURSHIP DALAM  PEMBENTUKAN MAHASISWA PGMI YANG MANDIRI M. Dimas Abdurrohman; Dinda Aulia Agustin; Sofya Marsa Khairunnisa; Citra Dwi Safitri; Ferida Rahmawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gtfd2275

Abstract

Mata kuliah edupreneurship sangat berperan penting bagi mahasiswa untuk menghadapi perkembangan zaman dan tantangan dalam berwirausaha pada zaman sekarang atau yang akan datang. Tujuan penulis melakukan penelitian ini untuk menjelaskan bahwa mata kuliah edupreneurship sangat berperan penting di lingkungan program studi PGMI UIN Abdurrahman Wahid. Mata kuliah ini juga bertujuan untuk membentuk kemandirian mahasiswa agar melahirkan lulusan yang berkompeten. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka (Literature Review) sebagai rancangan metodologis utama. Bidang kewirausahaan ini harus dikenalkan dalam dunia pendidikan, upaya tersebut untuk mengembangkan dan menanamkan karakter kewirausahaan dan kemandirian pada mahasiswa PGMI. Edupreneurship adalah pendekatan pendidikan yang paling relevan untuk membangun sifat kewirausahaan dan kemandirian kepada mahasiswa, hal ini menekankan pengembangan kreativitas, inovasi, dan keberanian mengambil risiko sebagai karakter utama calon pendidik. Melalui mata kuliah edupreneurship, mahasiswa dilatih tidak hanya teori saja tetapi juga dalam praktik kewirausahaan yang aplikatif, mempersiapkan mereka menjadi guru yang mampu menciptakan peluang. Dengan adanya hal ini mahasiswa dibekali keterampilan problem solving sehingga dapat menghadapi tantangan dan menciptakan peluang di bidang pendidikan.
SEBUAH INOVASI EDUPRENEURSHIP: IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS BALOK HIJAIYAH di TPQ SABDA DUA PEKALONGAN Afroh Rozana; Kistanti Kistanti; Muhammad Tsaqolain Jaros; Muhammad Fajrul Falah; Wisnu Adji Yusuf Syahputra; Ferida Rahmawati
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 6 (2025): Desember : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/hx97n409

Abstract

This qualitative case study investigates the innovation of the Hijaiyah Letter Blocks as an edupreneurial product at TPQ Sabda Dua Pekalongan, aiming to address fundamental challenges in Arabic language learning—namely students’ low motivation and limited mastery of the Hijaiyah alphabet. The study implements this game-based, hands-on learning medium and analyzes its effectiveness through data triangulation involving participant observation, in-depth interviews with instructors, and document analysis. Findings show that the kinesthetic and visual approaches enabled by the blocks significantly create an enjoyable learning experience while reducing student anxiety, with the medium’s uniqueness lying in its ability to transform passive learning into active, participatory engagement. Consequently, there is a clear improvement in classroom enthusiasm, speed in recognizing letter forms, and accuracy in assembling letters into syllables. From an edupreneurship perspective, the medium is not only pedagogically effective but also demonstrates commercial potential that can support institutional sustainability, with its economic value strengthening its position as a breakthrough in pioneering a sustainable educational business model. The study recommends further development in design aesthetics, game variations, and digital integration to expand its impact and appeal.
KREATIVITAS GURU MUDA EDUPRENUR DALAM MENGEMBANGKAN BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS TEKNOLOGI DI LINGKUNGAN PEDESAAN Tia Meisaroh; Rahma Aulia Irmiati; Amelia Gita Maharani; Muhammad Zufar Sabiq; Harits Mafaza Ahsan; Ferida Rahmawati
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 6 (2025): Desember : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/g9qwea20

Abstract

Advances in digital technology have led to innovations in learning and business opportunities in education (edupreneurship). In rural areas, limited facilities, access to technology, and economic conditions pose challenges to the development of tutoring. This study aims to describe the creativity of young teachers in developing technology-based tutoring as a form of edupreneurship in rural areas. The research used a descriptive qualitative method with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation of a young teacher who manages tutoring. The results showed that teachers utilized simple technologies such as Canva, Pinterest, Kahoot, Spinwheel, and Google-based educational games to increase students’ interest and understanding of learning. A warm interpersonal approach also created a comfortable and motivating learning atmosphere. The main challenges include the limited number of tutors, students’ dependence on a single teacher, and the economic conditions of the community. The study concludes that creativity, the use of technology, and the interpersonal skills of teachers are key factors in the success of edupreneurship-based tutoring in rural areas.
PENGEMBANGAN KARAKTER MAHASISWA DALAM BIDANG KEWIRAUSAHAAN MELALUI IMPLEMENTASI MEMBANGUN BISNIS KULINER STUDI KASUS: BAKMI BANDUNG DI PEMALANG Jumhuriyatus Sa’diyah; Farah Dilah Zahra; Muhammad Nur Ilham; M. Iqodzul Himam Abil Izz; Ferida Rahmawati
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 6 (2025): Desember : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/r8bqkk32

Abstract

The world of higher education needs graduates who are not only well educated but also have strong character and are ready to compete. Entrepreneurship is seen as one of the best ways to build character values. Direct implementation through business creation, especially in the culinary industry which has a wide market, gives students real experiences. This case study was conducted on a Bakmi Bandung business in Pemalang using observation and interview methods. The results show that the process of building a business effectively develops key entrepreneurial characteristics such as independence, creativity, perseverance, responsibility, and management skills. The study concludes that real business implementation is a contextual and effective learning method to build character and entrepreneurial mindset in students.
Peningkatan Keterampilan Pembuatan Konten Edukasi Digital Melalui Workshop Canva dan CapCut Ferida Rahmawati; Emi Nurlaela; Arditya Prayogi; Imam Prayogo Pujiono; Ahmad Abdussalaam; Abdi Cahya Subekti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 6 No. 3 (2025): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v6i3.2617

Abstract

The rapid development of digital technology demands mastery of educational content creation skills for Madrasah Aliyah (Islamic Senior High School) students in the Industry 4.0 era. Initial observations at MA Salafiyah Simbangkulon indicated limitations among students in this regard. This community service activity aimed to enhance students' understanding and practical skills in using Canva and CapCut applications to create engaging and innovative educational content. This activity was implemented through a workshop using presentation, practicum, and discussion methods, involving 40 grade 10 students of MA Salafiyah Simbangkulon. The success of the activity was measured by comparing pre-test and post-test results. The results showed a significant improvement in students' conceptual understanding and practical skills in Canva and CapCut. This was evidenced by an average score increase of 68% on the post-test compared to the pre-test. Furthermore, students successfully created sample educational content using both applications. Based on these results, it is recommended that advanced training and integration of Information and Communication Technology (ICT) utilization in the madrasah curriculum are needed to support a more creative, participatory, and relevant learning process in line with contemporary demands.
IMPLEMENTASI NILAI EDUPRENEURSHIP DALAM PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN LEMBAGA KURSUS BAHASA INGGRIS “ENGLISH CENTER VOCATION” KAJEN Ira Rihhadatul 'Aisy Haafidzoh; Irshofa Hany; Saadiyah Fajar; Titis Aji Nawang Wulan; Ferida Rahmawati
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/wvcxg305

Abstract

This study aims to describe the implementation of edupreneurship values in the development and management of the English language course institution, English Center Vocation Kajen. As a pioneering course in Pekalongan Regency, English Center Vocation Kajen integrates entrepreneurial principles with educational values to expand community access to English language skills. The study employs a qualitative descriptive approach, collecting data through in-depth interviews, observation, and documentation involving the institution’s leadership and instructors. The results indicate that the implementation of edupreneurship values includes institutional independence, innovation in learning services, social responsibility, and business sustainability. English Center Vocation Kajen manages its operations independently without government assistance, maintaining transparent financial management and adaptive marketing strategies through social media and community-based promotion. The principle of edupreneurship is reflected in human resource management that emphasizes professionalism, creativity, and humanistic service toward learners. Beyond profit orientation, the institution prioritizes social benefits through cross-subsidy policies, free training programs, and partnerships with schools to support equitable learning opportunities. Therefore, the implementation of edupreneurship values at English Center Vocation Kajen demonstrates an effective and sustainable model of non-formal educational management with a strong social spirit, which can serve as a replicable example for other educational institutions seeking to empower communities through education.
ADAPTASI PELAKU UMKM TERHADAP DINAMIKA PASAR ONLINE: STUDI KASUS BISNIS DASTER DI ERA PLATFROM DIGITAL Hafna Sari, Dinda; Sintia Nabila Esa Kartini; Anis Meliyanti; Muhammad Yusuf; Ferida Rahmawati
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Kreatif Vol 10 No 02 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi NU Trate Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59179/jek.v10i02.168

Abstract

ABSTRAK Perkembangan platform digital telah membuka peluang sekaligus tantangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor fashion seperti bisnis daster. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi adaptasi yang diterapkan oleh pelaku UMKM daster dalam menghadapi dinamika pasar online. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan wawancara mendalam terhadap satu pelaku usaha aktif, penelitian ini mengungkapan bahwa adaptasi digital dilakukan melalui pembelajaran otodidak, pemanfaatan live streaming dan konten kreatif di TikTok dan Shopee, strategi penetapan harga, serta respons terhadap tren pasar. Tantangan utama meliputi fluktuasi permintaan, keterlambatan pencairan dana, biaya operasional digital yang tinggi, serta risiko reputasi akibat ulasan negatif dan retur. Faktor keberhasilan utama mencakup kemampuan belajar secara mandiri, manajemen pelanggan dan layanan responsif, ketahanan mental dan motivasi tinggi, strategi promosi dan pengelolaan modal, serta jaringan dan kolaborasi. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi pelaku UMKM dalam merancang strategi pemasaran digital yang berkelanjutan di tengah persaingan ketat dan perubahan algoritma platform. Haryono, E. (1979). Metodologi Penelitian Kualitatif di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Journal An-Nur. Kanan, K.-D. U. K. 200 D. H. (2021). Digitalisasi UMKM. Kemenkop, U. (2022). Transformasi Menyambut Masa Depan. Mei, V. N., Sasikirana, I. D. V., Dewi, A. S., Khayzuran, Q. A., Firdausy, S. P., & Radianto, D. O. (2024). Strategi ABSTRACT The development of digital platforms has opened up opportunities and challenges for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME), especially in the fashion sector such as the daster business. This study aims to examine the adaptation strategies implemented by daster MSME players in facing the dynamics of the online market. Using a qualitative approach with case study methods and in-depth interviews with one active business player, this study reveals that digital adaptation is carried out through self-taught learning, the use of live streaming and creative content on TikTok and Shopee, pricing strategies, and responses to market trends. The main challenges include fluctuations in demand, delays in fund disbursement, high digital operational costs, and reputational risks due to negative reviews and returns. The main success factors include the ability to learn independently, customer management and responsive service, mental resilience and high motivation, promotion strategies and capital management, as well as networking and collaboration. These findings provide practical insights for MSME in designing sustainable digital marketing strategies amid intense competition and platform algorithm changes.
Co-Authors Abdi Cahya Subekti Abidzar Al Ghifari Ade Gunawan Afila Firda Arifa Afrisa Zayyana Afroh Rozana Ahmad Abdussalaam Alizah Sholekhah Alya Nadiastuti Amelia Gita Maharani Ana Aufa Hanifah Anindia Ameliani Fernanda Anis Meliyanti Arditya Prayogi Arina Sabila Hanifa aulia damayanti Azzahra, Hana Syaifa Brillian Galang Irzaqi Citra Dwi Safitri Dewi Fatimah Azzahra Dinda Aulia Agustin Emi Nurlaela Farah Dilah Zahra Finta Nur Febriana Hafna Sari, Dinda Harits Mafaza Ahsan Hikma Fitriani Hikmah Ramadhani Imam Prayogo Pujiono Ira Rihhadatul 'Aisy Haafidzoh Irshofa Hany Isti Ghotsah Jumhuriyatus Sa’diyah kistanti kistanti Lestari, Reva Indah Lulu ‘Aabidah M. Dimas Abdurrohman M. Iqodzul Himam Abil Izz Masrurotul Usna Minatu Dhorifah Muhamad Khansa Maulana Muhammad Fajrul Falah Muhammad Nur Ilham Muhammad Tsaqolain Jaros MUHAMMAD YUSUF Muhammad Zakki Musyafa Muhammad Zufar Sabiq Nabila Hasna Utama Nadzifah A’isyah Fauzi Nafilatul Khusna Nagita Rahma Sari Najwatul Istiqomah Neza Dwi Nasyfa Nur Khasanah Nurul Aditya Azizah Nurul Ilma Aulia Padmisari Kumara Rahma Aulia Irmiati Rahma Nafalina Azzahra Ramadhina Qurrota Ayun Risna Afiana Rizki Latifatun Nisa Rizkiatul Nadila Rizqi Nur Amalya Rr. Fiana Sabrina Saadiyah Fajar Selvia Azzahra Apriliandis Septia Rosada Shinta Alvy Rizqiyana Shiva Amiliya Aidah Shofiatul Kamaliah Sintia Nabila Esa Kartini Siti Anisa Almaulani Sofya Marsa Khairunnisa Taufiqoh Khasanah Tia Meisaroh Titis Aji Nawang Wulan Trinindita Nayla Nabila Ulva Milda Tisana Widi Jauza Labilla Widiani Kusuma Dewi Wirdad Hifa Wisnu Adji Yusuf Syahputra Ziyadah El Fadllilah