Claim Missing Document
Check
Articles

Sejarah Dan Perkembangan Bahasa Indonesia Levina Putri, Sindy; Angraini, Difa; Yumni Alifa, Nazhira; Nazurty, Nazurty; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai masyarakat Indonesia, wajib melestarikan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Dalam melestarikan bahasa Indonesia, kita perlu mengetahui sejarah dan asal-usul terbentuknya bahasa Indonesia itu sendiri. Dalam penelitian ini penulis akan membahas asal usul dan perkembangan bahasa Indonesia dengan metode penelitian atau riset kepustakaan. Penelitihan pustaka atau riset pustaka ialah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan koleksi perpustakaan saja tanpa memerlukan riset lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bahasa Indonesia adalah Bahasa yang berasal dari bahasa Melayu Riau. Berdasarkan sumber sejarah, pemakaian bahasa Melayu Riau ini sudah dimulai pada masa kerajaan Malayu dan kerajaan Sriwijaya. Bahasa Indonesia juga mengalami tiga fase perkembangan selama 81 tahun (1928—2009), yaitu (1) fase bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, (2) fase bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara (3) fase bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.
Peran Dan Fungsi Bahasa Dalam Kehidupan Manusia Di Era Industri 4.0 Dia, Riana; Finata, Duwi; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi industri 4.0 merupakan perubahan dalam bidang industri yang memanfaatkan internet terjangkau sehingga segala bidang produksi mengalami peningkatan. Tujuan penulisan ini adalah penulis melakukan penelitian terhadap fungsi dan peran bahasa di era revolusi 4.0 guna untuk mengetahui dan memahami hakikat bahasa dalam peran dan fungsinya di era sekarang ini. Penelitian ini berbentuk penelitian kepustakaan atau disebut Library Research. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif analisis. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode eksplorasi dokumen-dokumen atau dokumentasi. Sumber datanya berupa buku, makalah, jurnal, dan sebagainya. Setelah melihat sumber-sumber sebagai bahan data, penulis kemudian menganalisis, mensintesis dan mengantitesis hasil penemuan data. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa peran bahasa di era revolusi 4.0 berperan sebagai identitas budaya, Sarana pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, dan sebagai literasi digital. Sedangkan fungsi bahasa di era revolusi 4.0 terbagi kepada 3 fungsi yaitu Bahasa sebagai Alat Integrasi dan Adaptasi Sosial, Bahasa sebagai Alat Kontrol Sosial, dan Bahasa Sebagai pembentuk karakter anak muda.
Hubungan Otak Dengan Kemampuan Berbahasa Manusia Hepi Andini, Sintia; Novitasari, Novitasari; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbica tentang bahasa, maka akan serta merta akan membahas tentang otak terutama dalam hal proses bagaimana manusia mampu menggunakan bahasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami hubungan otak dengan kemampuan berbahasa manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kajian pustaka atau kajian literatur. Langkah selanjutnya adalah melakukan kajian teoritis dan referensi yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Dalam penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan peranan otak dalam kemampuan berbahasa manusia. Hasil penelitian ini menyimpulan bahwa belahan kiri otak dilibatkan dalam hubungannya dengan bahasa. Krashen, dalam (cahyono, 1995 : 259) menyebutkan lima alasan yang mendasari kesimpulan itu. 1. hilangnya kemampuan berbahasa karen kerusakan otak sebelah kiri. 2. ketika belahan kiri otak disanastesia, kemampuan berbahasa hilang, namun ketika belahan kanan otak dianastesia kemampuan tidak hilang. 3. ketika bersaing dalam menerima input bahasa secara bersamaan melalui tes menyimak dikotis, telinga kanan lebih unggul 4. ketika materi bahasa disajikan melalui penglihatan kanan dan kiri makan penglihatan kanan lebih tepat dan cepat dalam menangkap materi 5. pada saat melakukan kegiatan berbahasa, baik secara terbuka atau tertutup, belahan otak kiri menunjukkan kegiatan elektris yang lebih hebat.
Perkembangan Pemerolehan Bahasa Aspek Sintaksis Pada Anak Usia 4 Tahun Lestari, Nanda; Salsabila, Natasya; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerolehan sintaksis pada anak selalu melalui hal kecil terlebih dahulu dan berlanjut ke hal yang lebih besar, artinya anak akan menguasai kata, frase, dan kemudian beranjak pada kalimat. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahu perkembangan pemerolehan bahasa anak di aspek sintaksis pada usia 4 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Dalam pengumpulan data diperoleh data lisan bersumber dari ujaran anak yang direkam dengan tape recorder dan dibuat sebuah catatan harian. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga cara. Pertama, data lisan yang bersumber dari ujaran anak tersebut direkam dengan tape recorder dan dibuat sebuah catatan harian dari ujaran anak tersebut. Kedua, data yang telah diperoleh melalui rekaman dan catatan itu diklasifikasikan berdasarkan jenis-jenis kalimatnya. Ketiga, data-data tersebut dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis kalimat yang diujarkan oleh anak usia 4 tahun ada tiga, yaitu: kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif.. Kalimat yang paling sering diujarkan anak tersebut adalah kalimat deklaratif, setelah itu baru kalimat interogatif dan imperatif. Jadi, dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pemerolehan sintaksis anak usia 4 tahun sudah mendekati sempurna. Anak sudah bisa mengujarkan beberapa jenis kalimat, di antaranya kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif. Dilihat dari pola kalimatnya, anak juga sudah bisa menggunakan subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan serta dilihat dari bentuk ujarannya, anak sudah bisa mengujarkan kalimat yang pendek sampai kalimat yang panjang
Hakikat Dan Karakteristik Bahasa Pada Anak Usia Sekolah Dasar Tsabitha Amanda, Charenina; Razani Widayat, Athif; Umu Aimanah, Faizati; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini lebih memfokuskan hakikat bahasa dan karakteristik bahasa pada anak Usia Sekolah Dasar. Adapun tujuan penelitian ini agar tumbuh pemahaman bagi pembaca mengenai hakikat bahasa dan karakteristik bahasa pada anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka atau kajian literature dari referensi buku, jurnal papers, artikel, skripsi, laboratory manuals, dan karya ilmiah lainnya. langkah selanjutnya adalah melakukan kajian teoritis dan referensi yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Dalam penelitian bahasa sebagai alat komunikasi berusaha untuk mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan bahasa sebagai alat komunikasi yang didalamnya menjelaskan hakikat bahasa, dan karakteristik bahasa pada anak usia sekolah dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hakikat bahasa adalah sebagai Sebuah Sistem, lambang, bunyi, bermakna, konvensional, produktif, dan mengidentifikasi diri. Sedangkan karaktersitik bahasa anak usia sekolah dasar adalah Bisa berbicara dengan jelas serta menyesuaikan volume suara dengan situasi. Bisa merangkum cerita. Bisa menganalisis kata, seperti kata dasar dan imbuhan depan/belakang. Bisa membaca ulang dan membetulkan kesalahan.
Analisis Keterampilan Dasar Mengajar Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran IPS di SDN 111/I Muara Bulian Amelina, Audy Mita; Sitanggang, Oliver Chealsea; Tomia Putri, Aurora Karina; Noviyanti, Silvina; Chan, Faizal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9054

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan dasar mengajar guru dalam pelaksanaan pembelajaran IPS di SDN 111/I Muara Bulian.. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Metode ini dipilih karena sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan keterampilan dasar mengajar guru pada proses pembelajaran IPS kelas IV dan V SDN 111/I Muara Bulian. Variabel dalam penelitian ini adalah keterampilan dasar mengajar guru pada proses pembelajaran IPS yang terdiri dari delapan keterampilan dasar mengajar. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas IV dan V SDN 111/I Muara Bulian. Adapun teknik pengumpuan data dalam penelitian ini adalah observasi terstruktur dan wawancara tidak terstruktur. Dalam. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: Pengolahan data setiap komponen keterampilan dasar mengajar guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan dasar mengajar guru kelas IV dan V SDN 111/I Muara Bulian dalam pelaksanaan pembelajarannya guru sudah menerapkan keterampilan dasar mengajar untuk meningkatkan kompetensi yang dimilikinya dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas khususnya pembelajaran IPS, walaupun tidak semua keterampilan dasar mengajar diterapkan. Ada beberapa komponen keterampilan dasar mengajar yang jarang diterapkan oleh guru, seperti komponen dalam keterampilan memberi penguatan, keterampilan membuka dan menutup pelajaran dikarenakan sudah dilakukan diawal jam pelajaran dan hanya mengucapkan salam diakhir pelajaran, komponen mengadakan variasi dalam mengajar, komponen diskusi kelompok kecil dikarenakan menghabiskan waktu untuk membagikan kelompok saja.
Analisis Pemerolehan Bahasa Pertama Kajian Fonologi Pada Anak Usia 2 Tahun Fajarudin, Fajarudin; Suryadi, Made Dwicahya; Nova, Desita; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9055

Abstract

Penguasaan bahasa yang dilakukan oleh anak secara natural pada waktu dia belajar bahasa ibunya, sedangkan pembelajaran merupakan proses dari orang yang belajar di dalam kelas dan diajar oleh seorang guru. Pandangan tersebut membuat peneliti memiliki tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis pemerolehan bahasa pertama kajian fonologi pada anak usia 2 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan pencarian data melalui wawancara atau melakukan observasi secara langsung. Teknik yang digunakan yaitu teknik rekam,simak dan catat. Data tersebut kemudian ditranskripsikan, lalu diamati dan dianalisis secara empiris. Selanjutnya data yang sudah diperoleh, diklasifikasikan sesuai dengan masalah yang menjadi fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan anak dalam memproduksi bunyi-bunyi bahasa terlihat pada saat anak mengalami tahap perkembangan artikulasinya. Anak yang dioservasi ini sudah mampu melafalkan beberapa bunyi-bunyi bahasa yang ada, terutama pada bunyi vokal anak sudah mampu melafalkan bunyi vokal dengan sangat jelas. Sedangkan proses pemerolehan huruf konsonan yakni anak masih menghilangkan bunyi bahasa pada sebuah kata dan proses perubahan bunyi bahasa pada sebuah kata yang diucapkannya. Dalam pelafalan kata-katanya ia seringkali menghilangkan atau mengganti salah satu bunyi bahasa dalam kata tersebut menjadi bunyi lain.
Analisis Perkembangan Bahasa dan Pemerolehan Bahasa Pada Anak Paturrahman, Aprian; Puspita, Della; Helena, Helena; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9193

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperolah pemahaman konsep tentang Analisis Hakikat Pemerolehan Bahasa dan perkembangan Bahasa pada Anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kajian pustaka yang diperoleh melalui buku, jurnal papers, artikel, dan karya ilmiah lainnya. selanjutnya melakukan kajian teoritis dan referensi yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Dalam penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan hakikat perkembangan bahasa anak dan pemerolehan bahasa pada anak. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak melalui beberapa pola yaitu menangis, mendekur, meraban, pola intonasi, tutur satu kata, tutur dua kata, infleksi data, kalimat Tanya, konstruksi yang jarang/komplek, dan tuturan yang matang. Selanjutnya tingkatan bahasa anak ada beberapa tingkatan yaitu Pra bicara, Kata-kata pertama pemunculan nama, Kombinasi Kata dan Tata bahasa. Sedangkan untuk pemerolehan bahasa anak ada beberapa cara yaitu melalui pemerolehan dan pengajaran. Faktor pemerolehan bahasa ada empat faktor yaitu biologis, lingkungan, inteligensi, dan motivasi.
Pengaruh Budaya Asing Terhadap Kebudayaan Indonesia Balqis, Ismi Luthfya; Riyanto, Miranda Ade Tias Putri; Noviyanti, Silvina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9402

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh budaya Asing terhadap kebudayaan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mengumpulkan data dengan memanfaatkan teknologi/instrumen penelitian yang diperlukan untuk mendapatkan kualitas dan keistimewaan yang tidak dapat dijabarkan mengenai pengaruh budaya asing terhadap kebudayaan Indonesia. Hasil penelitian dapat dilihat bahwa pengaruh terbesar dari budaya asing terhadap kebudayaan Indonesia adalah perkebangan teknologi yang dapat memberikan dampak negative maupun dampak positif.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V Dengan Menggunakan Media Audiovisual di SD Muhammadiyah 2 Sorolangun. Irsanti, Kurnia; Salsabela, Wesi; Noviyanti, Silvina; Chan, Faizal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10611

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah ingin meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V dengan menggunakan media audiovisual di SD MUHAMMADIYAH 2 SOROLANGUN. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah kelas V SD MUHAMMADIYAH 2 SOROLANGUN tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 32 siswa, terdiri dari 9 laki-laki dan 23 perempuan. Objek penelitian ini adalah media audiovisual dan hasil belajar. Kegaiatan penelitian dirancang dalam 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan seperti : 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Evaluasi/Observasi, dan 4) Refleksi. Hasil penelitian tindakan kelas selama 2 siklus menunjukkan hasil bahwa menggunakan media audiovisual dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD MUHAMMADIYAH 2 SOROLANGUN. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II.Hal ini ditunjukan dengan presentase siswa tuntas pada siklus I sebesar 68,18%dan presentase siswa tidak tuntas sebesar 31,81%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,36% presentase siswa yang tuntas dan 13,63% presentase siswa yang tidak tuntas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa hasil belajar IPS siswa meningkat melalui media audiovisual.
Co-Authors Agiska Cahnia Agustina, Anggia Tri Aida, Nabila Nurul Aini, Welsa Al Adawiyah, Wiya Al Farohah, An Nayla Albi, Vedro Ali, Amna Ama, Sentia Fita Amalia, Vita Amelina, Audy Mita Ananda, Ivta Juita Ananda, Kaysa Anggraini, Luvita Angraini, Difa Antonio, Marites D Arfriani, Mega Argierta, Aulia Arsil . Arsil Arsil, Arsil Asih Nur Ismiatun, Asih Nur Astuti, Rina Windah Ayu Lestari, Ryka Ayu, Yuni Faska Az-Zahra, Fajerina Eka Azahra, Darsyifa Balqis, Ismi Luthfya Bambang Saputra bisri, muawan Chan, Faisal Cindyana Putri, Yuliani Damayanti, Gempita Damayanti, Yuliana Della Rahmadani, Nafa Delvia, Emelzha Destrinelli Destrinelli Dia, Riana Dongoran, Anita Eka - Sastrawati Eko Kuntarto Elma Sisilia Fallo Fadli, Kholil Faizal Chan Fajarudin, Fajarudin Fajriah, Feby Fauzan, Ahmat Febrianty, Laura Fenica, Sheyvilda Dea Fikria, Shayla Naina Finata, Duwi Fitriana, Novita Gusmaulia Eka Putri, Andi H, Ester Dwi Valentina Hadid, Subron Hariandi, Ahmad Helena Helena, Helena Hendra Budiono Hepi Andini, Sintia Hia, Alice Felicia Azaria Hibatullah, Dinah Mamila Hotimah, Ulin Khusnul Hustrida, Septian Alya Intan Nuraini Irsanti, Kurnia Jannah, Hidayatul Jasmine, Ailsyah Putri Julia, Ranti Juliana Dwi Putri, Selsha Junior, Dwi Diki Khairina, Izzati Khairunnisa, Rani KHOIRUNNISA Khoirunnisa Khoirunnisa Kornia Sari, Desi Kurniawan, Agung Rimba Kurniyati, Wiwik Lestari, Nanda Lestari, Sruni Rama Levina Putri, Sindy Liana, Nova Lizani, Aulia Veronika Maharani, Annisa Malika Nurluthvia, Kesya Maryono Maryono Masyitah, Ayu Mazura, Rasessha Zalfa Nada Muhammad Sofwan Mutmainnah Mutmainnah Naffa Asti Aprilia Nahara, Afifa Suci Nainggolan, Ribka Aulia Nazurty Nazurty Nova, Desita Novitasari Novitasari Noviyanti, Tya Nurcahyanti, Mei Nurdanti, Ulpi Rohmadhona Octa Juliska, Landia Pangestuti, Diana Panjaitan, J. Manosortala Panjaitan, Pinta Uli Patoman Simatupang, Andre Paturrahman, Aprian Prayudha, Arief Pribadi, Chiquita Azura Purba, Putri Patricia Novelina Puspita, Della Putra, Rian Arya Putri, Dwi Nirmala Putri, Miranda Ade Tias Rahmadani, Nuzul Rahman, Fadhilla Rahmat Ramadhani, Rahmat Rama Lestari , Sruni RAMADHANI, AULYA Ramadhani, Occha Khayla Ramadhini, Rizkya Razani Widayat, Athif Risdalina Ritonga, Syifa Nuraulia Riyanto, Miranda Ade Tias Putri Rizky Rizky, Rizky Rosyadi, Akhmad Fikri Rosyadi, Akmad Fikri Rumapea, Vanni Sulastri Dewi S, Mia Apta Candra. Saadah Ramadhani, Naila Salsabela, Wesi Salsabila, Natasya Sartika Putri, Dinda Sasabila, Alesia Selsha Juliana Dwi Putri Simarmata, Riris Marisi Rosinda Sintiya Safitri, Irma Sirait, Yuken Novi Yanti Br Sitanggang, Oliver Chealsea Siti Aminah Siti Habibah Sofwan Sofwan Sruni Rama Lestari Suci Hayati Sulistia, Indryanti Suri, Nuraini Kumala Suryadi, Made Dwicahya Susanti, Yeni Ega SYAHRIAL SYAHRIAL T, Natasya Tambunan, Maryana Tomia Putri, Aurora Karina Tsabitha Amanda, Charenina Tsunami, Paska Juan Ummah, Ullyl Khoyrul Umu Aimanah, Faizati Vinessa Simorangkir, Gress Walhazwa , Walhazwa Widiawan, Aditya Wulandari, Tasha Yantoro Yantoro, Yantoro Yumni Alifa, Nazhira Zahyuni, Violita Zainal Abidin