Claim Missing Document
Check
Articles

Bank Sentral Dalam Sistem Pembayaran Di Indonesia: Peran, Instrumen, Dan Tinjauan Kebijakan Alifatun Istiqamah Lailani; Devina Putri Meilia; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.273

Abstract

Bank sentral memainkan fungsi yang sangat krusial dalam sistem pembayaran di Indonesia., yang diwakili oleh Bank Indonesia (BI). Sebagai lembaga yang bersifat independen, BI memiliki tanggung jawab untuk memastikan kelancaran, keamanan, serta efisiensi dalam sistem pembayaran di tingkat nasional. Fungsi utama BI mencakup sebagai pengatur, fasilitator, pemberi izin, pengawas, dan pengelola infrastruktur pembayaran. Sebagai pengatur, BI menyusun dan melaksanakan kebijakan serta peraturan yang mengatur manajemen sistem pembayaran, termasuk penerbitan regulasi terkait transfer dana, penggunaan kartu pembayaran, dan uang elektronik. Dalam perannya sebagai fasilitator, BI terus berupaya mengembangkan dan memperbarui infrastruktur metode pembayarannya, seperti sistem pembayaran ritel atau infrastruktur transfer dana dan kliring berjadwal atau dapat disebut dengan (SKNBI) dan Sistem transfer uang bersih waktu nyata atau dapat disebut juga dengan (RTGS), yang dirancang untuk mendukung transaksi yang cepat, aman, dan efisien. Selain itu, BI juga berperan dalam memberikan izin operasional kepada berbagai lembaga yang berpartisipasi dalam sistem pembayaran, baik perbankan umum, fintech, maupun penyedia layanan pembayaran lainnya, untuk menjamin legalitas dan akuntabilitas para pelaku industri. Pengawasan yang ketat dilaksanakan untuk mempertahankan kestabilan sistem keuangan dan melindungi konsumen dari risiko yang mungkin muncul, termasuk potensi penyalahgunaan dan ancaman kejahatan siber. BI juga aktif dalam meningkatkan aspek keamanan, efisiensi, aksesibilitas, serta perlindungan konsumen dalam sistem pembayaran nasional, agar masyarakat dapat melakukan transaksi yang inklusif dan dapat dipercaya. Oleh karena itu, peran bank sentral dalam sistem pembayaran di Indonesia sangat vital untuk mendukung stabilitas ekonomi, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong inovasi dan digitalisasi dalam sektor keuangan secara berkelanjutan.
Regulasi Dan Pengawasan Perbankan Oleh Otoritas Jasa Keuangan Ulviatur Rohmah; Nur Alvinatul Hasanah; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.274

Abstract

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memainkan peran krusial dalam mengatur dan memantau sektor perbankan di Indonesia. Regulasi dan pengawasan yang efektif oleh OJK dapat meningkatkan kebijakan yang menjaga kestabilan sistem keuangan dan melindungi hak-hak nasabah. studi ini membahas mengenai pengaturan dan pengawasan perbankan oleh OJK, termasuk kerangka hukum, struktur organisasi, dan proses pengawasan. Selain itu, artikel ini juga menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi oleh OJK dalam menjalankan tugasnya sebagai regulator dan pengawas perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OJK telah melakukan upaya signifikan dalam meningkatkan regulasi dan pengawasan perbankan, namun masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi untuk memperbaiki efektivitas pengawasan
Analisis Hubungan Kelembagaan Antara Bank Sentral, Pemerintah, Dan Perbankan Dalam Stabilitas Keuangan Indonesia Afifah Ismi Aulia; Yuladul Fitriah; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.276

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan kelembagaan antara Bank Sentral, Pemerintah, dan Perbankan dalam menjaga stabilitas keuangan di Indonesia. Stabilitas keuangan merupakan prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pencegahan krisis finansial. Bank Sentral, dalam hal ini Bank Indonesia, memiliki peran sentral dalam mengelola kebijakan moneter dan menjaga keseimbangan likuiditas di pasar keuangan. Pemerintah bertanggung jawab dalam merumuskan kebijakan fiskal dan regulasi ekonomi untuk menciptakan kondisi ekonomi yang stabil dan mendukung sistem keuangan yang sehat. Sementara itu, perbankan berfungsi sebagai lembaga intermediasi keuangan yang memfasilitasi aliran dana dari surplus unit ke deficit unit secara efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, serta publikasi perbankan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan sinergis antara ketiga institusi tersebut dalam menjaga stabilitas keuangan. Kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Sentral mampu mengontrol inflasi dan likuiditas, sementara kebijakan fiskal pemerintah mendukung penguatan sektor riil dan infrastruktur ekonomi. Di sisi lain, perbankan berperan penting dalam menjaga arus kredit yang stabil dan mendukung aktivitas ekonomi nasional. Meskipun demikian, kurangnya koordinasi antara kebijakan moneter, fiskal, dan regulasi perbankan dapat memicu ketidakseimbangan dan meningkatkan risiko sistemik.
Inovasi Dan Kebijakan Bank Sentral Di Era Digital Ahmad Hasyim Muzadi; M Faaza Maulana; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.278

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam operasional dan kebijakan bank sentral di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi yang diterapkan oleh bank sentral di era digital serta kebijakan yang diambil untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang muncul. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif terhadap dokumen kebijakan, laporan resmi, serta publikasi terkait inovasi digital seperti Central Bank Digital Currency (CBDC), big data, dan kecerdasan buatan (AI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi digital memberikan peluang besar dalam meningkatkan efisiensi sistem pembayaran, transparansi, dan inklusi keuangan. Namun, transformasi digital juga menimbulkan tantangan berupa risiko keamanan siber, perlindungan data, dan kebutuhan adaptasi regulasi yang cepat. Kebijakan bank sentral yang adaptif dan kolaboratif menjadi kunci dalam mengoptimalkan manfaat teknologi digital sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi bank sentral untuk terus mengembangkan inovasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan.
Perjalanan Sejarah Bank Sentral: Peran, Tantangan, dan Adaptasi dalam Sistem Ekonomi Global Redita Maysa Ayu; Nur Alfitri; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.284

Abstract

Bank sentral merupakan institusi kunci dalam sistem keuangan modern yang memiliki tanggung jawab utama terhadap stabilitas moneter dan pengawasan sistem keuangan nasional. Artikel ini mengulas secara komprehensif perjalanan sejarah bank sentral sejak kemunculannya pada abad ke-17 hingga era digital saat ini. Peran bank sentral telah mengalami transformasi signifikan, mulai dari lembaga penerbit uang dan pendukung pembiayaan negara hingga menjadi pengendali kebijakan moneter yang kompleks dan responsif terhadap dinamika global. Kajian ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi bank sentral, seperti krisis keuangan global, globalisasi arus modal, inovasi keuangan digital, hingga isu keberlanjutan. Dengan menggunakan pendekatan historis dan analitis, tulisan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai adaptasi kebijakan dan institusional yang dilakukan bank sentral dalam menjaga relevansi dan efektivitasnya di tengah perubahan ekonomi global yang dinamis.
Analisis Peran Bank Sentral Dalam Mengatur Kebijakan Moneter Dan Stabilitas Keuangan Riska Wahyuningsih; Desty Agilia Putri Nursaadah; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.292

Abstract

Bank sentral merupakan lembaga kunci dalam sistem keuangan suatu negara yang berperan penting dalam menjaga stabilitas moneter dan keuangan. Dengan mandat utama untuk mengelola kebijakan moneter, mengatur sistem pembayaran, dan bertindak sebagai lender of last resort, bank sentral memainkan peranan strategis dalam menjaga kestabilan harga, mengendalikan inflasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Di Indonesia, Bank Indonesia (BI) menjalankan fungsi-fungsi ini dengan beragam instrumen, termasuk pengaturan suku bunga, operasi pasar terbuka, dan ketentuan cadangan minimum perbankan. Selain itu, BI juga bertanggung jawab menjaga stabilitas sistem keuangan melalui pengawasan lembaga keuangan, koordinasi antar lembaga, serta penerapan mekanisme penanggulangan krisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi bank sentral, khususnya Bank Indonesia, dalam mengatur stabilitas keuangan di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.
Regulasi Dan Pengawasan Perbankan Oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hilyatul Azizah; Adriani Aulia Putri; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.294

Abstract

Jurnal ini membahas regulasi dan pengawasan perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia. Perbankan berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit, terutama kepada sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan adanya OJK, yang berdiri sejak 2008, diharapkan pengawasan perbankan menjadi lebih efektif dan efisien. Regulasi yang ketat diperlukan untuk melindungi nasabah dan menjaga stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan informasi dari sumber-sumber literasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OJK memiliki kewenangan dalam pengaturan dan pengawasan bank, serta perlindungan konsumen, guna memastikan sistem perbankan yang transparan, adil, dan berkelanjutan.
Inovasi Digital Dan Kebijakan Bank Sentral Dalam Era Teknologi Zulfiah Nafisah; Muhammad Farhan Riski; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.295

Abstract

Inovasi digital telah menjadi pendorong utama transformasi dalam sektor keuangan global, mempengaruhi cara bank sentral merumuskan dan menerapkan kebijakan moneter. Jurnal ini mengeksplorasi hubungan antara inovasi digital dan kebijakan bank sentral dalam konteks era teknologi yang terus berkembang. Dengan munculnya teknologi seperti blockchain, pembayaran digital, dan mata uang digital bank sentral (CBDC), bank sentral dihadapkan pada tantangan baru yang memerlukan penyesuaian kebijakan yang cepat dan efektif. Penelitian ini mengidentifikasi tiga area utama di mana inovasi digital mempengaruhi kebijakan bank sentral: regulasi dan pengawasan, kolaborasi dengan sektor swasta, serta pendidikan dan kesadaran masyarakat. Selain itu, jurnal ini juga membahas tantangan yang dihadapi oleh bank sentral, termasuk risiko keamanan siber, ketidakpastian regulasi, dan dampak terhadap stabilitas keuangan. Melalui analisis ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai bagaimana bank sentral dapat mengoptimalkan kebijakan mereka untuk memanfaatkan potensi inovasi digital sambil menjaga stabilitas sistem keuangan. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang peran bank sentral dalam menghadapi era teknologi dan pentingnya adaptasi kebijakan dalam menghadapi perubahan yang cepat.
Peran Bank Sentral Dalam Sistem Pembayaran Di Indonesia Dan Arah Pengembangan Sistem Pembayaran Di Masa Depan Erfan Efendi; Najimatul Badi’ah; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.299

Abstract

Bank sentral memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan perekonomian suatu negara, termasuk Indonesia. Namun, tingkat inklusi keuangan di Indonesia masih tergolong rendah, terbukti dari tingginya persentase penduduk dewasa yang tidak memiliki rekening bank serta terbatasnya akses pembiayaan formal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Faktor-faktor seperti hambatan harga, keterbatasan layanan, desain produk yang kurang sesuai, serta rendahnya literasi keuangan menjadi penyebab utama permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam sistem pembayaran nasional serta arah pengembangan sistem pembayaran di masa depan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan analisis tematik terhadap berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Bank Indonesia berperan sebagai regulator, pengawas, pemberi izin, fasilitator pengembangan, dan penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran. Bank Indonesia juga bertanggung jawab dalam penguatan perangkat hukum, kebijakan, serta pengembangan instrumen pembayaran baik tunai maupun non-tunai. Di tengah kemajuan teknologi finansial, bank sentral dihadapkan pada tantangan inovasi sistem pembayaran digital, perlindungan konsumen, dan penguatan infrastruktur pembayaran yang efisien dan aman. Sinergi antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan sistem pembayaran yang inklusif, efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Peran Kritis Bank Sentral dalam Menghadapi Gejolak Ekonomi Muchammad Rizkiansyah Fakhreza; Darian Fahris Ghofur; Rahmad Aditya Eka Febriyanto; Rini Puji Astuti
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM) Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i5.4579

Abstract

This research discusses the critical role of central banks in the face of economic turmoil characterized by monetary and financial instability. The background of this research is the importance of central banks as controllers of monetary policy and financial system stability in responding to global and domestic economic crises. The research objective is to analyze the strategic steps of the central bank, especially Bank Indonesia, in maintaining exchange rate stability, controlling inflation, and ensuring the liquidity and health of the banking sector during times of turmoil. The research method used is qualitative with data analysis conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings show that the central bank acts as a lender of last resort, intervenes in the foreign exchange market, adjusts the benchmark interest rate, and collaborates with the government and other financial authorities to maintain national economic stability and support economic recovery effectively.
Co-Authors Abd. Rosit, Siva Indana Arisanti Abdul Ghoni Hasanul Islam Abdul Wafi Ach. Zidani Mubarok Achmad Babun N Adinda Iklilatul Aura Salsabila Adinda Kusuma Hati Adinda Wahyu Faradilla Adinda Wahyu Fardila Aditia Ramadani Adriani Aulia Putri Afidatur Rizqiyah Afifah Ismi Aulia Afrilia Faradisi Afrilla Safna Azifah Agus Syaiful Umar Ahmad Hasyim Muzadi Ahmad Syarifudin Hidayat Ahmad Zakaria Aiko Sakinah Putri Aisyah Shidiqiyah Al Karimatus Sa’idah Alfina Wulandari Alifatun Istiqamah Lailani Alisah Marselia Saputri Alviatus Soleha Ananda Olivia Putri Andi Audiansyah Andreas Gede Pangestu Andriani Maghfiroh F.S Angelica Permatasari Anggi Hadi Pratama Anggita Legian Afriana Anisa Sundhusiah Anisah Dwi Rahmawati Annisa Maulida Rachmawati Annisa Nur’aini Widya Sari Annisak Isnaeni Rusmiyanti Ansori Makruf Aprilia Cahya Mutiara Ardan Nafik Astrid Ulya Paramitha Kahfi As’adur Rofiq Alfaritsi Ayu Dwi Yulandari Baharudin Rachman Bahrur Rosi Christine Lim Xin Hui Citra Adi Cahyani Citra Dwi Puspita Dahniar Ananda Dani Triiswanto Danil Eka Ardiansyah Darian Fahris Ghofur Denis Oktaviana Desi Asfidatul Fitria Desi Duwi Safitri Desty Agilia Putri Nursaadah Devina Putri Meilia Devita Izzatun Faizah Dewi Eka Agustin Dewi Fajar Manikati Diah herifatul Jannah Dian Herni Fidayah Dian Holisa Dian Maylani Dian Zahra Izzati Diana Dimas Afriyanto Dimas Ariyanto Dinda Ika Yulianti Dwi Latifa Rizqina Dwi Mutmainnah Pelita Putri Efina Qomariyah Eka Safitri Elsa Zahrotul Afidah Elvi Sukesi Elvin Adria Saputri Erfan Efendi Erinatul Romadona Novianti Ervina Eka Sari Fadilatul Najah Afrylia Faikoh Faikoh Faiqotul Aliyah Faiqqotul Hikmah Farriz Nizar Irhamni Fica Aulia Fina Diantasari Fina Karmila Mafir Fitri Musyarrofatin Nailiyah Fitriyani Agustin Fritzy Nur Ardli Gading Ababil Geadeva Destri Ramadhani Ghaitsa Tamara Alya Kansa Habibatun Nafilah Hafid Muamad Ali Hafid Muhammad Ali Hafifatul Fitria Helfita Sari Herlinda Tri Novia Ramadani Hesti Ananta Wulandari Hifna Rizqiyani Maulida Hikmatus Sholihah Hilyatul Azizah Hindi Mohammad Hasan Hindi Rihadatul Ais Iffah Nabilah Iga Ilya Dewi Ilfany Dwi Azaliya Ilona Naysilia Aida Imada Wiken Al Khildina Imelda Aurani Nabila Indah Nurul Hidayati Indana Zulfa Azizah Indiana Kaffa Intan Ambarwati Intan Lutfi Nuraini Intan Masfaur Rohmah Intan Mustikawati Putri Intan Widi Astutik Intan Yulianti Istofina Azzaroh Izha Afkarina jazilar rohman, Muhammad faqih Jihan Fita Nabila Jonata Aldonama Julia Citra Anggraini Junnita Wanda Herawati Kamaliyatul Mawaddah Khoirul Umam khoirunnissa, izzun Laelatul Nur Hasanah Laila Zuhro Lailatul Kiptiyah Lailatul Qomariyah Lala Yunitasari Lathifah Shanaubar Islami Lestari, Liviana Miftah Lilik Munawaroh Lisa Maretha Wulandari Lukman Kholifatur Rahman Luluk Maulidia Lutfi Wijayanti M Faaza Maulana M Nur Cholis M. Bayu Prayoga M. Luqman Al Hakim M. Rafi Khoirum Umam M. Roby Hermawan M.Anwar Saddad Maharani, Hevy Risqi Maliatul Barokah Maryani Mar’i Muhammad Yudha Maulidatul Hasanah Maya Anggraini Ma’rifatul Amalia melisa Ramadhani MIFTAHUL JANNAH mila rosa Mistar, Eristiana Choirun Nisa Moh Aldi Sofyan Moh Arif Billah Moh Khoirul Anam Moh Samsul Rifa’i Moh. Kevi Kailila Afif Moh. Yafis Shudur Mohamad Aminudin Muchammad Rizkiansyah Fakhreza Muhammad Alif Ayatulloh Rohman Muhammad Aris Maulana Muhammad As’ad Dzarul Ghifari Muhammad Danial Rosipudin Afton Muhammad Dimas Hud Alfan Muhammad Farhan Riski Muhammad Fudholi Hamidul As’ad Muhammad Ghofur Muhammad Ghufron Afandi Muhammad Ilzamudin Muhammad Khanifan Abdillah Muhammad Robby Hermawan Muhammad Sohib Muhammad Syahrul Al Azziz Nabila Churrotul A'in Nadhilah Syarafina Nadia Putri Rahmawati Nadiah Ulfatun Hasanah Nafa Latif Vani Purwanto Nailatul Karomah Najimatul Badi’ah Najwa Bariroh Nazila Kusuma Wardani Nelsiana Aprilin Indah Sari Nia Safira Aprilia Firdaus Nida dusturiyah Niken Ayu Pusparani Niki Kurniasari Niki Kurnisari Nindita Muhafillah Nita Kurnia Ningseh Noviatus Shaleha Novita Nur Aprianti Nur Afika Tiara Sari Nur Alfitri Nur Alvinatul Hasanah Nur Laily Maulid Diana Nur Roziq Ramadhani Nurkholifah Husna Nurrika Septa Alfianti Nurul Firdausah Nurul Fitria Nurul isnainiah Oscar Achmad Djunaedi Puput Dwi Wulandari Puput Permata Sari Putra Alif Kurniawan Akbar Putri Sella Enjelita Putri Sofiatul Islamiah Putri Stevi Anggraeni Qomar Bagus Prayogo Rahmad Aditya Eka Febriyanto Ramadhanti Octavia Bulan Puji Mulya Rangga Bagus Wicaksono Rani Filianti Heti Negar Rani Maulida Sari Redita Maysa Ayu Refi Anggraini Rendy Andika Putra Rendy Ilyas Febriansyah Revy Aulia Putri Ria Ananda Putri Arviani Rifqiyan Humaidillah Rika Ifana Putri Mayangsari Riska Syoviyana Riska Wahyuningsih Riski Febri Yanti Risma Aini Wulandari Ristian Sinta Riya Dwi Abriwati Rizza Agustin Robiatul Aulia Rona Mardhatila Rufaidah Kallita Omega Salsabila Aurani faradilah Salsabila Nurmaulida Syifa Salsabilah Aurani Faradilah Salwatul Muslimah Sarifa, Fina Sarifatus Sakdiya Selfi Dwi Anggraini Selfiya Selvina Risqi Nurhasanah Septi Diah Ayu Ningtiyas Septiana Malihah Shaffiyah Shaffiyah Shinta Rahmawati Silvia Lailatul Anggraini Silvia Maulida I’lana Sinta Fatmala Sari SITI AMINAH Siti Fajriatun Ramadhani Siti Fatimatu Fitriyah Siti Horirin SITI NUR AINI Siti Shofiatul Mukarromah Siti Soleha Siti Sulistianti Kurmain Siti, Siti Sofiatul Maghfiroh Sofiatul Munawaroh Sulfaunsilah Susilowati Rahayuningsih Suswati Tanti Dewi Halimah Thalia Zhalzalbillah Damayanti Thoriq Reksa Alhady Thoriqh Afrizal Permana Tika Puspita Oktavianingrum Tri Wahyuni Tria Sughesti Adifa W Ulviatur Rohmah Uly Sunil Asyura Ummah Habibah Ummi Sa’idah Vahilda Febrianti Vaza Zahiduz Zaka Veby Septya Margareta Vipta Riani Okta Fianti Virinda Nadiva Fitri Wafiq Nur Azizah Wasiatul Hasanah Wesilatul Hokamah Widiatul Fitriyah Wildatuz Zahroh Yanuar Imam Ardiansyah Yoga Adi Saputra Yuladul Fitriah Zeinnita Iftyfara Ziadatul Khoirot Zulfa Dwi Diana Putri Zulfiah Nafisah Zulvi Lailatul Hidayah