Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Efektivitas Kebijakan Moneter Bank Indonesia Dalam Menjaga Stabilitas Harga Dan Pertumbuhan Ekonomi Intan Lutfi Nuraini; Siti Shofiatul Mukarromah; Zulfa Dwi Diana Putri; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan moneter yang dijalankan oleh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai literatur terkait kebijakan moneter, instrumen yang digunakan, serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan moneter, melalui instrumen seperti suku bunga acuan, operasi pasar terbuka, dan cadangan wajib minimum, berperan penting dalam mengendalikan jumlah uang beredar, menjaga stabilitas harga, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif. Selain itu, sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal diperlukan untuk menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik. Kebijakan moneter yang adaptif dan responsif terbukti mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga di Indonesia. Dengan demikian, Bank Indonesia memiliki peranan strategis dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional melalui pengelolaan kebijakan moneter yang efektif.
Peran Aktif Bank Indonesia Dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Melalui Sistem Pembayaran Sulfaunsilah; Wesilatul Hokamah; Sinta Fatmala Sari; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.255

Abstract

Terselenggaranya sistem pembayaran yang efisien, aman, dan andal merupakan bagian penting dari menjaga sistem keuangan tetap stabil. Sistem pembayaran adalah infrastruktur yang sangat penting untuk aktivitas ekonomi sehari-hari dan juga merupakan alat penting untuk mengkomunikasikan kebijakan moneter dan mengelola risiko sistemik. Oleh karena itu, Bank Indonesia sangat terlibat dalam mengatur, mengawasi, dan mengembangkan sistem pembayaran. Peran ini sangat penting untuk memastikan sistem keuangan secara keseluruhan stabil. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam mengenai bagaimana peran Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan melalui sitem pembayaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif secara deskriptif dengan metode yang digunakan adalah metode penelitian literatur, yaitu pendekatan yang menitikberatkan pada pengumpulan, analisis, dan interpretasi Data dari berbagai referensi yang terkait dengan topik penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Bank Indonesia memiliki peran strategis yang krusial dalam menjaga kelancaran, keamanan, dan efisiensi sistem pembayaran di Indonesia. BI saat ini secara aktif mendukung perkembangan sistem pembayaran melalui berbagai inisiatif seperti QRIS dan BI-FAST, yang bertujuan untuk menciptakan sistem pembayaran yang inklusif, efisien, dan aman. Pengaturan sistem pembayaran oleh BI mencakup berbagai aspek, termasuk alat pembayaran, penyelenggara, infrastruktur, dan mekanisme pembayaran, dengan fokus pada perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan. Meskipun terdapat prospek positif seperti pertumbuhan ekonomi dan inovasi digital, BI juga menghadapi berbagai tantangan kompleks. Tantangan-tantangan tersebut meliputi perubahan ekonomi global, volatilitas pasar keuangan, dinamika ekonomi domestik, dan kebutuhan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan fintech.
Pengendalian Inflasi Dan Deflasi Oleh Bank Sentral Melalui Kebijakan Moneter Rufaidah Kallita Omega; Noviatus Shaleha; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.256

Abstract

Peran Bank Sentral, dan lebih khusus lagi Bank Indonesia, dalam proses mengatur inflasi dan deflasi melalui penggunaan kebijakan moneter diselidiki dalam artikel ini. Melalui pengaturan suku bunga dan jumlah uang yang beredar, kebijakan moneter adalah instrumen utama yang berfungsi untuk memastikan stabilitas harga dan menyediakan manajemen ekonomi nasional. Ketika terjadi inflasi, Bank Indonesia biasanya akan menaikkan suku bunga untuk membatasi konsumsi dan investasi. Di sisi lain, ketika terjadi deflasi, Bank Indonesia akan menerapkan kebijakan moneter yang ekspansif dengan menurunkan suku bunga dan meningkatkan likuiditas pasar. Fokus utama dari tulisan ini adalah pentingnya sinergi antara kebijakan moneter, fiskal, dan non-moneter dalam pengelolaan volatilitas harga dan pemeliharaan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dengan fokus utama pada instrumen kebijakan seperti suku bunga acuan, operasi pasar terbuka, dan cadangan wajib minimum (GWM). Salah satu metode studi yang digunakan adalah studi literatur, yaitu analisis terhadap kebijakan dan literatur yang telah diterapkan oleh Bank Indonesia dan bank sentral lainnya. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa pengendalian inflasi dilakukan dengan penerapan kebijakan moneter yang ketat dengan tujuan untuk membatasi jumlah uang beredar. Di sisi lain, pengendalian deflasi dilakukan dengan penerapan pelonggaran moneter untuk meningkatkan permintaan agregat dan likuiditas. Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, interaksi antara kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakan non-moneter mutlak diperlukan.
Peran Bank Sentral Dalam Mengelola Stabilitas Moneter Dan Stabilitas Keuangan Putri Stevi Anggraeni; Siti Nur Aini; Nita Kurnia Ningseh; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.257

Abstract

Sebagai bank sentral yang independent, Bank Indonesia bertujuan mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah demi kepentingan nasional. stabilitas moneter penting untuk menciptakan perekonomian yang sehat, mengendalikan inflasi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Kebijakan moneter memiliki peran krusial dalam menciptakan stabilitas keuangan. Hal ini secara langsung mendukung pertumbuhan ekonomi dan berfungsi sebagai pelindung terhadap potensi gangguan sektor riil dan sistem keuangan. Dalam perbankan, bank sentral menjalankan fungsi penting dengan menyalurkan likuiditas kepada bank-bank yang sedang mengalami kesulitan. Bank sentral tidak hanya berperan sebagai pengawas kebijkan moneter dalam menjaga stabilitas moneter, tetapi juga sebagai otoritas moneter yang menjalankan fungsi regulasi dan pengawasan untuk memastikan Kesehatan serta keamanan sektor perbankan. Di sisi lain, sektor perbankan memegang peranan krusial sebagai saluran utama penyampaian kebijakan moneter sekaligus penyedia layanan keuangan yang tak tergantikan bagi perekonoman. Interaksi yang terjalin antara bank sentral dan perbankan mencakup aturan operasional, pengelolaan sistem pembayaran, fasilitas likuiditas serta pertukaran data dan infromasi.
Peran Bank Indonesia Dalam Mengendalikan Inflasi Melalui Kebijakan Moneter Muhammad Syahrul Al Azziz; M Nur Cholis; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.258

Abstract

Pada artikel ini membahas mengenai peran Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi melalui kebijakan moneter. Inflasi merupakan peristiwa ekonomi yang bisa berdampak negatif pada perekonomian. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dan metode literature review, penelitian ini menganalisis bagaimana Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia dalam mengimplementasikan kebijakan moneter agar menjaga stabilitas harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Indonesia menggunakan dua jenis kebijakan moneter, yaitu kebijakan moneter kuantitatif (meliputi operasi pasar terbuka, pengaturan suku bunga, dan giro wajib minimum) dan kebijakan moneter kualitatif (melalui imbauan moral). Sejak mengadopsi kerangka target inflasi pada tahun 2005, Bank Indonesia telah berhasil bisa menjaga tingkat inflasi dalam kisaran target yang ditetapkan. Meskipun demikian, tantangan masih ada, terutama terkait dengan fluktuasi harga komoditas internasional dan perubahan nilai tukar rupiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan moneter yang diterapkan Bank Indonesia telah terbukti efektif dalam mengontrol tingkat inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi makro di Indonesia, meskipun tetap harus adaptif secara terus berkelanjutan diperlukan agar tetap mampu menghadapi dinamika ekonomi global.
Peran Bank Sentral Dalam Mempertahankan Stabilitas Sistem Keuangan Di Era Ekonomi Digital Ramadhanti Octavia Bulan Puji Mulya; Astrid Ulya Paramitha Kahfi; Intan Masfaur Rohmah; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.259

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap sistem keuangan global secara fundamental, mendorong munculya inovasi seperti mata uang digital, sistem pembayaran berbasis teknologi, serta peningkatan peran perusahaan teknologi finansial (fintech). Transformasi ini menimbulkan tantangan baru bagi bank sentral dalam menjalankan fungsi utamanya, yaitu menjaga stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran bank sentral beradaptasi dan merespons dinamika ekonomi digital dalam upaya mempertahankan stabilitas keuangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka dan analisis konten terhadap regulasi, laporan resmi, serta literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank sentral tidak hanya berperan sebagai pengatur dan pengawas, tetapi juga sebagai inovator dan katalisator digital, antara lain melalui pengembangan Central Bank Digital Currency (CBDC), penguatan pengawasan terhadap fintech, serta kolaborasi lintas lembaga dalam membangun infrastruktur keuangan digital yang aman dan inklusif. Dapat disimpulkan keberhasilan Bank Sentral dalam mempertahankan stabilitas sistem keuangan di era ekonomi digital sangat bergantung pada kemampuan adaptifnya terhadap perubahan teknologi serta sinergi kebijakan lintas sektor. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan keuangan digital yang inklusif dan stabil.
Efektivitas Kebijakan Moneter Dalam Mengendalikan Inflasi Dan Stabilitas Ekonomi Silvia Lailatul Anggraini; Faiqotul Aliyah; Moh Aldi Sofyan; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.260

Abstract

penelitian ini sebelumnya tentang bagaimana kebijakan moneter berfungsi untuk mengendalikan inflasi Suku bunga, operasi pasar terbuka, dan cadangan kas minimum sangat membantu menstabilkan harga. Dengan menggunakan analisis deskriptif dan pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa efektif kebijakan moneter bank indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. untuk mencapai tujuan ini peneliti dan analisis dokumen melaksanakan kebijakan moneter di Indonesia digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang diterapkan Bank Indonesia terbukti cukup efektif dalam mengendalikan inflasi di Indonesia. Penyesuaian suku bunga, operasi pasar terbuka, dan instrumen kebijakan moneter lainnya telah dimanfaatkan secara aktif oleh Bank Indonesia untuk menjaga inflasi tetap berada pada kisaran sasarannya. Faktor-faktor seperti permintaan agregat, biaya produksi, harga komoditas internasional, dan nilai tukar juga mempengaruhi tingkat inflasi di Indonesia. Oleh karena itu, Bank Indonesia perlu terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah dalam merancang kebijakan fiskal yang dapat mengurangi ketergantungan perekonomian Indonesia terhadap harga komoditasinternasional.
Efektivitas Instrumen Moneter Dalam Menghadapi Gejolak Ekonomi Di Era Globalisasi Khoirul Umam; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.262

Abstract

Di tengah arus globalisasi yang kian cepat, perekonomian nasional menjadi semakin terintegrasi dengan dinamika ekonomi global. Hal ini menyebabkan berbagai gejolak ekonomi internasional, seperti fluktuasi nilai tukar, inflasi impor, dan perubahan suku bunga global, dapat dengan cepat berdampak pada stabilitas makroekonomi domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas instrumen kebijakan moneter—terutama suku bunga acuan, operasi pasar terbuka (OMO), dan giro wajib minimum (GWM)—dalam merespons tekanan ekonomi eksternal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan studi literatur terhadap data sekunder dari laporan Bank Indonesia, BPS, IMF, serta jurnal-jurnal relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan moneter ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain: kecepatan respons otoritas moneter, kredibilitas dan konsistensi kebijakan, serta dukungan dari kebijakan fiskal. Selain itu, dalam konteks globalisasi, transmisi kebijakan moneter sering menghadapi tantangan akibat tingginya mobilitas modal dan volatilitas pasar keuangan global. Dengan demikian, sinergi antara instrumen konvensional dan makroprudensial menjadi krusial untuk meningkatkan efektivitas kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Peran Kebijakan Moneter Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Adinda Kusuma Hati; Nurul Isnainiah; Tika Puspita Oktavianingrum; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.263

Abstract

Penelitian ini meneliti peran kebijakan moneter terhadap perbaikan kondisi ekonomi nasional dengan mengandalkan studi literatur. Kajian ini membahas secara mendalam konsep dasar, teori, dan metode pelaksanaan kebijakan moneter, serta menekankan perbedaan antara pendekatan ekspansif dan kontraktif. Berbagai instrumen seperti transaksi pasar terbuka, penyesuaian tingkat bunga, pengaturan cadangan minimum, dan sistem pemberian kredit dianalisis untuk menunjukkan peran bank sentral dalam mengelola aliran likuiditas dan menjaga stabilitas sistem keuangan. Selain itu, studi ini juga menguraikan mekanisme transmisi kebijakan melalui metode kuantitatif dan perspektif Keynesian yang melibatkan pengaruh terhadap suku bunga, nilai tukar, dan harga aset. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pedoman strategis dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang responsif, terbuka, dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.
Hubungan Bank Sentral Dengan Pemerintah Dan Perbankan :Negara Maju Dan Berkembang Efina Qomariyah; Helfita Sari; Rini Puji Astuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.265

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas hubungan antara Bank Sentral, Pemerintah, dan Perbankan, dengan fokus pada peran Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan. Sebagai lembaga independen, BI memiliki kewenangan dalam merumuskan kebijakan moneter, menjaga kelancaran sistem pembayaran, dan mengawasi perbankan. Pemerintah bertanggung jawab atas kebijakan fiskal, termasuk pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sementara perbankan berperan sebagai lembaga intermediasi yang menghubungkan dana masyarakat dengan kebutuhan kredit. Hubungan antara ketiga entitas ini ditandai oleh koordinasi yang ketat, dengan BI berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menetapkan sasaran inflasi dan kebijakan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menganalisis literatur terkini mengenai peran masing-masing institusi dan sinergi kebijakan yang terjalin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi kebijakan moneter oleh BI dan kebijakan fiskal oleh pemerintah sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, sementara perbankan memainkan peran penting dalam transmisi kebijakan moneter ke sektor riil.
Co-Authors Abd. Rosit, Siva Indana Arisanti Abdul Ghoni Hasanul Islam Abdul Wafi Ach. Zidani Mubarok Achmad Babun N Adilah Alya Adinda Iklilatul Aura Salsabila Adinda Kusuma Hati Adinda Wahyu Faradilla Adinda Wahyu Fardila Aditia Ramadani Adriani Aulia Putri Afidatur Rizqiyah Afifah Ismi Aulia Afrilia Faradisi Afrilla Safna Azifah Agus Syaiful Umar Ahmad Fuji Sugiyarto Ahmad Hasyim Muzadi Ahmad Samsudin Ahmad Syarifudin Hidayat Ahmad Zakaria Aiko Sakinah Putri Aisyah Shidiqiyah Al Karimatus Sa’idah Alfina Wulandari Alifatun Istiqamah Lailani Alisah Marselia Saputri Alviatus Soleha Amalia Mujahadah Aminuyati Ananda Olivia Putri Andi Audiansyah Andreas Gede Pangestu Andriani Maghfiroh F.S Aneira Meilani Putri Angelica Permatasari Anggi Hadi Pratama Anggita Legian Afriana Anisa Sundhusiah Anisah Dwi Rahmawati Annisa Maulida Rachmawati Annisa Nur’aini Widya Sari Annisak Isnaeni Rusmiyanti Ansori Makruf Anugrah Arif Ivandi Aprilia Cahya Mutiara Aprilia Uzlifatul Jannah Ardan Nafik Astrid Ulya Paramitha Kahfi As’adur Rofiq Alfaritsi Ayu Dwi Yulandari Baharudin Rachman Bahrur Rosi Christine Lim Xin Hui Citra Adi Cahyani Citra Dwi Puspita Dahniar Ananda Dani Triiswanto Danil Eka Ardiansyah Darian Fahris Ghofur Denis Oktaviana Desi Asfidatul Fitria Desi Duwi Safitri Desty Agilia Putri Nursaadah Devina Putri Meilia Devita Izzatun Faizah Dewi Eka Agustin Dewi Fajar Manikati Diah herifatul Jannah Dian Herni Fidayah Dian Holisa Dian Maylani Dian Zahra Izzati Diana Dimas Afriyanto Dimas Ariyanto Dinda Ika Yulianti Dwi Latifa Rizqina Dwi Mutmainnah Pelita Putri Efina Qomariyah Eka Safitri Elsa Zahrotul Afidah Elvi Sukesi Elvin Adria Saputri Erfan Efendi Erinatul Romadona Novianti Ervina Eka Sari Fadilatul Najah Afrylia Faikoh Faikoh Faiqotul Aliyah Faiqqotul Hikmah Farriz Nizar Irhamni Fica Aulia Fina Diantasari Fina Karmila Mafir Fitri Musyarrofatin Nailiyah Fitriyani Agustin Fritzy Nur Ardli Gading Ababil Geadeva Destri Ramadhani Ghaitsa Tamara Alya Kansa Habibatun Nafilah Hafid Muamad Ali Hafid Muhammad Ali Hafifatul Fitria Hanifah Sulviana Helfita Sari Herlinda Tri Novia Ramadani Hesti Ananta Wulandari Hifna Rizqiyani Maulida Hikmatus Sholihah Hilyatul Azizah Hindi Mohammad Hasan Hindi Rihadatul Ais Iffah Nabilah Iga Ilya Dewi Ilfany Dwi Azaliya Ilona Naysilia Aida Imada Wiken Al Khildina Imelda Aurani Nabila Indah Nurul Hidayati Indana Zulfa Azizah Indiana Kaffa Intan Ambarwati Intan Lutfi Nuraini Intan Masfaur Rohmah Intan Mustikawati Putri Intan Widi Astutik Intan Yulianti Istofina Azzaroh Izha Afkarina jazilar rohman, Muhammad faqih Jihan Fita Nabila Jonata Aldonama Julia Citra Anggraini Junnita Wanda Herawati Kamaliyatul Mawaddah Khoirul Umam Laelatul Nur Hasanah Laila Zuhro Lailatul Kiptiyah Lailatul Maghfiroh Lailatul Qomariyah Lala Yunitasari Lathifah Shanaubar Islami Lestari, Liviana Miftah Lilik Munawaroh Lisa Maretha Wulandari Liza Afkarin Lukman Kholifatur Rahman Luluk Maulidia Lutfi Wijayanti M Faaza Maulana M kholil M Nur Cholis M. Bayu Prayoga M. Luqman Al Hakim M. Rafi Khoirum Umam M. Roby Hermawan M.Anwar Saddad Maharani, Hevy Risqi Maliatul Barokah Maryani Mar’i Muhammad Yudha Maulidatul Hasanah Maya Anggraini Ma’rifatul Amalia melisa Ramadhani MIFTAHUL JANNAH mila rosa Mistar, Eristiana Choirun Nisa Moh Aldi Sofyan Moh Arif Billah Moh Khoirul Anam Moh Samsul Rifa’i Moh. Kevi Kailila Afif Moh. Yafis Shudur Mohamad Aminudin Muchammad Rizkiansyah Fakhreza Muhammad Alif Ayatulloh Rohman Muhammad Aril Muhammad Aris Maulana Muhammad As’ad Dzarul Ghifari Muhammad Danial Rosipudin Afton Muhammad Dimas Hud Alfan Muhammad Farhan Riski Muhammad Fudholi Hamidul As’ad Muhammad Ghofur Muhammad Ghufron Afandi Muhammad Ilzamudin Muhammad Khanifan Abdillah Muhammad Sohib Muhammad Syahrul Al Azziz Muzayyanah Agustin Mya Hayda Kharisma Nabila Ainuz Zahro Nabila Churrotul A'in Nabila Syahda Kamila Nadhilah Syarafina Nadia Putri Rahmawati Nadiah Ulfatun Hasanah Nafa Latif Vani Purwanto Nailatul Karomah Najimatul Badi’ah Najwa Bariroh Nazila Kusuma Wardani Nelsiana Aprilin Indah Sari Nia Safira Aprilia Firdaus Nida dusturiyah Niken Ayu Pusparani Niki Kurniasari Niki Kurnisari Nindita Muhafillah Nissa, Izzun Khoirun NITA APRILIA Nita Kurnia Ningseh Noviatus Shaleha Novita Nur Aprianti Nur Afika Tiara Sari Nur Alfitri Nur Alvinatul Hasanah Nur Laily Maulid Diana Nur Roziq Ramadhani Nurkholifah Husna Nurrika Septa Alfianti Nurul Erda Nurul Firdausah Nurul Fitria Nurul Holida Nurul isnainiah Oscar Achmad Djunaedi Puput Dwi Wulandari Puput Permata Sari Putra Alif Kurniawan Akbar Putri Sella Enjelita Putri Sofiatul Islamiah Putri Stevi Anggraeni Qomar Bagus Prayogo Rahmad Aditya Eka Febriyanto Ramadhanti Octavia Bulan Puji Mulya Rangga Bagus Wicaksono Rani Filianti Heti Negar Rani Maulida Sari Redita Maysa Ayu Refi Anggraini Rendy Andika Putra Rendy Ilyas Febriansyah Revy Aulia Putri Ria Ananda Putri Arviani Rifqiyan Humaidillah Rika Ifana Putri Mayangsari Riska Syoviyana Riska Wahyuningsih Riski Febri Yanti Risma Aini Wulandari Ristian Sinta Riya Dwi Abriwati Rizza Agustin Robiatul Aulia Rona Mardhatila Rufaidah Kallita Omega Salsabila Aurani faradilah Salsabila Nurmaulida Syifa Salsabilah Aurani Faradilah Salwatul Muslimah Sarifa, Fina Sarifatus Sakdiya Selfi Dwi Anggraini Selfiya Selvina Risqi Nurhasanah Septi Diah Ayu Ningtiyas Septiana Malihah Shaffiyah Shaffiyah Shinta Amelia Putri Shinta Rahmawati Silvia Lailatul Anggraini Silvia Maulida I’lana Sinta Fatmala Sari SITI AMINAH Siti Fajriatun Ramadhani Siti Fatimatu Fitriyah Siti Horirin SITI NUR AINI Siti Shofiatul Mukarromah Siti Soleha Siti Sulistianti Kurmain Siti, Siti Sofiatul Maghfiroh Sofiatul Munawaroh Sri Wahyuni Sulfaunsilah Susilawati Susilowati Rahayuningsih Suswati Syafira Ilma Maulida Tanti Dewi Halimah Thalia Zhalzalbillah Damayanti Thoriq Reksa Alhady Tika Puspita Oktavianingrum Tri Wahyuni Tria Sughesti Adifa W Ulviatur Rohmah Uly Sunil Asyura Ummah Habibah Ummi Sa’idah Vahilda Febrianti Vaza Zahiduz Zaka Veby Septya Margareta Vipta Riani Okta Fianti Virinda Nadiva Fitri Wafiq Nur Azizah Wasiatul Hasanah Wesilatul Hokamah Widiatul Fitriyah Wildatuz Zahroh Yanuar Imam Ardiansyah Yoga Adi Saputra Yuladul Fitriah Zeinnita Iftyfara Ziadatul Khoirot Zulfa Dwi Diana Putri Zulfiah Nafisah Zulvi Lailatul Hidayah