Claim Missing Document
Check
Articles

Ma’u Pogo Sebagai Ruang Sakral: Kajian Interaksi Keindahan Alam, Budaya Lokal Dan Spiritual Dalam Hubungan Manusia Dengan Alam Dan Tuhan Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Ma’u Pogo sebagai ruang sakral melalui kajian interaksi antara keindahan alam, budaya lokal, dan spiritualitas dalam hubungan manusia dengan alam dan Tuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (literature review) terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti buku, jurnal, dan laporan penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan keterkaitan antar variabel yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ma’u Pogo merupakan ruang sakral yang terbentuk melalui integrasi tiga dimensi utama, yaitu keindahan alam sebagai medium spiritual, budaya lokal sebagai sistem nilai dan norma, serta spiritualitas sebagai landasan etika lingkungan. Keindahan alam tidak hanya berfungsi secara estetis, tetapi juga membangun kesadaran religius dan ekologis masyarakat. Budaya lokal berperan dalam menjaga kesakralan melalui ritual, mitos, dan norma adat, sementara spiritualitas membentuk hubungan yang harmonis antara manusia dan alam. Namun, modernisasi menjadi tantangan yang berpotensi menggeser makna sakral menjadi nilai ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara alam, budaya, dan spiritualitas merupakan kunci dalam menciptakan hubungan yang seimbang antara manusia, alam, dan Tuhan. Ma’u Pogo memiliki potensi sebagai model ruang sakral berbasis kearifan lokal yang mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan nilai spiritual.
Kajian Etnolinguistik Terhadap Penggunaan Bahasa Adat Ma’u Pogo Dalam Tradisi Lisan Masyarakat Lokal Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jkzb4245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan bahasa adat Ma’u Pogo dalam tradisi lisan masyarakat lokal melalui perspektif etnolinguistik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka (library research) melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan dokumen yang relevan dengan bahasa adat, tradisi lisan, dan etnolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa adat Ma’u Pogo memiliki fungsi penting sebagai media komunikasi budaya, pelestarian identitas sosial, serta pewarisan nilai-nilai adat masyarakat lokal. Penggunaan bahasa adat dalam tradisi lisan seperti petuah adat, ritual budaya, dan ungkapan tradisional mengandung makna simbolik yang mencerminkan pandangan hidup, norma sosial, dan nilai kebersamaan masyarakat. Tradisi lisan juga berperan sebagai sarana pewarisan budaya dari generasi tua kepada generasi muda. Namun, perkembangan globalisasi dan dominasi bahasa nasional menyebabkan penggunaan bahasa adat Ma’u Pogo mulai mengalami penurunan, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui dokumentasi budaya, pendidikan berbasis kearifan lokal, dan penguatan penggunaan bahasa adat dalam kehidupan sosial masyarakat agar keberadaan bahasa adat Ma’u Pogo tetap terjaga.
STRATEGI BRANDING DAN PROMOSI DIGITAL BAGI PRODUK LOKAL UNTUK MEMPERLUAS AKSES PASAR Tirta Mulyadi; Iin Dwi Aristy Putri; Irma Hakim; Klemens Mere
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55649

Abstract

Dalam konteks persaingan pasar yang semakin kompetitif, branding tidak lagi dipahami sebatas pemberian nama atau logo, melainkan sebagai proses strategis untuk membangun persepsi, kepercayaan, dan loyalitas konsumen. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang secara sistematis dan partisipatif untuk memastikan bahwa strategi branding dan promosi digital yang diberikan dapat dipahami, diterapkan, dan berkelanjutan bagi mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Strategi Branding dan Promosi Digital bagi Produk Lokal untuk Memperluas Akses Pasar dapat disimpulkan telah berjalan sesuai dengan tujuan yang direncanakan dan memberikan dampak positif bagi mitra. Berdasarkan hasil dan pembahasan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya branding sebagai fondasi utama dalam strategi pemasaran, khususnya dalam konteks pemanfaatan media digital.
REMOTE WORK SUSTAINABILITY AND ITS INFLUENCE ON EMPLOYEE ENGAGEMENT AND WORK–LIFE BALANCE Vera Herlina Mustari; Danar Tri Hartanto; Klemens Mere
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1ps2mh24

Abstract

This study aims to analyze remote work sustainability and its influence on employee engagement and work–life balance. The transformation of work patterns driven by digital technological advancement and the increasing implementation of flexible work systems has positioned remote work as a long-term organizational strategy. However, sustaining such systems requires attention to employee well-being and organizational effectiveness. This study employs a literature review method by examining various scientific articles, journals, and relevant academic sources related to remote work, employee engagement, and work–life balance. Research data were collected from indexed scholarly publications and analyzed using a thematic analysis approach to identify patterns, relationships, and major findings from previous studies. The findings indicate that remote work sustainability positively influences employee engagement by increasing flexibility, autonomy, and job satisfaction. In addition, remote work systems can improve work–life balance through reduced commuting time and greater flexibility in time management. Nevertheless, challenges such as social isolation, blurred work boundaries, and stress caused by excessive digital connectivity remain significant concerns. Therefore, organizations need to develop effective strategies to support sustainable remote work implementation.
Analisis Etnopedagogi Dalam Cerita Rakyat Ma’u Pogo Sebagai Sumber Pembelajaran Kontekstual Klemens Mere
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etnopedagogi dalam cerita rakyat Ma’u Pogo sebagai sumber pembelajaran kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka (library research). Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi dan telaah berbagai literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan etnopedagogi, cerita rakyat, dan pembelajaran kontekstual. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi nilai-nilai budaya, moral, sosial, dan religius yang terkandung dalam cerita rakyat Ma’u Pogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Ma’u Pogo–Ebulobo mengandung nilai etnopedagogi yang meliputi nilai moral berupa kejujuran dan tanggung jawab, nilai sosial berupa gotong royong dan solidaritas, nilai budaya berupa penghormatan terhadap adat istiadat, serta nilai religius yang berkaitan dengan pandangan spiritual masyarakat. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran kontekstual karena dapat membantu peserta didik memahami materi pembelajaran melalui pengalaman budaya yang dekat dengan kehidupan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerita rakyat Ma’u Pogo–Ebulobo berpotensi menjadi sumber pembelajaran berbasis budaya lokal yang efektif dalam mendukung pendidikan karakter dan pelestarian budaya daerah.
Penguatan Kearifan Lokal melalui Pelestarian Budaya Lokal Berbasis Media Digital di Kampung Ruteng Pu'u Klemens Mere
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10263

Abstract

Kampung Ruteng Pu'u sebagai salah satu kampung adat di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, merupakan representasi nyata dari kekayaan budaya lokal yang masih bertahan hingga saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk Penguatan Kearifan Lokal melalui Pelestarian Budaya Lokal Berbasis Media Digital di Kampung Ruteng Pu'u. Penelitian ini bersifat deskriptif-analitis, yaitu menggambarkan dan menganalisis secara kritis gagasan, konsep, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan kearifan lokal, budaya lokal, serta media digital. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang diperoleh melalui kajian pustaka, dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal Kampung Ruteng Pu’u merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sosial, budaya, dan edukatif yang tinggi bagi masyarakat Manggarai. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut tercermin dalam praktik adat, sistem sosial, arsitektur tradisional, serta ritual budaya yang berfungsi sebagai pedoman hidup masyarakat dan pembentuk identitas kolektif komunitas adat.
Penguatan Keuangan Mikro Melalui Pelatihan Manajemen Risiko dan Investasi Untuk Pedagang Kecil Sofyan Abas; Fitriningsih Amalo; Klemens Mere; Heidi Siddiqa
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10290

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas keuangan mikro bagi para pedagang kecil melalui pelatihan manajemen risiko dan investasi. Pedagang kecil kerap menghadapi berbagai tantangan, seperti pendapatan yang tidak stabil, keterbatasan akses terhadap kredit, serta kerentanan terhadap fluktuasi pasar. Selain itu, sebagian besar pedagang masih kurang memiliki pemahaman tentang strategi investasi yang tepat untuk meningkatkan keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian kepada masyarakat secara partisipatif, melalui kegiatan lokakarya, pendampingan, dan diskusi interaktif bersama pedagang setempat. Materi pelatihan mencakup identifikasi risiko dasar, perencanaan keuangan, diversifikasi investasi, serta simulasi kasus praktis. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta observasi langsung terhadap kemampuan peserta dalam menerapkan teknik manajemen keuangan pada usahanya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai manajemen risiko, serta keterampilan yang lebih baik dalam menyusun rencana investasi sederhana. Program ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan guna memperkuat ketahanan dan pertumbuhan pedagang kecil dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Kampung Adat Wogo sebagai Sumber Pembelajaran Budaya Lokal Klemens Mere
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10378

Abstract

Globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam pola kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan dan budaya. Masuknya budaya populer global melalui media digital sering kali menyebabkan budaya lokal tersisih dan dianggap kurang relevan dengan perkembangan zaman. Tujuan penelitian ini menjadikan kampung adat Wogo sebagai sumber pembelajaran budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research). Metode kajian pustaka dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengkaji, dan mensintesis berbagai konsep, teori, serta temuan penelitian terdahulu yang relevan dengan pemanfaatan kampung adat sebagai sumber pembelajaran budaya lokal. Berdasarkan hasil kajian pustaka yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Kampung Adat Wogo memiliki potensi yang sangat besar sebagai sumber pembelajaran budaya lokal. Kampung adat ini tidak hanya merepresentasikan warisan budaya masyarakat Ngada, tetapi juga mengandung nilai-nilai edukatif yang relevan dengan tujuan pendidikan nasional, khususnya dalam penguatan identitas budaya dan pendidikan karakter.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pentingnya Pelestarian Kampung Adat Wogo Klemens Mere
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10428

Abstract

Dalam konteks pembangunan nasional, pelestarian budaya lokal menjadi isu yang semakin penting seiring dengan derasnya arus globalisasi dan modernisasi. Globalisasi membawa berbagai dampak positif, seperti kemajuan teknologi dan akses informasi yang luas, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan serius terhadap keberlanjutan budaya lokal. Tujuan dilakukan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat terhadap pentingnya pelestarian kampung adat Wogo. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang secara partisipatif dan berkelanjutan dengan tujuan meningkatkan kesadaran, pemahaman, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pelestarian Kampung Adat Wogo. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian Kampung Adat Wogo sebagai warisan budaya dan identitas sosial masyarakat setempat.
Optimalisasi Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SDK Santo Xaverius Surabaya Klemens Mere
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10590

Abstract

Lingkungan sekolah mencakup berbagai aspek fisik, sosial, dan budaya yang berada di sekitar peserta didik, seperti taman sekolah, halaman, bangunan, fasilitas umum, interaksi sosial warga sekolah, serta nilai-nilai yang berkembang dalam kehidupan sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif (participatory collaborative approach), yaitu pendekatan yang menempatkan mitra sebagai subjek aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan pengabdian. Pendekatan ini dipilih karena efektif dalam meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan program melalui keterlibatan langsung guru dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan judul Optimalisasi Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SDK Santo Xaverius Surabaya, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Optimalisasi lingkungan sekolah sebagai sumber belajar terbukti mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.
Co-Authors Abas, Sofyan Abda Abda Abu Bakar ADE RISNA SARI Afriwes Afriwes Agung Nurmansyah Agus Suyatno Ahmad Fauzi Ahmad Nur Budi Utama Alfiana Alfiana Alfiana Alisyah Pitri Amanda, Mabella Andi Hidayatul Fadilah Andi Hidayatul Fadlilah Andi Primafira Bumandava Eka Andi Primafira Bumandava Eka Angga Priakusuma Anindita Evelyn Jessica Putri Aslichah, Aslichah Astrid Octavia Bahari Atikah Tri Budi Utami Audrey M. Siahan Azizi, Muhammad Badriyah Badriyah Basyirah Basyirah Betty Rahayu Cakranegara, Pandu Adi Cakranegara, Pandu Adi Citra Arta, Deddy Novie Danar Tri Hartanto Daniel Nemba Dambe Delfian Zaman Dewi Puspita Sari Dewi, Maftuhah Eka, Andi Primafira Bumandava Eko Wahyu Hidayat, Eko Wahyu Eko Wahyu Widayat Elda Martha Suri Emy Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Encil Puspitoningrum, Encil Fahmi Kamal Fahrur Rozi Farini Limbong Feny Fidyah Ferdy Leuhery Firdaus Firdaus Fitria Fitria Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fitriningsih Amalo Ginting, Sunardi Hafidz Hanafiah Hamzah, Hamzah Hamzah, Muhammad Luthfi Heidi Siddiqa Heppy Sapulete Herdiyanti Herianto Hasibuan Heriswanto Herni Utami Rahmawati I KADEK WIRA DHARMA PRAYANA I KETUT KUSUMA WIJAYA Iin Dwi Aristy Putri Indra Krishernawan Irdawati Irdawati Irdawati Irdawati Irma Hakim Irma Maria Dulame Irwan Moridu Irwan Moridu Jayanto, Imam Jemi Pabisangan Tahirs Judijanto, Loso Karyono Karyono Koerniawati, Dwi Kusumaningtyas, Daru Putri LAUNTU, ANSIR Lestari, Utami Puji Lilis Istiqomah Lilis, Lilis Longginus Gelatan Loso Judijanto Lukitaningtyas, Firina Lumentah, Natalia Reyne M. Imron Mas’ud M. Joni, M. Joni Mabella Amanda Makatita, Josephus Alberth Marlin, Khairul Mekar Meilisa Amalia Miftahorrozi Miftahorrozi Muammar Revnu Ohara Muh. Abduh Anwar Muhammad Ade Kurnia Harahap Muhammad Asir Muhammad Hidayat Muhammad Sujai Muhammad Ybnu Taufan Mustika, Vera Herlina Mutiasari Mutiasari Mutmainah Mutmainah Nasution, Annio Indah Lestari Nawangwulan, Irma M Nilfatri Nilfatri Nugroho, Dwiyanjaya Santyo Nur Savitri, Hilda Nuridayanti Nuridayanti Nurlia Nurlia Nurnoviyati, Ikhda PA Andiena Nindya Putri PA Andiena Nindya Putri Pagala, Izharuddin Piartrini, Putu Saroyini Purbha Sakti, Bayu Raden Mohamad Herdian Bhakti Raden Rara Ayu Widaningsih Rahayu, Betty Ratih Kusumastuti Resya, Kusuma Ningtyas Pramita Retnowati, Eli Rihfenti Ernayani Rita Anggraini Rita Zulbetti Rizqy Aiddha Yuniawati Robiah, Siti Santoso, Muhammad Hery Sari Zulfiana Hasan Sarni Handayani Puspita Sari Sarni Handayani Puspita Sari Saroyini, Putu Sesario, Revi Siddiqa, Heidi Siti Mardiana Siti Nurhayati Soelistiyono, Anitiyo Sofyan Abas Solissa, Everhard Markiano Sri Muryaningsih Sukardi, Karina Sungkawati, Endang Susi Puspita Sari Syahril Hasan Syamsuri Syamsuri Teguh Setiawan Wibowo Timotius Agus Rachmat, Timotius Agus Tirta Mulyadi Tri Apriyono Tri Apriyono Tri Seno Anjanarko Trio Ongko Wibowo Ummu Kalsum Ummu Kalsum Upik Djaniar Utami Puji Lestari Vera Herlina Mustari Wahyudin Rahman Yenni Kurnia Gusti Zulfiah Larisu Zulfiah Larisu