p-Index From 2021 - 2026
24.867
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia REFLEKSI EDUKATIKA EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Riset Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS CERMIN: Jurnal Penelitian Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Didaktika: Jurnal Kependidikan Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) JOURNAL LA MEDIHEALTICO JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Gender and Society Journal JURNAL PENDIDIKAN IPS International Journal Education and Computer Studies Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Konseling Pendidikan Islam Interdiciplinary Journal of Education Indonesian Journal of Education and Learning Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Pembelajaran Appsmart Berbasis Model PBL Berbantuan Articulate Storyline 3 Pada Materi Cahaya dan SIfat-sifatnya Kelas V SD Yunanti, Eliya; I Gede Margunayasa; Ni Wayan Rati
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v3i2.59617

Abstract

Dalam suatu pembelajaran hendaknya dapat dikaitkan dengan konsep yang relevan dan menyenangkan agar siswa mudah memahami pembelajaran. Jika siswa merasa bosan di dalam kelas, maka siswa kurang fokus dalam menerima materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru.  Melihat hal tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan Aplikasi Pembelajaran Appsmart berbasis model PBL pada materi Cahaya dan Sifat-sifatnya kelas V sekolah dasar yang layak, praktis dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA pada materi Cahaya dan Sifat-sifatnya. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE.  Subjek penelitian ini adalah 4 ahli, 3 guru, dan 20 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu kuesioner serta soal pilihan ganda. Instrument pengumpulan data menggunakan angket dan lembar soal. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen, one shot case study.  Teknik analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif, kualitatif, dan statistic inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa   aplikasi Pembelajaran Appsmart berbasis model PBL berbantuan Articulate Storyline 3 dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA.
Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Miskonsepsi IPA Siswa Kelas V SD Listyani, Putu Cahya Ary; Margunayasa, I Gede; Handayani, Dewa Ayu Puteri
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i1.62051

Abstract

Pembelajaran IPA di SD masih kurang menanamkan konsep pada siswa. Pemilihan model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih belum mampu membuat siswa memahami materi pembelajaran. Penelitian dilakukan bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap miskonsepsi IPA siswa kelas V SD. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan bentuk desain nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 221 siswa dari 8 SD. Sampel penelitian siswa kelas V SD sebanyak 28 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data miskonsepsi IPA siswa diperoleh dengan penggunaan metode tes objektif disertai metode CRI (Certainty of Respond Index) dan dianalisis dengan uji anava 2 jalur. Diperoleh rata- rata miskonsepsi siwa kelas eksperimen sebesar 8 yang berada pada kategori rendah dan pada kelas kontrol sebesar 10,47 yang berada pada kategori rendah. Pada analisis statistik inferensial diperoleh hasil nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan miskonsepsi IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti model konvensional pada siswa kelas V SD. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya mengadopsi model pembelajaran berbasis masalah di SD untuk mengatasi miskonsepsi IPA dan meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas V.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Gede Sila Parta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : learning cycle 5E, hasil belajar IPA This research purpose is to know the differences of Science’s learning result between students who take learning cycle 5E model and conventional model. To grasp that purpose experimental research of quasi experiment using equivalent post–test only controls group design is conducted. The population is 64 students of 5th grade elementary school in Cluster VII Buleleng District of school year 2012/2013. The sample is 35 students of 5th grade of SD No. 1 Banjar Bali and 29 students of 5th grade of SD No. 1 Kampung Kajanan. The data are collected by using test instrument of multiple choices. Collected data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). Mean of Science’s learning result which is using learning cycle 5E model is 23.11, meanwhile the using of conventional model is 14.03. So the result lead to the conclusion, there is a significant differences between Science’s learning result which is using learning cycle 5E model and Science’s learning result which is using conventional model. keyword : learning cycle 5E, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Gede Sila Parta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : learning cycle 5E, hasil belajar IPA This research purpose is to know the differences of Science’s learning result between students who take learning cycle 5E model and conventional model. To grasp that purpose experimental research of quasi experiment using equivalent post–test only controls group design is conducted. The population is 64 students of 5th grade elementary school in Cluster VII Buleleng District of school year 2012/2013. The sample is 35 students of 5th grade of SD No. 1 Banjar Bali and 29 students of 5th grade of SD No. 1 Kampung Kajanan. The data are collected by using test instrument of multiple choices. Collected data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). Mean of Science’s learning result which is using learning cycle 5E model is 23.11, meanwhile the using of conventional model is 14.03. So the result lead to the conclusion, there is a significant differences between Science’s learning result which is using learning cycle 5E model and Science’s learning result which is using conventional model. keyword : learning cycle 5E, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Mahendra; ., Drs. Made Sumantri; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di gugus XV Kecamatan Buleleng pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh SD N 2 Anturan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 30 orang siswa dan SD N 1 Anturan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Jadi, model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Problem Based Learning, hasil belajar This study aims to determine significant differences between students science learning outcomes are taught using problem based learning model and students taught with conventional teaching. This study is a quasi-experimental study ( Quasi- Experimental ) , the design of post-test only control group design . The study population was a fifth grade elementary school students in District XV gugus Buleleng in the second semester of academic year 2013/2014 . Samples was determined by random sampling technique and SD N 2 Anturan obtained as the experimental group were 30 elementary students and SD N 1 Anturan as a control group numbering 32 students . IPA student learning outcomes data collected using test methods. The data analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. Our research found that there are significant differences regarding science learning outcomes between students who are taught using problem based learning model and students who were taught using conventional. Problem based learning model influents the result in studying science on students in grade V elementary school in gugus XV Buleleng regency of academic year 2013/2014keyword : Problem Based Learning, learning outcomes
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THE DIRECTED LISTENING THINKING ACTIVITY BERMUATAN TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SD KELAS V ., I Ketut Rudiangga; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1978

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran The Directed Listening Thinking Activity (DLTA) bermuatan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Desa Petandakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Petandakan. Sampel penelitian adalah kelas V SD No. 2 Petandakan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD No. 1 Petandakan sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan berbicara yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran DLTA bermuatan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional (thitung = 6,091117; ttabel = 2,021). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik simpulan yaitu terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran DLTA bermuatan Tri Kaya Parisudha dan siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Desa Petandakan.Kata Kunci : Keterampilan Berbicara, The Directed Listening Thinking Activity, Tri Kaya Parisudha, dan konvensional. This research aimed to investigate the difference towards students’ speaking skill between a group of students who were taught by using The Directed Listening Thinking Activity (DLTA) Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using Conventional Strategy of the fifth grade of elementary school students in odd semester in academic year 2013/2014 in Petandakan Village. This study was designed as a quasi-experimental research and the data was analyzed by using post test only non-equivalent control group design. The population of this study were fifth grade students in SD No. 2 Petandakan as the experimental group and fifth grade students in SD No. 1 Petandakan as the control group. The result of the data was students’ speaking skill which collected through observation sheet intrument. The data should be analisys with use analisys descriptif statistics dan inferensial statistics (T-test). The result of the analysis showed that there was significant difference towards students’ speaking skill between students who were taught by using DLTA Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and students who were taught by using Conventional Strategy(tcalculate = 6,091117; ttabel = 2,021). Be based to the result of this study and discusion can pull a conclusion that there was significant difference towards students’ speaking skill between students who were taught by using DLTA Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and students who were taught by using Conventional Strategy.keyword : Speaking Skill, The Directed Listening Thinking Activity, Tri Kaya Parisudha and Conventional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS XI KECAMATAN BULELENG ., Ni Putu Ariyanti; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1989

Abstract

Pembelajaran IPA selama ini cenderung membosankan karena model dan metode pembelajaran yang diterapkan kurang bervariasi. Untuk mengatasi itu, diadakannya pemilihan model pembelajaran yang tepat dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah, (2) hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung siswa kelas IV di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 123 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki mean (M) = 20,47 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung memiliki mean (M) = 15,67 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran langsung. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD di gugus XI Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar IPA. Some students taught that, science make them bore because model and method that is applied now is varied. To resolve that problem, the researcher use problem based learning method to make the students interestto study science. This research aims to determine (1) the learning outcomes of the students who take science learning with problem based on learning model, (2) the learning outcomes of the students who take science learning with learning model directly, (3) the difference of science learning outcomes between students who are participating in learning with problem based on learning model and students who take lessons with learning model directlyis in the fourth grade in Cluster XI Buleleng academic in 2013/2014. This research is a quasi-experiment. The population is all in the fourth grade students in Cluster XI Buleleng academic in 2013/2014, which amounts to 123 people. The data of student’s learning outcomes was collected in the form of multiple choice tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test).The results showed that (1) the learning outcomes of students who take lessons with a problem based learning model has a mean (M) = 20.47 included in the high category , (2) learning outcomes of students who take learning model directly has a mean (M) = 15.67 included in the medium category , ( 3 ) so that there are significant differences in learning outcomes between students who are learning to follow the model of problem based learning with students who are learning to follow the learning model directly . Thus, the use of problem-based learning model affect the learning outcomes of students in the fourth grade cluster XI Buleleng.keyword : model of problem based learning, science learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) Berbasis Koneksi Matematis Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar ., I Nengah Jaya Wicaksana; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvenional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Gugus III Kecamtan Buleleng, Kabupaten Buleleng yang berjumlah 127 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda yang berjumlah 25 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis dan model pembelajaran konvensional (thitung = 2,007; ttabel = 1,680). Rata-rata hasil belajar matematika dengan model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis adalah 78 yang berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 67 yang berada pada kategori sedang. Jadi, model pembelajaran CORE berbasis koneksi matematis berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika.Kata Kunci : CORE, Koneksi Matematis, Hasil Belajar The purpose of this research is to recognize the difference results between Mathematics student who had learnt using the learning CORE march Connection Mathematical and the student who learnt using the conventional learning model. This research is a quasi-experimental research with post test design only with non equivalent control group design. The population on this research are all class of Elementary School Gugus III Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng which amount 127 peoples. The sample of this research is determined by random sampling technique. In collecting the data the written test were given through a multiple choices tests comprising of 25 items. The Data were analyses using a descriptive statistic and independent test. The result of this research shows that there is the difference result between the student using learning CORE march Connection Mathematical model occurs on Mathematics students with the students using conventional learning (counted 2.007; table 1.680). Average score of the students learnt with CORE march Connection Mathematical learning is 78, it is considered to be high category. Whereas, 67 occurs on the students learning with conventional model, it is considered to be intermediate category. In this research CORE march Connection Mathematical learning model is preponderant for the results of the students in learning Mathematics.keyword : CORE, Connection Mathematical, learning results.
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJARIPA SISWA KELAS V ., I Komang Budi Hendrawan; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2013/2014 antara yang belajar dengan model self-directed learning berbantuan peta konsep dan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain post test only with non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani. Subjek penelitian ini diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata (M) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen adalah 23,13 tergolong kriteria sangat tinggi, rata-rata (M) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol adalah 17,38 tergolong kriteria sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas V SD di gugus IX Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2013/2014 antara yang belajar dengan model self-directed learning berbantuan peta konsep dan model konvensional. Kata Kunci : self-directed learning, hasil belajar, IPA This researc purpose ror to know the different learning result of natural science in V grade studens in elementary school IX gugus Kintamani subdistrict academic year 2013/2014 between learning by the model of self-directed learning helped cencept maps and konventional model. The kind of this research quasi eksperimental reaserch by design of post test only with non equivalent control group design. This research population is all the V grade studens in IX gugus Kintamani subdistrict. The subject of this research taken by random sampling technique. In data method collecting is using test method. Instrument data collecting using the result of learning test in form choise test. The collecting of data afterward analyzed by using descriptif statistics analysis and imnferential statistics. Based on data analysis result average score natural science studens learning eksperimental group are 23,13 clasified very high criteria, average score natural science studens learning group control is 17,38 clasified medium criteria. Thus can concluded that consist a highly sigificance differencenatural science result learning studen grade V elementary school in IX gugus Kintamani subdistrict academic year 2013/2014. Between whose learning by self-directed learning model helped concept maps and konventional model.keyword : self-directed learning, study result, natural science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN DI DESA RINGDIKIT ., Kadek Angga Prabawa; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional SDN di desa Ringdikit tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 4 dan 5 Ringdikit semester ganjil tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan cara random sampling dan berjumlah 36 siswa dalam 2 kelas. Hasil belajar IPA dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar IPA berbentuk objektif yang terdiri dari 30 butir tes. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain sebesar 23,83 termasuk dalam kategori tinggi, (2) rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional sebesar 16,67 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran Predict-Observe-Explain dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensional. Siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran Predict-Observe-Explain menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran Predict-Observe-Explain berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN di desa Ringdikit.Kata Kunci : model pembelajaran predict-observe-explain dan hasil belajar The aimed of this study is to determine the differences in learning outcomes between students who learned science with Predict - Observe - Explain model and students who learned with conventional model of fourth grade students in academic year 2012/2013 in Elementary school of Ringdikit village. This kind of study was a quasi experiment with The Posttest - Only Control Group Design . The sampel was the fourth grade students of SDN 4 and 5 Ringdikit in academic year 2012/2013. Samples were taken using random sampling which totaled of 36 students in two classes. Science learning outcomes in this study were collected with science achievement test form consisting of 30 objective test items. The study found that (1) learning outcomes average of students who take learning with the Predict-Observe-Explain learning model is 23.83 belong to high category, (2) learning outcomes average of students who take conventional learning is 16.67 belong to medium category, (3) there are significant differences in learning outcomes between students who learn with the Predict - Observe - Explain model and student who learn with the conventional learning. Students with the Predict - Observe - Explain model showed better learning outcomes than students who learn with the conventional learning. Thus, Predict - Observe - Explain learning model affects the outcome of the fourth grade students learn science of SDN in the Ringdikit village.keyword : learning models predict-observe-explain and learning outcomes
Co-Authors . A. I. N. Marhaeni ., Desak Putu Sri Lestari ., Dewi Juniayanti ., Dsk. Pt. Ayu Astari ., Gylank Okka Prathama I.W. ., I Dewa Ayu Agung Paramitha ., I Gede Dharma Putra ., I Gede Wisnu Antara ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita ., I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyuni ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Ketut Dedi Agung Susanto Putra ., I Made Helly Mahayana ., I Nyoman Nitya Hariata ., I Putu Ari Pradana Kusuma ., I Putu Eka Sutama y ., I Wayan Adi Antara ., I Wayan Ekayogi ., Kadek Dewi Suryantari ., Ketut Andi Prahasta ., Ketut Purnamasari ., Komang Jumi Rianti ., Luh Salvia Antari ., Miftahur Wahida ., Ni Kadek Dwi Rari Ratih ., Ni Kadek Metaputri ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Luh Gede Kartika Kusuma Dewi ., Ni Made Dwi Kartika ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Krisna Dewi ., Ni Putu Widya Marcelia ., Putu Ardi Wiranata ., Putu Frendita Muliantika A.A Istri Dewi Adhi Utami Adi Sanjaya, I Gede Adisaka, Kade Adnyani, Komang Alit Darma Afni, Nur' Agung Ayu Komang Mia Anjali Agustina, Santi Ahmad, Zaqinah Akbar, Zulfan Andayana, I Komang Agus Anfal, Wahyuddin Anggreni, Ketut Yayuk Anita Nurgufriani Antara, I Dewa Gede Jaya Apriyanti, Ni Kadek Lira Ardani, Kadek Dita ari aditia, made Aryadi, Ketut Supra Astuti, Putu Hesti Mardika Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah Ayu Puteri Susanthi, Ni Luh Gede B. Fitri Rahmawati Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Bersih, Kadek Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Cahyani, Ni Kadek Dian Dhita Crisna Wijaya Suksma Daniel Happy Putra Darmawan, I Putu Aditya Adi Deng, Jianbang Desak Ketut Sarining Sekar Desak Putu Parmiti Desi Mulyantini, Ni Luh Devi Anom Sari, I Gusti Ayu Dewa Ayu Indri Wijayanti ., Dewa Ayu Indri Wijayanti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Sukmayanti Dewa Bagus Putu Diva Ariesta . Dewa Bagus Sanjaya Dewa Dewa Gede Firstia Wirabrata Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Cahyadi . Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Dewi, Komang Ayu Tantri Sastra Dewi, Ni Kadek Noviana Sastra Dewi, Patricia Komang Ayu Asmara Dewi, Risa Pramita Diki Dina Yuliati . Dinna Tertiana Dionisius, I Made Kristianto Diyatmika, Utama Dodi Adnyana, I Gusti Agung Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Eka Monita Wahyuning Santi Eliyanti, Ni Kadek Elya Trisnayanti, Ni Putu Ena Juliatni, Ni Kadek Eni Astuti, Ni Putu Eri Karisma, I Komang F. Shoufika Hilyana Fadlurrahman, Muhammad Fikrivenia Ayu Farisa Fina Fakhriyah Fransiska, Kadek Ayu Widia Gede Sila Parta . Gede Wira Bayu Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Neta Putri Widayanti Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ngurah Sastra Agustika hanifah hanifah Hiranmayena, Ni Putu Candra Husnul Mukti I Dewa Ayu Yoni Dian Anggreni I Dewa Gede Putra Widiarta I Dewa Kade Tastra I Dw. Ayu Agung Paramitha I Dw. Ayu Agung Paramitha, I Dw. Ayu Agung I Gde Wawan Sudatha I Gede Ary Suastawan . I Gede Astawan I Gede Novayana I Gede Wisnu Antara I Gusti Agung Ayu Ari Diantari . I Gusti Agung Ayu Lisa Sasmita I Gusti Agung Dodi Adnyana I Gusti Ayu Sri Trisna Dewi I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Rai Suwena I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Resika Arthana I Ketut Rudiangga . I Ketut Supadma I Ketut Trimawan . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Eri Karisma I Komang Sucipta I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Citra Wibawa I Made Citra Wibawa I Made Gita Bagus Sawitra ., I Made Gita Bagus Sawitra I Made Mudiartana I Made Putrayasa . I Made Suarjana I Made Suarta I Made Suarta I Made Tegeh I Made Wahyu Mariastha . I Made Yudi Ambara I Nengah Jaya Wicaksana . I Nyoman Adi Widiana ., I Nyoman Adi Widiana I Nyoman Laba Jayanta I Putu Aditya Adi Darmawan I Putu Oka Sastrawan I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Asthira Putra ., I Wayan Asthira Putra I Wayan Darma I Wayan Gunartha I Wayan Lasmawan I Wayan Lasmawan I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Suastra I Wayan Widiana I Wayan Wita I Wayan Yudi Antara Ida Ayu Mas Intariani Ida Bagus Putu Arnyana Ignatius I Wayan Suwatra Intan Cahyani Trinita Istri Ari Krisna, Anak Agung Jaya, I Gusti Agung Indra Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Kade Adisaka Kade Sathya Gita Rismawan . Kadek Angga Prabawa . Kadek Ari Dwiarwati Kadek Beny Agus Permana Kadek Bersih Kadek Isya Andriyani Pratiwi Kadek Mahendra . Kadek Merita Kadek Mira Adnyaswari Kadek Mona Qristyaningsih Kadek Selamet, Nengah Kadek Tatanika Wiratsari Kadek Widiani . Kadek Yudiana Kadek Yudiana Kadu, Joko Godo Kartini Ester Ketut Lina Susanti Ketut Pudjawan Ketut Risa Intania Komang Adi Suryanata . Komang Anggie Triana Dewi Kresnadi, Ketut Agus Krisna, I Made Krisna Dwi Payana kusmariatni, ni nyoman Kusuma Widiastuti, Ni Putu Kusumasari, Putu Rastiti Landu, Mekson Fernandes Ledang, Herlince Beri Lestari, Ni Putu Yeni Listyani, Putu Cahya Ary Luh Putu Sri Lestari M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . Made Agus Dwi Pradnyana Dita made ari aditia Made Emi Sugiartini Made Hendra Arista ., Made Hendra Arista Made Meilinda Dwi Lestari Made Sumantri Made Suri Ardani . Made Vina Arie Paramita Maharani, Ida Ayu Gde Sutha Mahayani, Luh Pt Oka Manu, Ferderika Nofriyanti Maria Goreti Rini Kristiantari Mariamah Mariamah Marpelin, Ni Komang Sinta Mega Sari, Kadek Wiwin Mega Sari, Kadek Wiwin Megantari, Komang Ayu Miftahur Wahida Mijahamuddin Alwi Mila Ratnasari, Mila Murti, Komang Guntur Wisnu Nata, I Kadek Wisnu Ngurah Jaya Laksana, I Komang Ni Kadek Dewi Anggreni Ni Kadek Eva Rusmalasari Ni Kadek Juniari Ni Kadek Juniari . Ni Kadek Santa Kristianingsih Ni Ketut Dewi Muliani Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Indah Yani Ni Komang Indah Yani Ni Komang Riski Juniarti1 Ni Komang Supitri Pebriari Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani Ni Komang Tri Julia Agustin Ni Luh Dina Restiani Ni Luh Putu Anggreni Ni Luh Trisna Ari Utami Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Enita Kusuma Ni Made Milayani Suarningsih Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Teja Pratiwi Ni Nengah Sudiasih Ni Nyoman Budhi Suryanti Ni Nyoman Indah Artadiningsih ni nyoman kusmariatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Diah Setiarini Ni Putu Diantari . Ni Putu Eka Ariyanti . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Widiawati ., Ni Putu Widiawati Ni Wayan Cahyani . Ni Wayan Cika Pratiwi Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Erna Purna Dewi Ni Wayan Rati Nia Pratamanita Ardika Ningratih, Sang Ayu Nyoman Ningrum, Maharani Ayu Noviarini, Ni Putu Noviyanti, Dewa Ayu Putu Mega Nugraheni, Ni Komang Putri Widuri Nur Afni Nuris Hidayat Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Octavyanti, Ni Putu Liana Oktawiryati, Ni Putu Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana ., Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana Parwati, Ni Ketut Mega Resi Permana, Kadek Beny Agus Pinkan Amita Tri Prasasti Pinkan Amita Tri Prasasti, Pinkan Amita Tri Prabaswari Putri, Made Diah Prabawati, Putu Lely Somya Pramana, Pande Made Aditya Pramita, Putu Ayu Prashanti, Ni Nyoman Sathya Prema Pratiwi, Ni Made Wisudarini Pratiwi, Ni Putu Shelia Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puryanti, Luh Kade Deni Putra, I Gede Made Yoga Dwi Putri Budiastini, Ni Putu Putri, Ni Kadek Rossita Cahyani Putu Aditya Antara Putu Agus Kuswandana . Putu Hesti Mardika Astuti Putu Junaedi Mahardika ., Putu Junaedi Mahardika Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Netha Kusumayuni Putu Sandhita Prayoga Rahayu, Ni Komang Suri Rahayu, Ni Nyoman Diana Riski Juniarti1, Ni Komang Ritzki Wedanthi, Luh Putu Rudi Hartono Rudi Hartono Rusmalasari, Ni Kadek Eva S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Santi, Eka Monita Wahyuning Santika, Dewa Gede Alit Widya Santika, Gabriella Komang Prila Saraswati, Gusti Ayu Hanny Kurnia Sari, Mira Yulia Sari, Ni Kade Indu Dewi Kumala Sariyasa . Saskara BG, I Wayan Tirta Sasmita, I Gusti Agung Ayu Lisa Sattvika, Gede Arta Satya Dewi P, Tjokorda Istri Mirah Setiawan, Nyoman Rudi Sintawati, Ni Putu Siti Masfuah Sriantini, Ni Putu Ayu Srijaya, Gede Edi Suantini, Ni Nyoman Suardana, Dewa Nyoman Subarjo, Michael Donny Pradana Sucipta, I Komang Sugiartini, Made Emi Suherpan, Suherpan Sukanadi, Ni Wayan Sri Sukrisnawan, I Ketut Sulastra, Putu Sulisthia, Putu Sri Sumandari, Ni Wayan Gita Supriyani, Made Dian Surani, Ni Ketut Suryanata, I Putu Agus Trilyawan, Nyoman Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Triyuni, Ni Nyoman Ely Triyuni, Ni Nyoman Ely Utama, I Wayan Andita May Utama, Ketut Gde Sunu Utami, Ni Made Yuli Utari Mega Pratiwi, Made Wahida, Miftahur Wahyuni, I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyunita, I Gusti Ayu Widya Tri Wardhana, Eka Widarini, Ni Kadek Lia Widiadnyani, Kadek Widiari, Luh Eka Ratna Widiarta, I Dewa Gede Putra Widikasih, Putu Astri Widyawati, Ni Putu Yuni Wijayanti, Ni Kadek Arthiwi Windriana, Widya Wirantini, Ni Putu Novita Wiratama, Ngurah Komang Wiratsari, Kadek Tatanika Wirawan, I Putu Hendra Wulwidyasari, Nanda Yasrini, Dewa Ayu Yatra, I Ketut Adi Darma Yosua Marasi Parningotan Siagian Yuliana Eva Yuliasih, Putu Yuliawati, Ni Putu Feny Yunanti, Eliya Yuswantara, I Kadek Jodi Zaqinah Ahmad