This study aims to describe the responses and learning outcomes of students through Wordwall-based formative evaluation in explanatory text learning. Various challenges in 21st-century learning require evaluation innovations that not only measure academic achievement, but are able to foster active involvement, collaboration, and overall student learning motivation. This study uses the Classroom Action Research (CAR) design of the Kemmis and McTaggart model with a descriptive qualitative approach, involving 27 ninth-grade students of Nasyrul Ulum Middle School as purposively selected subjects. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation with expert-validated instruments, analyzed using the Miles and Huberman interactive model, and validated through triangulation and member check techniques. The results show an increase in student understanding from 61.11% in cycle I to 80.22% in cycle II, accompanied by enthusiasm, active participation, and higher learning motivation. Wordwall has been proven to be effective in producing interactive and interactive evaluations, as well as other digital media as innovative alternatives in learning.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons dan hasil belajar siswa melalui evaluasi formatif berbasis Wordwall dalam pembelajaran teks eksplanasi.Berbagai tantangan dalam pembelajaran abad ke-21 menuntut adanya inovasi evaluasi yang tidak hanya mengukur capaian akademik, tetapi juga mampu menumbuhkan keterlibatan aktif, kolaborasi, dan motivasi belajar siswa secara menyeluruh.Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan 27 siswa kelas IX SMP Nasyrul Ulum sebagai subjek yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi dengan instrumen yang divalidasi ahli, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta divalidasi melalui teknik triangulasi dan member check.Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari 61,11% pada siklus I menjadi 80,22% pada siklus II, disertai antusiasme, partisipasi aktif, dan motivasi belajar yang lebih tinggi.Wordwall terbukti efektif menciptakan evaluasi yang interaktif dan bermakna, serta mendorong pengembangan media evaluasi digital lainnya sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran.