Articles
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DENGAN MEDIA PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS II SDN REJOSARI 03 SEMARANG
Nizma, Syecha Nurun;
Asri Untari, Mei Fita;
Arief Budiman, Muhammad
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v3i1.24266
Keefektifan Model Pembelajaran Think Talk Write Dengan Media Puzzle Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas II SDN Rejosari 03 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Model Think Talk Write (TTW). Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian yaitu One-Grup Pretest-Posttest design. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan rata-rata skor yang diperoleh saat pretest mencapai 62,86 dan posttest mencapai 85,36. Berdasarkan hasil pada uji t diperoleh harga thitung>ttabel yaitu 10,127 > 1,703, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Think Talk Write (TTW) dengan Media Puzzle Efektif Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Kelas II SDN Rejosari 03 Semarang.Kata Kunci: Keefektifan, Model Pembelajaran, TTW, Think Talk Write, Kemampuan membaca permulaan.
Faktor Kesulitan Belajar Matematika Ditinjau dari Peserta Didik
Raharjo, Ilham;
Rasiman, Rasiman;
Untari, Mei Fita Asri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i1.27934
Masih banyaknya siswa yang kesulitan dalam mengikuti pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kesulitan belajar matematika pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III, pemilihan subjek berdasarkan perserta didik kelas III yang terindentifikasi mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran matematika menurut hasil belajar. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi. Analisis data bersifat kualitatif dan hasil dari penelitian lebih terfokuskan kepada makna dari pada generalisasi. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Aktivitas dalam analisis data yaitu, data reduction, data display, dan conclution drawing/verification. Data yang sudah dikelompokkan selanjutnya disajikan ke dalam bentuk naratif untuk memudahkan mengetahui informasi yang terjadi dilapangan dan untuk menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami peserta didik adalah belum adanya metode berhitung pembagian yang mudah dipahami dan mudah diingat oleh peserta didik, peserta didik selama ini selama ini masing menggunakan cara-cara manual tanpa ada inovasi baru yang diajarkan oleh guru. Sebagian peserta didik masih kesulitan dalam menghitung pembagian dengan bilangan besar. Faktor yang berpengaruh terhadap kesulitan peserta didik dalam memahami perhitungan pembagian adalah kemampuan peserta didik dalam berhitung rendah, peserta didik sebagian besar tidak menyukai pelajaran Matematika. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar matematika yang dialami peserta didik adalah berasal dari faktor internal dan faktor eksternal siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DENGAN MEDIA RODA PECAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN
Erfiyana, Maya;
Rasiman, Rasiman;
Asri Untari, Mei Fita
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 2, No 2 (2019): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v2i2.19153
Latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui pengaruh model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dengan media roda pecahan terhadap hasil belajar materi operasi hitung pecahan pada siswa kelas IV SD Kusuma Bhakti Semarang. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Kusuma Bhakti Semarang melalui model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dengan media roda pecahan. Sebelumnya hasil belajar siswa masih rendah dikarenakan dalam kegiatan belajar mengajar guru belum menggunakan model pembelajaran, guru hanya menggunakan metode ceramah dan dilanjut dengan mengerjakan soal pada buku sehingga siswa merasa cepat bosan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV-A SD Kusuma Bhakti Semarang sebagai kelas kontrol dan siswa kelas IV-B SD Kusuma Bhakti Semarang sebagai kelas eksperimen yang memiliki jumlah keseluruhan 70 siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan Quasi Experimental Design dengan jenis Nonequivalent Control Grup Design. Desain ini terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara rondom (R). Kelompok pertama diberi perlakuan (X) dan yang lain tidak diberi perlakuan. Kelompok yang diberi berlakuan disebut kelompok eksperimen dan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelompok kontrol.Kata kunci: Model Teams Games Tournament, Hasil Belajar Matematika
KEEFEKTIFAN MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR SUBTEMA PELESTARIAN KEKAYAAN SUMBER DAYA ALAM
Sulistyoningsih, Dyah Dwi;
Saptaningrum, Ernawati;
Asri Untari, Mei Fita
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 2, No 3 (2019): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v2i3.19505
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat belajar siswa yang berakibat tidak tercapainya nilai KKM. Hal ini dikarenakan pembelajaran masih berpusat pada guru serta kurangnya kreativitas guru dalam memilih model pembelajaran dan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah model Team Assisted Individualization (TAI) efektif terhadap hasil belajar Subtema Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia kelas IV SD N Sidomulyo 04 Ungaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre Experimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian terdapat perbedaan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam kegiatan belajar mengajar yang telah dilaksanakan. Hasil presentase ketuntasan belajar 28,57 % naik menjadi 89,28%.
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA DAKOTA TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI FPB DAN KPK
Dwi Ariyanti, Mei Riska;
., Rasiman;
Asri Untari, Mei Fita
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v2i1.17323
Peneliti ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektif atau tidaknya model pembelajaran Problem Based Learning dengan media DAKOTA terhadap hasil belajar materi FPB dan KPK siswa kelas IV SD Negeri Banyubiru 01 Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen jenis kuantitatif. Penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas IV SD Negeri Banyubiru 01 Kabupaten Semarang berjumlah 39 siswa tahun ajaran 2018/2019. Intrumen yang digunakan adalah (1) wawancara untuk mendapatkan informasi tentang kondisi awal siswa serta materi yang akan diajarkan. (2) Dokumentasi mendapatkan dokumen sekolah mengenai nama siswa, jumlah siswa, dan data-data yang diperlukan dalam penelitian daftar nilai, daftar nama siswa dan dokumen pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama penelitian. (3) tes untuk mengukur ini untuk mengukur hasil belajar siswa aspek kognitif. Analisis Data menggunakan Teknis analisis data peneliti menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji-t). Uji normalitas digunakan untuk mengetahui kelas tersebut berdistribusi normal atau tidak. Uji Homogenitas Untuk menguji homogenitas varians dari dua kelompok data Uji hipotesis menggunakan uji t-test. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan media DAKOTA efektif terhadap hasil belajar materi FPB dan KPK kelas IV SDN Banyubiru 01 Kabupaten Semarang. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata hasil postest lebih tinggi dari pada pretest selain itu diperkuat dengan hasil perhitungan uji t diperoleh thitung untuk hasil belajar sebesar 14,999 dan dan ttabel sebesar 1,684 karena thitung (14,999) > ttabel (1,684) maka hal ini menunjukkan bahwa uji t hasil belajar signifikan.Kata Kunci : Problem Based Learning, DAKOTA, Hasil Belajar, Matematika
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA DAKOTA TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI FPB DAN KPK
Mei Riska Dwi Ariyanti;
Rasiman .;
Mei Fita Asri Untari
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v2i1.17323
Peneliti ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektif atau tidaknya model pembelajaran Problem Based Learning dengan media DAKOTA terhadap hasil belajar materi FPB dan KPK siswa kelas IV SD Negeri Banyubiru 01 Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen jenis kuantitatif. Penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas IV SD Negeri Banyubiru 01 Kabupaten Semarang berjumlah 39 siswa tahun ajaran 2018/2019. Intrumen yang digunakan adalah (1) wawancara untuk mendapatkan informasi tentang kondisi awal siswa serta materi yang akan diajarkan. (2) Dokumentasi mendapatkan dokumen sekolah mengenai nama siswa, jumlah siswa, dan data-data yang diperlukan dalam penelitian daftar nilai, daftar nama siswa dan dokumen pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama penelitian. (3) tes untuk mengukur ini untuk mengukur hasil belajar siswa aspek kognitif. Analisis Data menggunakan Teknis analisis data peneliti menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji-t). Uji normalitas digunakan untuk mengetahui kelas tersebut berdistribusi normal atau tidak. Uji Homogenitas Untuk menguji homogenitas varians dari dua kelompok data Uji hipotesis menggunakan uji t-test. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan media DAKOTA efektif terhadap hasil belajar materi FPB dan KPK kelas IV SDN Banyubiru 01 Kabupaten Semarang. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata hasil postest lebih tinggi dari pada pretest selain itu diperkuat dengan hasil perhitungan uji t diperoleh thitung untuk hasil belajar sebesar 14,999 dan dan ttabel sebesar 1,684 karena thitung (14,999) > ttabel (1,684) maka hal ini menunjukkan bahwa uji t hasil belajar signifikan.Kata Kunci : Problem Based Learning, DAKOTA, Hasil Belajar, Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DENGAN MEDIA RODA PECAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN
Maya Erfiyana;
Rasiman Rasiman;
Mei Fita Asri Untari
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 2 No. 2 (2019): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v2i2.19153
Latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui pengaruh model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dengan media roda pecahan terhadap hasil belajar materi operasi hitung pecahan pada siswa kelas IV SD Kusuma Bhakti Semarang. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Kusuma Bhakti Semarang melalui model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dengan media roda pecahan. Sebelumnya hasil belajar siswa masih rendah dikarenakan dalam kegiatan belajar mengajar guru belum menggunakan model pembelajaran, guru hanya menggunakan metode ceramah dan dilanjut dengan mengerjakan soal pada buku sehingga siswa merasa cepat bosan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV-A SD Kusuma Bhakti Semarang sebagai kelas kontrol dan siswa kelas IV-B SD Kusuma Bhakti Semarang sebagai kelas eksperimen yang memiliki jumlah keseluruhan 70 siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan Quasi Experimental Design dengan jenis Nonequivalent Control Grup Design. Desain ini terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara rondom (R). Kelompok pertama diberi perlakuan (X) dan yang lain tidak diberi perlakuan. Kelompok yang diberi berlakuan disebut kelompok eksperimen dan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelompok kontrol.Kata kunci: Model Teams Games Tournament, Hasil Belajar Matematika
KEEFEKTIFAN MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR SUBTEMA PELESTARIAN KEKAYAAN SUMBER DAYA ALAM
Dyah Dwi Sulistyoningsih;
Ernawati Saptaningrum;
Mei Fita Asri Untari
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 2 No. 3 (2019): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v2i3.19505
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat belajar siswa yang berakibat tidak tercapainya nilai KKM. Hal ini dikarenakan pembelajaran masih berpusat pada guru serta kurangnya kreativitas guru dalam memilih model pembelajaran dan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah model Team Assisted Individualization (TAI) efektif terhadap hasil belajar Subtema Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia kelas IV SD N Sidomulyo 04 Ungaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre Experimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian terdapat perbedaan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam kegiatan belajar mengajar yang telah dilaksanakan. Hasil presentase ketuntasan belajar 28,57 % naik menjadi 89,28%.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DENGAN MEDIA PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS II SDN REJOSARI 03 SEMARANG
Syecha Nurun Nizma;
Mei Fita Asri Untari;
Muhammad Arief Budiman
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v3i1.24266
Keefektifan Model Pembelajaran Think Talk Write Dengan Media Puzzle Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas II SDN Rejosari 03 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Model Think Talk Write (TTW). Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian yaitu One-Grup Pretest-Posttest design. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan rata-rata skor yang diperoleh saat pretest mencapai 62,86 dan posttest mencapai 85,36. Berdasarkan hasil pada uji t diperoleh harga thitung>ttabel yaitu 10,127 > 1,703, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Think Talk Write (TTW) dengan Media Puzzle Efektif Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Kelas II SDN Rejosari 03 Semarang.Kata Kunci: Keefektifan, Model Pembelajaran, TTW, Think Talk Write, Kemampuan membaca permulaan.
Faktor Kesulitan Belajar Matematika Ditinjau dari Peserta Didik
Ilham Raharjo;
Rasiman Rasiman;
Mei Fita Asri Untari
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i1.27934
Masih banyaknya siswa yang kesulitan dalam mengikuti pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kesulitan belajar matematika pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III, pemilihan subjek berdasarkan perserta didik kelas III yang terindentifikasi mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran matematika menurut hasil belajar. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi. Analisis data bersifat kualitatif dan hasil dari penelitian lebih terfokuskan kepada makna dari pada generalisasi. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Aktivitas dalam analisis data yaitu, data reduction, data display, dan conclution drawing/verification. Data yang sudah dikelompokkan selanjutnya disajikan ke dalam bentuk naratif untuk memudahkan mengetahui informasi yang terjadi dilapangan dan untuk menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami peserta didik adalah belum adanya metode berhitung pembagian yang mudah dipahami dan mudah diingat oleh peserta didik, peserta didik selama ini selama ini masing menggunakan cara-cara manual tanpa ada inovasi baru yang diajarkan oleh guru. Sebagian peserta didik masih kesulitan dalam menghitung pembagian dengan bilangan besar. Faktor yang berpengaruh terhadap kesulitan peserta didik dalam memahami perhitungan pembagian adalah kemampuan peserta didik dalam berhitung rendah, peserta didik sebagian besar tidak menyukai pelajaran Matematika. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar matematika yang dialami peserta didik adalah berasal dari faktor internal dan faktor eksternal siswa.