p-Index From 2021 - 2026
19.47
P-Index
This Author published in this journals
All Journal COPE Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Mimbar Sekolah Dasar JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) MALIH PEDDAS E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Majalah Lontar Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Gondang: Jurnal Seni dan Budaya JURNAL SINEKTIK Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah E-Structural Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pelataran Seni : Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu International Journal of Community Service Learning Journal of Education Action Research International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal EDUTECH Undiksha Journal on Education Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Jurnal Gentala Pendidikan Dasar COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Asian Journal of Aquatic Sciences Jurnal Educatio FKIP UNMA Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesian Values and Character Education Journal Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) Jurnal Ilmiah Kontekstual Journal of Coastal and Ocean Sciences Jurnal Wawasan Pendidikan Journal for Lesson and Learning Studies Journal of Rural and Urban Community Empowerment Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati Indonesian Journal Of Educational Research and Review Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS JGK (Jurnal Guru Kita) Innovative: Journal Of Social Science Research JS (Jurnal Sekolah) JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kualita Pendidikan Indonesian Journal of Elementary School Interdisciplinary Journal of Social Science and Education (IJSSE) CandraRupa: Journal of Art, Design, and Media Jurnal Cerdas Mendidik Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan J-CEKI Pena Edukasia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN STRATEGI PRACTICE REHEARSAL PAIRS PADA MATA KULIAH SENI TARI DAN DRAMA DI UPGRIS Prasena Arisyanto; Mei Fita Asri Untari; Riris Setyo Sundari
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 1 (2019): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2019)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v10i1.2629

Abstract

This study aims to measure student learning outcomes and analyze the character education process in dance and drama courses at UPGRIS PGSD Study Program through practice rehearsal pairs. The research method used is a quantitative-qualitative mixed method. The target of this research is focused on dance and drama lectures in the even semester 2017/2018. The research was conducted at the Elementary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, University of PGRI Semarang. There are 4 data collection techniques used in this study, namely observation, interview, questionnaire and document study. The data validity technique used is triangulation technique and source triangulation. Data analysis techniques use the Gain index formula for quantitative analysis, and analysis of learning concepts and character education for qualitative analysis.The results showed that the application of rehearsal pairs practice strategies can improve student learning outcomes in the appreciation of dance material by bringing Dolalak dance. Measurement of learning outcomes is done by Gain index and get the result of g = 1,02 or g bigger than 0,7 which is included in the high category. Increasing student learning outcomes are influenced by learning materials, learning methods, and student factors themselves. Students become more enthusiastic to practice outside of lecture hours because there are friends who become their study partners. The adoption of pairs of rehearsal practice strategies can also strengthen character education for students, including caring, cooperation, responsibility, and democratic character, which is strengthened through face-to-face lecture processes and independent training tasks.
Pembelajaran Ekstrakurikuler Tari Untuk Penanaman Karakter Bagi Siswa SD Negeri Gayamsari 02 Semarang Prasena Arisyanto; Riris Setyo Sundari; Mei Fita Asri Untari
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.561 KB) | DOI: 10.30870/jpks.v3i1.4062

Abstract

Seni tari memiliki nilai-nilai dan karakter yang dapat ditanamkan kepada siswa melalui pembelajaran. Melalui pendidikan seni, berbagai kemampuan dasar manusia seperti fisik, perseptual, pikir, emosional, kreativitas, sosial, dan estetika dapat dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran dan penanaman karakter kepada siswa melalui pembelajaran seni tari di SD N Gayamsari 02. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran tari di sekolah mampu untuk mengembangkan bakat dan minat anak dalam bidang tari. Melalui tari siswa juga diajarkan untuk mengenal dan memahami hubungan antar anggota tubuhnya. Siswa dilatih untuk dapat  menghargai orang lain, mampu bekerjasama, peduli, santun, disiplin, dan mencintai budayanya sendiri melalui proses pembelajaran tari. Ketrampilan menari dalam hal ini bukanlah tujuan utama pembelajaran tari. Pengembangan karakter, emosi, kecerdasan sosial anak menjadi tujuan utama. Ketrampilan seni adalah efek lanjutan dari proses pembelajaran seni tari.  
STRATEGI IMPLEMENTASI ACADEMIC CULTURE DI IKIP PGRI SEMARANG DALAM PRESPEKTIF ANTISIPASI KEBUTUHAN KUALITAS TENAGA PENDIDIK MASA DEPAN: SEBUAH ANALISIS MULTI KASUS M Kristanto; Maryadi Maryadi; Mei Fita Asri Untari
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v4i1.309

Abstract

Dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan perguruan tinggi diberikan kebebasan akademik dan mimbar akademik dan perguruan tinggi memiliki otonomi untuk mengelola sendiri lembagaya sebagai pusat penyelenggara pendidikan tinggi, penelitian ilmiah dan pengabdian masyarakat. Kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, otonomi keilmuan dan tri dharma perguruan tinggi merupaka jati diri suatu perguruan tinggi. Dengan kata lain keempat prinsip tersebut merupakan intisari budaya akademik (academic culture) sebagai perwujudan dari organizational culture karena sifatnya yang lebih menitikberatkan kepada unsure perilaku maka sering disebut organizational behavior (perilaku organisasi) perguruan tinggi. ?é?á Setelah dilakukan penelitian di empat jurusan di IKIP PGRI Semarang dapat disimpulkan bahwa model implementasi budaya akademik di IKIP PGRI Semarang khususnya di Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah menerapkan secara desentralisasi otonomi berdasarkan program studi. Dengan demikian kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan merupakan hak prerograntif atau kewenangan jurusa masing-masing. Unit pelaksana administrasi dan unit pelaksana teknis serta unsure pemimpin rektorat IKIP PGRI hanyalah melakukan unsure suportif dan koordinasi ?é?á Kata Kunci: academic culture, kualitas, tenaga pendidik
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI SISTEM NILAI TEMPAT PADA SISWA KELAS I SD Sri Haryuni; Mei Fita Asri Untari
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 2, No 2 (2012): malih peddas
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v2i2.506

Abstract

Perumusan masalah pada penelitian ini yaitu: a) apakah pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan pemahaman konsep Matematika materi sistem nilai tempat pada siswa kelas I SD 1 Mlatinorowito, Kudus ? b) apakah dengan menggunakan pembelajaran kontekstual hasil belajar siswa kelas I SD 1 Mlatinorowito, Kudus dapat meningkatkan hasil belajar diatas KKM (kriteria ketuntasan minimal) ? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara umum, secara khusus bertujuan antara lain sebagai berikut: untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep Matematika sistem nilai tempat pada siswa kelas I SD 1 Mlatinorowito melalui pembelajaran kontekstual dan meningkatkan hasil belajar siswa diatas KKM (kriteria ketuntasan minimal) pada siswa kelas I SD 1 Mlatinorowito. Metode penelitiannya dengan pengumpulan data hasil belajar siswa, aktivitas siswa, data hasil pemahaman konsep siswa dalam kegiatan belajar mengajar dan kemampuan guru dalam pembelajaran. Analisis instrumen mengunakan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Subyek penelitian meliputi seluruh siswa kelas I SD 1 Mlatinorowito yang berjumlah 24 siswa terdiri 17 putra dan 7 putri. Penelitian ini berlangsung selama tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Matematika dengan menggunakan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai analisis data diketahui nilai rata-rata pada siklus I: 67,25 Siklus II: 69,5 menjadi 72,5 pada siklus III. Aktivitas siswa dalam pembelajaran meningkat dari hasil siklus I mendapat skor rata-rata 62,7% kriteria aktif, pada siklus II mendapat skor rata-rata 68,33 kriteria aktif, dan pada siklus III mendapat skor rata-rata 75,62 kriteria sangat aktif. Data hasil pemahaman konsep siswa dalam Kegiatan belajar mengajar tentang sistem nilai tempat meningkat dari hasil siklus I mendapat nilai rata-rata 66,46 kriteria cukup, siklus II mendapat nilai rata-rata 77,5 kriteria baik, dan pada siklus III mendapat nilai rata-rata 85,625 kriteria sangat baik, Kemapuan guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan pada tiap siklus. Terlihat dari dari siklus I rata-rata kemampuan guru cukup baik yaitu 64,44% menjadi 69,63% pada siklus II dalam kriteria baik dan pada siklus III meningkat menjadi 74, 1% dengan kriteria sangat baik. Dari analisis tersebut terbukti dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika materi sistem nilai tempat pada siwa kelas I SD 1 Mlatinorowito, Kec. Kota, Kab. Kudus. Kata Kunci: pembelajaran kontekstual, konsep matematika, sistem nilai tempat
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TEBAK KATA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SD NEGERI REJOSARI 03 KOTA SEMARANG abror khairul huda; fine reffiane; mei fita asri untari
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 8, No 2 (2018): MALIH PEDDAS, Volume 8, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v8i2.3072

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA dan guru kelas belum menggunakan metode pembelajaran yang kreatif. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah hasil implementasi model pembelajaran tebak kata efektif terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA siswa kelas III SD Negeri Rejosari 03 kota Semarang? Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran tebak kata terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA siswa kelas III SD Negeri Rejosari 03 kota Semarang. Jenis penelitian ini kuantitatif. Metode penelitian menggunakan True Experimental Design, dengan desain Posttest Control Group Design.Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri Rejosari 03 kota Semarang yang berjumlah 50 siswa. Data diperoleh melalui test yang digunakan untuk menguji siswa yaitu menggunakan test pilihan ganda.Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji t didapatkan thitung = 8,434 dikonsultasikan pada kriteria pengujian hipotesa dengan ttabel = 2,05. Untuk H1 dapat diterima jika thitung ≥ ttabel karena thitung = 8,434 > ttabel = 2,05 maka H1 diterima dan Ho ditolak. Hipotesis yang menyatakan model pembelajaran tebak kata efektif terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA siswa kelas III SD Negeri Rejosari 03 Kota Semarang dapat diterima keberadaannya. Pengajaran dengan menerapkan model pembelajaran tebak kata dapat memberikan hasil belajar yang lebih baik hal itu dilihat dari nilai hasil rata-rata siswa, selain itu dapat menjadikan pengajaran lebih efektif karena siswa dapat memecahkan masalah tentang materi pelajaran yang diberikan.Saran untuk guru guru hendaknya menggunakan model pembelajaran yang tepat dan bervariasi sesuai dengan materi supaya dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif dan hasil belajar meningkat.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATERI GAYA SISWA KELAS IV SEMESTER II SD MUHAMADIYAH 1 SEMARANG TAHUN AJARAN 2011/2012 Joko Sulianto; Mei Fita Asri Untari; Nurul Milatul Jannah
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 2, No 1 (2012): malih peddas
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v2i1.493

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru bahwa sebagian besar siswa memiliki daya serap dalam menerima pelajaran IPA dengan rata-rata kelas 62 dan masih ada siswa yang kesulitan dalam memecahkan masalah berupa soal, sedangkan KKM untuk kelas IV adalah 65. Permasalahan pokok yang dibahas adalah (1) Apakah pembelajaran dengan media gambar dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa kelas IV pada materi gaya?, (2) Apakah dengan penggunaan media gambar siswa dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada materi gaya?, (3) Bagaimanakah munculnya nilai sertaan yang diperoleh siswa kelas IV dalam pembelajaran dengan menggunakan media gambar pada materi gaya?. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah?óÔé¼?Ø penggunaan media gambar pada materi gaya di kelas IV dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah belajar siswa, penggunaan media gambar pada materi gaya pada kelas IV dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal dengan nilai 65, dan pembelajaran dengan menggunakan media gambar pada materi gaya dapat memunculkan nilai sertaan bagi siswa kelas IV Semester II SD Muhammadiyah 1 Semarang Tahun Ajaran 2011/2012?óÔé¼?Ø. Metode penelitian tindakan kelas (PTK) digunakan untuk mengatasi rendahnya kemampuan memecahkan masalah belajar siswa yang dilakukan secara tiga siklus. Penelitian ditujukan siswa kelas IV semester II SD Muhammadiyah 1 Semarang Tahun Ajaran 2011/2012 sejumlah 14 siswa yaitu 6 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Data penelitian diperoleh dengan metode observasi, dokumentasi, dan teknik tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik uji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Hasil analisis menunjukkan pembelajaran dengan menggunakan media gambar pada materi gaya dapat meningkatkan memecahkan masalah dengan nilai rata-rata pada siklus I adalah 73,21 , siklus II 79,76, dan siklus III menjadi 88,09. Sedangkan kriteria ketuntasan belajar siswa dapat mencapai nilai KKM pada setiap siklusnya, siklus I ketuntasan klasikal 78%, siklus II 93%, dan siklus III 100%. Kemudian prosentase nilai sertaan yang muncul pada siklus I adalah 69,19%, siklus II adalah 79,01%, dan siklus III adalah 85,93%. Hal ini menunjukkan bahwa pada nilai sertaan siswa mengalami perubahan menjadi lebih baik disetiap pembelajarannya. Saran dari penulis untuk teman sejawat dalam lingkup sekolah. Dalam mengatasi hasil belajar yang rendah, diharapkan guru selalu melakukan tindakan untuk memperbaiki hasil belajar dalam pembelajaran.KATA KUNCI: daya serap, media gambar,memecahkan masalah
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) BERBANTU PERMAINAN TRADISIONAL DHAKON TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN SISWA KELAS II Mei Fita Asri Untari; Tri Puspita Rini
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 3, No 1 (2013): MALIH PEDDAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v3i1.618

Abstract

Goals to be achieved in this study are (1) knowing or mastery learning achievement of students with learning PMRI approach by traditional game ?óÔé¼?ôDhakon?óÔé¼?Ø, (2) knowing the differences of student?óÔé¼Ôäós calculation capibility of multiplication between learning use PMRI approach by traditional game ?óÔé¼?ôDhakon?óÔé¼?Ø with conventional learning.This research is quantitative. The population of this research are students in SD Negeri Gayamsari 01 Semarang second grade. The sample in this research population were all taken by the students of class II A and II B SD Negeri Gayamsari 01 Semarang. The independent variable in this research is learning PMRI approach by traditional game ?óÔé¼?ôDhakon?óÔé¼?Ø, and the dependent variable is the multiplication numeracy skills. The method of data collection using interviews, documentation, testing and observation. For data analysis mastery learning one sample t test was used to measure numeracy and multiplication use two-sample t test.Based on the results of the study showed an average multiplication numeracy of experimental group 90,75 and the control group 80. Based on the homogeneity test obtained Fhitung 1,77 and with ?Ä?? 5%, Ftabel 2,168 thus obtained Fhitung <Ftabel, meaning both homogeneous group. Based on a sample t-test in the experimental group gained thitung = 14,41 with ?Ä?? = 5% and df = 19 obtained Ttabel = 1,729. Because thitung> ttabel then H0 rejected so it can be concluded that the multiplication numeracy skills of students in the experimental group on average 65. Based on two-sample t test obtained thitung = 3,61 and with ?Ä?? 5% was obtained Ttabel = 2,0244. Because thitung> ttabel then H0 is rejected and Ha accepted, thus there is a difference in average numeracy skills that students multiplication numeracy experimental group is better than control group multiplication numeracy. Suggestions researchers, learning PMRI approaches should be developed to another subject that students have a picture of the material being studied relations with its application in everyday life.
KAJIAN NILAI MORAL DALAM FILM KARTUN UPIN DAN IPIN EDISI “IKHLAS DARI HATI” PRODUKSI LES’ COPAQUE Mei Fita Asri Untari; Farida Utami Purnomo
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 6, No 1 (2016): MALIH PEDDAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v6i1.1113

Abstract

Program acara televisi baik sinetron, komedi, dan film kartun banyak mengandung aksi kekerasan yang tidak patut ditonton marak bermunculan. Banyak tayangan televisi yang krisis nilai moral. Hal ini dapat berakibat buruk bagi anak-anak maupun dewasa. Oleh karena itu, dalam tayangan televisi perlu diintegrasikan nilai moral. Salah satu tayangan yang disukai oleh anak-anak adalah film kartun. Film kartun banyak berisi lelucon dan humor yang menarik. Untuk itu film kartun harus memuat nilai moral karena setiap hari anak-anak menonton film kartun. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah nilai moral yang terdapat dalam film kartun Upin dan Ipin. Tujuan penelitian ini adalah  menganalisis dan mendeskripsikan nilai moral dalam film kartun Upin dan Ipin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh judul film kartun Upin dan Ipin yang berjumlah 102 judul. Sampel yang diambil adalah judul “Ikhlas dari Hati” dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data dalam penelitian ini adalah hal-hal yang mengandung nilai moral yang terdapat pada film kartun Upin dan Ipin. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan metode pengamatan dengan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah dideskripsikan, maka ditemukan nilai moral yang terdapat pada masing-masing judul film kartun Upin dan Ipin. Nilai moral tersebut antara lain rasa hormat, tanggung jawab, kejujuran, keadilan, toleransi, kebijaksanaan, disiplin diri, tolong menolong, peduli sesama, kerja sama, keberanian dan demokratis.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE INDEX CARD MATCH Mei Fita Asri Untari, Khoirul Huda
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 3, No 2 (2013): MALIH PEDDAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v3i2.780

Abstract

Stage of development of the child in accordance with the characteristics of how children learn, the learning process is the most appropriate thematic learning. Thematic is tepadu learning by using themes to associate some subjects so as to provide a meaningful experience to the students. Based on initial observations in class II Banyutowo Kendal SDN 2 shows the results of student learning is not maximized, because the teachers have not been using a variety of methods, inadequate instructional media, student activities passive and apathetic. Achievement of classical completeness for the Civics subjects and 37.5% for subjects Indonesian namely 45.8%. This research is a classroom action research (CAR). In this PTK is the subject of the study is the second grade students of SDN Banyutowo Kendal, amounting to 24 students. The study was planned in the second semester of academic year 2012/2013. By using about as much as 20 points to the data analysis used descriptive analysis includes determining the completeness of individual and classical. Results of this study showed improvement of teacher skills, student activities, and student learning outcomes in thematic learning through active learning model type Index Card Match. Average student activity increased less than 47% category (first cycle), a good 75% category (cycle II). The average teacher's skills increased from 47% category of very less (first cycle), a good 72% category (cycle II). Average student learning outcomes increased from an average value of 58.75 with classical completeness 37.5% lower category (first cycle), has increased the average value is 78.75 with classical completeness of 83.3% is very high category (cycle II). Based on the results of this study concluded that the active learning model Index Card Match type proven to improve the quality of thematic learning indicated on improving the skills of teachers, student activities and student learning outcomes. Suggestions should be submitted to teachers seeking to improve the quality of learning in the classroom by applying active learning model Index Card Match type which can improve the skills of teachers, student activities, and student learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA PEMBELAJARAN TEMA ?óÔé¼?ôINDAHNYA NEGERIKU?óÔé¼?Ø KELAS IV SD NEGERI BOLO DEMAK TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Mei Fita Asri Untari, Fariz Ardian Prasetya
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 4, No 1 (2014): MALIH PEDDAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v4i1.527

Abstract

Learning of SD Negeri Bolo Demak had never used Make A Match learning model. The teachers only use discussion in every learning. The low of variant learning model usage effects for less optimum learning process. Problem of this research, how is the application of Make A Match learning model for the theme of learning ?óÔé¼?ôIndahnya Negeriku?óÔé¼?Ø for forth grade of SD Negeri Bolo Demak in 2013/2014? The purpose of this research is, to describe the application of Make A Match model learning in theme of learning ?óÔé¼?ôIndahnya Negeriku?óÔé¼?Ø for forth grade of SD Negeri Bolo Demak in 2013/2014. This research uses descriptive qualitative research approach. Location of the research is in SD Negeri Bolo Demak for forth grade on 2nd semester. Data is sourced by the words of research result. The result of research shows there is increase of student evaluation in learning of 4, 5, and 6 uses Make A Match learning model in theme of learning ?óÔé¼?ôIndahnya Negeriku?óÔé¼?Ø. The average of classical has increase until 86,7% which the result is better than classical limit above 75% of all students. The result of teacher learning observation uses Make A Match learning model, has the average with ?óÔé¼?ôgood?óÔé¼?Ø criteria until 64,2%. The observation result of student?óÔé¼Ôäós attitude shows there is increase the student?óÔé¼Ôäós attitude change in 6th learning, there are 26 students from 30 students or it has 86,7% completeness classically with very good criteria. Students and teacher?óÔé¼Ôäós response to the learning uses Make A Match learning model is, most of all students very happy, interested and more active in the learning. Suggestion the researcher given, it will be better if the teacher uses Make A Match learning model in the learning, students are better to study well, so the learning can be done conducively.
Co-Authors abror khairul huda Achsa, Aldea Maulida Adelia, Astari Putri Aderisca Kusumaningrum Aditya Aris Pangestu Afrianti, Novia Muja Agnita Siska Pramasdyahsa Agus Nuryatin Agustina, Kharisma Andita Agustini, Ferina Ahmad Nashir Tsalatsa Ahmad Nashir Tsalatsa Ahmad Nashir Tsalatsa Ahmad Nashir Tsalatsa Ahmad Nashir Tsalatsa, Ahmad Aini Nurul Ajie, Gregorius Rohastono Aldy, Rhaifaldy Aditya Nugraha Aliefia Arina Rahmawati Alvarizi, Imam Alvin Nor Maulida Alvita Nanda Safitri Amalia, Hardita Dwi Endah Amin, Andi Muhammad Amita Yusdiana Permatasari Ani Vandayanti Anik Dwi Wahyuni Anis Fitria ANISA NUR HIDAYAH Anisatur Rohmaniyah Anita Dyah Kurnia Anita Handayani Anjani, Norma Dewi Aprilia Milasari Aprilianta Adi Saputra, Aprilianta Adi Arafah, Firda Nuril Ardhan Helfrid Tontowi Ardiansyah, Rama Arfilia Wijayanti Ari Widyaningrum Ari Widyaningrum Arief Budiman, Muhammad Aries Tika Damayani Ariestiyani Kartikawati Arif Dias Artama Aris Tri Jaka Harjanta, Aris Tri Arisyanto, Prasena Ary Susatyo Nugroho Aryanti, Rizka Asep Ardiyanto Asep Ardiyanto Asep Ardiyanto Asep Ardiyanto Atiyah, Umi Atiyah, Umi Aufa Amroini Indah Saesari Aulia Nofa Gayatri Bagas Panur Permana Bagus Ardi Saputro Balqis, Salsabila Bayu Saputro Bhekti Fitrianingsih Bokhari, Khairiati Budiman, M. Arief Budiman, Muhammmad Arief Budiningtyas, Ade Kalpila Butarbutar, Yesenia Nancy Olivia Cahyani, Clarita Andriyana Cahyaningsih, Rofiqoh Nadila Candra Gunawan Chalimatus Sa’diyah Chaniago, Rizki Choirul Huda Chusnul Chotimah Cicilia Yantini Dara Ayu Prasetyani Darisna, Maida Zafira Darma, Revi Yulia Dentatama, Kuncoro Dermawan, Muhammad Farhan Dewi Kusumaningrum Diah Sri Utami Diah Sri Utami Diana Endah Handayani Dina Prasetyowati Dita Ananda Ditya Firmansyah Firman Durrotun Nafisah Durrotun Nafisah Durrotun Nashihah Duwi Nuvitalia Dwi Ariyanti, Mei Riska Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti Dwi Prasetyawati DH, Dwi Dyah Dwi Sulistyoningsih Ega Widyastuti Eka Sari Setianingsih Elgana Septiana Elin Fitriani Elis Dwi Purbiyanti Elis Dwi Purbiyanti Ema Oktavia Erfan, Rabbil Erfiyana, Maya Ernawati Saptaningrum Ervina Eka Subekti Espiyati Espiyati Evi Nur Izzati Fajar Cahyadi Farida Utami Purnomo Fatma, Asy Syifa Dwi Fauziyah, Galis Nurul Febrianti, Devi Febrianti, Sintya Putri Fenny Roshayanti Ferina Agustini Fiky Hanaunnadiya Filia Prima Artharina Fine Reffiane Fionisa, Dyah Ratri Fitri Yulianti Fitriani, Elin Fitriani, Rindu Gayatri Utami Gayatri, Aulia Nofa Hadi, Ibadurrahman Al Halimah Stephany Putrie Handayaningsih, Susi Hanif Firmansyah Hariyanti, Dwi Prasetiyawati Diyah Harto Nuroso Hasdi, Vipin Shelina Helga, Maria Henry Januar Saputra Henry Januar Saputra, Henry Januar Herlina Anggreini Hidayah, Prastyaning Hidayah, Prastyaning Hidayat, Rhahmad Holyness Nurdin Singadimedja Husada, Anugerah Husada, Anugerah Husna Lailatul Latifa Husni Wakhyudin Ibnu Fatkhu Royana Ida Dwijayanti Ida Trimuliani Iin Purnamasari Ika Listyarini Ika Septiana Ikha Listyarini Ikha Listyarini IKHA LISTYARINI Ikha Listyarini Ilham Raharjo Ima Sekar Ningrum Ina Nur Alimah Ipnu Pramono Ita Indriyani Jannah, Fitria Miftahul Joko Samiaji Joko Siswanto Joko Sulianto . . Kanitri, Novemy Karina Puspa Kusuma Kartikasari, Ana Kartinah Kartinah, Kartinah Khakimah, Frika Fatekhatul Khodijah Habibatul Izzah Khoir, Siti Muflikhatul Khusna, Syafa'atul Khusnul Fajriyah Kiswati Kiswati Kiswoyo Kiswoyo Kiswoyo, Kiswoyo Kiswoyo, Kiswoyo KRISTIYAN, CANDRA Kurniawan, Adhie Kusno Kusno Kuswanto, Sinta Indriyani Laila Nurul Sufa Lestarini Lestarini Lian Sheila Marifa Lianandaya, Niken Elsa Lilik Ariyanto Listyarini, Ika M Arief Budiman M Kristanto M Yusuf Setia Wardana M. Arief Budiman M. Yusuf Setia Wardana M. Yusuf Setia Wardana M. Yusuf Setia Wardana, M. Yusuf Setia Mahmudi Mahmudi Maida Zafira Darisna Marpu’ah Marpu’ah Maryadi Maryadi Maslinda Maslinda Maula Hanifah Maya Erfiyana Mazah, Fiqih Abdul Mei Riska Dwi Ariyanti Mira Azizah Moh. Aniq Khairul Basyar Muarrifah, Innal Mubarak Mubarak Mudzanatun Mudzanatun Muh. Dzulfiqar Joddy Al-Mulk Muhajir Muhajir, Muhajir Muhamad Iqbal Mubarok Muhammad Agus Muljanto Muhammad Arief Budiman Muhammad Arief Budiman Muhammad Prayito Muhammad Rivai Muhammad Rusdi Mukh. Doyin Mulyani Mulyani Mulyani Mulyani Munte, Anisah Risle Murtiningrum, Weni Muryantobroto Muryantobroto Murywantobroto Murywantobroto Mustofa, Susilo Bayu Nadimisia, Tiara Dwisca Nailul Fauzziyah Nana Prasetya Ayuni Nanda Faiqotusshabrina Nani Kurniasari Nashikah, Fut Atin Navitri, Rachmah Yulia Nazilah, Hikmatun Nenengkhoirunisa, Devi Ngurah Ayu Nyoman M Nihal Azimah Nisa Indarti Niswara, Rika Nizma, Syecha Nurun Nofiana Ulfa Norma Yanti Novaris, Riftian Novemy Kanitri Novfan Rahmat Ramadhan Nur Atika Nur Azizah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Indah Syafiqoh Nurhasanah Nurhasanah Nurrahman, Bagus Taufik Nurul Milatul Jannah Oktavia, Tri Indah Noor Oktaviana, Veronika Desi Opidianto, Myo Oqik April Liyanti April Pamungkas, Sendy Pandu Erlangga Dewanta Pipit Nabila Fitri Pradhana, Aditya Wahyu Aji Prakusya, Demas Aji Pramono, Ipnu Prasena Arisyanto Prasena Arisyanto Pratama, Farrel Priambodo, Irvandi Okta Priani, Pri Okta Puji Kurniati Purwadi Purwadi Puspayanti, Yacinta Yuniarti Endah Puspita, Erin Syefa Puspitaningrum, Julian Indah Putriyanti, Lina Qoriati Mushafanah R. Soeyono Raharjo, Ilham Rahayu Pristiwati Rahayu, Lilik Puji Rahma Rizky Sukma Rahmadani, Mia Fariska Rahman, Rizqi Fathur Rahmanisyah, Suci Rahmawati, Pipit Angelina Nur Rani Khusnul Fitria Ranto Nety Sofiati Rasiman . Rasiman Rasiman Ratnasari, Dwi Handayani Ratriadi Ari Nurseta Research, Mudzanatun Retno Nilawati Ri'ah Nurhayati Rifqotul Badriyah Rikko Andi Prajijaya Riris Setyo Sundari Rizal Ashari Rochmawati, Dina Rofian Rofian, Rofian Rofian, Rofian - Rofiatun, Nur Rojai, Muhamad Rojai, Muhamad Rustopo . Rustopo . S Siswanto Safid, Safid Sanjaya, Donis Saputra, Ariya Bayu Sari, Edma Kumala Sari, Tiara Nurma Septiabuyani, Olvi Septyana Wulan Sari Setyani, Lawnisa Adita Purnama Setyawati, Neng Ina Shefa Salsa Aulia Shinta Rohadatul &#039;Aisy Silvinia Silvinia Singgih Adhi Prasetyo Singgih Adhi Prasetyo, Singgih Siti Khaeriyah Siti Khaeriyah Siti Lutfiatussalmah Siti Nuryani, Siti Siti Rochajati Siti Tsumniyati Sitoresmi, Safa Atika Sitoresmi, Wimbo Sirating Sobrina, Syarifah Dinda Sopiyah Sopiyah, Sopiyah Sri Haryuni Sri Lestari Sri Murni Sri Nurhayati Sri Suciati Sri Utaminingsih Sri Wahyuni Sriyatun Sriyatun Subyantoro Sugiyanti Sugiyanti Suhendri Suhendri Sukamto Sukamto Sukamto Sukamto Sukamto Sukamto Sukamto Sulistyoningsih, Dyah Dwi Sumarno . Supriyadi Supriyadi Susilo Adi Saputro Susilo Bayu Mustofa Suyitno Suyitno Suyoto Syecha Nurun Nizma Teguh Supriyanto Thessa Dyah Kusumaningrum Titik Haryati Tri Indah Noor Oktavia Tri Puspita Rini Trinil Wigati Ulin Nafiah Ulin Nafiah Ulin Nafi’ah Ulin Nikmah Upik Dwi Fitrianingsih Utami, Gayatri Utami, Linda Putri Valentina Febrianti Vandayanti, Ani Veryliana Purnama Sari Veryliana Purnamasari Wahidatul Aulawy Wahyuningsih Rahayu Wardana, M. Yusuf Setya Wardana, M. Yusuf Setya Wardana, Muhammad Yusuf Setia Wawan Priyanto Wawan Priyanto Wawan Priyanto, Wawan Weni Murtiningrum Wening Desti Dian Pertiwi Weny Widya Wibowo, Imam Setyo Wibowo, Imam Setyo Wiwik Handayani Yanuar Ahmad Darmawan Yoehanna, Heni Yulianto Yulianto Yuni Dwi Sri Handayani Yunita Indriana Zahra, Iga Aulia Hanifatuz