Articles
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN AIR (AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION) TERHADAP HASIL BELAJAR TEMA 6 SISWA KELAS V
Mustofa, Susilo Bayu;
Listyarini, Ika;
Asri Untari, Mei Fita
JURNAL SINEKTIK Vol 3, No 2 (2020): JURNAL SINEKTIK:DESEMBER-2020
Publisher : Elementary School Teacher and Education (PGSD), Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33061/js.v3i2.3941
This study aims to determine the effectiveness of the Auditory Intellectualy Repetition (AIR) learning model on the learning outcomes of the theme of 6th grade students of SDN Bumiharjo 02 Pati Regency. This type of research is quantitative in the form of Pre Experimental Design, with the design of One Group Pretest Posttest Design. In this study using a sampling technique that is saturated all students in grade V. Data collection techniques used were interviews, tests, observations, and documentation. Learning outcomes in the study are the pretest value of 59.869565 and with an increase in the average posttest value of 84.347826. T Test results obtained tcount more than ttable (0.173> 0.104) then H0 is rejected and Ha is accepted. So, the conclusion is that the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model is effective on the learning outcomes of the theme of the 6th grade students of SDN Bumiharjo 02 Pati Regency.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Materi Penjumlahan Puluhan Menggunakan Metode Permainan Media Ular Tangga
Kurniati, Puji;
Asri Untari, Mei Fita;
Sulianto, Joko
Journal of Education Action Reseach Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v4i4.28506
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa menggukan permaian ular tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan. Subjek penelitian yang berjumlah 30 orang. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Data yang telah dikumpulkan (data mentah) kemudian diolah, pengolahan data dimaksudkan sebagai suatu proses untuk memperoleh data ringkasan dari data mentah dengan menggunakan cara atau rumus tertentu. Data ringkasan yang diperoleh dari pengolahan data itu dapat berupa jumlah (total), rata-rata (mean), persentase (persentage), dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil tes awal sebelum diberikan tindakan dengan menggunakan media ular tangga diperoleh nilai rata-rata siswa yaitu 69 dengan nilai presentase ketuntasan klasikal yaitu 40% atau sebanyak 12 orang siswa sedangkan 18 orang siswa lainnya belum/ tidak tuntas. 2) Penerapan media ular tangga dapat meningkatkan pemahaman siswa karena diberikan media secara riil dan biasa dimainkan oleh siswa sehingga memicu siswa dalam pemahaman materi penjumlahan bilangan. Dan Hasil belajar siswa setelah diberikan tindakn dengan media ular tangga semakin meningkat dari sebelum tindakan. Pada tindakan I diperoleh nilai rata-rata 83,43 dengan presentase ketuntasan klasikal yaitu 86,67% atau sebanyak 26 orang siswa yang sudah tuntas belajar. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa menggunakan media ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I.
Peningkatan Hasil Belajar Materi Pecahan dengan Menerapkan Model Problem Based Learning dengan Media Manipulatif
Anjani, Norma Dewi;
Sulianto, Joko;
Untari, Mei Fita Asri
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i2.33136
Penggunaan model pembelajaran dan media pembelajaran yang kurang bervariasi menyebabkan pembelajaran menjadi tidak menarik minat belajar siswa dan hasil belajar siswa menjadi rendah, sehingga dibutuhkan model pembelajaran dan media yang dapat menarik minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model PBL dengan media manipulatif terhadap hasil belajar pada Materi Pecahan siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah hasil belajar materi pecahan, dan objek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 2 Jono. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis essai. Data yang didapatkan akan dianalisis dengan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model PBL dengan media manipulatif terbukti dari hasil evaluasi prasiklus 13,79% meningkat pada siklus I menjadi 62,07%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 86,21%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran PBL dengan media manipulatif dapat meningkatkan hasil belajar pada materi pecahan siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi penelitian ini adalah siswa dilibatkan pada kegiatan belajar, siswa dilatih untuk tetap bekerja sama, siswa dapat memperoleh pemecahan maslah, meningkatkan percaya diri, meningkatkan minat pada diskusi dan motivasi pada proses pembelajaran, memberikan kesempatan untuk berkolaborasi serta multisensori dan menimbulkan variasi dalam belajar.
Analysis of Errors in Resolving FPB and KPK Story Questions Based on Polya Procedures for Class IV Elementary School Students
Utami, Gayatri;
Saputro, Bagus Ardi;
Asri Untari, Mei Fita
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2020): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i4.27464
This research was conducted based on the existing problems, namely the student’s lack of ability when solving math story questions about FPB and KPK material. This study aims to analyze the types of student’s mistake in solving the FPB and KPK material story questions. In addtion, it also aims to describe the possible causes of errors made by IV grade elementary school students in solving FPB and KPK story questions based on Polya’s completion steps. The completion of a story based problem consists of four stages, namely understanding the problem, compiling a plan, implementing the plan, and re-checking the solution obtained. The research uses a qualitative approach with descriptive research. The method use is the method of testing and documentation. The results of the study show that there are four types of errors of grade IV elementary school students in solving the FPB dan KPK material story questions based on Polya’s solving steps, namely errors in undestanding the questions, errors ini planning, errors in imolementing the plans, and errors in checking the solutions obtained. The possibility of students making mistake in solving story problems is due to internal factors (within the students themselves), including haste and inaccuracy of students in the process.Â
ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SD NEGERI TENDAS KECAMATAN TAYU KABUPATEN PATI
Novaris, Riftian;
Nugroho, Ary Susatyo;
Untari, Mei Fita Asri
Indonesian Values and Character Education Journal Vol 3, No 2 (2020): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ivcej.v3i2.28572
Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan proses pelaksanaan pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SD Negeri Tendas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari kepala sekolah, pembina pramuka dan 10 peserta didik kelas 5. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab melalui kegiatan pramuka dengan cara praktek langsung melalui keteladanan dan pembiasaan dengan cara memberikan contoh nyata disiplin dan tanggung jawab pada kegiatan pramuka, dengan materi pembacaan dasa dharma yang dapat dipahami setiap maknanya, baris berbaris, dan SKU. Proses pelaksanaannya untuk meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab dengan cara kegiatan pramuka rutin setiap minggunya, kegiatan persami dan kegiatan jelajah alam.Kata Kunci: Karakter disiplin, tanggung jawab, pramuka
Nilai Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Pada Tembang Dolanan Menthok-Menthok dan Gugur Gunung
Priani, Pri Okta;
Purwadi, Purwadi;
Untari, Mei Fita Asri
Indonesian Values and Character Education Journal Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ivcej.v4i1.34021
Permasalahan yang terjadi yaitu kurangnya sikap disiplin dan tanggung jawab pada peserta didik. Alasan yang mendasari peserta didik banyak yang melakukan pelanggaran adalah mereka tidak paham akan bahayanya tidak menggunakan masker saat pandemi seperti sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai karakter disiplin dan tanggung jawab pada tembang dolanan “Menthok-Menthok†dan “Gugur Gunungâ€. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dan dokumentasi. Instrumen pada penelitian ini adalah daftar pertanyaan wawancara untuk Kepala Sekolah dan Guru. Teknik analisis data menggunakan reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tembang dolanan “Mnethok-Menthok†dan “Gugur Gunung†banyak mengandung nilai karakter disiplin dan tanggung jawab serta terselip nilai karaktergotong royong bagi pembentukan karakter peserta didik. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin siswa melalui kearifan local seperti tembang doladan.
MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF KELAS IV SDN DADIREJO 01
Aryanti, Rizka;
Untari, Mei Fita Asri;
Nafiah, Ulin
Journal of Industrial Engineering & Management Research Vol. 2 No. 4 (2021): August 2021
Publisher : AGUSPATI Research Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.124 KB)
|
DOI: 10.7777/jiemar.v2i4.164
This classroom action research was carried out because the use of media in learning was less varied so that the understanding of students was less than optimal, especially the ability to think creatively. The purpose of this study was to determine the increase in creative thinking skills by using ICT-based learning multimedia. The research subjects were the fourth grade of SDN Dadirejo 01 with 16 children. The research method used is classroom action research with the Arikunto model. The research was conducted in three cycles with two actions in each cycle through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The indicators of creative thinking skills used are fluency, flexibility, originality, and detail. The research instruments used were observation sheets and documentation. The data analysis technique used quantitative and qualitative data. The results of the study were described through students' activities in describing information, making a list of questions, and conducting interviews. The use of ICT-based learning multimedia can increase students' creative thinking skills by 31.3%. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the use of ICT-based multimedia can improve the creative thinking skills of fourth grade at SDN Dadirejo 01.
Analisis Penerapan Unggah Ungguh Bahasa Jawa dalam Nilai Sopan Santun
Chotimah, Chusnul;
Untari, Mei Fita Asri;
Budiman, M. Arief
International Journal of Elementary Education Vol 3, No 2 (2019): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijee.v3i2.18529
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kurangnya penerapan unggah-ungguh bahasa Jawa dalam membentuk karakter sopan santun. Peserta didik yang belum mencerminkan karakter sopan santun dalam berperilaku. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan unggah-ungguh bahasa Jawa dalam nilai sopan santun di SD Muhammadiyah 11 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui nilai karakter sopan santun dalam unggah-ungguh bahasa Jawa pada kelas V SD Muhammadiyah 11 Semarang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan peristiwa atau fenomena dengan data-data yang berbentuk infoemasi atau kata-kata. Lokasi penelitian di SD Muhammadiyah 11 Semarang Kelas V Semester 2. Data bersumber dari kata-kata hasil penelitian. Metode pengumpulan data : observasi, angket (kuesioner) dan dokumentasi. Teknik analisis data : pengumpulan data, keabsahan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DENGAN MEDIA PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS II SDN REJOSARI 03 SEMARANG
Nizma, Syecha Nurun;
Asri Untari, Mei Fita;
Arief Budiman, Muhammad
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v3i1.24266
Keefektifan Model Pembelajaran Think Talk Write Dengan Media Puzzle Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas II SDN Rejosari 03 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Model Think Talk Write (TTW). Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian yaitu One-Grup Pretest-Posttest design. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan rata-rata skor yang diperoleh saat pretest mencapai 62,86 dan posttest mencapai 85,36. Berdasarkan hasil pada uji t diperoleh harga thitung>ttabel yaitu 10,127 > 1,703, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Think Talk Write (TTW) dengan Media Puzzle Efektif Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Kelas II SDN Rejosari 03 Semarang.Kata Kunci: Keefektifan, Model Pembelajaran, TTW, Think Talk Write, Kemampuan membaca permulaan.
Faktor Kesulitan Belajar Matematika Ditinjau dari Peserta Didik
Raharjo, Ilham;
Rasiman, Rasiman;
Untari, Mei Fita Asri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i1.27934
Masih banyaknya siswa yang kesulitan dalam mengikuti pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kesulitan belajar matematika pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III, pemilihan subjek berdasarkan perserta didik kelas III yang terindentifikasi mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran matematika menurut hasil belajar. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi. Analisis data bersifat kualitatif dan hasil dari penelitian lebih terfokuskan kepada makna dari pada generalisasi. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Aktivitas dalam analisis data yaitu, data reduction, data display, dan conclution drawing/verification. Data yang sudah dikelompokkan selanjutnya disajikan ke dalam bentuk naratif untuk memudahkan mengetahui informasi yang terjadi dilapangan dan untuk menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami peserta didik adalah belum adanya metode berhitung pembagian yang mudah dipahami dan mudah diingat oleh peserta didik, peserta didik selama ini selama ini masing menggunakan cara-cara manual tanpa ada inovasi baru yang diajarkan oleh guru. Sebagian peserta didik masih kesulitan dalam menghitung pembagian dengan bilangan besar. Faktor yang berpengaruh terhadap kesulitan peserta didik dalam memahami perhitungan pembagian adalah kemampuan peserta didik dalam berhitung rendah, peserta didik sebagian besar tidak menyukai pelajaran Matematika. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar matematika yang dialami peserta didik adalah berasal dari faktor internal dan faktor eksternal siswa.