p-Index From 2021 - 2026
12.359
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Ta´dib Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Al Ishlah Jurnal Pendidikan MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam RAUDHAH TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Ijtimaiyah: Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Abdi Ilmu JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL RAUDHAH RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Ulumuna Didaktika: Jurnal Kependidikan Waraqat : Jurnal Ilmu_Ilmu Keislaman Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Islamika Granada Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Tadris: Jurnal Pendidikan Islam HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Islamic Education Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan Local History & Heritage Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pendidikan Islam Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Jurnal Media Akademik (JMA) Cigarskruie Jurnal Elementaria Edukasia Fatih: Journal of Contemporary Research Mesada: Journal of Innovative Research Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Journal of Ushuluddin and Islamic Thought Journal of Islamic Philosophy and Contemporary Thought Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemikiran Pendidikan Islam Ibnu Khaldun Haidar Putra Daulay; Zaini Dahlan; Muhammad Tarmizi; Murali Murali
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 1, No 2 (2021): ISLAMIKA GRANADA JANUARI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v2i1.18

Abstract

Ibnu Khaldun dikenal sebagai pakar ilmu pengetahuan Islam, sejarah atau sejarawan Muslim, sebagai filsuf, ekonom, politisi dan pendidik. Ia dikenal sebagai bapak sosiologi. Pendidikan tidak hanya sebatas proses belajar mengajar yang dibatasi oleh ruang dan waktu, tetapi lebih luas lagi pendidikan adalah proses di mana peserta didik mampu hidup, menyerap bahkan menangkap peristiwa alam sepanjang zaman. Pemikiran Ibnu Khaldun tentang Pendidikan Islam tidak hanya mementingkan agama saja tetapi juga dalam hal keduniawian, menurutnya, keduanya tidak kalah. Yang penting, keduanya harus diberikan kepada siswa. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa sains dan pendidikan adalah fenomena sosial yang menjadi ciri tipe manusia. Materi pembelajaran menurutnya adalah aqliyah dan naqliyah. Metode yang ditawarkannya sangat relevan dalam pendidikan dunia modern. Pemikirannya tentang pendidikan bisa menjadi rujukan dalam pendidikan dunia modern. Karena yang ia tawarkan sangat mengedepankan teori dan praktik dalam pendidikan harus diterapkan dengan baik, khususnya pendidikan Islam. Karena pendidikan harus bersumber dari alqu'ran dimana ajaran Islam harus diterapkan pada kehidupan realitas. 
Implementasi Media Video pada Mata Pelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah Eni Rahmawati; Zaini Dahlan
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4491

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya urgensi terkait keahlian guru dalam mengajar, ketepatan memilih model dan metode proses belajar mengajar serta pemilihan media pembelajaran agar kegiatan pembelajaran berjalan efektif dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan penerapan media pembelajaran dan dampak dari penerapan media video pada mata pelajaran IPA di kelas VI SD. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Sumber data atau subjek penelitian ialah guru kelas dan siswa kelas VI MIN 6 Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan media video yang memberi dampak sangat baik. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan yaitu menyusun RPP, menyusun materi sesuai KD, mengedit video atau mencari video dari youtube. Dampak yang terjadi dalam menerapkan media pembelajaran ini adalah dampak positif dengan nilai hasil pembelajaan, dapat dibuktikan dengan nilai KKM kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan media pembelajaran berbasih media video pada mata pelajaran IPA, siswa menjadi lebih paham, tidak jenuh dalam kegiatan pembelajaran serta meningkatkan hasil belajar.
Implementasi Media Video pada Mata Pelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah Eni Rahmawati; Zaini Dahlan
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4491

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya urgensi terkait keahlian guru dalam mengajar, ketepatan memilih model dan metode proses belajar mengajar serta pemilihan media pembelajaran agar kegiatan pembelajaran berjalan efektif dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan penerapan media pembelajaran dan dampak dari penerapan media video pada mata pelajaran IPA di kelas VI SD. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Sumber data atau subjek penelitian ialah guru kelas dan siswa kelas VI MIN 6 Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan media video yang memberi dampak sangat baik. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan yaitu menyusun RPP, menyusun materi sesuai KD, mengedit video atau mencari video dari youtube. Dampak yang terjadi dalam menerapkan media pembelajaran ini adalah dampak positif dengan nilai hasil pembelajaan, dapat dibuktikan dengan nilai KKM kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan media pembelajaran berbasih media video pada mata pelajaran IPA, siswa menjadi lebih paham, tidak jenuh dalam kegiatan pembelajaran serta meningkatkan hasil belajar.
Peradaban dan Pemikiran Islam Pada Masa Dinasti Mughal di India Dede Efrianti Lubis; Ahmad Muhajir; Zaini Dahlan
Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.802 KB) | DOI: 10.57251/ie.v1i2.49

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah berdiri dan perkembangan Dinasti Mughal. Selain itu juga untuk mengetahui kemajuan peradaban dan pemikiran hingga kemunduran pada masa Dinasti Mughal. Peradaban Islam periode klasik-pertengahan merupakan peradaban yang agung. Saat itu tidak ada peradaban lain yang mampu menandingi kebesarannya. Kejayaan Islam dirasakan di berbagai daerah, salah satunya adalah India. Di India, Islam pernah berjaya terbukti dengan banyaknya dinasti-dinasti Islam yang pernah didirikan di sana, misalnya saja Dinasti Mamluk (1206-1290), Dinasti Khalji (1206-1320 M), Dinasti Tugluq (1320-1413 M), dan beberapa dinasti lain. Namun terdapat dinasti yang paling menonjol di India, yakni Dinasti Mughal. Dinasti Mughal merupakan dinasti Islam yang berkuasa di India pada abad ke-16 hingga abad ke-19. Dinasti ini termasuk dalam tiga dinasti besar (Mughal, Turki Utsmani, dan Safawiyah) yang muncul pada masa pertengahan. Dinasti Mughal memiliki peranan besar dalam pengembangan agama Islam di India, mulai dari bidang politik, ekonomi, seni dan budaya, agama, sampai kepada bidang pengetahuannya.
Peradaban dan Pemikiran Islam Pada Masa Dinasti Safawi di Persia Ismi Lathifah; Haidar Putra Daulay; Zaini Dahlan
Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.952 KB) | DOI: 10.57251/ie.v1i2.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah berdirinya Kerajaan Safawi di Persia, dan untuk mengetahui kondisi Persia pada masa Kerajaan Safawi serta untuk mengetahui peradaban Islam di Persia yang telah dibangun masa pemerintahan Kerajaan Safawi dan juga untuk mengetahui tokoh-tokoh pendiri Kerajaan Shafawi. Metode yang digunakan dalam Jurnal ini adalah studi literatur, yaitu dengan mengumpulkan data-data yang relevan, teori-teori sebagai pendukung jurnal ini agar lebih baik. Adapun langkah-langkahnya, meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Upaya yang telah dilakukan Kerajaan Shafawi dalam membangun peradaban Islam di Persia. Pada awal masa berdirinya, Safawi merupakan gerakan tarekat keagamaan yang bertujuan memerangi orang-orang ingkar dan ahli bid’ah. Lambat laun tarekat Safawi mulai memasuki gerakan politik, akhirnya pada tahun 1501 M berhasil mendirikan sebuah kerajaan. Pada dasawarsa pertama masa kekuasaannya, Kerajaan Safawi sukses melakukan ekspansi wilayah yang sangat luas. Prestasi memukau berhasil dicapai antara tahun 1588-1628, dengan ditunjukkan beberapa kemajuan dalam berbagai bidang. Hubungan Persia dengan Arab pada masa silam, telah menciptakan unsur baru dalam peradaban Islam di Persia. Ketika penaklukan bangsa Arab terhadap Persia, terjadi alkulturasi antara unsur Arab dengan unsur Persia. Alkulturasi tersebut nampak dari berbagai bentuk peradaban yang telah dibentuk. Meskipun peradaban tersebut sempat dihancurkan dengan adanya serangan Bangsa Mongol, namun berkat munculnya Kerajaan Safawi, peradaban Islam di Persia berhasil di bangun kembali. Bahkan Kerajaan Safawi dinobatkan sebagai salah satu kerajaan besar Islam.
Warisan Peradaban Islam Era Turki Utsmani sebagai Penguat Identitas Turki Modern Rahmida Putri; Haidar Putra Daulay; Zaini Dahlan
Local History & Heritage Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.23 KB) | DOI: 10.57251/lhh.v1i2.62

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menguak dan mengulas Peradaban dan Pemikiran Islam Pada Masa Turki Utsmani. Adapun jenis penelitian ini ialah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu penulis memaparkan apa saja yang terdapat dalam sejarah peradaban dan pemikiran Turki Utsmani, demikian juga kemajuan-kemajuan yang mereka peroleh dengan merujuk atau memanfaatkan berbagai metode alamiah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research) sebab merupakan kajian literatur. Peneliti hanya memanfaatkan sumber pustaka dengan melakukan kegiatan membaca, mengolah, dan mencatat bahan penelitian. Hanya mengumpulkan beberapa rujukan buku yang diperlukan dalam penelitian, tanpa terjun ke lapangan. Hasil Penelitian ini ialah (1)Terdapat beberapa peradaban yaitu bidang politik, Ilmu Pengetahuan, Bidang Tasawuf, Bidang Ekonomi, Bidang Sosial, Bidang Politik, Bidang Seni Arsitektur, Bidang Sastradan Prosa, dan satu di bidang pemikiran yaitu pemikiran wahdatul Wujud yang dipelopori oleh Ibnu ‘Arabi, (2) Kemajuan dan kemunduran Turki Utsmani.
Teologi Jabariyah dan Qodariyah dalam Tinjauan Sejarah Islam Periode Klasik Wahiddin Batubara; Haidar Putra Daulay; Zaini Dahlan
Local History & Heritage Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.45 KB) | DOI: 10.57251/lhh.v1i2.63

Abstract

Pada zaman modern ini, masih terdapat masyarakat yang berpaham aliran Qodariyah dan Jabariyah. Pada realitanya zaman modern ini pemikiran masayarakat sudah maju dan masyarakat sudah mengenyam pendidikan bahkan ada yang sampai pada tinggkat perguruan tiggi. Dalam hal ini penulis perlu untuk mengulas kembali pemikiran dan doktrin Qodariyah dan Jabariyah secara detail, sebab kedua paham ini adalah ekstrim yang keluar dari qoridornya. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui hakikat aliran Qodariyah dan Jabariyah, sejarah perkembangan aliran Jabariah dan Qodariyah, tokoh dan doktrin dalam aliran Jabriyah dan Qadariyah, i’tiqad Qadariyah dan Jabriyah yang bertentangan dengan ahlussunnah waljamaah, perbandingan aliran Jabariyah dan Qadariyah. Adapun hal yang menarik dan penting untuk dibahas dalam tulisan ini, penulis akan menguraikan pembahasan sedetail mungkin yaitu: hakikat aliran Qodariyah dan Jabariyah, sejarah perkembangan aliran Jabariah dan Qodariyah, tokoh dan doktrin dalam aliran Jabriyah dan Qadariyah, i’tiqad Qadariyah dan Jabriyah yang bertentangan dengan ahlussunnah waljamaah, perbandingan aliran Jabariyah dan Qadariyah.
Masuknya Ide-Ide Pembaharuan Pemikiran Islam ke Indonesia dan Pengaruhnya di Bidang Pendidikan, Sosial dan Politik Annisa Muharmina; Haidar Putra Daulay; Zaini Dahlan
Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.995 KB) | DOI: 10.57251/hij.v1i1.186

Abstract

The entry of new ideas in Islam brought by Islamic elites (scholar of Islam) who have long lived in Middle Eastern countries, especially Mecca, Egypt and Turkey, has had a significant influence on the progress of Muslims to date, both in education, social and politics. . In education, the renewal that occurs is the presence of modern pesantren that combines a learning system, between local education and Western education, so that modern pesantren are able to compete with western education, because of this pesantren is no longer underestimated. Education reformers at that time whose names still smell good to this day are KH. Ahmad Dahlan, K.H. Hasyim Asy'ari and Buya Hamka. With the inclusion of renewal ideas in the field of education, the community has a very advanced mindset. while in social and political terms, Islamic organizations emerged that aimed to fight for the rights of the people at that time and are still a source of reference to this day.
Islamic Education In The Time of Kalifah Umar Bin Khattab and Its Relevance To Education In The Contemporary Era Zaini Dahlan; Salman Al-Farisi Lingga; Muhammad Shaleh Assingkily
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4014

Abstract

Islamic education during the Caliphate of Umar bin Khattab displayed significant achievements, in the form of the deployment of scholars to areas of expansion that were won by Muslim troops. This study aims to describe Islamic education during the caliph Umar bin Khattab. The focus of the discussion is a descriptive analysis of Islamic education during the caliph Umar and its impact if implemented in contemporary Islamic educational institutions. For this reason, research data collection uses observation, interviews and documentation studies. Sources of data and study analysis materials use scientific literature in the form of articles, books, seminar proceedings, and final assignments (thesis, thesis, or dissertation). To check the validity of the data, the researcher cross-checked the findings with the research material. The results of this study concluded that Islamic education at the time of Caliph Umar had achieved an extraordinary civilization by producing scholars who were qualified in various fields of knowledge. This is inseparable from the efforts of the caliph Umar who implemented equality-based education for all people, free education for all people, and strengthened the role of the state in supervising, maintaining, supporting, and even financing anyone who studies. On the other hand, even prisoners of war in an effort to expand Islamic territory will not be killed or imprisoned if they are willing to become teaching staff for the Muslims.
Jamik Kotasan Mosque (1976-2023) and Islamic Education: Social and Religious History in Kotasan Village, Galang Alvira Asri Br.Purba; Zaini Dahlan
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v11i2.8213

Abstract

Masjid memiliki berbagai multifungsi bagi umat Islam. Selain sebagai tempat beribadah, juga sebagai sarana untuk memperoleh pendidikan, pelaksanaan berbagai kegiatan sosial serta kegiatan keagamaan. Artikel ini memuat terkait sejarah sosial dan keagamaan masjid Jamik Kotasan melalui pendidikan Islam demi menjadikan masyarakat desa Kotasan menjadi insan kamil yang religius. Analisis latar belakang pendirian ditinjau dari aspek keagamaan, sosial, ekonomi dan intelektual, gaya arsitektural serta fungsi pendidikan, sosial dan keagamaan masjid Jamik Kotasan menjadi tujuan tulisan ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian sejarah sosial dipadukan dengan sentuhan historis dan arkeologis, penelitian ini menemukan antara lain; masjid Jamik Kotasan adalah masjid pertama yang di dirikan di desa Kotasan dengan bantuan dari masyarakat. Kedua, gaya arsitektural masjid Jamik pada mula di dirikan menggunakan model yang sederhana seperti kubah masjid, mihrab (tempat imam) dan liwan (ruangan luas untuk menampung para jamaah). Setelah di renovasi bertambah menjadi mimbar, serambi masjid, menara serta tempat berwudhu’. Ketiga, fungsi pendirian masjid Jamik di fokuskan pada fungsi pendidikan, sosial dan keagamaan di desa Kotasan
Co-Authors Abdul Hafizh Azizi Azizi Abdul Mukti Abdul Mukti Abdul Rasyid Rosandi Lubis Abi Karami Adi Syahputra Afdhalurrahman Ahmad Muhajir Ahmad Pihar Ahmad Tarmizi Hasibuan Ajeng Endah Wulandari Al Farabi, Mohammad Aldi Wijaya Dalimunthe Ali Imran Sinaga Ali Imran Sinaga Alvira Asri Br.Purba Alwanda Putra Angga Febiyanto Anggie Sri Utari Anju Mayang Chairunnisa Annisa Muharmina Asari, Hasan Asnil Aidah Ritonga Asril Azhari Hasibuan Asrul Asrul Atika Andayani Aulia Rahmah Puteri Aulia Syarah Lubis Aulia, Mizar Azimahrani Hasibuan Azmar Hidayat Bayu Ismail Nasution Bintang Arif Samudra Burhanuddin DahlQurrota A’yuna Tambunan Dede Efrianti Lubis Dinda Saqina Ningrum Eni Rahmawati Eva Diana Br. Sinulingga Fahrur Rozy Faisal Faisal Farhan Hidayat Fatekhah, Rully Fauzi Ahmad Syarif Fauziah Nur Febrina Asmiralda Fery Dermawan Fika Widiya Putri Fitri Diana Hasibuan Fitri Randia Ningsih Hadi Lapian Pohan Haidar Daulay Haidar Putra Daulay Haidar Putra Daulay Haidar Putra Daulay Haidar Putra Daulay Haidar Putra Daulay Haidar Putra Daulay Haidar Putra Daulay Harahap, Addurun Nafis Hasan Asari Hasan Asari Hasibuan, Nurul Fatimah Havelia Ramadhani Ibnu Alwi Jarkasih Harahap Ihda, Shufiatul Ikhwan Ciptadi Ilham Putra Pratama Ilham Rahmat Iqbal Maulana Irfan Fauzi Irma Handayani Ismi Lathifah Izmi Luthfiah Ja'far Ja'far Jelita Dwi Septya Khairunnisa Abdillah Khairury Hafiza Khamim Zarkasih Putro Khodijah Zuhro A. Batubara Lesnida Lesnida Lesnida Lesnida Liza Wardani M Nazri M. Hafiz Mahisarani Mahisarani Maisyaroh, Maisyaroh Masganti Sit Mashabi M. Noor Ritonga Maulida Ulfa Mesiono, Mesiono Mhd. Sofwan Mhd. Syahnan MIFTAHUL JANNAH Mizar Aulia Mohammad Al Farabi Mohammad Alfarabi Mufidah, Eni Muhamad Hamdan Muhammad Fajar Rasyiid S Muhammad Ilyas Sipahutar Muhammad Nasrullah Ramadhana Muhammad Nawawi Muhammad Shaleh Assingkily Muhammad Shaleh Assingkily Muhammad Tarmizi Muhammad Zakir Hasibuan Murali Murali Najmul Akhuar Nasution Neliwati Noveria Fradila Nur Alfina Sari Sitepu Nur Atika Shofia Herman Nur Haflisma Nurdalipah Hasugian Nurhadani Nasution Nurhalizah Liza Nurmawati Nurmawati Nurul Liza Nasution Paisal Ipanda Ritonga Pipi Darsina Siregar Priska Yolanda Putri Pramestia Ningrum Putri Pramestia Ningrum Rafly Prahmana Hidayat RAHMAWATI, ELY Rahmida Putri Rahmida Putri Ridho Ansyah Ridho Rika Mahrisa Rizka Amalia Rahmadhani Rudy Erdianto Rusdi Anshori Harahap Rusydi Ananda Saifundi Sakti Ritonga Salman Al-Farisi Lingga Salminawati Salminawati Salminawati, Salminawati Sapri Sheilla Fahira Khadna Shufiatul Ihda Sinaga, Ali Imran Sindi Pramitha Siti Aisyah Br Rambe Siti Aniah Siti Chairun Nisyah Siti Halimah Siti Nurzana Siti Rodhiyah Siti Rodhiyah Siti Rohimah Panjaitan Soraya Zairina Asmadi Sri Baniah Suchi Nurul Khofifah Syahila Nazua Ritonga Syahilanazuaritonga Tansri Rizieq Hilman Afif Taufik Hidayat Tiara Arfiandini Usiono Usiono Wahiddin Batubara Wahyu Rinjani Wan Tasya Luthfiah Anwar Willy Rahim Marpaung Windy Rahmadhani Yumita Anisa Putri Yusnaili Budianti Yusranida Hidayati Zunidar