Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah Tentang Diabetes Melitus Amanah, Nurul; Jannah, Ghina Raudhatul; Holilah, Shafira Nor; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v1i1.322

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronik menahun yang disebabkan karena pankreas tidak bisa memproduksi cukup insulin atau tidak bisa menggunakan insulin yang di produksi secara efektif. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit Diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah metode diskusi kelompok serta pemberian pre-test dan post-test. Media pembelajaran yang digunakan adalah leaflet. Kader kesehatan desa yang terlibat sebanyak 7 orang. Media leaflet berisi informasi tentang pengertian Diabetes melitus, tipe-tipe Diabetes melitus, gejala Diabetes melitus, cara pencegahan penyakit Diabetes melitus, dan faktor resiko Diabetes melitus. Hasil dari kegiatan ini adalah semua kader mengalami peningkatan pengetahuan tentang penyakit Diabetes melitus. Meningkatnya pengetahuan kader maka semakin baik dalam memudahkan kader untuk mengedukasi Masyarakat setempat.
Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Dan Masyarakat Desa Menggunakan Portal Web Hidayat, Ahmad; Hakim, Ali Rakhman; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v1i1.345

Abstract

Akses terhadap informasi kesehatan telah meningkat pesat berkat teknologi informasi, namun masih sedikit informasi berbasis bukti tersedia bagi masyarakat awam. Selain itu, masyarakat kesulitan memahami dan menilai informasi kesehatan secara kritis, tidak memeriksa keakuratan informasi kesehatan yang mereka temukan secara efektif, dan menilai terlalu tinggi kredibilitas informasi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyediakan portal web yang memuat informasi kesehatan yang dapat dipercaya oleh masyarakat. Metode yang digunakan yaitu dengan membuat portal web yang dikelola oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Informasi yang disediakan pada halaman web memuat tentang kesehatan ibu dan anak, serta tentang penyakit. Sasaran dari kegiatan ini adalah kader kesehatan. Hasil dari kegiatan ini kader kesehatan mampu mengakses web dan mengerti cara untuk mengakses menu informasi pada web. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat berkelanjutan melalui pengelolaan web dengan selalu memperbarui informasi kesehatan.
Sosialisasi Mengenai Obat Yang Aman Untuk Ibu Hamil Kepada Kader Posyandu Desa Sungai Batang Ilir Habibah, Nor; Hidayah, Nurul; Sadlia, Fitri; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah; Lestari, Yayuk Puji; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v1i1.346

Abstract

Pada masa kehamilan perlu adanya adaptasi terhadap perubahan – perubahan fisiologi dan juga hormonal seperti adanya gejala atau keluhan mual, muntah, keluhan buang air kecil, konstipasi, perubahan berat badan, perubahan suhu basal, perubahan warna kulit hingga perubahan payudara dan serviks. Perubahan ini dapat mempengaruhi laju obat pada ibu hamil dan menyusui, hal ini dikarenakan volume plasma meningkat sehingga dapat menurunkan konsentrasi obat yang diminum. Pada periode organogenesis sedang berlangsung sehingga dapat beresiko terjadinya kecacatan pada janin lebih besar. Beberapa jenis obat dapat melintas atau menembus plasenta, maka dari itu penggunaan obat pada ibu hamil perlu hati-hati. Selama trisemester pertama, obat dapat menyebabkan cacat lahir (teratogenesis) dan resiko terbesar adalah kehamilan 3-8 minggu. Selama trisemester kedua dan ketiga, obat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan secara fungsional pada janin atau dapat meracuni plasenta. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan di tingkat posyandu tentang obat-obatan yang aman bagi ibu hamil. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi. Media informasi yang digunakan adalah leaflet. Kader posyandu yang terlibat di Desa Sungai Batang Ilir berjumlah 20 orang. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan seluruh kader posyandu meningkat 100% setelah diberikan edukasi tentang obat-obatan yang aman bagi ibu hamil oleh tim pengabdian masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Hipertensi, Hiperlipidemia, Dan Diabetes Melitus Bagi Kader Kesehatan Di Desa Alat Hakim, Ali Rakhman; Natantri, Bamikha Priskila; Lisaura, Inggrit Windy; Putri, Mela Julia; Rubina, Miranda; Saputri, Rina; Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.561

Abstract

Hipertensi, hiperlipidemia, dan diabetes melitus adalah penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang berkontribusi signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas. Penyakit ini dapat dicegah dan dikelola melalui peningkatan literasi kesehatan masyarakat, terutama oleh kader kesehatan sebagai pemberi edukasi di suatu komunitas. Oleh karena itu, pemberdayaan kader melalui edukasi berbasis media sederhana, seperti leaflet yang ditambah dengan pemaparan materi dan diskusi interaktif diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang penyakit ini. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan literasi kesehatan dan pengetahuan kader kesehatan Desa Alat melalui edukasi berbasis leaflet. Metode yang digunakan berupa seminar pemberian materi, leaflet, diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan didapatkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader kesehatan setelah edukasi. Pada materi hipertensi 95,2% kader mengalami peningkatan pengetahuan, sementara pada materi hiperlipidemia dan diabetes melitus masing-masing meningkat sebesar 100% dan 71,4%. Namun, ditemukan penurunan pengetahuan pada sebagian kecil kader, menunjukkan perlunya pendekatan berkelanjutan. Edukasi berbasis leaflet, pemaparan materi secara langsung, dan diskusi interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman kader yang diharapkan mampu menyebarkan informasi kesehatan ke masyarakat secara lebih luas. Program ini menunjukkan bahwa metode edukasi interaktif dengan media yang tepat dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Desa Kindingan Melalui Pendidikan Tentang Penyakit Penyakit Asam Urat, Maag, Dan Nyeri Saputri, Rina; Puteri, Anggia; Ramadhan, Novalina Rossa; Muzdalifah, Nur; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.562

Abstract

Nyeri  adalah  sensasi  tidak  menyenangkan  yang  terjadi  bila  kita mengalami  cedera  atau  kerusakan  pada  tubuh  kita. Asam urat adalah produk sampingan metabolisme purin dalam tubuh yang sebagian besar dikeluarkan melalui urine. Purin sendiri adalah senyawa yang terdapat dalam makanan dan juga diproduksi oleh tubuh. Gastritis sering disebut sebagai penyakit maag, yaitu peradangan dari mukosa lambung akibat iritasi dan infeksi, dimana lambung dapat mengalami kerusakan oleh proses peremasan apabila terjadi secara terus-menerus. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Kindingan tentang penyakit Nyeri, Asam Urat, dan Maag. Metode yang digunakan adalah dalam bentuk sosialisasi dan diskusi. Media yang digunakan berupa leaflet. Hasil yang diperoleh dari perhitungan kuesioner pre-test kader kesehatan memahami terkait penyakit Nyeri, Asam urat, dan Maag. Pengetahuan kader kesehatan meningkat setelah diberikan edukasi mengenai penyakit nyeri, Asam urat, dan Maag dengan hasil 100%, Namun pada penyakit Nyeri mengalami penurunan sebesar 5%.
Pendidikan Bagi Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Ulu tentang Demam dan Keamanan Obat pada Ibu Hamil Mustaqimah, Mustaqimah; Ariani, Malisa; Aryzki, Saftia; Ramadhani, Alya; Sudarya, Maharani Fitria; Rustiana, Rustiana; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.602

Abstract

Kader kesehatan desa merupakan tenaga kesehatan desa yang berasal dari masyarakat desa. kader kesehatan desa perlu mendapatkan pendidikan berkelanjutan tentang informasi kesehatan. Diantaranya pengetahuan tentang demam dan obat yang aman untuk ibu hamil merupakan informasi perlu dipahami dengan baik oleh kader kesehatan. Kegiatan ini dengan tujuan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang penanganan demam dan penggunaan obat aman untuk ibu hamil. Penggunaan obat yang aman pada ibu hamil merupakan aspek penting untuk mencegah efek samping pada ibu maupun janin, sedangkan pemahaman tentang penanganan demam diperlukan untuk memastikan tindakan yang tepat saat terjadi kenaikan suhu tubuh. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian materi secara langsung dengan media berupa PowerPoint, leaflet, dan modul. Sebanyak 8 orang kader Desa Sungai Rangas Ulu berpartisipasi dalam kegiatan ini. Proses kegiatan dimulai dengan pemberian pre-test, dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, dan diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan kader. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader mengenai penanganan demam dan obat yang aman untuk ibu hamil setelah edukasi dilakukan.
Penetapan Kadar Flavonoid Ekstrak Daun Kalapapa (Vitex Pinnata L.) dengan Tingkatan Fraksi Elieser, Michael; Rohama, Rohama; Alawiyah, Tuti; Hakim, Ali Rakhman
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 1 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i1.5893

Abstract

The background to this research is that one of the plants that is often used by people in the interior of Central Kalimantan, specifically in the village of Tumbang Talaken, is the Kalapapa plant. The Dayak tribe community in the Tumbang Talaken area of Central Kalimantan uses Kalapapa leaves as a trusted medicinal plant and is used as a traditional medicine to heal wounds using the simple method of crushing the leaves and applying them directly to the surface of the injured skin. Kalapapa leaves contain flavonoids, alkaloids, saponins and tannins. In the context of wound healing, flavonoids have an important role in increasing the speed of wound healing. The aim of the research was to determine the levels of total flavonoid compounds in the distilled water fraction, ethyl acetate fraction, and n-hexane fraction of kalapapa leaf extract (Vitex Pinnata L.). The research method used was a descriptive method by looking at the results of qualitative data, namely a reaction test. color and quantitative data, namely using Uv-Vis spectrophotometry to see total flavonoid levels. The results of the qualitative analysis research showed that the color test identification of kalapapa leaf extract (Vitex Pinnata L.) was positive for containing flavonoids. The results of quantitative analysis using Uv-Vis spectrophotometry showed that the total flavonoid content with 96% ethanol extract was 43.95 QE/g, distilled water with a value of 42.14 QE/g, ethyl acetate with a value of 196.8 QE/g, and n -hexane with a value of 54.42 QE/g or 96% 4.39% ethanol extract, distilled water 4.21%, ethyl acetate 19.68%, and N-hexane 5.44%. The highest total flavonoid levels were found in the ethyl acetate fraction. The research conclusion is that kalapapa leaf extract at fraction levels contains flavonoid compounds with total flavonoid levels in the ethanol extract of 96%, distilled water fraction, ethyl acetate fraction and n-hexane fraction of 43.95 mg QE/g or 4.39%; 42.14 mg QE/g or 4.21%; 196.8 mg QE/g or 19.68%; and 54.42 mg QE/g or 5.44%.
Aktivitas Antimikroba Ekstrak Biji Rotan Manau (Calamus manan Miq.) Terhadap Salmonella typhi dan Candida albicans Mahdiyah, Dede; Maulina, Nor; Hakim, Ali Rakhman; Mukti, Bayu Hari
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 17 No. 2 (2024): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v17i2.23122

Abstract

AbstrakDemam tifoid adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Kandidiasis oral merupakan infeksi yang disebabkan oleh fungi Candida albicans yang banyak terdapat pada mukosa rongga mulut. Tujuan dari penelitian yaitu mengidentifikasi aktivitas antimikroba ekstrak biji rotan manau (Calamus manan Miq.) terhadap S. typhi dan C. albicans. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Skrining antimikroba ekstrak biji rotan manau menggunakan metode well-diffusion. Identifikasi aktivitas antimikroba ekstrak biji rotan manau terhadap S. typhi dan C. albicans untuk melihat Minimum Inhibitory Concentration (MIC) menggunakan metode broth dilution, sedangkan untuk melihat Minimum Bactericidal Concentration (MBC) terhadap S. typhi dan Minimum Fungisidal Concentration (MFC) terhadap C. albicans menggunakan metode solid dilution. Hasil skrining antimikroba didapatkan zona hambat pada ekstrak biji rotan manau terhadap S. typhi sebesar 21,39 mm dan terhadap C. albicans sebesar 16,14 mm. Nilai MIC ekstrak biji rotan manau pada konsentrasi 50% terhadap S. typhi dan C. albicans, sedangkan untuk MBC terhadap S. typhi maupun MFC terhadap C. albicans dari ekstrak biji rotan manau tidak ditemukan karena pada media padat masih ditemukannya pertumbuhan mikroba. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian lanjutan sebagai temuan awal senyawa potensi antimikroba dari ekstrak biji rotan manau terhadap bakteri dan fungi.AbstractTyphoid fever is an acute febrile illness caused by infection with the bacterium Salmonella typhi. Oral candidiasis is an infection caused by the fungus Candida albicans which is abundant in the oral mucosa. The purpose of this study was to identify the antimicrobial activity of rattan manau seed extract (Calamus manan Miq.) against the bacteria Salmonella typhi and the fungus C. albicans. The extraction method used is the maceration method. Antimicrobial screening of rattan manau seed extract using the well-diffusion method. Identification of antimicrobial activity of rattan manau seed extract against S. typhi bacteria and C. albicans fungi to see Minimum Inhibitory Concentration (MIC) using the broth dilution method, while to see Minimum Bactericidal Concentration (MBC) against S. typhi bacteria and Minimum Fungicidal Concentration (MFC) against the fungus C. albicans using the solid dilution method. The results of antimicrobial screening showed that the inhibition zone in the extract of rattan manau against S. typhi was 21.39 mm and against C. albicans was 16.14 mm. The MIC value of rattan manau seed extract was obtained at a concentration of 50% against S. typhi bacteria and C. albicans fungi, while for MBC against S. typhi and MFC against C. albicans from rattan manau seed extract not found because in solid media microbial growth is still found. The results of this study are expected to be a reference for further research as initial findings of antimicrobial potential compounds from the extract of manau rattan seeds against bacteria and fungi.
Literatur Review: Efektifitas Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Sebagai Obat Tradisional Jannah, Miftahul; Rahmah, Mulia; Naufal, Muhammad; Winda, Nadia Oktavia; Hakim, Ali Rakhman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13083

Abstract

Daun jambu biji (Psidium guajava L.) telah digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara selama berabad-abad. Tanaman ini terkenal karena khasiatnya dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Di beberapa budaya, daun jambu biji digunakan sebagai obat alami untuk mengobati diare, infeksi bakteri, diabetes, dan kondisi peradangan. Popularitas daun jambu biji dalam pengobatan tradisional didukung oleh kandungan senyawa bioaktif yang berlimpah, seperti flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid, yang diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis. Tujuan dari review artikel ini untuk mengetahui potensi efektivitas daun jambu biji sebagai obat tradisional. Metode yang digunakan dalam pembuatan review artikel ini adalah studi pustaka dengan mengakses jurnal nasional maupun internasional. Kesimpulan yang didapat berdasarkan hasil analisis beberapa artikel yaitu daun jambu biji efektif dalam mengatasi diare dan memeiliki aktivitas menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes penyebab jerawat.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi N-Hexan Daun Benalu (Dendrophthoe Pentandra (L.) Miq.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus subtilis dan Enterobacter aerogenes: Antibacterial Activity of Extract And N-Hexan Fraction of Benalu Leaves (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) Against the Growth of Bacteria Bacillus subtilis and Enterobacter aerogenes Hepriana, Yemima; Nastiti, Kunti; Kurniawati, Darini; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i2.7732

Abstract

Tanaman Benalu (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) merupakan salah satu kelompok tanaman yang dapat tumbuh liar, melekat menjadi parasit pada tanaman lain. Tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan, antiinflamasi dan antibakteri. Mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi n-Hexan daun Benalu (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Enterobacter aerogenes. Metode yang digunakan adalah True Experimental yang membagi ekstrak dan fraksi n-Hexan menjadi beberapa kelompok perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak dan fraksi 25%, 50%, dan 100%, serta kontrol negatif dan kontrol positif. Pengujian potensi antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan mengukur diameter zona hambat yang terbentuk.Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap Bacillus subtilis dengan konsentrasi ekstrak 50; 100% diameter zona hambat sebesar 16,72; 22,28 mm. Sedangkan, dengan konsentrasi fraksi 50; 100% diameter zona hambat sebesar 9,90; 19,00 mm. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap Enterobacter aerogenes dengan konsentrasi ekstrak 25; 50; 100% diameter zona hambat sebesar 14,49; 17,43; 22,52 mm. Sedangkan, dengan konsentrasi fraksi 25; 50; 100% diameter zona hambat sebesar 2,19; 17,46; 18,18 mm. Pada penelitian ini ekstrak mempunyai zona hambat yang lebih besar terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Enterobacter aerogenes daripada fraksi n-Hexan pada seluruh konsentrasi yang diujikan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adriana Palimbo, Adriana Agenia Rahman Agustin, Nur Syafa Ahmad Hidayat Ahmad Syahlani Ahnafani, Miyada Nur Aima Pitriya amanah, nurul Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Anggia Puteri Anisa Ujuldah Anisa Ujuldah Annisa Fitria Ariani, Malisa Aryzki, Saftia Asi, Seva Bela N. Asi, Seva Bela Nata Asti Wulan Ariani Auli Damayanti Aulia Damayanti Aulia Rahmah Aulia, Nina AYU LESTARI Azhimia, Faida Bayu Hari Mukti Carolin, Putri Dahlia Syahrina Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede Defitamira, Olvi Deviani, Norma Dian Bardiansyah Donaretsi, Olga Nathania Dwi Salmarini, Desilestia Elieser, Michael Endang Susilawati Enzelia, Yoan Esti Susilowati Evana, Nur Qomara Fadhiyah Noor Anisa Fahriani, Fahriani Fatthiya Lisyanti Faulina, Siti Emi Az-Zahra Fitri Sadlia Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Fitriani, Dyah Fitriyana, Rahma Furqan, Rizqi Nur Giopani, Dea Lailani Gresia, Sola Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Hariyanto, Ario Yudo Heny Novarita Hepriana, Yemima Holilah, Shafira Nor I Ketut Purnama Putra Ikeh, Tri Sulapmi D. Indriyani, Reni Ismiadi, Rahmad Jannah, Ghina Raudhatul Jesika Claudia Johanda, Maulida Karina, Diah Karinda, Niken Adkah Khaliza Natasya Dilla Komaliya, Risyda Kornelia, Sindi Kurniawati, Darini Kusuma D, Muhammad Chandra Hadi L. Lisnawati Laetare, Tresy Patricia Laurensia Yunita Lestari, Noor Laili Mega Lestari, Yayuk Puji Lisaura, Inggrit Windy M. Sobirin Mohtar Maharani, Silvia Atwi Maharani, Tri Anita Mahdalena Mahdalena Martha, Dhea Yolanda Marwah, Jannatul Maskura, Nur Maulani, Eka Febrianti Maulina, Nor Ma’rifah, Nurul Melviani, Melviani Mia Audina Mia Audina, Mia Miftahul Jannah Mohammad Basit, Mohammad Muhammad Aldi, Muhammad Muhammad Naufal, Muhammad Mustaqimah Mustaqimah Muzdalifah, Nur Nabila, Putri Nasiroh Nasiroh, Nasiroh Nastiti, Kunti Natantri, Bamikha Priskila Nayaken, Putri Olivia Ngongo, Marselina Nisa, Karimatun Nisrina, Salwa Nita Hestiyana nofrizal, deni Noorhaliza Noval Noval Noval Novalia Widiya Ningrum, Novalia Widiya Novalis, Rima Nugraha, Dyan Fitri Nur Hidayah NURUL HIDAYAH Oktavia, Regina Pebriana, Olvia Putri Pratiwi, Sinta Puji Lestari, Yayuk Puteri Putri Vidiasari Darsono Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Mela Julia Rabiatul Adawiyah Rahayu, Desi Dwi Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmah, Mulia Rahman, Agenia Ramadhan, Ahmad Dian Ramadhan, Novalina Rossa Ramadhani, Alya Raudhatul Jannah, Ghina Reny Indriyani Ria Fitriani Rina Saputri Rizali, Muhammad Rohama , Rohama Rohama, Rohama Rubina, Miranda Rustiana Rustiana Sadlia, Fitri Sagita, Ririn Samara, Akhmad Fadhil Saniah, Husnus Sari, Nita Wulan Sari, Rani Normaya Satria, Romi Savitri, Amanda Shelvia Setia Budi Sihotang, Ina Yunita Siti Azizah Siti Fatimah Siti Jubaidah, Siti Siti Malahayati Siti Sarah, Siti Sitti Khadijah Sofiya Maulida Sudarya, Maharani Fitria Syari, Aulia Rahma Syifa Khairunnisa syifa, Nur Syifa, Umi Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tuti Alawiyah Tuti Alawiyah Ujuldah, Anisa Ulfah, Annisa Utami, Putri Nadila Vania, Risma Ananda Weliyanto, Yupi Winda, Nadia Oktavia Wineiniati, Noni Wulandari, Suci Sri Yasnatasya Ys, Jian Yuditha Mutia Windy Yuli Yanti Sholehah Yustian, Alifira Adhany Yuwindry, Iwan Zahratunnisa, Zahratunnisa Zhafirah, Nurul Zulianur, Riska Ali Zulliati Zulliati