Claim Missing Document
Check
Articles

Review Jurnal Daun Sembung (Blumea balsamifera) Sebagai Tanaman Obat Modern Putri, Jelita Annisa; Hakim, Ali Rakhman; Amanda, Era Dea; Ihyadin, Hafiz; Irpiana, Irma; Putri, Lidia Risma
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v6i1.818

Abstract

Latar belakang: Penggunaan tanaman obat tradisional di Indonesia telah menjadi bagian dari budaya kesehatan masyarakat, salah satunya adalah daun sembung (Blumea balsamifera). Tanaman ini dikenal luas karena kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, minyak atsiri, triterpenoid, dan alkaloid yang berperan dalam aktivitas antibakteri, antioksidan, antiinflamasi, hingga potensi antikanker. Tujuan:  Artikel ini bertujuan mengkaji hasil-hasil penelitian terkini mengenai kandungan kimia dan aktivitas biologis daun sembung melalui metode tinjauan pustaka. Metode: Review Jurnal dengan  mengumpulkan dan menganalisis artikel ilmiah yang membahas daun sembung Hasil:  Berdasarkan analisis dari beberapa studi, daun sembung terbukti memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan tinggi, serta potensi sebagai agen antikanker dan antiinflamasi. Namun, meskipun manfaatnya telah dibuktikan secara in vitro, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada uji klinis untuk memastikan efektivitas dan keamanannya dalam pengobatan modern. Tinjauan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan obat herbal berbasis daun sembung di masa depan. Simpulan:  Daun sembung (Blumea balsamifera) merupakan tanaman obat yang memiliki potensi besar dalam pengobatan modern.  Selain itu, penggunaan tradisionalnya yang luas menambah bukti kebermanfaatannya dalam pengobatan herbal
Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol 96% Daun Sembung (Blumea balsamifera L.) Berdasarkan Variasi Ukuran Partikel Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Husna, Hafizatul; Rohama, Rohma; Hastika, Febby Yulia; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.1010

Abstract

Salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional adalah daun sembung (Blumea balsamifera L.). Secara empiris, daun sembung dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat penurun demam. Metabolit sekunder yang terdapat pada daun sembung salah satunya adalah flavonoid. Flavonoid berfungsi sebagai penurun demam (antipiretik), antioksidan, dan antiinflamasi. Dalam proses ekstraksi, ukuran partikel menjadi salah satu faktor yang berpengaruh, diketahui ukuran partikel yang lebih kecil menghasilkan kadar flavonoid yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar flavonoid total ekstrak etanol 96% daun sembung berdasarkan variasi ukuran partikel menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Metode penelitian ini yaitu deskriptif observasional hanya mendeskripsi penetapan kadar flavonoid ekstrak etanol 96% daun sembung berdasarkan variasi ukuran partikel mesh 40/60 dan mesh 60/80. Hasil penelitian pada analisis kualitatif senyawa flavonoid menunjukkan hasil positif, ditandai dengan perubahan warna menjadi hijau kehitaman. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun sembung dengan ukuran partikel mesh 40/60 mengandung flavonoid sebesar 108,3 ± 0,10 mg QE/g (10,83%) sedangkan ukuran partikel mesh 60/80 sebesar 121 ± 0,14 mg QE/g (12,1%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kadar flavonoid total dalam ekstrak etanol 96% daun sembung dengan ukuran partikel mesh 60/80 menunjukkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan ukuran mesh 40/60.
Profil Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Matoa (Pometia pinnata Forst) Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Rahmah, Aulia; Julianti, Army; Ulpah, Nor Sipa Aulia
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.1000

Abstract

Penelitian ini membahas profil flavonoid pada ekstrak etil asetat daun matoa (Pometia pinnata), yang dikenal kaya akan senyawa bioaktif, khususnya flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan profil senyawa flavonoid daun matoa yang diekstraksi secara ultrasonik menggunakan pelarut etil asetat. Metode yang digunakan meliputi penggunaan alat spektrofotometer UV-Vis, ultrasonic cleaner, serta KLT silika gel untuk karakterisasi senyawa. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat daun matoa mengandung flavonoid. Hasil identifikasi KLT dari ekstrak etil asetat daun matoa menggunakan eluen Kloroform : etanol (2:8) didapatkan nilai Rf 0,73; 0,77; 0,91. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dengan 3 kali replikasi, diperoleh rata-rata kadar flavonoid total sebesar 63.256 ± 8.858 mgQE/g. Daun matoa yang diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat secara ultrasonik menghasilkan kadar flavonoid yang cukup tinggi.
Profil Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Leyasi (Leucosyke capitellata Wedd) Hakim, Ali Rakhman; Saputri, Rina; Rahmah, Aulia; Julianti, Army; Ulpah, Nor Sipa Aulia; Natantri, Bamikha Priskila
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v4i1.996

Abstract

Daun Leyasi (Leucosyke capitellata Wedd) secara empiris digunakan masyarakat sebagai penurun kadar gula darah dan memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif, khususnya flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil flavonoid dari ekstrak etil asetat daun Leyasi melalui uji fitokimia, kromatografi lapis tipis (KLT), serta penetapan kadar flavonoid total. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode ultrasonik, kemudian dilakukan uji identifikasi flavonoid dengan reaksi Shinoda, FeCl₃, dan analisis KLT menggunakan eluen kloroform–etanol (2:8). Hasil KLT menunjukkan tiga bercak dengan nilai Rf 0,73; 0,81; dan 0,89 yang mengindikasikan keberadaan beberapa senyawa semipolar, terutama flavonoid. Penetapan kadar flavonoid total menghasilkan nilai rata‑rata 72,411 ± 3,843 mgQE/g dari tiga replikasi, menunjukkan presisi metode yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa daun Leyasi mengandung flavonoid dalam kadar tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber senyawa bioaktif untuk produk herbal atau fitofarmaka.
Penetapan Kadar Alkaloid Total Pada Batang Brotowali (Tinospora Crispa L.) Secara Spektrofometri UV-Vis Puspa Indah; Ali Rakhman Hakim; Tuti Alawiyah; Kunti Nastiti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v5i1.8438

Abstract

Brotowali stem (Tinospora crispa L.) is a plant that grows abundantly in Central Kalimantan and has been empirically used for generations as an antidiabetic remedy by the Dayak Ngaju community. Brotowali stem contains secondary metabolite compounds, including alkaloids, which possess various pharmacological activities, one of which is antidiabetic activity. This study aimed to determine the alkaloid content of Tinospora crispa stem extract in aquadest, ethyl acetate, and n-hexane fractions. The research employed an observational descriptive method by analyzing qualitative data through color reaction tests and quantitative data using UV-Vis spectrophotometry to determine alkaloid levels. The qualitative analysis results showed positive color reactions indicating the presence of alkaloid compounds. Quantitative analysis using UV-Vis spectrophotometry revealed that the total alkaloid content in the aquadest fraction was 20.19 mg or 20.19%, in the n-hexane fraction was 20.54 mg or 20.54%, and in the ethyl acetate fraction was 31.07 mg or 31.07%. The highest total alkaloid content was found in the ethyl acetate fraction. In conclusion, the extract of Tinospora crispa stem positively contains alkaloids, with the highest alkaloid content obtained in the ethyl acetate fraction at 31.07%.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adriana Palimbo, Adriana Agenia Rahman Agustin, Nur Syafa Ahmad Hidayat Ahmad Syahlani Ahnafani, Miyada Nur Aima Pitriya amanah, nurul Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda, Era Dea Anggia Puteri Anisa Ujuldah Anisa Ujuldah Annisa Fitria Ariani, Malisa Aryzki, Saftia Asi, Seva Bela N. Asi, Seva Bela Nata Asti Wulan Ariani Auli Damayanti Aulia Damayanti Aulia Rahmah Aulia, Nina AYU LESTARI Azhimia, Faida Bayu Hari Mukti Budi, Seria Carolin, Putri Dahlia Syahrina Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede Defitamira, Olvi Deviani, Norma Dian Bardiansyah Donaretsi, Olga Nathania Dwi Salmarini, Desilestia Elieser, Michael Endang Susilawati Enzelia, Yoan Esti Susilowati Evana, Nur Qomara Fadhiyah Noor Anisa Fahriani, Fahriani Fatthiya Lisyanti Faulina, Siti Emi Az-Zahra Fitri Sadlia Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Fitriani, Dyah Fitriyana, Rahma Furqan, Rizqi Nur Giopani, Dea Lailani Gresia, Sola Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Hariyanto, Ario Yudo Hastika, Febby Yulia Heny Novarita Hepriana, Yemima Holilah, Shafira Nor Husna, Hafizatul I Ketut Purnama Putra Ihyadin, Hafiz Ikeh, Tri Sulapmi D. Indriyani, Reni Irpiana, Irma Ismiadi, Rahmad Jannah, Ghina Raudhatul Jesika Claudia Johanda, Maulida Julianti, Army Karina, Diah Karinda, Niken Adkah Khaliza Natasya Dilla Khatimah, Indah Husnul Komaliya, Risyda Kornelia, Sindi Kunti Nastiti Kurniawati, Darini Kusuma D, Muhammad Chandra Hadi L. Lisnawati Laetare, Tresy Patricia Laurensia Yunita Lestari, Noor Laili Mega Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Lisaura, Inggrit Windy M. Sobirin Mohtar Maharani, Silvia Atwi Maharani, Tri Anita Mahdalena Mahdalena Martha, Dhea Yolanda Marwah, Jannatul Maskura, Nur Maulani, Eka Febrianti Maulina, Nor Ma’rifah, Nurul Melviani, Melviani Mia Audina Mia Audina, Mia Miftahul Jannah Mohammad Basit, Mohammad Muhammad Aldi, Muhammad Muhammad Naufal, Muhammad Mustaqimah Mustaqimah Muzdalifah, Nur Nabila, Putri Nasiroh Nasiroh, Nasiroh Nastiti, Kunti Natantri, Bamikha Priskila Nayaken, Putri Olivia Ngongo, Marselina Nisa, Karimatun Nisrina, Salwa Nita Hestiyana nofrizal, deni Noorhaliza Noval Noval Noval Noval Noval Novalia Widiya Ningrum, Novalia Widiya Novalis, Rima Nugraha, Dyan Fitri Nur Hidayah NURUL HIDAYAH Oktavia, Regina Pebriana, Olvia Putri Pratiwi, Sinta Puji Lestari, Yayuk Puspa Indah Puteri Putri Vidiasari Darsono Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Jelita Annisa Putri, Lidia Risma Putri, Mela Julia Rabiatul Adawiyah Rahayu, Desi Dwi Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmah, Mulia Rahman, Agenia Ramadhan, Ahmad Dian Ramadhan, Novalina Rossa Ramadhani, Alya Raudhatul Jannah, Ghina Reny Indriyani Ria Fitriani Rina Saputri Rizali, Muhammad Rohama , Rohama Rohama, Rohama Rohama, Rohma Rubina, Miranda Rustiana Rustiana Sadlia, Fitri Sagita, Ririn Samara, Akhmad Fadhil Saniah, Husnus Sari, Nita Wulan Sari, Rani Normaya Satria, Romi Savitri, Amanda Shelvia Setia Budi Sihotang, Ina Yunita Siti Azizah Siti Fatimah Siti Jubaidah, Siti Siti Malahayati Siti Sarah, Siti Sitti Khadijah Sofiya Maulida Sudarya, Maharani Fitria Syari, Aulia Rahma Syifa Khairunnisa syifa, Nur Syifa, Umi Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tuti Alawiyah Tuti Alawiyah Tuti Alawiyah Ujuldah, Anisa Ulfah, Annisa Ulpah, Nor Sipa Aulia Utami, Putri Nadila Vania, Risma Ananda Weliyanto, Yupi Winda, Nadia Oktavia Wineiniati, Noni Wulandari, Suci Sri Yasnatasya Ys, Jian Yuditha Mutia Windy Yuli Yanti Sholehah Yustian, Alifira Adhany Yuwindry, Iwan Zhafirah, Nurul Zulianur, Riska Ali Zulliati Zulliati