p-Index From 2021 - 2026
12.554
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Academica Komunikator Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Kajian Komunikasi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Nyimak: Journal of Communication Jurnal Komunikasi IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal ASPIKOM Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi PROSIDING KOMUNIKASI LUGAS Jurnal Komunikasi JURNAL HERITAGE JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Jurnal Profetik Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI DIALEKTIKA Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Ranah Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Komunikasiana: Journal of Communication Studies International Journal of Marketing and Human Resource Research Jurnal Kesehatan Tambusai Entrepreneur : Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Jurnal Digital Media dan Relationship GREENOMIKA Jurnal Sains Manajemen AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ProBisnis : Jurnal Manajemen Jurnal Sosial dan Abdimas Research of Service Administration Health and Sains Healthys Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Social And Economics Research Business Management Postgraduate Management Journal Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Mediator: Jurnal Komunikasi Prohealth Journal Journal of Knowledge Management Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi IIJSE Jurnal Komunikasi, Masyarakat Dan Keamanan Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia JER journal of social and economic research J-CEKI PESHUM Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DESKRIPTIF PROGRAM MQTV SEBAGAI MEDIA DAKWAH Yaser Mubarok; Dasrun Hidayat
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 1, No 2 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.714 KB) | DOI: 10.31294/kom.v1i2.217

Abstract

Abstract - This study aims to determine the existence of Propagation Media Television, the assessment focused on Programs at MQTV (Manajmen Qolbu TV) Bandung. A qualitative approach with descriptive analysis program constructivist paradigm. Informants consisted of managers MQTV, spectators and television experts as key informants . The results of this study revealed that MQTV Propagation Media Television which is consistent with the meaning as a medium of propaganda , seen in a series of programs presented. Programs, namely religiousprograms as propaganda through television broadcasts, television is still prioritizing function, educate, entertain and inform . Although these programs are still considered to require creative, professional team to avoid monotony that adds to the appeal as Media Dakwah Television . Keywords : Propagation Program Television , Media Dakwah   Abstrak -  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan Media Dakwah Televisi, dengan fokus kajian pada Program-Program di MQTV (Manajmen Qolbu TV) Bandung. Pendekatan kualitatif analisis deskriptif program dengan paradigma konstruktivis. Informan penelitian terdiri dari pengelola MQTV, penonton dan pakar pertelevisian sebagai informan kunci. Hasil Penelitian ini mengungkapkan bahwa MQTV adalah Media Dakwah Televisi yang tetap konsisten dengan makna sebagai media dakwah, terlihat pada rangkaian program yang disajikan. Program-program yang disajikan, yakni program-program keagamaan sebagai dakwah melalui siaran televisi, tetap mengedepankan fungsi televisi yaitu, mendidik, menghibur dan memberikan informasi. Meskipun program-program tersebut dinilai masih membutuhkan tim kereatif yang professional agar tidak monoton sehingga menambah daya tarik sebagai Media Dakwah Televisi. Kata kunci : Program Dakwah Televisi, Media Dakwah.
DIALEKTIKA KOMUNIKASI TENTANG HIV PADA ODHA DAN ADHA DI RUMAH CEMARA BANDUNG Febry Ramadanu; Dasrun Hidayat; Maya Retnasari
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/kom.v2i2.843

Abstract

ABSTRACTThis research aims to know how the dialectic communication PLWHA to build internal relations to CLWHA with the final results to make quality of live better CLWHA. Type of this research is qualitative, with the constructivist paradigm and case study. Data collected by the methods of observation, interview and documentation. The result showed that the disclosure HIV status PLWHA and CLWHA be a good beginning of the conversation should doing by parents for start the next approach phase. Give extra attention and enough affection a helping CLWHA to get a good quality of live. PLWHA and CLWHA using communication privacy management to manage its private information.Keywords: Communication, Internal relationship, Conffident ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana dialektika komunikasi ODHA dalam membangun hubungan internal kepada ADHA dengan tujuan akhir membuat kualitas hidup ADHA yang lebih baik. Jenis dari penelitian ini adalah kualitatif, dengan paradigma konstruktivis dan studi kasus. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukan bahwa pengungkapan status HIV ODHA dan ADHA menjadi awal pembicaraan baik yang harus di lakukan oleh orang tua untuk memulai tahapan pendekatan selanjutnya. Memberikan perhatian yang ekstra dan kasih sayang yang cukup akan membantu ADHA mendapatkan kualitas hidup yang baik. ODHA dan ADHA menggunakan manajemen privasi komunikasi untuk mengelola informasi privat yang dimilikinya. Kata Kunci : komunikasi, hubungan internal, percaya diri
MAKNA HUBUNGAN ANTARPRIBADI MELALUI MEDIA ONLINE TINDER Karlina Nadya; Dasrun Hidayat; Maya Retnasary
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 3, No 1 (2016): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/kom.v3i1.1214

Abstract

ABSTRACTThe focus of this research is based on the meaning of the Inter-personal relationships Tinder users in Bandung. Establishing a relationship via technology should be based on the preparation of appropriate communication messages. Open attitude and the attitude of trust becomes an important thing that Inter-personal communication is still running despite using Tinder media. This study used a qualitative approach on the grounds that this approach is the approach that interprets the phenomena that occur naturally. The method used is phenomenological method as a key concept in this research is to examine the meaning of a user Tinder. Results from this study that the communication can run well with good management communication messages such as the preparation of topics and use of emoticons. Openness and trust in Tinder users can also support communication even if only by using the media. Keywords: Tinder, Inter-personal communication, social media ABSTRAKFokus penelitian ini didasarkan pada makna hubungan Antar pribadi pengguna Tinder di Bandung. Menjalin sebuah hubungan via teknologi harus didasari dengan penyusunan pesan komunikasi yang tepat. Sikap terbuka dan sikap percaya menjadi suatu hal yang penting agar komunikasi Antar pribadi tetap berjalan walaupun dengan menggunakan media Tinder. Penelitian ini menggunakan pendekeatan kualitatif dengan alasan bahwa pendekatan ini adalah pendekatan yang menafsirkan fenomena yang terjadi secara alamiah. Metode yang digunakan adalah metode fenomenologi karena konsep utama dalam penelitian ini adalah mengkaji tentang makna seorang pengguna Tinder. Hasil dari penelitian ini bahwa komunikasi dapat berjalan dengan baik dengan pengelolaan pesan komunikasi yang baik seperti penyusunan Tema dan penggunaan emoji. Sikap terbuka dan percaya pada pengguna Tinder juga dapat menunjang komunikasi walaupun hanya dengan menggunakan media. Kata kunci : Tinder, Komunikasi Antar pribadi, media sosial
PEMANFAATAN MEDIA CYBER PR JELANG ASEAN COMMUNITY Dasrun Hidayat; Anisti Anisti
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 2, No 1 (2015): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.807 KB) | DOI: 10.31294/kom.v2i1.198

Abstract

Abstract: Context problems studied  in this paper about the framework of public relations strategy with the use of cyber media PR company in Indonesia through the pillar ahead of the Asean Economic Community. The issue was raised because of the presence of new media or new media in recent years greatly helped the workings of the PR company in an effort to improve the effectiveness of the company's work. However, the use of cyber media as a working tool is considered less than optimal because of the level of understanding of the working methods of the technology-based media. This paper uses the method of writing a literature review. This study is expected to provide an understanding of PR companies to use contemporary media or new media in this regard cyber media PR includes all programs that can be used by technology or e-PR. Awareness of PR companies is very important, as the Indonesian company strategy ahead of the ASEAN Community. The three main pillars of the establishment of the ASEAN Community, namely (1) the ASEAN Political and Security Community (2) and the Asean Economic Community (3) Social and Cultural Community ASEAN. In this scientific paper the authors focus on the ASEAN Economic Community through the use of cyber media Tekonologi PR companies. Asean Community will open up opportunities for ASEAN countries to compete in the interstate without limit again lies the region. This means that each ASEAN country has a great opportunity, and equal opportunities to develop the economy of the ASEAN countries through two key words that excellent service and quality products. Keywords: business strategy, cyber media, asean pillar of community Abstrak: Konteks masalah yang dikaji dalam paper ini mengenai strategi kerja public relation dengan pemanfaatan media cyber PR perusahaan di  Indonesia melalui pilar ekonomi jelang Asean Community. Masalah ini diangkat karena hadirnya media baru atau new media beberapa tahun terakhir ini sangat membantu cara kerja PR perusahaan dalam upaya meningkatkan efektifitas kerja perusahaan. Akan tetapi, pemanfaatan media cyber sebagai alat kerja tersebut dirasa kurang optimal karena tingkat pemahaman tentang metode kerja melalui media berbasis teknologi tersebut. Penulisan paper ini menggunakan metode kajian literatur. Kajian ini diharapkan memberikan pemahaman PR perusahaan terhadap pemanfaatan media kontemporer atau media baru dalam hal ini media cyber PR meliputi semua program yang dapat digunakan melalui teknologi atau e-PR. Kesadaran kerja PR perusahaan ini sangat penting, sebagai strategi perusahaan Indonesia jelang Asean Community. Tiga pilar utama terbentuknya Asean Community yaitu (1) Komunitas Politik dan Keamanan Asean, (2) Komunitas Ekonomi Asean dan (3) Komunitas Sosial dan Budaya Asean.  Pada paper ilmiah ini penulis fokus pada Komunitas Ekonomi Asean melalui pemanfaatan tekonologi media cyber PR perusahaan. Asean Community  akan membuka kesempatan bagi negara-negara Asean untuk bersaing antar negara tanpa di batasi lagi letak wilayah. Artinya bahwa setiap negara Asean memiliki kesempatan yang besar dan peluang yang sama untuk mengembangkan ekonomi antar negara Asean melalui dua kata kunci yaitu layanan prima dan produk berkualitas.Kata Kunci: strategi kerja, cyber media, pilar asean community
KONSTRUKSI MAKNA TENTANG REPUTASI SMART SURVEILLANCE DI KOTA BANDUNG S Nurul Fatonah; Dasrun Hidayat; Diny Fitriawati
J-IKA Vol 3, No 2 (2016): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/kom.v3i2.1306

Abstract

ABSTRACTThis research argued about the meaning of smart surveillance. The purpose of this research was to know meanings smart surveillance at the external public of smart surveillance itself about how the public external smart interpret surveillance among which interpret security facilities, security and behavioral changes after the presence of smart surveillance as well as the meaning of Bandung as smart surveillance. This research use qualitatively. Researchers used the method in axiology phenomenological study because researchers wanted to construct meaning from experience conscious individuals the external public in defining smart surveillance. Data collection techniques used is through in-depth interviews. Results from this research that the public external smart interpret vary regarding surveillance, external public revealed that Bandung is towards town with a security system based on technology, but have not executed to the fullest. Keywords: reputation, image, smart surveillance, smart city. ABSTRAKPenelitian ini mengemukakan tentang pemaknaan smart surveillance. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetaui pemaknaan smart surveillance pada publik ekternal  dari smart surveillance itu sendiri mengenai bagaimana para publik ekternal memaknai smart surveillance diantaranya yaitu memaknai fasilitas keamanan, rasa aman dan perubahan prilaku pasca hadirnya smart surveillance serta pemaknaan bandung sebagai smart surveillance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatatif. Peneliti menggunakan metode studi fenomenologi dikarenakan secara aksiologi peneliti ingin mengkonstruksi makna berdasarkan pengalaman sadar individu para publik ekternal dalam memaknai smart surveillance. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara secara mendalam. Hasil dari penelitian ini yaitu para publik ekternal memaknai beragam mengenai smart surveillance, publik eksternal mengungkapkan bahwa Bandung memang menuju kota dengan sistem kemanan berbasis teknologi, tetapi belum di eksekusi secara maksimal. Kata Kunci: reputasi, citra, smart surveillance, smart city.
POLA KOMUNIKASI PADA PROSESI MANGULOSI DALAM PERNIKAHAN BUDAYA ADAT BATAK TOBA Destien Mistavakia Sirait; Dasrun Hidayat
J-IKA Vol 2, No 1 (2015): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.283 KB) | DOI: 10.31294/kom.v2i1.199

Abstract

Abstract : Ulos as an important thing in Batak marriage, so the focus of this research is the mangulosi process (ulos pinning) in Batak Toba marital culture, in the process of mangulosi, there’s a values and belief that contained in it. The genre of this research is a qualitative with ethnography study which made the writer should do the research deeper with observation and an in depth interview. The paradigm that used in this research is constructivism paradigm that is inspected with face negotiation theory. The result of this research is that the mangulosi process in batak toba marital culture is happened by the communication behavior of batak peoples, the pattern of the communication is bound to the communication situation, communication event, communication setting, communication message and language variety whom being used in that cultural process. The values that contained in mangulosi process resulting the differences of the batak people behavior toward their peoples who married following the culture and not through the face negotiation theory, and the belief that contained behind the values that happened in every mangulosi process, whether the one in ulos sheet or in all of the communication process that occurred on batak toba marriage culture.Keyword : Marriage, Mangulosi, Batak Culture, Communication Pattern. Abstrak : Ulos sebagai hal penting dalam suku Batak, sehingga fokus penelitian ini adalah prosesi mangulosi (penyematan ulos) dalam pernikahan adat Batak Toba, dari proses mangulosi tersebut, muncul nilai-nilai serta keyakinan yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan studi etnografi yang mengharuskan peneliti meneliti lebih dalam dengan cara observasi dan wawancara mendalam, paradigma yang digunakan adalah konstruktivisme yang dikaji dengan teori face negotiation atau teori negosiasi wajah. Hasil penelitian ini adalah terjadinya prosesi mangulosi dalam pernikahan adat batak yang dihasilkan dari pola perilaku komunikasi oleh masyarakat batak, pola komunikasi tersebut terkait dengan situasi komunikasi, peristiwa komunikasi, setting komunikasi, pesan komunikasi dan varietas bahasa yang digunakan dalam prosesi adat tersebut. Nilai yang terkandung pada setiap prosesi mangulosi menghasilkan perbedaan perilaku masyarakat batak terhadap orang yang telah menikah secara adat dan orang yang tidak menikah secara adat lewat teori negosiasi wajah (face negotiation theory), serta keyakinan yang terkandung dibalik nilai-nilai yang terjadi pada setiap prosesi mangulosi, baik nilai terhadap kain ulos maupun terhadap seluruh rangkaian peristiwa komunikasi yang terjadi pada pernikahan adat batak Toba. Kata kunci: Pernikahan, Mangulosi, Budaya Adat Batak, Pola Komunikasi
Kearifan Lokal Ulun Lampung Kajian PR Budaya Melalui Pendekatan Etnografi PR Dasrun Hidayat; Engkus Kuswarno; Feliza Zubair; Hanny Hafiar
J-IKA Vol 4, No 1 (2017): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/kom.v4i1.1796

Abstract

ABSTRAKArtikel ini fokus pada ritual mupakat adat prosesi pemberian gelar atau Juluk Adok. Aspek-aspek yang dikaji meliputi simbol pada sistem dan status pernikahan sebagai gerbang pemberian gelar. Simbol sistem dan status pernikahan yakni simbol atribut adat yang digunakan pada prosesi pemberian gelar. Simbol tersebut terdiri dari simbol Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha dan Mupakat Balak sebagai pedoman prosesi pemberian gelar. Penelitian dilaksanakan di Desa Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus Lampung. Penelitian ini menggunakan studi Etnografi PR yang berfokus pada perilaku komunikasi Jakhu Suku sebagai PR Budaya. Penelitian bersifat kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan melibatkan delapan informan perangkat adat. Hasil penelitian menemukan bahwa mupakat adat menjadi simbolisasi ritual pemberian gelar. Simbolisasi meliputi Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha dan Mupakat Balak. Mupakat adat terjadi secara khas dan berulang sehingga membangun Pola Kerja Jakhu Suku pada prosesi mupakat adat pemberian gelar. Kata kunci: PR Budaya, Kearifan Lokal, Pola Mupakat Adat. ABSTRACTThis article focuses on the traditional mupakat rituals of giving title procession named juluk adok. These aspects are examined include the symbol on the system and the status of marriage as a gate of giving title. Symbols on the system is the custom attributes symbols used in giving title procession. The symbol consists of Mupakat Kamar symbols, Mupakat Pandia Paku Sakha, and Mupakat Balak as guidelines for giving title procession. The research was conducted in the village of Banjar Negeri in District Gunung Alip Tanggamus Lampung. This study used Ethnographic PR studies that focus on Jakhu Suku’s communication behavior as a Culture PR. The research is qualitative with the constructivist paradigm. The technique of collecting data through observation and interviews with eight informants of custom devices. The study found that traditional mupakat become a symbolization of giving title ritual. Symbolization includes Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha, and Mupakat Balak. Traditional mupakat be typically and repeatedly so as to build a work pattern of Jakhu Suku in traditional mupakat of giving title procession. Keywords: Culture-PR, Local Wisdom, Traditional Mupakat Pattern.
REPRESENTASI KAMPUNG SENI DAGO SEBAGAI OBJEK WISATA KOTA BANDUNG Dasrun Hidayat; Alvi Fitrianti; Mahardiansyah Suhadi; Baruna Tyaswara
J-IKA Vol 1, No 2 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.992 KB) | DOI: 10.31294/kom.v1i2.215

Abstract

Abstract -“Dago Art Village Imaging”. For establishment of positive image to public and attract tourists, both domestic and international, to revisit Bandung City. This research use qualitative approach and descriptive study to obtain results of Dago Art Village imaging for object of interest to tourists in Bandung City. The results of the research suggest that many people do even not yet know the existence of Dago Art Village. At the outset, the concept of Dago Art Village comprise meaning, benefit, function, and role of artist in development of Dago Art Village imaging for object of interest to tourists by means of socialization, promotion, and program. Government have important  role  in  development  of  Dago  Art  Village  including  program,  socialization,  and promotion. We concluded that, first, Dago Art Village for creative object of interest to tourists offer diverse cultural arts that about to be abandoned by young generation today; second, Artist have particularly important role in development of Dago Art Village; third, Government engage in construction of infrastructure and means programs to support Dago Art Village imaging for object of interest to tourists in Bandung City. Keyword: Attractions, Role of Government, The Role of Artists.   Abstrak  -  Pencitraan  Kampung  Seni  Dago,sebagai  pembentukan image positif kepada masyarakat luas dan menarik para wisatawan baik domestic maupun mancanegara untuk kembali mengunjungi kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Fokus pada pencitraan Kampung Seni Dago sebagai objek wisata kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan kampong seni Dago. Dimulai dari konsep kampong seni Dago yang didalamnya meliputi makna, manfaat, fungsi dan peran  seniman dalam pengembangan pencitraan  sebagai  objek  wisata kampong seni Dago yaitu sosialsasi kampong seni Dago, promosi, program.Peran pemerintah pengembangan objek kampong seni Dago meliputi program, sosialisasi, danpromosi. Berdasarakan hasil dari kesimpulan pertama Kampung Seni  Dago sebagai salah satu objek wisata yang kreatif dengan menawarkan beragam seni budaya yang saat ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda sekarang, kedua  Seniman  memberikan peranan yang sangat penting dalam perkembangan kampung seni dago, ketiga Pemerintah ikut serta dalam membangun program sarana dan prasarana untuk menunjang pencitraan kampung seni dago sebagai objekwisata kota Bandung  Kata Kunci : Objek wisata, Peran Pemerintah, Peran Seniman
PERILAKU KOMUNIKASI DALAM KONTEKS HANACARAKA MASYARAKAT KAMPUNG CIREUNDEU Dasrun Hidayat; Atie Rachmiatie; Dinda Rizkyana
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i2.747

Abstract

sunda. Padahal aksara suku sunda yang resmi adalah Kaganga. Situasi ini terjadi disalah satu kampung adat yaitu Kampung Cireundeu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan yang digunakan dalam melestarikan aksara hanacaraka. Penelitian juga dimaksudkan untuk menjelaskan nilai-nilai keyakinan masyarakat Cireundeu terkait penggunaan aksara hanacaraka sebagai alat komunikasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancrara dan observasi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa cara melestarikan hanacaraka sebagai simbol budaya melalui penerapan tulisan hanacaraka ditiap simbol-simbol budaya di kampung Cireundeu. Di gapura terpampang tulisan “Wilujeng Sumping di Kampung Cireundeu” dengan menggunakan aksara hanacaraka. Demikian pula dilokasi lainnya seperti tanda penunjuk jalan, dan ruangan rumah adat atau tempat pertemuan masyarakat kampung Cireundeu yang disebut Balee Saresehan. Adapun keyakinan yang masih dipegang teguh bahwa hanacaraka sebagai budaya organik yang mengandung nilai-nilai spiritual. Nilai-nilai tersebut mengajarkan kepada mereka tentang kepercayaan terhadap sang pencipta. Oleh karenanya, hancaraka juga diyakini sebagai alat komunikasi kepada pencipta atau komunikasi transendental. Kata Kunci: cireundeu; hanacaraka; kaganga; perilaku komunikasi; transendental
ANALISIS PESAN KAMPANYE #DIRUMAHAJA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Dian Aprianita; Dasrun Hidayat
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v4i2.7910

Abstract

AbstrakPesan kampanye #dirumahaja sedang digencarkan di Indonesia. Dengan kepedulian sosial pemutusan mata rantai COVID-19. Program kampanye ini dikeluarkan oleh salah satu perusahaan transportasi online PT. Gojek Indonesia. Penyampaian pesan kampanye dilakukan melalui media sosial instagram dengan memberikan unggahan berupa pesan #dirumahaja yang dikemas melalui foto dan video. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi customer Gojek terkait pesan kampanye #dirumahaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada customer Gojek yang aktif dalam media sosial instagram. Subjek pada penelitian ini adalah customer Gojek dengan usia produktif 18-25 tahun. Dengan dilatarbelakangi profesi yang berbeda meliputi mahasiswa, karyawan, dan videografer. Hasil dari penelitian ini adalah adanya daya tarik customer terhadap program tersebut. Faktor yang menjadi daya tarik meliputi gambar, warna, dan kebaruan konten. Gambar program #dirumahaja dinilai menarik karena mampu memperlihatkan karakter pesan utama tentang aman di rumah saja. Sedangkan dari sisi warna, customer berpendapat menarik karena mampu memperkuat karakter gambar. Untuk kebaruan konten, adanya pesan yang dikemas dengan animasi mengikuti trend masa kini, serta pesan mengenai COVID-19 dengan aman tinggal di rumah. Adanya persepsi positif mengenai program tersebut, adapula perubahan pada pengetahuan, sikap, dan perilaku costumer terhadap bahaya dan cara pemutusan COVID-19. AbstractThe  #dirumahaja  campaign message is being intensified in Indonesia.  With social care breaking the COVID-19 chain. This campaign program was launched by one of the online transportation companies, PT. Gojek Indonesia. Delivery of campaign messages is done through social media Instagram by providing uploads of #dirumahaja messages that are packaged through photos and videos. The purpose of this study was to determine customer perceptions related to the #dirumahaja campaign  message. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The technique of data collection is done by interviewing motorcycle taxi customers who are active on Instagram social media. The subjects in this study were Gojek customers with a productive age of 18-25 years. With different professional backgrounds including students, employees, and videographers.  The results of this study are the attractiveness of customers to the program  Factors of interest include an image, color, and novelty of content. The  #dirumahaja program image is considered attractive because it can show the main message characters about being safe at home. Meanwhile, in terms of color, customers think attractive because it can strengthen the character of the image. For the novelty of content, there are messages that are packaged with animation following current trends, as well as messages about COVID-19 safely staying at home. There is a positive perception of the program, there are also changes in customer knowledge, attitudes, and behavior towards the dangers and ways of terminating COVID-19.  
Co-Authors Acep Rohendi Achmad Wildan Kurniawan Achmad Wildan Kurniawan, Achmad Wildan Afifah Nurul Mardhiyah Agia Dwi Vici Utami Agung Prasetya Agung, Ign Wiseto P Agung, Wiseto Prasetyo Ahmad Jaenal Mustopa Jaenal Mustopa Aisya Sucy Nabila Alam, Hikmatul Aliya Azrifatin, Anis Alvi Fitrianti Alya Rahma Zahrani Andikarya, Oke Andikarya, R Oke Andikarya, R. Oke Anisa Nurul Hasanah Anisti, Anisti Arif Rachman Astuti, Gita Atie Rachmiatie Aulia, Ellena Fitri Bagenda, Wahyuddin Bambang Sugiyarto Baruna Tyaswara Baskoro, Lahandi Bayu Rizky Ramadhani Berliani, Ajeng Novia Birowo, Anandito Budi Santoso Budiono, Vica Claudia Cecilia Putri Christa Citta, Givania Diwiya Darajat Wibawa Deri Hanafy D Destien Mistavakia Sirait Dian Aprianita Diana Soesilo, Diana Dinda Rizkyana Diny Fitriawati, Diny Dwi Budi Santoso Dyah Putri Ayuningtyas Efawati, Yen Eli Susana, Eli Ellena Fitri Aulia Elsa Yuniarti Endang Komara Engkus Kuswarno Erliany Syaodih Erliany Syaodih Fath, Zulfa Nurul Febry Ramadanu Feliza Zubair Feliza Zubair Femi Oktaviani Ferdinandus Ngare Gartika Rahmasari Gartika Rahmasari, Gartika Gita Melati Gusdianto, Adi Gustini, Leili Kurnia Halita, Yessi Okta Hamdani, Neng Heni Rachmawati Handayani , Nining Handayani, Ni Luh Handhika Perdhana Putra Hanny Hafiar Harikatang, Agung Damai Haslina Halim Haura Hermawanti Hendrawan, Heri Henhen Siti Rugoyah Hidayanto, Arif Nur Hidayat, Sarah Nursa'diah I Made, Dwi Saputra Indria Angga Dianita Iswanto Iswanto Jayawijaya, Firman Kahar Mulyani Kahar Mulyani Kamarani, Dinar Dina Karamani, Dinar Dina Karlina Nadya Kharmi Juni Yanti Koleangan, Peter Joshua Alexander Kusharini, Omitta Yuliastuti Lalu Anugrah Nugraha Lazuardy, Muhammad Azhary Lee, Yoseph Lena, Lena Lestari, Yuniati Lyndon, Novel Lyndon, Novel Anak Maeskina, Mega Mutia Maharani, Iris Fatia Mahardiansyah Suhadi Mahardiansyah Suhadi Manik, Siti Lolo Sundari Maya Retnasari Maya Retnasary Maylanny Christin Mega Mutia Maeskina Mega Mutia Maeskina Merri Indriana Merri Indriana Mudzammil Fikri Haqani Muhammad Raji Alfathian Muhammad Rofi Jamil Mujianto, Haryadi Mulyani, Kahar Nabila Damayani Marzaman Nadia Agustina Rahayu Naya, Pramedistiyani N Ain Neng Yayu Nining Handayani Nining Handayani Noer Rizky Helga Widowati Noer Rizky Helga Widowati Noeraida Noeraida Nofha Rina Nopita Dewi Novian Agung Pratama Novianti Eka Kartika Nugraha, Lalu Anugrah Nur Afifa, Vanessa Aura Nur'aeni, Nur'aeni Nur, Risti Nurhasanah, Annisa Nur’Aeni, Nur’Aeni Primaditya, Intan Nararia Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi R. Oke Andikarya Rahmani, Tazkia Falah Rahmat Hidayat Raihan Robiansyah Rangga Alfara Raudya Putri Damayanti Rena Delianti Restiani, Yani Reza Rizkina Taufik Rhenald Fahmi Andhika Rian Andriani, Rian Rinidji, Alif Putra Robert Robert Rohendi, A Rubini, Rizki Adriansyah S Nurul Fatonah Saputra, Yakobus Angga Ricardo Saputri, Almauri Satia Rahmawati, Lusi Sigourney Ruth Bunga Tanuwijaya Simamora, Harmoni Sobia Shahzad Sri Dewi Setiawati Sroyer, Beatrik Yunike Yulanda Suci Nujiana Sudiryo, Sudiryo Sufiati, Seli Dela Suherman, Suherman Sukajie, Bambang Sukatno Krisbianto Sukatno Krisbianto Sukma Sahadewa, Sukma Sukma, Firandicha Prawira Sukmawati, Nisrina Sulistyowati, Yekti Surman, Surman Surveyanti, Yenie Susanto, Dede Himawan Dwi Suyono, Seso Sulijaya Syafiqoh, Salwa Syarifuddin , Didin Syifarina Mutiara Oktaviani Tabitha Hemastuti Tara, Elena Silvia Tarmidzi, Nur'aeni Titin Suhartini Titin Suhartini Trisnaryan Pratama, Fahri Ummah, Syadathul Utami, Firda Diah Utomo, Muhammad Aditya Vebrianti, Seni Veranita, Mira Viky Ferdiansyah Yani Restiani Widjaja Yani Restiani Widjaja, Yani Restiani Yaser Mubarok Yurika, Yurika Zikri Fachrul Nurhadi, Zikri Fachrul