p-Index From 2021 - 2026
9.063
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Bioeducation Journal Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi International Journal of Community Service Learning Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Konservasi Hayati Jurnal Penelitian Farmasi dan Herbal MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Journal of Biology Learning Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi BIOLOVA Ilomata International Journal of Social Science Jurnal Buana Farma SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Proceeding Biology Education Conference Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS) Jurnal Ekonomika Dan Bisnis JAMAIKA: Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal Masyarakat Indonesia Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Urecol Journal. Part A: Education and Training Jurnal Lintas Keperawatan Prosiding University Research Colloquium JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) Indonesian Research Journal on Education Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Bisma : Business and Management Journal Jurnal Pengabdian Gizi dan Kesehatan Masyarakat Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Business Management Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Journal of Islamic Economy Journal of Pharmacy Tiara Bunda Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Proceeding of International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology Berita Biologi Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Penugasan Dosen di Sekolah Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Lina Agustina; Putri Agustina; Rina Astuti; Annur Indra Kusumadani
Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Proses Penerbitan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/semarjpkm.v2i1.3

Abstract

The Lecturer Assignment Program in Schools  is a government effort to provide real-world experience to LPTK lecturers in teaching practices in schools. Lecturers are expected to have relevant experience so they can serve as professional role models for prospective teacher students. This activity aims to provide lecturers with direct experience in implementing teaching in secondary schools while supporting the improvement of learning quality. The activity was carried out at SMP IT Amanah Juwiring through three stages: Focus Group Discussions (FGD) with the school, implementation of learning using teaching modules and LKPD based on Problem Based Learning (PBL), and evaluation through observation, interviews, and reflection with teachers. The results of the activity showed an increase in student activeness in discussions and questions and answers, more participatory learning, and increased teacher awareness in the use of media and various learning models. This program not only impacts students, but also strengthens professional collaboration and teacher competency development in designing more innovative and student-centered learning.
The Effectiveness of the Socioscientific Blended Project-Based Learning (PjBL) Model in Improving Higher-Order Thinking Skills Annur Indra Kusumadani; Lina Agustina; Rina Astuti; Putri Agustina; Harry Affandy
Journal of Biology Learning Vol 8 No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbl.v8i1.8044

Abstract

This research aligns with UMS RIP Theme 5 concerning the improvement of education and learning quality. Socioscientific Blended Project-Based Learning (SSI-PjBL) is a learning model that actively engages students through online and face-to-face activities, including reading, discussion, experimentation, data analysis, and problem-solving related to socioscientific issues in society. This study aimed to determine the effectiveness of the SSI-PjBL model in improving the higher-order thinking skills (HOTS) of biology education students at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) UMS. This study employed a quasi-experimental design involving two groups of 40 students, consisting of an experimental group (20 students) taught using the SSI-PjBL model and a control group (20 students) taught using the conventional Project-Based Learning (PjBL) model. HOTS indicators measured in this study included critical thinking, analysis, evaluation, and problem-solving skills. Data were collected using HOTS-based pretest and posttest essay instruments. Data analysis was conducted using hypothesis testing and effect size analysis. Prior to hypothesis testing, assumption tests including normality and homogeneity tests were performed. Since the data were normally distributed, independent sample t-test was used as a parametric statistical test. The results showed a significant improvement in students’ HOTS in the experimental class compared to the control class. Furthermore, the effect size was calculated using Cohen’s effect size formula and produced a value of 3,190, which was categorized as high according to Cohen’s criteria. These findings indicate that the SSI-PjBL model has a strong effect on improving students’ higher-order thinking skills and can be considered an effective learning approach to support 21st-century biology education.
Analisis Struktur Vegetasi di Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali MARIDI, MARIDI; SAPUTRA, ALANINDRA; AGUSTINA, PUTRI
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8, No 1 (2015): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v8i1.3258

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain: (1) mengetahui struktur dan komposisi vegetasi baik pohon maupun vegetasi penutup lantai (lower crop community-LCC) di lokasi kajian AMDAL kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali; serta (2) mengetahui pengaruh indeks nilai penting dan indeks diversitas vegetasi terhadap kondisi lingkungan di sekitar lokasi kajian AMDAL kecamatan Ampel kabupaten Boyolali. Penelitian dilaksanakan di lokasi kajian AMDAL kecamatan Ampel kabupaten Boyolali pada bulan Juni sampai Juli 2013. Penelitian dilaksanakan dalam beberapa tahap antara lain: (1) survei (pene-litian pendahuluan; (2) penentuan area kajian (unit sampling); (3) pengambilan data lapangan; serta (4) analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk vegetasi pohon, diperoleh 46 spesies yang termasuk ke dalam 24 famili. Jenis pohon yang pa-ling banyak ditemukan adalah Capsicum frutescens (cabe rawit) yang berjumlah 3655 individu tiap 1600 m2. Kontribusi spesies pohon yang terbesar ditunjukkan oleh indeks nilai penting (INP) tertinggi adalah Capsicum frutescens. Indeks diversitas/keaneka-ragaman vegetasi pohon di lokasi adalah 0,9864 (rendah). Untuk vegetasi penutup lantai (LCC) ditemukan 80 spesies yang termasuk 27 famili. Cacah individu terbanyak adalah Wedelia montana sebanyak 3234608 individu per 400 m2. Indeks diversitas vegetasi LCC adalah 1,144822 (melimpah)
Kemampuan Menentukan Jenis dan Batasan Informasi Mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (Studi Kasus pada Matakuliah Sistematika Invertebrata T.A 2014/2015) AGUSTINA, PUTRI; SAPUTRA, ALANINDRA
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8, No 1 (2015): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v8i1.3280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan mahasiswa semester III prodi pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun ajaran 2014/2015 dalam menentukan jenis dan batasan informasi pada matakuliah Sistematika Invertebrata. Kemampuan menentukan jenis dan batasan in-formasi merupakan standar pertama literasi informasi yang dikeluarkan oleh Association of College and Re-search (ACRL). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa prodi Pendidikan Biologi FKIP UMS semester III yang berjumlah 167 orang dari 5 kelas paralel. Sampel diambil secara acak (random sampling) menjadi 78 orang dari 2 kelas paralel yaitu B dan D. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan (observasi), kuesioner, serta studi kepustakaan dan dokumen. Hasil pe-nelitian menunjukkan bahwa: 94.9% mahasiswa telah mampu menentukan langkah yang dilakukan dalam mencari informasi; mahasiswa telah mampu memilih bentuk-bentuk informasi yang dapat digunakan seba-gai sumber referensi baik informasi tercetak (39.7%), digital/elektronik (17.9%), maupun keduanya (42.3%) serta pada umumnya masih jarang menentukan batasan informasi (84.6%) hanya sesuai dengan topik batas-an dan masih jarang mengevaluasi batasan informasi yang telah dibuat (58.6%).
Bentuk Kehidupan (Life Form) Tumbuhan Penyusun Vegetasi Di Kotamadya Surakarta Ariyanto, Joko; Widoretno, Sri; Nurmiyati, Nurmiyati; Agustina, Putri
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7, No 2 (2014): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v7i2.2928

Abstract

Surakarta memiliki luas wilayah 44 km2, terletak di dataran rendah dengan ketinggian 105 m dpl dan di pusat kota 95 m dpl dan memiliki iklim muson tropis. Tidak semua wilayah Surakarta ditempati penduduk. Ruang terbuka di Surakarta  ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan dengan berbagai bentuk kehidupan (life form). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui berbagai tipe life form penyusun vegetasi dan mengetahui tipe life form yang paling melimpah dan dominan di Kotamadya Surakarta. Sampling dilakukan pada 1% luas free area (area terbuka hijau) di setiap kecamatan. Ukuran Plot yang digunakan adalah (10x10) m kemudian pada plot tersebut dilakukan pengamatan untuk diidentifikasi jenis tumbuhan yang ada dan ditentukan tipe bentuk kehidupan (life form) dari setiap tumbuhan yang ditemukan. Cover dari setiap bentuk kehidupan (life form) diukur dengan skala Braun-Blanquet kemudian dibandingkan dengan bentuk kehidupan (life form) standar Raunkiaer. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa bentuk kehidupan (life form) yang paling mendominasi vegetasi di Surakarta adalah Phanerophyte dengan persentase cover tertinggi (104%). Dengan membandingkan bentuk kehidupan (life form) standar Raunkiaer diketahui Cryptophyte memiliki persentase di bawah persentase Cryptophyte bentuk kehidupan (life form) standar Raunchier.
Pterydophyta Epifit Kawasan Wisata Air Terjun Jumog Ngargoyoso Karanganyar Jawa Tengah ROZIATY, EFRI; AGUSTINA, PUTRI; NURFITRIANTI, RIZKA
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 2 (2016): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v9i2.8586

Abstract

Pterydophyta epifit merupakan jenis tumbuhan paku- pakuan yang hidup menempel ada tumbuhan lain. Metode survei diaplikasikan pada penelitian ini untuk pemilihan/penentuan lokasi pengambilan sampel. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis jenis – jenis Pterydophyta epifit yang berlokasi di sekitar kawasan wisata Air Terjun Jumog Karanganyar. Metode yang diaplikasikan pada penelitian ini adalah purpossive sampling melalui penjelajahan lokasi. Penjelajahan dilakukan pada kawasan yang terwakili seluas sekita 0.1 ha. Pada titik tertentu dibuat plot yang berukuran 2 m x 2 m. Jenis tumbuhan paku epifit yang ditemukan di kawasan ini terdiri dari 7 famili dan 11 spesies. Famili Pteridaceae terdiri dari 2 spesies yaitu Pteris multifida dan P. tripartita, Famili Adiantaceae terdiri dari 1 spesies yaitu Adiantum sp., Famili Aspleniaceae terdiri dari 2 spesies yaitu Asplenium nidus dan A. tripartita, Famili Davaliaceae terdiri dari Davalia denticulata, Nephrolepis acutifolia dan N. auriculata..
Penugasan Dosen di Sekolah Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Lina Agustina; Putri Agustina; Rina Astuti; Annur Indra Kusumadani
Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Proses Penerbitan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/semarjpkm.v2i1.3

Abstract

The Lecturer Assignment Program in Schools  is a government effort to provide real-world experience to LPTK lecturers in teaching practices in schools. Lecturers are expected to have relevant experience so they can serve as professional role models for prospective teacher students. This activity aims to provide lecturers with direct experience in implementing teaching in secondary schools while supporting the improvement of learning quality. The activity was carried out at SMP IT Amanah Juwiring through three stages: Focus Group Discussions (FGD) with the school, implementation of learning using teaching modules and LKPD based on Problem Based Learning (PBL), and evaluation through observation, interviews, and reflection with teachers. The results of the activity showed an increase in student activeness in discussions and questions and answers, more participatory learning, and increased teacher awareness in the use of media and various learning models. This program not only impacts students, but also strengthens professional collaboration and teacher competency development in designing more innovative and student-centered learning.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGI GURU IPA DAN BIOLOGI SEKOLAH MENENGAH MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR BERBASIS GUIDED INQUIRY - TPACK Putri Agustina; Alanindra Saputra
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v5i1.1777

Abstract

Pembelajaran di era revolusi 4.0 menuntut kompetensi pendidik yang dapat menguasai teknologi dan pemanfaatannya dalam proses belajar mengajar. Teknologi dalam proses belajar mengajar dapat membantu memvisualisasikan materi serta mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) merupakan sebuah kerangka kerja dalam mendesain model pembelajaran baru dengan menggabungkan tiga aspek utama yaitu teknologi, pedagogi, dan konten (materi pengetahuan). Pengembangan bahan ajar dengan mengintegrasikan materi, model pembelajaran, dan teknologi menjadi kompetensi yang penting dikuasai oleh pendidik sebagai upaya adaptasi terhadap perkembangan revolusi industri 4.0. Bahan ajar perlu diintegrasikan dengan model pembelajaran tertentu sebagai basis kegiatan siswa. Model pembelajaran guided inquiry menjadi salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan ruh pendekatan saintifik. Berdasarkan hasil observasi awal dan beberapa penelitian terdahulu, masih belum banyak guru yang mengembangkan bahan ajar berbasis guided inquiry–TPACK. Solusi yang ditawarkan adalah dengan mengadakan pelatihan tentang pengembangan modul ajar berbasis guided inquiry-TPACK. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 sampai dengan 19 Juli 2022 dengan peserta sebanyak 21 orang dari berbagai instansi. Kegiatan dilaksanakan secara daring synchronous melalui zoom untuk penyampaian materi dan secara asynchronous melalui Schoology untuk kegiatan praktik penyusunan bahan ajar. Hasil dari kegiatan ini adalah dokumen bahan ajar elektronik yang disusun oleh peserta pelatihan dengan mengintegrasikan TPACK dan kegiatan pembelajarannya berbasis guided inquiry. Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi pedagogi guru.
Keterampilan Mahasiswa Calon Guru Biologi dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Berdasarkan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Putri Agustina; Rina Astuti; Lina Agustina
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 21, No 1 (2024): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Decree of the Minister of Education, Culture, Research and Technology of the Republic of Indonesia Number 56/M/2022 concerning Guidelines for Implementing Curriculum in the Context of Learning Recovery states that in order to recover learning loss that occurs in particular conditions, educational units need to develop a curriculum with The principle of diversification by the conditions of the educational unit, regional potential, and students, one of which is by implementing an independent curriculum. One of the characteristics of the independent curriculum that differentiates it from the previous curriculum is the development stage of learning tools. LPTK managers, including FKIP UMS, responded to this policy quickly. FKIP UMS, through the integrated learning laboratory, has begun implementing obligations for Biology student teacher candidates to develop independent curriculum learning tools in the 2021/2022 academic year. This research aims to analyze the abilities of prospective Biology teacher students in developing independent curriculum learning tools for the T.A. 2023/2024 microteaching course. The subjects of this research were P.S. P. Biology students at FKIP UMS who were taking microteaching courses in the even semester of F.Y. 2023/2024. Research parameters include students' abilities in developing teaching modules, student worksheets, and assessment instruments. Data analysis was carried out descriptively and qualitatively using percentage techniques. Based on the results of data analysis, in general, the ability of Biology teacher candidates at FKIP UMS to develop independent curriculum learning tools in the T.A. 2023/2024 microteaching course is in a suitable category with an average percentage of 69.4%. Let us look at the scores for each aspect. The average achievement of the student ability aspect in developing independent curriculum teaching modules is in the excellent category (74.3%). In comparison, the student ability aspect in developing independent curriculum assessment instruments is quite good (64.5%).
ANALISIS KETERAMPILAN MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI PADA PENGEMBANGAN PRAKTIKUM BIOLOGI SEKOLAH Putri Agustina; Lina Agustina; Rina Astuti; Alanindra Saputra
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.10151

Abstract

Practicum is an important component of Biology learning that plays a role in developing students' science process skills, conceptual understanding, and scientific attitudes. Therefore, prospective Biology teacher students need to be equipped with the ability to develop practicum-based learning. This study aims to analyze the skills of prospective Biology teacher students in developing Biology learning using the practicum method. This study used a descriptive approach, involving 30 students enrolled in the School Biology Practicum Development (PPBS) course in the 2024/2025 academic year. Data were obtained through an assessment of student portfolio documents, including practicum designs, teaching modules, practicum teaching materials, and practicum assessment instruments. Data were analyzed using descriptive percentage techniques. The results showed that the skills of prospective Biology teacher students in developing practicum-based learning were in the good category with an average achievement of 74.90%. In detail, the skills of compiling practicum designs were in the very good category (76.83%), while the skills of compiling teaching modules (75.00%), practicum teaching materials (74.50%), and practicum assessment instruments (73.50%) were in the good category. These results indicate that students have sufficient basic competencies for developing practicum-based learning, but strengthening is still needed in high-level thinking skills, the quality of teaching materials, and authentic assessment. ABSTRAK Praktikum merupakan komponen penting dalam pembelajaran Biologi yang berperan dalam mengembangkan keterampilan proses sains, pemahaman konseptual, serta sikap ilmiah peserta didik. Oleh karena itu, mahasiswa calon guru Biologi perlu dibekali kemampuan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan mahasiswa calon guru Biologi dalam mengembangkan pembelajaran Biologi dengan metode praktikum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan subjek sebanyak 30 mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pengembangan Praktikum Biologi Sekolah (PPBS) pada tahun ajaran 2024/2025. Data diperoleh melalui penilaian terhadap dokumen portofolio mahasiswa yang meliputi rancangan praktikum, modul ajar, bahan ajar praktikum, dan instrumen penilaian praktikum. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa calon guru Biologi dalam mengembangkan pembelajaran berbasis praktikum berada pada kategori baik dengan rata-rata capaian sebesar 74,90%. Secara rinci, keterampilan menyusun rancangan praktikum berada pada kategori sangat baik (76,83%), sedangkan keterampilan menyusun modul ajar (75,00%), bahan ajar praktikum (74,50%), dan instrumen penilaian praktikum (73,50%) berada pada kategori baik. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki kompetensi dasar yang cukup dalam mengembangkan pembelajaran berbasis praktikum, namun masih diperlukan penguatan pada aspek pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, kualitas bahan ajar, dan penilaian autentik.    
Co-Authors Abriyani, Ermi Adam Satya Praba Nugroho, Adam Satya Praba Adityo, Reza Adnan, Mazlini Ahmad Shiddiq, Ahmad Ahmad, Che Nidzam Che Alanindra Saputra Alanindra Saputra2 Alqarnist, Abdul Waiz Alvyah, W Riza Amaludin, Ilham Andi Yuliansyah, Andi Andini, Revany Dian Anggraheni, Utik Anggraini, Evita Annur Indra Kusumadani antika putri, Nova Arfian, Muhammad Ariyanti, Olivia Puja Arjunani, Rusmalistia Intan Arum Dyah Ripdiyanti Aryani, Resti Atmaja, Ragil Nugroho Danu Aurelia, Fanisha Azizah, Adilla Nur Barbara Gunawan Budi Utami, Lira Budiyanti, Lia Eka Che Nidzam Che Ahmad Chotimah, Yesi Chusna, Puji Asmaul D Djumadi Darliana, Devi Destama Einstein Shodiq Dewi Eri Ardani Dwi Rohmahsari Dwi Rohmahsari Edy Prasetyo Efri Roziaty Eka Nurjanah, Novita Eko Setyaningsih, Eko Elok Endang Rasmani, Upik Endang Setyaningsih Eva Khusnul Khotimah Eva Khusnul Khotimah Fadilah, Fari Fajrin, Latifah Permatasari Farhan, Muhammad Ghalbi Farid Nur Yusron Farisa, Deasy Fatimah Muyassarah Fatwa, Zahra Putri Fikayuniar, Lia Fitrianingtyas, Anjar Gunarti, Neni Sri Guntur Nurcahyanto Handoko Santoso Handoko, Teguh Hardianto, Alden Ganendra Madhava Priya Hari Setiono, Hari Hariyatmi Harry Affandy Haryanto Haryanto Haryoto Haryoto Hastowati, Harini Hening Widowati Herawati Sutanto Putri, Natasha Hidayana, Nugrhainy Ihsan, Farhan Taufiqul Ike Wartini Ningsih Ilmidaviq, Muhammad Bahril Ima Aryani Indah Pratiwi, Afifah intan permata sari Irfan Akbar Irma Irma Iyan Sofyan Iyan Sofyan, Iyan Jamil, Nazia Joko Ariyanto Joko Ariyanto jumiatmoko jumiatmoko Kedurang, Afrizzal Pebriansyah Khairi, Zawil Khoirussyihab, Naufal Kholika Fitri, Apriliani Kistantia Elok Mumpuni Kristiani Wahyu Widiastuti, Yuanita Kun Harismah Lestari, Rosiana Lilis Suryani Lina Agustina Lina Mufidatun Qonitat1 Majid, Afifah Nurhasanah Makatitar, Markus Samuel Victor Mandiri, Listy Hasti Maridi Maridi Maridi, M Mariska, Refi Maulana, Arbi Mayesti, Reza Tri Mazwar Ismiyanto Meidiana, Laily Maudi Mimien Henie Irawati Mohamad Amin Mohamad Amin Muhammad Hafizh Muhammad Hasby Muhammad Luthfi Hidayat Muhammad Yafiz, Muhammad Mujiyati, Siti Mukarromah, Tsali Tsatul Munica, Silva Agnes Muyassarah, Fatimah Najdah Pertiwi Nasution, Muhammad Irwan Padli Nazili, Muhammad Haqi Novita Eka Nurjanah, Novita Eka Nugraheni, Eka Pratiwi Nunuk Sulistyanti Nunuk Sulistyanti Nur, Sulistia NURFITRIANTI, RIZKA Nuriyah, Sinta Nurjannah, Nofa Nurlailayah, Prima Diaz Eka Nurmiyati Nurmiyati Nurmiyati Nurmiyati Nurul Hikmatul Qowi Oktavia, Princes Orinta Oria, Susi Ina Pamasti, Annisa Cahyaning Peni Indrayudha Pratama, Rucci Nabil Pratiwi, Eka Larasati Zulfa Prayudani, Yanu Puput Putri Kus Sundari Purwandari, Wahyu Putri, Puput Novita Qonitat, Lina Mufidatun Rafly, Muhammad Rahmadhani, Salsabila Nur Rahmawati, Arik Rahmawati, Resti Raissa Amanda Putri Ramadhan, Muhammad Iqbal Ramadhanty, Putri Gayatri Rasuane Noor Rina Astuti Risanti, Dina Riski Amalia, Riski Risna, Kamelia Ristika, Nindar Rizqy Amalia, Salsabila Robani, Dimar Mizanudin Rochmahtun, Siti Rohmah, Siti Naily Rohmah, Triyan Rifa'i Nur Roziaty, Efry Runing Dwi Utami1 Sabdina, Berlian Achya Putri Said Affandi Sania Rahayu Sania Rahayu Santhyami Sarah, Farikha Muya Sari, Risa Hentika Sari, Siti Kartika Satiti, Dinar Indriati Seno, Hernandito Aryo Setyowati, Yanti Shofiatin Zuhro, Nurul Sianipar, Masria Phetheresia Silviana Aringsih, Putri Sinangkling, Nizar Nauli Siti Wahyuningsih Sofyan Anif Sri Mulyani Sri Wahyuningsih, Eko Sri Widoretno Sri Widoretno Sugiharta, Sudrajat Suhairi , Suhairi Sujarot, Sujarot Suparti Suparti Suparti Suparti Sutrisno, Sutrisno Syafitri, Anggun Tika, Nisa Yulis Triastuti Rahayu Trio Ageng Prayitno Tyastuti, Erma Musbita Ubudiyah, Masunatul Upik Elok Endang Rasmani Usman, Ricky Utami, Runing Dwi Wahyuningsih, Eko Sri Wan Nasriha Wan Mohamed Salleh Wardani, Jhera Cesaria Wati, Desti Ambar Widiastuti, Yuanita Kristiani Wahyu Wijayanti, Ismi Puji Winarji, Bambang Winduargo, Bias Yasir Sidiq Yohana Yohana1 Yohana, Y Yuningsih, Septi Erma Yusron, Farid Nur Zahirana, Hafidzo Zainuddin, Zainuddin Zuhud Abdillah, Fito Zulperi, Dzarifah