p-Index From 2021 - 2026
13.388
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINSMAT Indonesian Journal of Educational Studies LaGeografiA Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Jurnal Wilayah dan Lingkungan Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi UNM Geographic Journal Jurnal Environmental Science Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan JUSTISI Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jambura Geo Education Journal Community Empowerment Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Idea Pengabdian Masyarakat JURNAL GEOGRAFIKA (GEOGRAFI LINGKUNGAN LAHAN BASAH) GEOGRAPHIA: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi JPIG Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosiosaintifik Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Pendidikan Terapan Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Geographica: Science and Education Journal Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Mining Science and Technology Journal Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Universitas Negeri Makassar Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Journal of Geographical Sciences and Education Journal of Law Justice Future Space: Studies in Geo-Education Journal of Edugeography TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Geosfera Indonesia PIAF : Paser Institute Journal Of Accounting And Finance Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

Sinergi Akademisi dan Pemerintah dalam Mengoptimalkan Potensi Pengembangan Pertanian Berkelanjutan di Provinsi Papua Barat Daya Fajeriana, Nurul; Kadir, Muhammad Arifin Abd.; Purwanti, Nanik; Hasriyanti, Hasriyanti; Yuniar, Fita Dewi; Salmah, Ummu; Rivai, Andi Pangeran
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4931

Abstract

Sinergi antara akademisi dan pemerintah sangat penting dalam mengoptimalkan potensi pertanian berkelanjutan di Provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Rapat Pengembangan Pertanian Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Papua Barat Daya ini dilaksanakan melalui dua tahapan kegiatan yakni pemaparan materi oleh narasumber dan sesi tanya jawab interaktif. Rapat ini menyoroti Pengembangan pangan dan pertanian di Provinsi Papua Barat Daya harus berorientasi pada keberlanjutan, dengan mengintegrasikan teknologi modern, pendekatan ekologi, dan kearifan lokal. Hasil dari program ini meliputi rekomendasi strategis, seperti penyusunan peta jalan untuk pertanian berkelanjutan, peningkatan investasi pada infrastruktur pertanian, dan pengembangan platform digital untuk mendukung akses pasar dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Sesi interaktif juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara akademisi dan pemerintah untuk menghadapi tantangan lokal serta menerapkan praktik pertanian yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan secara ekonomi, serta inklusif secara sosial. Optimalisasi lahan pertanian, diversifikasi komoditas, serta penguatan kapasitas petani menjadi elemen penting dalam mencapai ketahanan pangan. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman tentang pertanian berkelanjutan dan menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk pengelolaan sumber daya alam. Dengan pendampingan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur, dan kebijakan yang mendukung, Papua Barat Daya diharapkan menjadi model inovasi pertanian berkelanjutan di Indonesia.
Analisis Spasial Temporal dan Trend Perubahan Land Surface Temperature Menggunakan Google Earth Engine Tripaldi, Agus; Maru, Rosmini; Sideng, Uca; Hasriyanti, Hasriyanti; Malik, Abdul; Djirong, Agussalim
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v11i1.734

Abstract

Gorontalo City has recently experienced weather anomalies, with air temperatures reaching 35.2°C, the highest recorded in the last three decades. This study aims to describe the trend and spatial distribution of land surface temperature (LST) in Gorontalo City. Data were analyzed using Google Earth Engine through a spatial–temporal descriptive approach. The results show that the city’s LST has increased, indicated by the expansion of the very high temperature category from 5% in 2014, to 40% in 2019, and 47% of the total area in 2024. This increase is more pronounced in the northern part of the city, particularly in Kota Utara and Kota Barat Districts, which exhibit the highest temperatures. The trend analysis further reveals that the very high LST class experienced the most significant rise over the 2014–2024 period (slope +1.581; R² = 0.87), while the high LST class declined due to class shifting toward very high. These findings may serve as a reference for strengthening urban green space planning and management in Gorontalo City to mitigate temperature escalation resulting from rapid land conversion and urban development.
Analisis Kemiskinan Keluarga Nelayan Suku Bajo Suryani, Suryani; Maru, Rosmini; Nyompa, Sukri; Hasriyanti, Hasriyanti; Arfan, Amal; Hardiyansyah, Saiful
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v11i1.740

Abstract

Poverty is a multidimensional condition influenced by various factors, such as economic, educational, health, and socio-cultural conditions. This study aims to describe the characteristics of poverty among the Bajo fishing community in Lamanggau Village. The research method used is descriptive qualitative through interviews and direct observation, as well as quantitative data support from survey results. The results show that the poverty of the Bajo fishing community is influenced by low levels of education, where the majority of heads of families only completed elementary school. Low education has implications for limited skills and job options, so they remain dependent on the hereditary profession of fishing. Economically, the average income of the head of a family is only around Rp. 500,000 per month, with a relatively large number of dependents, so it is unable to meet basic needs. In addition, inadequate housing conditions, limited access to clean water that must be brought in from neighboring villages, and uneven lighting further worsen the community's quality of life. From a health perspective, the lack of sanitation and the risks of working as a fisherman also increase vulnerability to poverty. Overall, the characteristics of poverty in the Bajo fishing community in Lamanggau Village are structural and cultural, thus requiring integrated policy interventions to improve education, repair basic infrastructure, and expand economic opportunities for the fishing community.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBASIS STRATEGI SHUFFLE AND RECALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA KONSEP GEOGRAFI DI SMA Nurliah Nurliah; Uca Uca; Sukri Nyompa; Maddatuang Maddatuang; Hasriyanti Hasriyanti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10040

Abstract

This study aims to improve students’ understanding of geographical concepts at SMA Negeri 1 Menui Kepulauan through the implementation of the Make a Match learning model based on the Shuffle and Recall strategy. The main problem addressed in this study is the low level of students’ learning mastery (below 75), which is caused by the dominance of conventional teaching methods and limited student engagement in understanding complex concepts. The research method employed was Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were students of class XI Habibi and XI Maxweber. The results indicate a significant improvement in students’ conceptual understanding in both classes. In class XI Habibi, the remembering aspect (C1) increased by 9%, understanding (C2) by 21%, and applying (C3) by 20%. Meanwhile, in class XI Maxweber, improvements were observed in C1 by 14%, C2 by 24%, and C3 by 24%. Obstacles such as classroom management issues in Cycle I were successfully addressed in Cycle II through clearer instructions. In conclusion, the Make a Match learning model based on the Shuffle and Recall strategy is effective in creating active and enjoyable learning environments while maximizing students’ memory and understanding of geographical concepts
THE ROLE OF WOMEN IN SUSTAINABLE ECOTOURISM MANAGEMENT IN WAKATOBI REGENCY TO ACHIEVE SDGS GOAL 5 ON GENDER EQUALITY. Marlina Marlina; Abdul Malik; Hasriyanti Hasriyanti; Irwansyah irwansyah
Geographica: Science and Education Journal Vol 8, No 1 (2026): June
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Women in ecotourism play a key role as capital to achieve sustainable development. This study aims to determine how the role of Bajo Mola women in the development of sustainable ecotourism in Wakatobi district to achieve SDGs Goal 5, namely gender equality. This study uses a qualitative approach, data collection through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Informants in this study were selected by purposive sampling consisting of women, government, community, traditional and religious leaders. Data analysis techniques with data reduction, data presentation, drawing conclusions. The results of the study show that in general there are three roles carried out by women to support the development of sustainable ecotourism, namely: (1) involved in conservation efforts, namely Bajo women are involved as supervisors in management, namely by participating in supporting the utilization of marine potential that prioritizes sustainability. (2) in the role of improving the economy of Bajo women as tour guides, developing seafood-based culinary, and producing handicrafts from marine potential, and active in marketing marine products to local markets and to various regions, for example to Kendari, West Nusa Tenggara and to Java Island. (3) The role of education and teaching in ecotourism is that Bajo women are agents as guardians of local values to each generation and educational agents through tourism activities that are rich in cultural values and environmental preservation. Ecotourism principles such as conservation, community participation, respect for local culture, education, and contribution to the local economy have been implemented by the Bajo Mola community, although they still require ongoing support from various parties. This study confirms that Bajo women have a strategic position in realizing inclusive and sustainable ecotourism. This shows that the role of women in ecotourism is very important to support the achievement of SDGs goal 5, especially target 5.1, namely gender equality in employment and economic benefits.
Analisis Perencanaan Biaya Penambangan Nikel Laterit pada PT. Riota Jaya Lestari Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara Elma Finata; Hasriyanti Hasriyanti; Isramyano Yatjong; Sahrul Poalahi Salu; Arif Arif; Rizki Kumalasari
Mining Science And Technology Journal Vol 5 No 1 (2026): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambangan nikel laterit merupakan salah satu kegiatan pertambangan yang memerlukan biaya perencanaan yang tepat untuk mencapai efisiensi dan efektivitas operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan biaya penambangan nikel laterit pada PT. Riota jaya lestari di pit sakura dengan fokus pada penentuan jumlah alat gali muat dan angkut yang dibutuhkan dan biaya yang diperlukan untuk kegiatan pengupasan overburden (OB) dan ore. Jumlah alat gali muat dan angkut dapat dihitung berdasarkan produktivitas alat berat dan target produksi. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan kebutuhan alat gali muat dan angkut berdasarkan parameter – parameter teknis dan ekonomis dari desain tambang yang telah disusun oleh tim peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kegiatan pengupasan overburden menggunakan alat gali muat excavator sumitomo SH350 LHD dan bijih menggunakan alat gali muat excavator sumitomo SH210 kemudian untuk pengangkutan menggunakan Dump truck Howo 371. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa, total cadangan bijih sebesar 362.320 dengan target produksi bijih yaitu 50.000 ton/bulan. Jumlah alat gali muat yang dibutuhkan dalam kegiatan pengupasan overburden sebanyak 1 unit dengan kemampuan produksi 88.403,92 Ton/bulan dan untuk memuat sebanyak 1 unit dengan kemampuan produksi 87.381,00 Ton/bulan, serta untuk mengangkut sebanyak 4 unit dengan kemampuan produksi 86.257,85 Ton/bulan. Kemudian untuk kegiatan mendapatkan bijih sebanyak 1 unit alat dengan kemampuan produksi 57.918,28 Ton/bulan, pada kegiatan memuat bijih sebanyak 1 unit dengan kemampuan produksi 57.745,92 Ton/bulan dan untuk mengangkut sebanyak 20 unit dengan kemampuan produksi 57.577,98 Ton/bulan. Kombinasi alat tersebut menunjukkan tingkat keserasian kerja yang baik sehingga mampu meminimalkan waktu tunggu dan meningkatkan produktivitas operasi penambangan. Total biaya dari bulan Januari - Agustus untuk kegiatan pengupasan overburden sebesar Rp.7.181.216.000 dan untuk bijih sebesar Rp.5.503.344.000. Total biaya keseluruhan yang harus dikeluarkan yaitu sebesar $792.785.00 atau setara dengan Rp.12.684.560.000 miliar. Untuk biaya penambangan per ton sebesar $2.19. Biaya tersebut menunjukkan kondisi biaya yang relatif efisien.
PENERAPAN GAMIFIKASI BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA DI MTsN Syamsiah Rahim; Rosmini Maru; Ramli Umar; Amal Amal; Hasriyanti Hasriyanti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.11745

Abstract

This research is motivated by the low emotional engagement and academic achievement of students in geography subjects due to the dominance of monotonous conventional teaching strategies. The focus of this research problem is directed at efforts to improve the quality of the process and learning outcomes through the implementation of gamification methods based on a deep learning approach. Using a Classroom Action Research (CAR) design, the important stages in this research are systematically executed in two cycles which include planning tools, implementing classroom actions, observing activities, and periodic reflection. Data were collected from 37 students of class VII.4 MTsN 2 Makassar City as research subjects through written test instruments (post-test) and participatory observation sheets which were analyzed descriptively quantitatively. The research findings show a consistent surge in academic performance and class operational activities. In cycle I, the average class score reached 76.89 with a classical completion percentage of 54 percent. This achievement increased sharply in cycle II with an average score of 86.08 and a successful learning completion rate of 89 percent. The main conclusion confirms that deep learning-based gamification syntax has proven effective as an interactive instructional medium that is able to boost cognitive competency completion and stimulate active student participation in a fun way. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan emosional dan pencapaian akademik siswa pada mata pelajaran geografi akibat dominasi strategi pengajaran konvensional yang monoton. Fokus masalah riset ini diarahkan pada upaya peningkatan kualitas proses serta hasil belajar melalui pengimplementasian metode gamifikasi berbasis pendekatan deep learning. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), tahapan penting dalam penelitian ini dieksekusi secara sistematis dalam dua siklus yang meliputi perencanaan perangkat, pelaksanaan tindakan kelas, pengamatan aktivitas, dan refleksi berkala. Data dihimpun dari 37 peserta didik kelas VII.4 MTsN 2 Kota Makassar sebagai subjek penelitian melalui instrumen tes tertulis (post-test) dan lembar observasi partisipatif yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan adanya lonjakan performa akademis dan aktivitas operasional kelas secara konsisten. Pada siklus I, raihan nilai rata-rata kelas mencapai 76,89 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 54 persen. Capaian ini meningkat tajam pada siklus II dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 86,08 serta tingkat ketuntasan belajar yang sukses menyentuh angka 89 persen. Simpulan utama menegaskan bahwa sintaks gamifikasi berbasis deep learning terbukti efektif sebagai media instruksional interaktif yang mampu mendongkrak ketuntasan kompetensi kognitif dan menstimulasi partisipasi aktif siswa secara menyenangkan.  
OPTIMALISASI PEMANFAATAN APLIKASI PICTURETHIS DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS LINGKUNGAN DI SMA Muh. Danil Gupran; Amal Arfan; Uca Sideng; Abdul Malik; Hasriyanti Hasriyanti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.11749

Abstract

This study examines the use of the PictureThis application in environment-based geography learning, including its supporting factors, challenges, and optimization strategies. A qualitative case study approach was employed at SMAN 6 Pinrang. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings reveal that the application shifts learning from passive to active engagement, allowing students to directly explore their environment. Supporting factors include vegetation diversity, students’ interest in technology, and supportive school policies. Meanwhile, challenges involve unstable internet access, varying levels of digital literacy, and differences in device quality. Teachers addressed these issues through simplified activities, technical guidance, and enhanced conceptual discussions. The study concludes that integrating digital tools with environmental learning improves educational quality, although it requires adequate infrastructure and adaptive teaching strategies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana aplikasi PictureThis dimanfaatkan dalam pembelajaran geografi berbasis lingkungan, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan strategi optimalisasi implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMAN 6 Pinrang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi PictureThis mampu mengubah pola pembelajaran menjadi lebih aktif dan kontekstual. Siswa tidak lagi sekadar menerima informasi, tetapi terlibat langsung dalam eksplorasi lingkungan. Faktor pendukung utama meliputi keberagaman vegetasi, tingginya minat siswa terhadap teknologi, serta adanya dukungan kebijakan sekolah. Sementara itu, hambatan yang muncul mencakup keterbatasan jaringan internet, variasi kemampuan literasi digital, serta perbedaan kualitas perangkat siswa. Strategi yang dilakukan guru meliputi penyederhanaan aktivitas, pendampingan teknis, serta penguatan diskusi konseptual. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dan lingkungan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran geografi, namun memerlukan dukungan infrastruktur serta strategi pedagogis yang adaptif.    
OPTIMALISASI HASIL TANGKAPAN MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN FISH FINDER PADA KELOMPOK NELAYAN PULAU SAUGI Hasriyanti; Hildayanti
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 5 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian bulan April-Juni 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v5i1.5166

Abstract

The use of science and technology in resource-based capture fisheries is a crucial effort to support the sustainability of fishing businesses. One technology that can be utilized in fishing activities is the fish finder, a device used to detect the presence of fish in the water. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of the Saugi Island fishing community in using fish finders, thereby helping them locate fish and increase their catch. The method used was a community development approach through training that combined theory, field practice, and focus group discussions. The training went well and received a positive response from participants, who demonstrated high enthusiasm throughout. The training program was conducted in two phases: a theory class and a practical class. In the theory session, participants gained an understanding of the development and use of fish finders in fisheries, while in the practical session, participants operated the equipment directly on their boats. Based on monitoring and evaluation results, the use of fish finders provides various benefits for fishermen, including facilitating fish detection, reducing fishing operational costs, increasing catches, and helping to more effectively determine fishing grounds.
IMPLEMENTASI MODEL OUTDOOR LEARNING PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PEDULI PESERTA DIDIK SMAN 14 BULUKUMBA A Nurul Iftitah Syam; Muhammad Yusuf; Rosmini Maru; Hasriyanti Hasriyanti; Sukri Nyompa
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12942

Abstract

The low level of students' concern for school environmental sanitation and the lack of visualization of real geosphere phenomena in conventional teaching are the background of this research. These operational problems trigger students' indifference in maintaining ecosystem sustainability and reduce the effectiveness of material absorption. The main focus of this scientific study is to analyze the implementation of the outdoor learning model in school-based Geography learning and to test the disparity in environmental care attitudes between the experimental and control classes at SMAN 14 Bulukumba. The steps of the quasi-experimental quantitative approach with a pretest-posttest control group design are operated through purposive sampling. Primary field data collection is collected through a four-level Likert scale questionnaire, which is then analyzed using parametric requirements tests, Independent Sample t-tests, and N-Gain values. Quantitative data empirically reveals an increase in the average of the experimental class which shot up from 73.90 to 86.47 with an N-Gain score of 0.48 (medium category), far exceeding the control class which only increased from 72.77 to 77.47 with an N-Gain of 0.17 (low category). A t-test demonstrated a significant difference in performance between the two groups at 0.000. The main conclusion confirms that experiential learning, an out-of-class learning method, has proven highly effective in fostering ecological awareness. Secondary education practitioners are recommended to consistently draft implementation plans for learning activities based on living laboratories. ABSTRAK Rendahnya kepedulian peserta didik terhadap sanitasi lingkungan sekolah serta minimnya visualisasi fenomena geosfer nyata pada pengajaran konvensional melatarbelakangi penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu ketidakpedulian siswa dalam menjaga kelestarian ekosistem dan menurunkan efektivitas penyerapan materi. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis implementasi model outdoor learning pada pembelajaran Geografi berbasis lingkungan sekolah serta menguji disparitas sikap peduli lingkungan antara kelas eksperimen dan kontrol di SMAN 14 Bulukumba. Langkah-langkah pendekatan kuantitatif kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design ini dioperasikan melalui penarikan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data primer lapangan dihimpun lewat angket kuesioner skala Likert empat tingkat, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji persyaratan parametrik, Independent Sample t-test, dan nilai N-Gain. Data kuantitatif secara empiris menyingkap peningkatan rata-rata kelas eksperimen yang melesat dari 73,90 menjadi 86,47 dengan skor N-Gain 0,48 (kategori sedang), jauh melampaui kelas kontrol yang hanya naik dari 72,77 ke 77,47 dengan N-Gain 0,17 (kategori rendah). Uji-t membuktikan signifikansi perbedaan performa kedua kelompok pada angka 0,000. Simpulan utama menegaskan bahwa metode belajar luar kelas melalui pengalaman langsung (experiential learning) terbukti sangat andal menumbuhkan kesadaran ekologis. Praktisi pendidikan menengah direkomendasikan merancang draf rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis aktivitas laboratorium hidup secara konsisten.    
Co-Authors A Nurul Iftitah Syam A, Amal Aadila, Ade Esti Abdul Malik Abdul Malik Abdul Malik Abdul Mannan Abdullah, Nurlaeli Abidin, Muhammad Rais Adeyemi Alonge, Titus Adjo, Syamsuryani Eka Putri Agusriyadin, Agusriyadin Agussalim Djirong Al Tafakur La Ode Alief Saputro Al’Ghani, Muhammad Zulfi Amal Amal Amal Arfan, Amal Amdah, Misdar Ananda Nurfajriana Rezky Andi Irhamiah Angreny, Kiky Ansarullah, Ansarullah Anugerah Aulia Magfirah Ikhdar Anugrah Isromi Arfandi arif Arif Arif Arif Arif Arif Arif Arman Hidayat Asriana, Winda Asriyani, Lili Awaliyah, Nur Rezki Bachtiar, Annursyah Dermawan Dermawan Destiquama, Destiquama Dianita, Ariyanti Dirgantara, Arya Dodi, La Duhita, Siti Aulia Dzakir, Laode Eko Bambang Murdiansyah Elma Finata Emmanuel Abiola, Ogunrinde Erman Syarif Ernawati Syahruddin Kaseng Evita Evita Faisal, Siti Raihanah Rinduputri Fathur Rahman Rustan Fitri Handayani Fitrizky Ramadhani Nur Ainaya Grace Amanda Rammang Hadi Tuasikal Haerul Purnama Hamka, Nurul Eka Pratiwi Hardiyansyah, Saiful Haris Haris Hazar, Badrizal Al Hendra Hendra Hijranah Hijranah Hildayanti Hulihulis, Mustafa Ibrahim Abbas Ichsan Invanni Baharuddin Ichwan, Saiful ikhsan, Andi Muhammad INANNA Indra Syamsuddin Irwansyah Irwansyah Irwansyah Sukri Isramyano Yatjong Jamiludin, Nurfitri Jayawarsa, A.A. Ketut Jeddah Yanti Juanda, Muhammad Faisal Jusmiati Jafar Kadir, Muhammad Arifin Abd Kadir, Muhammad Arifin Abd. Kariadi, Kariadi Kumala Putri, Andi Sri Kumalasari, Rizki Kumalasari, Rizky Kusuma, Ananda Tryo La Ode Dzakir Lisra, Lisra Luhukay, Marlino Novlyson M. Iqbal Liayong Pratama M. Nur Zakariah Leo Maddatuang Maddatuang Maddatuang Maisarah Munirah Latief Maisarah Munirah Latief Malik , Abdul Mannan, Abdul Mansyur Mansyur Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Masgode , Muhammad Buttomi Masrum Misdar Amdah Mufadhdhal Ilham, Muhammad Dzakwan Muh Nur Sulaiman Muh. Danil Gupran Muh. Darwis Muh. Ryan Alfadly D Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Azrul Muin Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muharuddin, Muharuddin Muliadin Mulimin, Muslimin Munirah Latief, Maisarah Muntazarah, Fediyatun Mursalim Ninoy La Ola mursid, akhmad faqih Musnajam Mustamar Keliobas Mutmainnah Ali Naim, Sokhib NANIK PURWANTI Nasiah Badwi Nasiah Nasiah Nasiah Nasiah, Nasiah Nasrul Nasrul Nataniel, Wilson Nur Aisyah Mukhtar Nur Alifah Nur Alifah Nur Syam Nurfasiha Nurfasiha, Nurfasiha Nurhikmah Nurhikmah Nurliah Nurliah Nursyafika, Nursyafika Nurul Azirah Nurul Fajeriana M NURUL HIDAYAH Nyompa, ukri Ode Dzakir, La Palumean, Ratte Poalahi Salu, Sahrul Prasetyo, Bagus Eko Puspaningtyas, Retno Putri, Ratri Harianti Qaiyimah, Dinil Rahma Musyawarah Rahma Musyawarah Rahma Musyawarah, Rahma Rahman, Fathul Rahmat Hidayat Rajab Lestaluhu Rakhmat Jaya Lahay Ramli Umar Refra, Mohamad Saleh Renaldi, Ahmad Reskiyanti Rina Astuti Rina Rembah Rivai, Andi Pangeran Rizkal Rizki Kumalasari Rosidah Rosidah Rosmini Maru Rusdi Rusdi S, Samiyem S, Suwarto Saeni, Agil Sahribulan Sahribulan Sahrul Poalahi Salu Sahrul Sahrul Saiful Saiful Salam, Nunuk Parwati Salmah, Ummu Salmawati Salmawati, Salmawati Samiyem, Samiyem Samsu, Taufiq Hidayat Sanjaya, Amir Sartina Sartina Sartina, Sartina Satria Putra Jaya Negara Saud, Syukur Setiawati, Henny Shahabi, Shaiful Silomba, Serly Simanjuntak, Kristi W Siri, Sartika Siti Nurjannah Siti Raihanah Rinduputri Faisal So’bo, Jeneldi St Nuradryani Sukri Nyompa Sulaiman Zhiddiq Sulaiman Zhiddiq, Sulaiman SULFIANA, SULFIANA Sultra, Riski Salsabilah Sumarmi Suprapta Suprapta Suprapta, Suprapta Suryani Suryani Susiyanti Susiyanti Suwarto Suwarto Syahrul Syahrul Syahrul Syam, Asrullah Syamsiah Rahim Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi, Syamsunardi Syukur, Abd Rahmad Tannaim, Anida Titus Adeyemi Alonge Tri Salsabila Putri Tripaldi, Agus Try Hardianti U, Uca Uca Sideng Uca, Uca Ummu Kalsum Wahid Wahid, Wahid Wahyuni Wahyuni Yatjong, Isramyano Yuniar, Fita Dewi Zakina, Besse Ririn Zulfikar Fahly