Claim Missing Document
Check
Articles

Dynamics of The Qur'an's Thematic Interpretation of Islam and Religious Plurality (Analysis of Yunahar Ilyas' Qur'anic Horizons) Danial, Muhammad; Jannatul Husna; Waharjani
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v4i2.207

Abstract

The religious atmosphere that tends to dominate and deny the existence of adherents of other religions is a gloomy point in the presence of a healthy religious life in the midst of pluralism, all of which are the roots of radicalism in religion. This article aims to examine the Plurality of Religions which is based on the thoughts of Yunahar Ilyas. This study is a literature review using a descriptive qualitative approach. The technique used in analyzing the data in this study is to clarify, compare and interpret the themes of Yunahar's thoughts on Islam and the Plurality of Religion with several other writings that are relevant to this research. The results of this study show that first, religious plurality as a form of life reality that Allah S.W.T. outline its whereabouts. Second, Islam views plurality as limited to the context of the reality of the existence of other religions, not at the level of faith. Third, Islamic teachings that are universal and inclusive are the basis for recognizing the existence of other religions as an effort to form good relations.
Pengaruh Penggunaan Study History Sheet (SHS) dalam Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIPA SMAN 20 Makassar (Studi pada Materi Pokok Ikatan Kimia) Jamaluddin, Ismah Fadhilah; Danial, Muhammad; Alimin, Alimin
ChemEdu Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i3.32206

Abstract

Penelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Study History Sheet (SHS) dalam model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMAN 20 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model discovery learning dengan menggunakan metode study history sheet (SHS) dan model discovery learning. Variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada materi ikatan kimia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA SMAN 20 Makassar yang terdiri dari empat kelas. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik masing-masing 30 orang yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar (posttest) pada materi pokok ikatan kimia yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest peserta didik kelompok eksperimen yaitu 70,4 sedangkan untuk kelompok kontrol yaitu 65,1. Hasil analisis statistik inferensial untuk data hasil belajar peserta didik dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Zhitung(α= 0.05) = 6,65 > Ztabel= 1,64, dengan demikian maka H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan Study History Sheet (SHS) dalam model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMAN 20 Makassar pada materi ikatan kimia.
PEMEBRDAYAKAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN TAHU ALAMI DAN MANAJEMEN USAHA PRODUK AMPAS TAHU Wijaya, Mohammad; Danial, Muhammad; Nur Alam, Muhammad
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v3i1.10853

Abstract

Kelompok perajin industri pengolahan tahu memiliki potensi dan peluang usaha yang baik, di antaranya khususnya industri makanan, bakso, warung makan untuk kawasan Makassar dan Gowa membutuhkan produk tahu olahan tanpa bahan pengawet sintetik.. Untuk itu pengrajin tahu berusaha mengejar target omset untuk menghasilkan produk olahan tahu yang alami dan tanpa bahan pengawet sintetik. Limbah industri tahu terdiri ampas tahu dan cairan tahu yang masih berlimpah dan perlu upaya sentuhan teknologi tepat guna dan melibatkan masyarakat khususnya yang tinggal disekitar lokasi industri pengolahan tahu Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah Langkah Pertama. rendam kedelai selama 2-3 jam, kedelai yang sudah direndam kemudian digiling hingga halus dan jangan lupa diberi air agar hasilnya tidak mengental, langkah Ketiga, setelah halus kemudian adonan direbus hingga mendidih selama + 1 jam, Kemudian disaring dengan manual menggunakan kain saring Langkah. Kelima. Lalu diberi asam asetat ini berfungsi untuk membantu proses penggumpalan pada sari kedelai. Langkah Keenam. Proses penggumpalan sari kedelai Langkah Ketujuh. Selanjutnya setelah di press adonan tahu dipotong-potong sesuai ukuran yang diinginkan dan produk samping berupa air tahu murni. Luaran berupa Produk pakan ternak untuk sapi local Sehingga mampu meningkatkan /kesejakteraan masyarakat pengrajin dengan membentuk unit usaha UKM (Mitra) yang dikoordinir oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
Pengaruh Metode Tutor Sebaya dalam Model Discovery Learning terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIPA SMAN 25 Bone (Studi Materi Pokok Reaksi Reduksi dan Oksidasi) Asmita, Lisa; Sugiarti, Sugiarti; Danial, Muhammad
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84181

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu bertujuan untuk mengetahui pengaruh tutor sebaya dalam model discovery learning terhadap aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Variabel bebas dalam penelitian ini tutor sebaya dalam model discovery learning. Variabel terikatnya adalah aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi Reaksi reduksi dan oksidasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone yang tersebar dalam tiga kelas.Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas X MIPA I sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah peserta didik 30 orang dan X MIPA II sebagai kelompok kontrol dengan jumlah peserta didik 26 orang yang ditentukan dengan cara teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan tes hasil belajar pada materi pokok reaksi reduksi dan oksidasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Uji-tdanuij Mann-Whitney. Persentase ketuntasan indikator kelompok eksperimen 83,3 % lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan persentase 57,7 %. Pengujian hipotesis untuk aktivitas belajar menghasilkan t¬hitung = 3,68 pada taraf signifikan, α = 0.05 diperoleh ttabel = 1,68. Karena thitung >ttabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tutor sebaya dalam model discovery learning terhadap aktivitas belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Sedangkan pengujian hipotesis untuk hasil belajar menghasilkan Zhitung=2,84 pada taraf signifikan, α = 0.05 diperoleh Ztabel= 1,64..   ABSTRACT This researchis a quasi-experimental aimed to know the effect of Peer Tutors discovery learning Model on activity and learning outcomes of students in class X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Independent variable in this research is peer tutors and discovery learning model. Dependent variable is activity and learning outcomes students on subject matter of redox. Population in this research is all student class X MIPA SMA Negeri 25Bone. MIPA which consist of thre classes namely class X MIPA I until X MIPA II. The sample in this research consist of two classes that are X MIPA I as the experimentgroup X MIPA II as the control group with 30 student in experiment group and 26 student in control group which selected by simple random sampling. The research data are obtained by observation sheet learning activities and test of learning outcomes in subject matter of redox which analysed by t-test and Mann-Whitney test. The indicator of the experiment 83,3 % which accepted control of the 57,7 %.The result of activities learning hypothesis show t¬count = 3.68 at α = 0,05 obtainedt-table=1.68. Therefore, t¬count>t¬table which H1 accepted and H0 rejected which means there is an effect of discovery learning model on learning activities of student class X MIPA SMA Negeri 25Bone on redox. The result of learning outcomes hypotesis show Zhitung= 2,84 at α = 0,05 obtained Ztable =1.64. Therefore Zcount> Ztable which H1 accepted and H0 rejected which means there is an effect of peer tutors discovery learning model on learning outcomes of student calss X MIPA SMA Negeri 25Bone on redox.
Analisis Hasil Belajar Kognitif dan Respon Mahasiswa terhadap Teknik Pembelajaran Menulis Pertanyaan Danial, Muhammad; Nisai, Khaerun
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84120

Abstract

Capaian belajar kognitif merupakan salah satu hal penting dari proses pembelajaran. Karena itu, untuk mencapai hasil belajar kognitif yang baik diperlukan kemampuan kognitif yang baik pula. Hal ini memberikan tantangan kepada guru atau dosen untuk berinovasi dalam menentukan teknik pembelajaran yang sesuai dengan karakter materi pelajaran atau karakteristik mata kuliah. Mata kuliah filsafat memiliki karakteristik tersendiri. Filsafat, bukan sekadar merupakan mata kuliah. Filsafat adalah suatu tindakan, suatu aktivitas. Filsafat adalah aktivitas untuk berpikir secara mendalam tentang pertanyaan-pertanyaan besar dalam hidup manusia (apa tujuan hidup, apakah Tuhan ada, bagaimana menata organisasi dan masyarakat, serta bagaimana hidup yang baik), dan mencoba menjawabnya secara rasional, kritis, dan sistematis. Filsafat tidak memberikan jawaban mutlak, melainkan menawarkan alternatif cara berpikir atau bertanya. Dengan belajar filsafat, kita akan dilatihkan beberapa keterampilan berpikir atau level berpikir (kognitif). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) hasil belajar kognitif mahasiswa program studi sains kimia melalui penerapan teknik pembelajaran pemberian tugas menulis pertanyaan pada setiap akhir pembelajaran matakuliah Filsafat Ilmu dan (2) respon mahasiswa terhadap teknik pembelajaran menulis pertanyaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap: 1) penyiapan perangkat pembelajaran dan instrumen penelitian/pengumpul data, 2) pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan teknik menulis pertanyaan bercorak filsafat oleh mahasiswa, 3) pengumpulan data, 4) mengolah dan menganalisis data, dan 5) melaporkan dan mempublikasikan hasil penelitian. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi sains kimia A FMIPA UNM Angkatan 2024 pada perkuliahan tahun akademik 2024/2025 yang berjumlah 32 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar kognitif dan respon mahasiswa atas teknik pembelajaran yang dilakukan pada perkuliahan filsafat ilmu. Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah diperolehnya penjelasan atas hasil belajar kognitif dan respon mahasiswa setelah mereka dibelajarkan dengan teknik menulis pertanyaan-peranyaan bercorak filsafat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif mahasiswa sebesar 74,38 dengan kategori tinggi dan respon mahasiswa terhadap teknik pembelajaran menulis pertanyaan pada setiap akhir pertemuan pada perkuliahan Filsafat Ilmu sebesar 3,85 dengan kategori tinggi serta positif.
Analisis Efektivitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushalla Al-Hikmah dalam Perspektif Kebijakan Ekonomi Publik Putri Halmahera, Intan Fajriana; Danial, Muhammad
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nqffaq71

Abstract

Zakat merupakan instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang memiliki fungsi tidak hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai alat redistribusi kekayaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam pengelolaan zakat di Mushalla Al-Hikmah serta mengkaji kesenjangan antara ketentuan hukum dan praktik di lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPZ telah efektif dalam aspek penghimpunan dan distribusi zakat secara konsumtif dengan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi. Namun, pengelolaan zakat produktif belum optimal. Kesenjangan tersebut disebabkan oleh faktor sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, budaya hukum masyarakat, dan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan zakat produktif melalui program modal usaha, pelatihan keterampilan, dan kolaborasi dengan lembaga zakat profesional.
Self Awareness With Wisdom Based Thinking Skills Approach In PAI Learning Danial, Muhammad; Sijabat, Jenro Pandu
Ananda: Jurnal Pendidikan Anak dan Remaja Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Early Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63617/ajpar.v1i1.53

Abstract

Islamic religious education learning should ideally optimize the potential of the mind that Allah SWT has given. This potential of the mind is an important potential in the formation of human morals. The ability to reflect on oneself is part of the nobility of human reason. In childhood and adolescence, the ability to reflect on oneself to understand oneself and others is still in the early stages of its development. According to a survey fromy from the Indonesian National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) conducted in 2021, out of three Indonesian teenagers, one of them experiences mental health disorders. Around 43.8% of them do not receive the counseling assistance they need, so they are required to solve the mental disorders they experience independently. The above conditions require attention from education stakeholders, especially Islamic Religious Education teachers who are concerned with the formation of student character. Islamic religious education learning should ideally be able to develop rational thinking awareness in the form of dialectical and reflective thinking skills as a way to foster students' mental health in the form of self-awareness. The research method used is a literature review, namely conducting content analysis to find conclusions from the data and references collected. The purpose of this study is to find a theory that can be implemented to increase self-awareness in Islamic Religious Education learning. The results of this study found that the right stimulation to develop self-awareness includes using the wisdom-based thinking skills approach, which is a learning approach that solves problems by reflecting, dialoguing, and dialectic. Dialogue and dialectic skills can be trained in the problem-based learning model with the six thinking hats technique by Edward de Bono.
Systematic Literature Review on the Development of Augmented Reality-Based Learning Materials to Enhance Students' Critical Thinking Skills in Senior High School Education Ningsi, Surya; Danial, Muhammad; Aryani, Farida; Husain, Halimah
International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Vol. 5 No. 02 (2026): Article in Press - International Journal of Learning Reformation in Elementary
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.ijlree.001678

Abstract

This study aims to systematically review the development of Augmented Reality (AR)-based learning materials to enhance students’ critical thinking skills in Senior High School Education. In the context of 21st-century education, critical thinking skills are essential competencies for facing global challenges and technological advances. The integration of AR technology in learning materials provides interactive and contextual learning experiences that foster active student engagement. This study employs the Systematic Literature Review (SLR) method with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) approach. Of the 100 identified articles, 20 met the inclusion criteria, focusing on AR implementation in teaching materials to enhance critical thinking. The synthesis results indicate that AR-based learning materials significantly improve critical thinking indicators such as analysis, evaluation, and reflection through immersive learning experiences. Furthermore, AR strengthens motivation, conceptual understanding, and collaborative skills. This study highlights the importance of designing AR-based digital learning materials integrated with reflective pedagogy and constructivist theory, particularly in Senior High School Education, to prepare students as critical, creative, and adaptive learners in the digital era.
PENGARUH KESADARAN METAKOGNISI, EFIKASI DIRI, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI PADA PEMBELAJARAN KIMIA Nurhidayah Jufri; Halimah Husain; Muhammad Danial
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10844

Abstract

This study aims to examine the extent to which metacognitive awareness, self-efficacy, and learning motivation influence the scientific literacy achievement of 11th-grade students at SMAN 1 Gowa and SMAN 9 Gowa. A quantitative approach with a correlational ex post facto design was applied in this research. A total of 65 students were selected as the sample through a cluster random sampling procedure. Data were collected using Likert-scale questionnaire instruments to measure the three predictor variables, as well as tests to assess scientific literacy. All instruments were validated by experts and empirically tested, with adequate reliability indicated by Cronbach’s Alpha coefficients greater than 0.70. The analysis techniques used included descriptive statistics and multiple linear regression assisted by SPSS version 25. The findings confirm that the three independent variables significantly and positively influence students’ scientific literacy. Among them, metacognitive awareness emerged as the strongest predictor (β = 0.473; p < 0.001), followed by learning motivation (β = 0.384; p = 0.002) and self-efficacy (β = 0.252; p = 0.043). The obtained coefficient of determination (R² = 0.261) indicates that the three variables collectively explain 26.1% of the variance in scientific literacy. Practically, these findings highlight the need for educators to integrate metacognitive strategy training into instruction, provide constructive feedback to strengthen self-efficacy, and design contextual learning activities that can enhance learning motivation to support continuous improvement in scientific literacy. ABSTRAK Studi ini bertujuan menguji sejauh mana kesadaran metakognisi, efikasi diri, dan motivasi belajar memberikan pengaruh terhadap capaian literasi sains siswa kelas XI di SMAN 1 Gowa dan SMAN 9 Gowa. Pendekatan kuantitatif dengan rancangan ex post facto korelasional diterapkan dalam penelitian ini. Sebanyak 65 siswa ditetapkan sebagai sampel melalui prosedur cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur ketiga variabel prediktor, serta tes untuk mengukur literasi sains. Seluruh instrumen telah divalidasi oleh pakar dan diuji secara empiris, dengan hasil reliabilitas yang memadai ditunjukkan oleh koefisien Cronbach's Alpha > 0,70. Teknik analisis yang digunakan mencakup statistik deskriptif dan regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 25. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa ketiga variabel independen tersebut secara signifikan dan positif memengaruhi literasi sains siswa. Di antara ketiganya, kesadaran metakognisi tercatat sebagai prediktor paling kuat (β = 0,473; p < 0,001), disusul motivasi belajar (β = 0,384; p = 0,002) dan efikasi diri (β = 0,252; p = 0,043). Koefisien determinasi yang diperoleh (R² = 0,261) mengindikasikan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan 26,1% variasi literasi sains. Dari sisi praktis, temuan ini menegaskan perlunya tenaga pendidik mengintegrasikan pelatihan strategi metakognisi ke dalam pembelajaran, memberikan umpan balik yang konstruktif sebagai sarana penguatan efikasi diri, serta merancang aktivitas kontekstual yang mampu membangkitkan motivasi belajar demi peningkatan literasi sains secara berkelanjutan.
Workshop Media Pembelajaran Digital berbantuan Artificial Integence (AI) bagi guru SMA Muhammad Danial; Khaerun Nisai; Muhammad Anwar; Pince Salempa; Sendy Aulia
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v6i1.81052

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra di SMAS IT Qurratu A’yun Al Islami, Kabupaten Maros, yang menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas teknologi, rendahnya literasi digital guru, serta dominasi metode pembelajaran konvensional yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi profesional guru dalam merancang, memproduksi, dan mengimplementasikan media pembelajaran digital berbantuan AI. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan blended learning yang mencakup lima tahapan: sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan workshop, pendampingan, dan evaluasi. Workshop dilaksanakan dengan melibatkan 8 orang peserta (guru dan kepala sekolah) dengan materi yang meliputi prinsip desain instruksional, teknik penyusunan prompt, serta praktik penggunaan tools AI seperti Canva, Gamma, Napkin.ai, dan Slide.ai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual dan keterampilan teknis peserta. Seluruh peserta berhasil menghasilkan produk media pembelajaran digital yang valid dan siap diimplementasikan. Faktor pendukung utama keberhasilan program adalah antusiasme peserta dan dukungan manajemen sekolah, meskipun terdapat kendala infrastruktur konektivitas. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan berbasis AI efektif dalam mentransformasi praktik pengajaran guru menjadi lebih variatif dan inovatif. 
Co-Authors . Wahidah ., Alwi ., Alwi ., Nurwahida ., Nurwahida ., Syafiuddin Abda Abda Abdullah, Asriyani Ade Fitria Ade Fitriani Agustiani Basir, Sri Agustiani Basir, Sri Ahad, Rysfa Nuur Ahmad, Laylah Fiamanillah Ahmad, Laylah Fiamanillah Akbar, Tian Khusni Alimin Alimin, Alimin Amaliah A, Amaliah Amru Ichwan Luthfi Antoro, Riswan Dwi Anugrah Pratama Ardi Ardi Arismunandar Arismunandar Ariyantiningsih, Febri Army Auliah Asmawati Ilyas Asmita, Lisa Aulia, Army Ayubi Syam, Alim Al Ayubi Syam, Alim Al AZIS, AHMAD RIDHAI Bahriah Bahriah Basir, Nur Eka Sari Bintang, Andi Bisri, Muh. Chairan, Khairul Ashar Dewi Nurmala Diana Eka Pratiwi Diana Eka Pratiwi Diana Eka Pratiwi Djangi, Muhammad Jasri Dyah Setyowati Ciptaningrum Ekawisudawati, Ekawisudawati Erlin, Charisniaty Fachry Abda El Rahman Fadillah, Yaumil Fahruddin Ilham Nur Faisal . Fajriani Fajriani Fandiyanto, Randika Farianti, Dewi Farida Aryani Febrianti, Nur Fitriani Dwi Febriyanti, Mega Firdaus Daud Fitria, Ade H, Nurhikmah Hamansah Hardin Hardin . Haryanti Haryanti Hasnawiyah, Hasnawiyah Hasra Jaya Hasri Hasri Hastuti Agussalim Herlina Herlina Husnaeni Husnaeni Husnul Inayah Saleh Ida Ratna Dilla Ilyas, Asmawati Indayani, Feby Isnawati Isnawati Ita Hasmila, Ita Iwan Dini Jalil, Hasra Jamaluddin, Ismah Fadhilah Jangi, Muhammad Djasri Jannatul Husna Jusniar Karmila Yusuf Kasman, Irmawati Khaerun Nisai Lembang, Fransisca Rante Lystiana Nurhayat Hakim Mansyur . Margana Margana marsim, fitriani Matakupani, Thilma Tiziana Mohammad WIJAYA Mohammad wijaya Muh Junda Muh. Yunus Muhammad Anwar Muhammad Anwar Muhammad Arif Muhammad Arsyad Muhammad Jasri Djangi Muhammad Nasir Muhammad Risal, Muhammad Muhammad Syahrir Muhammad Tawil Muhammad Wiharto Muhammad Wijaya Muhammad Yunus Muharram . Muharram Muharram muliyah, pipit Mulyati Mulyati Mutmainnah Syam Muttar, Marliana Nasution, Ajeng Tria Wasesha Netti Herawati Ningsi, Surya Nisai, Khaerun Nugraha, Ajmir Dwi Nur Aida, Nur Nur Alam, Muhammad Nur Anny S. Taufieq Nur’aini, Nur’aini Nurdianti Putri, Nuzul Kurnia Nurdianti Putri, Nuzul Kurnia Nurdin Arsyad, Nurdin Nurfadzillah, Nurfadzillah Nurhaeni Nurhaeni Nurhidayah Jufri Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurmiati Nurmiati Nurul Fahmi Nur’aini, Nur’aini Pardan, Nur Akifah Pince Salempa Priyatmo, Yudhi Putri Halmahera, Intan Fajriana Rabiatul Adawiah Rahmania Rahmania Rahmawati, Rahmawati Raihan, Muh. Farid Ramadhan, Puji Laila Ramdani Ramdani Ramlawati Ramlawati Ramlawati, Ramlawati Rano, Felisitas Yanti Ratna Sari Dewi Ratnadillah, Yuli Reinhard Daenlangi Risqah Amaliah Kasman Rosmalah Rosmalah Rosnawati Rosnawati, Rosnawati Roswanti, Erni RR. Ella Evrita Hestiandari Sahrawati, Fiska Salsabila, Ananda Pasha Salsabila, Atikah Santhy Hawanti Satnur, Muh. Alham Sendy Aulia Sijabat, Jenro Pandu Siti Hardiyanti Triana Sonyinga, Desma Sonyinga, Desma Sopha, Diana Sri Widiastuti, Sri Sry Astuti, Sry St. Nurshulaiha Asma St. Sulaeha subhan . Sudding Sudding Sudding, Sudding Sudirman, Erni Wahyuni Sugiarti Sugiarti Sumiati Side Suryany, Nasrah Suryany, Nasrah Syafriyanto, Muhammad Syakila, Farah Syamsir, Muflihah Tabrani Gani Tabrani Gani Tarihoran, Rezky Khoirina Taty Sulastri Taty Sulastri Taty Sulastry Taty Sulastry Vera Kristiana Waharjani Wahidah Sanusi Wahyuliani, Dwi Wanti, Fitrah Warni Warni Wijaya, Muhammad Wijaya, Muhammad Wijaya.M , Mohammad Yasim, Sukmawati Yunus, Ayu Yusminah Hala Zafira, Nurul Nazma