Claim Missing Document
Check
Articles

PEMEBRDAYAKAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN TAHU ALAMI DAN MANAJEMEN USAHA PRODUK AMPAS TAHU Wijaya, Mohammad; Danial, Muhammad; Nur Alam, Muhammad
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v3i1.10853

Abstract

Kelompok perajin industri pengolahan tahu memiliki potensi dan peluang usaha yang baik, di antaranya khususnya industri makanan, bakso, warung makan untuk kawasan Makassar dan Gowa membutuhkan produk tahu olahan tanpa bahan pengawet sintetik.. Untuk itu pengrajin tahu berusaha mengejar target omset untuk menghasilkan produk olahan tahu yang alami dan tanpa bahan pengawet sintetik. Limbah industri tahu terdiri ampas tahu dan cairan tahu yang masih berlimpah dan perlu upaya sentuhan teknologi tepat guna dan melibatkan masyarakat khususnya yang tinggal disekitar lokasi industri pengolahan tahu Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah Langkah Pertama. rendam kedelai selama 2-3 jam, kedelai yang sudah direndam kemudian digiling hingga halus dan jangan lupa diberi air agar hasilnya tidak mengental, langkah Ketiga, setelah halus kemudian adonan direbus hingga mendidih selama + 1 jam, Kemudian disaring dengan manual menggunakan kain saring Langkah. Kelima. Lalu diberi asam asetat ini berfungsi untuk membantu proses penggumpalan pada sari kedelai. Langkah Keenam. Proses penggumpalan sari kedelai Langkah Ketujuh. Selanjutnya setelah di press adonan tahu dipotong-potong sesuai ukuran yang diinginkan dan produk samping berupa air tahu murni. Luaran berupa Produk pakan ternak untuk sapi local Sehingga mampu meningkatkan /kesejakteraan masyarakat pengrajin dengan membentuk unit usaha UKM (Mitra) yang dikoordinir oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
PENGARUH KESADARAN METAKOGNISI, EFIKASI DIRI, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI PADA PEMBELAJARAN KIMIA Nurhidayah Jufri; Halimah Husain; Muhammad Danial
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10844

Abstract

This study aims to examine the extent to which metacognitive awareness, self-efficacy, and learning motivation influence the scientific literacy achievement of 11th-grade students at SMAN 1 Gowa and SMAN 9 Gowa. A quantitative approach with a correlational ex post facto design was applied in this research. A total of 65 students were selected as the sample through a cluster random sampling procedure. Data were collected using Likert-scale questionnaire instruments to measure the three predictor variables, as well as tests to assess scientific literacy. All instruments were validated by experts and empirically tested, with adequate reliability indicated by Cronbach’s Alpha coefficients greater than 0.70. The analysis techniques used included descriptive statistics and multiple linear regression assisted by SPSS version 25. The findings confirm that the three independent variables significantly and positively influence students’ scientific literacy. Among them, metacognitive awareness emerged as the strongest predictor (β = 0.473; p < 0.001), followed by learning motivation (β = 0.384; p = 0.002) and self-efficacy (β = 0.252; p = 0.043). The obtained coefficient of determination (R² = 0.261) indicates that the three variables collectively explain 26.1% of the variance in scientific literacy. Practically, these findings highlight the need for educators to integrate metacognitive strategy training into instruction, provide constructive feedback to strengthen self-efficacy, and design contextual learning activities that can enhance learning motivation to support continuous improvement in scientific literacy. ABSTRAK Studi ini bertujuan menguji sejauh mana kesadaran metakognisi, efikasi diri, dan motivasi belajar memberikan pengaruh terhadap capaian literasi sains siswa kelas XI di SMAN 1 Gowa dan SMAN 9 Gowa. Pendekatan kuantitatif dengan rancangan ex post facto korelasional diterapkan dalam penelitian ini. Sebanyak 65 siswa ditetapkan sebagai sampel melalui prosedur cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur ketiga variabel prediktor, serta tes untuk mengukur literasi sains. Seluruh instrumen telah divalidasi oleh pakar dan diuji secara empiris, dengan hasil reliabilitas yang memadai ditunjukkan oleh koefisien Cronbach's Alpha > 0,70. Teknik analisis yang digunakan mencakup statistik deskriptif dan regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 25. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa ketiga variabel independen tersebut secara signifikan dan positif memengaruhi literasi sains siswa. Di antara ketiganya, kesadaran metakognisi tercatat sebagai prediktor paling kuat (β = 0,473; p < 0,001), disusul motivasi belajar (β = 0,384; p = 0,002) dan efikasi diri (β = 0,252; p = 0,043). Koefisien determinasi yang diperoleh (R² = 0,261) mengindikasikan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan 26,1% variasi literasi sains. Dari sisi praktis, temuan ini menegaskan perlunya tenaga pendidik mengintegrasikan pelatihan strategi metakognisi ke dalam pembelajaran, memberikan umpan balik yang konstruktif sebagai sarana penguatan efikasi diri, serta merancang aktivitas kontekstual yang mampu membangkitkan motivasi belajar demi peningkatan literasi sains secara berkelanjutan.
Workshop Media Pembelajaran Digital berbantuan Artificial Integence (AI) bagi guru SMA Muhammad Danial; Khaerun Nisai; Muhammad Anwar; Pince Salempa; Sendy Aulia
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v6i1.81052

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra di SMAS IT Qurratu A’yun Al Islami, Kabupaten Maros, yang menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas teknologi, rendahnya literasi digital guru, serta dominasi metode pembelajaran konvensional yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi profesional guru dalam merancang, memproduksi, dan mengimplementasikan media pembelajaran digital berbantuan AI. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan blended learning yang mencakup lima tahapan: sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan workshop, pendampingan, dan evaluasi. Workshop dilaksanakan dengan melibatkan 8 orang peserta (guru dan kepala sekolah) dengan materi yang meliputi prinsip desain instruksional, teknik penyusunan prompt, serta praktik penggunaan tools AI seperti Canva, Gamma, Napkin.ai, dan Slide.ai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual dan keterampilan teknis peserta. Seluruh peserta berhasil menghasilkan produk media pembelajaran digital yang valid dan siap diimplementasikan. Faktor pendukung utama keberhasilan program adalah antusiasme peserta dan dukungan manajemen sekolah, meskipun terdapat kendala infrastruktur konektivitas. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan berbasis AI efektif dalam mentransformasi praktik pengajaran guru menjadi lebih variatif dan inovatif. 
Analisis Hubungan Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas VIII SMPN 18 Makassar Nirwana Nirwana; Muh. Tawil; Muhammad Danial
Celebes Science Education Volume 5 Number 1 February 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/cse.v5i1.61803

Abstract

This study aims to: (1) Describe how high the level of science process skills of grade VIII students of SMPN 18 Makassar, (2) Describe how high the level of science literacy ability of grade VIII students of SMPN 18 Makassar, (3) Describe the significant relationship between science process skills and science literacy ability of grade VIII students of SMPN 18 Makassar. This study is descriptive correlative with the population of all grade VIII students of SMPN 18 Makassar which amounted to 296 while the sample amounted to 171. The instruments used are science process skills tests and science literacy ability tests on light matter and optical instruments in the form of multiple choice. The data were analyzed with descriptive statistics and inferential statistics. The results of the study obtained the science process skills of grade VIII students of SMPN 18 Makassar were in the low category with an average score of 8.80, the science literacy ability of grade VIII students of SMPN 18 Makassar is in the low category with an average score of 7.11 and there is a significant relationship between science process skills and science literacy ability of grade VIII students of SMPN 18 Makassar with pearson correlation of 0.458 which is included in the medium category.
Pengembangan E-Learning Berbasis LMS Computational Thinking Platform Flipped Classroom di SMA Negeri 18 Luwu Utara Haryanti Haryanti; Firdaus Daud; Muhammad Danial
UNM Journal of Biological Education Vol 5, No 1 (2023): Vol 5 No 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v6i2.45006

Abstract

This research aims to produce LMS-based Biology   e-learning media at SMA Negeri 18 Luwu Utara that is valid, practical and effective, as well as analyze the practicality and effectiveness of the developed e-learning media  .  The research method used is Research & Development (R&D mode used is the Development Model of Robert Maribe Branch (2009) with 5 stages in a cycle, namely ADDIE (Analysis, Design, Development, Evaluation). Sampling uses a simple random sampling technique. The sample of this study is class XII MIPA1 which amounts to 34 students. Kevalidan, Practicality is collected with questionnaire and validation sheets, for effectiveness data is collected with test sheets. Data collection is carried out by testing the validity of products, providing learning outcome tests, collecting student and teacher response data. The data collected was analyzed using quantitative descriptive analysis with the results: 1) The validity of media experts and materials received valid categories from 2 validators; 2) Classical completion of learning outcomes of 88.23%;  3) Teachers and students respond positively to the product, 4) there is a significant link between practicality and effectiveness of the media. Based on the results of the study, the e-learning media  developed is declared valid, practical and effective.
Analisis Hasil Belajar Kognitif dan Respon Mahasiswa terhadap Teknik Pembelajaran Menulis Pertanyaan Muhammad Danial; Khaerun Nisai
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84120

Abstract

Capaian belajar kognitif merupakan salah satu hal penting dari proses pembelajaran. Karena itu, untuk mencapai hasil belajar kognitif yang baik diperlukan kemampuan kognitif yang baik pula. Hal ini memberikan tantangan kepada guru atau dosen untuk berinovasi dalam menentukan teknik pembelajaran yang sesuai dengan karakter materi pelajaran atau karakteristik mata kuliah. Mata kuliah filsafat memiliki karakteristik tersendiri. Filsafat, bukan sekadar merupakan mata kuliah. Filsafat adalah suatu tindakan, suatu aktivitas. Filsafat adalah aktivitas untuk berpikir secara mendalam tentang pertanyaan-pertanyaan besar dalam hidup manusia (apa tujuan hidup, apakah Tuhan ada, bagaimana menata organisasi dan masyarakat, serta bagaimana hidup yang baik), dan mencoba menjawabnya secara rasional, kritis, dan sistematis. Filsafat tidak memberikan jawaban mutlak, melainkan menawarkan alternatif cara berpikir atau bertanya. Dengan belajar filsafat, kita akan dilatihkan beberapa keterampilan berpikir atau level berpikir (kognitif). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) hasil belajar kognitif mahasiswa program studi sains kimia melalui penerapan teknik pembelajaran pemberian tugas menulis pertanyaan pada setiap akhir pembelajaran matakuliah Filsafat Ilmu dan (2) respon mahasiswa terhadap teknik pembelajaran menulis pertanyaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap: 1) penyiapan perangkat pembelajaran dan instrumen penelitian/pengumpul data, 2) pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan teknik menulis pertanyaan bercorak filsafat oleh mahasiswa, 3) pengumpulan data, 4) mengolah dan menganalisis data, dan 5) melaporkan dan mempublikasikan hasil penelitian. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi sains kimia A FMIPA UNM Angkatan 2024 pada perkuliahan tahun akademik 2024/2025 yang berjumlah 32 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar kognitif dan respon mahasiswa atas teknik pembelajaran yang dilakukan pada perkuliahan filsafat ilmu. Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah diperolehnya penjelasan atas hasil belajar kognitif dan respon mahasiswa setelah mereka dibelajarkan dengan teknik menulis pertanyaan-peranyaan bercorak filsafat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif mahasiswa sebesar 74,38 dengan kategori tinggi dan respon mahasiswa terhadap teknik pembelajaran menulis pertanyaan pada setiap akhir pertemuan pada perkuliahan Filsafat Ilmu sebesar 3,85 dengan kategori tinggi serta positif.
Pengaruh Metode Tutor Sebaya dalam Model Discovery Learning terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIPA SMAN 25 Bone (Studi Materi Pokok Reaksi Reduksi dan Oksidasi) Lisa Asmita; Sugiarti Sugiarti; Muhammad Danial
ChemEdu Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i1.84181

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu bertujuan untuk mengetahui pengaruh tutor sebaya dalam model discovery learning terhadap aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Variabel bebas dalam penelitian ini tutor sebaya dalam model discovery learning. Variabel terikatnya adalah aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi Reaksi reduksi dan oksidasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone yang tersebar dalam tiga kelas.Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas X MIPA I sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah peserta didik 30 orang dan X MIPA II sebagai kelompok kontrol dengan jumlah peserta didik 26 orang yang ditentukan dengan cara teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan tes hasil belajar pada materi pokok reaksi reduksi dan oksidasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Uji-tdanuij Mann-Whitney. Persentase ketuntasan indikator kelompok eksperimen 83,3 % lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan persentase 57,7 %. Pengujian hipotesis untuk aktivitas belajar menghasilkan t¬hitung = 3,68 pada taraf signifikan, α = 0.05 diperoleh ttabel = 1,68. Karena thitung >ttabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tutor sebaya dalam model discovery learning terhadap aktivitas belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Sedangkan pengujian hipotesis untuk hasil belajar menghasilkan Zhitung=2,84 pada taraf signifikan, α = 0.05 diperoleh Ztabel= 1,64..   ABSTRACT This researchis a quasi-experimental aimed to know the effect of Peer Tutors discovery learning Model on activity and learning outcomes of students in class X MIPA SMA Negeri 25 Bone. Independent variable in this research is peer tutors and discovery learning model. Dependent variable is activity and learning outcomes students on subject matter of redox. Population in this research is all student class X MIPA SMA Negeri 25Bone. MIPA which consist of thre classes namely class X MIPA I until X MIPA II. The sample in this research consist of two classes that are X MIPA I as the experimentgroup X MIPA II as the control group with 30 student in experiment group and 26 student in control group which selected by simple random sampling. The research data are obtained by observation sheet learning activities and test of learning outcomes in subject matter of redox which analysed by t-test and Mann-Whitney test. The indicator of the experiment 83,3 % which accepted control of the 57,7 %.The result of activities learning hypothesis show t¬count = 3.68 at α = 0,05 obtainedt-table=1.68. Therefore, t¬count>t¬table which H1 accepted and H0 rejected which means there is an effect of discovery learning model on learning activities of student class X MIPA SMA Negeri 25Bone on redox. The result of learning outcomes hypotesis show Zhitung= 2,84 at α = 0,05 obtained Ztable =1.64. Therefore Zcount> Ztable which H1 accepted and H0 rejected which means there is an effect of peer tutors discovery learning model on learning outcomes of student calss X MIPA SMA Negeri 25Bone on redox.
EVALUASI KINERJA KARYAWAN DENGAN METODE SKALA PENILAIAN BERBASIS PERILAKU DI UD. BAROKAH PURI MOJOKERTO Danial, Muhammad; Sugiono; Cahyawati, Amanda Nur
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 9 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.09.02

Abstract

Barokah dalam pengelolaannya, memiliki permasalahan sumber daya manusia berkaitan perilaku karyawan. Dalam penyelesaiannya, penilaian kinerja dilaksanakan untuk mengetahui kondisi kinerja karyawan yang digunakan sebagai dasar perbaikan kinerja untuk menyelesaikan permasalahan, yaitu metode Behaviorally Anchore Rating Scales. Metode ini termasuk pilihan yang ringkas dan praktis untuk penilai pemula dan dapat menjawab permasalahan dengan keunggulan yang dimiliki, yaitu penjelasan tiap rating atau anchored. Penentuan rating menggunakan bantuan domain pemikiran aspek kinerja Schuler dan Jackson. Kemudian untuk penyelesainnya menggunakan alat bantu Root Cause Analysis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dari delapan aspek kinerja Schuler dan Jackson hanya empat kinerja yang akhirnya dapat diterjemahkan dan sesuai diaplikasikan pada perusahaan, tiap indikatornya memiliki masing-masing lima anchore. Selain itu, didapatkan hasil bahwa dari 41 karyawan terdapat 11 karyawan yang memerlukan perbaikan kinerja. Dalam perbaikan kinerja dianalisis menggunakan RCA, dimana hasilnya digunakan sebagai dasar kebijakan apa yang harus diambil oleh perusahaan sebagai proses umpan balik.
Systematic Literature Review on the Development of Augmented Reality-Based Learning Materials to Enhance Students' Critical Thinking Skills in Senior High School Education Surya Ningsi; Muhammad Danial; Farida Aryani; Halimah Husain
International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Vol. 5 No. 02 (2026): International Journal of Learning Reformation in Elementary Education
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.ijlree.001678

Abstract

This study aims to systematically review the development of Augmented Reality (AR)-based learning materials to enhance students’ critical thinking skills in Senior High School Education. In the context of 21st-century education, critical thinking skills are essential competencies for facing global challenges and technological advances. The integration of AR technology in learning materials provides interactive and contextual learning experiences that foster active student engagement. This study employs the Systematic Literature Review (SLR) method with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) approach. Of the 100 identified articles, 20 met the inclusion criteria, focusing on AR implementation in teaching materials to enhance critical thinking. The synthesis results indicate that AR-based learning materials significantly improve critical thinking indicators such as analysis, evaluation, and reflection through immersive learning experiences. Furthermore, AR strengthens motivation, conceptual understanding, and collaborative skills. This study highlights the importance of designing AR-based digital learning materials integrated with reflective pedagogy and constructivist theory, particularly in Senior High School Education, to prepare students as critical, creative, and adaptive learners in the digital era.
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII MIA SMAN 9 Gowa (Studi pada Materi Pokok Sifat Koligatif Larutan). Sri Mardiyati Kasim; Muhammad Danial; Sumiati Side
ChemEdu Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v7i2.89445

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas XII MIA SMAN 9Gowa pada materi pokok sifat koligatif larutan. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-postestcontrol group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII MIA SMAN 9Gowa yang terdiri dari tujuh kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling.Kelas eksperimen yaitu kelas XII MIA 2 yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan kelas kontrol yaitu kelas XII MIA 3 dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Group Investigation dan model pembelajaran konvensional, variabel terikat adalah motivasi dan hasil belajar peserta didik. Data motivasi dan hasil belajar dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik inferensial terhadap motivasi dan hasil belajar menunjukkan bahwa data motivasi belajar peserta didik untuk kelas ekperimen dan kelas kontrol tidak terdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen, sehingga tidak dapat dilakukan uji-t tetapi menggunakan uji Mann-Whytney dengan α= 0,05 dan dk= 3, diperoleh Zhitung >Ztabel(7,56>1,64). Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima berarti ada pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap motivasi belajar peserta didik kelas XII MIA SMAN 9 Gowa pada materi pokok sifat koligatif larutan. Perhitungan nilai hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol uji hipotesis yang digunakan yaitu uji statistik non-parametik, yaitu uji Mann-Whitney dengan α= 0,05 dan dk=3, diperoleh Zhitung >Ztabel (4,45>1,64). Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima berartiada pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap hasil belajar peserta didik kelas XII MIA SMAN 9 Gowa pada materi pokok sifat koligatif larutan. ABSTRACT This research is a quasi-experiment which aims to determine the effect of the Group Investigation learning model on the motivation and learning achievement of students in class XII MIA SMAN 9 Gowa on the subject matter coligative properties of solution.The research design is the pretest-posttest control group design. The population in this study were the students class XII MIA SMAN 9 Gowa which consisted of seven classes. Sampling is done by random sampling. The experiment class is class XII MIA 2 which is using the Group Investigation learning model and the control class is XII MIA 3 by using conventional learning models. The independent variable is the Group Investigation learning model and the conventional learning model, the dependent variable is the motivation and learning achievement of students. Data on motivation values and learning achievement were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results of the inferential statistical analysis of the motivation and the learning achievement show that the data on the experimental class and the control class are not normally distributed and have homogeneous variances, so the t-test cannot be use but the analisis by using the Mann-Whytney test with α = 0.05 and dk = 3, obtained by ZCalculating > Ztabel (7,56 < 1.64). It can be concluded that H0 is reject and H1 is accepted, it is mean there is an effect of the Group Investigation learning model on the learning motivation of students of class XII MIA SMAN 9 Gowa on the subject matter of the coligative properties of solution. The calculation of the learning achievement of the hypothesis test used is analisys test the Mann-Whitney test with α = 0.05 and dk = 3, obtained ZCalculating > Ztabel (4.45> 1.64). It can be concluded that H0 is reject and H1 is accepted, it means that there is an effect of Group Investigation learning model on the learning achievement of class XII MIA SMAN 9 Gowa on the subject matter of the Coligative Properties of Solution.
Co-Authors . Wahidah ., Alwi ., Alwi ., Nurwahida ., Nurwahida ., Syafiuddin Abda Abda Abdullah, Asriyani Ade Fitria Ade Fitriani Agustiani Basir, Sri Agustiani Basir, Sri Ahad, Rysfa Nuur Ahmad, Laylah Fiamanillah Ahmad, Laylah Fiamanillah Akbar, Tian Khusni Alimin Alimin, Alimin Amaliah A, Amaliah Amanda Nur Cahyawati Amru Ichwan Luthfi Anggita Anggriyani Antoro, Riswan Dwi Anugrah Pratama Ardi Ardi Arismunandar Arismunandar Ariyantiningsih, Febri Army Auliah Asmawati Ilyas Aulia, Army Ayubi Syam, Alim Al Ayubi Syam, Alim Al Bahriah Bahriah Basir, Nur Eka Sari Bintang, Andi Bisri, Muh. Chairan, Khairul Ashar Dewi Nurmala Diana Eka Pratiwi Diana Eka Pratiwi Diana Eka Pratiwi Djangi, Muhammad Jasri Dyah Setyowati Ciptaningrum Eda Lolo Allo Ekawisudawati, Ekawisudawati Erlin, Charisniaty Fachry Abda El Rahman Fadillah, Yaumil Fahruddin Ilham Nur Faisal . Fajriani Fajriani Fandiyanto, Randika Farianti, Dewi Farida Aryani Febrianti, Nur Fitriani Dwi Febriyanti, Mega Firdaus Daud Fitria, Ade H, Nurhikmah Hamansah Hardin Hardin . Haryanti Haryanti Hasnawiyah, Hasnawiyah Hasra Jaya Hasri Hasri Hastuti Agussalim Herlina Herlina Husnaeni Husnaeni Husnul Inayah Saleh Ida Ratna Dilla Ilyas, Asmawati Indayani, Feby Isnawati Isnawati Ita Hasmila, Ita Iwan Dini Jalil, Hasra Jamaluddin, Ismah Fadhilah Jangi, Muhammad Djasri Jannatul Husna Jusniar Karmila Yusuf Kasman, Irmawati Khaerun Nisai Lembang, Fransisca Rante Lisa Asmita Lystiana Nurhayat Hakim Mansyur . Margana Margana marsim, fitriani Matakupani, Thilma Tiziana Mohammad WIJAYA Mohammad wijaya Muh Junda Muh. Tawil Muh. Yunus Muhammad Anwar Muhammad Anwar Muhammad Arif Muhammad Arsyad Muhammad Jasri Djangi Muhammad Risal, Muhammad Muhammad Syahrir Muhammad Tawil Muhammad Wiharto Muhammad Wijaya Muhammad Yunus Muharram . Muharram Muharram muliyah, pipit Mulyati Mulyati Mutmainnah Syam Muttar, Marliana Nasution, Ajeng Tria Wasesha Netti Herawati Ningsi, Surya Nirwana Nirwana Nisai, Khaerun Nugraha, Ajmir Dwi Nur Aida, Nur Nur Alam, Muhammad Nur Anny S. Taufieq Nur’aini, Nur’aini Nurdianti Putri, Nuzul Kurnia Nurdianti Putri, Nuzul Kurnia Nurdin Arsyad, Nurdin Nurfadzillah, Nurfadzillah Nurhaeni Nurhaeni Nurhidayah Jufri Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurmiati Nurmiati Nurul Fahmi Nur’aini, Nur’aini Pardan, Nur Akifah Pince Salempa Priyatmo, Yudhi Rahmania Rahmania Rahmawati, Rahmawati Raihan, Muh. Farid Ramadhan, Puji Laila Ramdani Ramdani Ramlawati Ramlawati Ramlawati, Ramlawati Rano, Felisitas Yanti Ratna Sari Dewi Ratnadillah, Yuli Reinhard Daenlangi Risqah Amaliah Kasman Rosmalah Rosmalah Rosnawati Rosnawati, Rosnawati Roswanti, Erni RR. Ella Evrita Hestiandari Sahrawati, Fiska Salsabila, Ananda Pasha Salsabila, Atikah Santhy Hawanti Satnur, Muh. Alham Sendy Aulia Sijabat, Jenro Pandu Siti Hardiyanti Triana Sonyinga, Desma Sonyinga, Desma Sopha, Diana Sri Mardiyati Kasim Sri Widiastuti, Sri Sry Astuti, Sry St. Nurshulaiha Asma St. Sulaeha subhan . Sudding Sudding Sudding, Sudding Sudirman, Erni Wahyuni Sugiarti Sugiarti Sugiarti Sugiarti Sumiati Side Sumiati Side Surya Ningsi Suryany, Nasrah Suryany, Nasrah Syafriyanto, Muhammad Syakila, Farah Syamsir, Muflihah Tabrani Gani Tabrani Gani Tarihoran, Rezky Khoirina Taty Sulastri Taty Sulastri Taty Sulastry Taty Sulastry Vera Kristiana Waharjani Wahidah Wahidah Sanusi Wahyuliani, Dwi Wanti, Fitrah Warni Warni Wijaya, Muhammad Wijaya, Muhammad Wijaya.M , Mohammad Yasim, Sukmawati Yunus, Ayu Yusminah Hala Zafira, Nurul Nazma