p-Index From 2021 - 2026
14.439
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Swara Bhumi Academica REKAYASA Proceeding SENDI_U The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY Jurnal Selat Jurnal Biologi Tropis Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Halu Oleo Law Review Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) Jurnal Ius Constituendum Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan community: Pengawas Dinamika Sosial Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Sciences) Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Cendikia Jurnal Yudisial Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam) Borneo Law Review Journal Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Jurnal Educatio FKIP UNMA JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Laot Ilmu Kelautan JURNAL USM LAW REVIEW Target : Jurnal Manajemen Bisnis Abdi Kami : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Law and Economics Review MOTIVASI Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Biosense KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Abdimas Bina Bangsa Tsaqofah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Media Akuakultur Indonesia Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Jurnal Pijar MIPA Jurnal Ekonomi dan Bisnis Semarang Law Review Journal of Fish Health Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Jurnal Pepadu Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan DINAMIKA: Jurnal Manajemen Akuntansi, Bisnis dan Kewirausahaan Lokomotif Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Intellectual Law Review (ILRE) Journal of Language Intelligence and Culture El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Alpatih: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Siber dan Teknologi Digital Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Jurnal Perikanan Masyarakat: Jurnal Pengabdian Jurnal Legislasi Indonesia Journal Juridisch Journal of Software Engineering And Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN BUDIDAYA IKAN MOLLY PADA REMAJA SAAT PANDEMI SEBAGAI ALTERNATIF PENGISI WAKTU YANG PRODUKTIF Diniarti, Nanda; Junaidi, Muhammad; Cokrowati, Nunik; Mulyani, Laily Fitriani
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v2i1.640

Abstract

Saat pelaksanaan PPKM level 3 dan 4 membatasi kegiatan di luar rumah. Banyak sektor tutup sementara terutama sektor informal bahkan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Akhirnya banyak remaja berdiam diri di rumah dan memanfaatkan waktu dengan bermain sosial media dan game online. Akibat terlalu sering bermain social media dan game online banyak dampak negative yang timbul seperti pelecehan, pornografi bahkan kegiatan kriminal. Untuk itu diperlukan kegiatan yang bisa membawa manfaat yang lebih besar contohnya berbudidaya ikan hias. Ikan hias yang sedang banyak peminatnya salah satunya ikan Molly. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan tentang budidaya ikan hias molly. Manfaat yang diharapkan agar para remaja dapat mengisi waktu dengan membudidayakan ikan molly Lokasi penyuluhan berada di Desa Gontoran Lombok Barat dengan sasaran remaja masjid. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan cara pendidikan orang dewasa. Hasil dari kegiatan penyuluhan Para remaja antusias untuk membudidayakan ikan molly karena di dukung banyaknya sumber pakan dan air yang melimpah. Bentuk ikan molly yang menarik juga menjadi daya tarik remaja untuk membudidayakan ikan molly. Banyaknya pertanyaan yang diberikan merupakan indikator keingin tahuan para remaja. Kesimpulan dari kegiatan adalah adanya peningkatan pengetahuan para remaja dalam hal budidaya ikan molly.
Peran Keuchik Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 Junaidi, Muhammad
Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2023): Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/histeria.v2i2.906

Abstract

Partisipasi politik sangat penting dalam usaha meningkatkan kesadaran politik masyarakat, oleh sebab itu dibutuhkan kerjasama pimpinan gampong dalam hal ini keuchik dan masyarakat dalam rangka keikut sertaannya dalam politik. Namun disisi lain keuchik gampong merasa serba salah ketika dekat dengan partai politik atau Calon Anggota Legislatif karena dianggap memanfaatkan jabatannya dalam pemilihan anggota legislatif. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peran dan kendala Keuchik dalam meningkatkan partisipasi politik pada Keuchik Gampong Tumbo Baro dan Gampong Lam Ara Cut Kecamatan Kuta Malaka Kabupaten Aceh Besar dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pemilu Legislatif tahun 2014. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, sementara teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara secara mendalam dengan informan serta Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Keuchik dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pemilu Legislatif tahun 2014 pada Gampong Tumbo Baro dan Gampong Lam Ara Cut Kecamatan Kuta Malaka Kabupaten Aceh Besar berjalan dengan baik dan netral baik dari segi pendidikan politik pada warganya maupun sosialisasi bahkan diskusi dengan melibatkan tokoh politik yang netral.
Enforcement of Criminal Elements in Administrative Actions: Implementasi Unsur Pidana dalam Tindakan Administratif Junaidi, Muhammad
Indonesian Journal of Law and Economics Review Vol. 19 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijler.v19i2.1016

Abstract

This study employs a normative juridical approach to explore the intertwining of administrative actions and criminal accountability within the governance framework. By scrutinizing legal norms, the research assesses the objective position of criminal elements in administrative actions, revealing a tendency to prioritize formal aspects over legal validity. The findings highlight the conflation of criminal law with administrative proceedings, resulting in disparate consequences. Consequently, policymakers may shy away from necessary actions or seek alternative routes to avoid potential risks. This study underscores the imperative to delineate clear boundaries between administrative duties and criminal liabilities to foster more effective governance practices and mitigate unwarranted legal risks. Highlights : The study emphasizes the necessity of delineating clear boundaries between administrative actions and criminal liabilities. Prioritizing formal aspects over legal validity in administrative actions can lead to disparate consequences within governance frameworks. Policymakers may resort to alternative routes or hesitate to take necessary actions due to the conflation of criminal law with administrative proceedings. Keywords: Normative Juridical Approach, Administrative Actions, Criminal Accountability, Governance Framework, Legal Validity
The Position of the Indonesian Council of Ulama in The Indonesian State Governmental Legal System: The Perspective of Abū Ḥasan al-Māwardī Mahendra, Sandya; Junaidi, Muhammad
Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum Vol. 8 No. 1 (2023): Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alahkam.v8i1.6428

Abstract

This study aims to describe the position of the Indonesian Council of Ulama (MUI) in the Indonesian constitutional law system and to describe the MUI’s position in Abū  Ḥasan al-Māwardī’s  thought. The method in this study uses normative legal research or doctrinal law with a philosophical, historical and conceptual approach. If viewed from a state institutional perspective, the MUI is in the realm of the political infrastructure area. Political Infrastructure itself is a group of institutions that exist in society. The MUI fatwa is not a type of statutory regulation that has binding legal force Based on Article 1 point 2, Article 7 paragraph (1) and Article 8 paragraph (1) of Law 12/2011, the MUI fatwa is not statutory regulation, because it is not made by an authorized body or institution and does not have general binding power. However, the MUI fatwas are a source of material law. To become a positive law, the MUI fatwa must be positivized by the state through statutory regulations. The theory of state objectives developed by Al-Mawardi has two basic concepts, namely (1) formalization of Shariah activities, (2) regulation of social, economic, political, legal and military activities.
POTENTIAL OF MILKFISH CULTIVATION AS A UTILIZATION OF PLANKTON IN BATU NAMPAR WATERS Diniarti, Nanda; Junaidi, Muhammad; Astriana, Baiq Hilda
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v1i1.133

Abstract

Perairan Teluk Ekas telah memiliki konsentrasi nutrien yang di atas ambang batas. Nutrien berasal dari pakan ikan rucah yang diberikann oleh pembudidaya ikan sistem Karamba jaring Apung. Nutrien yang berlebihan di perairan akan memicu pertumbuhan besar-besaran plankton atau yang dikenal dengan blooming. Blooming plankton akan berdampak buruk pada biota yang dibudidayakan serta untuk semua organisme yang mendiami perairan tersebut. Plankton yang tumbuh dapat dikendalikan dengan memberikan organisme yang dapat memanfaatkan keberadaannya sebagai pakan. Bandeng banyak digunakan sebagai pemanen /pemanfaatan plankton baik di perairan tawar maupun laut. Bandeng merupakan ikan euryhalin atau memiliki rentang salinitas yang luas. Selain itu ikan bandeng merupakan ikan ekonomis penting. Namun sebelum mengintroduksi ikan bandeng di KJA Batu Nampar perlu dilakukan analisa kesesuaian beberapa parameter lingkungan dan yang tidak kalah pentingnya adalah jenis plankton yang bisa dimanfaatkan oleh bandeng. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mengiventaris/mendata jenis plankton di perairan Batu Nampar serta melihat kesesuaian jenis plankton yang ada dengan yang menjadi pakan ikan alami Bandeng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengamatan lebih dititikberatkan pada pendataan jenis plankton. Pengambilan contoh air dan pengamatan terhadap parameter-parameter kualitas air lainnya dilakukan pada tiap bulan selama 3 kali. Jenis plankton yang teriventarisir pada saat penelitian adalah: Synedra ulna, Fragilaria, Hemiaulus sinensis, Skeletonema costatum, Triceratium taves, Coscinodiscus granii, Pseudo nitzschia, Dytilum sol, Cerataulina smithii, Clamydocapsa sp, Navicula elegans, Aulacodiscus gracilis, Cydotella sp., Globorotolia pumilio, Ceratium sp.,larva crustacean, Pontellina plumata. Plankton yang terdapat lebih banyak dari Bacillariophyceae yang merupakan jenis pakan dari ikan bandeng sehingga perairan KJA Batu Nampar berpotensi digunakan untuk budidaya Bandeng
GROWTH OF Caulerpa sp. CULTIVATED WITH THE LONGLINE METHOD IN ROMPO VILLAGE, LANGGUDU DISTRICT, BIMA REGENCY Rahmawanti, Sinta; Cokrowati, Nunik; Junaidi, Muhammad
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v1i1.137

Abstract

Macroalgae that exist in Indonesia and have the potential to be cultivated apart from the Glacilaria sp. and Eucheuma sp. is a type of seaweed Caulerpa sp. The aim of this research was to determine the effect of different planting distances and depths on the growth and antioxidants of Caulerpa sp. which is cultivated using the longline method. The research was carried out in the waters of Rompo Village, Langgudu District, Bima Regency, West Nusa Tenggara. The research method was a factorial Completely Randomized Design (CRD) with two factors. The first factor is the planting distance consisting of 3 treatments. The second factor is depth consisting of 2 treatments. The combination of distance and depth in this study is; A: plant distance 20 cm - 50 cm depth, B: plant distance 30 cm - 50 cm depth, C: plant distance 40 cm - 50 cm depth, D: plant distance 20 cm - 100 cm depth, E: plant distance 30 cm - depth 100 cm and F: planting distance 40 cm - depth 100 cm. The results showed that different planting distances had a significant influence at the 5% level on the growth of Caulerpa sp. and there is no interaction between the JT factor (Planting Distance) and the KD Factor (Depth) on the absolute growth rate of Caulerpa sp. Absolute growth rate of Caulerpa sp. The best treatment was obtained from a planting distance of 30 cm with a depth of 50 cm, namely 111 ± 27 grams with a specific growth rate of 2,477 ± 412b %/day. The highest antioxidant content was obtained at a planting distance of 40 cm with a depth of 50 cm, amounting to 45.57%. The conclusion of this research is that the interaction between the planting distance factor and the depth factor has no effect on the absolute growth and specific growth of Caulerpa sp. Different depths have a significant influence on the antioxidant content of Caulerpa sp.
THE EFFECT OF HARVESTING ON THE PRODUCTION AND ANTIOXIDANT ACTIVITY OF SEA GRAPE (Caulerpa racemosa) BY RIGID QUADRAN Firda, Hasdinar; Junaidi, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i1.1379

Abstract

Caulerpa racemosa sea grape is one type of seaweed that has bright prospects to be produced and developed, because it has the advantage of being able to produce secondary metabolites and advantages in the pharmaceutical field such as antioxidant activity, anti-coagulant, anti-mutagenic, anti-bacterial, anti-cancer and anti-cancer activity and tumor. However, the quality of production and the content of active ingredients in plants are influenced by the age of harvest, so that there is no decrease in quality and the content of active ingredients is maintained, efforts are needed to be able to inhibit the damage. The purpose of this study was to determine at what harvest age sea grape can produce high production quality and antioxidant activity. The method used in this study is an experimental method with a completely randomized design (CRD). There were 5 treatments, P1 sea grapewas harvested at 20 days old, P2 sea grapewas harvested at 25 days old, P3 sea grapewas harvested at 30 days old, P4 sea grapewas harvested at 35 days old and P5 sea grapewas harvested at 40 days. 3 repetitions. The results showed that the harvest age of Caulerpa racemossa sea grape which were different and cultivated using rigid quadrant nets planting media had a significant effect on absolute growth, but had no significant effect on specific growth rate and had no significant effect on antioxidant levels, to obtain antioxidant levels, absolute weight growth and the optimal specific growth rate in the cultivation of Caulerpa racemossa sea grape, 30-40 days of harvest were used.
TESTING OF PHYSICAL, CHEMICAL AND BIOLOGICAL PARAMETERS ON SEAWATER LOBSTER CULTIVATION IN EKAS BEACH, EAST LOMBOK REGENCY Abadi Putra, Dwi Cahya; Junaidi, Muhammad; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i2.1411

Abstract

Lobster is one of the marine biota that has high economic value, as well as being one of the biota that can be developed through the cultivation process. The waters of Ekas Bay have the potential of marine resources that can be used as a place for lobster cultivation. This study aims to determine water quality with physical, chemical and biological parameters for lobster cultivation on the former coast of East Lombok Regency. The research was carried out in April 2022, located in the waters of Ekas Bay and the Lombok Marine Aquaculture Fisheries Laboratory Laboratory, West Sekotong, West Lombok Regency. Observations of the research were carried out in situ to observe water quality, as well as taking samples using a random sampling method of 8 points and then observing the content of nitrate, nitrite and plankton in the laboratory. The data that has been obtained is then analyzed descriptively by comparing the data with quality standards and ideal conditions for the development of sea crayfish aquaculture. The results showed that the water quality in Ekas Bay was generally in an ideal condition to be used as a lobster culture based on the appropriate quality standards of water quality for lobster cultivation. The water areas that are very suitable to be used as a place for lobster cultivation based on quality standards of water quality are the KJA 1, KJA 2, KJA 3 and Seagrass areas. The plankton species found consisted of Amphisolenia sp., Coscinadiscus sp., Nitzchia sp., Moina sp., Planktoniella sp., Oithona sp., Synedra sp. and Navicula sp.
STAGES OF GURAMI (Osphronemus gouramy) EMBRYOGENESIS AT DIFFERENT TEMPERATURE FOR 48 HOURS Hadi, Samsul; Junaidi, Muhammad; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i2.1417

Abstract

Ikan gurame (Osphronemus gouramy) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak digemari oleh masyarakat luas. Permasalahan yang di hadapi dalam penetasan telur ikan gurame yaitu daya tetas telur yang masih rendah dan tingkat kelulushidupan yang masih rendah. Pada fase ini kondisinya masih rentan terhadap perubahan lingkungan. Suhu adalah hal yang perlu diperhatikan dalam penetasan telur ikan gurame, oleh karena itu perlu dilakukan manipulasi suhu dalam wadah agar suhu lebih konstan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap penetasan telur dan pertumbuhan larva ikan gurame (O. gouramy). Bahan uji yang digunakan adalah telur ikan gurame (O. gouramy) dengan total telur yang digunakan sebanyak 900 butir. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap 5 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini: perlakuan suhu P1 (28oC), P2 (29oC), P3 (30oC), P4 (31oC) dan P5 (32)oC. Data yang diamati meliputi survival rate, hatching rate, lama penetasan, panjang mutlak, dan spesifik growt rate. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan suhu berpengaruh nyata terhadap lama penetasan telur, panjang mutlak,kelulushidupan dan spesifik growt rate., sedangkan tidak berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur ikan gurame (O. gouramy). Perlakuan E 32oC adalah perlakuan yang terbaik yang menghasilkan penetasan 22 jam, daya tetas telur 96,67% kelulushidupan 91,35%, pertumbuhan panjang mutlak 1,47 cm dan SGR 4,42%.
EFFECT OF HARVEST TIME ON GROWTH PERFORMANCE, BIOMASS AND PRODUCTIVITY OF Kappaphycus alavarezii IN WAWORADA BAY Hamdu, Hamdu; Junaidi, Muhammad; Dwi Hari Setyono, Bagus
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i2.1733

Abstract

West Nusa Tenggara has a lot of marine and fishery potential, one of which is Waworada Bay, the development of Seaweed is increasing, and it is the latest breakthrough and helps the economy of coastal communities in West Nusa Tenggara. The purpose of this study was to determine the effect of planting depth on the growth of Eucheuma cottonii seaweed and to determine the growth potential with different depths on the growth of Eucheuma cottonii seaweed. The depths used in this study were a depth of 20 cm, 30 cm, 40 cm, 50, cm and 60 cm with the long line method and further tested for carrageenan content at the Base Laboratory of the Aquaculture Study Program, University of Mataram. This study used a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments and 3 replications to obtain 15 experimental units. P1: Depth 20 cm, P2: Depth 30 cm, P3: Depth 40 cm, P4: Depth 50 cm, P5: Depth 60 cm. The results showed that different planting distances between 20 cm, 30 cm, 40 cm had no significant effect on the growth of Eucheuma cottonii seaweed, while at a depth of 50 cm and 60 cm it had an effect so that seaweed growth was inhibited and at a depth of 20 cm, 30 cm and 40 cm. cm has the potential for faster growth, in contrast to the depth of 50 cm and 60 cm the type of seaweed Eucheuma cottonii has a slower growth so that it shows a significant effect at each depth.
Co-Authors ., Jatmiko ., Nurhariati Ab.Rahman, Rozanah Abadi Putra, Dwi Cahya Abdul L. Mawardi Abdul Syukur Abidin, Z Aflah, Muhammad Nur Aghesna Rahmatika Kesuma Agus Junaidi Ahmad Junaidi Ahmad Zaini Muzaffar Al Miladi Aini, Putri Diyan Nur Alfi Nasywa, Mayyada Amanda, Salsabila Amri Panahatan Sihotang Amrillah, Bagas Hasbi Andre Rachmat Scabra Anjanir, Ida Ayu Dampatyu Anja Apriani, Siti Aisyah Aprilina, Anggun Rizki Siami Apriliyanti, Fisma Ardianti, Sri Ayu Ardyen Saputra, Ardyen Ariandita, Naswa Arifin, Muhammad Rijal Arsalan, Izzudin Asri, Yuliana Awan Dermawan Ayoedya, Jasmine Nabila Ayu Martina, Ayu Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Bambang Sadono Basoeki, Herwin Haryadi Cahyani, Fenny Chabib Faturrohman, Muhamad Chaerul Chafid, Candra Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Rosaria, Stefani Diah Sulistyani Ratna Sediati, Diah Sulistyani Diamahesa, Wastu Ayu Diana Sawen Diansyah, Ahmad Diniariwisan, Damai Dwiyanti, Septiana Ekariana S Pandia Ekowati, Nur Endira, Bramedika Kris Entianopa, Entianopa Fadillah, Hayatun Faez Syahroni Fariq Azhar Faturrahman Firda, Hasdinar Fitrahtul Akbar Fitria, Dini Fridatien, Ericke Gigentika, Soraya Hadijah Haerudin Hafizhah Zalfa, Haura Hafizi, Auliyan Hamdan Hamdu, Hamdu Hapizah, Imro'atul Harmono, Dwi Hasim, Muhammad Hastina Zahro Heri Kiswanto Heryati, B. Rini Himmah, Asmi Faiqatul Idelia, Levina Indah Khaerunnisa Irawan, Dandi IRAWATI, BETARI ATHIYAH Jayusri, Jayusri Jihan Melani Juwitasari, Nina Kahono, Sidik Karyanto, Karyanto Kasmi, Kasmi Kaswadi, Hendri Khairul Umam Khikmah, Khikmah Kristiyawan, Aga Gumilang Kurniyawan, Reza Laily Fitriani Mulyani Laksono Trisnantoro Lambyombar, Yustinus Latif, Danu Abian Linda Linda Listuayu, Ni Putu Ari Lubis, Adelia Maisyaroh Lumbessy, Salnida Yuniarti Luthfie Lufthansa Lyandova, Vanka Mahendra, Sandya Mahendrayana, Indra Ashoka Mahesarani Fotin Febry Mahmud, Bahrudin Malikah, Umu Manurung, Mangaraja Marliasari, Marliasari Marthin, Marhin Martiah, Anisa Mau'ud, Mohamad Maulana, Syukran Meidianto, Gunawan Miftah Arifin Misbakhul Munir Muhaiminin, Haikal Muhamad Nanang Indarajaya Saputra Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Mulyanto, Wiwit Munte, Aini Murtiningsih, Sustanti Mushofi, Yuskhil Mustika Raodatul Jannah Nababan, Agung Kristyanto Nanda Diniarti ningtyas, atiasyifa kusuma Nunik Cokrowati Nur Fadilla, Nur Nur Fitri Amalia Nurafiati Nurhasanah Nurhasanah Nurhasiyah Nuri Muahiddah Nurkholis Nurkholis Nuryatin, Nuryatin Nuswanto, A Heru Nuswanto, A. Heru Nuswantoro, A Heru Oktafiyani, Elve Partayasa, Ketut Perdana, Dimas Putra Perdana, Rizky Nanda Pertiwi, Adek Srikandi Pramana, Setiya Pratiwi, Lutfah Yunata Priyadi, Herman Puteri, Rizqi Purnama Putra, Aryan Perdana Putri Lestari, Dewi Putri Sahara Harahap Qurani, Qorinil R S, Diah Sulistiyani Rafandi, Muhammad Tezar Rafiah, Siti Rahayu, Lusia Septia Eka Esti Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahman, Ibadur Rahmawanti, Sinta Rahmawati, Rizkiyah Rangga Idris Affandi Rasid, Muhammad Ratulangi, Ratulangi Riana, Rati Riana, Rati Rianti Rinaldi, Lalu Aan Okta Rinda Noviyanti, Rinda Risqi Aris Munandar Rizal, Arief Rizka Rizka, Rizka Rizkika, Anggun Dwi Rohmah, Laila Nur Royani, Ahmad RS, Diah Sulistyani Saddam Saddam, Saddam Said, Mochamad Samsul Hadi Santia, Tia Pebrianti Saprijal, Saprijal Saputra, Marta Ade Saputra, Yusifar Fathana Sari, Marlia Sarjani, Tri Mustika Septiandani, Dian Setyoko Setyoko Setyoko Sirait, Paulus Siti Fatimah Soegianto, Soegianto Sofyan, Syafran Sri Jayanthi, Sri Sudarmanto, Kukuh Sukarna, Kadi sukarna, kadi Sukartono Sukimin Sulaimawan, Deddy Sulistyani Ratna Sediati, Diah Sulistyani, Diah Supriyadin, Muhammad Suratman, Sukadi Suryanto, Budi Susanto, Yoghi Arief Susilo, Hendri Sutaryono, Yusuf Akhyar Suwandi Suwandi Suwandi, Dedi Suwandi, Dedy Syahrullah, Moh Syailendraputri, Aylanitha Syarif Husni Syawalina Fitria Tajidan, Tajidan Tanaya, I Gusti Lanang Parta Tanggono, Claustantianus Wibisono tias, sherina aulia ningtias Tri Wibowo Wahyuningrum, Nunuk Wahyuningsih, Yusminar Winarno Winarno Wulandari, Rahajeng Wulandari, Tati Yana, Yeni Dwi Yansahrita, Yansahrita Yuliana Yuliana Yulistyowati, Efi Yusra Jamali Yusrin, Yusrin Zaenal Arifin Zaenal Arifin Zahroni, Moh Zain, Yusrina Ghina Zamzami, Ahmad Rifqi Zuhra, Dwi Adrisa Zulianto, Zulianto