p-Index From 2021 - 2026
14.776
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Swara Bhumi Academica REKAYASA Proceeding SENDI_U The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY Jurnal Selat Jurnal Biologi Tropis Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Halu Oleo Law Review Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) Jurnal Ius Constituendum Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan community: Pengawas Dinamika Sosial Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Sciences) Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Cendikia Jurnal Yudisial Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam) Borneo Law Review Journal Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Jurnal Educatio FKIP UNMA JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Laot Ilmu Kelautan JURNAL USM LAW REVIEW Target : Jurnal Manajemen Bisnis Abdi Kami : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Law and Economics Review MOTIVASI Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Biosense KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Abdimas Bina Bangsa COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tsaqofah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Media Akuakultur Indonesia Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Jurnal Ekonomi dan Bisnis Semarang Law Review Journal of Fish Health Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Jurnal Pepadu Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan DINAMIKA: Jurnal Manajemen Akuntansi, Bisnis dan Kewirausahaan Lokomotif Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Intellectual Law Review (ILRE) Journal of Language Intelligence and Culture El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Alpatih: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Siber dan Teknologi Digital Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Jurnal Perikanan Masyarakat: Jurnal Pengabdian Jurnal Legislasi Indonesia Journal Juridisch Journal of Software Engineering And Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Android Based Rosella Tea Sales Application as Digital Innovation Rahayu, Lusia Septia Eka Esti; Sari, Marlia; Junaidi, Muhammad
Jurnal Ilmu Siber dan Teknologi Digital Vol 4 No 1 (2025): November
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jisted.v4i1.5906

Abstract

Purpose: This study aims to develop an Android-based sales application for Rosella Tea as a digital innovation, addressing the need for efficient marketing and sales management among Women Farmers Groups (KWT) in East Ambarawa Village, Lampung. Methodology/approach: The research utilizes the System Development Life Cycle (SDLC) method, with stages including needs analysis, system design using Unified Modeling Language (UML), coding with Java, and data storage via Firebase. Results/findings: The developed application successfully operates on Android devices, presenting products informatively and enabling real-time transactions and sales management. It enhances marketing efficiency and expands the market reach for Rosella Tea, improving transaction processes between sellers and buyers. Conlusion: The Android-based application serves as an innovative solution to promote Rosella Tea digitally, offering better sales management, expanding market access, and increasing business efficiency for women farmers. Limitations: The study did not explore the full range of features needed, such as integration with various payment methods and e-commerce platforms. Contribution: The application provides a digital pathway for Women Farmers Groups to manage and promote local products, contributing to their economic empowerment and aligning with government initiatives to support MSMEs' digitalization.
Analysis of The Profitability of Traditional Tuna Processing (Boiling) Businesses in Mataram City Aprilina, Anggun Rizki Siami; Junaidi, Muhammad; Noviyanti, Rinda
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11140

Abstract

One of the leading fisheries products in Mataram City is boiled skipjack tuna (pindang ikan tongkol). This study aims to identify the potential and procurement of raw materials for boiled skipjack tuna processing in Mataram City and to analyze the financial feasibility (business profitability) as well as the development strategies of traditional boiled skipjack tuna processing enterprises. Data were collected using a descriptive quantitative approach through surveys, interviews, and documentation. Data analysis employed business feasibility analysis, including profitability, R/C ratio, ROI, and Payback Period (PBP), as well as SWOT analysis. The results indicate that traditional boiled skipjack tuna processing enterprises in Mataram City have considerable potential and promising sustainability prospects. The procurement of skipjack tuna raw materials is sourced from local fishermen, surrounding areas, and the availability of cold storage facilities, which play a crucial role in maintaining production continuity. The boiled skipjack tuna processing business in Mataram City is proven to be feasible and profitable for further development. This is reflected in the average annual profit, which reaches IDR 47,964,060 for micro-scale enterprises and IDR 141,405,000 for small-scale enterprises. The R/C ratio is 1.06 for micro-scale enterprises and 1.04 for small-scale enterprises. The ROI values are 28% for micro-scale enterprises and 21% for small-scale enterprises, with a very short Payback Period of 14–18 days. The business development strategy places boiled skipjack tuna processing enterprises in a strategic position that enables the implementation of aggressive strategies through the optimization of internal strengths and the utilization of external opportunities to enhance competitiveness and business sustainability.
IMPLIKASI UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA TERHADAP PEMBENTUKAN PRODUK HUKUM DAERAH Sudarmanto, Kukuh; Suryanto, Budi; Junaidi, Muhammad; Sadono, Bambang
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 4 No. 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v4i2.4191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis implikasi UU No. 11 tahun 2020 (UU Cipta Kerja) terhadap peraturan Bupati Kudus No. 43 tahun 2018. Masalahnya, mengapa pembentukan peraturan, khususnya di Kabupaten Kudus memakai peraturan bupati. Urgensinya penulisan ini adalah karena perkada tentang pembentukan produk hukum daerah sangat penting dalam penyelenggaraan otonomi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif/penelitian hukum doctrinal. Kebaharuan penelitian yaitu belum ada penelitian terdahulu yang membahas Peraturan Bupati Kudus No. 43 tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembentukan produk hukum daerah, khususnya di Kabupaten Kudus melalui Perkada contohnya Peraturan Bupati Kudus No. 43 tahun 2018 adalah sesuatu yang tampaknya kontroversil mengingat Perdanya saja di Kabupaten Kudus dibentuk oleh DPRD Kabupaten Kudus dengan persetujuan bersama Bupati Kudus. Hal ini seakan-akan kontradiksi. (2) Implikasi dengan adanya revisi Pasal 250 UU Pemda No. 23 tahun 2014 oleh Pasal 250 dan Pasal 252 UU Cipta Kerja, maka Peraturan Bupati Kudus No. 43 Tahun 2018 harus menyesuaikan dengan Pasal 250 dan Pasal 252 UU Cipta Kerja.
REPOSISI KEWENANGAN KEJAKSAAN DALAM MELAKUKAN PENEGAKAN TINDAK PIDANA KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PEMERINTAHAN Arsalan, Izzudin; Junaidi, Muhammad; Sukimin, Sukimin; Sudarmanto, Kukuh
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 4 No. 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v4i2.4248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kewenangan   kejaksaan dalam melakukan pencegahan tindak pidana korupsi dan maladministrasi pemerintahan dalam kajian MoU Kemendagri, Kejaksaan dan Kepolisian. Munculnya MoU antara Kemendagri, Kejaksaan dan Kepolisian pada tahun 2018 menimbulkan probelematika hukum dikarenakan penegakan tindak pidana korupsi yang seharusnya di atur dalam norma hukum positif justru di atur dalam MoU atau Memorandum of Understanding sehingga menimbulkan permasalahan pada tahap pelaksanaannya. Urgensi dalam artikel ini untuk mengembalikan kedudukan kejaksaan dalam sudut apndang regulasi hukum yang seharusnya, semenjak lahirnya MoU tersebut Kejaksaan menjadi tersandera dalam lekukan penanganan kasus tindak pidana korupsi, dimana terduga tindak pidana korupsi yang mengembalikan kerugian uang negara kepada BPKAD, Inspektorat dan APIP dianggap pertanggung jawaban pidananya hilang, hal tersebut sangat bertentangan dengan Pasal 2, 3 dan 4 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Dimana pengembalian kerugian keuangan negara hanya dapat meringankan sangsi pidana bagi terdakwa. Metode Penelitian ini menggunakan yuridis normatif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyimpangan penegakan tindak pidana korupsi yang dijalankan oleh kejaksaan sejak lahirnya MoU antara Kemendagri, Kejaksaan dan Kepolisian harus segera dihentikan dengan langkah Kejaksaan menarik diri dari MoU tersebut dan dalam melaksanakan tugas penanganan tindak pidana korupsi kejaksaan berjalan sesuai norma hukum positif yang di atur dalam   Undang-undang nomor 16 tahun 2004 tentang kejaksaan dan diperkuat kembali dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981, Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001, Undang-undang Nomor16 Tahun 2004, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1983, Peraturan Presiden RI Nomor 38 Tahun 2010 dan PERJA Nomor PER. 009/A/JA/2011, PERJA-039/A/JA/2010.
PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENGGUNA JASA EKSPEDISI Juwitasari, Nina; Ratna Sediati, Diah Sulistyani; Junaidi, Muhammad; Soegianto, Soegianto
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 4 No. 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v4i2.4249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui penerapan prosedur pengajuan klaim asuransi pada J&T Express Cabang Tembalang terhadap barang kiriman yang mengalami kelalaian pada saat pengiriman barang. Membahas ketidaksesuaian penerapan keabsahan klaim asuransi yang diajukan oleh konsumen berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan penanganan kasus terhadap pengaduan konsumen mengenai klaim asuransi tentang keterlambatan pengiriman barang dilakukan dengan mediasi antara lembaga perlindungan konsumen dengan konsumen serta pelaku usaha. Pihak lembaga (LP2K) mendatangkan saksi ahli untuk memperkuat bukti konsumen. Konsumen juga memberikan masukan dan bantuan atas kasus yang terjadi. Kemudian pihak lembaga menindak lanjuti dengan memberikan surat pengaduan dari konsumen ke kantor pusat. Dalam hal ini peran LP2K dalam menyelesaikan sengketa konsumen yakni melakukan upaya perdamaian bagi konsumen dan pelaku usaha yang memiliki sengketa. Meskipun Undang-Undang Perlindungan Konsumen sendiri tidak mengatur mengenai tugas dan kewenangan dari YLPPK Jawa Tengah selaku LPKSM untuk menyelesaikan sengketa konsumen.
KEDUDUKAN HUKUM APARATUR PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH DALAM PENGAWASAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Aflah, Muhammad Nur; Junaidi, Muhammad; Arifin, Zaenal; Sukarna, Kadi
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 4 No. 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v4i2.4279

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji dan menganalisa kedudukan Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta kendala dan solusi atas kedudukan APIP dalam pengawasan pengadaan barang/jasa berdasarkan Perpres 16 Tahun 2018. Pada tahun 2018, telah disahkan Perpres 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah. Diantara yang diatur adalah penanganan pengaduan masyarakat dalam pengawasan pengadaan barang/jasa pemerintah yang seolah-olah mendegradasi kewenangan Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi. Urgensi penelitian ini ialah diharapkan dapat menegaskan perbedaan antara indikasi tindak pidana dengan kesalahan administrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan jenis deskriptif analitis. Kewenangan APIP didefinisikan sebagai menerima pengaduan, menindaklanjuti, dan melaporkan. Kendala dan solusi dibagi menjadi 3 subsistem. Pada legal substance belum adanya pengaturan yang merumuskan peran APIP dan adanya pengaturan yang tidak memberi ruang kepada APH dalam pengawasan pengadaan. Solusinya perlu revisi Perpres yang mengatur peran APIP serta menghilangkan aturan yang membatasi ruang APH dalam pengawasan. Dari sisi legal structure, 2 kendala berupa struktur organisasi dan sistem kerja. Solusinya, perlu adanya komite audit yang independen serta sistem pengembangan karier dengan motivasi mutasi. Terakhir dari sisi legal culture, kedudukan APIP menyisakan problematika paradigma kerja individu dan organisasi yang terkesan reaktif. Solusinya APIP perlu merevitalisasi pola pikir serta membutuhkan mitra kerja yang mampu merumuskan tindakan preemtif dan preventif.
Legal Protection for Consumer Safety Due to Inconsistencies in Grab Partner Identities Chaerul Chafid, Candra; Arifin, Zaenal; Junaidi, Muhammad
Intellectual Law Review (ILRE) Vol 3 No 2 (2025): October
Publisher : Yayasan Studi Cendekia Indonesia (YSCI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59108/ilre.v3i2.116

Abstract

This study analyses legal protection for consumer safety arising from inconsistencies between the identities of Grab driver partners displayed in the application and those encountered in practice, as well as the legal remedies available when consumer safety and security are not adequately guaranteed. The research employs an empirical juridical approach with qualitative methods, using a case study at PT Grab Indonesia in Semarang City. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis, and analysed descriptively by linking empirical findings with Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. The findings reveal that mismatches in partner identities constitute a recurring issue that undermines consumers’ rights to accurate, clear, and honest information, while simultaneously exposing them to heightened safety and security risks. Empirically, consumers experience fear, discomfort, and psychological insecurity during rides, yet often continue the service due to situational constraints, reflecting their weak bargaining position in platform-based service relationships. From the perspective of Gustav Radbruch’s legal theory, these conditions demonstrate deficiencies in legal certainty, justice, and legal utility, particularly regarding platform accountability. This study concludes that effective consumer protection requires not only material compensation, but also guarantees of personal safety, transparent information, and corrective-preventive measures by platform providers. Consumers may pursue layered legal remedies, including internal complaint mechanisms, dispute resolution through the Consumer Dispute Settlement Agency (BPSK), litigation, and criminal reporting in cases involving serious threats or criminal elements.
Seaweed and its antioxidant content at Batu Layar beach, Senggigi, West Lombok Regency Cokrowati, Nunik; Apriliyanti, Fisma; Nuryatin, Nuryatin; Jayusri, Jayusri; Junaidi, Muhammad; Asri, Yuliana
Depik Vol 13, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.3.40014

Abstract

Seaweed is macro algae that it one of export commodity at Indonesia. In addition to having economic value, macroalgae also have an important role in aquatic ecosystems. macroalgae play a role as primary producers because of their ability to photosynthesize, produce organic matter, and oxygen in the aquatic environment. Waters on Lombok Island that are overgrown with seaweed include Batu Layar beach. Batu Layar sub-district is part of the tourism area located in the coastal area. Batu Layar sub-district includes a cultivation area consisting of a variety of land uses ranging from agriculture, livestock, fishing and so on. This study aimed to analyze the diversity of seaweed species in the coastal waters of Batulayar, Senggigi, West Lombok Regency along with antioxidant and chlorophyll-a content. The research was conducted in November 2023 in the waters of Batu Layar, Senggigi, West Lombok Regency. The research methods used in this study were survey methods and method explanation of antioxidant content and chlorophyll was carried out in the laboratory, by taking random samples based on the boundaries of the predetermined area as many as 4 stations. The result of this research are identified species of seaweed including Sargassum sp., Padina, Caulerpa, Galaxaura, Ulva, Gelidium, Acanthophora, Iaxaura, Halimeda, Boergesenia forbesii, Corallina, and Turbinaria. Padina antioxidant levels reached 81,31% and chlorophyll 14,35 mg/l. It can be concluded that there are 12 types of seaweed that grow wild consisting of four species each of green, brown, and red alga. Padina has the highest antioxidant content of 81,31%.Keywords:AquacultureAntioxidantChlorophyllSeaweedSargassum.
Pertumbuhan dan konsumsi pakan ikan lele (Clarias sp.) yang diberi pakan berbahan baku lokal Abidin, Zaenal; Junaidi, Muhammad; ., Paryono; Cokrowati, Nunik; Yuniarti, Salnida
Depik Vol 4, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.1.1.2360

Abstract

Abstract. Fish meal, corn, and gacor5000 rice bran are feed ingredient which easily obtained. Different of quality and amount of each ingredients in fish feed result a various respons on fish. The aim of this study were to determine respon of growth and feed consumption of walking cat fish (Clarias sp.) which fed feed made of fish meal, rice bran, and corn. The experimental diets containing fish meal, corn meal, and rice bran meal, respectively A. 70;10:19,5.; B. 60;25;14,5 C=60,19,75:19,75; D=60:9,5:30, and the other diets, E and F, were commersial diets. Daily growth rate, feed consumption, feed eficiency, and feed conversion ratio showed significant differences (p0,05) among the treatments. In general, feed consumption rate, daily growth rate, feed efficiency, and feed conversion rate were best obtained on commercial feed, while feed made from local ingredients showed lower performance than commercial feed. The low quality of feed local ingredients were caused by used low quality of local ingredients which caused the level minimum of fibre and ash were high in 17,9% and 23,5%, respectively. The utilization of Local fish meal 60-70%, corn meal 9,5-19,75%, and rice bran meal 14,5-30% in fish diet did not result better growth performance than commercial diet, however the best formulation for local ingredients of fish meal, corn meal, rice bran meal were 60%; 19,75%; 19,75% and 60%; 9,5%;30 % respectively Keywords : Corn meal; diets; feed consumption; fish meal; growth; rice bran; walking catfish (Clarias sp.)Abstrak. Tepung ikan, jagung dan dedak padi adalah merupakan bahan baku yang mudah diperoleh dan dapat digunakan sebagai bahan baku pakan ikan, meskipun demikian perbedaan kualitas setiap jenis bahan baku dan jumlah pengggunaan setiap bahan baku dalam pakan dapat menghasilkan respon yang berbeda terhadap ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan konsumsi pakan ikan lele (Clarias sp.) yang diberikan pakan berbahan tepung ikan, tepung dedak padi, dan tepung jagung. Pakan uji yang dicobakan adalah pakan dengan komposisi tepung ikan: tepung jagung, dan: tepung dedak yang berbeda yaitu masing-masing A=70:10:19,5; B=60:25:14,5; C=60:19,75:19,75; D=60:9,5:30, serta dua pakan komersial yaitu E dan F Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dengan komposisi bahan baku yang berbeda berpengaruh (p0,05) terhadap laju pertumbuhan harian, tingkat konsumsi pakan, efisiensi pakan dan rasio konversi pakan. Tingkat konsumsi pakan, laju pertumbuhan harian, efisiensi pakan dan rasio konversi pakan yang terbaik diperoleh pada pakan komersial sedangkan pakan yang berbahan baku lokal menunjukkan tampilan yang lebih rendah dibandingkan pakan komersial. Rendahnya kualitas pakan berbahan baku lokal diduga disebabkan oleh bahan baku lokal yang digunakan memiliki kualitas yang rendah sehingga menghasilkan pakan dengan kandungan serat kasar dan abu yang tinggi masing-masing minimal 17,9% dan 23,5%. Penggunaan bahan baku local yaitu tepung ikan 60-70%, tepung jagung 9,5-19,75% dan dedak 14,5 30% belum dapat menghasilkan tampilan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan pakan komersial, meskipun demikian formulasi terbaik pakan berbahan baku lokal diperolah pada komposisi tepung ikan; jagung; dedak adalah 60%; 19,75%; 19,75% dan 60%; 9,5%;30 %.Kata kunci : Ikan lele (Clarias sp.); konsumsi pakan; pakan; pertumbuhan; tepung dedak; tepung ikan; tepung jagung
Effects of Incubation Temperature Variation on Embryonic Development Rate, Hatching time, Abnormality and Survival of Larval Sea Urchin Salmacis sphaeroides Putri, Tri Nabila; Junaidi, Muhammad; Gultom, Victor David Nico
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11901

Abstract

Salmacis sphaeroides is a species of sea urchin that plays an important role in economic and ecological aspects. However, high utilization rates by the public have led to a natural decline in population, This is provide a controlled environment that ensures a high-quality supply of sea urchin, reducing dependence on natural stocks. This study aims to analyze the effect of temperature differences on the rate of S. sphaeroides development, hatching rates, abnormality and survival rates of sea urchin embryo maintained by incubation of temperature, consisting of 5 treatments and 3 repeats. The method used in this research was an experimental method using the Complete Randomization Design. ANOVA tests showed that temperature had a significant effect on the hatch resistance, abnormality and survival of sea urchin larvae. Duncan continued testing. The results of research on embryonic development rates, hatching rate, abnormality and survival rates of sea urchins are significantly different. The best development and hatching rate is found at 28℃-30℃, the best abnormality at 28℃ with a value of 15.0±2.3 ᵃ and the best survival rate is also recorded at 28℃ with a value of 79.3±10.1 ᶜ. These results identify that temperatures of 28℃-29℃ can be recommended for sea urchin cultivation, taking into account the balance between egg hatches, abnormality and survival rate of sea urchin larvae.
Co-Authors ., Jatmiko ., Nurhariati Ab.Rahman, Rozanah Abadi Putra, Dwi Cahya Abdul L. Mawardi Abdul Syukur Abidin, Z Aflah, Muhammad Nur Aghesna Rahmatika Kesuma Agus Junaidi Ahmad Junaidi Ahmad Zaini Muzaffar Al Miladi Aini, Putri Diyan Nur Alfi Nasywa, Mayyada Amanda, Salsabila Amri Panahatan Sihotang Amrillah, Bagas Hasbi Andre Rachmat Scabra Anjanir, Ida Ayu Dampatyu Anja Apriani, Siti Aisyah Aprilina, Anggun Rizki Siami Apriliyanti, Fisma Ardianti, Sri Ayu Ardyen Saputra, Ardyen Ariandita, Naswa Arifin, Muhammad Rijal Arsalan, Izzudin Asri, Yuliana Awan Dermawan Ayoedya, Jasmine Nabila Ayu Martina, Ayu Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Bambang Sadono Basoeki, Herwin Haryadi Cahyani, Fenny Chabib Faturrohman, Muhamad Chaerul Chafid, Candra Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Rosaria, Stefani Diah Sulistyani Ratna Sediati, Diah Sulistyani Diamahesa, Wastu Ayu Diana Sawen Diniariwisan, Damai Dwiyanti, Septiana Ekariana S Pandia Ekowati, Nur Endang Yani, Tri Endira, Bramedika Kris Entianopa, Entianopa Faadihillah, Galih Fadillah, Hayatun Faez Syahroni Fariq Azhar Faturrahman Firda, Hasdinar Fitrahtul Akbar Fitria, Dini Fridatien, Ericke Gigentika, Soraya Gultom, Victor David Nico Hadijah Haerudin Hafizhah Zalfa, Haura Hafizi, Auliyan Hamdan Hamdu, Hamdu Hapizah, Imro'atul Harmono, Dwi Hasim, Muhammad Hastina Zahro Heri Kiswanto Heryati, B. Rini Himmah, Asmi Faiqatul Idelia, Levina Indah Khaerunnisa Irawan, Dandi IRAWATI, BETARI ATHIYAH Jayusri, Jayusri Jihan Melani Juwitasari, Nina Kahono, Sidik Karyanto, Karyanto Kasmi, Kasmi Kaswadi, Hendri Khairul Umam Khikmah, Khikmah Kristiyawan, Aga Gumilang Kurniyawan, Reza Laily Fitriani Mulyani Laksono Trisnantoro Latif, Danu Abian Linda Linda Listuayu, Ni Putu Ari Lubis, Adelia Maisyaroh Lumbessy, Salnida Yuniarti Luthfie Lufthansa Lyandova, Vanka Mahendra, Sandya Mahendrayana, Indra Ashoka Mahesarani Fotin Febry Mahmud, Bahrudin Malikah, Umu Manurung, Mangaraja Marliasari, Marliasari Marthin, Marhin Martiah, Anisa Mau'ud, Mohamad Maulana, Syukran Meidianto, Gunawan Miftah Arifin Misbakhul Munir Muhaiminin, Haikal Muhamad Nanang Indarajaya Saputra Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Mulyanto, Wiwit Munte, Aini Murtiningsih, Sustanti Mushofi, Yuskhil Mustika Raodatul Jannah Nababan, Agung Kristyanto Nanda Diniarti ningtyas, atiasyifa kusuma Nunik Cokrowati Nur Fadilla, Nur Nur Fitri Amalia Nurafiati Nurhasanah Nurhasanah Nurhasiyah Nuri Muahiddah Nurkholis Nurkholis Nuryatin, Nuryatin Nuswanto, A Heru Nuswanto, A. Heru Nuswantoro, A Heru Oktafiyani, Elve Partayasa, Ketut Paryono Perdana, Dimas Putra Perdana, Rizky Nanda Pertiwi, Adek Srikandi Pramana, Setiya Pratiwi, Lutfah Yunata Priyadi, Herman Puteri, Rizqi Purnama Putra, Aryan Perdana Putri Lestari, Dewi Putri Sahara Harahap Putri, Tri Nabila Qurani, Qorinil R S, Diah Sulistiyani Rafandi, Muhammad Tezar Rafiah, Siti Rahayu, Lusia Septia Eka Esti Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahman, Ibadur Rahmawanti, Sinta Rahmawati, Rizkiyah Rangga Idris Affandi Rasid, Muhammad Ratulangi, Ratulangi Riana, Rati Riana, Rati Rianti Rinaldi, Lalu Aan Okta Rinda Noviyanti, Rinda Risqi Aris Munandar Rizal, Arief Rizka Rizkika, Anggun Dwi Rohmah, Laila Nur Royani, Ahmad RS, Diah Sulistyani Saddam Saddam, Saddam Said, Mochamad Samsul Hadi Santia, Tia Pebrianti Saprijal, Saprijal Saputra, Marta Ade Saputra, Yusifar Fathana Sari, Marlia Sarjani, Tri Mustika Septiandani, Dian Setyoko Setyoko Setyoko Sirait, Paulus Siti Fatimah Soegianto, Soegianto Sofyan, Syafran Sri Jayanthi, Sri Sudarmanto, Kukuh Sujito Sujito Sukarna, Kadi sukarna, kadi Sukartono Sukimin Sulaimawan, Deddy Sulistyani Ratna Sediati, Diah Sulistyani, Diah Supriyadin, Muhammad Suratman, Sukadi Suryanto, Budi Susanto, Yoghi Arief Susilo, Hendri Sutaryono, Yusuf Akhyar Suwandi Suwandi Suwandi, Dedi Suwandi, Dedy Syahrullah, Moh Syailendraputri, Aylanitha Syarif Husni Syawalina Fitria Tajidan, Tajidan Tanaya, I Gusti Lanang Parta Tanggono, Claustantianus Wibisono tias, sherina aulia ningtias Tri Wibowo Wahyuningrum, Nunuk Wahyuningsih, Yusminar Wibisono, Totok Winarno Winarno Wulandari, Rahajeng Wulandari, Tati Yana, Yeni Dwi Yansahrita, Yansahrita Yuliana Yuliana Yulistyowati, Efi Yusra Jamali Yusrin, Yusrin Yustinus Lambyombar Zaenal Abidin Zaenal Arifin Zaenal Arifin Zahroni, Moh Zain, Yusrina Ghina Zamzami, Ahmad Rifqi Zuhra, Dwi Adrisa Zulianto, Zulianto