p-Index From 2021 - 2026
20.952
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KAPASITAS POKDARWIS BAGEK KEMBAR SEKOTONG MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN KEPITING BAKAU BERBASIS BAHAN LOKAL Wastu Ayu Diamahesa; Yesica Marcelina Romauli Sinaga; Muhammad Sumsanto; Yuliana Asri; Rangga Idris Affandi; Damai Diniariwisan; Zaenal Abidin; Muhammad Baiul Hak; Bagus Dwi Hari Setyono; Sahrul Alim
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10815

Abstract

Kepiting bakau (Scylla spp.) merupakan komoditas perikanan pesisir bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi dikembangkan oleh masyarakat melalui kegiatan budidaya. Salah satu kendala dalam pengembangan budidaya kepiting bakau adalah ketersediaan pakan yang efisien, aplikatif, dan sesuai dengan kondisi mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan POKDARWIS Bagek Kembar dalam pembuatan pakan kepiting bakau berbasis bahan lokal. Kegiatan dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Bagek Kembar, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, melalui tahapan identifikasi awal, survei kebutuhan, penyuluhan, praktik pembuatan pakan, serah terima alat, serta evaluasi pemahaman peserta. Pelatihan diikuti oleh 15 orang peserta dengan rentang usia 20 tahun hingga lebih dari 60 tahun. Materi kegiatan mencakup pengenalan bahan pakan lokal, fungsi bahan pengikat atau binder, stabilitas pakan di dalam air, efisiensi biaya produksi, dan hubungan kualitas pakan dengan kebersihan media budidaya. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh butir pernyataan setelah mengikuti pelatihan. Peserta juga menunjukkan keterlibatan aktif selama penyampaian materi, diskusi, dan praktik pembuatan pakan. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas dasar mitra dalam memanfaatkan bahan lokal sebagai alternatif pakan kepiting bakau. Namun, uji performa pakan terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, efisiensi pakan, dan kualitas air masih perlu dilakukan pada kegiatan lanjutan.
Mikroplastik polistiren meningkatkan kadar glukosa darah dan perilaku agresif pada ikan cupang siam Bagus Dwi Hari Setyono; Lalu Wahyu Budi Utomo; Rangga Idris Affandi
Vol 16 No 2 (2026): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v16i2.2191

Abstract

Paparan mikroplastik PVC dalam air induk mengurangi pembuahan, penetasan, dan kelangsungan hidup ikan zebra Teguh Bachtiar; Bagus Dwi Hari Setyono; Yuliana Asri
Vol 16 No 2 (2026): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v16i2.2195

Abstract

This study evaluated the effect of polyvinyl chloride (PVC) microplastic exposure through broodstock rearing water on the fertilization rate (FR), hatching rate (HR), and survival rate (SR) of zebrafish (Danio rerio). Fish were exposed for 30 days in a completely randomized design with four PVC doses, namely 0, 5, 10, and 15 mg/L, each with three replicates. After exposure, broodstock were spawned to obtain FR and HR data, whereas SR was calculated during the rearing period. One-way ANOVA showed that PVC dose significantly affected FR (F(3,8)=53.48; P<0.001), HR (F(3,8)=70.44; P<0.001), and SR (F(3,8)=9.33; P=0.005). Duncan’s multiple range test separated all FR and HR treatments into different homogeneous subsets, indicating a clear dose-related decline. FR decreased from 90.83% in the control to 68.43% at 15 mg/L, whereas HR declined from 94.77% to 75.17%. SR showed a more moderate pattern: the control, 5 mg/L, and 10 mg/L remained in the same homogeneous subset, while 15 mg/L formed a distinct subset with a mean of 81.67%. Water quality remained relatively stable during the experiment, with temperature at 29.1-29.3 °C, pH at 8.29-8.49, and dissolved oxygen at 7.0-7.5 mg/L. These findings indicate that, under the present experimental conditions, early reproductive endpoints were more sensitive to PVC microplastic exposure than survival.
Pelatihan Pembuatan Kepiting Presto Crispy Sebagai Diversifikasi Produk Pangan Berbasis Potensi Pesisir Di Kawasan Ekowisata Bagek Kembar, Sekotong Wastu Ayu Diamahesa; Bagus Dwi Hari Setyono; Muhammad Baiul Hak; Fariq Azhar; Yesica Marcelina Romauli Sinaga; Zaenal Abidin; Laily Fitriani Mulyani; Yuliana Asri; Sahrul Alim; Dewi Putri Lestari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15816

Abstract

Abstract: Coastal areas have considerable potential to support community-based food product innovation, particularly through the utilization of local fishery resources. This community service activity aimed to improve the knowledge and practical skills of POKDARWIS Bagek Kembar in processing crab into a value-added food product, namely crispy pressure-cooked crab. The activity was carried out in Bagek Kembar Ecotourism Area, Cendi Manik Village, Sekotong District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara, from July to September 2025. The program involved preliminary identification, partner needs assessment, counseling, demonstration, and hands-on training. A total of 15 participants joined the training. The material covered raw material preparation, crab cleaning, basic food hygiene, pressure-cooking technique, seasoning, flour coating, and frying process to produce a crispy texture. The results showed that the participants were actively involved in discussions and practical sessions and were able to follow the main stages of crispy pressure-cooked crab processing. This activity introduced a simple and applicable processing technique that can potentially support local culinary diversification in the ecotourism area. Further assistance is needed, particularly in product standardization, food safety, packaging, marketing, and business feasibility analysis.
Survival rate and growth performance of tilapia (Oreochromis niloticus) exposed in polyvinyl chloride microplastics Bagus Dwi Hari Setyono; Wiwin Iky Soenarky; Zaenal Abidin; Rangga Idris Affandi
Depik Vol 13, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.3.37131

Abstract

Plastic is one of the materials most widely used by humans. The more plastic that is used, the more plastic waste is released into environment and will polute water areas in various sizes, both macroplastics and microplastics. Microplastic are classified as plastic particles whose diameter is less than 5 millimeters. One type of microplastic that has an adverse impact on the life of aquatic organisms is polyvinyl chloride (PVC). The aim of this research was to determine the effect of PVC microplastic exposure on the survival rate and growth performance of tilapia, Oreochromis niloticus. This study was conducted in a completely randomized design (CRD) consisting of four treatments with three replications. The treatments were as follows: MP0 = No addition of microplastics (control); MP1 = Addition of 5 mg/L microplastics; MP2 = Addition of 15 mg/L microplastics; MP3 = Addition of 20 mg/L microplastics. The results showed that exposure to polyvinyl chloride microplastics on the survival rate and growth performance of tilapia through water made a real difference to Survival Rate (SR), absolute weight growth, absolute length growth, Specific Growth Rate (SGR), Feed Convension Ratio (FCR) and the abundance of polyvinyl chloride microplastics in fish gut.Keywords:MicroplasticPolyvinyl chlorideTilapiaSurvival rateGrowth performance
PENGARUH KOMBINASI HASIL FERMENTASI AMPAS TAHU DAN DEDAK TERHADAP PERTUMBUHAN POPULASI Daphnia sp. Fuji Zakiyah; Nanda Diniarti; Bagus Dwi Hari Setyono
Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v9i1.138

Abstract

Daphnia magna adalah hewan Crustacea yang sering disebut dengan kutu air berukuran kecil yang hidup di perairan tawar dan merupakan salah satu pakan alami untuk larva ikan air yaitu mudah dicerna, ukurannya sesuai dengan bukaan mulut, memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, memiliki kandungan asam amino esensial yang tinggi dan dapat dibudidayakan secara massal. Bahan organik ampas tahu dan dedak yang difermentasi dengan bakteri probiotik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan dan pertumbuhan Daphnia magna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi hasil fermentasi ampas tahu dan dedak terhadap populasi dan menentukan kombinasi pakan terbaik dengan hasil fermentasi ampas tahu dan dedak yang menghasilkan pertumbuhan Daphnia magna yang tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga memperoleh 12 unit percobaan. Perlakuan A : kontrol (pemberian pakan komersil), perlakuan B (pemberian 0,15 g/l ampas tahu dan 0,3 gl dedak), perlakuan C (pemberian 0,3 g/l ampas tahu), dan perlakuan D (pemberian 0,6 g/l dedak). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian bahan organik ampas tahu dan dedak melalui proses fermentasi probiotik berpengaruh terhadap kepadatan populasi, laju pertumbuhan populasi, dan produksi biomassa Daphnia magna. Perlakuan B merupakan perlakuan paling baik yaitu dengan kepadatan populasi tertinggi sebesar 246,67 ind/l, laju pertumbuhan populasi sebesar 5,199 %/hari, dan produksi biomassa sebesar 340 mg/l.
POTENSI EKSTRAK TINTA GURITA SEBAGAI IMUNOSTIMULAN ANTI-BIOFILM STREPTOCOCCUS AGALACTIAE PADA AKUAKULTUR: Potential of Octopus Ink Extract as an Anti-Biofilm Immunostimulant for Streptococcus agalactiae in Aquaculture Rangga Idris Affandi; Bagus Dwi Hari Setyono; I Made Dedi Mahariawan; Jefri Anjaini; Feri Setiawan
Ganec Swara Vol. 20 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Al-Amin Qalbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59896/gara.v20i2.639

Abstract

Streptococcus agalactiae is a pathogenic bacteria in aquaculture, causing streptococcosis in fish and causing significant economic losses. The pathogenicity of this bacteria is related to its virulence factors, including its ability to form biofilms that increase antibiotic resistance and host immune responses. One alternative approach to controlling infection is to disrupt the bacterial quorum sensing (QS) communication system through a quorum quenching mechanism. This study aims to analyze the potential of octopus ink extract as a quorum quenching agent in inhibiting S. agalactiae biofilm formation in aquaculture. The method used was a systematic literature review by collecting and analyzing various scientific sources such as journals, books, and relevant articles. Data analysis was carried out using content analysis techniques by selecting the literature most relevant to the research topic. The results of the study indicate that octopus ink contains bioactive compounds, especially alkaloids, which have the potential to inhibit the QS system, suppress the expression of virulence factors, and inhibit bacterial biofilm formation. In addition, octopus ink extract also has the potential to improve the immune system of farmed fish. Thus, octopus ink extract has the potential to be developed as an environmentally friendly antibiofilm and immunostimulant agent. Further research is needed to identify specific active compounds and test their effectiveness and safety on a cultivation scale.
Co-Authors Abd Saddam Mujib Abd Saddam Mujib Abidin, Z Abidin, Zaenal Agustin, Pradita Ayu Akbar, Tofik AlBaihaqi, Lalu Wirahadi Amalia Febriani Andre Rachmat Andre Rachmat Scabra Angga, Prayogi Dwina Anisa Anisa Anisa Anisa Annisa Azzahra, Annisa Apriyan, Imam Eka APRYANY, RESSY ENY Ardianti, Sri Ayu Ardyen Saputra, Ardyen Arya Arpanda Asri, Yuliana Aula Husnul Fajri Awan Dermawan Awan Dermawan Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Badrun Badrun Badrun Baehaqi Baiq Dinda Inges Mutiara Hati Baiq Triska Saomadia Bhakti Negara Cahya, Nilam Chandrika Eka Larasati Chen, Peter Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Deona, Erenbertha Ni Nyoman Brati Desi Melanisia Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Sartika Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Diniarti , Nanda Dwi Agustina Dwi Aprilianingsih Dwi Budi Santoso Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Evi Fitrianingsih Fariq Azhar Fariq Azhar Fariq Azhar Fatoni Azrar yakkub Faturrahman Febriani, Amalia Feliatra Feri Setiawan Firda, Hasdinar Fitrianingsih, Evi Fuji Zakiyah Fujiana Fujiana Fujiana, Fujiana Gina Maulina Hadzriil Jeeffry , Ku Haeriah, Sri Asnawati Hak, Muhammad Bai`ul Hamdu, Hamdu Hariansyah Hariansyah Hariansyah, Hariansyah Hasdinar Firda Hery Haryanto Hery Haryanto Hidayatullah, Lalu Rifki I Komang Damar Jaya I Made Dedi Mahariawan I Wayan Sutresna Idris Affandi, Rangga Iin Satria Imam Eka Apriyan Ina Oktaviani Iryanto Iryanto Isnaini, Siti Iva Naya Sulistya Jefri Anjaini Junaidi, Muhammad Jurnal Wicara Kartini, Wiwi Kaswadi, Hendri Khaerul Muslim Khairil Anwar Khairunnisa Khairunnisa khairunnisa khairunnisa Kurnia, Hardi Afriandi Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laksono Trisnantoro Lalu Hizbulloh Lalu Irfan Hadi Nugraha Lalu Mukhtar Atmawinata Lalu Mukhtar Atmawinata Lalu Wahyu Budi Utomo Lalu Wirahadi Al Baihaqi Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Riswan Maulana M. Yogi Riyantama Isjoni Mandalika, Eka Nurminda Dewi Mardian, Ainnun Marsya Andini Maudina, Finda Meci Salsabila Moh Ali Albar Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi Muhaemi Muktiniati Muhamad Ali Muhamad Amin Muhamad Junaidi Muhamad Marzuki Muhammad Amin Muhammad Baiul Hak Muhammad Baiul Hak Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Kahfika Ikhwanushafa Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Saufi Muhammad Sumsanto Muhammad Zaenuddin Muhammad Zubair Mulyani, Laily Fitriani Murtiningsih, Sustanti Muslim, Khaerul Nanda Diniarti Nastiti, Ninda Nefi Andriana Fajri Neli Agustina nilam cahya Ninda Nastiti Nova Aji Saputra Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah Nurliah Buhari Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Oktavianti, Velita Opi Aprilianti Pandu Abdi Perdana Pandya Bara Nidal Panosa, Alief Erwanda Pebrianti, Ni Luh Mutiara Perdana, Pandu Abdi Prapti, Az-Zahra Nandia Pratiwi Pratiwi Prayogi Dwina Angga Purwati, Siva Putrajab, Eka Wawan Putri, Anesya Wandining Putri, Marselia Aisyah Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmadhani, Thoy Batun Citra Rajuansah Rajuansah Ramdhani, Muhamad Fajrun Rangga Idris Affandi Rangga Idris Affandi ratihpangesturahayu Ratulangi Ratulangi Ratulangi, Ratulangi Retno Palupi Rhojim Wahyudi Rizky Regina Kawirian Rizky Regina Kawirian Rizky Regina Kawirian RR. Ella Evrita Hestiandari Rusmin Hari Nuryadin Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Safitri, Wilda Sahidu, Adriana Monica Sahrul Alim Salwa Suhendri Saomadia, Baiq Triska Sapto Andriyono Saptono Waspodo Saputra, Yusifar Fathana Satria, Iin Sembiring, Rinawati Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Setyowati, Dewi Nur'aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Sima Lafina Ziqri Soenarky, Wiwin Iky Sopiandi Sopiandi Sopiandi Sri Wahyuningsih Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sugma, Lara Susianti, Lena Syawalina Fitria Syawalina Fitria Syawalina Fitria Syawalina Hari Fitria Teguh Bachtiar Thoy Batun Citra Rahmadani Tofik Akbar Ula, Nurtia Nikmatul Velita Oktavianti Wahbi Wahbi Wahbi, Wahbi Wahyu Budi Utomo, Lalu Wastu Ayu Diamahesa Weni Rahmawati Winggi Anggita Wiwik Handayani Wiwin Iky Soenarky Wulandari, Witri yakkub, Fatoni Azrar Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Zaenal Abidin Zaenal Abidin Zaenal Abidin zakiyah, fuji