This Author published in this journals
All Journal MEDIA MEDIKA INDONESIANA JURNAL GIZI INDONESIA Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Psikologi Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Journal of Nutrition College VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keolahragaan Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Riset Gizi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia The Indonesian Journal of Public Health Sari Pediatri Universa Medicina Paediatrica Indonesiana Majalah Kesehatan FKUB Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat GIZI INDONESIA Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Belitung Nursing Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) ENDOGAMI Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi Holistic Nursing and Health Science Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Kesehatan Prima Amerta Nutrition Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Adi Husada Nursing Journal Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Sport and Nutrition Journal Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Health and Nutrition Research Berita Kedokteran Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Jurnal Riset Gizi Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nutrizione Jurnal Info Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGGUNAAN APLIKASI PESAN ANTAR MAKANAN ONLINE DENGAN FREKUENSI MAKAN DAN KUALITAS DIET MAHASISWA Maretha, Febrina Yollanda; Margawati, Ani; Wijayanti, Hartanti Sandi; Dieny, Fillah Fithra
Journal of Nutrition College Vol 9, No 3 (2020): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v9i3.26692

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia, aplikasi pesan antar makanan online semakin populer di berbagai kelompok masyarakat termasuk mahasiswa. Aplikasi pesan antar makanan online dapat mempermudah membeli makanan karena pembeli dapat mengatur jenis, jumlah dan frekuensi makanannya sendiri. Aplikasi ini juga menyediakan berbagai makanan yang kurang sehat sehingga dapat berpengaruh pada frekuensi makan dan kualitas diet.Tujuan: Menganalisis hubungan penggunaan aplikasi pesan antar makanan online dengan frekuensi makan dan kualitas diet mahasiswa.Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Subjek penelitian adalah mahasiwa Universitas Diponegoro sebanyak 70 orang yang dipilih melalui metode simple random sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah penggunaan aplikasi pesan antar makanan online, sedangkan variabel terikat adalah frekuensi makan dan kualitas diet. Variabel perancu penelitian ini adalah uang saku dan pengetahuan gizi. Data konsumsi makan diambil menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) lalu dikonversi ke skor Diet Quality Index-International (DQI-I). Data diuji dengan uji korelasi Rank Spearman.Hasil: Terdapat 97,1% subjek yang memiliki kualitas diet buruk.Tidak ada hubungan antara penggunaan aplikasi pesan antar makanan online dengan frekuensi makan utama (p= 0,162), frekuensi makan selingan (p= 0,751) dan kualitas diet (p= 0,869). Ada hubungan negatif yang signifikan antara uang saku dengan frekuensi makan utama (r= -0,297 ; p= 0,013).Simpulan: Tidak ada hubungan antara penggunaan aplikasi pesan antar makanan online dengan frekuensi makan dan kualitas diet. Preferensi pribadi dan ketersediaan makanan di sekitar tempat tinggal menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap frekuensi makan dan kualitas diet. 
PERBEDAAN ASUPAN ENERGI, ZAT GIZI MAKRO, AKTIVITAS FISIK, DAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR Taradipa, Priska Tamara; Margawati, Ani; Purwanti, Rachma; Candra, Aryu
Journal of Nutrition College Vol 9, No 4 (2020): Oktober
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v9i4.28445

Abstract

Latar Belakang: Beberapa sekolah menerapkan proses pembelajaran dan kebijakan yang berbeda terkait aktivitas fisik dan penyelenggaraan makanan. Status gizi dapat dipengaruhi oleh asupan zat gizi dan aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan asupan energi, zat gizi makro, aktivitas fisik dan status gizi anak sekolah dasar di SD Negeri Lerep 05 dan SD Alam Ungaran. Metode: Desain penelitian cross sectional dengan 44 subjek yang dihitung menggunakan rumus besar sampel 2 kelompok kategorik tidak berpasangan. Subjek berasal dari SD Negeri Lerep 05 dan SD Alam Ungaran. Asupan energi dan zat gizi makro diperoleh dari food record (3 hari: 2 weekdays, 1 weekend) dan dianalisis menggunakan Nutrisurvey. Aktivitas fisik diukur menggunakan Physical Activity Questionnaire for Children (PAQ-C). Status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Data dianalisis dengan uji Chi-Square dan Mann-Whitney. Hasil: Sebagian besar subjek dari SDN Lerep 05 memiliki asupan energi kurang selama di sekolah (90,9%), tingkat aktivitas fisik sedang (63,6%), status gizi berlebih IMT/U > 1 SD (45,5%). Sebagian besar subjek dari SD Alam Ungaran memiliki asupan energi cukup selama di sekolah (40,9%), tingkat aktivitas fisik sedang (45,5%), status gizi normal (68,2%). Terdapat perbedaan yang signifikan antara asupan energi (p=0,001), protein (p=0,001), karbohidrat (p=0,013) subjek selama di sekolah, protein total subjek (p=0,002), aktivitas fisik subjek selama di rumah (p=0,021). Tidak terdapat perbedaan antara asupan energi total subjek (p=0,221), aktivitas fisik subjek di sekolah (p=0,602), status gizi subjek (p=0,167). Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara asupan energi, protein dan karbohidrat subjek selama di sekolah; asupan protein total subjek dan aktivitas fisik subjek selama di rumah. Namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara asupan energi total subjek, aktivitas fisik subjek di sekolah dan status gizi subjek. 
Faktor Yang Mempengaruhi Efikasi Diri Pada Pasien TB Paru Noorratri, Erika Dewi; Margawati, Ani; Dwidiyanti, Meidiana
Journal of Nursing and Health Vol. 1 No. 1 (2016): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v1i1.31

Abstract

Latar belakang : TBC merupakan penyakit yang menular dan mematikan di dunia. Setiap tahun terdapat 9 juta kasus baru dan kasus kematian hampir mencapai 2 juta manusia. Menurut laporan WHO tahun 2013, Indonesia menempati urutan ketiga jumlah kasus dengan jumlah sebesar 700 ribu kasus tuberculosis setelah India dan Cina. BKPM Magelang pada tahun 2015 menemukan pasien dengan total 399 orang. Ada beberapa faktor penyebab kasus TB RR/TB MDR terus meningkat dilihat dari sisi pasien, terjadi karena rendahnya kepatuhan minum obat yang sering disebabkan adanya efek samping obat dan rendahnya kesadaran diri pasien untuk sembuh. Pasien TB membutuhkan waktu yang cukup lama, Hal ini bisa membuat pasien merasa bosan dan jenuh dalam menjalankannya. Kesadaran yang rendah tersebut dapat ditingkatkan melalui intervensi mindfulness. Kesadaraan menerima sakit sangat diperlukan oleh pasien TBC. Pasien TBC harus berobat dengan penuh penerimaan, mempunyai kesadaran untuk berobat dan keinginan untuk mandiri. Tujuan : Penelitian adalah menganalisis peningkatan kemandirian pasien tuberculosis paru melalui intervensi mindfulness di BKPM Magelang. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental. Metode : penelitian the group pretest – posttest with control group design. Populasi dalam penelitian ini semua penderita TB paru di BKPM Magelang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa kemandirian fisik pada kelompok perlakuan pasien TB paru meningkat dari pertemuan pertama sampai keenam, dengan nilai p< 0,005. Kesimpulan : Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa Mindfulness dapat meningkatkan kemandirian fisik pada pasien tuberculosis paru. Kata Kunci : Mindfulness, Kemandirian, TB Paru
Differences in triglyceride levels before and after whey protein intervention in field workers exposed and unexposed to arsenic Rahmadhani, Eka Putri; Margawati, Ani; Kartini, Apoina
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 9, No 2 (2021): Juni
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgi.9.2.166-171

Abstract

Background: A work environment that is exposed to heavy metals, such as a coal mining environment, can change fat metabolism in the body. Changes in fat metabolism will lead to cardiovascular disease. Consumption of dairy products, e.g. whey protein, can reduce the risk of metabolic disorders and cardiovascular disease.Objectives: To test and analyze the differences in triglyceride levels before and after whey protein intervention to field workers with different working conditions.Materials and Methods: This experimental research with pretest and posttest was conducted on field workers at PT Bukit Asam Tbk. Tarahan Port Unit, Lampung as an Arsenic exposed group and PTPN VII Way Berulu Business Unit as an Arsenic unexposed group. Both groups received 24 grams of whey protein daily for 28 days. The triglyceride levels before and after the intervention were measured by laboratory analysis using the enzymatic calorimetry method. The data were analyzed using independent t-test, Mann Whitney test, and Wilcoxon test.Results: The average triglyceride levels increased by 50.48 ± 98.09 mg/dL in the exposed group and 16.78 ± 67.67 mg/dL in the unexposed group. There was a significant difference in triglyceride levels before and after the whey protein intervention in the two groups.Conclusions: The whey protein intervention increased the triglyceride level in the exposed group and decreased it in the unexposed group.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK, POLA KONSUMSI GARAM DAN POLA MAKAN DENGAN KADAR EKSKRESI IODIUM URIN (EIU) PADA IBU HAMIL DI JEPARA, JAWA TENGAH Nugroho, Teddy Wahyu; Margawati, Ani; Utami, Aras
Journal of Nutrition College Vol 10, No 1 (2021): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i1.30147

Abstract

Latar Belakang : Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan gangguan yang timbul karena kekurangan asupan yodium. Masalah GAKY di Indonesia cukup banyak. Oleh karena itu, pentingnya sosialisasi asupan yodium yang cukup agar dapat mengurangi resiko terjadinya GAKY di masyarakat. Kelompok yang perlu mendapat sosialisasi pentingnya memperhatikan kadar yodium yaitu wanita usia subur dan ibu hamil.Tujuan : Menganalisis hubungan antara kadar Ekskresi Iodium Urin (EIU) dengan LILA, IMT, status anemia, konsumsi garam dan pola makan subjek.Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional yang dilakukan dengan desain Cross Sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester 2 dan trimester 3 yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Mlonggo II dan Puskesmas Pakis Aji, Jepara. Total sampel 88 ibu hamil dengan teknik sampling yang diambil adalah consecutive sampling. Instrumen penelitian ini yaitu kuesioner, wawancara terkait asupan makan maupun asupan garam beryodium (SQ-FFQ) dan botol urine untuk tempat urine subyek  sebelum diuji dengan metode Enzym Linked Immunosorben Assay (ELISA). Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif rensponden dengan menyajikan distribusi frekuensi masing-masing variabel. Analisis biavariat yaitu untuk mengetahui besar risiko (odds ratio) paparan terhadap kasus dengan menggunakan table 2x2.Hasil : Ibu hamil pada penelitian ini sebanyak 88 subjek. Subjek yang memiliki kadar EIU rendah sebanyak 68,2%. Selain itu dari total subjek, terdapat 46 subjek yang memiliki status gizi overweight (52,3%) dan sebanyak 19 subjek (21,6%) mengalami anemia. Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara LILA (p=0,843), status gizi (p=0,282), status anemia (p=0,561), asupan energi (p=0,360); asupan karbohidrat (p=0,856); asupan protein (p=0,744); asupan lemak (p=0,781); asupan serat (p=0,492); asupan vitamin C (p= 0,401); asupan magnesium (p=0,177); asupan zat besi (Fe) (p=0,122); asupan zink (p=0,141); asupan mangan (p=0,286) dengan kadar EIU pada ibu hamil.Simpulan : Tidak terdapat hubungan antara karakteristik, pola konsumsi garam dan pola makan dengan kadar EIU pada ibu hamil. 
HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN GLUKOSA DARAH PUASA PADA WANITA MENOPAUSE DI SEMARANG Keyasa, Magnalia Morena Ruth; Widyastuti, Nurmasari; Margawati, Ani; Dieny, Fillah Fithra
Journal of Nutrition College Vol 10, No 3 (2021): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v10i3.29168

Abstract

Latar Belakang: Wanita menopause biasanya bermasalah dengan peningkatan lingkar pinggang yang disebabkan oleh obesitas. Lingkar pinggang dan kadar glukosa darah puasa berhubungan secara signifikan pada wanita postmenopause.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkar pinggang dengan kadar glukosa darah puasa pada wanita menopause.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional pada subjek 55 wanita menopause yang diambil dengan metode simple random sampling. Data lingkar pinggang didapatkan melalui pengukuran antropometri, data asupan diperoleh melalui wawancara semi-quantitative food frequency questionnaire. Analisis kadar glukosa darah puasa menggunakan Spektrofotometer Biolyzer 100. Analisis bivariate menggunakan uji rank spearman. Hasil: Sebagian besar subjek (81,8%) penelitian memiliki kadar glukosa darah puasa normal dengan rerata 108,8±4,2 mg/dl, sedangkan lingkar pinggang terdapat 60% termasuk kategori obesitas. Hasil penelitian ini tidak terdapat hubungan bermakna antara lingkar pinggang dengan kadar glukosa darah puasa pada wanita menopause (r=0,122, p=0,376).Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar glukosa darah puasa pada wanita menopause.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PENGALAMAN CARETAKER TENTANG PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TUNAGRHITA DI SLB DHARMA WANITA KABUPATEN GRESIK Qurrota Ayun; Zahroh Shaluhiyah; Ani Margawati
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 2 (2019): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.818 KB) | DOI: 10.33633/visikes.v18i2.2776

Abstract

ABSTRACTBackground: Mental Retardation are those who have general intelligence below average, have limitations in terms of taking care of themselves and particularly vulnerable to sexual abuse because lack of reproductive health education. This study wants to describe the knowledge, attitudes and experience of the caretaker about mental retardation reproductive health education at SLB Dharma Wanita Gresik Regency. Method: This is a qualitative research. The data collection method uses Focus Group Discussion. Data were validated by triangulation of informan sources, crosscheck with teachers. Data analysis was performed by content analysis method. Results: Caretaker knowledge about mental retardation reproductive health education is a skill of self-development which includes the topic of toilet training, menstruation, and how to avoid danger. Caretaker agrees to provide mentally retarded reproductive health education from an early age adjusted to the child's ability to be independent. Obstacles experienced by caretakers related to child care, especially self-development, such as bathing, toilet training and difficulty in controlling children's emotions. Caretaker's experience in providing mentally retarded reproductive health education is to apply mentally retarded self-development materials (toilet training), and instilling shame in children by wearing towels from the bathroom. Conclusion: Mental retardation reproductive health education media needed as a guide caretaker.Keywords: Mental retardation, reproductive health education, caretaker
PERBEDAAN POLA MAKAN PADA BALITA STUNTING DAN TIDAK STUNTING DI KECAMATAN TEON NILA SERUA (TNS) KABUPATEN MALUKU TENGAH Trixie Leunupun; Ani Margawati; Annastasia Ediati
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 20, No 1 (2021): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v20i1.3596

Abstract

Stunting is a condition that describes the growth of children due to long-term malnutrition. Stunting according to WHO is based on the index of the body length compared to age (PB/U) or height compared to the age (TB/U) with the Z-score limit of less than-2 SD. The age of toddlers is an age where child growth and development happens very quickly. In that age toddlers often experience health problems especially nutritional problems. Insufficient nutritional intake can cause stunting and can inhibit children's development. Design of observational analytic research with case-control design in toddlers aged 2-3 years. The population of this research is all toddlers who reside in the working area of Puskesmas Layeni subdistrict of Central Maluku district. Sample research is done using the Lameshow formula. The study used the ratio of 1:1 so that the number of research subjects in the case group was equivalent to the number of research subjects in the control group (i.e. 30 children per group), resulting in a total subject of 60 children. Analysis of the data used to see the difference between variables using the chi-square test. Variable dependent events are stunting and independent dietary variables. The results of the chi-square test show that there is no difference between the diet (the level of energy and protein adequacy) in a stunting toddler and not stunting the value (p > 0.05). The conclusion of the diet (adequacy of energy and protein) respectively in the group of cases is not too much of a significant difference. But in the control group more toddlers with good energy and protein adequacy levels. Keywords: toddler, diet, stunting
Aktivitas Fisik Dan Massa Otot Lansia Non Panti Di Pangkalpinang Ratmawati Ratmawati; Siti Fatimah Muis; Muchlis Achsan Udji Sofro; Ani Margawati; Martha Irena Kartasurya
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 6, No 2 (2018): JKP Desember 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v6i2.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas fisik dan massa otot lansia non panti di Pangkalpinang. Desain penelitian adalah studi cross sectional dengan melibatkan 132 orang lansia non panti (34 orang laki-laki dan 98 orang perempuan), usia 60-69 tahun. Data didapatkan dari wawancara dan pengukuran fisik (berat badan, tinggi badan, aktivitas fisik, massa otot). Penelitian ini menggunakan uji korelasi dalam analisis variabel. Aktivitas jalan kaki berkorelasi positif dengan indeks massa otot (r=0,303; p
METODE IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT Ike Puspitaningrum; Ani Margawati; Tri Hartiti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.899 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v0i0.214

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) menjadi salah satu proses penting untuk meningkatkan tenaga keperawatan yang profesional. Implementasi PKB bertujuan untuk menjaga pengetahuan dan ketrampilan profesional dalam praktik keperawatan. Peningkatan kompetensi penting dalam mempertahankan standar praktik profesional yang tinggi untuk kepentingan perawat, pasien, manajer, dan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cara identifikasi kebutuhan PKB perawat. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif fenomenologi. Pengambilan data dilakukan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan studi dokumentasi. FGD dilakukan pada 14 informan dalam 2 kelompok FGD. Analisa data dilakukan dengan teknik content analysis. Hasil: Identifikasi kebutuhan PKB menjadi langkah awal yang dilakukan dalam pelaksanaan PKB di SMC RS Telogorejo. Identifikasi dapat dilakukan secara internal oleh individu perawat dan secara eksternal oleh pimpinan, rumah sakit dan customer. Identifikasi dilakukan secara berjenjang dimulai dari tingkat unit oleh supervisor sampai ke tingkat tertinggi oleh direktur keperawatan. Kesimpulan: identifikasi kebutuhan PKB yang tepat diperlukan agar tujuan pelaksanaan PKB dapat tercapai. Manajemen keperawatan dan komite keperawatan perlu membuat rencana PKB secara sistematis sesuai kebutuhan masing-masing individu perawat, kebutuhan rumah sakit dan perkembangan IPTEK. Kata Kunci: Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Kualitas Pelayanan  Keperawatan, Identifikasi Pengembangan Perawat.
Co-Authors A Fahmy Arif Tsani Achadi Nugraheni, Sri Adhimah, Ayu Fauziyyah Aditya Kusumawati, Aditya Adriyan Pramono Afriani, Adilla Eka Af’idatul Latifah Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Alamsyah, Dedi Alamsyah, Dedi Alfan Afandi Ali Khomsan Ali Rosidi Amadeaputri, Agapita Ivanne Anak Agung Gede Sugianthara Andriani, Rika Anggriany, Nissa Anjani, Gemala Annastasia Ediati Annisa Wijayanti Antono Suryoputro Any Setyarini, Any Apoina Kartini Apoina Kartini Aras Utami Ardian Candra Mustikaningrum Ari Liendy Rachmawati Arisanti, Yohanete Novita Aritonang, Eta Aprita Arrum Firda Ayu Maqfiroch, Arrum Firda Ayu Arwinda Nugraheni Arwinda Nugraheni Aryu Candra Astiti, Rosiana Dwi Astuti, Astri Mei Atik Mawarni Avionita Latuihamallo Ayu Rahadiyanti Ayu Rahadiyanti Ayumar, Duena Firsta Sridiasti Bagoes Widjanarko Bambang Sulistyo Budi Bancin, Ratnawati Banun Lentini Besar Tirto Husodo Billy, Roland Budi Laksono Budiyono Budiyono Damayanti, Yuliana Kusuma Darmono SS Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Deny Yudy Fitranti Devi Cahya Sukma Dewi Marfu'ah Kurniawati Dewi Marfu'ah Kurniawati Dewi Marfu’ah Kurniawati Dewi, Claudia Fariday Dewi, Sonia Kurnia Diah Rahayu Wulandari Diana Nur Afifah, Diana Nur Dodik Pramono Dwi Safitri, Dwi Dwiantoro, Luky Edi Siswanto Eka Cahyaningsih Wulandari Eka Putri Rahmadhani Endrinikapoulos, Ariana Eny Widiyasari Erika Dewi Noorratri Etika Ratna Noer Fadhila, Farah Rosyihana Fadhilah, Eva Faizah, Nur Azkiyati Famimah, Famimah Farid Agung Rahmadi, Farid Agung Farid Farid Agushybana Febriana Ramadhani Fitry Fillah Fithra Dieny Fillah Fitra Dieny Firdaus Wahyudi Firdaus Wahyudi Fitriah Fitriah Fitriana, Istiqomah Ramadhan Fitriyani Wijayanti Fitriyono Ayustaningwarno Galuh Chandra Irawan, Galuh Chandra Habibah Abidin Hadi Riyadi Handayani, Novia Hani Tuasikal Hartanti Sandi Wijayanti Hasan Mustofa Amirudin, Hasan Mustofa Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Hertanto W Subagio, Hertanto W Hidayati Hidayati Hikmah, Kholisotul Holyness Nurdin Singadimedja Ihat Hatimah Ike Puspitaningrum Ilmiati, Fatia Iriantika, Khory Afifah Irma Aryati Octaviani Jaleha, Jaleha Jayawarsa, A.A. Ketut Kamila, Annida Dini Kartika Febriani Kedang, Veronika Merika Keyasa, Magnalia Morena Ruth Khoirin Nida Kumala, Anandita Mega Kurniawati, Dewi Marfu’ah Lani, April Latifah, Nandita Nury Lia Awwalia Majida Lucia Anniversary Simarmata Luky Dwiantoro Mahmudah Khurotul Aini Makruf, Hafizul Manehat, Maria Fridolina Maretha, Febrina Yollanda MARIA BINTANG Maria Martiani Maria Mexitalia Martha Irene Kartasurya Meidiana Dwidiyanti Mexitalia Setiawati E, Mexitalia Mina Yumei Santi Mira Rizky Pamungkas Miratul Haya Mohammad Zen Rahfiludin Mohammad Zen Rahfiludin Mu’in, Muhammad Muchlis Achsan Udji Sofro Muflihatul Muniroh Muhammad Arsyad Subu Mursid Tri Susilo Natalia Yohana Wijaya nFN Jumiyati, nFN Ninik Rustanti Nissa, Choirun Noer, Etika Notesya Astri Amanupunnyo Notesya Astri Amanupunnyo Novita Milda Susanty Nugrahaeni S A, Nugrahaeni S Nugraheni, SA. Nur Indah Kurniawati Nur Wulandari Nurlian Ramadhanty Nurmasari Widyastuti Nurmasyita Nurmasyita, Nurmasyita Nuryanto Nuryanto Nuryanto Priyadi Nugraha P Puspitadewi, Irene Nucifera Qurrota Ayun R. Trikoriyanto E. Koritelu Rachma Purwanti Ratih Indraswari Ratmawati Ratmawati Retnaningsih Retnaningsih Retni Retni Retno Wahyuningsih Rika, Erlia Rosita Risti Kurnia Dewi Rita Hadi W Rizqiawan, Angga Robi Andoyo Rosa Pratita Dwi Pratiwi Putri Roudhotun Nasikhah Rubyanti, Septiana Dwi Salsa Bening Samsidar Samsidar Septo Pawelas Arso Setyandari, Renny Siti Aisah Siti Fatimah Muis Soeharyo Hadisaputro Sorpiyani Munthe SP, Sri Hapsari Sri Ramadayanti Sri Winarni Sudarmono sudarmono Sudiro Sudiro Sugiharto Suhartini Ismail Suhartini Ismail, Suhartini Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Surya Saputra, Surya Sutanti Murti Handayani Sutopo Patria Jati Syahadah, Muti'ah Mustaqimatusy Syaher, Miladita Ilmanda Syamsulhuda Budi Mustofa Syarifah Asyura Taradipa, Priska Tamara Teddy Wahyu Nugroho, Teddy Wahyu TRI HARTITI Trixie Leunupun Tsani, A Fahmy Arif Tyas Setiyo Yuniarti Untung Sujianto Usfinit, Paskalis Malafu Utami, Aras Waisaktini Maragareth Wanda Lestari, Wanda Widaryati Widaryati Widjarnarko, Bagoes Wulansari Yefi Marliandiani Yulia Rizki Maulina Yulia Vanda Editia Yulia Vanda Editia Zahroh Shaluhiyah Zelyn Damayanti Zulfa Safitri K