p-Index From 2021 - 2026
9.968
P-Index
This Author published in this journals
All Journal STUDIA ISLAMIKA Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Kompetensi JURNAL KOLABORASI Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Info-Teknik Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal EMT KITA Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Anterior Jurnal Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Ulumul Syar\'i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora El-Tsaqafah: Jurnal Jurusan PBA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JURNAL CRANKSHAFT MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Riwayah : Jurnal Studi Hadis Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Jurnal hukum IUS PUBLICUM Jurnal Ahsana Media : Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian ke-Islaman Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Empiricism Journal JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Jurnal Puan Indonesia Malikussaleh Social and Political Reviews Andalas International Journal of Socio-Humanities (AIJOSH) Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Innovation Research and Knowledge Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Dedikasi Madani : Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam International Journal Multidisciplinary Jurnal Malikussaleh Mengabdi INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Ta'bir Al-'Arabiyyah EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Al-Hashif: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Islam Jurnal Wicara Desa Jurnal Seumubeuet Ittishal : Jurnal Komunikasi dan Media Arba: Jurnal Studi Keislaman Insight Journal Studia Islamika Pena Anda Scientific Journal for Nation Building
Claim Missing Document
Check
Articles

POTRET PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA DINASTI SYAFAWI Mujiburrahman, Mujiburrahman
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Safavid Dynasty was one of the great empires that played a significant role in the history of Islamic civilization. This paper discusses the Islamic education system implemented during the Safavid period, focusing on the development of knowledge, the rise of Shia education, and the role of women in education. The education system employed three main approaches: indoctrinative education to reinforce Shia teachings, aesthetic education that supported the development of arts and industry, and military and governmental management education. The Safavid Dynasty also produced renowned scholars such as Mulla Sadra and Mir Damad, who contributed to the fields of philosophy and theology. This study uses a literature review method with content analysis from various historical sources and related literature. The findings aim to provide a deeper understanding of the Safavid Dynasty's contributions to Islamic education. The educational system during this period was based on Shia Islam, with key centers in Qom, Isfahan, and Najaf. Various madrasas were established to disseminate teachings of Islam, literature, and other Islamic sciences. In the context of Islamic education in Indonesia today, it is essential to emphasize comprehensive understanding, skill enhancement, character development, and the implementation of modern educational methods. By applying the core values from the golden period of Islamic civilization, Islamic education in Indonesia can be enriched to produce intelligent, moral, and internationally competitive generations
THE KNOWLEDGE MANAGEMENT IN HADITH CODIFICATION Erika, Erika; Mujiburrahman, Mujiburrahman
RIWAYAH Vol 8, No 1 (2022): Riwayah : Jurnal Studi Hadis
Publisher : Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/riwayah.v8i1.13675

Abstract

Hadith codification has been carried out since the Prophet Muhammad era and was systematically documented in the 3rd century Hijri. During this period, the hadith codification went through a complicated process. The clerics who wrote hadith books had a standard in collecting, processing, and disseminating hadith. It has similarities with current knowledge management process theory, i.e., create, capture, classify, store, share, and apply. This study examines the knowledge management of hadith codification using the SECI model by Nonaka & Takeuchi. SECI contains four stages, there are Socialization, Externalization, Combination, and Internalization. The authors classify the process of hadith codification into the SECI model. In socialization, it will describe the process of hadith transfer from the Prophet Muhammad to his companions. The externalization stage explains the efforts of the companions to make the hadith into an explicit form. Afterward, the hadith codification process in the 3rd century Hijri is described at the combination stage. The last is internalization which explains the implementation and recreation of hadith into a new form of documentation. The method used is descriptive. Data were collected using historical-comparative research methods from the documents as the main sources and interviews as additional sources. The results of this study are rigorous methods used in the hadith codification in the context of knowledge management. Other findings are the values of the hadith codification process that can be applied in an organization.[Manajemen Pengetahuan dalam Kodifikasi Hadis. Kodifikasi hadis telah dilakukan sejak zaman Nabi Muhammad dan didokumentasikan secara sistematis pada abad ke-3 Hijriah. Selama periode ini, kodifikasi hadis melalui proses yang rumit. Para ulama yang menulis kitab hadis memiliki standar dalam mengumpulkan, mengolah, dan menyebarluaskan hadis. Ini memiliki kesamaan dengan teori proses manajemen pengetahuan saat ini, yaitu membuat, menangkap, mengklasifikasikan, menyimpan, berbagi, dan menerapkan. Penelitian ini mengkaji tentang manajemen pengetahuan kodifikasi hadits menggunakan model SECI oleh Nonaka & Takeuchi. SECI terdiri dari empat tahap, yaitu Sosialisasi, Eksternalisasi, Kombinasi, dan Internalisasi. Penulis mengklasifikasikan proses kodifikasi hadits ke dalam model SECI. Dalam sosialisasi ini akan dijelaskan proses transfer hadits dari Nabi Muhammad SAW kepada para sahabatnya. Tahap eksternalisasi menjelaskan upaya para sahabat untuk menjadikan hadits dalam bentuk eksplisit. Selanjutnya, proses kodifikasi hadits pada abad ke-3 Hijriah digambarkan pada tahap kombinasi. Terakhir adalah internalisasi yang menjelaskan implementasi dan rekreasi hadis ke dalam bentuk dokumentasi baru. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian sejarah-komparatif dari dokumen sebagai sumber utama dan wawancara sebagai sumber tambahan. Hasil penelitian ini adalah metode ketat yang digunakan dalam kodifikasi hadits dalam konteks manajemen pengetahuan. Temuan lainnya adalah nilai-nilai proses kodifikasi hadis yang dapat diterapkan dalam sebuah organisasi.]
Pengaruh Panjang Lengkung Sudu terhadap Performa Turbin Angin Atap Rumah Mujiburrahman, Mujiburrahman
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13635

Abstract

Pemanfaatan energi angin sebagai sumber energi terbarukan semakin penting dalam upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memitigasi dampak perubahan iklim. Turbin angin atap rumah menawarkan solusi yang menjanjikan untuk produksi energi skala kecil di lingkungan perkotaan. Namun, efisiensi dan performa turbin ini sangat bergantung pada desain sudu yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain turbin angin atap rumah melalui analisis pengaruh variasi panjang lengkung sudu terhadap performa turbin. Metode penelitian melibatkan pengujian eksperimental pada turbin angin dengan tiga variasi Panjang lengkung sudu 5/16, 6/16, dan 7/16 pada empat kecepatan angin yang berbeda 3,48 m/s sd 6,21 m/s). Parameter yang diukur adalah kecepatan putaran turbin rpm, dan  daya generator Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang lengkung sudu 6/16 secara konsisten memberikan performa optimal pada empat kecepatan angin yang diuji. Pada kecepatan angin 6,21 m/s, panjang sudu 6/16 menghasilkan kecepatan putaran tertinggi 228,71 rpm, dengan  daya sebesar 154,62 Watt. Peningkatan kecepatan angin dari 3,48 m/s sd ke 6,21 m/s menghasilkan peningkatan signifikan pada kecepatan putaran dan daya untuk semua variasi panjang sudu. Penurunan performa pada panjang sudu 7/16 mengindikasikan adanya batas optimal dalam desain.
Survei Kriteria Rumah Sehat di Kawasan Kampung Bugis: Tantangan dan Solusi Kesehatan Lingkungan Mujiburrahman, Mujiburrahman; Sofyandi, Arif
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2523

Abstract

Perumahan warga yang tidak memenuhi persyaratan rumah sehat akan mempengaruhi kualitas kesehatan dari masyarakat tersebut, masalah kesehatan yang akan ditimbulkan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tuberclosis (TBC), demam berdarah dengue (DBD), diare dan penyakit lainnya. Pendekatan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama membuat gambaran atau deskriptif suatu keadaan secara obyektif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi perumahan di wilayah kampung Bugis, kecematan Ampenan, Kota mataram, NTB. Instrumen dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan form persyaratan rumah sehat menurut Kemenkes RI No.829/Menkes/ SK/VII/1999 tentang persyaratan kesehatan permukiman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga kampung Bugis. Sampel dalam penelitian ini adalah adalah 15 orang. Lokasi penelitian di kampung Bugis. Hasil dari penelitian, penilaian rumah sehat ini adalah ditinjau dari 3 aspek ialah komponen rumah, sanitasi dan perilaku penghuni dari 15 rumah tersebut semuanya termasuk kategori tidak sehat. Survey of Criteria for Healthy Homes in the Bugis Village Area: Environmental Health Challenges and SolutionsAbstractResidential housing that does not meet the requirements for healthy housing will affect the quality of health of the community, resulting in health problems such as acute respiratory infections (ARI), tuberculosis (TBC), dengue hemorrhagic fever (DHF), diarrhea and other diseases. The approach to this research is quantitative descriptive. Quantitative descriptive is research carried out with the main aim of creating an objective picture or description of a situation. This research was conducted to determine the description of housing conditions in the Bugis village area, Ampenan sub-district, Mataram City, NTB. The instrument in this research was to use the healthy house requirements form according to the Indonesian Ministry of Health No.829/Menkes/SK/VII/1999 concerning residential health requirements. The population in this study were all residents of Bugis village. The sample in this study was 15 people. Research location in Bugis village. As a result of the research, the assessment of healthy houses is seen from 3 aspects, namely house components, sanitation and the behavior of the occupants of the 15 houses, all of which fall into the unhealthy category.
RINTISAN DAN INOVASI TANAMAN OBAT DAN JAMU PADA KELOMPOK WANITA TANI DI GAMPONG BLANG PULO Meliza, Richa; Chalid, Ibrahim; Kamil, Ade Ikhsan; Mujiburrahman, Mujiburrahman; Ilham, Iromi; Riski, Aflia; Al Usrah, Cut Rizka; Rangkuty, Rakhmadsyah Putra; Fitri, Dwi
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v2i2.18706

Abstract

This research aims to explore the pilots and innovations in medicinal plant cultivation and herbal medicine making by the Women Farmers Group in Gampong Blang Pulo. The program aims to empower women through increasing skills and income, as well as introducing sustainable traditional medicine methods. In its implementation, the farmer women's group was given training on medicinal plant cultivation techniques and how to process them into market-ready herbal medicine products. The results showed an improvement in the local economy, strengthening the capacity of group members, and increasing community access to traditional medicine. In addition, this activity also contributed to the preservation of traditional knowledge about medicinal plants in the community. Another positive impact was the establishment of a wider social network and better environmental awareness among group members. However, there are challenges in terms of product marketing and group management that require further attention. Overall, these pilots and innovations have made a significant impact in empowering women and improving community welfare in Gampong Blang Pulo.
Community Empowerment Melalui Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Kota Lhokseumawe Riski, Aflia; Hafni, Nur; Maisyura, Maisyura; Meliza, Richa; Mujiburrahman, Mujiburrahman; Fazil, Muhammad; Khoirudin Lubis, Bahtera; Fatmasari, Desy
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v2i2.18788

Abstract

Perkembangan digitalisasi telah berkembang dengan pesat dan berpengaruh pada masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan bisnis skala besar maupun kecil. Digital Marketing menjadi salah satu sarana untuk berjualan yang dapat membantu peningkatan penjualan produk dibandingkan dengan penjualan secara konvensional. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan sektor pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, TIK juga berperan sebagai enabler dalam transformasi sosial budaya di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Gampong Blang Pulo, Kota Lhokseumawe, melalui penerapan strategi digital marketing bagi pelaku UMKM. Beberapa persoalan mendasar yang dihadapi oleh UMKM di Gampong Blang Pulo, yaitu: 1) Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pemanfaatan Digital Marketing atau e-commerce dalam memasarkan produk.; 2) Kurangnya jejaring/ kerja sama dengan berbagai pihak dalam memasarkan produk UMKM yang bisa memenuhi kebutuhan pasar dan menambah pendapatan masyarakat Blang Pulo Kota Lhokseumawe. 3) Minimnya kemampuan masyarakat/ kelompok UMKM untuk menggunakan teknologi dalam memasarkan produk. Dalam era digital saat ini, kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKM). Program pengabdian ini melibatkan serangkaian pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada peningkatan keterampilan digital marketing, penggunaan media sosial, dan pemanfaatan platform e-commerce atau marketplace. Pelaksanaan pengabdian ini melibatkan beberapa tahap, yaitu: (1) identifikasi kebutuhan dan pemetaan pelaku UMKM, (2) pelaksanaan pelatihan dan workshop, (3) pendampingan teknis dalam implementasi strategi digital marketing, dan (4) evaluasi dan monitoring hasil kegiatan. Luaran yang dihasilkan pada pengabdian ini adalah publikasi kegiatan di media online, Publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian berbasis OJS, Dokumen Kerjasama dan HKI.
Penggunaan Metode Kahoot Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran KosaKata Bahasa Arab Inka, Novina; Suparmanto, Suparmanto; Ma’arif , Syamsul; Nurhidayati , Vivi; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Ta'bir Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Ilmu Kebahasaaraban Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Ilmu Kebahasaaraban
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan Kahoot sebagai media evaluasi dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab. Kahoot adalah platform pembelajaran berbasis game yang memungkinkan guru membuat kuis interaktif, sehingga dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptf kualitatif dengan pengambilan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pembelajaran bahasa Arab khususnya kemampuan menghafal mufrodat atau kosakata siswi kelas VIII B ITTIHAAD AL-UMAM masih dinilai kurang efektif karena kurangnya proses evaluasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan Kahoot sebagai media evaluasi tidak hanya efektif dalam meningkatkan hasil belajar kosakata bahasa Arab, tetapi juga dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi siswa.
Parenting Education in Islamic Families within the Framework of Family Resilience in Aceh, Indonesia Abubakar, Bahrun; Sanusi, Sanusi; Razali, Razali; Yeniningsih, Taat Kurnita; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol 7, No 2 (2023): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v7i2.17901

Abstract

Parenting education plays an important role in fostering healthy family character, supporting child development, and ensuring family resilience. This research aims to apply Islamic values in parenting practices, examine the role of culture and community support, understand challenges and parenting strategies, analyze gender roles, and assess the effectiveness of parenting education programs in Aceh. The study uses qualitative methods, and analysis using parenting theory. Semi-structured interviews and literature studies were used to collect data. The analysis includes coding of qualitative data, classification, and interpretation. Ethical considerations are enforced throughout the research process, to ensure respondent consent, privacy, and confidentiality and address potential researcher bias. The results of the study concluded that parenting education requires support from Islamic values, culture, community encouragement, fair and good parenting, gender roles, and parenting education programs. Parenting education for Islamic families in Aceh based on religious values (such as monotheism and piety) and Islamic culture has been proven to create family resilience. The tsunami incident is clear evidence of the resilience of the Acehnese family based on Islamic values and religious culture. On the other hand, religious leaders and educators can encourage and enhance this parenting education model in society. The findings of this study have practical implications for developing parenting education programs and interventions that are sensitive to values and culture in promoting well-being, the Islamic family model and family resilience in Aceh, Indonesia.
Preservation of Traditional Art in the Modern Era: A Case Study of Seudati Dance in the Disruption Era in Pidie Jaya Regency Mujiburrahman, Mujiburrahman; Meliza, Richa; Riski, Aflia; Yunanda, Rizki; Kamil, Ade Ihsan; Chalid, Ibrahim; Rahmatika, Assyfa; Nizar, Raudatun
Andalas International Journal of Socio-Humanities Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijosh.v6i2.69

Abstract

The focus of this research is on the strategies for preserving Seudati dance by the Pidie Jaya government in the era of disruption. Pidie Jaya is one of the regencies known for the Seudati dance, and many prominent Seudati leaders, known as "syeh," hail from this region. This research was conducted in Pidie Jaya Regency, with the location chosen due to the observed phenomenon that the youth are no longer interested in learning and performing Seudati. Data collection techniques in this research included participant observation, where the researcher directly observed the subjects to gather data. In addition to participant observation, in-depth interviews were also employed as a technique for collecting data. The results of the research indicate that the youth are abandoning Seudati because the digital world is more appealing than Seudati. Furthermore, learning Seudati is not as easy as learning other dances. In response to these challenges, the Pidie Jaya government has made efforts to preserve Seudati through several approaches. First, they utilize digital media itself as a platform for Seudati campaigns. They also give recognition to Seudati maestros, creating a positive impression for all parties involved. The government promotes Seudati in extracurricular activities through the Gerakan Seniman Masuk Sekolah. Additionally, they are reactivating village dance studios and providing spaces for expression, such as the Pekan Kebudayaan Pidie Jaya.
Implementasi Metode Belajar Mandiri dan Teknik Merencanakan Masa Depan Sejak Usia Dini Mujiburrahman, Mujiburrahman; Jaswandi, Lalu; Hadi, M. Samsul; Najamuddin, M.; Mustakim, Mustakim; Sukarma, I Ketut
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 Juni (2021): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1 Juni.163

Abstract

Semakin tinggi mutu kegiatan belajar siswa, diharapkan hasil belajarnya semakin baik dan banyaknya masalah belajar yang dialami siswa memungkinkan rendahnya perolehan hasil belajar siswa. Banyaknya masalah belajar siswa cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Kategori masalah keterampilan belajar dan kondisi diri selalu menduduki posisi dominan. Skor mutu kegiatan belajar mengajar mereka rendah dan cenderung menurun dari tahun ke tahun. MA Hidayatussibyan NW Sengkerang, merupakan sekolah yang jauh dari ibu kota provinsi Nusa Tenggara Barat, memiliki kelebihan dan keterbatasan segi sarana dan prasarana, maupun sumberdaya pendidik dan peserta didik, sumber daya yang dimiliki perlu dikembangkan dan terus ditingkatkan, keterbatasan menjadi penyemangat untuk terus berbenah sehingga cita-cita sekolah, guru dan harapan orang tua peserta didik dapat tercapai dengan maksimal. Siswa MA Hidayatussibyan NW Sengkerang, memiliki masalah terkait dengan kemandirian, kurang percaya diri, tidak mengetahui tujuan hidupnya, bahkan jika ditanya tentang tujuannya bersekolah kebanyakan menjawab “disuruh orang tua”. Oleh karena itu dibutuhkan kegiatan pelatihan atau workshop terkait dengan kemandirian dan perencanaan masa depan, sehingga mereka siap dalam menentukan langkah hidupnya dan bertanggungjawab atas konsekuensi tindakan yang dilakukan. Hal ini penting, menyadari bahwa jutaan anak Indonesia banyak yang putus sekolah sejak usia wajib belajar yang direncanakan, mulai dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan selanjutnya pada sekolah menengah atas dan yang sederajat. Termasuk didalamnya lulusan sarjana terbaik menganggur. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dimulai dengan: penyampaian materi, diskusi, penugasan, FGD, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan.
Co-Authors A, Nini Niatullah Abdus Salam, Abdus Abubakar, Bahrun Ade Ikhsan Kamil Aflia Riski Agam Muarif Agustin, Rizki Dwi Ahmad Muzanni, Ahmad Ahmad, Shukri Ahzan, Moh Zainul Ahzan, Moh. Zainul Ainal Mardhiah Akbar, Djalaludin M. Akmal, Rifqi Al Usrah, Cut Rizka Alawi, Fahrudin Antiyani, Rini Ariani, Asriani Asmawati Asmawati Aspini, Aspini Baiq Sarlita Kartiani, Baiq Sarlita Kartiani Bastika, Ayu Burhayan, Burhayan Bustomi, Erwin Ahmad Chalid, Ibrahim Dedi Fariadi Dedy Wahyudin Dewi Kumala Sari Diana, Elys Surya Elsa, Rima Erika Erika Fadillah, Siti Fahriza, Nur Dianti Fakhrul Rijal, Fakhrul Fatmasari, Desy Fernando, Ginanjar Fery, Muammad Fitri, Dwi Galang Prayoga Garnika, Eneng Habiburrahim Habiburrahim Hadi, M. Samsul Hadini Hadini, Hadini Hanafi Hanafi Hanangga, Lalu Danal Hartati, Aluh Hasnul Arifin Melayu Hayati Hayati Hayati, Zaharatul Hertati, Dulia Hidayat, Sukma Ibnu Ali Ibrahim Al ‘ithriy, Abu Husein Ida Bagus Made Astawa Ilham Ilham Ilham, Iromi Indah Nurhidayati, Indah Inka, Novina Insyiroh, Salsabila Irawan, Heri Irfan, Ahmad Zainul Ismail Anshari Ismail, Nurjanah Jasafat Jaswandi, Lalu Juliadini, Khairunnisa Dhea Junaidi Junaidi Kamil, Ade Ihsan Kamil, M. Ilham Nur Rohim Rizky KETUT SUKARMA . Khaerul Anam KHAIRUL HUDA, KHAIRUL Khairunnisah, Suci Aldira Khoirudin Lubis, Bahtera Kurniawati Kurniawati Lalu Parhanuddin Lana Safitri, Lana Safitri laxmi zahara M. Zainal Mustamiin Maharani, Deswita Mahsup, Mahsup Maimun Mainisa, Mainisa Maisyura, Maisyura Mamat, Masajidi Mardiah Astuti MasrurohMasruroh, Masruroh Ma’arif , Syamsul Md Ghazali, Nor Hasnida Meliza, Richa Minarni, Ida Mochammad Imron Awalludin Muammar Khadafi Muhammad Fazil, Muhammad Muhammad Firman Muhammad Habibi Muhammad Ichsan Muhammad Rusydi Muhammad Suhufi Muhammad Zainal Abidin Muliari Muliari Mulyadi, Enos Munir, Shirozul Musa Alfadhil Mustakim Mustakim Muzakkir Muzakkir Nagari, Raja Mahendra Najamuddin, M Najamuddin, M. Najwa, Lu'Luin Natalia, Septimi Hartati Ni'mah, Mamluatun Niatullah, Nini Nilfaita, Jumaati Nizar, Raudatun Nizza, Indriya Asmara Nur Hafni Nuraeni Nuraeni Nuraiza, Nuraiza Nurhaliza, Titania Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurhidayati , Vivi Nurul Azmi, Nurul Nurul Iman, Nurul Pramuja, M. Hafis Pratama, Fredo Pujiastuti, Nur Apriliani Purmadi, Ary Rahmatika, Assyfa Ramandha, Inka Okta Rangkuty, Rakhmadsyah Putra Razali Razali Rendi Rendi, Rendi Rizki, Dini Rochayah, Anita Romadhon, Jumhari RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Hariawan Samsul Hadi Sanusi Sanusi Sardana, Ahmad Sarilah, Sarilah Selly, Grees Septiana, Dini Silahuddin Silahuddin Siti Nuraini Sofyandi, Arif Sri Hartati Suadi Suadi Sudarwo, Raden Suja, Wayan Sujarwo Sujarwo Suparmanto Suprapto, Muhammad Suriana Suriana Susanti, Weti Sutajaya, Made Sutarto Sutarto Syafaat, Fachri Syibran Mulasi Tengku Riza Zarzani N Teuku Zulfikar Tihalimah, Tihalimah Ummah, Kholifatul Usman Usman Valentina, Maisitoh Wardani, Vera Wibawa, Restu Winata, Aliahardi Yeniningsih, Taat Kurnita Yulia, Ruka Yulianto, Dian Dwi Zinnurain Zinnurain, Zinnurain