This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Indonesian Journal of Education, Social Sciences and Research (IJESSR) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan (JUSTIKPEN) eScience Humanity Journal Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Sintaks: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Law, Education and Business Indonesian Journal of Education and Development Research Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Jurnal Ilmiah Nusantara Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Journal of Citizen Research and Development Journal of Education Transportation and Business EDUCAZIONE: Jurnal Multidisiplin Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Peran Guru dan Tenaga Administrasi dalam Membangun Sistem Manajemen Sekolah yang Adaptif dan Berkelanjutan di SMA Negeri 10 Medan Purba, Ribka Natalia; Amelia, Kania; Br Sinaga, Lestari; Br Purba, Karmelia Mahdalena; Manalu, Verdi Christian; Amalia, Nadra; Wuriyani, Elly Prihasti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3234

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi peran guru dan tenaga administrasi dalam mendukung manajemen sekolah yang adaptif dan berkelanjutan di SMA Negeri 10 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan pembelajaran secara terencana dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas proses belajar. Sementara itu, tenaga administrasi menjalankan layanan tata usaha secara profesional melalui sistem hybrid yang mendukung pendataan, dokumentasi, dan kelancaran layanan sekolah. Integrasi peran terlihat dari koordinasi yang solid dalam pengelolaan data, penjadwalan, serta dukungan administratif terhadap tugas pedagogis. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi guru dan tenaga administrasi sebagai dasar terbentuknya manajemen sekolah yang responsif dan efisien di tengah perubahan pendidikan.
Peranan Cimpa Makanan Khas Karo Dalam Merajut Harmoni Sosial Dalam Kegiatan Adat dan Budaya Masyarakat Karo Panjaitan, Taufik Kusuma; Alicya, Putri; Ramadani, Syafina; Febrianka, Gizka; Regar, Sarah K Br; Anggini, Putri; Amalia, Nadra
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8202

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan Cimpa sebagai makanan khas masyarakat Karo dalam merajut dan mempertahankan harmoni sosial melalui kegiatan adat dan budaya di Tanah Karo, Sumatera Utara. Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber sekunder terkini (2021–2025), termasuk jurnal ilmiah, artikel etnografi, dan laporan pelestarian warisan kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cimpa bukan sekadar hidangan kuliner, melainkan simbol budaya yang sarat makna filosofis dan fungsi sosial. Proses pembuatan Cimpa, yang melibatkan bahan alami lokal (beras ketan, kelapa parut, gula merah/aren, daun singkut/marasi) dan sering dilakukan secara gotong royong, mencerminkan nilai kesabaran, kerjasama, dan penghormatan terhadap alam serta leluhur. Kelima varian utama Cimpa Unung Unung, Tuang, Matah, Labar, dan Gulamei memiliki perbedaan signifikan dalam komposisi bahan, teknik pembuatan, tekstur, rasa, serta konteks penggunaan dalam acara adat. Cimpa Unung Unung mendominasi pesta besar (Merdang Merdem, pernikahan) sebagai simbol syukur formal; Cimpa Tuang berfungsi praktis untuk pergaulan sehari hari; Cimpa Matah mewakili kemurnian dalam ritual intim; Cimpa Labar menggambarkan ketahanan agraris; sedangkan Cimpa Gulamei menyimbolkan kemanisan hidup yang lembut. Secara sosial, Cimpa berperan sebagai “bahasa bersama” yang memperkuat sistem kekerabatan Rakut Si Telu, memfasilitasi pembagian kebahagiaan, mengurangi potensi konflik, dan membangun solidaritas antarindividu, keluarga, serta komunitas di masyarakat Karo yang multireligius. Cimpa merupakan metafor harmoni sosial masyarakat Karo: manis namun berlapis, tradisional namun adaptif, sederhana namun kaya makna. Pelestarian dan pemahaman mendalam terhadap peran Cimpa bukan hanya upaya menjaga kuliner tradisional, melainkan investasi strategis untuk keberlanjutan harmoni sosial, solidaritas komunal, dan identitas budaya etnis Karo di tengah arus modernisasi dan globalisasi.
Nilai Budaya dan Identitas Lokal Dalam Cerita Rakyat Laowömaru pada Masyarakat Nias: Analisis Pendekatan Antropologis Maharani, Tia; Dewita, Dinda Ayu; Silitonga, Erika Cyntia P; Siburian, Mieke Angelika; Hutabarat, Sani; Syahputri, Sri; Saragi, Tasya Amelia; Amalia, Nadra
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8178

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai budaya, norma sosial, serta identitas suatu masyarakat. Salah satu cerita rakyat yang berkembang dalam masyarakat Nias adalah cerita Laowömaru yang mengandung berbagai nilai budaya dan pandangan hidup masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai budaya dan identitas lokal yang terdapat dalam cerita rakyat Laowömaru dengan menggunakan pendekatan antropologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Sumber data utama berupa teks cerita rakyat Laowömaru, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan folklor dan kajian antropologi budaya. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi unsur-unsur budaya yang terdapat dalam cerita, seperti konteks budaya masyarakat pesisir, nilai dan norma sosial, sistem kepercayaan, struktur sosial masyarakat, simbol-simbol budaya, serta fungsi sosial cerita rakyat dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Laowömaru mengandung nilai-nilai budaya yang berkaitan dengan larangan penyalahgunaan kekuasaan, pentingnya solidaritas masyarakat, serta kepercayaan terhadap unsur supranatural dalam kehidupan tradisional. Cerita ini juga berfungsi sebagai media pendidikan moral, kontrol sosial, serta pelestarian identitas budaya masyarakat Nias. Dengan demikian, cerita rakyat Laowömaru dapat dipahami sebagai representasi nilai budaya dan identitas lokal yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat.
Eksplorasi Kekayaan Budaya Batak Toba sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal Purba, Sherly Anjelia; Napitupulu, Prety Vania Akwila; Gultom, Miranda Maria Magdalena; Ambarita, Mela E; Hombing, Wanti Br; Fitri, Novita Eka; Amalia, Nadra
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8187

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya dan tersebar di berbagai wilayah. Keberagaman tersebut menjadikan kebudayaan sebagai identitas masyarakat sekaligus potensi dalam pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Salah satu kelompok etnik yang memiliki kekayaan budaya yang khas adalah masyarakat Batak Toba yang berada di wilayah Sumatera Utara, khususnya di kawasan Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Batak Toba sebagai daya tarik wisata berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Batak Toba memiliki berbagai nilai kearifan lokal seperti konsep Hamoraon, Hagabeon, dan Hasangapon serta sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus melestarikan identitas budaya masyarakat Batak Toba.
Mengungkap Keindahan Alam Sumatera Utara: Aek Siraisan Helmi, Muthia Ayyuni; Arezsya, Rahma Andien; Billa, Salma Nursyah; Nasution, Azwa Khalisa; Andini, Resti; Rambe, Nailah Faizah S; Amalia, Nadra
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8190

Abstract

Sektor pariwisata saat ini mengalami pergeseran tren menuju pengalaman eksploratif di lokasi yang masih terjaga keasliannya guna memberikan ketenangan psikologis bagi wisatawan. Sumatera Utara memiliki potensi besar dalam tren ini, salah satunya melalui objek wisata Aek Siraisan di Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis secara mendalam potensi wisata alam Aek Siraisan, termasuk aspek keindahan alam dan faktor pendukung pengembangannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara mendalam, serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aek Siraisan memiliki daya tarik utama berupa karakteristik riparian yang unik dengan aliran air jernih bersuhu rendah yang berasal langsung dari hulu pegunungan Bukit Barisan. Meskipun menghadapi tantangan infrastruktur karena lokasinya yang relatif terpencil, kondisi ini justru membantu menjaga kelestarian ekosistem hutan tropis di sekitarnya dari erosi dan polusi. Keberhasilan pengembangan destinasi ini sangat bergantung pada integrasi antara potensi sumber daya alam, partisipasi masyarakat lokal, dan prinsip konservasi agar nilai estetika orisinalitasnya tetap terjaga. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pengungkapan potensi Aek Siraisan merupakan langkah strategi untuk memperkaya peta pariwisata Sumatera Utara sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di wilayah selatan melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.
DESAIN BAHAN AJAR KETERAMPILAN MENYIMAK BIPA “AKU SUKA INDONESIA” Nadra Amalia; Muhammad Arifin
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17 No 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ws5vp293

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan, dimana kurikulum Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) diharapkan penutur asing yang belajar Bahasa Indonesia mudah mempelajari Bahasa Indonesia. Bahan ajar keterampilan menyimak BIPA ini berpusat kepada pengajar BIPA agar mudah mengajarkan bahasa Indonesia serta penutur asing yang diajarkan bahasa Indonesia dengan cepat mempelajari bahasa Indonesia. Selain itu, mahasiswa pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU dapat menggunakan bahan ajar keterampilan menyimak Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) dalam praktik pembelajaran BIPA dikelas ataupun secara daring dimasa pandemi saat ini. Oleh karena itu, bahan ajar keterampilan menyimak BIPA “Aku Suka Indonesia” dapat memudahkan mahasiswa dalam mempelajari BIPA serta menjalin kerjasama yang baik antara dosen dan calon pengajar BIPA (mahasiswa). Penelitian ini akan dilaksanakan dengan menerapkan metode kualitatif dan kuantitatif (mixed research). Metode pengumpulan data dengan observasi, angket dan tes. Sedangkan teknik analisi data menggunakan model Miles &Huberman untuk data kualitatif dan uji statistik untuk data kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan selama satu tahun dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) pendahuluan/survey meliputi; studi literatur, studi lapangan, mengumpulkan data. 2) analisis data, 3)mendesain model pembelajaran, 4) analisis model pembelajaran, 5)uji coba lapangan.
PENGGUNAAN MODEL LEARNING START WITH QUESTION DALAM MENULIS KESIMPULAN INFORMASI Nadra Amalia; Isthifa Kemal
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/whc18j12

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengadakan evaluasi pada penggunanan model Learning Start With Question dalam meningkatkan literasi menulis khususnya menulis kesimpulan informasi. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi yang didapatkannya apakah informasi itu benar atau bermanfaat bagi dirinya sedangkan, jangka pendeknya adalah mengasah daya nalar mahasiswa dalam menulis kesimpulan informasi yang didapatkan dari materi Ruang Lingkup Penyuntingan. Mengingat zaman digital saat ini sangat banyak informasi yang didapatkan dalam dunia maya tanpa diketahui kebenaran dan manfaatnya. Namun, pada penelitian ini mahasisiswa diarahkan pada materi Ruang Lingkup Penyuntingan oleh Mahasiswa Semester VII B pagi Program Studi Pendidkan Bahasa Indonesia FKIP UMSU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan menulis kesimpulan informasi melalui penerapan model Learning Start With A Question yang dapat dilihat dari hasil observasi mahasiswa belajar pada 2 siklusnya yang mengalami peningkatan. Peningkatan mahasiswa dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 21,7 % dilihat dari hasil pretest dan pada siklus II sebesar 95,6%. Keaktifan mahasiswa untuk bertanya, menanggapi, memperhatikan dan menjelaskan pertanyaan dosen dan teman diskusinya pada siklus sebesar 95% dan hasil pengamatan aktivitas dosen berjalan dengan aktif sebesar 97,5%. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan model pembelajaran LSQ (Learning Start With A Question ) dapat meningkatkan kemampuan menulis kesimpulan informasi mahasiswa.
EKSISTENSI PAGELARAN BUDAYA ETNIS BATAK PAK PAK SEBAGAI STRATEGI PENGAJARAN BIPA (BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING) Hot Jonathan Siburian, Djogi; Fahrezi Lubis, Irgi; Amelia, Kania; Mahdalena, Karmelia; Br Sinaga, Lestari; Br Purba, Ribka; Amalia, Nadra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan beberapa unsur-unsur kebudayaan etnis Batak Pak Pak yang sudah digelarkan di ruang kelas sebagai strategi pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Adapun unsur-unsur kebudayaan tersebut adalah alat musik, tari tradisional, cerita rakyat, pakaian adat, pariwisata, dan makanan tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang diperoleh melalui studi literatur dan observasi langsung ke Kabupaten Dairi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur kebudayaan etnis Batak Pak Pak memiliki nilai yang sangat berharga dan perlu dilestarikan. Maka untuk itu penelitian ini juga menghasilkan pagelaran budaya sebagai stategi pengajaran BIPA dan sebagai salah satu cara agar budaya etnis Batak Pak Pak dikenal secara internasional dengan esensi melestarikan budaya.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Yuhdi Adelita, Anggun Alicya, Putri Alya Amalia, Dhea Amalia, Nila Dwi Amalia, Regita Ambar Wulan Sari Ambarita, Mela E Amelia, Kania Amelia, Regita Ananda, Teguh Tri Anastasia, Aura Ersa Andini, Alya Andini, Lisa Alfira Andini, Resti Anggi Agnes Derma Yani Anggia Puteri Anggini, Putri Anisa Asari Dewi Anisa Putri Anjani, Atika Anugrah, Erdo Arezsya, Rahma Arezsya, Rahma Andien Aritonang, Khesia Metania Audina, Maia Azeeza Audrey Sabrina aulia hasibuan, Lawri Azura, Siti Azzahra, Khairunnisa Bancin, Ladenka Banurea, Rejeki Karina Barus, Elrisa Br Billa, Salma Nursyah Bintang, Riris Br Hombing, Wanti Br Purba, Karmelia Mahdalena Br Purba, Ribka Br Sinaga, Lestari Chelsea, Selly Dahlia Sirega Daulay, Nur Aisyah Delismasari, Delismasari Dewi Wulandari Dewita, Dinda Ayu Dongoran, Indra Pilianti Dwi Ananda Eka Bella Elsa Celina Pasaribu Emelia, Tengku Winona Eny Sihite Erika Cyntia Pebryanti Silitonga Evelyn, Amanda Fahrezi Lubis, Irgi Fauziah, Alya Febriani, Anggi Nur Febrianka, Gizka Feri Hayati Fitri, Novita Eka Gultom, Miranda Maria Magdalena Gultom, Miranda Maria Magdalena Br Habeahan, Novita Purwaningsih Harahap, Nailah Inaya Harahap, Syarafina Hartati, Difa Hasibuan, Siti Fadillah Hasugian, Syelomitha Hayati, Feri Helmi, Muthia Ayyuni Helvira, Jenny Hia, Helda H Hikmah Sidabutar Hombing, Wanti Br Hot Jonathan Siburian, Djogi Husna Husna Hutabarat, Daniel Fransisto Hutabarat, Sabrina Wandani Hutabarat, Sani Hutagalung, Naima Azmi Hutauruk, Rachel Angela Rosanna Irma Yani Tarigan Ismaidin, Safira Ayesha Ismaidini, Safira Ayesha Ismaillia Harahap, Fazira Kemal, Isthifa Kenina, Leysutha Larasati, Andina Lestari, Wilda Lili Tansliova Lingga, Novani Elisabeth Lukmi Sibarani Maharani, Enjelita Dwi Maharani, Tia Mahdalena, Karmelia Malyani, Fitri Manalu, Gresia Krisanta Manalu, Magdalena Friskayanti Manalu, Nursetia Manalu, Verdi Christian Manihuruk, Sonia Manurung, Ruth Marbun, Rosliana Mey Waty Silaban Mieke Angelika Siburian Miftah Maulidya1 Muallimah, Sri MUHAMMAD ARIFIN Muhammad Arifin Muhammad Arifin Gultom Muhammad Isman Muhammad Isman Munthe, Enmia Mutiara Sany Hasibuan Nababan, Flora Anisia Nababan, Junita Frisilia Nabila, Dara Rizkia Nabilah, Tasya Nadeak, Anastasya B W Nadeak, Cindy C Nadhilah Arifah Ginting Nainggolan, Debora Putriani Br Nainggolan, Intan Christine Nainggolan, Willy Partogi Nainggolan, Yuni Anggriani Br Najwa Fasyah Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi Napitupulu, Prety Vania Akwila Nasution, Azwa Khalisa Nasution, Fahira Silva Dilla Nasution, Jamila Nasution, Widya Faura Nazra, Yulisin Nazwa Pasaribu Novia Marissa Pardosi Nugraha, Wahyudi Syafri Nurjasni, Nurjasni Nursalsabila, Jihan Pane, Puan Annisa Panggabean, Ester Enjelysa Panjaitan, Taufik Kusuma Pasya, M. Ravly Perangin-angin, Meyvika Br Piliang, Riska Utami Pintauli Silaban Prihasti, Elly Pulungan, Hoirina Purba, Mega Kristina Purba, Nia Anjunita Sari Purba, Ribka Natalia Purba, Sherly Anjelia Putri, Shindy Aulia Ramadani, Syafina Ramadhani, Resa Aquilera Rambe, Nailah Faizah S Rani Hartati Simanjuntak Regar, Sarah K Br Richo Adjie Santana Ripai, Muhammad Romaida Nasution Safira, Dina Farika Sagala, Revayani Samni, Atika Sania Sani Hutabarat Saputri, Dea Saragi, Tasya Amelia Saragih, Leny Marshananda Sebayang, Mikhael Juni Pratama Siagian, Nurhikmah Siburian, Mieke Angelika Siburian, Tesa Novia Sihombing, Agnes Natalia Silaban, Friska Delviana Silaban, Jesicana Silitonga, Erika Cyntia P Silitonga, Erika Cyntia Pebryanti Silitonga, Miming Kartika Olivia Simanjorang, Agnes Novita Br Simatupang, Jennifer Margaret Sinaga, Vania Agustin Sinurat, Santi Theresia Sirait, Puja Astrid Sirait, Puja Astrid Br Siregar, Eliman Pangondyan Siregar, Marni Mahardika Lastiur Sitanggang, Lusy Agnesia Sitepu, Adinda Br Sitepu, Arini Maulida Siti Azura Azura, Siti Azura Sitohang, Sri Rejeky Sitompul, Dwi Anggita Sitorus, Jesika P Sri Syahputri Sri Ulina Br Sembiring Sukhfa, Indana Sulistyani, Shiwi Syahkila, Nurul Aisyah Syahputri, Sri Syakilla, Nurul Aisyah Syamsuyurnita, Syamsuyurnita Tamaulina Br Sembiring Tamba, Theresia Mardiyana Tambunan, Tianur Yelsardaina Tarigan, Enda Rizkinta Sandrina Tarigan, Kesia Jesika BR Tasya Amelia Saragi Tobing, Jelita Teresia Viva El Kahfi Winarti Winarti Wulandary, Widya Wuriyani, Elly Prihasti Yati Virma Saragih Yohana Graciola Sibarani Yusni Khairul Amri Zafira, Putri Alicya