p-Index From 2021 - 2026
15.324
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Adabiyah SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Al-Mashrafiyah : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Syariah IQRO: Journal of Islamic Education Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Madinah: Jurnal Studi Islam FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL EKONOMI SYARIAH Mu'amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies El-kahfi : Journal of Islamic economics El-Iqtishady TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) Al-I'jaz: Jurnal Studi Al-Qur'an, Falsafah, dan Keislaman Jurnal Ar-Ribh Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis Jurnal Iqtisaduna Al-Buhuts (e-journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Islamic Economic and Business Journal Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Robust: Research of Business and Economics Studies Al-Iqtishad : Jurnal Ekonomi AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah dan Ekonomi Islam Mutanaqishah: Journal of Islamic Banking Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Sighat : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah Madani: Multidisciplinary Scientific Journal An Nuqud: Journal of Islamic Economics Jurnal Ekonomi dan Bisnis SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Socius: Social Sciences Research Journal JSE: Jurnal Sharia Economica Southeast Asia Journal of Graduate of Islamic Business and Economics Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam IIJSE JEBD Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Innovative and Creativity Adpebi International Journal of Multidisciplinary Sciences Media Hukum Indonesia (MHI) Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Adpertens ; Jurnal Ekonomi dan Manjemen Jurnal Intelek Insan Cendikia Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an dan Hadis Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Agency Journal of Management and Business TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah Multidisciplinary Indonesian Center Journal Andragogia: Journal of Educational Sciences and Islamic Studies Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi PESHUM LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM) Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Jurnal Riksa Cendikia Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Maslahah pada Produk Perbankan Sharia Card Muhammad Fadel; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa; Nurjannah
Mutanaqishah: Journal of Islamic Banking Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Department of Islamic Banking

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54045/mutanaqishah.v2i2.377

Abstract

This study aims to determine sharia economic law and problems regarding the use of sharia credit cards which have now become a tool for today's transactions. This research is a library research with descriptive qualitative method. Data obtained from secondary data, namely various journals, research, books that are relevant to the discussion. Data obtained from various literatures were then analyzed, then data reduction, and resulted in classification of data by describing it in the discussion, in order to obtain conclusions. The results of this study are that Islamic credit cards are permissible based on the DSN MUI fatwa No. 54/DSN-MUI/X/2006 concerning sharia cards with various provisions that still pay attention to sharia principles, such as not incurring usury, not being used for transactions that are not in accordance with sharia, not encouraging excessive spending. Of course there are benefits to credit cards, but these can still be minimized. The use of sharia credit cards is still at the maslahah tahsiniyyah level, but can be changed to hajiyyah which is adjusted to the needs of the cardholder. This research can provide consumers with an understanding regarding muamalah law so that they can determine the choice of credit card to use and can also ensure the correlation of problems with the product used.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hukum muamalah dan korelasinya terhadap maslahah mengenai penggunaan kartu kredit syari’ah yang saat ini telah menjadi alat transaksi. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research) dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari data sekunder yaitu berbagai jurnal, penelitian dan buku yang relevan dengan pembahasan. Data yang diperoleh dari berbagai literatur kemudian dianalisis, lalu reduksi data, dan dihasilkan klasifikasi data dengan mendeskripsikannya pada pembahasan, sehingga diperoleh kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kartu kredit syari’ah dibolehkan berdasarkan fatwa DSN MUI No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang sharia card dengan berbagai ketentuan yang tetap memerhatikan prinisp-prinsip syari’ah, seperti tidak menimbulkan riba, tidak digunakan untuk transaksi yang tidak sesuai dengan syari’ah, tidak mendorong pengeluaran yang berlebihan. Berbagai manfaat atas kartu kredit tentu terdapat mafsadat, namun masih dapat diminimalisir. Pengunaan kartu kredit syari’ah masih pada tataran maslahah tahsiniyyah, namun dapat berubah menjadi hajiyyah yang disesuaikan dengan kebutuhan pemegang kartu. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman terkait hukum muamalah kepada konsumen sehingga dapat menentukan pilihan kartu kredit yang akan digunakan dan  juga dapat memastikan korelasi maslahah pada produk yang digunakan.
RIBA DAN BUNGA PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Asriadi Arifin Adi; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah Vol 1 No 2 (2022): MONETA : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Manajemen Keuangan Syariah IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.535 KB) | DOI: 10.35905/moneta.v1i2.3488

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana praktik bunga di lembaga keuangan saat ini dan bagimana legalitas hukum atas transaksi bunga berdasarkan pandangan-pandangan para pakar di bidang ekonomi syariah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian fenomenologis yang mendeskripsikan rujukan-rujukan primer maupun sekunder. Sumber data primer dalam kajian ini diambil dari pandangan Cendekiawan Muslim dan website resmi OJK. Selain itu mengambil pandangan Yusuf al Qardhawi mengenai riba dan bunga serta cendekiawan lainnya dari kalangan pemikir ekonomi modernis yang berbicara mengenai riba dan bunga. Hasil penelitian menunjukkan Praktik bunga dalam perbankan saat ini merupakan suatu sistem yang ditetapkan untuk mengakumulasi keuntungan pembiayaan dalam perbankan. Bunga yang dihitung berdasarkan pada besaran pinjaman dan ketentuan waktu pinjaman sehingga semakin besar dan semakin lama jangka waktu pinjaman, maka bunga yang ditetapkannya pun akan semakin tinggi pula. Legalitas hukum bunga dalam pandangan Islam pada dasarnya adalah haram, para pemikir Muslim mayoritas telah sepakat terhadap pengharaman bunga tersebut dengan menyebutkan alasan bahwa bunga adalah bagian daripada riba nasiah.
MURABAHAH BIL WAKALAH (KAJIAN TEORI DAN PENERAPANNYA PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH) M Yusuf K; Nasrullah Bin Sapa; Abdi Wijaya
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v7i1.1573

Abstract

This article discusses murabahah bil wakalah in theoretical studies and its application in Islamic financial institutions. The purpose of this article is to elucidate one type of contract in contemporary Islamic jurisprudence, namely the murabahah bil wakalah contract, through theoretical aspects and its application in Islamic financial institutions. The research method employed is the library research method or literature review. The literature review is specifically focused on revealing information derived from scholarly texts, including books and relevant academic journals related to the discussed topic. The research findings indicate that the murabahah bil wakalah contract, from a contractual perspective, is a combination of the murabahah and wakalah contracts, serving as a solution in its implementation within Islamic financial institutions.
RIBA DALAM PRESPEKTIF ISLAM DAN KONTROVERSI TERHADAP BUNGA BANK Ahmad Sandi; Nasrullah Bin Sapa; Abdi Wijaya
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v7i1.1686

Abstract

Artikel ini membahas tetang riba dalam prespektif Islam dan kontroversi terhdap bunga bank. Tujuan dalam penenilitan ini adalah untuk mengetahui apakah hukum riba dalam islam dan apakah bunga bank termasuk dalam kategori riba. Metode penelitian yang digunakan yaitu merode kepustakaan atau studi pustaka. Kajian studi pustaka digunakan khusus untuk mengungkapkan berbagai informasi yang bersumber dari literatur atau teks ilmiah yang berasal dari buku atau jurnal ilmiah yang sesuai atau relevan dengan topik bahasan yang diangkat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada perbedaan pendapat ulama terkait dengan riba bahwa hukum riba adalah haram. Sementara hukum bunga bank masih ada perbedaan yang melahirkan dua cara pandang ulama atau pemikir Islam, pendapat pertama yaitu golongan neo-revivalis yang pemahamannya secara tekstual dan lebih mengedepankan aspek legal formal dari ayat riba yang ada dalam al-Qur’an, bahwa bunga bank sama dengan riba yang hukunya haramkan. Pendapat kedua yaitu golongan modernis yang pemahamannya secara kontekstual dan mengedepankan aspek moralitas dalam memahami riba dari ayat riba yang ada dalam al-Qur’an. memperbolehkan menyimpan uang dibank dan juga boleh mengambil bunga simpanannya, dengan kata lain ia menghalalkan bunga bank
Implementasi Multi Akad (Hybrid Contract) Pada Pembiayaan Murabahah Bank Syariah I Nyoman, Budiono; Muhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
SIGHAT: JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Vol 2 No 2 (2024): SIGHAT: JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/shighat_hes.v2i2.6329

Abstract

Hybrid Contract atau yang biasa disebut Multi Akad merupakan gabungan beberapa akad dalam sebuah transakis (mujtami’) atau hanya satu jenis akad yang timbal balik (mutaqabil). Pada dasarnya Hybrid Contract merupakan salah satu Ijtihad yang dilakukan untuk mendukung produk-produk bank syariah maupun lembaga keuangan syariah lainnya sehingga dapat melakukan transaksinya. Penelitian ini berjudul “ Implementasi Multi Akad (Hybrid Contract) pada Bank Syariah, bertujuan untuk mengetahui jenis transaksi pada bank syariah yang menggunakan Multi Akad (Hybrid Contract) dalam sudut pandang Hukum Ekonomi Islam (fiqih mu’amalah). Dalam penelitian ini digunakan metode Deskriptif Kualitatif dengan data diperoleh berasal dari para pemimpin cabang bank Syariah dan karyawan bank Syariah di kota Parepare, Makassar.dan Jakarta melelui Hand Phone. Data sekunder berasal dari sumber data kedua yaitu studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Multi Akad (hybrid contract) banyak dilakukan pada transaksi pembiayaan murabahah bank syariah. Pada transaksi Pembiayaan Murabahah, biasa disertai dengan akad wakalah sehingga pembiayaan tersebut menggunakan akad Murabahah bil Wakalah (Hybrid Contract).
Impact of Hedonistic Lifestyle to the Impulsive Buying of Students through the Perspective of Islamic Economy Atika, Atika Rizki; Wahab, Abdul; Bin Sapa, Nasrullah
LAA MAISYIR: Jurnal Ekonomi Islam Vol.10 No.2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lamaisyir.v10i2.40454

Abstract

The groups most vulnerable to this lifestyle are teenagers or students. The focus of this research is hedonic lifestyle on students' impulsive behavior from an Islamic economic perspective. This research approach is qualitative and is a phenomenological type of research, collecting through interviews, observation. The research results show that the hedonic lifestyle of FEBI UIN Alauddin Makassar students has a significant impact on consumer behavior and encourages impulsive purchases. This is contrary to Islamic values ​​which condemn waste. This research provides knowledge about the factors that influence hedonic lifestyles and impulsive behavior in students, and emphasizes the conflict between this behavior and Islamic economic principles. The conclusion of this research is the need for in-depth understanding, awareness and self-control of hedonic lifestyles among students in order to minimize impulsive consumption behavior which is contrary to Islamic economic values.
The Implementation of MUI's Fatwa on the Position of Transgender Individuals, Gender Reassignment Surgery and Genital Refinement Misbahuddin, Misbahuddin; Bin Sapa, Nasrullah; Syarif As'ad, Muhammad; Cahyani, Andi Intan; Husain, Muhammad Zakir
Jurnal Adabiyah Vol 23 No 2 (2023): Islamic Humanities
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v23i2a1

Abstract

This research describes the implementation of the fatwa issued by the Indonesian Council of Ulama (MUI) regarding the position of transgender individuals, gender reassignment surgery, and genital perfection in Pangkep regency, South Sulawesi, Indonesia. The research employs a qualitative methodology through interviews and a literature review. The research results show the implementation of the MUI fatwa on the position of transgender individuals is hindered by several factors. Firstly, the recognition of human rights as regulated in the law emphasizes that basic human rights and freedoms are inherent rights that should be protected, respected, and upheld for the improvement of human dignity, welfare, happiness, intelligence, and justice. Secondly, the MUI fatwa is not legally binding in the concept of the Indonesian state. Thirdly, the fatwa cannot be fully implemented in areas where transgender individuals are recognized. The researchers concluded that the implementation of genital perfection provides legal status for transgender individuals with dual genders or genital anomalies. الملخص تتحدث هذه الدراسة عن تنفيذ الفتوى التي أصدرها مجلس علماء إندونيسيا (MUI) بشأن موقف الأفراد المتحولين جنسياً، وجراحة إعادة تعيين الجنس، والكمال الجنسي في منطقة بانكيب بجنوب سولاويسي. وتعتمد الدراسة منهجيةً نوعيةً من خلال المقابلات ومراجعة المكتبية. وتشير النتائج إلى أن تنفيذ فتوى MUI بشأن موقف الأفراد المتحولين جنسياً يتعرض لعدة عوامل عائقة، فأولاً، فإن اعتراف حقوق الإنسان التي تنظمها القانون تشدد على أن حقوق الإنسان الأساسية والحريات هي حقوق متأصلة يجب حمايتها واحترامها وتعزيزها لتحسين الكرامة والرفاهية والسعادة والذكاء والعدالة الإنسانية. ثانيًا، فإن فتوى MUI ليست ملزمة قانونًا في مفهوم الدولة الإندونيسية. وثالثًا، فإن الفتوى لا يمكن تنفيذها بالكامل في المناطق التي تم الاعتراف فيها بالأفراد المتحولين جنسيًا. ويتصل تنفيذ الفتوى المتعلقة بجراحة إعادة تعيين الجنس والكمال الجنسي بالإرث والزواج والنسب والعبادة. حيث يحق للأفراد المتحولين جنسيًا الذين يخضعون لجراحة إعادة تعيين الجنس الحصول على حقوق الإرث وفقًا لجنسهم قبل الجراحة، في حين يحق لأولئك الذين يخضعون للكمال الجنسي الحصول على حقوق الإرث وفقًا لجنسهم بعد الجراحة. الأفراد الذين يخضعون لجراحة تحويل الجنس والتبديل الجنسي لا يسمح لهم بالزواج من الجنس الآخر، ويعتبر زواجهم معادلًا لزواج المثليين. الأفراد الذين يخضعون لتحسين الأعضاء التناسلية يمكنهم الزواج من أي شخص ينتمي إلى الجنس الذي ينتمي إليه بعد العملية. أما أطفال الأفراد الذين يخضعون لتحسين الأعضاء التناسلية، فيتبعون نسب أبيهم. ينبغي للأفراد الذين يخضعون لجراحة تحويل الجنس العبادة وفقًا لجنسهم قبل الجراحة، في حين يجب على الأفراد الذين يخضعون لتحسين الأعضاء التناسلية العبادة وفقًا لجنسهم بعد الجراحة. وفي الختام، يوفر تنفيذ تحسين الأعضاء التناسلية الوضع القانوني للأفراد ذوي الجنس المزدوج أو التشوهات الجنسية. مفتاح البحث: فتوى MUI , المتحولون جنسيًا, جراحة إعادة تعيين الجنس, الكمال الجنسي, حقوق الإنسان Abstrak Penelitian ini menjelaskan tentang implementasi fatwa MUI tentang kedudukan Waria, operasi perubahan dan penyempurnaan kelamin di kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi fatwa MUI mengenai kedudukan individu transgender terkendala oleh beberapa faktor. Pertama, ada pengakuan hak asasi manusia yang diatur dalam Undang-Undang yang menegaskan bahwa hak asasi manusia dan kebebasan dasar adalah hak kodrati yang melekat pada manusia dan harus dilindungi, dihormati, dan ditegakkan demi peningkatan martabat kemanusiaan, kesejahteraan, kebahagiaan, kecerdasan, dan keadilan. Kedua, fatwa MUI tidak mengikat secara hukum dalam konsep negara Indonesia. Ketiga, fatwa tersebut tidak dapat sepenuhnya diterapkan di daerah di mana individu transgender diakui. Peneliti menyimpulkan bahwa implementasi operasi perbaikan kelamin memberikan status hukum bagi individu transgender dengan jenis kelamin ganda atau kelainan organ kelamin. Kata Kunci: Fatwa; Implementasi; Transgender; Perbaikan Kelamin; Operasi Kelamin
Penerapan Akad Musyarakah Mutanaqisyah Sebagai Alternatif Solusi Pembiayaan KPR Dalam Perbankan Syariah Fatimah, Emi Sri Rahayu; Sapa, Nasrullah bin; Wijaya, Abdi
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v6i2.4752

Abstract

This article discusses the application of musyarakah mutanaqisyah related to KPR (Home Ownership Credit) financing in the sharia banking system. The purpose of this article is to provide an overview of the application of the musyarakah mutanaqisyah contract as an alternative KPR (Home Ownership Credit) financing solution in sharia banking. Apart from that, this article also analyzes the obstacles in implementing musyarakah mutanaqishah contracts on KPR (Home Ownership Credit) in sharia banking. The research method used is the library research method or library study. Literature studies are devoted to revealing information sourced from scientific texts originating from books or scientific journals that are relevant to the topic being discussed. The research results obtained show that the application of the musyarakah mutanaqishah contract in mortgage financing in sharia banking has several advantages as an alternative solution in sharia financing, namely where the bank and the customer both own an asset that is the object of the agreement. Because they have mutual rights to do so, banks and customers mutually maintain the agreed cooperation.
Review of Marketing Ethics in Sharia Property Business Actors (Case Study on Sharia Property Business Actors in Maros Regency ) Herman, Herman; Hamzah, Muh. Nasir; Sapa, Nasrullah Bin
Jurnal Ar-Ribh Vol 7, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jei.v7i1.14522

Abstract

In Islam, ethics serves as the guiding principle of distinguishing between right and wrong, based on the teachings of the Qur'an and the Sunnah (traditions of the Prophet Muhammad). Ethics holds significant importance in business endeavors, particularly in the context of marketing practices. This study aims to assess the alignment of marketing ethics among Sharia property entrepreneurs in Maros Regency with Islamic business ethics. Utilizing a qualitative research approach with a phenomenological perspective, data collection involved interviews, observations, and documentation. The findings indicate that while the marketing ethics employed by Sharia property entrepreneurs in Maros Regency generally adhere to Islamic business ethics, there are areas that require enhancement, such as trustworthiness, transparency, and accountability. Strengthening these aspects can contribute to fostering greater integrity and ethical conduct within the business community, aligning with the principles outlined in Islamic teachings.
PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM PADA MASA DAULAH FATIMIYAH Mutmainnah, Andi; Febrianti, Eka; Siradjuddin, Siradjuddin; Sapa, Nasrullah Bin
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Ag
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v10i1.1196

Abstract

Pembahasan artikel ini mengkaji pemikiran ekonomi Islam pada masa Dinasti Fatimiyah. Kebaruan penelitian ini adalah ruang lingkup penelitian yang fokus pada terbentuknya dan berkembangnya Dinasti Fatimiyah, kebijakan perekonomian khalifah Fatimiyah, tokoh-tokoh perekonomian pada masa Fatimiyah, faktor-faktor yang mempengaruhi kemajuan zaman Fatimiyah, sektor-sektor yang berpengaruh pada kemajuan zaman Fatimiyah. dibangun, dan hal-hal yang menyebabkan kemunduran Daulah Fatimiyah. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan dalam menulis artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan sumber pengumpulan data kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinasti Fatimiyah mengalami kemajuan pada masa khalifah al-Mu'izz, al-'Aziz, dan al-Hakim. Kemajuan ini memungkinkan Dinasti Fatimiyah menyaingi jumlah Dinasti Abbasiyah di Bagdad di Irak dan Dinasti Bani Umayyah di Andalusia, Spanyol. Adanya faktor yang melatar belakangi hal tersebut, misalnya berpindahnya pusat pemerintahan dari Tunisia ke Kairo, menggali sumber-sumber pendapatan ekonomi di segala bidang, pengelolaan terpadu bidang Pertanian, Perdagangan, dan Industri, kepedulian yang tinggi terhadap Ilmu Pengetahuan, hubungan yang harmonis dengan negara-negara non-Muslim sehingga menimbulkan toleransi yang sangat tinggi terhadap Masyarakat.
Co-Authors A. Ika Fahrika AA Sudharmawan, AA Abd. Hafid Abdi Wijaya Abdi Wijaya, Abdi Abdul Chadjib Halik Abdul Rizal, Abdul Abdul Wahab Adriani Affandi, Ahmad Zulkifli AGUS AGUS Ahmad Sandi Aisyah Aisyah Amir, Andi Muhammad Nur Atma Amiruddin K Amiruddin, Muhammad Majdy Andhini Putri Novianti Andi Intan Cahyani Andi Wawan Mulyawan Anisa Utami Novianty Arief, Fitriani Arif Mashuri Arsyadi, Baso Asriadi Arifin Adi Asse, Ambo Asyraf Mustamim Asyraf Mustamin Atika, Atika Rizki Azwar Azwar Bakti, Andi Adi Prabowo Putra Baso R Basse, Rahman Ambo Caya, Rosdiyana Chairunnisa Chairunnisa Cut Muthiadin Cut Mutiadin Cut Mutihiadin Darmawati H Darmawati H, Darmawati DARYANTI DARYANTI Dedi Susanto Devy Wulandari Dian Sari Dliyauddin, Dliyauddin Dwiatmaja, Ahmad Zikri Eka Febrianti, Eka Erniawati, Erniawati Ervina Hijrah Nirwana Fatimah, Emi Sri Rahayu Fatmawati Fatmawati Fitri, Nurul Amalia Fitriah Ningsih, Fitriah Fuziyah, Annisa Gunawan Gunawan H, Herianti H. Muhtar Lutfi Habibi Habibi Habibi Habibi Haddade, Abdul Wahid Haddade, Hasyim Hafid, Abd Halik, Abdul Chadjib Halima Basri Halimah Basri Halimah Basri Hamzah, Muh. Nasir Hannanong, Ismail Hargiani, Fransisca Xaveria Harni Hasbiullah Hasbiullah Hasbiullah, Hasbiullah Heri Irawan Heri Iswandi Herianti Herman, M. Aras Husain, Muhammad Zakir I Nyoman, Budiono Ihwan Wahid Minu Ikhsan, Muh Ikram, Abdi Dzul Jalal Indradewa, Rhian Irwan Misbach Irwan Misbach Ismawati Ismawati J, Jumriani Jailuddin, Syuaib Jamaluddin Jamaluddin Majid Jamaluddin Majid Jayawarsa, A.A. Ketut Kamaruddin Kamaruddin Kamaruddin Kartika Kholid Albar Kurnaemi Anita Lince Bulutoding Lutfi, Mukhtar M Yusuf K Magfirah, Khofifah Mardiah, Nur Ainun Marwah, Andi Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Mirnawati Mirnawati Misbahuddin Misbahuddin Mohamad Subli Muaz Dhiyaulhaq Imran Muh Affandi Muh. Samsunar Muhamad, Mar’ie Muhammad Affandi AR Muhammad Afief Mubayyin Muhammad Afif Muhammad Afif Qubais Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib, Muhammad Amin Sahib Muhammad Awaluddin, Muhammad Muhammad Fadel Muhammad Ilham Muhammad Jumaidi Pamalingan Muhammad Samsunar Muhammad, Nurcholis Muhlis Muhlis Muhlis Muhlis MUHTAR LUTFI Mukhlis Mukhtar Galib Mukhtar Lutfi Mukhtar Lutfi Mukhtar Lutfi Mukhtar Lutfi Muntu, Andi Tenri Sri Murtiadi Awaluddin Muslimin H. Kara Muslimin Kara Muslimin Kara Muslimin Kara Mustakim Muchlis Nafisya, Zahwah Aulia Nur Annisa Nur Haslin, Muh Ilham Nuraulia Aco Dahrul Nurbaeti Nurchalisa Nurhidayah Nurhidayah Nurhidayat Nurhidayat Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Paramata, Adhayani Mentari Parmitasari, Rika Dwi Ayu Putra, Trisno Wardy Putri Ayu Ramadhani R, Randy Rachma Febriyanti Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman Ambo Masse Rahman R., Abd. Rahmawati Muin Rahmawati, Rahmawati Ramdhani ilham, Rizky Amaliyah Ramlah Ramlah Ramlah Ramlah Ramlah Rasnawati Rika Dwi Ayu Parmitasari Rizki Rahim Rizky Amaliyah Rosmila Sabili, Sabili Safri Haliding Sahrul Gunawan Said, Muh. Sa’ad Saiful Muchlis Samsul Samsul Sapinah Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Sastri Ayu Wiranitania Selmiana Salam Siradjuddin, Siradjuddin Solly Aryza Sri Wahyuni St Hafsah Umar Sudarmi Sudarmi Sudarmi Sudarmi Sudirman Sufiani Zahra Sumarlin Sumarlin Sumarni S Supriadi Supriadi Supriadi Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Syahruddin Kadir Syam, Agus Syamsul Bahri Syamsurianto, Syamsurianto Syarif As'ad, Muhammad Syarif, Magfira Syaripuddin Syaripuddin Syatar, Abdul Tarmizi Tengku Riza Zarzani N Titin Hardianti Trimulato Trimulato Trimulato Trimulato Trimulato Trimulato Trimulato, Trimulato Umar Sulaiman Widjaja, Abdi Wijaya, Abdi Wulandari, Devy Zulfa Amani Zulika Zulika Zulkifli