p-Index From 2021 - 2026
10.853
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Mimbar PGSD Undiksha Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Ilmu Administrasi Publik JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan MANAJERIAL Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia PEDAGOGIA Jurnal ADPEND Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Jurnal Basicedu Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan EARR SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Rambideun : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Tata Kelola Pendidikan (JTKP) Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Ilmu Administrasi Negara Jurnal Basicedu Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Elementaria Edukasia Jurnal Pendidikan Progresif Journal of Educational Studies Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Pedagogia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Inovasi Kurikulum
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Manajemen Pengembangan Diri Santri Berbasis Poac untuk Keunggulan Karakter Nova Nova; Johar Permana; Aan Komariah; Sururi Sururi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze and formulate a POAC-based management model for pesantren students’ self-development oriented toward character excellence at Pesantren Terpadu Almuslim, Bireuen Regency. The study responds to the need for pesantren to manage students’ self-development not merely as routine extracurricular activities, but as an integrated character-building system supported by planning, organizing, actuating, and controlling. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies involving pesantren leaders, teachers, dormitory supervisors, student organization administrators, and parents. Data were analyzed through reduction, display, and conclusion drawing, while validity was ensured through source and technique triangulation. The findings show that planning was based on the pesantren’s vision, mission, Islamic values, and student development needs, although measurable character indicators were not fully documented. Organizing involved leaders, teachers, supervisors, student administrators, and parents, but supervisor placement still required competency-based mapping. Actuating was implemented through habituation, role modeling, and active participation in worship, dormitory life, extracurricular activities, social programs, and leadership training. Controlling was conducted through tiered monitoring, guidance, evaluation, rewards, and sanctions, although character assessment instruments still needed standardization. The study concludes that the POAC-based model is integrative, participatory, and contextual in shaping religiosity, discipline, independence, responsibility, leadership, and social awareness. Pesantren are advised to strengthen program documentation, supervisor competency mapping, reflective activities, and standardized character evaluation instruments. Future researchers may test the model quantitatively in other pesantren contexts to examine its effectiveness, scalability, and empirical contribution to broader character excellence sustainably. Keywords: educational management, self-development, POAC, character, pesantren Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merumuskan model manajemen pengembangan diri santri berbasis POAC yang berorientasi pada keunggulan karakter di Pesantren Terpadu Almuslim Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilatarbelakangi kebutuhan pesantren untuk mengelola pengembangan diri santri bukan sekadar sebagai kegiatan rutin atau ekstrakurikuler, melainkan sebagai sistem pembinaan karakter yang terintegrasi melalui planning, organizing, actuating, dan controlling. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan pimpinan pesantren, guru, pembina asrama, pengurus organisasi santri, dan wali santri. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan berbasis pada visi, misi, nilai Islam, dan kebutuhan pembinaan santri, meskipun indikator capaian karakter belum terdokumentasi secara lengkap. Pengorganisasian melibatkan pimpinan, guru, pembina, pengurus santri, dan wali santri, namun penempatan pembina masih memerlukan pemetaan kompetensi. Pelaksanaan dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif dalam ibadah, kehidupan asrama, ekstrakurikuler, kegiatan sosial, dan pelatihan kepemimpinan. Pengawasan berjalan melalui monitoring berjenjang, pembinaan, evaluasi, penghargaan, dan sanksi, tetapi instrumen evaluasi karakter masih perlu distandardisasi. Penelitian menyimpulkan bahwa model POAC bersifat integratif, partisipatif, dan kontekstual dalam membentuk religiusitas, disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Pesantren disarankan memperkuat dokumentasi program, pemetaan kompetensi pembina, kegiatan reflektif, dan instrumen evaluasi karakter terstandar. Peneliti selanjutnya dapat menguji model ini secara kuantitatif pada pesantren lain untuk menilai efektivitas, keterukuran, keberlanjutan, dan kemungkinan replikasinya dalam pengembangan karakter santri secara lebih luas di berbagai konteks pendidikan Islam modern masa kini. Kata kunci: manajemen pendidikan, pengembangan diri, POAC, karakter, pesantren
Arah Perkembangan Kajian Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Pengembangan Inovasi Pembelajaran untuk Peningkatan Mutu Pendidikan Muhammad Johan; Johar Permana; Diding Nurdin; Asep Suryana
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to map the development of research on principal transformational leadership in promoting learning innovation for educational quality improvement. The study employed a Systematic Literature Review combined with bibliometric analysis. Data were retrieved from the Scopus database using the keywords “transformational leadership”, “educational innovation”, “quality of education”, and “principal” within the 2021–2026 publication period. A total of 32 documents were analyzed through document selection, metadata screening, descriptive analysis, and visualization using VOSviewer. The findings show that transformational leadership is the central keyword connecting teachers, principals, educational innovation, school leadership, and educational quality. The distribution of documents by author and affiliation indicates that this research area remains dispersed and is not yet dominated by particular authors or institutions. By country, Indonesia appears as the largest contributor, followed by Malaysia and China, suggesting strong scholarly attention to school leadership and educational innovation in the Asian context. This study concludes that principal transformational leadership plays a strategic role in promoting learning innovation through teacher motivation, creativity, collaboration, communication, and adaptive school culture. Future studies are recommended to expand data sources beyond Scopus, use a longer publication period, and develop deeper thematic analyses of the relationship between transformational leadership, learning innovation, and educational quality improvement. Keywords: transformational leadership; school principal; learning innovation; educational quality. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan arah perkembangan kajian kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam pengembangan inovasi pembelajaran untuk peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review yang dikombinasikan dengan analisis bibliometrik. Data diperoleh dari database Scopus dengan kata kunci “transformational leadership”, “educational innovation”, “quality of education”, dan “principal” pada rentang tahun 2021–2026. Sebanyak 32 dokumen dianalisis melalui tahapan seleksi, pemeriksaan metadata, analisis deskriptif, dan visualisasi menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata kunci transformational leadership menjadi simpul utama yang menghubungkan tema guru, kepala sekolah, inovasi pendidikan, kepemimpinan sekolah, dan mutu pendidikan. Distribusi dokumen berdasarkan penulis dan afiliasi menunjukkan bahwa kajian ini masih tersebar dan belum didominasi oleh penulis atau institusi tertentu. Berdasarkan negara, Indonesia menjadi kontributor terbesar, diikuti Malaysia dan China, yang menunjukkan kuatnya perhatian kawasan Asia terhadap isu kepemimpinan sekolah dan inovasi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan strategis dalam mendorong inovasi pembelajaran melalui motivasi guru, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan budaya sekolah adaptif. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas sumber data selain Scopus, memperpanjang rentang waktu analisis, dan mengembangkan kajian tematik yang lebih mendalam mengenai hubungan kepemimpinan transformasional, inovasi pembelajaran, dan mutu pendidikan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional; kepala sekolah; inovasi pembelajaran; mutu pendidikan.
Analisis Budaya Organisasi, Manajemen Dosen Motivasi untuk Meningkatkan Daya Saing Institusi Yudi Kusumah; Johar Permana; Yayah Rahyasih; Sururi Sururi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of organizational culture and faculty management on motivation and their role in enhancing the competitiveness of higher education institutions. The research is grounded in the growing demands placed on universities to improve their internal organizational quality in order to compete at national and global levels. A quantitative approach was employed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) through SmartPLS. The data were collected from permanent lecturers using a Likert-scale questionnaire. The analysis consisted of two stages, namely the assessment of the outer model and the inner model, although the available document presents only the results of the outer model. The findings indicate that all constructs, Organizational Culture, Faculty Management, Motivation, and Institutional Competitiveness, meet the criteria for validity and reliability. The indicators show strong outer loading values, AVE scores above the required threshold, and high Cronbach’s Alpha and Composite Reliability values. These results demonstrate that the measurement instruments used in the study are robust and highly reliable. Substantively, the findings reveal that organizational culture and faculty management are perceived positively by respondents, and motivation emerges as a significant variable reflecting the institution’s readiness to compete. The study concludes that strengthening organizational culture, improving faculty management, and fostering lecturer motivation are strategic factors in enhancing institutional competitiveness. It is recommended that higher education institutions reinforce the internalization of organizational values, develop systematic faculty management programs, and create a supportive work environment that promotes motivation and academic performance. Keywords: organizational culture; faculty management; motivation; competitiveness; SEM-PLS Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan manajemen dosen terhadap motivasi serta perannya dalam meningkatkan daya saing institusi pendidikan tinggi. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya tuntutan kualitas perguruan tinggi yang harus mampu bersaing di tingkat nasional maupun global melalui penguatan aspek internal organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS. Data diperoleh dari kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada dosen tetap. Analisis dilakukan melalui dua tahap, yaitu pengujian outer model dan inner model, meskipun dokumen hasil penelitian hanya menampilkan outer model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk, meliputi Budaya Organisasi, Manajemen Dosen, Motivasi, dan Daya Saing Institusi, memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas dengan nilai outer loading yang kuat, AVE di atas batas minimum, serta Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability yang tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa instrumen yang digunakan memiliki kualitas pengukuran yang sangat baik. Secara substantif, hasil menunjukkan bahwa budaya organisasi dan manajemen dosen dipersepsikan kuat oleh responden, sementara motivasi dosen muncul sebagai variabel yang sangat signifikan dalam menggambarkan kesiapan institusi untuk bersaing. Simpulan penelitian menyatakan bahwa penguatan budaya organisasi, efektivitas manajemen dosen, dan pengembangan motivasi merupakan faktor strategis bagi peningkatan daya saing institusi. Penelitian menyarankan agar perguruan tinggi meningkatkan internalisasi nilai organisasi, memperkuat pengembangan dosen secara sistematis, serta menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendorong motivasi dan kinerja akademik. Kata kunci: Budaya organisasi; manajemen dosen motivasi; daya saing SEM-PLS
Model Manajemen Pengembangan Diri Santri Berbasis Poac untuk Keunggulan Karakter Nova Nova; Johar Permana; Aan Komariah; Sururi Sururi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze and formulate a POAC-based management model for pesantren students’ self-development oriented toward character excellence at Pesantren Terpadu Almuslim, Bireuen Regency. The study responds to the need for pesantren to manage students’ self-development not merely as routine extracurricular activities, but as an integrated character-building system supported by planning, organizing, actuating, and controlling. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies involving pesantren leaders, teachers, dormitory supervisors, student organization administrators, and parents. Data were analyzed through reduction, display, and conclusion drawing, while validity was ensured through source and technique triangulation. The findings show that planning was based on the pesantren’s vision, mission, Islamic values, and student development needs, although measurable character indicators were not fully documented. Organizing involved leaders, teachers, supervisors, student administrators, and parents, but supervisor placement still required competency-based mapping. Actuating was implemented through habituation, role modeling, and active participation in worship, dormitory life, extracurricular activities, social programs, and leadership training. Controlling was conducted through tiered monitoring, guidance, evaluation, rewards, and sanctions, although character assessment instruments still needed standardization. The study concludes that the POAC-based model is integrative, participatory, and contextual in shaping religiosity, discipline, independence, responsibility, leadership, and social awareness. Pesantren are advised to strengthen program documentation, supervisor competency mapping, reflective activities, and standardized character evaluation instruments. Future researchers may test the model quantitatively in other pesantren contexts to examine its effectiveness, scalability, and empirical contribution to broader character excellence sustainably. Keywords: educational management, self-development, POAC, character, pesantren Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merumuskan model manajemen pengembangan diri santri berbasis POAC yang berorientasi pada keunggulan karakter di Pesantren Terpadu Almuslim Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilatarbelakangi kebutuhan pesantren untuk mengelola pengembangan diri santri bukan sekadar sebagai kegiatan rutin atau ekstrakurikuler, melainkan sebagai sistem pembinaan karakter yang terintegrasi melalui planning, organizing, actuating, dan controlling. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan pimpinan pesantren, guru, pembina asrama, pengurus organisasi santri, dan wali santri. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan berbasis pada visi, misi, nilai Islam, dan kebutuhan pembinaan santri, meskipun indikator capaian karakter belum terdokumentasi secara lengkap. Pengorganisasian melibatkan pimpinan, guru, pembina, pengurus santri, dan wali santri, namun penempatan pembina masih memerlukan pemetaan kompetensi. Pelaksanaan dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif dalam ibadah, kehidupan asrama, ekstrakurikuler, kegiatan sosial, dan pelatihan kepemimpinan. Pengawasan berjalan melalui monitoring berjenjang, pembinaan, evaluasi, penghargaan, dan sanksi, tetapi instrumen evaluasi karakter masih perlu distandardisasi. Penelitian menyimpulkan bahwa model POAC bersifat integratif, partisipatif, dan kontekstual dalam membentuk religiusitas, disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Pesantren disarankan memperkuat dokumentasi program, pemetaan kompetensi pembina, kegiatan reflektif, dan instrumen evaluasi karakter terstandar. Peneliti selanjutnya dapat menguji model ini secara kuantitatif pada pesantren lain untuk menilai efektivitas, keterukuran, keberlanjutan, dan kemungkinan replikasinya dalam pengembangan karakter santri secara lebih luas di berbagai konteks pendidikan Islam modern masa kini. Kata kunci: manajemen pendidikan, pengembangan diri, POAC, karakter, pesantren
A Data-Driven Policy–Governance Alignment Model for Lecturer Performance Management in Vocational Higher Education A. Fandir; Johar Permana; Nur Aedi; Cepi Triatna
Journal of Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v4i1.2419

Abstract

The persistent misalignment between national higher education policy mandates and institutional governance practices in Indonesian vocational higher education institutions (VHEIs) continues to obstruct effective lecturer performance management. This study develops and validates the Data-Driven Policy–Governance Alignment Model (DPGAM), a theoretically integrated framework that synthesizes policy alignment theory, institutional analytics theory, and organizational learning theory to diagnose and bridge the policy–governance gap in VHEIs. Employing a sequential explanatory mixed-methods design with a comparison group longitudinal component, this study aimed to analyze data from 4,424 lecturers across 142 VHEIs between 2022 and 2024. A 48-item validated instrument, the Governance Alignment Assessment Tool (GAAT), measured six governance dimensions. Common method bias was assessed using Harman's single-factor test (variance explained = 22.7%, below the 50% threshold) and procedural remedies. Structural equation modeling (SEM) identified Policy Compliance Index (? = 0.421, p < .001), Governance Transparency Score (? = 0.318, p < .001), and Data Infrastructure Quality (? = 0.287, p = .003) as the strongest predictors of the Policy Alignment Score (PAS). Post-DPGAM implementation demonstrated a statistically significant improvement in the Composite Lecturer Performance Index (CLPI) from 63.5 to 76.8 (Cohen's d = 1.32, p < .001; difference-in-differences = 11.4 points). Unexpectedly, private polytechnics showed disproportionately lower transparency compliance than community colleges, challenging assumptions about institutional size and governance capacity. The model demonstrated strong construct validity (Cronbach's ? = 0.74–0.87) and acceptable model fit (CFI = .962, RMSEA = .048). These findings offer a theoretically grounded, empirically validated, and reproducible governance framework for policymakers and administrators in vocational higher education
Implementation of Numeration Literacy Movement Through Campus Teaching Program Policies Batch 4-2022 (Qualitative Descriptive Research at SDN 5 Situgede Karangpawitan Garut) Mutaqin, Ejen Jenal; Permana, Johar; Wahyudin, Wahyudin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.715 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71212

Abstract

Kemampuan literasi numerasi memiliki peranan penting dalam perkembangan intelektual untuk menghadapi era revolusi  industri  4.0 menuju era society 5.0. Penelitian ini ditujukan mengetahui implementasi gerakan literasi numerasi dalam kegiatan program kampus mengajar angkatan 4 tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data dari Miles & Hubermen sehingga diperoleh gambaran secara deskriptif  fenomena  yang  ada,  baik  fenomena  yang  bersifat  ilmiah  ataupun  rekayasa manusia yang terkait dengan implementasi gerakan literasi numerasi melalui program kampus mengajar di SDN 5 Situgede Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut.
Transformational school leadership and learning innovation for sustainable improvement of educational quality Johan, Muhammad; Permana, Johar; Nurdin, Diding; Suryana, Asep
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 10 No. 2 (2026): IRJE |Indonesian Research Journal in Education
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v10i2.55959

Abstract

This study investigates the relationship between transformational school leadership and learning innovation, as well as the sustainable improvement of educational quality. Using a quantitative design, data were collected from senior high school teachers through a structured questionnaire and analyzed with SmartPLS 4 using Partial Least Squares Structural Equation Modeling. The results show that transformational school leadership significantly enhances learning innovation, while learning innovation in turn significantly improves educational quality. In contrast, the direct effect of transformational school leadership on educational quality is positive but not significant. The mediation analysis confirms that learning innovation fully mediates this relationship. These findings suggest that school leadership contributes to educational quality when it is translated into practical innovation in learning materials, teaching methods, classroom culture, and assessment practices. The study recommends that principals strengthen instructional leadership, encourage teacher innovation, and build sustainable professional learning systems to support continuous improvement in educational quality.
Governing students’ self-development for character excellence in an Islamic boarding school: A POAC-based case study Nova, Nova; Permana, Johar; Komariah, Aan; Sururi , Sururi
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 10 No. 2 (2026): IRJE |Indonesian Research Journal in Education
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v10i2.55960

Abstract

This study explores how student self-development for character excellence is governed in an Islamic boarding school through the POAC framework: planning, organising, actuating, and controlling. Using a qualitative single-case design, the research was conducted at Pesantren Terpadu Almuslim, Bireuen, Indonesia, through semi-structured interviews, participatory observation, and document analysis involving leaders, teachers, dormitory supervisors, student mentors, students, parents, and alumni. The findings show that self-development is managed as an integrated system of character formation. Planning translates the pesantren’s vision into programmes, indicators, and annual work plans. Organising distributes roles across staff, students, families, and alumni. Actuating is reflected in religious routines, dormitory life, teacher role modelling, student leadership, extracurricular activities, and social service. Controlling is carried out through supervision, evaluation meetings, development records, and corrective guidance. Character excellence grows through this continuous cycle of daily pesantren life.
Evaluasi Tingkat Kepuasan Mahasiswa Universitas Almuslim Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan Tinggi dengan Model HEdPERF Rahmawati Rahmawati; Johar Permana; Yayah Rahyasih; Cepi Triatna; Sri Wahyuni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p526

Abstract

Abstract: This study evaluates student satisfaction at Universitas Almuslim concerning the quality of higher education services using the Higher Education Performance (HEdPERF) model. The research aims to assess the impact of six HEdPERF dimensions, which are non-academic, academic, university reputation, access, program issues, and understanding, on student satisfaction levels. Employing a non-experimental, correlational approach, the study gathered cross-sectional data from 572 students using a structured questionnaire. Validity and reliability of the instrument were tested via Pearson’s correlation and Cronbach’s Alpha. Data analysis was conducted with non-parametric tests, including Chi-Square and Spearman’s correlation, to establish the relationships between perceived service quality and satisfaction. Results indicate a significant positive correlation between all six HEdPERF dimensions and student satisfaction, with stronger associations for dimensions such as university reputation, access, and program issues. The findings suggest that service quality directly influences student satisfaction, supporting HEdPERF as a suitable model for evaluating educational services in higher education. Consequently, enhancing these dimensions could bolster student satisfaction and improve institutional competitiveness. This study highlights the importance of tailored service strategies that address both academic and non-academic aspects, contributing to the broader discourse on quality assurance in higher education. Keywords: Student Satisfaction; higher education services, HEdPERF model, service quality. Abstrak: Penelitian ini mengevaluasi kepuasan mahasiswa di Universitas Almuslim terkait kualitas layanan pendidikan tinggi dengan menggunakan model Higher Education Performance (HEdPERF). Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak enam dimensi HEdPERF, yaitu non-akademik, akademik, reputasi universitas, akses, isu program, dan pemahaman, terhadap tingkat kepuasan mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan korelasional non-eksperimental, penelitian ini mengumpulkan data cross-sectional dari 572 mahasiswa menggunakan kuesioner terstruktur. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji melalui korelasi Pearson dan Cronbach’s Alpha. Analisis data dilakukan dengan uji non-parametrik, termasuk Chi-Square dan korelasi Spearman, untuk menetapkan hubungan antara kualitas layanan yang dirasakan dan kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara keenam dimensi HEdPERF dan kepuasan mahasiswa, dengan asosiasi yang lebih kuat untuk dimensi seperti reputasi universitas, akses, dan isu program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan secara langsung memengaruhi kepuasan mahasiswa, mendukung HEdPERF sebagai model yang sesuai untuk mengevaluasi layanan pendidikan di pendidikan tinggi. Oleh karena itu, peningkatan dimensi-dimensi ini dapat meningkatkan kepuasan mahasiswa dan meningkatkan daya saing institusi. Studi ini menyoroti pentingnya
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Mahasiswa dalam Memilih Jurusan Administrasi Pendidikan Asep Dikdik; Johar Permana; Asep Suryana
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p466

Abstract

Abstract: This research aims to analyze and describe the factors that influence student decisions in choosing a major in Educational Administration at the Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia. The research method employed is qualitative, entailing the conduct of interviews. The data were collected via the distribution of questionnaires to 14 students enrolled in the 2023-2024 class using the Google Forms (G-Forms) application. The data were analyzed descriptively using the ATLAS.ti software. The results demonstrated that the analysis of the 10 interview instruments revealed the existence of a multitude of factors influencing the decision-making process. These factors include career opportunities, the reputation of the study program, personal interest in the field of Educational Administration, the development of administrative systems, consideration of tuition fees and availability of financial aid, and communication and discussion with peers. These factors are interrelated and provide a comprehensive picture of the considerations faced by students in choosing a major. Given the limitations in data exploration, future research may provide opportunities to investigate other factors that may influence student decision-making in choosing a major in Educational Administration. Keywords: Factors Influencing Decisions; Student Decisions; Educational Administration Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih jurusan Administrasi Pendidikan di Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan wawancara. Data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner kepada 14 mahasiswa yang masuk dalam angkatan 2023-2024 menggunakan aplikasi Google Forms (G-Forms). Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan perangkat lunak ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 instrumen wawancara yang dianalisis, teridentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Faktor-faktor tersebut meliputi peluang karier, reputasi program studi, minat pribadi dalam bidang Administrasi Pendidikan, pengembangan sistem administrasi, pertimbangan biaya kuliah dan ketersediaan bantuan keuangan, serta komunikasi dan diskusi dengan teman sebaya. Faktor-faktor ini saling terkait dan memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pertimbangan yang dihadapi mahasiswa dalam memilih jurusan. Mengingat adanya batasan dalam eksplorasi data, penelitian selanjutnya dapat memberikan peluang untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi pengambilan keputusan mahasiswa dalam memilih jurusan Administrasi Pendidikan. Kata kunci: Faktor Mempengaruhi Keputusan; Keputusan Mahasiswa; Administrasi Pendidikan
Co-Authors - Sapriya A. Fandir Aam Muramar Aan Komariah Aan Komariah Adli, Adli Afianti, Dini Agus Muji Santoso Agustinawati, Leni Ahmad Hafidh Alkaf Anggorowati, Rita Aprilianda, Rini Ariyana, Yoki Arrafi Siraj Adha Arti Sufianti Asep Dikdik Asep Sudarsyah Asep Suryana Asep Suryana Cepi Triatna, Cepi D Deni Koswara Dadang Suhardan Danny Meirawan Deni Kadarsah Devika Putri Kistiani Diding Nurdin, Diding Dikdik, Asep Dine Trio Dini Afianti Djaman Satori Djam’an Satori Ejen Jenal Mutaqin Eka Prihatin Eka Prihatin Endang Herawan Endang Herawan Endang Rochyadi, Endang Erna Wulan Syaodih Ernawulan Syaodih Fadhli Fadhli Fathurohman Firdaus, Rifyan Galuh Ramadhan, Galuh Hana Lestari hana lestari Hartini, Nani Haryanti, Yuyun Dwi Herlan Suherlan I Wayan Lasmawan Iik Nurulpaik Ilham Fahmi Ima Rahmawati Ima Rahmawati Imas Diana Aprilia Indra Suhendra Irawati Sabban Isep Saepulloh Johan, Muhammad Karina Karina Khoirun Nisa Kurniatun, Taufani C. Kusumah, Yudi Li Kun Mei Liah Siti Syarifah Liah Siti Syarifah Liah Siti Syarifah Lina Marlina Nur Rizkiya m rezeki muamar M. Mirfani, Aceng Maruli, Sahat Maulid, Kamelia Misnar Mohammad Fakry Gaffar Muamar, Aam Mubiar Agustin Muhammad Johan Nisa, Dina Qurotun Nova Nova Nova Nova Nur Aedi Nur Aedi, Nur Nur Asyiah Nurul Fatonah Octavira, Ira Nadya Permatasari, Hana Riana Pradana, Rahadyan Surya Prihatin, Eka Rahmawati . Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati RATNASARI, DINE TRIO Richard Lionel Gorni Rifaatussalwa Hayati Rohmah, Siti Khozanatu Rosiana Mufliva Ruhimat, Mochammad Devi Cahya S Supiani Shodikin, Rifan Silvi Listia Dewi Siti Nurlatifah Siti Nurlatifah, Siti Soemarto Soemarto, Soemarto Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suharjuddin Suharjuddin Sukmayadi, Vidi Suparta Rasyid Sururi , Sururi Sururi . Sururi Sururi, Sururi Suryadi - Suryadi Suryadi sutarsih, cicih Syaepul Uyun, Aip Taufani Chusnul Kurniatun Tepi Mulyaniapi Trio, Dine Udin Syaefudin Sa'ud Udin Syaefudin Saud Udin Syaefudin Saud, Udin Syaefudin Wahyudin Wahyudin Wiryawan, Ryzki Yadi Suryadi Yayah Huliatunisa Yayah Huliatunisa Yayah Rahyasih, Yayah Yeni dwi Kurino Yohamintin Yohamintin yohamintin, yohamintin Yoki Ariyana Yosef Budiman Yudi Kusumah Yuli Nurhayati Yuliawati Yusmadi Yusmadi