Articles
Kesiapan Proses Pembelajaran Guru dan Peserta Didik Sekolah Dasar Masa Pandemi Covid-19: Dampak Penggunaan Whatsapp sebagai Media Pembelajaran
Malahati, Fildza;
Prastowo, Andi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3271
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM )diberlakukan untuk menanggulani penyebaran virus Covid-19 dengan membatasi kegiatan sosial. Sehingga, hal tesebut merubah metode Pembelajaran Tatap Muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh atau secara daring. Pembelajaran secara daring dinilai cukup efisien karena dapat gunakan tanpa ada batasan ruang dan waktu, namun kegiatan belajar mengajar menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak buruk pembelajaran secara daring menggunakan fitur Grup WhatsApp di masa pandemi yang dialami oleh guru dan siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik analisis data adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini melibatkan seorang Wali kelas dan siswa kelas IV SD Negeri Mejing 2 sebagai objek penelitian. Sedangkan, data penelitian ini bersumber dari wawancara dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesulitan belajar melaui WhatsApp yang mengakibatkan dampak buruk terhadap kesiapan belajar pada guru meliputi; keterbatasan pada metode belajar yang repetitif, harus menyiapkan perangkat smartphone-nya, ketergantungan pada jaringan dan evaluasi belajar yang tidak menyeluruh. Pembelajaran tidak berjalan efektif ini mengakibatkan peserta didik tidak bisa memahami instruksi dengan jelas, sehingga materi diberukan sukar dipahami dengan baik, serta tidak adanya interkasi langsung seperti diskusi dan sebagian lainnya mengalami kesulitan jaringan yang tidak stabil.Â
Efektivitas Model Blended Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar
Ayuningtyas, Diah Retno;
Prastowo, Andi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3512
Kemampuan berpikir kritis menjadi kebutuhan penting bagi siswa sekolah dasar di abad 21. Namun, pembelajaran di sekolah dasar selama ini banyak yang belum mengupayakan tumbuhnya keterampilan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan efektivitas model Blended Learning dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Langkah dalam penelitian ini yaitu dengan melihat perbedaan rerata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Blended Learning dengan pembelajaran yang menggunakan model konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah Kleco, Kotagede, dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif model Posstest Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V berjumlah 42 siswa. Adapun hasil penelitian ini ternyata model Blended Learning efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini diketahui dari hasil kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen dan kelas kontrol yang berbeda dengan nilai p 0,01 < 0,05. Hasil penemuan lain dari penelitian ini yaitu model Blended Learning diketahui berperan lebih baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa daripada model konvensional dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 84,6 dan kelas kontrol 74,2. Nilai tersebut meningkat sebesar 10,4.
Inovasi Strategi Pembelajaran Daring oleh Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Bantul
Nashrulloh, Muhammad Iqbal;
Ramandhika, Ravi Dwi;
Prastowo, Andi
FONDATIA Vol 7 No 2 (2023): JUNI
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36088/fondatia.v7i2.3196
The selection of learning strategies by teachers has a great impact on the implementation of the learning process. However, the implementation of online learning as a result of the Covid-19 pandemic makes teachers have to determine various appropriate strategies for the smooth implementation of learning in the midst of this pandemic. This study aims to explain the innovation of learning strategies by class teachers at SDIT Salsabila 3 Banguntapan Bantul during the implementation of online learning. This research uses qualitative research methods with data collection techniques through interviews. The results of the study showed that an effective strategy in the context of this study was that elementary school teachers carried out online learning using learning videos. Teachers also use various applications such as whatsapp and virtual applications for videocalls such as google meet to deliver learning materials. The use of these various applications must also be followed bythe development of material that is interesting, concise, and easy to understand by students so that the learning objectives and learning completion of students can be achieved optimally. The last important thing that must be done by teachers to maximize the learning process is to establish communication with the guardians of students.
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI PENDEKATAN PROJECT BASED LEARNING
Hulkin, Muhammad;
Divy, Ellen Okta;
Sulfiani, Sulfiani;
Prastowo, Andi
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 7, No 1: APRIL (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jrpd.v7i1.14382
Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) memiliki peran penting dalam pendidikan anak-anak di Indonesia, terutama di lingkungan sekolah dasar. Salah satu cara untuk menumbuhkan kreativitas dan keterampilan siswa adalah Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Project Based Learning (PjBL) untuk mengukur dampak dari penerapannya dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) terhadap peningkatan kreativitas dan keterampilan siswa. Penelitian ini melibatkan wawancara online dengan guru di Sekolah Dasar Negeri 1 Pematang, Mesuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dalam pembelajaran PKN memiliki dampak positif yang signifikan terhadap tumbuhnya kreativitas dan keterampilan siswa. Melalui PjBL, siswa tidak hanya memahami konsep-konsep PKN secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan PjBL dalam pembelajaran PKN dapat efektif menumbuhkan kreativitas siswa, mengembangkan keterampilan sosial, dan memperkuat pemahaman mereka terhadap konsep PKN. Oleh karena itu, pendekatan PjBL ini sebaiknya diintegrasikan secara lebih luas dalam kurikulum PKN untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewarganegaraan.
Learning Material Changes as the Impact of the 2013 Curriculum Policy for the Primary School/Madrasah Ibtidaiyah
Prastowo, Andi;
Fitriyaningsih, Fitriyaningsih
EDUKASIA Vol 15, No 2 (2020): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21043/edukasia.v15i2.7947
Every curriculum change in Indonesia impacts other components in the national education system, including the learning material. However, main material changes have not been discussed completely. This article presents the analysis result about the impact of 2013 curriculum for Primary School (PS) and Madrasah Ibtidaiyah (MI) in Indonesia on the subject materials. This study used a literature review which examined various applicable 2013 policy documents and textbooks as a representation of the core materials. The findings of this study indicate that the change from the 2006 curriculum to the 2013 curriculum in PS/MI level has an impact on changes in teaching material. The structure and method changes are more structured, hierarchical and not overlap among levels, due to core competencies. The presentation is thematic and from concrete to abstract. Material content also changes. Teaching materials in the 2013 curriculum in PS/MI level are contextual, integrative and focused on character and soft skills. Teaching materials in the 2013 Curriculum also covers critical and creative thinking, communicative, and collaborative learning.
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS: STUDI KASUS DI MIM NGIPIK DAN MIM DONDONG KULONPROGO
Prastowo, Andi;
Mujadi, Mujadi;
Purnaida, Purnaida;
Santosa, Bayu Rahmad
EDUKASIA Vol 13, No 2 (2018): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21043/edukasia.v13i2.3525
The services of Islamic educational institutions in Indonesia must be able to adjust to the demands and needs of the surrounding environment, including in the current context of 21st century skills, so that the institution can remain competitive and survive in the era of globalization. Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif (MIM) Ngipik and MIM Dondong in Kulonprogo District Special Province of Yogyakarta are some Islamic educational institutions in the formal education path that has been trying to cultivate 21st century skills especially critical thinking skills. This article aims to reveal about how to learn critical thinking (CT) in MIM Ngipik and MIM Dondong as well as what critical thinking skills are successfully grown in learning in the madrasah. This research uses qualitative paradigm and case study method. The results of this study indicate that critical thinking learning (CTL) is done by multi-method learning and classroom management varied. The critical thinking skills of students that can be grown are: able to ask questions that match the topic discussed, began to be able to collect relevant information; begin to learn to act efficiently and creatively based on information in teacher guidance; can put forward quite a logical argument based on factual information in teacher guidance, can take credible conclusions with group work and in teacher guidance, and begin to be able to think analysis on differentiating cognitive processes.
Pengembangan Kurikulum 2013 dalam Melaksanakan Pendidikan Karakter Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar
Latifah, Alia;
Noptario, Noptario;
Prastowo, Andi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1639
Kurikulum merupakan suatu program pendidikan yang direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai sejumlah tujuan pendidikan. Suatu kurikulum akan mampu berperan sebagai alat pendidikan jika sanggup merubah dirinya dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang ada. Salah satu usaha perbaikan kualitas pendidikan adalah munculnya gagasan mengenai pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan di Indonesia. Untuk penyempurnaan pendidikan karakter Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim telah menjadikan Profil Pelajar Pancasila sebagai salah satu Visi dan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengembangan kurikulum 2013 dalam melaksanakan pendidikan karakter bermuatan profil pelajar pancasila di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Subjek peneitian ini ialah salah satu guru kelas VI di Kota Bandung. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tujuan pengembangan kurikulum 2013 dalam melaksanakan pendidikan karakter profil pancasila ialah sebagai upaya perbaikan pembelajaran dari dampak ketertinggalan/ perbaikan pembelajaran pasca pandemi covid-19, pengembangan kurikulum dalam pelaksanaan pendidkan karakter profil pelajara pancasila yaitu dilaksanakannya berbagai program pembentukan karakter, mengintergrasikan nilai-nilai karakter dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam proses pembelajaan yang lebih banyak dilakukan secara kolaborasi, serta kegiatan proyek yang dilakukan sesuai dengan tema proyek penguatan profil pancasila yang telah ditentukan pada setiap semester.
Implementasi Evaluasi Kurikulum Sekolah (Studi Kasus Sekolah Dasar di Kota Semarang)
Nada, Ana Quthratun;
Prastowo, Andi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1674
Kegiatan evaluasi kurikulum sebagai bagian penting dalam manajemen kurikulum wajib di laksanakan oleh setiap satuan Pendidikan. Pengetahuan dan pemahaman sekolah mengenai konsep dan implementasi evaluasi kurikulum memiliki pengaruh dalam menjamin keberhasilan evaluasi kurikulum. Tujuan dari penelitian ialah untuk mendeskripsikan proses evaluasi kurikulum pada jenjang pendidikan dasar di Kota Semarang, ditinjau dari beberapa aspek, yaitu pemahaman sekolah terhadap konsep dan urgensi evaluasi kurikulum, model evaluasi, dimensi evaluasi kurikulum, kebutuhan sekolah untuk kegiatan evaluasi kurikulum. Penelitian menggunakan metode penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri X di Kota Semarang. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, waka kurikulum dan guru. Pengumpulan data dengan wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sekolah telah memahami konsep dan urgensi evaluasi kurikulum di sekolah
Efektivitas Penggunaan Video Edukasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Di SD
Mamonto, Rubi Alamsyah;
Muzaini, M Choirul;
Supriadi, Muhamad;
Prastowo, Andi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1896
This study aims to reveal the effectiveness of educational videos in increasing student learning outcomes in social studies subjects in elementary schools. This study used a qualitative research method. The research was carried out on October 3, 2022, using interview techniques, while data analysis techniques were carried out descriptively. The results of the analysis show that there is an increase in student learning outcomes by using educational video media in the learning process. In the classical pre-test students who completed only 14.7% and the average score was only 60.29%, while in the classical post-test students who completed 80.29% and obtained an average score of 84.2%, this study asked selesei, based on the results of data analysis it can be concluded that educational videos are effective for improving student learning outcomes in social studies subjects.
Pelaksanaan Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri Berbantuan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
Ramaili, Jumita;
Prastowo, Andi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1909
The research aims to analyze the application of the inquiry learning model assisted by audiovisual media to improve social studies student learning outcomes. The type of research is descriptive qualitative research, data collection techniques are carried out through; interviews, observation and documentation. The focus of the research is the inquiry learning model assisted by audiovisual student learning outcomes, followed by data analysis techniques using qualitative descriptive. The research results showed that student learning outcomes after using the audiovisual assisted inquiry learning model experienced changes and improvements in the good category. The researc h conclusion is that there has been an increase in student learning outcomes in social studies subjects through the application of inquiry and audiovisual. at the MI Ma'arif Bego school, Sleman district, Yogyakarta special region.