p-Index From 2021 - 2026
14.046
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VALENSI Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan MATEMATIKA Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Rekayasa Mesin EDUKASI Jurnal Informatika Upgris Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) MALIH PEDDAS Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Majalah Lontar Indonesian Journal of Islamic Educational Management Jurnal SOLMA JURNAL SINEKTIK Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal on Education AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Farmasi Higea Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) ad-Dawaa : Journal of Pharmaceutical Sciences Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Sentra Cendekia NOMOI Law Review International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Sosial dan Teknologi Journal of Fundamental and Applied Pharmaceutical Science Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Research in Education (IJRE) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Pharmaceutical And Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Jurnal Forum Analisis Statistik Eksergi: Jurnal Teknik Energi Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Innovation and Research in Primary Education Khaira Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Innovative: Journal Of Social Science Research Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Al Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam JIPETIK:Jurnal Ilmiah Penelitian Teknologi Informasi & Komputer Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Model Pembelajaran Core (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dan Model Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP Sofiarum, Dwita; Supandi, Supandi; Setyawati, Rina Dwi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i2.5777

Abstract

Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan saintific pada modelpembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) danCooperative Script.Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya kemampuan representasi matematis siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) danCooperative Scriptterhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP. Penelitian ini adalah penelitiankuantitatif yang dilakukan dengan metode penelitian Quasi Eksperiment di kelas VII SMP Institut Indonesia. Teknik sampling yang digunakan adalah ClusterRandom Sampling dengan sampel kelas VII C kelompok eksperimen 1, VII B kelompok eksperimen 2, dan VII A kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dengan cara pemberian tes kemampuan representasi matematis, dan dokumentasi. Instrumen berupa post test kemampuan representasi matematis. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji anava satu arah, uji t, dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan pada taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan: (1) terdapat perbedaan hasil belajarsiswa yang menggunakan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dan model pembelajaran Cooperative Script dengan model pembelajaran konvensional; (2) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (3) hasil belajarsiswa yang menggunakan model pembelajaran Cooperative Script lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (4) tidak terdapat perbedaan hasil belajarsiswa yang menggunakan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dan model pembelajaran Cooperative Script;(5) hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dan model pembelajaran Cooperative Script mencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal; (6) terdapat perbedaan kemampuanrepresentasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dan model pembelajaran Cooperative Script dengan model pembelajaran konvensional.
Efektivitas Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Melalui Pendekatan Saintifik dan Open-Ended Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Khasanah, Iva; Supandi, Supandi; Kartinah, Kartinah
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7400

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dengan pendekatan saintifik dan open-ended terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Randublatung Tahun Ajaran 2020/2021. Dengan menggunakan cluster random sampling terpilih sampel yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen 1, kelas VII B sebagai kelas eksperimen 2, dan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan kemampuan representasi matematis siswa kelas eksperimen TTW dengan pendekatan saintifik, TTW dengan pendekatan Open-ended, dan kontrol (2) kemampuan representasi matematis siswa kelas eksperimen TTW dengan pendekatan saintifik lebih baik daripada kelas konvensional (3) kemampuan representasi matematis siswa kelas eksperimen TTW dengan pendekatan Open-ended lebih baik daripada kelas konvensional (4) tidak ada perbedaan kemampuan representasi matematis siswa dengan TTW dengan pendekatan saintifik dan TTW dengan pendekatan Open-ended (5) ada pengaruh keaktifan terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas eksperimen TTW dengan pendekatan saintifik (6) ada pengaruh keaktifan terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas eksperimen TTW dengan pendekatan Open-ended (7) kemampuan representasi siswa kelas eksperimen TTW dengan pendekatan saintifik dan eksperimen TTW dengan pendekatan Open-ended mencapai KKM. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Wrtite (TTW) dengan pendekatan Saintifik dan Open-ended lebih baik daripada pembelajaran konvensional.
Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Berkemampuan Matematis Rendah Pada Pembelajaran Creative Problem Solving Roswanti, Roswanti; Supandi, Supandi; Nursyahidah, Farida
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i3.5878

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII E SMP Negeri 37 Semarang, melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampaun pemecahan masalah berdasarkan langkah-langkah Polya pada subjek berkemampuan rendah dengan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving ( CPS ) yaitu (1) subyek berkemampuan matematis rendah belum dapat memehami masalah dengan baik, subyek berkemampuan matematis rendah kurang tepat memodelkan kalimat matematika yang ada pada soal.(2)Subjek berkemampuan matematis rendah tidak bisa membuat rencana penyelesaian, subjeklangsung melakukan penyelesaian masalah tanpa membuat rencana penyelesaian terlebih dahulu dalam menyelesaikan masalah dan jawabanyang diperoleh oleh subjek berkemampuan matematis rendah tidak tepat, hal tersebut karena subjekmelakukan kesalahan dalam memodelkan kalimat matematika. (3) Subjekberkemampuan matematis rendah juga tidak dapat memeriksa kembali jawaban yang sudah ia peroleh. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa subjek berkemampuan rendah yaitu subjek RPR pada tes pertama dan kedua subyek tidak mampu melakukan tahap-tahap pemecahan masalah dengan baik. Hal ini menyebabkan subyek secara konsisten tidak mampu menjawab permasalahan dengan baik dalam waktu yang berbeda. 
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Numbered Head Together Dengan Berbantuan Media Macromedia Flash Terhadap Hasil Belajar Destyaningrum, Fristania Alfrida; Supandi, Supandi; Zuhri, Muhamad Saifudin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v4i6.12569

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena siswa kurang aktif serta siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pelajaran karena kurang termotivasi dan kurang adanya minat belajar yang terlihat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan posttest di kelas XI SMA N 1 Karangtengah. Teknik Sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. dengan sampel mengambil tiga kelas secara random yaitu dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukan pada taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan 1) terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pada yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media macromedia flash, model pembelajaran Numbered Head Together dan model pembelajaran konvensional, 2) rata-rata hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan Numbered Head Together berbantuan media macromedia flash lebih efektif dari model pembelajaran konvensional, 3) pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan macromedia flash dan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan macromedia flash terhadap hasil belajar sama baiknya, 4) terdapat ketuntansan secara klasikan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan macromedia flash dan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan macromedia flash, 5) Dengan model pembelajaran yang berbantuaan macromedia flash siswa akan merasa lebih senang dengan suasana belajar yang berbeda sehingga siswa akan lebih berminat untuk menerima materi yang diajarkan.
Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Self–Regulated Learning pada Pembelajaran Model Search, Solve, Create, and Share Materi Geometri Kelas VIII SMP Prabawati, Diyah Ayu Shinta; Supandi, Supandi; Ariyanto, Lilik
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v4i5.11171

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan aspek penting yang harus dimiliki siswa. Banyak guru di sekolah dasar atau menengah masih kurang memperhatikan kemampuan ini. Dengan mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, guru memperoleh wawasan yang luas tentang potensi dan bakat yang dimiliki siswa-siswinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model SSCS efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama dan untuk mengetahui bagaimana deskripsi kemampuan berpikir kritis matematis siswa ditinjau dari self regulated leaning. Penelitian ini adalah penelitian kombinasi (mixed methods). Pengumpulan data dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pengumpulan data kuantitatif dan data kualitatif. Untuk data kuantitatif diperoleh dari hasil nilai posttest. Untuk data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara sebanyak 2 siswa dari masing-masing kategori self regulated learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan klasikal; (2) persentase ketuntasan belajar pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen lebih dari persentase siswa kelas kontrol; (3) rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen lebih dari rata-rata siswa kelas kontrol; (4) siswa regulation of cognition mempunyai kemampuan berpikir kritis matematis baik pada setiap tahap; (5) siswa regulation of motivation pada tahap klarifikasi dan asesmen terklasifikasi baik, terklasifikasi cukup pada dua tahap lainnya; (6) siswa regulation of behavior terklasifikasi baik pada tahap klarifikasi, cukup pada tahap asesmen, dan kurang pada dua tahap lainnya.
Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dalam Memecahkan Masalah Matematika Kontekstual pada Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Gaya Kognitif Syekhudin, Rizal; Supandi, Supandi; Wulandari, Dewi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v4i2.8981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis dalam memecahkan masalah matematika kontekstual pada siswa kelas kelas VIII ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI) dan gaya kognitif Field Dependent (FD). Penelitian ini dilakukan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Slawi pada kelas VIII G yang terdiri dari empat siswa, dua subjek dengan gaya kognitif Field Dependent dan dua siswa dengan gaya kognitif Field Independent. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa dengan gaya kognitif Field Dependent subjek cenderung hanya memenuhi satu dari tiga aspek dalam indikator berpikir kreatif yaitu aspek kefasihan. Sehingga subjek berada pada tingkat kemampuan berpikir kreatif ke 1 (kurang kreatif). Sedangkan siswa dengan gaya kognitif Field Independent cenderung memenuhi tiga aspek dalam indikator berpikir kreatif yaitu kefasihan, kelenturan dan kebaruan. Sehingga subjek berada pada tingkat kemampuan berpikir kreatif ke 4 (sangat kreatif).
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Meinalufi, Yuyun; Supandi, Supandi; Harun, Lukman
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7475

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Experimental Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Ma’had Islam Semarang tahun 2020/2021. Melalui simple random sampling terpilih sampel yaitu kelas VIII B sebagai  kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pembelajaran menggunakan model Think Pair Share (TPS) berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa, (2) Ketuntasan belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) lebih tinggi daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional, (3) Prestasi belajar matematika siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional, (4) Pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) adalah sebesar 35,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang lain, (5) Ketuntasan belajar siswa yang mendapatkan model Think Pair Share (TPS) dengan pendekatan M-APOS lebih dari 85%, (6) Pembelajaran menggunakan model Think Pair Share (TPS) mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.
Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ashari, Widya Aulia; Harun, Lukman; Supandi, Supandi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v5i2.13693

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menegtahui apakah ada perbedaan keefektifitasan dan nilai rata-rata pada model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif  matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini True Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP yang berjumlah dua kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan  purposive sampling, kelas VIII  A sebagai kelas eksperimen dan VIII D sebagai kelas kontrol. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah model pembelajran Discovery Learning, pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dan pembelajaran konvensional, sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan berpikir kreatif matematis. Data diperoleh melalui nilai UAS Smester dua dan nilai PostTest kemudian diolah dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji peningkatan (N-Gain) dan uji T-tes. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 0,3 ≤ g ˂ 0,7 kemudian  ditolak dan  diterima. Sehingga ada perbedaan kefektifitasan dan nilai rata-rata berpikir kreatif matematis siswa kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Dari penjelasan diatas, maka model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) lebih baik daripada model pembelajaran konvensional untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Matematika pada Materi Aljabar Pramuditya, Lalu Calvian; Supandi, Supandi; Nugroho, Aryo Andri
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4854

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematika merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui gambaran kemampuan berpikir kritis siswa SMP ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika.Jenis penelitian yang digunakan adalah Diskriptif dengan subjek penelitian minimal satu  siswa kelas VIII-B dari SMP Kesatrian 2 Semarang dari masing-masing kemampuan matematis tinggi, sedang, rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulais metode dengan membandingkan data tes yang dikerjakan oleh siswa yang mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah a) untuk siswa dengan kemampuan matematis tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis sangat baik karena memenuhi semua indikator FRISCO. b) untuk siswa dengan kemampuan matematis sedang  memiliki kemampuan berpikir kritis baik karena hanya memenuhi beberapa indikator FRISCO. c) untuk siswa dengan kemampuan matematis  rendah memiliki kemampuan berpikir kritis yang rendah karena banyak indikator FRISCO yang tidak terpenuhi. Penyebab kurangnya berpikir kritis pada siswa adalah kurangnya pemahaman materi, keaktifan dalam bertanya kurang, serta kurangnya  latihan soal dengan tingkat kesulitan yang berbeda
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA BERPIKIR KREATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Muminu, Muminu; Supandi, Supandi; Setyawati, Rina Dwi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i3.5884

Abstract

Penelitian ini mendiskripsikan analisis tahapan berpikir kreatif siswa ditinjau dari gaya belajar pada materi pertidaksamaan kuadrat. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa kelas IX B SMP Hasanuddin 6. Data diambil melalui angket, tes, dan wawancara kemudian dilakukan deskripsi kualitatif untuk mengetahui deskripsi kemampuan berpikir kreatif siswa berdasarkan gaya belajarnya. Analisis tes berpikir kreatif matematis mengacu pada empat indikator berpikir kreatif yaitu kelancaran, kelenturan, keaslian dan elaborassi. Kemudian diidentifikasi ke dalam tingkat berpikir kreatif matematis (TBKM) yang meliputi sangat kreatif (level 4), kreatif (level 3), cukup kreatif (level 2), kurang kreatif (level 1), dan tidak kreatif (level 0). Dan hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa pada siswa visual berada pada Tingkat Berpikir Kreatif Matematis Level 4. Berdasarkan data tersebut terdapat 21% siswa atau 5 siswa yang memiliki gaya belajar visual. Pada siswa kinestetik berada pada Tingkat Berpikir Kreatif Matematis Level 3. Berdasarkan data tersebut terdapat 38% siswa atau 9 siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik, yang tergolong siswa kinestetik Pada siswa auditorial berada pada Tingkat Berpikir Kreatif Matematis Level 1. Berdasarkan data tersebut terdapat  37% siswa atau 9 siswa yang memiliki gaya belajar auditorial, yang tergolong siswa auditorial.  
Co-Authors Abdul Hobir Achmad Buchori Addina Syahida Ade Ricky Rozzakya Rozzakya Ade Ricky Rozzaqi Aditya, Muhammad Yoga Andika Afiat Syahrul Amal Agnita Siska Pramasdyahsari, Agnita Siska Agung Handayanto agung, agung apri wijaya Ahmad Ahmad Ahmad Rifai Aini, Anggun Qurrota Aldrat, Hendri Alfauzi, Abdul Syukur Alfiana, Nur Alfin Bahri Ali Ridho Ali Shodiqin Alie, Merina Almawati Situmorang, Almawati Amiruddini, Aula Aulia Andhika Setyo Utomo, Anang Andhika, Muhammad Restu Andi Priyolistiyanto Andreyanto W, Mirda Andriyani, Agnes Aga Andriyani, Fitri Andriyani Andriyani, Isnanita Noviya Anggit, Timotius Ani, Isna Shofa Anisa Amalia Apri Wijaya, Agung Apriadi, Anjas Ari Widayanti Aries Tika Damayani Aries Tika Damayani, Aries Tika Arif Wibisono Arifin, Ahmad Zaenal Arsul, Muhammad Ikhlas Aryo Andri Nugroho Ashari, Widya Aulia Aurora Nur Aini Ayu S, Friska Az Zahra, Alfiyah Badar Khan Barita J. Siregar Benita, Clara Bhustomi, Fauzi Boy Reynaldi Noor BUDIMAN GINTING Candra Kusuma Nurjanah Candra, Ricky Crista Christina Purwaningsih Dani Nur Rosvitasari Daryono Daryono, Daryono Defiza, Defiza Destyaningrum, Fristania Alfrida Devi Andriani Dewi Novianti Dewi Wulandari Dianmurdedi, Shanifa Dimas Almuzaqi, Farhan Dina Martin, Dina Dina Prasetyowati Dominikus Sulistiono E. Nurlaelah Faino, Faino Fajriyati, Rizka Farida Nursyahidah Firmanto, Johan Dwi Fitri Wulandari, Amalia Gantini, Sri Nevi Hadi, Ismanurrahman Hamidah, Renita Wanda Hanum Fajar Susanti Hapzi Ali Hariyanti Hariyanti Heni Purwati Hudha Ekowati, Noer Ibrahim, Abdi Saefani Ida Dwijayanti Ihsan, Muhammad Nurul Iin Purnamasari Indah Mustikasari INDAH MUSTIKASARI Indrianti Wardani, Theodora Indriasari, Ika Indriati Wardani, Theodora Indriyani, Nida Naufi Ismail Ismail Ismal Ismal Ismal, Ismal Isna Sa'adati Iswanda, Dovian Jiki Hikmatullah Jumadin ., Jumadin K, Novita Sari Kartinah Kartinah, Kartinah Khasanah, Iva Khoryanton, Ampala Kiswoyo Kiswoyo Kiswoyo, Kiswoyo Komala, Ismiarni Kurnia Pradana, Dika Kurniawan, Septian Rizki Kurratul Aini, Kurratul Kusuma Wardana, Dimas Pramudya Lailatu Nuriyah, Wulan Lailatul Farikhah Lailatul Farikhah, Lailatul Lilik Ariyanto Lina Elfita Lukman Harun Lutfiani, Elsa Novarensa Maha, Rinto Maharani, Dila Aulia MAHMUL SIREGAR Mana Sikana, Arina Manurung, Aripin Maria Goretty Maulida, Shofatul Maya Rini Rubowo Meinalufi, Yuyun Merdekawati, Fajar Miftahul Muttaqiin Moh. Subhan Moh. Wardi Mohammad Subhan Mokhammad Arifin, Mokhammad Muhammad Ibnu Rahsyid Muhtarom Muminu, Muminu Musdja, M. Yanis Mustafidah, Mabrurotul musyafak Musyafak Mutiarawati, Intan Shih Nafisha Dinia, Elma Nanang Apriandi Narwastu, Elsa Era Naufal, Alban Nelly Suryani Nining, Nining Normi, Normi Noviana Dini Rahmawati, Noviana Dini Novita Sari K Nur Azizah Chatminingtyas Nur Maulidah, Reni Nur, Alfin Febrian Nurhaidah, Nurhaidah Nurihaniah Fitri, Kamilah Nurkolis Nurkolis, Nurkolis Nurul Sa’adah Oetari Anggun Larasati, Oetari Anggun Ofa Suzanti Betha Olivia, Jihan Padang Yanuar Paryanti Paryanti, Paryanti Prabawati, Diyah Ayu Shinta Pradana, Alamsah Ade Pramadyahsari, Agnita Siska Pramudita, Dhiar Agnes Pramuditya, Lalu Calvian Pratama, Cahya Adhitya Pratiwi, Gita Dian Priyolistyanto, Andi Pujoko, Pujoko Purnomo, Adhy Purwanto Purwanto Purwanto, Agit Puspita, Zahra Bintang Putri, Farika Tono Qurni, Alda Al R. Hariyani Susanti Rahayu, Nikita Putri Rahmayanti, Mice Rasiman Rasiman Riana Ulfa Sadiah Rina Dwi Setyawati Risdianto Risdianto, Risdianto Rita Meiriyanti Rizky Arcinthya Rachmania Rizky Esti Utami, Rizky Esti Rofiq Suprayogo Ronda, Mirza Rosa Adelina Rosa Fauzia, Maulida Rosa Fauzia Rosa Septiana Indriyani Rosdiana, Nopi Roswanti, Roswanti Rozzakya, Ade Ricky Rozzakya Rr Hawik Ervina Indiworo Rumblat, Walid Sabirin, Ego Sadiah, Riana Ulfa Safuroh, Safuroh Saidah, Inarotus Saliman Saliman Salman Alfarisi Saptana, Della Ayu Saputro, Raynaldi Satito, Aryo Setyawati, Rani Shaimah, Atik Sigit, Ridzki Rinanto Sofiarum, Dwita Sriharmanto, Sriharmanto Sugiyanti Sugiyanti Sugiyono, Eko Suharto, Widodo Putra Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukhma Kusuma Dewi Sukowati, Dyah Intan Sulthon Al Mujadidi Suparjo, Ita Yuliana Suraida Suraida Suryono Suryono Sutrisno Sutrisno Syahrial, Ridho Dwi Syekhudin, Rizal Tamtama, Ray Tashdiq Anwarulloh, Tashdiq Taufik, Azhar Tekaeni, Is Timotius Anggit Kristiawan Tiyas, Aprihatiyaning Tri Widyastuti Tristidjanto, Hery Tumeko, Dwi Satrio Bagus Turmudi Utami, Untari Bekti Veryliana Purnamasari, Veryliana Wahyu Isti Nugroho Wahyu Kurniawati Wahyuningsih, Yayuk Sri Wardani, Bayu Wardani, Theodora Indrianti Wardani, Theodora Indriati Whisnu Andika Wicaksono Wibowo, Andryana Dwiandara Widya Kusumaningsih Widya Kusumaningsih Widya Kusumaningsih Wijayanto Wijayanto WIJAYANTO WIJAYANTO Wijonarko Wijonarko Wijonarko, Wijonarko Yaacob, Mashitoh Yaenap, Siti Yatini, Yatini Yeni Yeni Yuliana, Lola Yuni Anggraeni Yusuf Dewantoro Herlambang Zaenal Abidin Zahra, Ayach Fatima Zahro, Ressa Fajriatuz Zaidan, Mohammad Zaki Zainal Abidin Zakiyah, Luluk Zilhadia Zilhadia Zilhadia Zuhdi, Lutfi Aufa Zuhri, Muhamad Saifudin Zuhri, Muhammad Syaifuddin