p-Index From 2021 - 2026
11.33
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna INFORMASI Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pranata Hukum Komunikator WARTA Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik ANDHARUPA JOURNAL ONLINE OF PHYSICS The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Profetika ETTISAL Journal of Communication Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Panggung Jurnal SOLMA Jurnal Biologi Tropis urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal DISPROTEK Journal of Dedicators Community Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL AKUNTANSI, MANAJEMEN DAN EKONOMI MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) ASEAN Journal of Community Engagement Jurnal Abdi Insani Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Asy Syar'iyyah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Perbankan Islam Community Empowerment Journal of Advanced Multidisciplinary Research Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Journal of Public Health Education Abdi Geomedisains JYRS: Journal of Youth Research and Studies ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Petanda : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Prosiding University Research Colloquium Jurnal Keilmuan dan Keislaman Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Jurnal Komunikasi Global Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Warta LPM Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Jurnal Abdimas Jatibara JURNAL VOKASI TEKNIK (JUVOTEK) GLOBAL: Jurnal Lentera BITEP Jurnal Kesehatan Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Shahih : journal of islamicate multidisciplinary Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Jurnal Kefarmasian Indonesia Community Service For Sustainable Community Journal Proceedings of Jogjakarta Communication Conference (JCC) Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Jurnal Teknik Informatika dan Desain Komunikasi Visual Profetika: Jurnal Studi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Ekologi Media Solo Radio FM: Upaya Mempertahankan Eksistensi di Tengah Transformasi Digital di Surakarta Salwa, Akrimy Naila; Triyono, Agus
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v6i3.1519

Abstract

The rapid advancement of technology has led to the emergence of new media, such as the internet with various platforms, making it easier for people to access information and entertainment. This has resulted in a decline in interest in radio. Nevertheless, Solo Radio FM continues to strive to maintain its existence. The purpose of this study is to analyze the application of Ecology Media theory to Solo Radio FM in sustaining its presence. This research employs a qualitative method with a descriptive approach and utilizes the Ecology Media theory introduced by Dimmick and Rouhtenbuhler, which involves three main elements: type of content, type of audience, and capital. The findings show that Solo Radio FM maintains its existence by producing broadcast programs divided into information and entertainment categories favored by listeners. In terms of audience, Solo Radio FM segments its listeners and expands its reach through social media. Lastly, regarding capital, Solo Radio FM pays attention to the financial aspect by optimizing revenue from advertising.
Pengaruh Jamu Anemia terhadap Fungsi Ginjal di Rumah Riset Jamu“Hortus Medicus” Tawangmangu Ardiyanto, Danang; Triyono, Agus; Nisa, Ulfatun
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v2i1.697

Abstract

The use of herbal medicine in the formal health care requires adequate scientific evidence especially on herbal safety data. The herb could be used for the treatment of anemia. The indicator for the safety of the herb was kidney function by measuring urea and creatinine. A clinical trial study with pre-post test designed was conducted at the Jamu Research Center "Hortus Medicus" Tawangmangu to assess renal function of patients treated anemic with herbal formula for anemia. A total of 35 subjects volunteered to follow this study received therapy with herbal formula for 1 month. Formula was a herbal infusion made up of 5 grams of red amaranth leaves (Amaranthus tricolor L.), 10 grams herbs of tapak liman (Elephantopus scaber L.) and 15 grams of temulawak rhizome (Curcuma xanthorrhiza), taken 3 times a day. Kidney function was observed by measuring the levels of urea and creatinine subjects at baseline (D-0) and at day 28 (D-28). The results of t-test between urea levels in D-0 and D-28, showed the value of p = 0.942 (> 0.05) and creatinine levels in D-0 and D-28, p-value = 0.935 (> 0.05), which means no significant difference. It can be concluded that herbal formula for anemia did not affect renal function.
Studi Klinik Pengaruh Formula Jamu Hiperurisemia terhadap Fungsi Ginjal Triyono, Agus; Astana, PR Widhi; Ardianto, Danang
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v2i1.809

Abstract

Evidence based khasiat dan keamanan jamu perlu terus dikembangkan. Telah dilakukan penelitian pengaruh formula jamu hiperurisemia terhadap fungsi ginjal (ureum dan kreatinin). Hasil penelitian digunakan sebagai dasar pemanfaatan dalam masyarakat dan pelayanan kesehatan formal. Dalam penelitian ini, studI klinik dilakukan dengan desain penelitian pre-post test. Studi klinik melibatkan 40 subyek, yaitu laki-laki dan perempuan usia 20- 60 tahun. Subyek penelitian diberikan ramuan jamu hiperurisemia selama delapan minggu dan dilakukan kontrol ulang seminggu sekali. Dilakukan pula pemeriksaan ureum dan kreatinin pada awal penelitian, hari ke-28 dan hari ke-56. Hasil pemeriksaan ureum dan kreatinin dianalisis dengan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, rerata kadar ureum 24,12 mg/dL dan kadar kreatinin 0,85 mg/dL. Pada hari ke-28 rerata kadar ureum 25,91 mg/dL dan kadar kreatinin 0,87 mg/dL. Hasil uji t berpasangan sebelum dan sesudah perlakuan 28 hari untuk kadar ureum nilai p 0,138 (>0,05) dan kadar kreatinin nilai p 0,518 (>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna kadar ureum dan kreatinin sebelum perlakuan dan setelah perlakuan 28 hari. Pada hari ke-56 rerata kadar ureum 24,75 mg/dL dan kadar kreatinin 0.88 mg/dL. Hasil uji t berpasangan sebelum dan sesudah perlakuan 56 hari untuk kadar ureum nilai p 0,422 (>0,05) dan untuk kadar kreatinin nilai p 0,328 (>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna kadar ureum dan kreatinin sebelum perlakuan dan setelah perlakuan 56 hari. Karenanya dapat disimpulkan bahwa penggunaan ramuan jamu hiperurisemia selama 56 hari tidak mengganggu fungsi ginjal.
Studi Klinik Efek Ramuan Jamu untuk Insomnia terhadap Fungsi Ginjal Pasien Klinik Hortus Medicus Astana, Widhi; Ardianto, Danang; Triyono, Agus
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v2i1.811

Abstract

Ginjal adalah organ yang sering terganggu karena pemberian obat-obatan. Efek samping obat tradisional terhadap ginjal masih sangat sedikit diketahui bukti ilmiahnya. Salah satu obat tradisional yang sering digunakan adalah sebagai sedatif. Sebuah penelitian diadakan di Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) tahun 2013 untuk mengetahui perubahan terhadap fungsi ginjal pasien-pasien yang mendapatkan terapi ramuan jamu insomnia. Metode penelitian berupa observasi terhadap 30 pasien insomnia yang datang dan berobat di Klinik Saintifikasi Jamu Hortus Medicus. Pasien insomnia yang mendapat terapi ramuan jamu selama 14 hari diobservasi fungsi ginjalnya. Evaluasi dilakukan pada nilai laboratoris yang merepresentasikan fungsi ginjal (ureum dan kreatinin) pada hari ke-0 dan hari ke-14. Perbandingan hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah terapi menggambarkan bahwa terdapat penurunan kadar ureum yang signifikan (p0,05). Semua subyek memiliki nilai ureum dan kreatinin yang normal secara laboratoris. Pemberian ramuan jamu untuk insomnia tidak mengganggu fungsi ginjal.
Motif Oversharing sebagai Bentuk Self-disclosure pada Second Account Instagram di Kalangan Generasi Z Restu, Ella Efinda; Triyono, Agus
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 4 (2025): EduTIK : Agustus 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/070a1t21

Abstract

Fenomena oversharing di media sosial kian berkembang, terutama di kalangan Generasi Z yang aktif menggunakan platform Instagram. Salah satu bentuk perilaku ini terlihat dari penggunaan second account sebagai ruang ekspresi yang lebih pribadi dan leluasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi alasan di balik tindakan oversharing yang dilakukan oleh Generasi Z sebagai bentuk keterbukaan diri (self-disclosure) melalui second account Instagram. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang merupakan pengikut aktif akun kedua milik peneliti. Informan berusia 20–23 tahun, tinggal di Semarang, dan berasal dari kalangan mahasiswa maupun pekerja muda. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana, yang mencakup tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa oversharing dilakukan atas dasar kebutuhan emosional, seperti keinginan untuk mencurahkan perasaan, merasakan kelegaan setelah mencurahkan isi hati, dan mencari dukungan dari lingkungan sosial terdekat. Second account dipandang sebagai tempat yang aman karena pengikutnya terbatas dan dipilih dengan selektif. Meskipun demikian, terdapat kesadaran akan potensi risiko seperti penyebaran informasi atau konsekuensi sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa perilaku oversharing pada second account merupakan bentuk self-disclosure yang disengaja, sebagai upaya untuk menyeimbangkan antara kebutuhan mengekspresikan diri dan menjaga privasi di ranah digital.
Antioxidant Activity in Pharmaceutical Biotechnology Products in The Form of Formulations and Preparations of Telang Flower Kombucha Hand Soap (Clitoria ternatea L) Maigoda, Tonny Cortis; Hariadi, Hari; Triyono, Agus; Rezaldi, Firman; Sugiono, Sugiono; Saifullah, Ipul; Munir, Misbakhul; Kurniawan, Maskun; Rohmatulloh, Rizal; Yenny, Ratna Fitry; Pamungkas, Barolym Tri; Amin, Suseno; Judiono, Judiono
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i2.7195

Abstract

Free radicals need to be handled and even prevented so that they are not exposed to the skin, especially the hands. One solution to preventing the exposure of free radicals to the skin of the hands is to wash your hands with herbal soap which is made from the active ingredient of telang flower kombucha. Telang flower kombucha was designed as an active ingredient in the formulation and hand washing soap preparation in this research has been proven as a pharmaceutical biotechnology product in warding off free radicals. This research was designed by making a formulation and preparation of telang flower kombucha hand washing soap at concentrations of 20%, 30% and 40% then measuring it using UV-Vis spectrophotometry. Based on statistical analysis, especially post hoc analysis of pharmaceutical biotechnology products in the form of formulations and preparations of telang flower kombucha hand washing soap at a concentration of 40%, it is significantly different from 20% and 30% as a source of antioxidants.
Adopsi Inovasi Budidaya Padi Organik Pada Petani Di Kelompok Appoli (Aliansi Petani Padi Organik Boyolali) Triyono, Agus; Rahmawati, Wina Mutiara
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pertanian organik menjadi perhatian oleh masyarakat umumbaik konsumen maupun oleh petani sebagai pelaku di sisi produksi.Potensi usaha pertanian organik, khususnya padi organik, banyakpetani mulai beralih dari sistem pertanian anorganik ke sistempertanian organik, salah satunya adalah petani di Kabupaten Boyolali.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adopsi inovasibudidaya padi organik oleh Aliansi Petani Padi Organik Boyolali(APPOLI). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif,dengan pengumpulan datanya wawancara, dokumentasi danobservasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahap-tahap yangdilakukan oleh para petani dalam adopsi dan inovasi adalah tahappengetahuan, persuasi, pengambilan keputusan, konfirmasi serta yangterakhir adalah tahap adopsi. Tahap pengetahun yaitu didapatnyainformasi mengenai jenis benih varietas lokal yang diperkenalkan olehtim penyuluh pertanian kepada petani dengan memperkenalkan benihvarietas lokal yang akan dibudidayakan dengan cara turun temurundan tidak hilang baik rasa, bentuk dan produksinya dan dapat dipakaiuntuk benih lagi. Kedua, tahap persuasi yaitu tahap yang dilakukanpada saat mengikuti sekolah lapang. Saat itulah petani mampumerasakan manfaat sehingga mempertimbangkan pentingnya inovasiyang kan dilakukan; ketiga adalah tahap difusi (PengambilanKeputusan) adalah tahap yang akan menentukan para petani untukdalam pengambilan keputusan apakah menggunakan ataupun menolakadopsi difusi inovasi APPOLI. Sehingga pertimbangan-pertimbanganyang dilakukan sebelum membuat keputusan adalah denganmelakukan proses komunikasi antara satu dengan yang lainnya.Bagian keempat yakni tahap Konfirmasi yaitu tahap dimana parapetani berbagi pengalaman kepada para petani yang tidakmenjalankanadopsi inovasi padi organic. Petani yang sudahmenjalankan akan menjelaskan keuntungan-keuntungan yangdiperolehnya. Terakhir adalah tahap adopsi budidaya pertanianorganik petani yang tergabung dalam APPOLI.
Komunikasi Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah dalam Implementasi Program MAMPU Triyono, Agus; Mahardika, Dzikrina Aqsha
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan bagian dari beberapa poin dipilar Sustainable Development Goals (SDG’s). Di Indonesia kesehatan reproduksi masih menjadi fokus utama pemerintah dalam memerangi fenomena penyakit reproduksi, terkhusus reproduksi perempuan. Tingginya tingkatan kematian perempuan pada kasus ini membuat pemerintah menggandeng beberapa elemen organisasi perempuan melalui jalur program MAMPU. Kepanjangan dari “Maju Perempuan Indonesia Untuk Penanggulangan Kemiskinan” dibentuk oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) yang melibatkan organisasi perempuan di Indonesia salah satunya adalah ‘Aisyiyah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Peneliti konsen pada komunikasi kesehatan menggunakan cara persuasif dengan mengenakan teori Huge Rank yakni taktik downplay dan intensify. Mengambil sample di Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Magelang peneliti mencari sumber data baik sumber primer maupun sumber sekunder. Untuk teknik pengumpulan data peneliti menerapkan teknik wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik samplingnya memakai purposive sampling dimana peneliti melakukan wawancara dengan narasumber sesuai kriteria penelitian ini. Analisis data dalam penelitian ini melalui tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu mengetahui strategi komunikasi yang diterapkan oleh PDA Kabupaten Magelang dalam memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan reproduksi di masyarakat Kabupaten Magelang. Penelitian ini menunjukkan bahwa Teori Huge Rank model Intensif cocok diterapkan ketika menemui masyarakat yang pengetahuan kesehatan reproduksinya masih minim.
COVID-19 and Public Information Behavior Triyono, Agus
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 1 No. 1 (2023): The 4th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Covid-19 pandemic has changed people's information behavior. It is supported by increasing internet utilization to meet information needs through mass and social media. The media is expected to be able to provide objective, valid, and accurate information so it will not create public anxiety about the pandemic. However, the circulating information related to COVID-19 is making people even more anxious. Even though the need for information during a pandemic is a primary need to be fulfilled. The implications of the availability of information about COVID-19 and the need for health information from the community determine how people carry out information behavior. This study employs a literature review with research and scientific articles as the collected data source. The results showed that based on the review of several studies regarding public information behavior during the Covid-19 pandemic, the use of the internet plays a crucial role in the distribution of information about case developments, handling guidelines, implementation of health protocols, and vaccinations. On the other hand, social media also plays a role in the growth of fake news, making the audience need clarification to determine the correct information quickly.
EVALUASI KINERJA OPERASIONAL TERMINAL UMUM DI PELABUHAN GRESIK Triyono, Agus; Rozi, Fahrur; Robbi, Shofa Dai
Jurnal Disprotek Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v15i1.5927

Abstract

EVALUATION OF GENERAL TERMINAL OPERATIONAL PERFORMANCE IN GRESIK PORTAn increase in the number of ship visits and the flow of goods at the Gresik Port Public Terminal can cause long ship berthing queues. Therefore, it is necessary to conduct research to determine the operational performance of the Gresik Port General Terminal as an evaluation and consideration material in policy making. In this study, we will discuss the operational performance of the Gresik Port General Terminal based on the Regulation of the Director General of Sea Transportation Number: HK.103/2/18/DJPL-16, then compare it with the perception of service users using the IPA (Importance Performance Analysis) method. From the results of the analysis based on the Regulation of the Director General of Sea Transportation Number: HK.103/2/18/DJPL-16, it was found that the operational performance indicators of the Gresik Port General Terminal which had a poor level of performance were Waiting Time (WT) with a percentage of achievement of 349.5%, a comparison of effective time compared to berthing time (ET: BT) with a percentage of achievement of 83.93%, and dry bulk productivity with a percentage of achievement of 74.89%. Meanwhile, from the results of the analysis using the IPA (Importance Performance Analysis) method, it was found that the operational performance indicators of the Gresik Port General Terminal that had poor performance were: waiting time pilot, waiting time ship, berthing time, berthing service berthing Pelra, productivity loading and unloading general cargo, productivity loading and unloading bag cargo, productivity loading and unloading dry bulk, length / number of docks, berthing occupancy ratio (BOR), fender condition and depth of the Port pool. Peningkatan jumlah kunjungan kapal dan arus barang di Terminal Umum Pelabuhan Gresik dapat menimbulkan antrian sandar kapal yang lama. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kinerja operasional Terminal Umum Pelabuhan Gresik sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. Pada penelitian ini, akan membahas kinerja operasional Terminal Umum Pelabuhan Gresik berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor : HK.103/2/18/DJPL-16, kemudian membandingkannya dengan persepsi pengguna jasa menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis). Dari hasil analisa berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor : HK.103/2/18/DJPL-16 didapatkan bahwa indikator kinerja operasional Terminal Umum Pelabuhan Gresik dengan kinerja kurang baik yaitu Waiting Time (WT), perbandingan effective time dibanding berthing time (ET : BT), dan produktivitas curah kering. Sedangkan dari hasil analisa menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis) didapatkan bahwa indikator kinerja operasional Terminal Umum Pelabuhan Gresik dengan kinerja kurang baik yaitu : waiting time pilot, waiting time ship, berthing time, pelayanan sandar kapal Pelra, produktivitas bongkar muat general cargo, produktivitas bongkar muat bag cargo, produktivitas bongkar muat curah kering, panjang/jumlah dermaga, berthing occupancy ratio (BOR), kondisi fender dan kedalaman kolam pelabuhan.  
Co-Authors Adawiali, Robiatul Adham, Muhammad Afif Ridwan Agustin, Wahyu Shesar Agustina, Wiji Luluk Ahmad Joko Setyawan Ahmad Rofiq Hakim Ahmad Rofiq Hakim Al Ghifari Syafira, Syahrul Almira Almira Amran Hamid, Resa Anang Masduki Andi Rezti Maharani Anik Rahmawati, Anik Anto Budi Listyawan Aris Rakhmadi Arni Ernawati artiar, Umda Garit Asari Asari, Asari Asmawati Asmawati Astana, Widhi Aulia Rahmah Ayu Khoirotul Umaroh Bagus Widianto, Bagus Baktiansyah, Abdul Bhisma Murti Budi Utomo, Karyo Chasana, Rona R. B. Choirul Amin Daffana Ifnadia Imron Damayanti, Elok Danang Ardianto, Danang Danang Ardiyanto Dewi Maharani Rachmaningsih Dewi Purnamawati Dian Purworini Djafri, Novinaty Driyono, Bambang Dwi Budi Santoso Dzikrina Aqsha Mahardika Edi Riyanto Edy Purwo Saputro Ekasari, Wahyuni Eko Teguh Paripurno Fachry Abda El Rahman Fahrur Rozi Firmansyah Firmansyah Fitrijaningsih, Fitrijaningsih Handayani, Sri Harahap, Dharma Gyta Sari Harbian, Suluh Damar Hari Hariadi, Hari Hayati, Feb Amni Hernawan, Aurellia Prisca Herry Purnama, Herry Indrayani, Heni Irfansyah, Ade IRWANSYAH Isworo, Slamet Joko Santosa, Joko Joris, Henra Judiono Judiono Kamal, Yanuar Satria Karyo Budi Utomo, Karyo Budi Kesaulya, Herlin Khabaib, M Khoiril Koesuma, Sorja Kurniawan, Maskun Kuswaji Dwi Priyono Lenci Aryani Lindasari Lubis, Riyani Fitri Mahardika, Dzikrina Aqsha Mahendra, Rafli W. I. Maigoda, Tonny Cortis Mana, Tofan Aries Maulana Ibrahim, Arief Mayang Shari, Shindy Mella Oktaviani Anantur Misbakhul Munir Mubarok Mubarok Muhtadi Muhtadi Mujiburrohman Mujiburrohman Mulyadi, Urip Mutiara Rizky Maghfira, Zalda Muwaffaq, Syafi Rakha Nabil Setiawan, Muhamad Nadia Itona Siregar, Nadia Itona Nafsah, Fauzan Luthfia Nifsya Khaira Marhuda Niken Damayanti Niu, Panqiang Nopianti, Elsa Sofi Nugroho, Arif Rianto Nunik Fajar Tri L, Nunik Fajar Nur Agustina Widyaningrum Nur Hidayati Nur Latifa Umi Satiti, Nur Latifa Umi Nurangga, Faruq Arif Nurgiyatna Nurhaya Kamilah Palupi, Palupi Pamungkas, Barolym Tri Pangestu, Febryanto Panqiang Niu pinalis, dallih PR Widhi Astana, PR Widhi Pradana, Arsil Bayu Pradnya Paramytha Prasetya, Hanung Pratama, Veri Mahendra Purwayudhaningsari, Ranatika Putra Triandana, Rendy Putra, Ayani Karunia Putri, Ananda Tista Pratama Putri, Yunita Maya Radi Tia Sintia Dewi Rafi Dwi Saputra, Adhitya Rahardi Firmansyah, Fabio Rahmawati, Wina Mutiara Ramadhanti, Gita Restu, Ella Efinda Ria Amelia Ria Wierma Putri, Ria Wierma Rini Kuswati Riyantini, Kurnia Riyanto, Edi Rizky Yanuatama, Fitryan Robbi, Shofa Dai Rochmijatun, Siti Rohmatulloh, Rizal Saifullah, Ipul Salma, Deswanda Salwa, Akrimy Naila Samoling, Inggriana Kombong Santosa, Tomi Apra saputra, fajar Saryanto Saryanto Satria, Candra Yuda Satria, Candra Yudha Satriya, Candra Yudha Savitri, Chelsea Gladies Shafira Nuril Hidaya Shahrani Widaryanto, Assyifa Shilvia Ajeng Meidita Sidiq Setyawan Siswanto, Hery Siti Fatimah Siti Rohimah Solissa, Everhard Markiano Srisantyorini, Triana Subando, Joko - Subardi, Dewangga Saifullah Putra Sugiono Sugiono Suhariyanto Suhariyanto Sumiran, Sumiran Suparti Suparti Suryono, Wiwid Suseno Amin, Suseno Tampinongkol, Taty Tanjung Anitasari Indah K Thoyibi, M Tristiyanto Triyanto, Joko Tuarissa, Yaneke Popi Tyas Enggar Cahyani Ulfatun Nisa, Ulfatun Ulyah, Himmatul Umda Garit Artiar Uswatun Chasanah Vindiani Oktaviana Wahyuni Eka Sari Wibowo, Anita Yasmin Widjajana, Dimas Prayoga Wina Mutiara Rahmawati Winiasri, Linda Wisnu Setiawan Yanuar Adi Wibowo Yenny, Ratna Fitry Yohana Noradika Maharani Yusdiyanto Yuwono, Iswahyudi T. Yuwono, Iswahyudi Tejo Zakiyyah, Rizqi Zuraida Zulkarnain, Zuraida