p-Index From 2021 - 2026
8.677
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Abjadia, International Journal of Education MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IQRO: Journal of Islamic Education Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Jurnal Ilmiah Ecosystem Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran KARST : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling NANAEKE JURNAL ILMIAH EDUKATIF Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Transformasi : Jurnal Kepemimpinan dan Pendidikan Islam LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Indo-MathEdu Intellectuals Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa : Journal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti SKILLS: Jurnal Riset dan Studi Manajemen Pendidikan Islam Al-Irsyad: Journal of Education Science Indonesian Research Journal on Education Global Education Journal International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Socius: Social Sciences Research Journal TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesian Journal of Educational Technology AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Ulil Albab Jurnal Pendidikan Dasar Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Journal of Educational Studies Socratika Jurnal Inovasi Pembelajaran As-Sulthan Journal of Education Jurnal Mappesona Indonesian Journal of Education (INJOE) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL)
Claim Missing Document
Check
Articles

Prinsip-Prinsip Belajar dan Pembelajaran: Dasar Teoretis dan Implikasinya sri mulyani; Muljono Damopolii; Yuspiani Yuspiani
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prinsip belajar dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakanan library research atau studi kepustakaan. Adapun beberapa prinsip belajar dan pembelajaran yang ditemukan dalam penelitian ini adalah: (1) prinsip perhatian dan motivasi, (2) prinsip keaktifan, (3) prinsip keterlibatan langsung, (4) prinsip pengulangan, (5) prinsip tantangan, dan (6) prinsip perbedaan individu. Prinsip perhatian dan motivasi menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang menarik dan relevan melalui penghargaan, tantangan, serta pengaitan materi dengan aplikasi nyata. Prinsip keaktifan mengharuskan peserta didik berperan aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi, proyek kolaboratif, dan simulasi yang mendorong keterlibatan langsung. Prinsip keterlibatan langsung memfasilitasi pemahaman mendalam dengan melibatkan peserta didik dalam eksperimen, praktik, dan presentasi materi. Pengulangan materi memperkuat ingatan melalui latihan berkala, ulasan rutin, dan diskusi kolaboratif. Prinsip tantangan mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif melalui tugas-tugas analitis dan pemecahan masalah. Prinsip perbedaan individu menggarisbawahi pentingnya pembelajaran berdiferensiasi yang disesuaikan dengan gaya belajar, kemampuan, dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini terbatas pada kajian literatur sehingga tidak mengobservasi penerapan prinsip-prinsip belajar secara langsung di kelas. Selain itu, cakupan sumber literatur terbatas pada database tertentu, yang mungkin belum sepenuhnya mewakili semua penelitian terkait. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan studi empiris dengan pendekatan kualitatif atau kuantitatif guna mengeksplorasi implementasi prinsip-prinsip ini di kelas serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik. Selain itu, memperluas cakupan sumber literatur akan memperkaya temuan.
Analisis Kebijakan Desentralisasi Sistem Pendidikan Nasional dan Dampaknya Terhadap Pendidikan Madrasah Eka Sulistiawati; Devi Riska Juliani D; Yuspiani Yuspiani; Musdalifah Musdalifah
JURNAL MAPPESONA Vol. 7 No. 3 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/mappesona.v7i3.5670

Abstract

This article aims to analyze the decentralization policy of the national education system and its impact on madrasah education. This research employs a qualitative method with a literature review approach. Data sources are obtained through a literature study relevant to the impact of implementing the decentralization policy of the national education system. The study addresses several issues, including: 1) the decentralization of the national education system; and 2) the impact of decentralization on madrasah education. Data collection techniques involve a systematic literature search related to education decentralization policy based on systematic inclusion and exclusion criteria, as well as data organization based on themes. Data analysis is conducted through reading and marking, thematic analysis, and synthesis. This research shows that the decentralization of the national education system aims to grant local governments the authority to manage and develop an education system that aligns with the needs, characteristics, and challenges of the local community. However, in its implementation, decentralization faces various challenges, particularly in the context of madrasah education. Madrasahs often experience budget, infrastructure, and resource gaps compared to public schools, which affect the quality of education in madrasahs.
Hakikat Manusia (Anak Didik) Sebagai Makhluk Pedagogik: Tinjauan Filosofis dan Implikasi Dalam Pendidikan Islam A. Nurfadhil; Muljono Damopoli; Yuspiani
TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/teknos.v3i2.562

Abstract

Pandangan Islam, manusia dipandang sebagai makhluk yang memiliki dimensi fisik, intelektual, emosional, dan spiritual. Memahami hakikat manusia sebagai makhluk pedagogik, pendidikan Islam dapat diarahkan untuk menghasilkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang baik, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Tujuan dalam kajian ini adalah untuk menganalisis perspektif filosofis tentang hakikat manusia (anak didik) sebagai makhluk pedagogik dan mendeskripsiokan implikasi pemahaman hakikat manusia sebagai makhluk pedagogik terhadap pelaksanaan pendidikan Islam. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dan pendidik hendaknya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik, yang memungkinkan pengembangan seluruh potensi yang dimilikinya, kemudian pemerintah atau pemangku kebijakan pendidikan harus mengintegrasikan konsep hakikat manusia ke dalam sistem pendidikan nasional, khususnya pendidikan Islam. Kajian penelitian ini diharapkan menambah wawasan masyarakat, terutama bagi yang membaca tulisan ini agar mengetahui apa saja yang harus dilakukan untuk menganalisis mengenai Manusia (anak didik) merupakan mahkluk pedagogik
Hakikat Manusia (Anak Didik) Sebagai Makhluk Pedagogik Sulkifli; Yuspiani
TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/teknos.v3i2.663

Abstract

This research examines the nature of humans as pedagogical beings with a focus on students in the perspective of Islamic education. Humans are created with fitrah and basic potential that allows them to learn and develop. This research uses a literature review method with a philosophical-normative approach to analyze the concept of fitrah as basic potential, as well as the role of hearing, sight, and heart as the main learning instruments. The results show that humans have an inherent capacity to receive education through three main instruments bestowed by Allah swt. Human fitrah as pedagogical beings becomes the fundamental foundation in developing holistic education systems. The implications of this research contribute to understanding the basic concepts of Islamic education and developing learning methodologies that are in accordance with human nature.
Teacher Professionalism in the National Education System: Analysis of Position, Duties, Rights, Obligations, and Competencies Budihartono, Budihartono; Rosdiana, Rosdiana; Yuspiani, Yuspiani; Subhan, Alwan
Global Education Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i1.1207

Abstract

Teacher professionalism is a key factor in improving the quality of national education. Teachers play a role not only as implementers of learning but also as strategic actors in character formation, student potential development, and the achievement of national education goals. This article aims to comprehensively analyze teacher professionalism in the national education system, emphasizing the position of teachers, their duties and responsibilities, their rights and obligations, and their competencies as professional educators. This research method uses a qualitative approach with a library research approach. Data analysis was conducted using content analysis techniques by critically examining the substance of regulations and literature to identify the relationship between the normative framework and the practice of teacher professionalism in the context of national education. The results of the study indicate that teachers have been normatively recognized as professionals with a strategic position in the national education system. Teacher professionalism is reflected in the implementation of pedagogical duties, moral and social responsibilities, the proportional fulfillment of rights and obligations, and the mastery of four main competencies: pedagogical, professional, personality, and social. However, the implementation of teacher professionalism still faces various challenges, such as unequal working conditions, high administrative burdens, limited ongoing professional development, and educational policy dynamics that do not fully support strengthening the role of teachers. This article concludes that teacher professionalism is not only determined by the quality of individual teachers but is also greatly influenced by support from the education system as a whole.
Tri Pusat Pendidikan Sebagai Lembaga Pengembangan Teori Pembelajaran Muhammad Fajar Hidayat; Yuspiani; Alwan Subhan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.866

Abstract

Tri pusat pendidikan adalah tiga pusat pendidikan yang secara bertahap dan terintegrasi mengemban tanggung jawab pendidikan bagi anak. Tiga pusat pendidikan yang dimaksud meliputi pendidikan dalam lingkungan keluarga, pendidikan dalam lingkungan sekolah, dan pendidikan dalam lingkungan masyarakat. Ketiga pihak yang bertanggung jawab atas pendidikan tersebut dituntut untuk melakukan kerja sama yang komprehensif satu sama lain. Lingkungan keluarga, yang merupakan lingkungan pertama dan dianggap sebagai fondasi pendidikan anak, yang juga merupakan awal dari pendidikan yang akan dijalani kemudian, juga memainkan peran yang sangat penting dalam pembentukan kepribadian. Lingkungan sekolah adalah lingkungan kedua yang dihadapi anak-anak. Pendidikan dalam lingkungan sekolah memiliki dasar, tujuan, isi, metode, dan persyaratan lain yang disusun secara sistematis dalam bentuk kurikulum. Oleh karena itu, sekolah dianggap sebagai fondasi pengetahuan ilmiah. Sementara itu, dalam lingkungan masyarakat, anak-anak akan mewujudkan sejumlah teori pendidikan dan pengajaran yang telah diajarkan di lembaga pendidikan sebelumnya. Karena pada akhirnya, anak-anak akan mengaktualisasikan dan melibatkan diri mereka dalam lingkungan masyarakat.
Implikasi Teori Belajar Humanisme Dalam Pendidikan Islam Fatimah Nurlala Iwani; Muhammad Muslimin; Andi Rafiqah Rahmah; Yuspiani, Yuspiani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 3: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i3.14791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip humanisme, seperti pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh, kebebasan belajar yang bertanggung jawab, aktualisasi diri, dan hubungan edukatif yang empatik dapat diintegrasikan dalam proses pendidikan Islam tanpa mengabaikan nilai-nilai tauhid dan akhlak. Teori belajar humanisme menjadi salah satu pendekatan penting dalam pendidikan modern karena menekankan kebebasan belajar, penghargaan terhadap martabat manusia, hubungan edukatif yang empatik, serta aktualisasi diri, dalam teori ini pendidik berperan sebagai fasilitator dalam pengembangan potensi positif peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan studi pustaka/library research yaitu pengumpulan data dengan cara memahami dan menjelaskan teori-teori literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa teori belajar humanisme memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan dan prinsip pendidikan Islam, khususnya dalam upaya membentuk manusia yang berilmu, berakhlak, dan berkepribadian utuh. Teori humanisme menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif pembelajaran yang memiliki potensi bawaan, kebebasan memilih, serta kemampuan untuk mengembangkan dirinya secara optimal. Prinsip ini sejalan dengan pandangan Islam yang memandang manusia sebagai makhluk mulia yang dianugerahi akal, fitrah, dan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi.
ANALISIS KEBIJAKAN DESENTRALISASI SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN DI INDONESIA Nursahwal; Yuspiani
SKILLS : Jurnal Riset dan Studi Manajemen Pendidikan Islam Vol.4, No.2 (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/skills.v4i2.5988

Abstract

This article aims to analyze decentralization policies in Indonesia’s national education system and to identify their impact on the implementation of education. The method employed in this study is library research. Data were collected by reviewing and examining various relevant sources, particularly journal articles related to the topic. The data analysis was conducted descriptively. The findings indicate that the decentralization policy, established through Law No. 22 of 1999 and later refined by Law No. 32 of 2004, marked a shift in education management from a centralized to a decentralized model, with the expectation of improving effectiveness, efficiency, and relevance to local needs. The policy has brought positive outcomes, such as increased regional participation, greater management efficiency, school autonomy, and stronger community involvement in decision-making. However, several challenges remain, including disparities in education quality between regions, limited infrastructure, weak managerial capacity, and unequal budget distribution. Decentralization in the national education system cannot be regarded as an instant solution for educational equity; rather, it must be accompanied by efforts to strengthen local government capacity, establish effective collaboration with the central government, and ensure proper oversight mechanisms. This article highlights the necessity of a collaborative strategy among the central government, local authorities, and educational institutions to achieve sustainable equity in access and improvements in education quality.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS V MI MADANI ALAUDDIN KABUPATEN GOWA Wahyuni Laila, Sri; Yuspiani; Djafar, Hamsiah
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 8 No 1: FEBRUARI (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jipmi.v8i1.65351

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V MI Madani Alauddin Kabupaten Gowa masih tergolong rendah, ditandai dengan kesulitan memahami isi bacaan dan menentukan ide pokok. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan keaktifan peserta didik, sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition). Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V MI Madani Alauddin Kabupaten Gowa sebelum diterapkan model pembelajaran CIRC. 2) Untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V MI Madani Alauddin Kabupaten Gowa sesudah diterapkan model pembelajaran CIRC. 3) Untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran CIRC terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V MI Madani Alauddin Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan tipe pre-experimental. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan peserta didik kelas V MI Madani Alauddin Kabupaten Gowa yaitu 31. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas V yang berjumlah 31 peserta didik. Teknik pengolahan dan analisis data terdiri dari analisis dekskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pada pretest terdapat 11 orang peserta didik atau 35,5% dengan kategori tuntas, dengan nilai rata-rata 64,5. (2) Pada posttest terdapat 31 orang peserta didik atau 100% dengan kategori tuntas dengan nilai rata-rata 86,8. (3) Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikasi (Sig = 0,001) lebih kecil dari nilai alpha yang ditetapkan yaitu 0,05 (0,001 < 0,05). Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diambil kesimpulan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V MI Madani Alauddin Kabupaten Gowa.
Theoretical Analysis of Student Development Through Cognitive, Affective, and Psychomotor Approaches Trisnawaty; Damopolii, Muljono; Yuspiani
Indonesian Journal of Educational Technology Vol 4 No 2 (2025): Indonesian Journal of Educational Technology
Publisher : Department of Educational Technology, Postgraduate Program, State University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/h1k7t585

Abstract

This study aims to examine strategies for holistic student development based on their individual characteristics. The method used is literature review with a conceptual-critical approach. The findings reveal that the development of students’ cognitive, affective, and psychomotor domains must be grounded in a thorough analysis of age, learning styles, cultural background, socioeconomic status, and special needs. Integration of these three domains is effectively achieved through contextual, differentiated, and inclusive teaching approaches such as Problem-Based Learning and Project-Based Learning. Learning tailored to students’ characteristics has been shown to enhance effectiveness, active participation, and the balance between academic achievement and character formation. This aligns with Islamic educational principles that emphasize the harmony of intellect (‘aql), heart (qalb), and body (jasad). Keywords: affective, cognitive, holistic, psychomotor, student characteristics
Co-Authors A. Nurfadhil A. Nurhidayah Br A., Nurhidayah Br Abdi Goncing Abdul Razzaq Abdullah, Subhan Ade Agusriani Ade Darmawan Basri Ahmad Farham Majid Ahmad Mudzakkir Ainullah, Mukrim Alias, Hamzah Alwan Suban Amiruddin, Idris Amrah Kasim Ana Fergina Andi Halimah Andi Nirmayanthi Andi Nirmayanthi Andi Rafiqah Rahmah Aspirah, Aspirah Awaliah Musgamy Ayu Rahyuni Ali Baharuddin Abbas Baharuddin Baharuddin Basir, Marni Basri B Basri Basri Basri, Syamsuriana Budihartono, Budihartono Darnanengsih Devi Riska Juliani D Eka Damayanti Eka Sulistiawati Ermi Sola Ernawati Erwin Hafid Fatimah Nurlala Iwani Gusnadi, Rahmat Hamsiah Djafar Hartinawanti H Hasan Basri Heni Winarsih Heni Winarsih Hermawansyah Hermawansyah HS, Fatimah Humairah, Andi Eliyah Inayatul Mutmainnah Irma Fatimah Jabri, Umiyati Jamaluddin Jamaluddin Jusniati. H Kamus Kartini Kartini Khatimah, Nur Husnul Kurniasi, A. Zulhijrah Kurniawan Kurniawan L, Ramli Latief, Abdul Rahman M. Hidayat M. Shabir U Maemunah Mahfudz, Muhsin MARDIANA Mardyawati Mardyawati Marjuni, H. Mega Fatimah Rosana MISYKAT MALIK IBRAHIM Muflih Naufal Irfan Muh. Darwis Muhammad Fajar Hidayat, Muhammad Fajar Muhammad Irfan Hasanuddin, Muhammad Irfan Muhammad Muslimin Muhammad Nuril Huda Muhammad Ramli Muhammad Shabir U Muhammad Yaasiin Raya Muljono Damopolii Muljono Damopolii Muljono Muljono Musdalifah Mustabsyirah, Mustabsyirah Mutakhir, Nur Said Naro , Wahyuddin Naro, Wahyudin nasir, muh Nur Apriyani Nur Hikmah Nur Intan Tri Rejeki Nurcholis Aziz Nurhasanah Nurhasanah Nursahwal P, MULIATI Ramli, Rahmawati Rosdiana Rosdiana Rosdiana Rusmiaty Rusmiaty Sahrani, Ridwan Sanniati Muddin Saprin Saprin Saprin Saprin, Saprin Sari, Yuni Purnama Shabir U, Muhammad Siti Azisah Sri Mulyani Sri Mulyani St Syamsudduha Suaebah Suarni Sudirman Sulasteri, Sri Sulkifli Taufiq Hidayat Trisnawaty U, Muhammad Shabir Umar Sulaiman Wahib, Andi Ahmad Wahyuddin Wahyuddin Naro Wahyuddin Naro Wahyuddin Naro, Wahyuddin Wahyuddin Wahyuddin Wahyuni Laila, Sri Wahyuni, Andi Eki Dwi Wayong, Mohammad Yusawinur Barella Yusril, Muh. Zuhdiah, Zuhdiah