p-Index From 2021 - 2026
9.172
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Jurnal Prestasi Olahraga Arena Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) JIPES - JOURNAL OF INDONESIAN PHYSICAL EDUCATION AND SPORT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jambura Health and Sport Journal Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Jurnal Performa Olahraga Jurnal Berkarya Pengabdian Masyarakat JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Physical Activity Journal (PAJU) Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga JSES : Journal of Sport and Exercise Science GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development (IJECSED) EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Abimanyu: Journal of Community Engagement SWARNA International Journal of Emerging Research and Review SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JOI International Journal of Social Science and Humanity PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Computer Technology and Science Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Abisatya
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PROGRAM SENAM AEROBIK UNTUK MENJAGA KEBUGARAN JASMANI IBU-IBU PKK DESA NGINGAS Shery Iris Zalillah; Oce Wiriawan; Del Asri; Sapto Wibowo; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6736

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan aspek fundamental kesehatan yang sering terabaikan oleh perempuan pedesaan akibat beban ganda dan keterbatasan waktu. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program senam aerobik guna menjaga kebugaran jasmani ibu-ibu PKK di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah community-based participatory research dengan pendekatan pre-test post-test one group design selama 5 bulan (Juni–September 2025). Partisipan berjumlah 30 orang perempuan usia 30–50 tahun yang tergabung dalam PKK RT 018, RW 06. Intervensi terdiri dari: (1) pelatihan senam aerobik (3x/minggu, 45 menit/sesi); (2) pendampingan rutin; dan (3) asesmen kebugaran menggunakan 30 second chair stand test. Hasil menunjukkan bahwa 47% peserta mencapai kategori kebugaran "baik", 23% "cukup", dan 30% "rendah" pasca-intervensi. Peserta melaporkan peningkatan energi, penurunan keluhan nyeri muskuloskeletal, serta peningkatan motivasi untuk berolahraga secara teratur. Program senam aerobik terbukti efektif dalam menjaga kebugaran jasmani apabila disampaikan dengan pendekatan kontekstual (menggunakan musik lokal dan gerakan yang meniru aktivitas sehari-hari) serta pendampingan berkelanjutan. Artikel ini juga menyajikan refleksi akademik penulis sebagai dosen kesehatan dan kebugaran jasmani dalam merancang program kebugaran berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN GURU PEREMPUAN DALAM MENSOSIALISASIKAN PENTINGNYA MENJAGA KEBUGARAN JASMANI PADA SEKOLAH Shidqi Hamdi Pratama Putera; Oce Wiriawan; Del Asri; Yuri Lolita; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6737

Abstract

Rendahnya tingkat kebugaran jasmani pelajar Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak dan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan sekolah, khususnya guru. Guru perempuan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis sebagai pendidik sekaligus role model dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif di kalangan siswa. Namun, masih banyak guru perempuan yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mensosialisasikan dan mengimplementasikan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru perempuan SMA di Kabupaten Sidoarjo melalui pelatihan terstruktur tentang kebugaran jasmani dan administrasi TKPN. Program menggunakan pendekatan participatory action research dengan desain one-group pre-test post-test yang melibatkan 30 guru perempuan dari SMA Negeri di Kabupaten Sidoarjo. Intervensi terdiri dari tiga tahap: (1) edukasi tentang konsep kebugaran jasmani dan TKPN; (2) simulasi dan praktik terbimbing administrasi tes lari bolak-balik 20 meter; dan (3) praktik lapangan supervisi dengan siswa sesungguhnya. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru tentang kebugaran jasmani (dari rata-rata skor 52,3 menjadi 85,7; p<0,001) dan keterampilan administrasi TKPN (dari 40% menjadi 90% kemahiran pada penilaian praktik). Lebih lanjut, 93% guru melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mempromosikan kebugaran jasmani, dan seluruh sekolah yang terwakili berkomitmen untuk mengintegrasikan penilaian kebugaran rutin ke dalam program semester. Pembahasan menyoroti keunggulan spesifik gender dari pemberdayaan guru perempuan, efek pengganda dari pelatihan guru sebagai duta kebugaran, dan pentingnya promosi aktivitas fisik berbasis sekolah. Artikel ini juga menyajikan refleksi penulis sebagai dosen ilmu keolahragaan dalam merancang program peningkatan kapasitas yang responsif gender dan berkelanjutan bagi pendidik.
PROGRAM PELATIHAN SISWI DALAM MENJAGA KESEHATAN DAN KEBUGARAN JASMANI SAAT DI SEKOLAH Shidqi Hamdi Pratama Putera; Oce Wiriawan; Del Asri; Sapto Wibowo; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6738

Abstract

Penurunan aktivitas fisik di kalangan remaja putri di Indonesia telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mengkhawatirkan. Rendahnya tingkat kebugaran jasmani tidak hanya memengaruhi status kesehatan saat ini, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit tidak menular di masa dewasa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan tingkat kebugaran jasmani siswi SMA melalui program pelatihan terstruktur yang mengintegrasikan edukasi, pendampingan, dan penerapan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan 50 siswi berusia 14-17 tahun. Metode terdiri dari tiga tahap: (1) edukasi tentang konsep dan manfaat kebugaran jasmani; (2) pendampingan praktik teknik latihan yang benar; dan (3) penilaian kebugaran jasmani menggunakan tes lari bolak-balik 20 meter TKPN. Hasil menunjukkan bahwa 62% peserta berada dalam kategori kebugaran jasmani rendah, 30% cukup, dan hanya 8% baik. Temuan ini mengindikasikan perlunya program aktivitas fisik berkelanjutan dan terstruktur di sekolah. Pembahasan menyoroti penyebab multifaktorial rendahnya kebugaran, termasuk gaya hidup sedentari, tingginya screen time dan terbatasnya akses fasilitas olahraga, serta mengusulkan strategi berbasis sekolah untuk peningkatan berkelanjutan. Artikel ini juga menyajikan refleksi akademik penulis sebagai dosen ilmu keolahragaan dalam merancang intervensi kebugaran yang kontekstual, menarik, dan terintegrasi di sekolah bagi remaja putri.
SOSIALISASI PEMAHAMAN DAN TES KEBUGARAN JASMANI PELAJAR NUSANTARA (TKPN) PADA PELAJAR SMAN DI KABUPATEN SIDOARJO Wijono; Oce Wiriawan; Del Asri; Sapto Wibowo; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6739

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan komponen krusial dalam mendukung prestasi akademik dan kesehatan pelajar secara menyeluruh. Namun demikian, banyak pelajar SMA, khususnya pelajar putri, memiliki tingkat kebugaran jasmani yang rendah akibat kurangnya pemahaman dan asesmen kebugaran yang terstruktur. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemahaman dan pelaksanaan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) pada pelajar putri SMAN di Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan pre-test post-test one group design selama 6 bulan (Juni–November 2025). Partisipan berjumlah 50 orang pelajar putri usia 14–16 tahun dari SMAN 1 Wonoayu, Sidoarjo. Intervensi terdiri dari: (1) sosialisasi di kelas tentang konsep kebugaran jasmani; (2) pendampingan prosedur TKPN; dan (3) asesmen kebugaran menggunakan pacer test (multi-stage fitness test). Hasil menunjukkan bahwa hanya 4 pelajar (8%) yang mencapai kategori kebugaran "baik", 14 pelajar (30%) mencapai kategori "cukup", dan mayoritas sebesar 32 pelajar (62%) masih berada pada kategori "rendah". Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat kebugaran jasmani pelajar putri SMA di wilayah pedesaan masih sangat memprihatinkan dan memerlukan intervensi berkelanjutan. Artikel ini menyajikan refleksi akademik tentang pentingnya asesmen kebugaran rutin dan program aktivitas fisik berkelanjutan di sekolah.
Sosialisasi Model Tes Kebugaran Jasmani Pelajar Nusantara untuk SMPN di Kabupaten NGANJUK Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Arifah Kaharina
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i2.27844

Abstract

Abstrak Menjadi pelajar yang profesional merupakan harapan setiap orang tua, guru agar terciptanya proses Pendidikan dan pembelajaran yang kondusif, dan sesuai dengan capaian orang tua dan guru yang diharapkan. Evaluasi kebugaran siswi sangat diperlukan oleh Guru dan orang tua pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Tetapi model evaluasi yang ada tidak menyediakan norma evaluasi yang mencakup semua jenjang usia siswi. Apalagi hasil evaluasi bisa di analisis dan keluaran bisa dilihat dari capaian yang diharapkan agar putri dan anak didiknya hasil dari tingkat kebugaran jasmani memuaskan. Untuk menyikapi permasalahan yang dihadapi oleh Pelajar PJOK yang dikhususkan untuk memberi informasi kepada Pelajar SMPN dalam proses evaluasi kebugaran Pelajar, maka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini memiliki target memberikan sosialisasi dan edukasi kepada Pelajar SMPN dalam pelaksanaan Tes Kebugaran Jasmani Pelajar nusantara (TKPN) di Sekolah SMPN Wilayah Kabupaten Nganjuk agar tercapainya suatu proses pembelajaran yang diharapkan. Berdasarkan hasil Tes Kebugaran Pelajar Nusantara dapat diketahui hasil tes kebugaran jasmani 8% kategori baik, sedangkan untuk kategori cukup 30%, dan yang paling banyak sebesar 62% adalah rendah. Dengan hasil tes kebugaran jasmani peserta didik putri untuk usia 14 tahun hasilnya rendah.
MODEL AKTIFITAS DALAM MENJAGA KEBUGARAN JASMANI DAN KESEHATAN IBU-IBU PKK MASYARAKAT DESA RANDEGAN Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Arifah Kaharina
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i2.27846

Abstract

Abstrak Rendahnya tingkat aktivitas fisik dan screen time menjadi perhatian global saat ini, sehingga menjadi prioritas dalam kebijakan kesehatan masyarakat. Padahal, aktif secara fisik merupakan hal penting yang dapat dilakukan individu dari segala usia karena memiliki banyak manfaat kesehatan. Peneliti lain mengungkapkan bahwa gaya hidup dengan melaksanakan aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan kesehatan, memberikan efek positif pada perkembangan dan kekuatan tulang, mencegah penyakit cardiovascular, osteoporosis, dan berbagai penyakit lainnya. Di sisi lain seiring dengan adanya perubahan iklim memberikan konsekuensi dramatis bagi kesehatan manusia dan mengancam perilaku aktivitas fisik.. Tes Kebugaran Jasmani dengan menggunakan 30 second chair stand test dapat diketahui hasil tes kebugaran jasmani 7 orang 23% kategori baik, sedangkan untuk kategori cukup 14 orang 47%, dan 9 orang sebesar 30% adalah kurang. Peningkatan kebugaran jasmani ibu-ibu PKK untuk usia 40-50 tahun hasil keseluruhan rata-rata untuk penilaian kebugaran masuk kategori cukup bugar.
PENINGKATAN KOMPETENSI AKTIVITAS FISIK PENYANDANG DISABILITAS RUNGU KABUPATEN TUBAN MELALUI PELATIHAN INCALCY-DETY Kunjung Ashadi; Hari Setijono; Ima Kurrotun Ainin; Aghus Sifaq; Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Wijono Wijono; Tri Setyo Utami; Tutur Jatmiko
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.32672

Abstract

Terbatasnya kegiatan edukasi tentang pentingnya aktivitas fisik membuat para penyandang disabilitas rungu di Kabupaten Tuban belum memiliki pemahaman yang cukup untuk meningkatkan kompetensi fisik melalui kegiatan olahraga dalam rangka mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Masalah tersebut dikarenakan terbatasnya pihak yang memberikan perhatian tentang pola hidup sehat bagi para penyandang disabilitas, baik pemerintah, organisasi, masyarakat, atau pihak keluarga mereka. Hal tersebut menimbulkan dampak yang cukup besar pada kualitas hidup, motivasi, kesehatan, dan kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik bagi penyandang disabilitas. Kegiatan pelatihan INCALCY-DETY ini diikuti oleh 36 orang yang terdiri dari guru sekolah luar biasa, guru olahraga sekolah inklusif, dan perwakilan NPCI (National Paralympic Comittee of Indonesia) Kabupaten Tuban. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu berupa penyampaian materi INCALCY-DETY secara lisan serta kegiatan praktek rangkaian gerakan latihan secara langsung. Bahan yang digunakan pada kegiatan ini merupakan materi berbentuk powerpoint untuk sesi penyampaian materi serta video tutorial yang dapat membantu para penyandang disabilitas untuk melakukan olahraga secara mandiri. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan, para peserta menyatakan jika mereka merasa senang serta mendapatkan ilmu dari materi tersebut sehingga memotivasi mereka untuk melakukan kegiatan olahraga dengan lebih baik lagi.
Efektivitas Latihan Distance To Distance dan Interval With Mini Hurdle dalam Meningkatkan Kecepatan dan Daya Tahan Atlet Jarak Menengah Karin Setya Arzety; Oce Wiriawan; Fifit Yeti Wulandari; Bhekti Lestari
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 2 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rqy5bn04

Abstract

 This study aims to analyze the effectiveness of two training models, distance to distance and interval with mini hurdle, in improving the speed and endurance of middle-distance runners. The main problem addressed is the need for a training approach capable of simultaneously optimizing speed and endurance performance through the integration of physiological and biomechanical components. This research employed a quasi-experimental method with a pretest–posttest two group design. The subjects were 15 male middle-distance athletes (800–1500 m) randomly divided into two groups, each undergoing an eight-week training program with a frequency of three sessions per week. Measurements were conducted using a 30-meter sprint test (speed) and a 1600-meter run test (endurance). Statistical analysis showed that both training models significantly improved speed and endurance variables (p < 0.05). The interval with mini hurdle group demonstrated a higher improvement in speed (10.5%) with a large effect size (d = 1.45), while the distance to distance group achieved a 7–8.5% improvement in endurance. A significant difference between groups was found in the speed variable (p = 0.034; d = 0.91). The study concludes that both training models effectively enhance athlete performance, with interval with mini hurdle being superior in developing speed through neuromuscular stimulation, whereas distance to distance focuses more on improving aerobic endurance. Conclusion, these findings provide a scientific basis for coaches to design evidence-based, efficient, and measurable training programs. Keywords: interval training, speed, endurance, middle-distance running.  
Latihan Fartlek Time To Distance dan Time To Time: Solusi Optimal untuk Meningkatkan Performa Kecepatan dan Daya Tahan Pelari Jarak Menengah Julifais Neni Dwi Rusdita; Oce Wiriawan; Bhekti Lestari; Fifit Yeti Wulandari
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 1 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/acmr1k85

Abstract

This study aimed to examine the comparative effectiveness of both models in improving runners’ speed and endurance and to determine which produces superior physiological adaptations. A quasi-experimental design with a two-group pretest–posttest format was used. Twelve male athletes (aged 17–22 years) were divided into two groups: K1 (Time to Distance, n=6) and K2 (Time to Time, n=6). Speed (30 m sprint) and endurance (1600 m run) tests were administered before and after six weeks of training at 75–90% HRmax intensity. Significant improvements were observed in both groups (p < 0.05). For speed, K1 improved from 4.35 ± 0.21 s to 3.95 ± 0.18 s (p = 0.001; d = 1.90), while K2 improved from 4.33 ± 0.24 s to 4.12 ± 0.19 s (p = 0.015; d = 1.05). For endurance, K1 improved from 6.45 ± 0.31 min to 5.98 ± 0.27 min (p = 0.001; d = 2.00), and K2 from 6.48 ± 0.34 min to 6.18 ± 0.29 min (p = 0.012; d = 1.15). Independent t-test results confirmed significant intergroup differences (p < 0.05). The study concludes that the Fartlek Time to Distance model is more effective in enhancing speed and endurance through improved anaerobic adaptation and biomechanical efficiency. Practically, this research provides an evidence-based foundation for coaches and athletes to optimize performance through structured fartlek training design.IM Keywords: Fartlek, speed, endurance, middle-distance runners, athletic performance
Competition anxiety and mental toughness in badminton student-athletes’ performance Muhammad Labib Siena Ar Rasyid; Oce Wiriawan; Afif Rusdiawan; Yanuar Alfan Triardhana; Naila Khanina
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 12 No 1 (2026): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v12i1.26049

Abstract

Psychological factors such as anxiety and mental toughness play an important role in competitive sports, particularly during high-pressure selection processes. Studies on psychological predictors in internal sports selection remain limited. This study aims to examine the relationship between competition anxiety, mental toughness, and competition performance. Performance was assessed through two measures: subjective performance (self-perceived performance) and match outcomes in the internal selection process. This study used a correlational quantitative design. A total sampling technique was applied, in which all male student-athletes registered in the internal selection were invited to participate, resulting in 23 male badminton student-athletes from a university in Surabaya, Indonesia, participating in the study. The research instruments used were the Sport Anxiety Scale-2 (SAS-2), the Mental Toughness Questionnaire-10 (MTQ-10), and subjective performance and match outcome measures. Data were analyzed using Pearson correlation and Spearman's rank correlation tests. Pearson correlation results showed a relationship between competition anxiety and subjective performance (r = -0.708, p < 0.05) and between mental toughness and subjective performance (r = 0.606, p < 0.05). Spearman's rank correlation results showed a relationship between competition anxiety and match outcomes (r = -0.451, p < 0.05), while mental toughness showed no significant relationship with match outcomes (r = 0.249, p > 0.05). These findings indicate that competition anxiety and mental toughness are significantly related to subjective performance. However, when performance is evaluated based on match outcomes, only competition anxiety shows a significant relationship, indicating that competition anxiety has a greater influence on match outcomes in internal selection contexts.
Co-Authors Achmad Widodo Achmad Widodo ADAM BASTIAN, ALVIN ADJI PRASETYA, HAFISH Advendi Kristiyandaru Aghus Sifaq AGTA AFFIRDAUSY, WILDAN Agus Hariyanto Ainin, Ima Kurrotun Ainur Rasyid Akbari, Nur Ali Yusuf Amrozi Khamidi Andhega Wijaya Andhega Wijaya Andi Fepriyanto Annas Pra Ghoniyyu Qolbi Arie Wardhono Arief, Nur Ahmad Arifah Kaharina Aziz, Muhammad Zainuddien azizah, lely nur Bachtiar, Amin Bagaskara, Bryant Wirahadi BAGOES NOVIANTORO, M Bhekti Lestari Budi Ariyanto, Budi Cahyono, Febriyan Dwi Choirul Umam Damayanti, Elok Dani Primanata DEBY ARIYANTO, MARTHA Del Asri Del Asri DHEVANGGA PRISTAWAN ABHIMASTA, STANISLAUSE Dian Helaprhara Donny Ardy Kusuma Edy Mintarto Edy Mintarto Edy Mintarto, Edy Fachry Abda El Rahman Febriyanti, Fery Ferdita Yuhantini, Eva Fifit Yeti Wulandari Fikri, Muhammad Dzul FIRDAUS, A.M. FARID PASYA Fransisca Januarumi Marhaendra Wijaya Galih Yoga Neviantoko Gigih Siantoro Gigih Siantoro HAKIKY, ILHAM Hamdani Hamdani HARI ANDARA, EDO Hari Setijono Hari Setijono Hari Setijono Hari Setijono Hari Setijono Hari Setijono, Hari Haromain, Imam Haryo Widodo Heryanto Nur Muhammad Hijrin Fithroni Ido Gavrila Wiriawan Ido Gavrila Wiriawan Idzam Kholid Akbar Ika Jayadi Ika Jayadi Ilo Raditio Wiriawan Ilo Raditio Wiriawan Ima Kurrotun Ainin Imam Marsudi Irma Ferdiana Irma Ferdiana ISNAWATI Isti Hidayah JAFAR LUTFI, ERIC JAYADI, IKA Julifais Neni Dwi Rusdita Kaharina, Arifah Karin Setya Arzety Kharis Fajar, Muhammad Kolektus Oky Ristanto Kukuh Pambuka Putra Kunjung Ashadi Labib Siena Ar Rasyid, Muhammad Lestari, Bhekti M FARID PASYA FIRDAUS, A Miftachul Amiruddin Miftakhul Jannah Mochamad Ilham Agung Prilaksono Mochamad Purnomo Mohamad, Mohd Izham Muchamad Arif Al Ardha Mufarrihul Hazin Muhamad Fauzi Muhammad Kharis Fajar Muhammad Labib Siena Ar Rasyid Muhammad Labib Siena Ar Rasyid Muhammad Labib Siena Ar Rasyid Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Sidik, Rizky Muhammad Turhan Yani Naila Khanina Nanda Ibnasia Rahman Nining Widyah Kusnanik Niqsanding Sanrijaya Nugroho Agung Supriyanto Nur Ahmad Arief Nur Ahmad Arief Nur Akbari Nurdiansyah Nurdiansyah Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nurhayati Nurpratiwi, Resti Panji Bana Pembayun, Devi Lestya Pranasto, Wido Hary PUNGKAS ILHAMI, OKI Purnomo, Mochammad Putri Aisyiyah Rachma Dewi Putri, Saraswati Dharani RAIHANATA YUSA, NAILY RAMADHAN FIRMANSYAH, MUHAMMAD RANI KHOTIJAH, NURUL Rasyid, Muhammad Labib Siena Ar Rini Ismalasari Risfan Iskandar Riyanto, R Benny Rizky Muhammad Sidik Rosi Rosalina ROSYIDI, M.IQBAL Rusdiawan, Afif Sapto Wibowo Sapto Wibowo Sapto Wibowo Sapto Wibowo Saraswati Dharani Sari Edi Cahyaningrum Satria Wiradika Sauqi Sawa Bikalawan Shery Iris Zalillah Shery Iris Zalillah Shidqi Hamdi Pratama Putera Shidqi Hamdi Pratama Putera SHOLIKIN, TEGUH SIFAQ, AGHUS SJAFIATUL MARDLIYAH Sri Abidah Suryaningsih Sudarwo, Raden Sukmanda, Taufan Fajar Taufan Fajar Sukmanda Taufiq Hidayat Taufiq Hidayat Teguh Sholikin Tri Setyo Utami TRI WIDODO, DIBYO Tutur Jatmiko Utomo, Ardyansyah Arief Budi Wahyudi, Achmad Rizanul WIDYA ASMARA UTOMO PUTRA, ANGGORO Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wiyanto - Yanuar Alfan Triardhana Yeni Anistyasari Yuen Cheilo Prasetyo Yulfiras Thariqi Yuri Lolita ZAENAL ABIDIN, MOCHAMAD Zainul Syafi’ Uddin