p-Index From 2021 - 2026
9.019
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR BAHAS Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi Al-Ahkam FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Spirits Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Elemen Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH) Journal of Islamic Accounting and Finance Research Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika International Journal of Marine Engineering Innovation and Research JTAM ROTARY Al-Afaq: Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Jurnal Manajemen Dakwah Jurnal Ilmiah Berkala Sains dan Terapan Kimia Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Journal of Law, Poliitic and Humanities Al-Dhikra Bulletin of Indonesian Islamic Studies Khaira Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al Basirah Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global JPLED Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Karimah Tauhid Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Multidisipliner Kapalamada Jurnal Sains Student Research Alsinatuna Jurnal Imu Pendidikan dan Keagamaan Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Jurnal Hukum Islam Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) An International Journal Tourism and Community Review Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic Trends Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society AL-RASYAD Jurnal Hukum dan Etika Bisnis Syariah International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Azkia : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam EL-FUSHA Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Didacticofrancia: Journal Didactique du FLE Jurnal Cakrawala Akademika Journal of Nursing Argopuro : Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Taqriri: Journal of Al-Hadith Science Studies Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Comparative Thermal Analysis of Turboprop and Turbofan Engines Ideal Brayton Cycle Efficiency and Performance Implications Cahya Wahyu Pribadi, Elwas; Abdul Ghofur; Rachmat Subagyo; Mastiadi Tamjidillah; Aqli Mursadin; Ma’ruf
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v11i1

Abstract

Comparative thermal analysis of turboprop and turbofan engines in aircraft propulsion systems, with a focus on ideal thermal efficiency based on the Brayton cycle. Thermal efficiency, a dimensionless parameter representing the ratio of heat converted into useful work to the total heat input, is a fundamental indicator of engine performance and energy utilization. Turboprop engines, such as the Garret TPE331-10 powering the CASA C-212 Aviocar, operate as hybrid systems generating both jet thrust and shaft power for propeller rotation. In contrast, turbofan engines, exemplified by the CFM56-3CI, utilize a large bypass fan to achieve higher mass airflow and improved thrust efficiency at subsonic cruise conditions. This study quantitatively evaluates and compares the ideal thermal efficiencies of both engine types using data from previous studies. The analysis reveals that the CFM56-3 turbofan achieves an ideal thermal efficiency of approximately 70.51%, significantly higher than the TPE331-10 turboprop's 48.99%. This 21.52 percentage point difference is primarily attributed to the turbofan's higher compressor pressure ratio, enabling more effective energy conversion within the Brayton cycle. However, the paper also discusses the trade-off between thermal efficiency and propulsive efficiency, noting that turboprops excel at low to medium speeds due to superior propulsive efficiency from their propellers. The findings underscore that while turbofans are better suited for high-speed, long-range flights, turboprops remain optimal for short-haul operations. This comparison provides valuable insights for engineers, designers, and operators in selecting appropriate propulsion technologies and optimizing energy use across various flight missions.
Ethical Internalization and the Quest for Barakah: A Socio-Economic Study of Business Integrity among Muslim Entrepreneurs in East Java Diana Wulandari; Muhammad Irsyad Baitussalam; Achmad Basofitrah; M.Afini Maulana; Abdul Ghofur; Imatun Sa’diah
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 02 (2025): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the role of honesty (ṣidq) and barakah in the framework of Islamic business ethics among micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in East Java. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving selected Muslim business actors. The findings indicate that most MSME actors possess a basic understanding of honesty as a moral and religious obligation, reflected in transparency, fairness, and avoidance of fraud. Meanwhile, barakah is perceived as a spiritual value associated with inner peace, business continuity, and sustainable livelihood. However, these values are often understood normatively and not fully integrated into structured business strategies. The study also reveals that honesty positively influences consumer trust and loyalty, while barakah strengthens ethical consistency and long-term orientation. Nevertheless, challenges such as market competition, short-term profit orientation, and limited literacy in Islamic business ethics hinder consistent implementation. This study concludes that integrating honesty and barakah offers an alternative model for ethical and sustainable business practices. The findings contribute to the development of contextual Islamic business ethics and provide practical insights for strengthening ethical awareness among business actors.
Ritel Modern Vs Koperasi Desa Merah Putih, Mungkinkah? Rabbani, Radja Akmal; Alvito Adiansyah; Caesar Khalifah; Celcia La Prita Minna; Figo Rusdiansyah; Jihan Hasnah Hamidah; Livia Audy Salsabila; Radja Akmal Rabbani; Vionita Shakila Maharani; Abdul Ghofur; Nanda Rizka Syafriani Nasution
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.4059

Abstract

Pengembangan toko modern ke daerah pedesaan di Indonesia telah mengubah cara ekonomi lokal berjalan dan bagaimana masyarakat menghabiskan uangnya secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana berkembangnya toko modern memengaruhi perekonomian desa dan menilai sejauh mana program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) berhasil dalam mendukung perekonomian yang didasarkan pada komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa dokumen kebijakan, literatur akademik, dan sumber media yang kredibel. Analisis dilakukan dengan cara naratif agar lebih memahami hubungan antara tindakan pemerintah, cara kerja pasar, dan kondisi ekonomi di tingkat lokal. Penelitian ini menunjukkan bahwa berkembangnya toko ritel modern, seperti minimarket, telah mengubah cara masyarakat Desa belanja, membuat mereka lebih mengutamakan efisiensi dan kenyamanan, sekaligus membuat mereka lebih bergantung pada jaringan distribusi yang dimiliki perusahaan besar. Di sisi lain, penerapan KDMP masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan jumlah tenaga manusia, partisipasi masyarakat yang rendah, serta ada tanda-tanda praktik patronase dalam proses pengelolaannya. Selain itu, kebijakan pembatasan pertumbuhan toko modern bisa menyebabkan ketidakseimbangan dalam pasar dan munculnya bisnis dominan yang justru mengurangi persaingan di antara para pengusaha. Secara singkat, meskipun KDMP memiliki kemungkinan untuk memperkuat perekonomian desa, keberhasilannya sangat tergantung pada peningkatan pengelolaan, penguatan kemampuan lembaga, serta partisipasi aktif masyarakat. Tanpa perbaikan tersebut, KDMP berisiko tidak mampu bersaing secara efektif dalam ritel modern dan bahkan berpotensi menimbulkan masalah baru dalam struktur ekonomi pedesaan.
Konsep Wasathiyah dalam Moderasi Beragama Islam: Studi Literatur Zunairoh Asma Nur Azizah; Abdul Ghofur
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i2.3945

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mendefinisikan dan mengelaborasi konsep wasathiyah sebagai jalan tengah dalam moderasi beragama Islam. Latar belakang penelitian ini adalah adanya polarisasi pemikiran keagamaan di kalangan umat Islam yang memicu perpecahan internal, yaitu antara kecenderungan ekstremisme yang kaku dan tekstualis serta liberalisme yang mengedepankan rasionalitas dan kebebasan tanpa batas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap jurnal dan artikel ilmiah yang relevan dan diperoleh dari basis data akademik bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wasathiyah yang berlandaskan Q.S. Al-Baqarah ayat 143 (ummatan wasathan) mengandung makna kebaikan, keadilan, keseimbangan, dan moderasi. Konsep ini diimplementasikan melalui empat prinsip utama, yaitu keadilan (al-‘adl), keseimbangan (at-tawazun), toleransi (at-tasamuh), dan konsistensi (istiqamah). Keempat prinsip tersebut menjadi kerangka penting dalam penguatan moderasi beragama dan menjaga persatuan umat Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan wasathiyah merupakan kunci untuk menghindari sikap berlebihan maupun kebebasan tanpa batas dalam kehidupan beragama.
Prinsip Moderasi Beragama: Internalisasi Nilai Wasathiyyah dalam Praktik Sosiokultural di Era Digital Muhammad Satrio Utomo; Abdul Ghofur
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i2.4300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme internalisasi prinsip moderasi beragama dalam ruang sosiokultural masyarakat di tengah fenomena polarisasi agama dan disrupsi digital. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini mengidentifikasi celah dalam studi terdahulu yang cenderung bersifat top-down dan teoritis, serta kurang mengeksplorasi praktik organik di tingkat akar rumput. Penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai adaptasi nilai-nilai moderasi—seperti tawasut, i'tidal, dan tasamuh—menjadi praktik sosial yang resilien terhadap narasi ekstremisme di media sosial. Argumen utama yang diajukan adalah bahwa keberhasilan moderasi beragama sangat bergantung pada sinergi antara literasi digital keagamaan dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi prinsip moderasi dengan pemahaman budaya lokal yang inklusif dapat meningkatkan daya tahan masyarakat terhadap infiltrasi paham radikal secara signifikan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model moderasi beragama yang lebih partisipatif dan berbasis komunitas.
Creative Economic Development in Increasing Sustainable Tourism Potential in Pampang Cultural Village Samarinda Abdul Ghofur; Hendri Kurniawan; Apri Kuntariningsih; Ahmad Muthohar
An International Journal Tourism and Community Review Vol. 3 No. 2 (2026): June: An International Journal Tourism and Community Review
Publisher : Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69697/tourcom.v3i2.389

Abstract

This study examines the role of the creative economy in enhancing sustainable tourism potential in Pampang Cultural Village, Samarinda, Indonesia, and identifies strategic priorities for its development. Pampang Cultural Village is recognized for its rich cultural heritage preserved by the Dayak Kenyah community, which serves as a valuable tourism asset. Despite this potential, the contribution of creative economy activities to tourism development has not been fully optimized. Therefore, a comprehensive analysis is needed to formulate effective development strategies. This research employs a mixed qualitative–quantitative approach using the SWOT-AHP method. SWOT analysis is utilized to identify internal strengths and weaknesses as well as external opportunities and threats affecting creative economy development. Subsequently, the Analytic Hierarchy Process (AHP) is applied to determine the priority level of each strategic factor and alternative strategy. The findings indicate that the village possesses significant creative economy potential in cultural performances, handicrafts, culinary products, traditional fashion, and cultural souvenirs. Cultural authenticity emerges as the primary strength, while limited innovation capacity and digital marketing skills remain the major weaknesses. The results further reveal that the highest-priority strategy is the development of innovative creative tourism products rooted in Dayak Kenyah cultural heritage while preserving cultural authenticity. This strategy should be supported by digital promotion, human resource capacity building, stakeholder collaboration, and improvements in tourism infrastructure to achieve sustainable tourism development.
Co-Authors AA Hubur Abdul Hadi Abdul Majid Toyyibi Abdullah Abdullah Abid Muhtarom Abu Bakar, Romlah Abu Rokhmad Achmad Basofitrah Afidatur Rizqiyah Afriansyah Afriansyah Agung Hirmantono Agung Muhamad Bisri Agus Saripudin Agustina Kumala Dewi Sholihah Ahmad Budi Junaidi Ahmad Dawam Lutfi Ahmad Muthohar Ahmad Zakki Abdullah Ahyadi Ahyadi Ainurrafiq Akhlis Munazilin Alfi Lutfiyah Alif Rosyidah El Baroroh Aliffia Fajar Agustin Alim Mujahidin Alvito Adiansyah Amalia Nur Rahma Andri, Sela Septi Andrian Anis Chariri Anis Fittria Anjani Layinatun Nisa APRI KUNTARININGSIH Aqli Mursadin Arif Prasetiyo Astina Astina Aulia Rahmadante Priyanto Aulia, Syafa Zahra Azwar Azwar Bahtiar Usman Bambang Subahri Caesar Khalifah Celcia La Prita Minna Chaeruddin Ramadhan Charren Galuh Indraswari Dahniar Nur Aisyah Dayuni Agustina Deddy Wahyudi Dedi Suari Dewi Sekar Miasih Diana Wulandari Dicky Wahyu Febriansyah Didi Suhendi Dimas Nur Ramadhani Doni Rahmat Wicakso Eiffeline Melati O. Elwas Cahya Wahyu Pribadi Erba Rozalina Ernalida Ernalida Fata Zumala Fattah Hidayat Fattah Setiawan Santoso Fattiha Syanira Nirmala Amantha Fauzan Rafiq N Fendi Agong Fajari Fia Salsa Febrianti Figo Rusdiansyah Filaili Ainun Jariyah Fildzah Nur Shabrina Firmasnyah Firdaus Gunawan Rudi Cahyono Hafiidha Sari, Raras Haleonar Mycson Karusitio Silaban Haryanto - Hendri Kurniawan Henna Haati Auniah Heru Susanto hidayatullah Al Islami i nyoman aji suadhana rai Ida Busnetty Ida Mardalena Ikhsan Imatun Sa’diah Iqro’ Katsir Irfat Hista Saputra Isda Pramuniati Ismail Ismail Isworo, Hajar Itaanis Tianah Ja'far, Ali Jihan Hasnah Hamidah Joni Riadi kandi Kania, Raden Khoirul Umam Kiky C SEMBIRING Kuat Ismanto Laksono Trisnantoro Lina Hikmawati Livia Audy Salsabila Luky Mudiarti M. Afnan Nadhif M. Faza Ghani Zaki M. Hafidlul Mujib M. Zaidul Kirom M.Afini Maulana MA Syarifuddin Ma'ruf Ma'ruf Maria Dewi Astuti Mastiadi Tamjidillah Maulati Mushafi Ma’ruf Melina Kartika Putri Duha MMSI Irfan ,S. Kom Mochammad Macshoem Faqih Moh. Syamsul Falah Mu'at Mu’at Muhamad Nazri Hauqal Muhammad Aziz Muhammad Hadiatur Rahman Muhammad Ibnu Candra Muhammad Iqbal Maulana Muhammad Irsyad Baitussalam Muhammad Nanang Qosim Muhammad Rusdieanoor Muhammad Satrio Utomo Muhammad Thowas Al Y Muhammad Zaironi Mundiatul Mila Munir, Ahmad Arsyad Musthofa Musthofa Musyaffa, Bima Ar Ramzi Nailul Izzata Gufron Nanda Rizka Syafriani Nasution Naseha, Siti Durotun Nasikh Bilahi Fahmi Nasrul Hadi Nasution, Siti Aisyah Nenes Prastita Niken Sukesi Nur Faiza nur khanan, muhammad nur khanan Nur Kholidah Nur Pratiwi Nuril Fathoni Hamas Nurmaliyah, Yayah Nurul Setianingrum Octavia Setyani Oktafiana, Shinta Peni Rahmadani Pradita, Ragilia Dwi Praptiningsih Putri Dyah Fortuna Putri Elok Septiana Dewi Putri Nadhiyatul Firdausi Rabbani, Radja Akmal Rachmat Subagyo Radja Akmal Rabbani Rahma Apasha Rahmah Yunita Rahmi Metia Putri Ramdani Budiman Restu Budiansyah Riski Restu Budiansyah Rizki Retno Kurnianingsih Rifai, Fuad Yanuar Akhmad Rinto Muhaimin S Rizal Fazri Rizki Abdul Karim Robiatul Adawiyah Rodiansono Rodiansono Romlah Abu Bakar Romlah Abubakar Askar Romlah AbubakarAskar Rosi Choirunnisa Rubino Rubiyanto Rudi Siswanto, Rudi Saraswati, Sari Satinudi Telaumbanua Satria Anggito A. Seri Valentina Beru Karo Shella Shofiana Sherina Apriyanti Sholikah Silvana Putri Priageng Siti Hadijah Siti Hafsah Budi A Siti Imrotul Maslikah Siti Masrohatin Solly Aryza Sri Rahayu Lestari Stiyani, Lenia Dwi Stiyani Sufyaan Putra H. Sunjana, Sunjana Syahrudin Hidayat Syahruji Syahruji Syakif Ahmad Tatik Safiqo Tauffik Qurohman Taufik Syarifudin Tholiatur Rizkiyah Tika Puspita Oktavianingrum Ummul Baroroh Vionita Shakila Maharani Wahdatussurur Assaidah Wahyuni Sa’adah Waliadi Gunawan Yunita Rakhmawati Yuslinda Annisa Zainudin Zainudin Zainul Abas Zanuba Arifatul Chofsah Zenab Farisa Zubaidah, Ria Zul Faizah Zulfa Nur Fadhilah Zunairoh Asma Nur Azizah