p-Index From 2021 - 2026
11.713
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Gorga : Jurnal Seni Rupa Jurnal Imajinasi Jurnal Sains Dasar KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Harmonia: Journal of Research and Education Indonesian Journal of Conservation Abdimas English Review: Journal of English Education Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Arty: Jurnal Seni Rupa Catharsis Eduarts: Journal of Arts Education Al Ishlah Jurnal Pendidikan Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Education and Human Development Journal Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Eduscience (JES) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma The International Journal of Politics and Sociology Research Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Warta Pariwisata Journal of Community Empowerment Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Jurnal Pendidikan Sultan Agung Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Kajian Pariwisata dan Perhotelan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Kurnia Mengabdi (jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Profesi Pendidikan Dasar Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Catharsis Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Society ALSYSTECH Journal of Education Technology Multidisciplinary Indonesian Center Journal Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media Varia Humanika Edumaspul: Jurnal Pendidikan MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam EDUKASIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

RITUAL MAPAG TANGGAL SEBAGAI DAYA TARIK PENDUKUNG DI DESA WISATA TURGO-MERAPI: SEBUAH TINJAUAN DESKRIPTIF Sugiarto, Eko; Rizki Makiya, Kiki; Irawati, Novi
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 5 No 2 (2024): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v5i2.1373

Abstract

Ritual Mapag Tanggal di Padukuhan Turgo, lereng selatan Gunung Merapi, potensial menjadi pendukung daya tarik wisata yang sudah ada di Desa Wisata Turgo-Merapi. Meskipun demikian, kajian hal ini belum banyak dilakukan sehingga tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Ritual Mapag Tanggal. Penelitian deskriptif-kualitatif ini dilakukan di Desa Wisata Turgo-Merapi, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Objek penelitian ini adalah Ritual Mapag Tanggal, sementara subjek penelitian adalah warga Padukuhan Turgo serta tokoh masyarakat setempat yang dinilai paham tentang Ritual Mapag Tanggal. Data primer dikumpulkan dengan observasi dan wawancara, sementara data sekunder dikumpulkan dengan studi dokumen. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada bulan-bulan yang diyakini baik untuk berziarah dalam penanggalan Jawa, yaitu bulan Sura, Sapar, dan Ruwah, pengunjung Bukit Turgo mengalami kenaikan. Di antara ke-3 bulan tersebut, bulan Sura merupakan puncak kunjungan tertinggi sepanjang tahun. Ritual Mapag Tanggal yang digelar pada tanggal 1 Sura bisa dijadikan sebagai pendukung untuk memperkuat daya tarik yang sudah ada, khususnya bagi para pelaku spiritual Jawa yang non-Muslim untuk berziarah ke Bukit Turgo.
Kontruksi Sosial Guru Terhadap Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sekolah Dasar Kota Semarang Martini, Martini; Sugiarto, Eko; Atmaja, Hamdan Tri; Pratama, Galih Cahya
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v4i3.40127

Abstract

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1)Pengetahuan dan pemahaman guru tentang proyek penguatan profil pelajar pancasila didapat melalui berbagai kegiatan pelatihan secara offline maupun online. Pelatihan yang diikuti oleh guru SDN Kuningan 02, SD Islam Sultan Agung 02, dan SD Kanisius Hasanudin beragam ada yang karena inisiatif sendiri dan karena menjalankan tugas dari kepala sekolah untuk mengikuti kegiatan pelatihan tentang kurikulum merdeka dan proyek penguatan profil pelajar pancasila yang diadakan oleh dinas pendidikan kota Semarang. (2) Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila di SDN Kuningan 02, SD Islam Sultan Agung 02, dan SD Kanisius Hasanudin sudah dilaksanakan sesuai tahapan pelaksanaan P5. (3) Hasil Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila pada jenjang sekolah dasar di ketiga sekolah tersebut membawa dampak perubahan karakter dan prestasi peserta pdidik. Peserta didik merasa senang dan antuasias dalam mengikuti kegiatan Proyek penguatan profil pelajar pancasila yang dilaksanakan dengan melibatkan orangtua peserta didik dunia industri dan pemerintah
Harmony in Learning: Integrating Technology and Tradition in English Pedagogy Sugiarto, Eko
ALSYSTECH Journal of Education Technology Vol 2 No 1 (2024): ALSYSTECH Journal of Education Technology
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsystech.v2i1.2292

Abstract

This research explores harmony in English language learning by integrating technology and tradition in pedagogical approaches. Through literature studies, classroom observations, and interviews, this study found that harmony is achieved by balancing the use of modern technology, such as online platforms and applications, with traditional values in learning. The results showed that this integration enriches students' learning experience while maintaining local cultural values. This research provides insight into how English language teachers can create learning environments that combine technological advances with traditional heritage, providing the basis for the development of holistic learning strategies.
Melestarikan Tradisi Melalui Inovasi : Eksplorasi Sarung Goyor Pemalang Sebagai Tren Fashion Modern Anisih, Endang Tri; Sugiarto, Eko; Naam, Muh Fakhrihun
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 5 (2024): Maret - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i5.1733

Abstract

Perkembangan dunia semakin canggih. Untuk bisa bersaing menghadapi tantangan globalisasi, maka kreativitas sangat diperlukan. Kreativitas dapat menjadi menjadi alat untuk menaklukan tantangan hidup di zaman modern. Mengembangkan ekonomi kreatif tidak terlepas dari budaya khas daerah setempat. Dalam budaya lokal terdapat istilah “kearifan lokal” yaitu bentuk kearifan lingkungan dalam kehidupan bermasyarakat di suatu daerah. (Laeli & Rusyida, 2021). Salah satu kearifan lokal yang ada di Pemalang adalah Kain Sarung Goyor Toldem. Penelitian dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan mesin dalam pembuatan kain membuat beberapa pengrajin kain tenun ATBM di Pemalang banyak yang gulung tikar hal ini disebabkan karena harga dari kain tenun yang lebih terjangkau dipasaran. Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang upaya pelestarian tradisi melalui inovasi eksplorasi Sarung Goyor Pemalang sebagai tren fashion modern .Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data melalui studi literarur, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan analisis data serta pemaparan data. Sarung Goyor, kain tradisional khas Pemalang, Jawa Tengah, memiliki potensi besar untuk diintegrasikan ke dalam tren fashion modern. Melalui inovasi dan eksplorasi kreatif, Sarung Goyor dapat diubah menjadi berbagai macam pakaian dan aksesoris modern yang menarik dan stylish. Hal ini dapat membantu meningkatkan nilai dan minat masyarakat terhadap Sarung Goyor, sehingga dapat membantu melestarikan tradisi dan budaya lokal. Artikel ini membahas tentang beberapa contoh desain dan kreasi fashion modern yang menggunakan Sarung Goyor. Selain itu, artikel ini juga membahas tentang manfaat dan dampak positif dari pelestarian tradisi melalui inovasi eksplorasi Sarung Goyor Pemalang sebagai tren fashion modern.
Pertunjukan Wayang Orang-Orangan sebagai Upaya Pelestarian Bahasa Tegalan Alfina, Zulfah; Naam, Muh. Fakhrihun; Sugiarto, Eko
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 5 (2024): Maret - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i5.1738

Abstract

Wayang Orang-Orangan, a unique blend of traditional Indonesian performing arts and modern innovation, is a powerful tool for preserving cultural heritage. This traditional art form originating from Tegal, Indonesia, combines elements of wayang golek, music and dance to create a captivating performance that showcases a rich cultural heritage. Through its fusion of traditional and modern elements, Wayang Orang-Orangan has successfully captured the attention of a new generation of Indonesians, promoting a sense of identity and cultural pride. This article highlights the importance of Wayang Orang-Orangan as a means to preserve cultural heritage, especially the use of Tegal language in the face of globalization and modernization. By embracing innovation and adaptation, this traditional art form has managed to remain relevant, educating and entertaining audiences about the importance of preserving cultural identity.
Batik Jlamprang Wujud Dari Warisan Budaya Kota Pekalongan Bariroh, Bariroh; Naam, Muh Fakhrihun; Sugiarto, Eko
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 5 (2024): Maret - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i5.1739

Abstract

Jlamprang batik is a form of cultural heritage originating from the city of Pekalongan, Central Java. Known for its distinctive geometric motifs and use of bright colours, this batik not only displays visual beauty but also contains deep philosophical meanings. This article discusses the history, uniqueness of the motif, and values contained in Jlamprang batik. Jlamprang batik serves not only as an artistic and economic product but also as a guardian of the cultural and historical identity of Pekalongan city, as well as a reflection of the richness and diversity of Indonesian culture. This research aims to explore Jlamprang batik as a form of Pekalongan's cultural heritage using qualitative research methods. Through interviews with an employee of the Pekalongan Batik Museum and literature studies through literature searches in the form of journals related to Jlamprang batik. This research reveals the history, uses, and philosophical meanings contained in Jlamprang batik. The results show that Jlamprang batik, with its geometric motifs and bright colours, reflects not only artistic beauty but also the cultural and spiritual values of the Pekalongan people.
Batik Tegalan Sebagai Aset Pendidikan Dan Budaya Masyarakat Tegal Rosyadi, Imron; Naam, Muh Fakhrihun; Sugiarto, Eko
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 5 (2024): Maret - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i5.1745

Abstract

Tegal is a coastal region on the north coast of Java. This small region on the west side of Central Java Province has unique characteristics. Like other regions in Java, Tegal has its own distinctive batik-making centers. Almost every region in Indonesia has batik with its own characteristics, such as Solo batik, Pekalongan batik, Banyumas batik, Cirebon batik, Ponorogo batik, Tulungagung batik, Gresik batik, Surabaya batik, Madura batik, and many more with different names. In addition to the batik that has been mentioned, there is also batik that is the pride of the Tegal people, namely Tegalan batik. Batik Tegalan is actually a great potential that Tegal regency has, apart from its tourism sector. Because Tegal batik has a strong competitiveness with other batik. Bright motifs and patterns characterize this batik, which is called coastal batik. But despite its enormous potential, moor batik has not been well known by the people of Tegal in particular, and the people of Indonesia in general. This is due to the lack of promotion, as well as the lack of capital for batik craftsmen who are mostly home industry businesses. In Bengle village, which is known as the batik town of Tegal, almost all of its residents earn a living as batik craftsmen, almost all of them are in the category of SME entrepreneurs.
Wayang Santri 'Lupit Dan Slentheng': Aset Budaya Sarana Dakwah Di Kabupaten Tegal Hamidah, Nur; Naam, Moh. Fakhrihun; Sugiarto, Eko
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 5 (2024): Maret - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i5.1746

Abstract

This research aims to describe and analyze the model of Islamic da'wah based on local wisdom contained in wayang santri performances. The Islamic da'wah model is a pattern or approach used to broadcast Islamic values. Wayang santri is a concept for wayang performances that are specifically used for preaching purposes. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach that describes a model of Islamic da'wah with sources from the wayang santri artistic apparatus including puppeteers, sinden and wayang santri music players. This research produces several important points regarding the Islamic preaching model based on local wisdom in the art of wayang santri, namely regarding the origins and history of the development of wayang santri, the beauty contained in wayang santri performances, and the Islamic values ​​contained in wayang santri performances.
Moci Tegal di Mata Siswa untuk Menjaga Warisan Leluhur Utami, Desi; Naam, Muh. Fakhrihun; Sugiarto, Eko
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 5 (2024): Maret - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i5.1748

Abstract

The tradition of moci, which is drinking teapot tea, has a deep meaning for the Tegal community and has been passed down from generation to generation. This study examines students' views on the moci tradition and its role in maintaining ancestral heritage. Through interviews and observations, it was found that for Tegal students, moci is not only a daily habit, but also a symbol of cultural identity that needs to be preserved. This tradition teaches the values of togetherness, openness, and simplicity that are important in their social life. In addition, moci also serves as a means of strengthening social relations in schools and communities. The students play an active role as agents of cultural preservation, by teaching and introducing the moci tradition to other young people through various cultural activities and social media. This research shows that students' efforts in maintaining the moci tradition not only strengthen their cultural identity, but also ensure that the values continue to evolve and are relevant in the modern context.
Inovasi Pembelajaran Seni Musik Pada Jenjang Pendidikan Dasar Dalam Perspektif Budaya Dan Karakter Peserta Didik Purbawati, Sih Yunika; Naam, Muh Fakhrihun; Sugiarto, Eko
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 5 (2024): Maret - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i5.1751

Abstract

This research examines music learning innovations at the primary education level from the perspective of students' culture and character. Schools play an important role in developing students' character through a curriculum that includes Cultural Arts and Crafts subjects, especially music education. Music education contributes to the formation of a cultured national character, love for the country, creativity, co-operation, discipline and responsibility. This research highlights the importance of integrating Indonesian traditional music in the curriculum, with the aim of introducing and preserving the nation's cultural heritage. In addition, music learning innovations also include developing musical skills, self-expression, improving cognitive abilities, and instilling positive values through various creative methods and approaches. The research method used is content analysis to evaluate learning materials, curriculum, and related documents. The results show that innovation in music learning not only enhances art appreciation but also plays a significant role in students' character building. Technology integration and collaboration with local artists enrich the learning experience, increase student engagement, and build a strong foundation for future art and music appreciation. In conclusion, learning music at the primary education level can nurture a sense of pride in cultural identity, develop creativity, and shape students' strong and positive character.
Co-Authors Abdul Aziz Achmad Zairin Achmad Zairin ADHYTIA RIZKYHIMAWAN Agus Cahyono Agus Cahyono Agus Cahyono Agus Cahyono Aji Pranoto Al Lail, Lulu Maulida Alfina, Zulfah Alhail, Hadi Amelia Loveita Sari Andika Tri Prasetyo Anisa Melianti Anisih, Endang Tri Anita Hidayati Anita Hidayati Annisa' Ayu Firmadhani Anung Gunarto Arif Fiyanto Arif, M Fauzi Arindy Sabilla Dewi Arindy Sabilla Dewi Arrijal, Nail Zufar Asmarani, Ratih Astuti, Yuli Tri Atip Nurharini Aurellia, Talitha Azis, Edza Agung Ardatama Bahrun, Muhammad Afifa Bariroh, Bariroh Bin Saearani, Muhammad Fazli Taib Desi Utami Devalia Wahid Salsabillah Djuli Djatiprambudi Dwi Wahyuni Kurniawati Eko Haryanto Eko Haryanto Endang Supadmi Erni Suharini Evadila Evadila Evadila Evadila Evi Kristanti Apriliani Fauziyyah, Fadhilah Fida Febriani, Meina Fernando, Leo Fhikri Fratama Fitriah, Laila Fitriana, Octavia Nur Fratama, Fhikri Galih Cahya Pratama Gallah Akbar Mahardhika Gallah Akbar Mahardhika Gusti Gde Badrawada, I Hakim, Lutfi Maulana Hamdan Tri Atmaja Hamdan Tri Atmaja Hananto, Kombang Haryadi Harris, Abdul Rafi Muhshi Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Haryanti, Dian Hayati, Septi Nur HERA, TRENY Hernadi, Nour Ardiansyah Hidayat, Sefiyan Eza I Gusti Gde Badrawada Idam Wahyudi Iin Turyani Imron Rosyadi Intan, Noor Tiara Habib Aisyah Irawati , Novi Jamil, Nur Asiyah Jesita Trisnawati Kartika, Dharsono Sony Kemal Budi Mulyono, Kemal Budi Kharisma, Garda Udi Khatami, Reza Laila Fitriah Laila Fitriah Latifatunnisa, Devy Lindawati Lindawati Lisa Andriani M. Jazuli M. Jazuli Maemonah, Maemonah MAHARANI, AISYAH Makiya , Kiki Rizki Malarsi Malarsi Malarsih Malarsih Malarsih, M Mardina Rahayu Martini Martini Maulana, Anand Luthfi Meisar Ashari Muh Fakhrihun Naam Muh Fakhrihun Naam Muh Fakhrihun Naam Muh. Fakhrihun Naam Muhammad Akbar Farizky Muhammad Fazli Taib Bin Saearani Muhammad Ibnan Syarif Muhammad Jazuli Muhammad Jazuli Muhammad Panji Wahyu Mukti Muhammad Rijalul Azka Arifin MUHAMMAD SHOLEH Mujiyono Mujiyono Muntoharoh, Khusnul Mursidah Waty Murtiyoso, Onang Na:am, Muh Fakhrihun Nadia Sigi Prameswari Najah, Qoimatun Nandani, Dela Siti Nobertian Panca Tandibua Novi Irawati Novia Dyah Mahesti Nur Hamidah, Nur Nur Rokhmat Palupi, Angesti Pelle, Evangelin Estevania Ponimin Prasetyo, Kinanti Ida Nursanti Pratama Bayu Widagdo Pratama Widagdo Pujianataa, Aprian Eka Purbawati, Sih Yunika Purwaningsari, Dewi Putri Dyah Indriyani Putri Dyah Indriyani Rahina Nugrahani Rahina Rahina Nugrahani Rahman, Ryzki Fatchur Ratih Ayu Pratiwinindya Ratih Ayu Pratiwinindya Retnoningrum Hidayah Rizal Sofyana Fatahillah Rizal, Wahyu Anggo Rizki Makiya, Kiki Rizkyansyah, Rio Anugrah Rohidi, Tjetjep Rohendi Saefudin, Muhammad Sari , Francisca Vidia Kumala Sari, Archangela Girlani Silvananda Pradita Satria Ramadhani, Satria Shella Henry Wijaya Siti Rahmadani Nur Bakhtiar Slamet Haryono Sofiyaturrohmah, Syifa Sofyana Fatahillah, Rizal SRI RAHAYU Suparni Setyowati Rahayu Surya Adi, Adinda Syahrul Syah Sinaga Syakir Syakir - Syakir Syakir syakir syakir Syakir Syakir Thesya Ramyta Rizki Tjetjep Rohendi Rohidi Tjetjep Rohendi Rohidi Tjetjep Rohendi Rohidi Tjetjep Rohendi Rohidi, Tjetjep Rohendi Tommi Yuniawan Treny Hera Treny Hera Tutung Nurdiyana Tutung Nurdiyana Vania Febianti Wadiyo Wadiyo Wahyudi, Idham Wandah Wibawanto Wandah Wibawanto Warih Handayaningrum Warih Handayaningrum Wicaksana, Satya Adhi Widarwati Widarwati Widarwati, Widarwati Widodo Widodo Yoga, Nadya Krisma Yulaida, Ita Zulmi, Muhammad