Pertanian hortikultura di Kecamatan Pontianak Selatan menghadapi isu rendahnya produktivitas akibat pengolahan tanah manual yang memakan waktu dan tenaga besar, khususnya pada Kelompok Tani Hidro Ponti. Fokus pengabdian ini adalah penerapan IPTEK mekanisasi alat penggembur tanah (cultivator) sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen. Tujuan utama meliputi pemberdayaan petani melalui desain, implementasi, pelatihan operasi, dan perawatan alat berbasis mesin rumput. Metode pendekatan mencakup survei lapangan, observasi masalah, perancangan prototipe cultivator (komponen: rangka, shaft, roda, dll.), serta pendampingan teknis di lokasi mitra. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan efisiensi pengolahan lahan secara signifikan, dengan umpan balik positif dari mitra yang merasakan pengurangan waktu kerja dan kemudahan perawatan, sehingga mendukung transformasi usaha tani berkelanjutan.