p-Index From 2021 - 2026
6.483
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Jurnal Penelitian Saintek Jurnal Penelitian Humaniora Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Futura BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran UNM Journal of Biological Education Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi JURNAL SERAMBI ILMU Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Serambi Engineering Journal on Education Surya Abdimas Jurnal Dedikasi Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Eduscience (JES) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Sosiohumaniora Kodepena (JSK) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) BIOCHEPHY: Journal of Science Education Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan (Biotik) Gesture: Jurnal Seni Tari Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Prosiding Seminar Nasional Universitas Serambi Mekkah NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat LEBAH Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka PERISAI: Pendidikan dan Riset Ilmu Sains International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pemanfaatan dan Pengolahan Tumbuhan Hutan Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kesadaran Konservasi Masyarakat Saudah, Saudah; Aswita, Dian; Monalisa, Monalisa; Zumaidar, Zumaidar; Syarifuddin, Syarifuddin
Surya Abdimas Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v9i4.6685

Abstract

Kekayan hutan di desa Lesten sangat beragam dan berlimpah, namun, pemanfaatannya sebagai sumber pangan alternatif belum dioptimalkan oleh masyarakat setempat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan serta pengolahan tumbuhan hutan sebagai sumber pangan alternatif. Kegiatan diawali dengan survey kebutuhan masyarakat, kemudian dilaksanakan melalui tahapan yang meliputi, eksplorasi dan identifikasi tumbuhan hutan, pelatihan dan edukasi, praktik pengolahan, serta monitoring dan eval__uasi. Sebanyak 30 peserta mengikuti program ini. Hasil pre-test menunjukkan hanya 30 persen peserta mampu menyebutkan lebih dari lima jenis tumbuhan hutan yang berpotensi sebagai pangan, sedangkan pada posttest meningkat menjadi 85 persen. Keterampilan pengolahan juga mengalami peningkatan dari 25 persen menjadi 70 persen peserta yang mampu mempraktikkannya dengan benar. Selain itu, masyarakat berhasil membangun kebun percontohan berisi 12 jenis tumbuhan pangan lokal sebagai bentuk keberlanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan edukasi ini berdampak nyata dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, ketahanan pangan, serta kesadaran konservasi masyarakat. Dampak ilmiahnya adalah terdokumentasinya 20 jenis tumbuhan hutan berpotensi pangan yang dapat dijadikan dasar penelitian etnobotani dan pengembangan diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal.
Diversity of Mollusca, Arthropods, and Pisces in the Estuarine Areas of Gampong Jawa and Gampong Alue Naga as Implications for the Community Economy Ibrahim; Aiza Rafsanjani; Jalaluddin Jalaluddin; Azwir; Dian Aswita; Nurlena Andalia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12343

Abstract

This study aims to analyze the distribution of species on three different transects to evaluate the diversity of aquatic ecosystems and its implications for the economic potential of coastal communities. Sampling methods were carried out on three transects by recording the abundance of 48 species from the mollusk, crustacean, and fish groups. Data analysis included the calculation of the Shannon-Wiener diversity index (H), evenness index (J), and dominance index (C). The results showed that Transect B had the highest total abundance (2,617 individuals) with the highest diversity index (H=2.617) and the best evenness (J=1.094). Dominant species differed on each transect, with Setipinna taty dominating Transect A (500 individuals), Petek (Secutor rocunius) dominant in Transect B (500 individuals) and Transect C (450 individuals). Species distribution showed significant habitat heterogeneity with some species showing specific habitat preferences. From an economic perspective, the presence of high-value commercial species such as kalampa anchovies, green mussels, mangrove crabs, and tiger prawns demonstrates significant potential for the development of capture fisheries, aquaculture, seafood processing, and marine ecotourism. High species diversity opens up opportunities for business diversification that can reduce economic risks and increase incomes in coastal communities. This study recommends sustainable management that integrates conservation with economic development through zoning of water use, establishing sustainable fishing quotas, and developing community capacity in seafood processing.
Identifying and Utilizing Local Potentials in Rubiah Island as a Biology Learning Resource Anita Noviyanti; Dian Aswita; Dewi Febriyanti; Sri Ismulyati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.12389

Abstract

This research focuses on exploring the various benefits of integrating local potential into biology learning to enhance conceptual understanding, student engagement, improve thinking skills, change behavior, and environmental awareness. The aim of this study is to provide a comprehensive analysis of how the potential of local biodiversity in coral reef ecosystems can be effectively integrated into biology learning. The method used was an exploratory descriptive study. The research was conducted on Rubiah Island. Data collection techniques included direct observation and literature review. The data obtained were then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results indicate that local potential coral reefs can be utilized as learning resources through their utilization. They do not require special design and can be directly applied and used in the learning process. Integrating local potential into biology learning offers promising opportunities for innovative and engaging learning experiences. The material related to this utilization is biodiversity, including species diversity, the benefits and value of biodiversity, the classification of living things, animals, ecology, and environmental change. The conclusion of this study indicates that the utilization of local potential can enrich the reference sources for biology learning while providing a positive impact on environmental sustainability.
Implementasi Pendidikan Karakter Di Era Inovasi Artificial Intelligence (AI) : Strategi Dan Tantangan Dalam Meningkatkan Kesadaran Moral Mahasiswa Nadhroh, Luthfiyatun; Anwar, Syamsul; Wahyuniar, Wahyuniar; Aswita , Dian; Rukiyanto, Bernardus Agus; Annas, Annisa Nuraisyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi pendidikan karakter di era inovasi Artificial Intelligence (AI) dengan fokus pada strategi dan tantangan dalam meningkatkan kesadaran moral mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai karakter dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan tinggi di tengah disruptif teknologi AI, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur relevan, termasuk buku, artikel jurnal ilmiah, dan sumber terpercaya lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif meliputi penguatan peran dosen sebagai teladan, integrasi nilai etika dalam materi perkuliahan berbasis AI, serta pengembangan kegiatan kurikuler yang mendorongrefleksi moral. Namun, tantangan utama terletak pada cepatnya perkembangan AI yang kerkadang melampaui kesiapan institusi dalam merumuskan kebijakan etika, serta potensi ketergantungan mahasiswa pada teknologi yang dapat mereduksi interaksi sosial. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidik, institusi, dan pembuat kebijakan menjadi krusial untuk memastikan AI menjadi alat yang memperkuat, bukan menggantikan, fondasi moral mahasiswa.
STRATEGI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) DAN METODE IMPLEMENTASINYA PADA PENDIDIKAN DASAR: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Irwan, Alken; Efendi, Rendi Nur; Tohamba, Citra Prasiska Puspita; Fahmi, Fahmi; Aswita, Dian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.6131

Abstract

Deep learning in elementary education has become increasingly relevant as 21st-century competencies emphasize conceptual understanding, transferability, and higher-order thinking skills from an early stage. This study aimed to synthesize deep learning strategies and their implementation methods in elementary education using a systematic literature review (SLR) approach based on PRISMA. The search process was conducted using keywords related to “deep learning” and “elementary education” across national and international academic databases, followed by screening based on inclusion–exclusion criteria and data extraction for thematic synthesis. Of the 30 documents identified, 20 studies met the criteria for analysis. The findings indicate that deep learning in elementary education is most commonly operationalized through project-based, problem-based, and inquiry-based strategies, strengthened by collaboration and reflection as cross-cutting elements. Recurring implementation patterns include contextual engagement, exploration, concept reinforcement, product or solution creation, presentation and feedback, and reflection, with authentic assessment (performance rubrics, portfolios, and self/peer assessment) ensuring learning depth. The most consistent impacts include improved conceptual understanding, enhanced critical thinking and problem-solving skills, and the development of communication and collaboration abilities. These findings highlight the importance of strengthening teachers’ capacity in designing tasks and authentic assessments, as well as providing institutional support to ensure sustainable implementation of deep learning in elementary education.
EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET BERBAHAN DASAR TAHU DAN SAYUR: INOVASI PANGAN LOKAL BERGIZI DAN TERJANGKAU BAGI RUMAH TANGGA Dian Aswita; Nur Aisyah Takdir; Christina Aryanti Pada Soa; Oriny Tri Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/17pj7v19

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah pangan lokal melalui edukasi dan pelatihan pembuatan nugget berbahan dasar tahu dan sayuran. Program ini bertujuan memberikan alternatif olahan sehat, bergizi, serta bernilai ekonomis sebagai solusi atas ketergantungan masyarakat pada makanan siap saji yang kurang sehat. Pelatihan berlangsung di Mesjid Al Muhajirin Kota Makassar dengan peserta sebanyak 20 orang anggota Majelis Taklim Al Muhajirat. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, tahap pelatihan, dan tahap evaluasi dengan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test 88 meningkat menjadi 98 pada post-test atau terjadi peningkatan sebesar 11,36%. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi serta menilai bahwa keterampilan ini bermanfaat tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha rumahan. Kontribusi kegiatan ini terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan terletak pada penguatan literasi pangan masyarakat, pengembangan keterampilan praktis, serta penerapan pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman langsung. Dengan demikian, pelatihan pembuatan nugget tahu dan sayur dapat menjadi sarana edukasi aplikatif yang relevan bagi pendidikan nonformal sekaligus mendukung upaya pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pangan lokal
Eksplorasi Bentang Alam Pulau Banyak Sebagai Sumber Belajar Kontekstual Berbasis Diferensiasi Proses Dian Aswita; Nafisah Hanim; Saudah Saudah; Lasri Lasri; Tuti Marjan Fuadi
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84260

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi bentang alam Pulau Banyak sebagai sumber belajar biologi kontekstual pada materi ekosistem. Tujuannya adalah memetakan fitur alam lokal dan merancangnya ke dalam alur pembelajaran yang mendukung diferensiasi proses sesuai Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di kawasan wisata bahari Pulau Banyak serta analisis dokumen kurikulum. Analisis data menggunakan teknik kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentang alam Pulau Banyak memiliki karakteristik morfologi yang kaya, mencakup komponen abiotik seperti karakteristik substrat dan komponen biotik berupa formasi vegetasi mangrove serta pesisir. Fitur-fitur tersebut memiliki relevansi kuat dengan capaian pembelajaran biologi, khususnya pada sub-materi komponen biotik & abiotik, interaksi komponen ekosistem, aliran energi dan siklus materi, serta perubahan dan keseimbangan lingkungan. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rancangan pembelajaran berdiferensiasi yang membagi aktivitas eksplorasi peserta didik ke dalam jalur pengamatan fisik, pemetaan spasial, dan analisis dampak lingkungan. Pemanfaatan laboratorium alam ini terbukti potensial dalam menciptakan pengalaman belajar yang inklusif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik melalui interaksi langsung dengan fenomena alam nyata. Hasil temuan ini memberikan panduan praktis bagi guru dalam mengontekstualisasikan materi biologi sekaligus mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif di sekolah.
Eskalasi Literasi Ilmiah Melalui Webinar 'Detektif Sains': Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Siswa SMKN 6 Konawe Selatan Oriny Tri Ananda; Jendri Mamangkey; Dian Aswita; La Ode Adi Parman Rudia; Adi Pramuda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xgvter82

Abstract

Di tengah disrupsi era Society 5.0, penguasaan literasi sains dan keterampilan menulis karya tulis ilmiah (KTI) menjadi prasyarat mutlak bagi siswa, namun realitasnya capaian literasi ilmiah di daerah rural masih tergolong rendah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengeskalasi kompetensi literasi ilmiah siswa SMKN 6 Konawe Selatan melalui program pelatihan intensif bertajuk webinar "Detektif Sains". Pelaksanaan program menggunakan pendekatan pendampingan sistematis yang terdiri dari enam tahapan, yakni observasi awal, identifikasi problematika di sekolah, penyusunan solusi strategis, perancangan aksi, implementasi pelatihan melalui media webinar, serta evaluasi akhir. Partisipan dalam kegiatan ini berjumlah 25 siswa kelas XI. Instrumen evaluasi menggunakan survei untuk memetakan persepsi dan kendala teknis siswa dalam penulisan ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa meskipun seluruh siswa (100%) memiliki ketertarikan untuk mengangkat fenomena lokal menjadi ide riset, terdapat hambatan teknis yang signifikan. Sebanyak 84,2% peserta mengalami kesulitan dalam menyusun kerangka tulisan yang logis, dan lebih dari separuh peserta belum terbiasa memanfaatkan jurnal ilmiah sebagai referensi kredibel. Namun, pasca-intervensi melalui webinar, terjadi peningkatan pemahaman mendalam mengenai struktur KTI, teknik sitasi, dan formulasi latar belakang masalah. Program pelatihan karya ilmiah efektif dalam menumbuhkan budaya riset dan memberikan modalitas intelektual bagi siswa di daerah rural untuk menyusun karya ilmiah yang terstruktur. Pendampingan ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan literasi antara wilayah urban dan rural dalam menghasilkan generasi yang literat secara ilmiah
How Far Is Digital Technology Utilized in Biology Learning? Profile and Challenges in Higher Education Nur Aisyah Takdir; Nurkhaerat Alimuddin; Dian Aswita; Oriny Tri Ananda; Nur Aisyah Ainun
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v6i1.1980

Abstract

Digital technology utilization has become an essential component of biology learning in higher education as it supports more interactive, flexible, and student-centered learning processes. This study aimed to describe the profile of digital technology utilization in learning among lecturers of the Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Makassar, based on students’ perceptions. The study employed a quantitative descriptive method with a survey approach involving 110 fourth-semester students from the Biology Education, Biology, and Biotechnology study programs selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics, including mean scores and percentages. The results indicated that the utilization of digital technology was categorized as high, with an overall mean score of 4.14. The digital material delivery aspect obtained the highest score (4.35), while technology utilization in laboratory activities received the lowest score (3.68). It can be concluded that digital technology has been optimally utilized in biology learning; however, greater efforts are needed to enhance its application in practical laboratory activities.
Developing an Ethno-Ecotourism Environmental Education Model for Sustainable Coastal Tourism in Aceh Indonesia Dian Aswita; Nafisah Hanim; Cut Ratna Dewi; Nur Aisyah Ainun; Firdaus Daud; Syamsul Rizal
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v14i2.2561

Abstract

Tourism expansion in environmentally sensitive coastal areas continues to intensify ecological pressures, while conventional environmental education often remains disconnected from indigenous socio-cultural realities. Although customary institutions have long contributed to environmental stewardship, limited research has transformed indigenous governance into a structured educational framework for sustainable tourism. This study aimed to develop and validate an Ethno-ecotourism-based Environmental Education Model that operationalizes Acehnese customary institutions as pedagogical mechanisms for sustainability education. Using a Research and Development (R&D) approach through the Four-D framework and a sequential explanatory mixed-method design, data were collected through interviews and observations involving 15 key informants, expert validation by seven specialists, and practicality testing with 30 tourism practitioners. Qualitative data were analyzed using the interactive model of Huberman and Saldaña, while quantitative data were examined using descriptive statistics. The findings indicated that the model was both valid and practical, with the social system emerging as its strongest component. The study demonstrated that indigenous governance could serve as an educational infrastructure that strengthened environmental responsibility, community-based conservation, and sustainable tourism. By integrating customary law into a validated pedagogical framework, this research contributes to the theory of environmental education and provides a culturally responsive pathway to sustainability in indigenous and coastal communities.
Co-Authors A. Muhammad Haerul Taufiq Abd. Rasyid Syamsuri Abubakar Abubakar Adi Hartono Adi Pramuda Adi Pramuda Adnan Adnan Ahmad Suryadi Aiza Rafsanjani Ali Sarong Alim Hardiansyah Ananda, Oriny Tri Andi Asmawati Azis Anita Noviyanti Anita Noviyanti Annas, Annisa Nuraisyah Anwar Anwar Apit Fathurohman Asnariza Ayu Anindia Hizraini Azwir Azzarkasyi, Muhammad Badratun Nafis Batubara, Hani Maisyarah Christina Aryanti Pada Soa Citra Prasiska Puspita Tohamba, Citra Prasiska Puspita Citra Puspita Tohamba Cut Ratna Dewi Deta Pristihayati Dewi Febriyanti Dewi Febriyanti Dewi Febriyanti Efendi, Rendi Nur Eka Apriyanti Eka Mistar Emy Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Erlia Hanum Evi Apriana Fahmi Fahmi Faisal Anwar Febriyanti, Dewi Firdaus Daud Fitria Wulandari Hambali Hambali Handayani, Andi Asti Haris Munandar Hayati Hayati Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Huriyah Anisah Amri Ibrahim Ibrahim Ida Hasmita Ida Hasmita, Ida Ikramullah Zein Indah Suryawati Israwati Israwati Israwati Israwati, Israwati Iva, Muhammad Irvan Nur' Iwan Henri Kusnadi Jailani Jailani Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jendri Mamangkey Jendri Mamangkey Jendri Mamangkey Jendri Mamangkey Jinan, Riadhil Jujuk Ferdianto Juli Firmansyah Julia, Putry Kartika Dewi La Ode Adi Parman Rudia Lasri M Ali Sarong M. Danil Maulidar Maulidar Maulidar Maya Alemina Ketaren Muarifah Muarifah Muh Yunus Muhammad Azzarkasyi Muhammad Isa Muhammad Isa Muhammad Ridhwan Nadhroh, Luthfiyatun Nadia Aldyza Nafisah Hanim Nafisah Hanim Normanita Normanita Noviyanti, Anita nugroho, muhammad toto Nur Ainun, Nur Ainun Nur Aisyah Ainun Nur Aisyah Ainun Nur Hikmah Nur Nazhifah Adyputri Nur Risnawati Kusuma Nuraisyah Takdir Nurfarah Idayu Nurkhaerat Alimuddin Nurlena Andalia Nurlena Andalia Nurlia Zahara Nurul Fazila Oriny Tri Ananda Pada Soa, Christina Aryanti Petrus Jacob Pattiasina Putri Andiny Putry Julia Rahayu Rahayu Rahmani Reza Maulana Rheka Putri Meliza Ririn Syahriani Rukiyanto Rukiyanto, Rukiyanto Safuridar Sahla Sahira Saputra, Didin Hadi SAUDAH SAUDAH Saudah Saudah Saudah Saudah Siti Sarah Sri Ismulyati Sri Ismulyati Sri Mardawiyah St. Fatima Kadir Sugianto Sugianto Sugianto Suleman Samuda Suleman Samuda Suleman Samuda Sangadji Susilo Surahman Syamsiah Syamsiah Syamsiah, Syamsiah Syamsul Anwar, Syamsul Syamsul Rizal Syamsul Rizal Syamsul Rizal Syarifuddin Takdir, Nur Aisyah Tri Zahra Ningsih Tuti Marjan Fuadi Tuti Supatminingsih Umi Umaya Harahap Wahyuniar Wahyuniar Yaumil Maghfirah Armas Zumaidar Zumaidar