p-Index From 2021 - 2026
9.388
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DE JURE Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum Jurnal Diskursus Islam Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Journal Of Nursing Practice Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Shar-E: Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam El-Iqtishady Jurnal Andi Djemma I Jurnal Pendidikan Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Kolaboratif Sains Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN Journal of Law, Poliitic and Humanities DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Socius: Social Sciences Research Journal Anayasa International Journal of Islamic Studies Media Hukum Indonesia (MHI) HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional Jurnal Gawat Darurat Multidisciplinary Indonesian Center Journal Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Government of Archipelago Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review Lentera: Journal of Islamic Studies Bayt Al Hikmah (Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam) Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM PUBLIK Patawari, Andi Yusri; Ridwan, Saleh; HL, Rahmatia; Rahmawati, St.
Jurnal AL-SYAKHSHIYYAH Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Vol 7 No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/as-hki.v7i1.7022

Abstract

The issue of domestic violence has received relatively little attention among legal experts, both in terms of regulation and implementation. This paper aims to raise awareness and explore the extent to which Islamic legal norms and public law align with the spirit of anti-violence, particularly within the household. This study employs a normative juridical approach. Data were collected through documentation techniques, focusing on Islamic legal literature such as the Quranic texts and Hadith, as well as classical fiqh texts and statutory regulations currently in force in Indonesia. The study reveals that acts of domestic violence are prohibited in Islam, which is consistent with the anti-violence principles embedded in Indonesian legislation related to acts of violence.
Formulation of Iḥdād Rights for Career Women in Counter Legal Draft Compilation of Islamic Law Sohrah; Ridwan, M. Saleh; Musrianaa
Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review Vol. 1 No. 2 (2022): Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review
Publisher : MUI Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64016/parewasaraq.v1i2.8

Abstract

This study aims to analyze and formulate applicable ihdad rights for career women within the framework of the Counter Legal Draft Compilation of Islamic Law. Counter Legal Draft KHI is a legal product of Islamic law reform in Indonesia. The material contained in the KHI is considered gender bias against women, so CLD-KHI was born which aims to revise the article on gender bias in the KHI. With one of the approaches used in formulating laws based on gender equality so that the role of women in society that has undergone significant evolution, including in terms of education, career, and active participation in economic life does not reduce women's rights. This research is classified as library research type, data is collected by reviewing and reviewing various books that have relevance to the subject matter, and then using primary and secondary data sources, with normative analysis research methods on various sources of Islamic law, legal documents, and related literature. This research also involves a comparative approach to compare the views of different schools of Islamic law regarding ihdad rights and their context in the lives of career women today. The results showed that it is necessary to reformulate ihdad rights in order to accommodate the aspirations and real conditions of career women. This reformulation should take into account just and balanced inheritance rights, without neglecting fundamental principles of Islamic law. In addition, it is also necessary to integrate social, economic, and cultural aspects in consideration of the formulation of new ihdad rights. This research contributes in the face of social change and the demands of gender equality in the context of Islamic law. It is hoped that the resulting ihdad rights formulation can provide guidance for legislators and legal practitioners in developing more inclusive and fair regulations for career women, while adhering to fundamental Islamic legal principles.
PERLINDUNGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Amrullah, Salam; Sultan, Lomba; Ridwan, Muh. Saleh
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3097

Abstract

Persoalan kekerasan terhadap istri secara fisik maupun psikis, dewasa ini semakin sering terjadi di masyarakat. Realita tersebut secara faktual menunjukkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga terhadap istri, merupakan suatu fenomena yang terkadang dianggap lazim di lingkungan masyarakat. Anggapan lazim ini tentunya tidak terlepas dari konstruksi sosial yang berkembang di tengah masyarakat bahwa suami adalah kepala keluarga dan memiliki otoritas penuh terhadap anggota keluarga termasuk isteri. Dalam konteks itu kajian ini berupaya mengupas tentang bagaimana konsep perlindungan terhadap perempuan korban KDRT dalam hukum Islam. Dalam konteks perlindungan perempuan dalam rumah tangga, teks-teks al-Qur’an memberikan banyak jawaban yang mengharuskan perwujudan hubungan rumah tangga secara ma’ruf dalam arti setara, adil dan demokratis. Hal ini menegaskan bahwa hukum Islam membawa misi perlindungan, yaitu sebagai rahmat bagi seluruh manusia di muka bumi. Hal ini juga diharmonisasikan dengan hukum perlindungan perempuan yang berlaku di Indonesia saat ini.
NILAI MASLAHAT DALAM PERINTAH IBADAH Nur, Irayanti; Sultan, Lomba; Ridwan, Muh. Saleh
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3092

Abstract

Nilai maslahat yang terkandung dalam perintah ibadah dalam Islam, baik dari aspek individual maupun sosial. Perintah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai manifestasi ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga mengandung hikmah dan manfaat yang berdampak pada kesejahteraan manusia. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks terhadap sumber utama dalam Islam, yaitu Al-Qur'an dan Hadis, serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah memiliki nilai maslahat yang bersifat multidimensional, meliputi dimensi spiritual, psikologis, sosial, dan ekologis. Contohnya, shalat memberikan ketenangan jiwa dan memperkuat hubungan dengan Allah, sedangkan zakat dan sedekah mendorong solidaritas sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Disini ini menegaskan bahwa pemahaman terhadap nilai maslahat ibadah dapat meningkatkan kesadaran umat dalam melaksanakan perintah agama secara ikhlas dan penuh tanggung jawab
Analysis of Marriage Legalization Decisions at the Bulukumba Religious Court from a Progressive Law Perspective Jamin, Awaluddin; Muhammad Saleh Ridwan; Asni, Asni; Imran Anwar Kuba; Rian Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10038

Abstract

This study aims to analyze the judge’s considerations in marriage legalization (isbat nikah) cases in the Bulukumba Religious Court from the perspective of progressive legal theory. It employs field research using statutory, sociological, and legal anthropological approaches to understand the dynamics of legal reasoning within the context of social reality and substantive justice. The findings indicate that in deciding marriage legalization cases, judges refer to Law Number 1 of 1974 on Marriage and the Compilation of Islamic Law (Presidential Instruction Number 1 of 1991), by assessing the validity of the marriage pillars and conditions, as well as their conformity with both Islamic and positive law provisions. Analysis of Decision No. 315/Pdt.P/2023/PA.Blk and No. 297/Pdt.P/2023/PA.Blk reveals that judges have taken into account the values of justice in the spirit of progressive law, which views law as a means of social transformation for the benefit of society. Progressive law is understood as a dynamic legal concept that prioritizes substantive justice and responds to the legal needs of society to achieve legal certainty while protecting citizens’ rights.
Memahami Hukum Islam melalui Hadis Harjana, Dwi; Talli, Abdul Halim; Ridwan, Saleh
Shar-E : Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah Vol. 11 No. 1 (2025): Shar-E: Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/shar-e.v11i1.4094

Abstract

This study examines the existence of hadith as the second source of Islamic law after the Qur’an, as well as the methods employed to interpret and implement it in the formation of Islamic legal rulings. Hadith serves as an explanation of Qur’anic verses, a source of new legal rulings, and a guide for Muslim daily life. The research combines library study and field observation, employing the maqāṣid al-syarī‘ah approach to analyze the principles, methods, and both textual and contextual approaches in understanding hadith. Findings reveal that a comprehensive understanding of hadith requires verification of the chain of transmission, analysis of the text, and consideration of historical and social contexts. Accordingly, hadith not only reinforces its position as a source of Islamic law but also contributes to the development of relevant, applicable, and contemporary-oriented legal solutions.
NILAI MASLAHAT DALAM PERINTAH IBADAH Nur, Irayanti; Sultan, Lomba; Ridwan, Muh. Saleh
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3092

Abstract

Nilai maslahat yang terkandung dalam perintah ibadah dalam Islam, baik dari aspek individual maupun sosial. Perintah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai manifestasi ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga mengandung hikmah dan manfaat yang berdampak pada kesejahteraan manusia. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks terhadap sumber utama dalam Islam, yaitu Al-Qur'an dan Hadis, serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah memiliki nilai maslahat yang bersifat multidimensional, meliputi dimensi spiritual, psikologis, sosial, dan ekologis. Contohnya, shalat memberikan ketenangan jiwa dan memperkuat hubungan dengan Allah, sedangkan zakat dan sedekah mendorong solidaritas sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Disini ini menegaskan bahwa pemahaman terhadap nilai maslahat ibadah dapat meningkatkan kesadaran umat dalam melaksanakan perintah agama secara ikhlas dan penuh tanggung jawab
PERLINDUNGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Amrullah, Salam; Sultan, Lomba; Ridwan, Muh. Saleh
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3097

Abstract

Persoalan kekerasan terhadap istri secara fisik maupun psikis, dewasa ini semakin sering terjadi di masyarakat. Realita tersebut secara faktual menunjukkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga terhadap istri, merupakan suatu fenomena yang terkadang dianggap lazim di lingkungan masyarakat. Anggapan lazim ini tentunya tidak terlepas dari konstruksi sosial yang berkembang di tengah masyarakat bahwa suami adalah kepala keluarga dan memiliki otoritas penuh terhadap anggota keluarga termasuk isteri. Dalam konteks itu kajian ini berupaya mengupas tentang bagaimana konsep perlindungan terhadap perempuan korban KDRT dalam hukum Islam. Dalam konteks perlindungan perempuan dalam rumah tangga, teks-teks al-Qur’an memberikan banyak jawaban yang mengharuskan perwujudan hubungan rumah tangga secara ma’ruf dalam arti setara, adil dan demokratis. Hal ini menegaskan bahwa hukum Islam membawa misi perlindungan, yaitu sebagai rahmat bagi seluruh manusia di muka bumi. Hal ini juga diharmonisasikan dengan hukum perlindungan perempuan yang berlaku di Indonesia saat ini.
Mediasi Elektronik Dalam Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Makassar Kelas 1A Ahmad Fajril; Ahmad Musyahid; Muhammad Saleh Ridwan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11000

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi mediasi elektronik dalam penyelesaian perkara perceraian di Pengadilan Agama Makassar Kelas 1A sebagai bagian dari transformasi digital sistem peradilan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan peradilan yang lebih efisien, cepat, dan terjangkau, sejalan dengan penerapan sistem e-Court oleh Mahkamah Agung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas mediasi elektronik serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis-empiris melalui studi lapangan dan wawancara mendalam dengan hakim mediator dan para pihak yang berperkara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi elektronik memberikan efisiensi dalam hal waktu dan biaya, namun belum sepenuhnya efektif dalam mencapai perdamaian karena keterbatasan kualitas sumber daya manusia, khususnya mediator yang umumnya hanya berlatar belakang hukum tanpa keahlian konseling keluarga. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi mediator secara multidisipliner serta penguatan sistem pendukung mediasi elektronik agar tujuan utama mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa yang berorientasi damai dapat tercapai secara optimal.
Maqāṣid, Maṣlaḥa, and Legal Pluralism: Islamic Law’s Governance of Adolescent Marriage After Premarital Pregnancy Bakence, Lutfi; Sultan, Lomba; HL, Rahmatiah; Ridwan, Saleh
Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Том 3 № 03 (2025): Journal of Modern Islamic Studies and Civilization
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jmisc.v3i03.1922

Abstract

Premarital pregnancy continues to drive adolescent marriage in Indonesia where religious, customary, and state norms intersect. This study examines how marriages following premarital pregnancy are governed in North Halmahera and identifies the conditions under which negotiated compromises protect or harm young families. Using a qualitative case study, we conducted in-depth interviews with clerics, customary leaders, officials, adolescents, and parents, observed community proceedings, and analyzed local documents; thematic and cross-case analysis with triangulation and reflexivity ensured credibility and ethical safeguards. Cases cluster among adolescents aged fifteen to nineteen with incomplete schooling and financial strain, and decision windows compress rapidly once pregnancy becomes known. Proximal and structural drivers include gaps in sexuality education, limited parent–child communication, peer and media influence, low practical religious literacy, and poverty. Three honor-restoring mechanisms recur: swift marriage, customary acknowledgment through penebusan, and judicial dispensation. Outcomes diverge: when safeguards for consent, psychosocial readiness, maternal and child health, continued education, and civil documentation are embedded, reintegration improves; when compromises focus on ritual display alone, risks accumulate and legal identity gaps persist. The analysis refines legal pluralism in practice by showing how maqasid- and maslaha-oriented reasoning legitimates harm-reduction pathways and explains subdistrict variation by leader networks and administrative capacity. The study offers a micro-process model and recommends locally coherent sexuality education, culturally anchored premarital counseling, integrated referral systems, clear documentation routes, and measured use of dispensation.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rahim Abdillah Abdillah Abdul Fattah Abdul Halim Talli Abdul Mujib Sawihi Abdul Qayyum, Abdul Rahman Hi. Abdul Rivai Poli Abdul Wahab abdullah, muh ruslan ABDULLAH, MUH. RUSLAN Achmad Musyahid Idrus Ahmad Faiz Mukhbit Ahmad Fajril Ahmad Musyahid Ahmad Qurais Wahid Akmal, Andi Muhammad Alifa Dzahabiyah Sir Andi Abdul Hamzah Andi Airiza Rezki Syafaat Andi Intan Cahyani Andi Sumardin, Andi Andi Takdir Djufri Andriany, Mita Ani Auli Ilmi Annisa, Thahirah Ardiansyah, Bimas Asni Asni Asni Azzochrah, Nurul Azizah Bahrul, Syahdan Bakence, Lutfi Bakri, Muammar Darussalam Desrianti, Desrianti Dwi Harjana Ekayanti, Sri Eny Sutria Erni Erni Fachrul Salam Baharuddin fahlevi, Andi Fairuz Elisya Fasiha Fasiha, Fasiha Fatimah, Siti Nurul Fatma Firdaus Firdaus Firman Fitri Wulandari Fitriani, Aidah Gunawan Gunawan Hamzah Hasan Handayani, Nurilma Hariani, Nur Fitri Harjana, Dwi Hartini Tahir Hasri Hasri Herlina Herman, Muhammad Akbar Hisbullah Hisbullah HL, Rahmatia Idham Idham Ilham Rissingg Imran Anwar Kuba Irayanti Nur Jamin, Awaluddin Karunia, Khaerunnisa Kasjim Salenda Kaunar, Abdullah Kemhay, Hardi Khaerul Rasyidi Khaerunnisa Karunia Kurniati Kurniati Kurniati Kusnadi Umar Laela Mutmainnah Latif, Fandi Hi. Lomba Sultan Lutfi, Muhtar Maghudi, Muhammad Imam Mapuna, Hadi Daeng Marilang Misbahuddin Misbahuddin Muh Fiqram Muh Ruslan Abdullah Muh. Jamal Jamil Muhammad Akbar Herman Muhammad Furqanul Ikram MUHAMMAD ILHAM Muhammad Salam Amrullah Muhammad Shuhufi Muhammadiyah Amin Mukhtar Lutfi Musrianaa Mustaufiq, Mustaufiq N. Nazaruddin Nerli Citra Lestary Nur Ahmad Nur Aisyah Nur, Irayanti Nur, Muhammad Imran Nurfaika Ishak Nurjannah N, Nurjannah Nurman Said Nurul Adawia Nurul Azizah Azzochrah Nusair, Abuyamen Osman, Zaiton Patawari, Andi Yusri Patimah Patimah Patimah Patimah Pora, Rasid Pratiwi, Haerani Putra, Wiyari Dwi Qayyum, Rahman Qorina, Ulfa Rahim, Irawati Rahma Amir, Rahma Rahman Syamsuddin Rahmatiah HL Rahmawati, St. Rahmiati Rahmiati Ramadan, Nur Hikmah Anugrah Rasdiyanah, Andi Rasdiyanah, Rasdiyanah Rasmawati Rian Hidayat Risnah, Risnah Rohim, M. Yusuf Nur Rusman Rusman Rusni Rusni Sabani, Akbar Saitul Mahtir Sakina Siswahyudianto Siti Aisyah Sitti Rahmatiah Sohrah Sudirman L, Sudirman Sulastryani, Sulastryani Syamsuddin, Arman Syamsuddin, Darussalam Syatar, Abdul Tahir Maloko Tarmizi Tarmizi Tasliyah Erlina Try Sa’adurrahman HM. Kafrawi Umar Laila Umar, Marzuki Ummu Awaliah Usman Jafar Wahdaniah Wahidah Abdullah Zulfadli Zulfadli Zulfahmi Alwi Zulfajri H Zulhas’ari Mustafa