This Author published in this journals
All Journal Jurnal Indo-Islamika Jurnal Kreatif Tadulako Online Phi : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan REKAYASA Global Medical and Health Communication Jurnal Ilmiah Pangabdhi Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan Jurnal Pendidikan Dasar PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering) SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM YUME : Journal of Management SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Akuntansi Kompetif Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Jurnal Abdi Insani Journal of Borneo Holistic Health Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL ILMIAH EDUKATIF INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Journal of Aquaculture and Enviroment DEVOSI Diniyah: Jurnal Pendidikan Dasar Agroindustrial Journal Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Sosial Budaya Journal Transformation of Mandalika Journal of Lex Philosophy (JLP) Bosowa Journal of Education Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar PENANOMICS: INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMICS Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Mamangan Social Science Journal Sharing: Journal Of Islamic Economics, Management And Business JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Kompetitif Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Agribest New Economy
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Minat Belajar IPAS Kelas V UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2 Kota Makassar Rajmawati, Andi; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan berpikir kritis dan minat belajar IPAS pada murid kelas V di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2, Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu dengan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 murid. Murid dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model Think Pair Share sejumlah 25 murid dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional sebanyak 25 murid. Pembelajaran menggunakan model Think Pair Share dilakukan selama dua pertemuan, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Sebelum dan setelah perlakuan, kedua kelompok diuji dengan pretest dan postest untuk mengukur kemampuan berpikir kritis serta minat belajar IPAS. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa model Think Pair Share berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan nilai sig. 0,017 dan minat belajar IPAS dengan nilai sig. 0,738. Secara simultan, model Think Pair Share juga memberikan kontribusi besar terhadap keduanya. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan minat belajar murid, sehingga dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar. This study aims to examine the effect of the Think Pair Share learning model on critical thinking skills and interest in learning Science and Social Studies (IPAS) among fifth-grade students at UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2, Makassar City. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group design. The sample consists of 50 students, divided into two groups: an experimental class of 25 students using the Think Pair Share model and a control class of 25 students using conventional teaching methods. The Think Pair Share model was implemented over two sessions, while the control class used the lecture method. Before and after the intervention, both groups were tested with a pretest and posttest to measure critical thinking skills and interest in learning Science and Social Studies. Regression analysis results indicate that the Think Pair Share model has a positive and significant effect on improving critical thinking skills, with a significance value of 0.017, and on interest in learning Science and Social Studies, with a significance value of 0.738. Simultaneously, the Think Pair Share model also makes a substantial contribution to both aspects. These findings suggest that implementing the Think Pair Share model can enhance students' critical thinking skills and interest in learning, making it a viable approach to improving the quality of Science and Social Studies education in elementary schools.
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Inpres Perumnas Antang 1/1 Kecamatan Manggala Kota Makassar Irpawanti, Irpawanti; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap motivasi dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V SD Inpres Perumnas Antang 1/1, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa akibat penerapan metode konvensional (ceramah) yang kurang interaktif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe non-equivalent control group. Sampel terdiri dari 59 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (31 siswa) dan kelas kontrol (28 siswa). Instrumen penelitian meliputi angket motivasi dan tes hasil belajar. Analisis data menggabungkan statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas, homogenitas, serta uji hipotesis dengan ANCOVA dan MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen (rata-rata = 80,00; SD = 4,633) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (rata-rata = 65,61; SD = 8,355). Demikian pula hasil belajar kelas eksperimen (rata-rata = 82,42; SD = 8,334) lebih unggul daripada kelas kontrol (rata-rata = 79,00; SD = 7,756). Uji hipotesis membuktikan pengaruh signifikan model PjBL terhadap motivasi (*p* = 0,000) dan hasil belajar (*p* = 0,001) secara terpisah, serta secara simultan (*p* = 0,000). Simpulan penelitian mengonfirmasi bahwa model PjBL efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS secara signifikan dibandingkan model konvensional, melalui partisipasi aktif, kolaborasi, dan kontekstualisasi materi. Implikasinya, guru disarankan mengadopsi PjBL untuk menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis dan bermakna. This study aims to analyze the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on the motivation and science learning outcomes of fifth-grade students at SD Inpres Perumnas Antang 1/1, Manggala District, Makassar City. The research background stems from low student motivation and learning outcomes due to conventional teaching methods (lectures) that lack interactivity. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design of the non-equivalent control group type. The sample consisted of 59 students divided into an experimental class (31 students) and a control class (28 students). Research instruments included motivation questionnaires and learning outcome tests. Data analysis combined descriptive and inferential statistics (normality test, homogeneity test, and hypothesis testing using ANCOVA and MANOVA). Results indicated that learning motivation in the experimental class (mean = 80.00; SD = 4.633) was significantly higher than the control class (mean = 65.61; SD = 8.355). Similarly, learning outcomes in the experimental class (mean = 82.42; SD = 8.334) surpassed the control class (mean = 79.00; SD = 7.756). Hypothesis testing confirmed the significant effect of PjBL on motivation (*p* = 0.000) and learning outcomes (*p* = 0.001) separately, as well as simultaneously (*p* = 0.000). The study concludes that the PjBL model is effective in significantly improving motivation and science learning outcomes compared to conventional methods, facilitated by active participation, collaboration, and material contextualization. Consequently, teachers are recommended to adopt PjBL to create more dynamic and meaningful learning experiences.
Transformasi Integrasi Digital Untuk Membangun Kemandirian Belajar Siswa Studi Kasus SDIT Wahdah Islamiah Kendari Fahasini, La Ode; Muhibuddin, Andi; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6162

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi penerapan, menentukan dampak, dan bentuk evaluasi transformasi integrasi digital untuk membangun kemandirian belajar siswa (Studi Kasus SD IT Wahdah Islamiyah Kendari. Masalah dalam penelitian ini yaitu media berbasis teknologi informasi belum sepenuhnya   tersedia disetiap kelas di sekolah dan dimanfaatkan oleh guru untuk kepentingan dalam proses pembelajaran mengakibatkan siswa kurang mandiri dalam menyelesaikan tugas yang diberikan, hanya menyalin pekerjaan temannya.Teknik Penelitian diketahui bahwa penelitian kontekstual agar mengkaji perubahan integrasi teknologi dan pengaruhnya terhadap kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode survei. Saksi penelitian terdiri dari 2 orang guru wali tingkat, 1 orang pimpinan sekolah, 3 orang wali pelajar, dan 2 orang pelajar. Metode pengumpulan data terdiri dari tanya jawab mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan perubahan integrasi teknologi agar membentuk kemampuan individu latihan pelajar dilakukan oleh guru dengan cara meningkatkan keahlian penggunaan gadget dalam pelatihannya. Menjaga perilaku motivasi latihan, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan kemampuan individu latihan pelajar. Fungsi guru sebagai fasilitator dalam pelatihan diharapkan pelajar mampu melakukan kegiatan latihan secara bebas dengan aturan dan sarana latihan yang didukung oleh gadget. 2) Hubungan perubahan campuran tingkat lanjut agar menumbuhkan kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari memiliki akibat positif dan negatif, dimana akibat positifnya meningkatkan pengetahuan dan bekerja dengan komunikasi serta mencari informasi dari luar, sedangkan akibat negatifnya dapat membuat pelajar menjadi tidak aktif dan dapat mengganggu kesehatan. 3) Peangkaan pelaksanaan perubahan campuran tingkat lanjut agar lebih meningkatkan kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari dengan menggunakan peangkaan, yaitu motivasi latihan, disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan motivasi diri. Hasil akhir yang didapat diketahui bahwa bahwa pemanfaatan perubahan bergabung tingkat lanjut agar membentuk kebebasan latihan di SD IT Wahdah Islamiah Kendari telah terlaksana dengan baik Penggabungan Terkomputerisasi Perubahan, Kebebasan, Pelatihan., memperoleh konsekuensi positif dan negatif berupa peangkaan motivasi, disiplin, komitmen, keberanian, dan kemampuan individu. The purpose of this study is to identify the implementation, determine the impact, and form of evaluation of digital integration transformation to build student learning independence (Case Study of SD IT Wahdah Islamiyah Kendari. The problem in this study is that information technology-based media is not yet fully available in every class at school and is used by teachers for the benefit of the learning process, resulting in students being less independent in completing the tasks given, only copying their friends' work. Research Techniques It is known that contextual research in order to examine changes in technology integration and its influence on the individual abilities of student training at SD IT Wahdah Islamiah Kendari. This research approach uses a survey method. Research witnesses consist of 2 homeroom teachers, 1 school principal, 3 student guardians, and 2 students. Data collection methods consist of in-depth questions and answers, participatory observation, and documentation. The results of the study indicate that 1) The implementation of changes in technology integration in order to form individual student training abilities is carried out by teachers by increasing gadget usage skills in their training. Maintaining motivational behavior, discipline, responsibility, self-confidence, and individual student training abilities. The function of the teacher as a facilitator in training is expected that students are able to carry out training activities freely with rules and training facilities supported by gadgets. 2) The relationship between advanced mixed changes in order to foster individual student training abilities at SD IT Wahdah Islamiah Kendari has positive and negative effects, where the positive effects increase knowledge and work with communication and seek information from outside, while the negative effects can make students inactive and can interfere with health. 3) The implementation of advanced mixed changes to further improve the individual training abilities of students at SD IT Wahdah Islamiah Kendari by using the following figures: training motivation, discipline, responsibility, courage, and self-motivation. The final results obtained show that the use of advanced combined changes to form freedom of practice at SD IT Wahdah Islamiah Kendari has been implemented well, obtaining positive and negative consequences in the form of motivation, discipline, commitment, courage, and individual abilities..
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perundungan Siswa di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar Amiirullah, Amiirullah; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6168

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab perundungan siswa di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar. Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu masih terjadinya perundungan dikalangan siswa Sekolah Dasar yang dampaknya sangat buruk bagi proses pembelajaran maupun kehidupan sehari–hari baik itu perundungan yang dilakukan keluarga, teman sebaya maupun media massa. Metode penelitian yaitu kualitatif untuk mengeksplorasi secara mendalam faktor-faktor penyebab perundungan siswa untuk memahami fenomena sosial yang kompleks seperti perundungan. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala sekolah, tiga guru kelas dan enam peserta didik, jadi jumlah keseluruhan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perundungan serta upaya pencegahan dan penanganannya di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor keluarga, teman sebaya dan media massa menjadi penyebab utama terjadinya perundungan, diperlukan langkah-langkah preventif, seperti peningkatan pengawasan dari pihak sekolah, kepekaan guru terhadap indikasi perundungan, serta peran orang tua dalam memberikan perhatian dan kasih sayang kep ada anak. The purpose of this study was to analyze the factors causing bullying of students at the SPF UPT of Bontojai Elementary School, Makassar City. The problem found in this study is that bullying still occurs among elementary school students, which has a very bad impact on the learning process and daily life, both bullying by family, peers and mass media. The research method is qualitative to explore in depth the factors causing bullying of students to understand complex social phenomena such as bullying. The informants of this study consisted of the principal, three Class Teachers and six students, so the total number was 10 people. Data collection techniques were observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study aim to identify the factors causing bullying and efforts to prevent and handle it at the SPF UPT of Bontojai Elementary School, Makassar City. The results showed that family, peer and mass media factors were the main causes of bullying, preventive measures were needed, such as increased supervision from the school, teacher sensitivity to indications of bullying, and the role of parents in providing attention and affection to children.
Komparasi Model Pembelajaran Discovery Dan Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar Ashar, Dian Ekawati; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6185

Abstract

Peningkatan hasil belajar peserta didik menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar. Pemilihan model pembelajaran yang tepat berperan penting dalam menumbuhkan keaktifan, pemahaman konsep, serta pencapaian akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPAS antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Discovery dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Inquiry di UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental), dan desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 244 siswa, dan sampel penelitian terdiri dari dua kelas: kelas VA (18 siswa) sebagai kelompok eksperimen I dan kelas VB (16 siswa) sebagai kelompok eksperimen II, yang ditentukan melalui teknik nonprobability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mencakup analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPAS pada kelompok Discovery (81,11) lebih tinggi dibandingkan kelompok Inquiry (64,06). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran Inquiry. Temuan ini memberikan implikasi penting terhadap pemilihan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Improving student learning outcomes is a central concern in elementary school education. The selection of an appropriate instructional model plays a crucial role in fostering student engagement, conceptual understanding, and academic achievement. This study aims to analyze the differences in IPAS (Science and Social Studies Integration) learning outcomes between students taught using the Discovery learning model and those taught using the Inquiry learning model at UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method, specifically using the Nonequivalent Control Group Design. The study population consisted of 244 students, with samples drawn from two classes: class VA (18 students) as the Discovery group and class VB (16 students) as the Inquiry group, selected through non-probability sampling. Data were collected using tests, observation, and documentation, and analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that the average IPAS learning outcome for the Discovery group (81.11) was higher than that of the Inquiry group (64.06). The independent sample t-test revealed a significance value (2-tailed) of 0.004, which is less than the 0.05 threshold, indicating that H0 is rejected and H1 is accepted. Therefore, it can be concluded that there is a significant difference in IPAS learning outcomes between students taught using the Discovery and Inquiry models. These findings have important implications for selecting more effective learning strategies in elementary education.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Di UPT SPF SD Inpres Tangkala I Makassar Hanafi, Hajrah; Madjid, Syahriah; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6197

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar merupakan langkah strategis dalam mentransformasi paradigma pendidikan di Indonesia, dengan memberikan keleluasaan kepada guru untuk memilih perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Meskipun demikian, capaian hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada jenjang sekolah dasar masih tergolong rendah. Di sisi lain, pengaruh lingkungan keluarga dan motivasi belajar sebagai dua faktor penting yang berkontribusi terhadap hasil belajar belum banyak dikaji secara simultan dalam konteks pembelajaran tematik IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan keluarga dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di UPT SPF SD Inpres Tangkala I Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto, dan melibatkan 34 peserta didik sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencapaian hasil belajar mata pelajaran IPAS pada siswa sekolah dasar, dengan nilai signifikansi sebesar p < 0.01. Temuan ini menunjukkan bahwa peran keluarga memegang peranan penting dalam membentuk kesiapan dan keberhasilan belajar anak. Selain itu, motivasi belajar siswa juga terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar (p < 0.01), menandakan bahwa dorongan internal seperti rasa ingin tahu, minat terhadap materi, serta kepercayaan diri dalam belajar menjadi faktor penentu keberhasilan akademik. Kombinasi antara dukungan eksternal dari lingkungan keluarga dan dorongan internal dari dalam diri siswa menciptakan kondisi belajar yang optimal. Temuan ini menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran IPAS di jenjang sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor instruksional semata, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dinamika psikososial dan lingkungan domestik siswa. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga dan strategi peningkatan motivasi belajar perlu menjadi perhatian utama dalam pengembangan program pembelajaran IPAS yang efektif dan berkelanjutan. The Merdeka Belajar (Freedom to Learn) policy is a strategic initiative aimed at transforming the educational paradigm in Indonesia by granting teachers greater flexibility in selecting and adapting instructional tools to match students' needs and interests. However, student achievement in Natural and Social Sciences (IPAS) at the elementary level remains relatively low. Furthermore, the influence of family environment and learning motivation—two critical factors affecting academic performance—has not been widely studied simultaneously within the thematic IPAS learning context. This study aims to analyze the influence of the family environment and learning motivation on IPAS learning outcomes among fourth-grade students at UPT SPF SD Inpres Tangkala I, Makassar. The research employed a quantitative approach with an ex post facto design, involving 34 students as the sample. Data were collected through questionnaires and documentation, and analyzed using descriptive statistics and linear regression. The results of the study indicate that the family environment has a significant impact on students' learning outcomes in the IPAS subject, with a significance value of p < 0.01. This finding highlights the crucial role of family involvement in shaping students' academic readiness and achievement. In addition, learning motivation also shows a significant influence on academic performance (p < 0.01), suggesting that internal factors such as curiosity, interest in the subject matter, and self-confidence are key drivers of success in the learning process. The interplay between external support from the family environment and internal motivational factors creates optimal conditions for effective learning. These results underscore the notion that success in learning IPAS at the elementary level is not solely dependent on instructional strategies but is also deeply influenced by the students' psychosocial dynamics and home environment. Therefore, strengthening family engagement and fostering students’ intrinsic motivation should be considered essential components in the development of effective and sustainable IPAS learning programs.
Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Keaktifan Siswa SD Inpres Polongan Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah Arruan, Edianto; Hamsiah, Andi; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6199

Abstract

Peningkatan keaktifan belajar peserta didik menjadi fokus penting dalam proses pembelajaran abad ke-21, terutama di wilayah terpencil yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Strategi pembelajaran berdiferensiasi dipandang sebagai pendekatan yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap keaktifan belajar siswa kelas V di SD Inpres Polongan, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan angket untuk mengukur tingkat keaktifan belajar siswa setelah penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan umum data, serta statistik inferensial untuk menguji signifikansi pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa, dengan nilai signifikansi sebesar p < 0,01. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan berdiferensiasi menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif selama proses belajar berlangsung, ditandai dengan peningkatan frekuensi bertanya, menjawab, berdiskusi, serta menunjukkan minat yang lebih tinggi terhadap materi pelajaran. Selain itu, tingkat partisipasi dalam aktivitas kelas juga meningkat secara nyata, seiring dengan disesuaikannya metode pembelajaran terhadap kebutuhan, minat, dan gaya belajar masing-masing individu. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan adaptif terhadap keragaman siswa. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keaktifan akademik, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian hasil belajar yang lebih optimal. Oleh karena itu, implementasi strategi ini di SD Inpres Polongan terbukti relevan dan berhasil dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Increasing student learning activity is an important focus in the 21st century learning process, especially in remote areas facing limited resources. Differentiated learning strategies are seen as an approach that can accommodate students' diverse learning needs. This study aims to determine the effect of differentiated learning strategies on the learning activity of fifth grade students at SD Inpres Polongan, Tobadak District, Central Mamuju Regency. The approach used is quantitative with a pre-experimental research design. The sample in this study amounted to 24 students. Data collection was carried out using observation sheets and questionnaires to measure the level of student learning activity after the implementation of differentiated learning strategies. Data analysis techniques used include descriptive statistics to describe the general trend of data, as well as inferential statistics to test the significance of the effect of treatment. The results of the study indicate that differentiated instruction has a statistically significant effect on improving student learning engagement, with a significance value of p < 0.01. Students exposed to this instructional approach demonstrated more active involvement during classroom activities, reflected in an increased frequency of asking questions, responding, participating in discussions, and showing greater interest in the subject matter. Participation levels also rose noticeably as teaching methods were tailored to meet each student's unique needs, interests, and learning styles. These findings confirm that differentiated instruction is effective in fostering an inclusive and adaptive learning environment. This strategy not only enhances academic engagement but also contributes to improved learning outcomes. Therefore, its implementation at SD Inpres Polongan has proven to be both relevant and impactful in enhancing the overall quality of the learning process.
Pengaruh Media KIT Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Di SD Inpres Po’rong Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa Ismaniar, Ismaniar; Patendean, Agustinus; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh media KIT terhadap minat belajar dan untuk mendeskripsikan pengaruh media gambar terhadap minat belajar peserta didik di SD Inpres Po’rong Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan quasi eksperimental design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh media KIT terhadap minat belajar peserta didik di SD Negeri Po’rong Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa, hal tersebut berdasarkan nilai output uji-t sebesar signifikansi yaitu 0.000<0.005 dan nilai thitung lebih besar dari pada ttabel (105,530 2,093) maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh media KIT terhadap minat belajar peserta didik SD Inpres Po’rong Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa.
KOMPOSISI JENIS DAN KELIMPAHAN PLANKTON DI AREAL PERTAMBAKAN DESA MINASA UPA KECAMATAN BONTOA KABUPATEN MAROS Burhan, Burhan; Mulyani, Sri; Indrawati, Erni
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v8i1.6599

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi jenis dan kelimpahan serta indeks ekologi (keanekaragaman, keseragaman dan dominansi plankton) di areal pertambakan Desa Minasa Upa Kabupaten Maros pada pagi dan sore hari.  Penelitian dilakukan pada musim hujan yaitu bulan Nopember sampai Desember 2024. Pengukuran kualitas air secara insitu serta pengambilan sampel air dan plankton dilakukan per minggu (4 kali pengamatan) pada pagi dan sore hari di 4 stasiun yang menyebar pada areal pertambakan Desa Minasa Upa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoplankton yang ditemukan pada pengamatan pagi hari sebanyak 16 genus dan sore hari ditemukan 17 genus yang terbagi kedalam 4 kelas. Kelas fitoplankton yang paling banyak ditemukan adalah dari kelas Bacillariophyceae. Genus fitoplankton yang ditemukan pada setiap pengamatan pagi dan sore hari dan tertinggi kelimpahannya adalah Chaetoceros sp (kelas Bacillariophyceae).  Zooplankton yang ditemukan pada pagi hari sebanyak 8 genus dan pada sore hari 7 genus, yang terbagi kedalam 4 kelas.   Kelas zooplankton yang paling banyak ditemukan adalah dari kelas Crustaceae. The objective of this research is to determine the composition, abundance, and ecological index (diversity, evenness, and dominance of plankton) in the fish farming area of Minasa Upa Village, Maros Regency, in the morning and afternoon.  The research was conducted during the rainy season, from November to December 2024. In situ water quality measurements and water and plankton sampling were conducted weekly (four observations) in the morning and afternoon at four stations spread across the Minasa Upa Village aquaculture area. The results showed that 16 genera of phytoplankton were found in the morning observation and 17 genera were found in the afternoon observation, divided into four classes. The most abundant phytoplankton class was Bacillariophyceae. The phytoplankton genus found in every morning and afternoon observation with the highest abundance was Chaetoceros sp. (Bacillariophyceae class).  There were eight genera of zooplankton found in the morning and seven genera in the afternoon, divided into four classes. The most abundant zooplankton class was Crustaceae.
Pengaruh Personal Values Terhadap Job Satisfaction  Dimediasi Oleh Komunikasi Interpersonal Darmawan, Urip; Seswandi , Agus; Burhan, Burhan
New Economy Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the Analysis of the Influence of Personal Value on Job Satisfaction of Employees of the Housing, Settlement and Land Service of Bengkalis Regency mediated by Interpersonal Communication The population in this study were all ASN employees of the Housing, Settlement and Land Service of Bengkalis Regency totaling 55 people where the sampling was carried out using the saturated sample method. The data collection technique used a questionnaire and distribution using a google form. The data analysis technique in this study was with Structural Equation Modeling (SEM) using SmartPLS 3.0 as a data processing tool. The results of this study indicate that Personal Values ​​and personal communication have a positive effect on employee Job Satisfaction, Personal Values ​​have a positive effect on employee interpersonal communication, and Personal Values ​​have a positive effect on employee Job Satisfaction mediated by interpersonal communication
Co-Authors -, Rampeng A. Rizal A. Rizal Abda Abda Abdillah SAS Abdul Kadir Abdurrachman Rahim Adam, Adiyana Ago, Muh. Syahrul Agung Rinaldy Malik Agustian, Mario Agustin Tiwow Agustinus Jarak Patandean Ahmad Swandi Aisa, Andi Akbar Tukan, Ramdya Amdanata, Donal Devi Amiirullah, Amiirullah Amiros, Krey Andi Muhibuddin, Andi Andini, Andini Anggia Farrah Rizqiamuti, Anggia Farrah Anisa, Mawadatun Ardiansyah, Muhammad Arief Arie Yusnelly Arief Firmansyah Arruan, Edianto Arwien, Rizki Trisnawaty Asdar Asdar Ashaf, Devy Purnama Ashar, Dian Ekawati Asmiraty, Asmiraty Aulia Rani Annisava Azzahra, Alfita Putri Balqis, Naifahrani Bambang Bambang Bambang Supeno, Bambang Basri Modding Betu, Joni Busnawir Busnawir Cahyo Indarto Darmawan, Urip Dede Rosyada Dewi Aprilia Dewi Wijayanti Dian Farida Asfan Djakat, Muhrim Dudi, Nurjulisah Dwi Ratna Hidayati Efendi, Rachmat Eka Nurfitri, Eka Erfain, Erfain Erni Indrawati Evi Sumarni, Evi Fahasini, La Ode Fajrin, Mus Farikh, Muhammad Dawil Fatmah Dhafir Firman Firman Fitri Handayani Fitriani Fitriani Gerianus, Gerianus Giling, Mustamin Halmuniati Halmuniati, Halmuniati Hamid, Sundari Hamsiah, Andi Hanafi, Hajrah Hartono Hamzah Hedi Turmudi, Asep Hutama, Hutama Ifa Safira Iffan Maflahah Ikram, Muhammad Indra Prasetya Inliati, Inliati Irpawanti, Irpawanti Irvan Afriandi Irwan Irwan Irwandi, Andi Isa, La Ismaniar Ismaniar Istiqlal, Lalu M Jainuddin, Jainuddin Kaddas, Badruddin Kevin Gunawan Kurniawan Kurniawan Kusnandi Rusmil Latif, Nur Fadhillah Lesmana, Hendy Limbong, Wanti Liku Mahrudin Mahrudin Mas'ud Muhammadiah Misriyani, Sri Mojiono, Mojiono Mokh Rum Muh Yusuf Muhammad Yunus Muhammad, Achmad Fajar Mustabil, Sulhijrah Nasimawarni, Besse Lolo Nerti, Nerti Nurfaisal, Nurfaisal Nurhayati Nurhayati Nurlela Nurlela Nurwidyayanti Nurwidyayanti Oemar, Fahmi Paridah Paridah Patendean, Agustinus Prabowo, M. Arif Prasetya, Taufan Probowati, Banun Diyah Putra, Ari Pratama Putriani, Putriani Rachmat Sahputra Raden Faridz Rahim, Abdurrahman Rahma Yulis Rahman, Sufirman Rajmawati, Andi Rakhmat, Rakhmat Ramadhani, Rezky Deswita Ratnasari Ratnasari Razak, Askari Restu Januarty Hamid Riani, Komang Ria Ririn Handayani Riski, Riski Rizal , A. Rizal, A. Rosnawintang, Rosnawintang Rustiani, Rustiani Sa'adah, Umi Sahib, Nurfaizah Sahril, Indra Said, Erna Saktiani, Saktiani Santoso, Jati Sapiudin Sapiudin Septiarini, Armenia Seswandi , Agus seswandi, agus Solek, Purboyo Sri Mulyani Sribayani, Maryam Sugianto, Hendi Suhartono Sumardona, Sumardona Suryadi, Nanda Syahriah Madjid Umasugi, Nirwan Uni Gamayani, Uni Ute, Nilawati Wahyu Wahyu Wahyuningsih Wahyuningsih Wali Aya Rumbia, Wali Aya Wulandari Wulandari Yulianti, Sindi Zainuddin, Zainuddin Zakky, Ahmad Zulkarnain Zulkarnain Zusanti, Zusanti