p-Index From 2021 - 2026
9.681
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Indo-Islamika Jurnal Kreatif Tadulako Online Phi : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan REKAYASA Global Medical and Health Communication Jurnal Ilmiah Pangabdhi Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Jurnal Pendidikan Dasar PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering) Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Education and Instruction (JOEAI) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM YUME : Journal of Management JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Akuntansi Kompetif Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Jurnal Abdi Insani Journal of Borneo Holistic Health Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Aquaculture and Enviroment DEVOSI Diniyah: Jurnal Pendidikan Dasar Agroindustrial Journal Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Sosial Budaya Journal Transformation of Mandalika Journal of Lex Philosophy (JLP) Bosowa Journal of Education Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar PENANOMICS: INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMICS Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Mamangan Social Science Journal JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Kompetitif Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Agribest
Claim Missing Document
Check
Articles

Komparasi Model Pembelajaran Discovery Dan Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar Ashar, Dian Ekawati; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6185

Abstract

Peningkatan hasil belajar peserta didik menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar. Pemilihan model pembelajaran yang tepat berperan penting dalam menumbuhkan keaktifan, pemahaman konsep, serta pencapaian akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPAS antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Discovery dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Inquiry di UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental), dan desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 244 siswa, dan sampel penelitian terdiri dari dua kelas: kelas VA (18 siswa) sebagai kelompok eksperimen I dan kelas VB (16 siswa) sebagai kelompok eksperimen II, yang ditentukan melalui teknik nonprobability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mencakup analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPAS pada kelompok Discovery (81,11) lebih tinggi dibandingkan kelompok Inquiry (64,06). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran Inquiry. Temuan ini memberikan implikasi penting terhadap pemilihan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Improving student learning outcomes is a central concern in elementary school education. The selection of an appropriate instructional model plays a crucial role in fostering student engagement, conceptual understanding, and academic achievement. This study aims to analyze the differences in IPAS (Science and Social Studies Integration) learning outcomes between students taught using the Discovery learning model and those taught using the Inquiry learning model at UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method, specifically using the Nonequivalent Control Group Design. The study population consisted of 244 students, with samples drawn from two classes: class VA (18 students) as the Discovery group and class VB (16 students) as the Inquiry group, selected through non-probability sampling. Data were collected using tests, observation, and documentation, and analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that the average IPAS learning outcome for the Discovery group (81.11) was higher than that of the Inquiry group (64.06). The independent sample t-test revealed a significance value (2-tailed) of 0.004, which is less than the 0.05 threshold, indicating that H0 is rejected and H1 is accepted. Therefore, it can be concluded that there is a significant difference in IPAS learning outcomes between students taught using the Discovery and Inquiry models. These findings have important implications for selecting more effective learning strategies in elementary education.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Di UPT SPF SD Inpres Tangkala I Makassar Hanafi, Hajrah; Madjid, Syahriah; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6197

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar merupakan langkah strategis dalam mentransformasi paradigma pendidikan di Indonesia, dengan memberikan keleluasaan kepada guru untuk memilih perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Meskipun demikian, capaian hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada jenjang sekolah dasar masih tergolong rendah. Di sisi lain, pengaruh lingkungan keluarga dan motivasi belajar sebagai dua faktor penting yang berkontribusi terhadap hasil belajar belum banyak dikaji secara simultan dalam konteks pembelajaran tematik IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan keluarga dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di UPT SPF SD Inpres Tangkala I Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto, dan melibatkan 34 peserta didik sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencapaian hasil belajar mata pelajaran IPAS pada siswa sekolah dasar, dengan nilai signifikansi sebesar p < 0.01. Temuan ini menunjukkan bahwa peran keluarga memegang peranan penting dalam membentuk kesiapan dan keberhasilan belajar anak. Selain itu, motivasi belajar siswa juga terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar (p < 0.01), menandakan bahwa dorongan internal seperti rasa ingin tahu, minat terhadap materi, serta kepercayaan diri dalam belajar menjadi faktor penentu keberhasilan akademik. Kombinasi antara dukungan eksternal dari lingkungan keluarga dan dorongan internal dari dalam diri siswa menciptakan kondisi belajar yang optimal. Temuan ini menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran IPAS di jenjang sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor instruksional semata, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dinamika psikososial dan lingkungan domestik siswa. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga dan strategi peningkatan motivasi belajar perlu menjadi perhatian utama dalam pengembangan program pembelajaran IPAS yang efektif dan berkelanjutan. The Merdeka Belajar (Freedom to Learn) policy is a strategic initiative aimed at transforming the educational paradigm in Indonesia by granting teachers greater flexibility in selecting and adapting instructional tools to match students' needs and interests. However, student achievement in Natural and Social Sciences (IPAS) at the elementary level remains relatively low. Furthermore, the influence of family environment and learning motivation—two critical factors affecting academic performance—has not been widely studied simultaneously within the thematic IPAS learning context. This study aims to analyze the influence of the family environment and learning motivation on IPAS learning outcomes among fourth-grade students at UPT SPF SD Inpres Tangkala I, Makassar. The research employed a quantitative approach with an ex post facto design, involving 34 students as the sample. Data were collected through questionnaires and documentation, and analyzed using descriptive statistics and linear regression. The results of the study indicate that the family environment has a significant impact on students' learning outcomes in the IPAS subject, with a significance value of p < 0.01. This finding highlights the crucial role of family involvement in shaping students' academic readiness and achievement. In addition, learning motivation also shows a significant influence on academic performance (p < 0.01), suggesting that internal factors such as curiosity, interest in the subject matter, and self-confidence are key drivers of success in the learning process. The interplay between external support from the family environment and internal motivational factors creates optimal conditions for effective learning. These results underscore the notion that success in learning IPAS at the elementary level is not solely dependent on instructional strategies but is also deeply influenced by the students' psychosocial dynamics and home environment. Therefore, strengthening family engagement and fostering students’ intrinsic motivation should be considered essential components in the development of effective and sustainable IPAS learning programs.
Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Keaktifan Siswa SD Inpres Polongan Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah Arruan, Edianto; Hamsiah, Andi; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6199

Abstract

Peningkatan keaktifan belajar peserta didik menjadi fokus penting dalam proses pembelajaran abad ke-21, terutama di wilayah terpencil yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Strategi pembelajaran berdiferensiasi dipandang sebagai pendekatan yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap keaktifan belajar siswa kelas V di SD Inpres Polongan, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan angket untuk mengukur tingkat keaktifan belajar siswa setelah penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan umum data, serta statistik inferensial untuk menguji signifikansi pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa, dengan nilai signifikansi sebesar p < 0,01. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan berdiferensiasi menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif selama proses belajar berlangsung, ditandai dengan peningkatan frekuensi bertanya, menjawab, berdiskusi, serta menunjukkan minat yang lebih tinggi terhadap materi pelajaran. Selain itu, tingkat partisipasi dalam aktivitas kelas juga meningkat secara nyata, seiring dengan disesuaikannya metode pembelajaran terhadap kebutuhan, minat, dan gaya belajar masing-masing individu. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan adaptif terhadap keragaman siswa. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keaktifan akademik, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian hasil belajar yang lebih optimal. Oleh karena itu, implementasi strategi ini di SD Inpres Polongan terbukti relevan dan berhasil dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Increasing student learning activity is an important focus in the 21st century learning process, especially in remote areas facing limited resources. Differentiated learning strategies are seen as an approach that can accommodate students' diverse learning needs. This study aims to determine the effect of differentiated learning strategies on the learning activity of fifth grade students at SD Inpres Polongan, Tobadak District, Central Mamuju Regency. The approach used is quantitative with a pre-experimental research design. The sample in this study amounted to 24 students. Data collection was carried out using observation sheets and questionnaires to measure the level of student learning activity after the implementation of differentiated learning strategies. Data analysis techniques used include descriptive statistics to describe the general trend of data, as well as inferential statistics to test the significance of the effect of treatment. The results of the study indicate that differentiated instruction has a statistically significant effect on improving student learning engagement, with a significance value of p < 0.01. Students exposed to this instructional approach demonstrated more active involvement during classroom activities, reflected in an increased frequency of asking questions, responding, participating in discussions, and showing greater interest in the subject matter. Participation levels also rose noticeably as teaching methods were tailored to meet each student's unique needs, interests, and learning styles. These findings confirm that differentiated instruction is effective in fostering an inclusive and adaptive learning environment. This strategy not only enhances academic engagement but also contributes to improved learning outcomes. Therefore, its implementation at SD Inpres Polongan has proven to be both relevant and impactful in enhancing the overall quality of the learning process.
Pengaruh Media KIT Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Di SD Inpres Po’rong Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa Ismaniar, Ismaniar; Patendean, Agustinus; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh media KIT terhadap minat belajar dan untuk mendeskripsikan pengaruh media gambar terhadap minat belajar peserta didik di SD Inpres Po’rong Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan quasi eksperimental design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh media KIT terhadap minat belajar peserta didik di SD Negeri Po’rong Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa, hal tersebut berdasarkan nilai output uji-t sebesar signifikansi yaitu 0.000<0.005 dan nilai thitung lebih besar dari pada ttabel (105,530 2,093) maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh media KIT terhadap minat belajar peserta didik SD Inpres Po’rong Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa.
KOMPOSISI JENIS DAN KELIMPAHAN PLANKTON DI AREAL PERTAMBAKAN DESA MINASA UPA KECAMATAN BONTOA KABUPATEN MAROS Burhan, Burhan; Mulyani, Sri; Indrawati, Erni
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v8i1.6599

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi jenis dan kelimpahan serta indeks ekologi (keanekaragaman, keseragaman dan dominansi plankton) di areal pertambakan Desa Minasa Upa Kabupaten Maros pada pagi dan sore hari.  Penelitian dilakukan pada musim hujan yaitu bulan Nopember sampai Desember 2024. Pengukuran kualitas air secara insitu serta pengambilan sampel air dan plankton dilakukan per minggu (4 kali pengamatan) pada pagi dan sore hari di 4 stasiun yang menyebar pada areal pertambakan Desa Minasa Upa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoplankton yang ditemukan pada pengamatan pagi hari sebanyak 16 genus dan sore hari ditemukan 17 genus yang terbagi kedalam 4 kelas. Kelas fitoplankton yang paling banyak ditemukan adalah dari kelas Bacillariophyceae. Genus fitoplankton yang ditemukan pada setiap pengamatan pagi dan sore hari dan tertinggi kelimpahannya adalah Chaetoceros sp (kelas Bacillariophyceae).  Zooplankton yang ditemukan pada pagi hari sebanyak 8 genus dan pada sore hari 7 genus, yang terbagi kedalam 4 kelas.   Kelas zooplankton yang paling banyak ditemukan adalah dari kelas Crustaceae. The objective of this research is to determine the composition, abundance, and ecological index (diversity, evenness, and dominance of plankton) in the fish farming area of Minasa Upa Village, Maros Regency, in the morning and afternoon.  The research was conducted during the rainy season, from November to December 2024. In situ water quality measurements and water and plankton sampling were conducted weekly (four observations) in the morning and afternoon at four stations spread across the Minasa Upa Village aquaculture area. The results showed that 16 genera of phytoplankton were found in the morning observation and 17 genera were found in the afternoon observation, divided into four classes. The most abundant phytoplankton class was Bacillariophyceae. The phytoplankton genus found in every morning and afternoon observation with the highest abundance was Chaetoceros sp. (Bacillariophyceae class).  There were eight genera of zooplankton found in the morning and seven genera in the afternoon, divided into four classes. The most abundant zooplankton class was Crustaceae.
STRATA PERILAKU BELAJAR STATISTIK INFERENSIAL MAHASISWA STAIN SULTAN QAIMUDDIN KENDARI Burhan, Burhan
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v6i2.309

Abstract

Pembelajaran statistik inferensial sering berkesan sangatmembosankan dan menakutkan bagi mahasiswa. Perilaku belajarstatistik inferensial mahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendarisangat diperlukan dan perlu dianalisis lebih lanjut.Keperluan analisis lanjut dimaksud melibatkan data 274 orangmahasiswa Jurusan Tarbiyah STAIN Sultan Qaimuddin Kendaritahun 2013 angkatan 2009 dan 2010 digunakan sebagai populasi.Melalui populasi tersebut dipilih sebanyak 53 orang sebagairesonden penelitian, dengan 14 orang (26,42 %) berasal dariangkatan 2009 dan 39 orang (73,58 %) berasal dari angkatan 2010.Variabel yang digunakan adalah perilaku belajar statistik inferensialmahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, yaitu 1) X1 untukresponden yang berasal dari angkatan 2009 dan X2 untuk respondenyang berasal dari angkatan 2010.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) analisis statistikinferensial terdapat perbedaan secara signifikan antara perilakubelajar statistik inferensial mahasiswa angkatan 2009 dan perilakubelajar statistik inferensial mahasiswa angkatan 2010, dan 2)Analisis statistik deskriptif perilaku belajar statistik inferensialmahasiswa angkatan 2009 lebih buruk dari perilaku belajar statistikinferensial mahasiswa angkatan 2010.Kata kunci: Analisis Statistik Inferensial, perilaku belajarmahasiswa, strata.
MENUMBUHKAN SIKAP SAINS CALON GURU ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL Burhan, Burhan
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.317

Abstract

Attitude grown early science student teachers to early childhood, does notmean they have to be a60n expert science education or science teachersare experts. This attitude is not developed for the purpose of short-term,but the long-term. Learning is expected to take effect in early childhoodwould be a knowledge base, which leads them into a golden generation inthe future. The generation that has sensitivity to the surroundingenvironment, sensitive to the environment that gave birth to generationsof defenders surrounding environment. Learning science contextuallyfacilitate student understanding of science. Students are able to explainverbally about the material they are learning. Science materials that areabundant and free in their natural laboratories facilitate peace with thefamous natural complex. They were able to assemble independently ofscience in oral form, though still very limited, if knowledge gained ispresented in written form. Difficulty wrote early science knowledgepossessed lies in their inability to describe what has been done by usingthe active voice.Keywords : Early science, science attitude, contextual-based learning.
Tinjauan Capaian Pemenuhan Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan di Kabupaten Tolitoli Marto, Hasia; Malik, Agung Rinaldy; Burhan, Burhan
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 3 No. 2 (2020): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v3i2.1785

Abstract

The purpose of this paper is to describe the data and information and views on the condition of the standard achievements of educators and education personnel in Tolitoli District. This research applies qualitative research approach descriptively, using survey method, respondents as many as 36 people spread in six subdistricts in Tolitoli district, sampling with Purposive Sampling technique. The results of research, standards of educators and education personnel consist of academic aspects and competencies of educators and education personnel. The results of the questionnaire by 36 respondents consisting of high school education level obtained an average score of 3.5 from the ideal score of 4, achievement of 86.4% categorized very well. At junior high school level obtained an average score of 2.9 from the ideal score of 4, achievement of 71.3%% is categorized quite well. At elementary school level obtained an average score of 29 from an ideal score of 4, achievement of 73.7% is categorized quite well. In conclusion, overall, each level of education meets the achievement of the standards of educators and education personnel in accordance with the national standards of education with a fairly good category. Keywords: Achievement of National Standards, Educators and Education
Implementasi Pembelajaran PPKn dalam Menanamkan Nilai Karakter Peserta Didik Rizal, A Rizal; Burhan, Burhan; Irwandi, Irwandi; Nurwidyayanti, Nurwidyayanti
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.4743

Abstract

The purpose of this study was to determine PPKN learning strategies in instilling character values in students. This research was conducted at SMA Negeri 19 Bone in XI. Data collection techniques using the approach of observation, interviews, and documentation. This study uses a type of qualitative research. Data reduction was carried out then analyzed and verified using source triangulation. The results of this study indicate that, PPKN learning strategies in instilling character values in students are by identifying changes in students' behavior and personality, choosing an appropriate approach system in the learning process, choosing and establishing teaching and learning policies and techniques to guide teachers in carry out teaching activities, establish conditions for success as a benchmark for success standards so that they can be used as a guide for teachers to evaluate the results of teaching and learning activities. In conclusion, the implementation of Pancasila and Citizenship Education learning in instilling character values in students at SMAN 19 Bone, namely through the stages of learning in class, such as praying together before starting lessons, applying discipline by arriving on time, giving assignments and motivating students after learning is finished. Keywords: Character, Character Values Education, PPKN Learning.
Uji Coba Gim Edukasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Arsyad, Susalti Nur; Runniarsiti, Runniarsiti; Swandi, Ahmad; Fauzan, Arief; Viridi, Sparisoma; Burhan, Burhan; Rahmadhanningsih, Sri
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.4954

Abstract

ABSTRACT This study aims to test the effectiveness of educational game-based digital learning media in improving grade IV elementary school English learning outcomes. The pre-experimental design and One Group Pretest-Posttest were used in this study with a sample of 20 students in a school in Makassar. Pretests and posttests are given to learners to obtain data on improving learning outcomes, which are then analyzed using t-tests and N-Gain. The results showed that there was a significant difference in test results between pretest and posttest seen from the sig.2-tailed value of 0.000, where this result was smaller than 0.05. In addition, an N-Gain of 0.49 indicates a moderate category and indicates that the trial of educational game-based digital learning media can improve student learning outcomes. Educational games can be used as an effective learning medium in the learning process and need to be developed in a better direction. Keywords: Learning Media, Educational Games, Learning Outcomes.
Co-Authors -, Rampeng A. Rizal A. Rizal Abdillah SAS Abdul Kadir Abdurrachman Rahim Adam, Adiyana Agung Rinaldy Malik Agustian, Mario Agustin Tiwow Agustinus Jarak Patandean Ahmad S, M. Ahmad Swandi Aisa, Andi Akbar Tukan, Ramdya Amdanata, Donal Devi Amiirullah, Amiirullah Amiros, Krey Andi Muhibuddin, Andi Andini, Andini Anggia Farrah Rizqiamuti, Anggia Farrah Anisa, Mawadatun Ardiansyah, Muhammad Arief Arief Firmansyah Arruan, Edianto Arsyad, Susalti Nur Arwien, Rizki Trisnawaty Asdar Asdar Ashaf, Devy Purnama Ashar, Dian Ekawati Asmiraty, Asmiraty Aulia Rani Annisava Azzahra, Alfita Putri Balqis, Naifahrani Bambang Bambang Bambang Supeno, Bambang Basri Modding Betu, Joni Cahyo Indarto Dede Rosyada Dewi Aprilia Dewi Wijayanti Dian Farida Asfan Djakat, Muhrim Dudi, Nurjulisah Dwi Ratna Hidayati Efendi, Rachmat Eka Nurfitri, Eka Erfain, Erfain Erni Indrawati Evi Sumarni, Evi Fahasini, La Ode Fajrin, Mus Farikh, Muhammad Dawil fatimah, sitti fatimah Fatmah Dhafir Fauzan, Arief Firman Firman Fitri Handayani Fitriani Fitriani Gerianus, Gerianus Giling, Mustamin Halmuniati Halmuniati, Halmuniati Hamid, Sundari Hamsiah, Andi Hanafi, Hajrah Hartono Hamzah Hasia Marto Hasin, Bhakti Pandi Hedi Turmudi, Asep Hutama, Hutama Ifa Safira Iffan Maflahah Ikram, Muhammad Indra Prasetya Inliati, Inliati Irpawanti, Irpawanti Irvan Afriandi Irwandi Irwandi Irwandi, Andi Isa, La Ismaniar Ismaniar Jainuddin, Jainuddin Kaddas, Badruddin Kevin Gunawan Kurniawan Kurniawan Kusnandi Rusmil Latif, Nur Fadhillah Lesmana, Hendy Limbong, Wanti Liku Mahrudin Mahrudin Mas'ud Muhammadiah Misbahuddin Misbahuddin Misriyani, Sri Mojiono, Mojiono Mokh Rum Muh Yusuf Muh. Syahrul Ago MUHAMMAD BAKRI Muhammad Yunus Muhammad Yunus Yunus, Muhammad Yunus Muhammad, Achmad Fajar Mustabil, Sulhijrah Nasimawarni, Besse Lolo Nerti, Nerti Nurdianah, Nurdianah Nurfaisal, Nurfaisal Nurhayati Nurhayati Nurlela Nurlela Nurwidyayanti Nurwidyayanti Oemar, Fahmi Paridah Paridah Patendean, Agustinus Prabowo, M. Arif Prasetya, Taufan Probowati, Banun Diyah Putra, Ari Pratama Putriani, Putriani Qalbi, Nur Rachmat Sahputra Raden Faridz Rahim, Abdurrahman Rahma Yulis Rahmadhanningsih, Sri Rahman, Sufirman Rajmawati, Andi Rakhmat, Rakhmat Ramadhani, Rezky Deswita Ratnasari Ratnasari Razak, Askari Restu Januarty Hamid Riani, Komang Ria Ririn Handayani Riski, Riski Rizal, A. Rosnawintang, Rosnawintang Runniarsiti, Runniarsiti Rusni Rusni, Rusni Rustiani, Rustiani Sa'adah, Umi Safitri, Neni Sahib, Nurfaizah Sahril, Indra Said, Erna Saktiani, Saktiani Santoso, Jati Sapiudin Septiarini, Armenia seswandi, agus Solek, Purboyo Sparisoma Viridi Sri Mulyani Sribayani, Maryam Sugianto, Hendi Sumardona, Sumardona Sumiati Sumiati Syahriah Madjid Umasugi, Nirwan Uni Gamayani, Uni Ute, Nilawati Wahyu Wahyu Wahyuningsih Wahyuningsih Wali Aya Rumbia, Wali Aya Wulandari Wulandari Yunus, Muh Zainuddin, Zainuddin Zakky, Ahmad Zusanti, Zusanti