Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DENGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLY PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII DI SMP NEGERI 14 BANDA ACEH Yanti Muharrami; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.796 KB)

Abstract

Media sangat diperlukan dalam proses pembelajaran, karena ia berperan sebagai alat bantu pendengaran dan penglihatan peserta didik. Salah satu media yang bisa digunakan dalam pembelajaran adalah media permainan ular tangga dan monopoly dimana dengan menggunakan kedua media ini dapat melatih siswa untuk aktif berkerja sama dalam kelompok. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yaitu 3 kelas yang jumlah siswa 61 siswa, sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yaitu kelas VII1 sebanyak 22 siswa dan kelas VII2 sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Pre-test digunakan untuk mengetahui kemampuan peserta didik sebelum menerima pelajaran, sedangkan post-test dugunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menerima pelajaran. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data tersebut diperoleh nilai thitung = 3,24 yang lebih besar dari ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 41, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa meggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh. 
PENERAPAN METODE KARYAWISATA DI KAWASAN HUTAN LINDUNG TINJAU ALAM PADA MATERI PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI MAN SABANG Sellyta Sellyta; Amsal Amri; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.199 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran, aktivitas siswa dan guru, keterampilan guru dan respon anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang yang terdapat di kelas XI-SOS1 MAN Sabang. Data yang dikumpulkan tes, observasi, dokumentasi dan angket. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase ketuntasan individual, klasikal, aktivitas siswa dan guru, keterampilan guru dan respon. Ketuntasan individual dalam siklus I mencapai 44%, siklus II 72%, dan siklus  III 100%,  ketuntasan  klasikal  siklus  I dari  10  soal  hanya 5  soal  yang dijawab  benar  persentase  50%,  siklus  II 70%  dan  siklus  III persentase  90%. Aktivitas guru pada siklus I ada 5 kegiatan yang pelaksanaannya belum sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan dalam RPP, Pada siklus II hanya 2 aktivitas yang belum sesuai dan siklus III telah sesuai secara keseluruhan. Keterampilan guru dalam melakukan kegiatan dengan menggunakan metode karyawisata, siklus I yaitu sebesar 3.1 kategori baik, siklus II dengan nilai rata- rata 3.16 kategori baik, dan siklus III yaitu 3.93 kategori baik sekali. Siswa memberi respon sangat baik pada kegiatan dengan menggunakan metode karyawisata dengan jawaban sangat setuju yaitu 76.6%. Kata Kunci : Karyawisata, Kawasan Hutan Lindung, Geografi, Prestasi Belajar
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE POSTER SESSION DENGAN TIPE PICTURE AND PICTURE PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA NEGERI 1 SIGLI Al Rizki Damee; Abdul Wahab Abdi; daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Poster Session dengan Tipe Picture and Picture Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMA Negeri 1 Sigli”. Rumusan masalah penelitiian ini adalah apakah hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan model pembelejaran tipe Poster Session lebih baik dari pada model pembelajaran tipe Picture and Picture pada mata pelajaran Geografi Kelas X di SMA Negeri 1 Sigli. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelejaran tipe Poster Session lebih baik dari pada model pembelajaran tipe Picture and Picture pada mata pelajaran Geografi Kelas X di SMA Negeri 1 Sigli. Hipotesis dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran tipe Poster Session lebih baik dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran tipe Picture and Picture pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 1 Sigli. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X IPS SMA Negeri 1 Sigli  tahun ajaran 20018/2019. Pengumpulan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling diamabil yakni kelas X IPS-1 berjumlah 22 siswa dan kelas X IPS-2 berjumlah 21 siswa. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian ini diperoleh thitung = 6,96 dan ttabel= 1,68 pada taraf signifikan 5% dan dk= 41. Artinya thitung ttabelsehingga Ha di terima. kesimpulan penelitian ini adalah hasil belajar Geografi siswa di SMA Negeri 1 Sigli yang diajarkan dengan model Poster Session lebih baik daripada model Picture and Picture pada mata pelajaran Geografi Kelas X di SMA Negeri 1 Sigli. Kata kunci: model pembelajaran, poster session, picture and picture, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EVERYONE IS TEACHER HERE BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Rizka Az Zahra; Alamsyah Taher; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.115 KB)

Abstract

Model Everyone Is Teacher Here adalah salah satu metode pembelajaran yangg membuat siswa  terlibat aktif selama pembelajaran berlangsung, model pelajaran itu juga memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk turut serta sebagai guru bagi teman-temannya. Media video merupakan alat pendukung untuk membuat  suasana kelas agar terasa bersemangat dan mennyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dann siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran Everyone Is Teacher Here berbantuan media video. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-5 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru, dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan rumus statistik deskriptif persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 14 siswa siswa yang tuntas pada siklus I, 16 siswa yang tuntas pada siklus II, dan 19 yang tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus II, dan 90 persen pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru dalam mengelola kelas meningkat dari skor 2,73 pada sikus I dengan kategori baik, skor 3,49 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,69 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Everyone Is Teacher Here berbantuan media video dapat dikatakan mendapat tanggapan yang baik yaitu 86% dari 21 siswa berpendapat bahwa dengan belajar menggunakan model pembelajaran Everyone Is Teacher Here berbantuan video dapat meningkatkan pemahaman tehadap materi yang telah mereka ikuti. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, terdapat peningkatan prestasi belajar siswa mulai dari siklus I sampai siklus III dengan menggunakan model Everyone Is Teacher Here  berbantuan media video di kelas VII-5 SMPN 8 Banda Aceh
HUBUNGAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA KELAS DAN GAYA BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI MTsN 1 BANDA ACEH Ichsan Firmansyah; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertajuk hubungan kemampuan guru dalam mengelola kelas dan gaya belajar siswa dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTsN 1 Banda Aceh. Rumusan masalah studi ini ialah apakah adanya hubungan kemampuan pengajar mengolah ruang dan gaya telaah murid akan perolehan telaah murid di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banda Aceh. Selanjutnya Studi ini berharap agar menjelaskan hubungan  keterampilan pengajar mengolah ruang dan gaya telaah murid akan perolehan telaah murid di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banda Aceh. Peneliti berhipotesis bahwa ada koneksi yang signifikansi sekitar keterampilan pengajar saat mengolah ruang dan gaya telaah murid dengan hasil belajar siswa dalam mapel IPS Terpadu di MTsN 1 Banda Aceh. Populasi studi ialah murid ruang 8 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banda Aceh. Penarikkan sampel dikerjakan menggunakan teknik Simple Random Sampling yang dipilih selaku random tiada mengamati tingkatan dan jumlah sampel yaitu sebanyak 44 murid. Penimbunan bukti dilaksanakan menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengerjaan bukti menggunakan statistik korelasi ganda, diperoleh hasil koefisien korelasi 0,20 pada kategori rendah dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 4 %. Berasakan perolehan perbandingan sekitar Fhitung dan Ftabel bisa didapati bahwasanya 0,85 3,23. Perolehan percobaan hipotesisnya ialah terima H0. Perihal ini memperlihatkan bahwasanya tidak adanya koneksi yang signifikansi sekitar keterampilan pengajar saat mengolah ruang dan gaya belajar siswa akan hasil telaah murid di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banda Aceh. Kata Kunci: pengelolaan kelas, gaya belajar siswa
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS 2 MAN 4 ACEH BESAR Ilham Maulana; Daska Azis; Mirza Desfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki peserta didik sebagai akibat perbuatan belajar dan dapat diamati melalui penampilan peserta didik. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar yaitu melalui proses pembelajaran seperti penerapan metode pembelajaran group investigation. Group investigation (GI) merupakan metode pembelajaran kooperatif yang menekankan pada partisipasi dan aktivitas siswa untuk mencari secara mandiri materi-materi atau informasi yang akan dipelajari melalui berbagai sumber seperti internet dan juga buku-buku terkait. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, bagaimana aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XI IPS 2 berjumlah 27 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes, instrumen pengamatan aktivitas guru dan siswa, instrumen pengamatan keterampilan guru dalam mengelola  pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Hasil analisis data dihitung secara statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus baik secara individual maupun klasikal; (2) Aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan kesesuaian, dari 11 aktivitas 6 aktivitas yang sesuai pada siklus I, meningkat menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II, kemudian meningkat hingga 10 aktivitas sesuai pada siklus III; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan cukup baik, pada siklus I dengan perolehan skor 2,5 dengan kategori sedang, skor 3,4 pada siklus II dengan kategori baik, dan siklus III mencapai skor 3,7 dengan kategori sangat baik; dan (4) Respon terhadap pembelajaran yang berisi 10 pertanyaan sekitar 80,7% siswa menyatakan penerapan metode pembelajaran Group Investigation berbantuan media TIK sangat membantu siswa dalam memahami materi, melatih berbicara aktif, dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas XI IPS 2 MAN 4 Aceh Besar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) BERBANTUAN MEDIA MACROMEDIA FLASH PLAYER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SMAN 4 KOTA BANDA ACEH Arfa Yulisa; Thamrin Kamaruddin; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berjudul penerapan model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) berbantuan media  macromedia flash player untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi SMAN 4 Kota Banda Aceh . Percobaan  ini dikerjakan demi memahami (1) peningkat hitungan belajar siswa; (2) aktivitas pengajar dan siswa; (3) keahlian pengajar saat mengatur pembelajaran beserta (4) balasan siswa atas penerapan bentuk Rotating Trio Exchange (RTE). Poin ketika percobaan adalah siswa kelas XIIS3 SMAN 4 Banda Aceh dengan total 28 orang. Akumulasi bahan dikerjakan menggunakan (1) ujian awal dan ujian akhir; (2) lembar kontrol aktivitas pengajar serta siswa; (3) lembar kontrol keahlian pengajar beserta (4) kuisioner balasan siswa atas penerapan model. Ulasan bahan memakai rumus statistik deskriptif persentase. Akibat dari percobaan menghasilkan (1) persentase keberhasilan individual bertambah  28% dalam Tahap I naik 67% dalam Tahap II serta 93% dalam Tahap III. Bagian keberhasilan klasikal bertambah 30% dalam Tahap I naik 50% dalam Tahap II serta 90% dalam Tahap III; (2) total aktivitas pengajar serta siswa yang sinkron mengalami peningkatan, 5 pada Tahap I menjadi 8 dalam Tahap II serta menjadi 11 dalam Tahap III; (3) keahlian pengajar saat mengatur pembelajaran bertambah dari 2,21 dalam Tahap I menjadi 2,82 dalam Tahap II serta menjadi 3,63 dalam Tahap III (4) balasan siswa atas penerapan bentuk ini pada umumnya atau 96% menyatakan dapat memahami dengan mudah materi yang diajarkan. Ikhtisar percobaan ini adalah penerapan Model Rotating Trio Exchange (RTE) Berbantuan alat Macromedia Flash Player dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-IS3
HUBUNGAN MATA KULIAH FISIKA GEOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2015 Manwar Livery; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi geografis merupakan sistem yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola, dan menampilkan informasi geografis.  Mata kuliah Fisika geografi dan mata kuliah pengindraan jauh merupakan dua faktor yang mana secara teori diperkirakan akan mempengaruhi peningkatan mata kuliah sistem informasi geografis. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat hubungan antara mata kuliah fisika geografi dan mata kuliah pengindraan jauh dengan mata kuliah sistem informasi geografis Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara mata kuliah fisika geografi dan mata kuliah pengindraan jauh dengan mata kuliah sistem informasi geografis mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2015 yang sudah mengambil mata kuliah fisika geografi, pengindraan jauh, sistem informasi geografis Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah yang berjumlah 60 mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 32 mahasiswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi ganda sebesar 0,54 yang artinya terdapat hubungan dalam kategori yang rendah, dengan koefisien determinasi berganda = 29,16%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,59 3,33 yang berarti terima H0yang artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai mata kuliah fisika geografi dan mata kuliah pengindraan jauh dengan nilai mata kuliah sistem informasi geografis mahasiswa Jurusan Pendidikan FKIP Unsyiah Angkatan 2015.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GIRING QUESTION AND GETTING ANSWER DENGAN BERBANTUAN TAKTIK PENGHASIL PERTANYAAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS X SMAN 16 BANDA ACEH Mia Zakian; . Hasmunir; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.036 KB)

Abstract

Metode pembelajaran Giving Question and Getting Answer adalah metode pendukung pengembangan pembelajaran kooperatif yang memfokuskan siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan. Taktik penghasil pertanyaan merupakan gaya yang dilakukan untuk mempermudah guru dalam mengajar dan menjadikan tingkat kemampuan siswa dalam pembelajaran semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap metode pembelajaran Giving Question and Getting Answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IS SMAN 16 Banda Aceh yang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 14 siswa yang tuntas pada siklus I, 16 siswa tuntas pada siklus II, dan 19 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,64 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,42 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,55 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa, terhadap metode pembelajaran Giving Question and getting answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan dapat dikatakan baik. 95 persen dari 20 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui metode Giving Question and Getting Answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi dasar-dasar ilmu geografi yang telah dipelajari.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI MAN 1 BANDA ACEH Siti Hajar; Syamsul Bardi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Quantum Learning dan Quantum Teaching. Tujuan eksperimen ini adalah guna melihat apakah perolehan belajar siswa yang mengaplikasikan model pembelajaran Quantum Teaching akan lebih baik dibandingan Quantum Learning pada pelajaran geografi Kelas X MAN 1 Banda Aceh. Eksperimen ini menggunakan pendekatan kuantitatif, sedangkan jenis penelitian adalah eksperimen. Populasi penelitian ini ialah seluruh siswa kelas X IS MAN 1 Banda Aceh, sedangkan sampel dalam eksperimen ini adalah 38 siswa Kelas X IS-2 dan 37 siswa Kelas X IS-3. Instrumen yang dipakai dalam eksperimen ini merupakan perangkat tes yang dibagikan kepada siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah thitung = 2,10 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 73, artinya thitungttabel, sehingga Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Quantum Learning pada materi Rotasi dan Revolusi Bumi mata pelajaran Geografi Kelas X MAN 1 Banda Aceh. Kata Kunci:Perbandingan, Hasil Belajar, Quantum Learning, Quantum Teaching, Geografi
Co-Authors . Erniati . Fajriani . Fajriani, . . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Hendrawan . Hendrawan . Irsandika . Istinandari . Kasihani . Rusliana . Zulfahmi . Zulfan ., Sayuti A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Adelia Rahmawati Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Ainal Mardhiah Akhyar Akhyar Al Rizki Damee Al-Farisi, Muhammad Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Amin, Maftuh Amsal Amri Amsal Amri Andika Bayangkara Anggrainy, Silvya Anja, Anja Annafia, Nida Annisa Fitri Pramono Annisa Fitri Pramono Arfa Yulisa Armia, Yasser Astuti Capah Azkia, Nurul Batubara, Dinda Zillatul Munawaroh Bayhaqi, Muhammad Capah, Astuti Cut Dina Oktavia Cut Khairul Rizqa Cut Meurah Badriatun Nufus Diah Ramadhani Diah, Husna Dita Fitri Dita Ramadani Sunarti Elvika Zuray Epon Ningrum Erniati, Erniati Eva Murtisal Fadhlurrahman, Muhammad Fajriyani, Fajriyani Fathnun Nadhila Firmansyah, Ichsan Fitra, Maydil Fitri, Dita Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Hadiyani, Rahmilia Hastuti, Sri Wilda Hidayati, Sulfida Icha Hilda Yanti Ichsan Firmansyah Ilham Maulana Ilham Maulana Indah Faras Fita Naldi Indah, Yuli Aulia Intan Agusriati Intan Mulia Irma Liana Islami, Zukya Rona Istinandari, . Jalil, Hasbul Julita Wati Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Kasihani, . Khairana Zuhra Liana, Irma Livery, Manwar Lukman Hakim M Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan Manwar Livery Maulidian, Muhammad Okta Ridha Mawarni, . Maydil Fitra Mia Zakian Miftahul Husna Mirza Desfandi Mita Prancinitia Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisy Muhammad Al-Farisy Muhammad Daud Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Zubaili Muhjam Kamza Mulia, Intan Mulyadi Mulyadi Munawarah, Rizki Mursalin, Wan Murtisal, Eva Nabila, Widia Nadhila, Fathnun Nadia Darti Niafuri Satriani Novia Zalmita Nubli Gadeng, Ahmad Nufus, Cut Meurah Badriatun Nufus, Vivi Hayatun Nur Amalia Nur Amalia NURUL HAYATI Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Pramono, Annisa Fitri Purnama Sari, Puja Purnomowati, Dyah Rahmani Putri Kemala Aini Qadri, Nur Rahmilia Hadiyani Ramadhani, Diah Ramli Ramli Razali Razali Reva Saputra Ridha, Syahrul Rinaldi MAulika Ryan Risma Wahyuni Rizka Az Zahra Rizka Dewantara Rizka Dewantara Dewantara Rizka, Raiyatul Rizqa, Cut Khairul Ruliani, . Ruliani, Ruliani Ruslan Ruslan Rusliana, . Ryan, Rinaldi MAulika salsabila, safira Samsul Bardi Sandra, Yosi Santi, Yuni Sapitri, . Saputri, Nadya Sari, Khaznina Sasmita, Umi Satriani, Niafuri Sellyta Sellyta Sellyta, Sellyta Selvia, Syarifah Melda Shulvia Shulvia Shulvia, Shulvia Silvya Anggrainy Sinaga, Rizky Siti Hajar Siti Hasanah Siti Hasanah Siti Rahayu Sri Yanti Sri Yanti Suhendro Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bardi Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin Tita Nurmalinasari Hidayat Trina, Zee Ulfa Jazila Ulfa Jazila Umi Sasmita Usrati, Zul Vivi Hayatun Nufus Wahab Abdi, Abdul Wahyu Akbar Wahyuni, Risma Winda Br Hombing Yanti Muharrami Yanti Muharrami, Yanti Yulianti Fitriani Yulisa, Arfa Yuni Santi Yunisrina Q. Yusuf Zahara, Amelia Zahra, Rizka Az Zahrul Fuadi Zaki, Ammar Zakian, Mia Zikra, Surya Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zul Usrati Zuray, Elvika