Claim Missing Document
Check
Articles

KORELASI NILAI MATA KULIAH KAJIAN MATERI GEOGRAFI SMA DAN NILAI MATA KULIAH KAJIAN MATERI SMP DENGAN NILAI MATA KULIAH MAGANG KEPENDIDIKAN III MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2015 Elvika Zuray; Daska Azis; Novia Zalmita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata Kuliah Kajian Materi Geografi SMA, Kajian Materi SMP, dan Magang Kependidikan III merupakan mata kuliah wajib pada jurusan pendidikan Geografi. Mahasiswa jurusan pendidikan Geografi diwajibkan lulus mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA, Kajian Materi SMP sebelum melakukan praktik magang Kependidikan III. Nilai mata kuliah kumulatif Kajian Materi Geografi SMA, Kajian Materi SMP, Magang Kependidikan III diperoleh mahasiswa dari kuis, ujian tengah semester, dan nilai akhir semester. Rumusan masalah dala penelitian ini adalah apakah terdapat korelasi nilai mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA dan nilai mata kuliah Kajian Materi SMP, dengan Mata Kuliah Magang Kependidikan III?.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi nilai mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA dan nilai mata kuliah Kajian Materi SMP dengan nilai mata kuliah Magang Kependidikan III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan Geografi angkata 2015 yang sudah lulus mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA, Kajian Materi SMP, dan Magang Kependidikan III yangg berjumlah 29 orang, dikarenakan jumlah populasinya sedikit maka seluruh populasi dijadikan sampel. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling yang dipilih dengan ketentuan tertentu yaitu berjumlah 29 orang. Pengumpulah data dilakukan dengan teknik studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi ganda sebesar 0,3074 yang tergolong dalam hubungan rendah dengan koefisien determinasi berganda sebesar 9,44%. Uji hipotesis diperoleh hasil bahwa nilai Fhitung Ftabel (1,35 3,37) yaitu terima H0 maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan anatara mata kuliah Kajian Materi Geografi SMA dan mata kuliah Kajian Materi SMP dengan mata kuliah Magang Kependidikan III  Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah Anggota 2015.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS 2 SMA NEGERI 3 KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA Ainal Mardhiah; Samsul Bardi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Script dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas X IPS 2 SMA Negeri 3 Kuala, Kabupaten Nagan Raya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas X IPS 2 SMA Negeri 3 Kuala yang terdiri dari 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes (pre-test dan pos-test) untuk hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat, pada siklus I terdapat 16 siswa yang tuntas secara individual, pada siklus II terdapat 19 siswa yang tuntas secara individual dari 20 siswa. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 90% pada siklus ke II; (2) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari sedang (2,56) menjadi baik (3,35); (3) Aktitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; dan (4) Respon siswa terhadap penerapan desain pembelajaran geografi kooperatif tipe script adalah 92,3% dari 20 siswa menjawab dapat memperjelas pemahaman terhadap materi yang dipelajari dengan penerapan pembelajaran geografi kooperatif tipe script.Kata Kunci:  Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Script, Hasil Belajar dan Geografi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Cut Khairul Rizqa; Alamsyah Taher; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran cooperative learning adalah model yang bertujuan untuk mencapai hasil belajar tidak hanya pada prestasi akademik tapi juga dapat membentuk sikap toleransi, menerima keberagaman, serta pengembangan pada keterampilan sosial, dengan pola belajar yang membentuk kelompok membuat siswa bisa menerapkan sifat kebersamaan serta kerja sama tim yang kompak. Untuk melatih keberanian siswa, dan mampu menciptakan kelas yang interaktif, efektif serta mampu mendorong para siswa untuk lebih aktif dan dapat membuat kelas menjadi lebih hidup  salah satu teknik yang harus digunakan adalah teknik Make a Match. Penggunaan teknik ini juga dapat  menghilangkan kebosanan siswa ketika pembelajaran berlangsung. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui (1)Kemajuan dari hasil belajar peserta didik; (2) Kegiatan guru dan peserta didik didalam kelas; (3) Kemampuan  guru untuk  mengendalikan pembelajaran; dan (4)Tanggapan peserta didik terhadap pembelajaran. Peserta didik  ditingkat XI Sekolah Menengah Atas dijurusan  IPS SMA Negeri 12 Kota Banda Aceh yang berjumlah 29 orang merupakan tokoh utama dalam penelitian ini. Data yang telah dikumpulkan  merupakan hasil yang diperoleh dari percobaan tes kemampuan siswa, instrumen pengawasan kegiatan guru dan peserta didik, Sarana pengamatan kecakapan guru dalam mengurus  keberlangsungan prose belajar, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran.Statistik deskriptif persentase merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis data. Persentase menunjukkan (1) Pada siklus I jumlah ketuntasan individual adalah 40% pada siklus II meningkat menjadi 62% dan pada siklus III jumlah kenaikan persentase meningkat pada 90%. Dan perubahan  hasil penelitian pada ketuntasan klasikal pada siklus I berjumlah 40% ,  pada siklus II meningkat pada 60% terakhir pada siklus III meningkat ke 100%. (2) Peningkatan persentase juga terjai pada aktivitas guru dan peserta didik yang pada awalnya hanya terdapat 8 aktivitas pada siklus I dan setelahnya meningkat menjadi 9 aktivitas pada siklus II dan selanjutnyakembali meningkat mnjadi 10 aktivitas pada siklus III. (3) Kemampuan  guru mengendalikan pembelajaran juga mengalami peningkatan pada siklus I skor 2,3 (kategori sedang)  pada siklus II menjadi 3 (katagori baik) dan pada siklus III menjadi 3,7 (katagori sangat baik)
HUBUNGAN PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN KETERAMPILAN MEMBACA PETA DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 BANDA ACEH Cut Dina Oktavia; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.223 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul hubungan penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi.  Populasinya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh yg berjumlah 223 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling, sebanyak 20% dari populasi maka sampel berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan tes, data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil korelasi untuk masing-masing variabel menggunakan rumus Product Moment Pearson diperoleh , , dan . Artinya nilai hubungan paling tinggi terdapat pada . Selnjutnya untuk melihat hubungan ,  dengan  secara bersama-sama menggunakan rumus Korelasi Ganda diperoleh . Artinya terdapat korelasi sedang yaitu berada pada interval 0,40-0,599. Nilai koefisien determinasi ganda diperoleh sebesar 16,81% dan uji signifikansi diperoleh  atau 8 3,22. Penghitungan regresi linear berganda diperoleh nilai regresi . Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis akhir penelitian ini terima , yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh, khususnya pada materi peta (kondisi geografis negara ASEAN).
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPS TERPADU YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER DENGAN QUESTION STUDENT HAVE DI SMP NEGERI 3 INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Vivi Hayatun Nufus; Thamrin Kamaruddin; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran IPS Terpadu yang Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Giving Question and Getting Answer dengan Question Student Have di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Rumusan masalah dalam percobaan ini ialah apakah hasil belajar peserta didik yang menerapkan bentuk Giving Question And Getting Answer lebih baik dari pada hasil belajar peserta didik yang menggunakan model Question Student Have. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik mata pelajaran IPS Terpadu yang menggunakan model pembelajaran kooperatif Tipe Giving Question and Getting Answer lebih baik dari pada bentuk pengkajian Question Student Have. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Ingin Jaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, diambil hanya dua kelas yaitu kelas VIII-1 dan kelas VIII-2 sebanyak 56 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian test kepada peserta didik, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Sesuai hipotesis terima Ha apabila thitung ttabel. Berdasarkan Hasil pengolahan data diperoleh thitung ttabel yang artinya Ha diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik mata pelajaran IPS Terpadu yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Giving Question and Getting Answer lebih baik dari pada hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran Question Student Have di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI SAWANG KABUPATEN ACEH SELATAN . Irsandika; Syamsul Bardi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.647 KB)

Abstract

Model pembelajaran Lesson Study merupakan suatu proses dalam pengembangan profesionalitas guru dengan jalan menyelidiki atau menguji praktik mengajar mereka agar menjadi lebih efektif. Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran lesson study di SMAN Sawang Aceh Selatan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMAN Sawang Aceh Selatan yang berjumlah 33 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dan pengamatan respon siswa terhadap model pembelajaran lesson study. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat pada siklus I terdapat 28 siswa tuntas dan pada siklus II terdapat 33 siswa tuntas sedangkan persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 70% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II; (2) Aktivitas guru dan siswa dari siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan menggunakan metode pembelajaran; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran lesson study meningkat, hal ini terlihat pada siklus I diperoleh skor 2,36 dan pada siklus II diperoleh 2,7 dengan katagori baik; dan (4) Respon siswa setelah mengikuti  pembelajaran antara lain 84,8 persen siswa menjawab metode yang diajarkan masih baru dan suasana kelas menyenangkan, 93,9 persen siswa menjawab dapat memahami pembelajaran dan materi yang dipelajari menarik, 87,8 persen siswa menjawab model pembelajaran menarik.75,7 persen siswa mengatakan penampilan guru menarik, 96,9 persen siswa menjawab dapat memotivasi siswa, suasana kelas menarik dan berminat mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran lesson study
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Nurul Husna; Abdul Wahab Abdi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.482 KB)

Abstract

Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran secara bertanggung jawab. Penggunaan model pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa selama pembelajaran sehingga hasil belajar menjadi optimal. Adapun beberapa model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaran think pair share dan group investigation yang dapat melatih siswa meningkatkan kerjasama dalam kelompok, dan meningkatkan kemampuan siswa dalam menyampaikan pendapat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geografi di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geografi di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-IS yang berjumlah 91 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas X-IS 2 sebanyak 19 siswa dan kelas X-IS 4 sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji t. Hasil pengolahan  data  penelitian  diperoleh  thitung = 6,94 dan ttabel = 1,69 padataraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 35, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar geografi pokok bahasan mitigasi dan adaptasi penanggulangan bencana alam yang menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geogarafi di SMA Negeri 12 Banda Aceh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII MTS ULUMUL QUR’AN BANDA ACEH . Fajriani; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Model Pembelajaran Word Square Berbantuan Media Teka-Teki Silang Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran Word Square berbantuan media Teka-teki Silang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh tanggal 24 April-7 Mei 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 yang berjumlah 28 siswa. Pengambilan data menggunakan (1) Lembaran pertanyaan; (2) Lembar observasi kegiatan guru dan siswa; (3) Lembar observasi keterampilan guru; (4) Lembar tanggapan peserta didik. Analisis data dengan statistik descriptive persentase. Hasil penelitian; (1) ketuntasan individual meningkat dari 71% disiklus I menjadi 89% disiklus II dan 93% disiklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 50% disiklus I menjadi 80% disiklus II dan 90% disiklus III. (2) persentase kesesuaian aktivitas murid dan guru meningkat dari 4 tercapai disiklus I menjadi 6 disiklus II dan 8 disiklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,7 (kategori baik) disiklus I menjadi 3,18 (katgori baik) disiklus II dan 3,8 (kategori sangat baik) disiklus III. (4) Umumnya atau 93,5% respon siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Word Square berbantuan media Teka-teki Silang sangat baik. Berlandaskan hasil belajar siklus I, II, dan III maka penerapan model pembelajaran Word Square berbantuan media Teka-teki Silang dapat meningkatkan hasil belajar siswa
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA SISWA KELAS VIII MTSN 4 RUKOH BANDA ACEH . Erniati; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan tingkat pengetahuan, sikap positif dan keterampilan yang diperoleh siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Tingkat pendidikan orang cukup mempengaruhi prestasi dan hasil belajar seorang siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat tidaknya perbedaan hasil belajar IPS Terpadu berdasarkan tingkat pendidikan orang tua siswa kelas VIII. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN Rukoh Banda Aceh berjumlah 233 siswa dari 7 kelas. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel berupa Simple Random Sampling, yaitu siswa kelas VIII berjumlah 70 siswa dari 7 kelas sebagai objek. Hasil penelitian yang dilakukan menggunakan statistik uji t, sehingga memperoleh hasil thitung = 2. Kemudian hipotesis tersebut dapat dibandingkan dengan hasil ttabel pada taraf signifikan 5% dengan ketentukan dk sebanyak 68 dari tabel distribusi t, sehingga diperoleh nilai ttabel = 1,66. Hal ini sesuai dengan kriteria pengujian terima ha jika thitung ttabel selain dari pada itu terima ho. Hasil pengolahan memperlihatkan bahwa, thitung ttabel(thitung= 2 ttabel = 1,66) sehingga ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa, hasil belajar siswa IPS Terpadu siswa kelas VIII MTsN Banda Aceh dengan latar belakang tingkat pendidikan orang tua tinggi lebih baik dibandingkan siswa dengan tingkat pendidikan orang tua menengah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS K13 REVISI 2017 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SEMESTER GANJIL 2018 DI SMA NEGERI 5 TAKENGON Andika Bayangkara; Thamrin Kamaruddin; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu kegiatan belajar mengajar haruslah memiliki sesustu hal yang dapat meningkatakan hasil belajar siswa dan keterampilan guru dalam sustu pembelajaran sehingga perlua adanya metode dan kurikulum yang singkron sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan maka dari itu peneliti menerapkan Metode inkuiri untuk menjawab tatangan tersebut dikarenakan metode inkuiri merupakan satuan kegiatan belajar yang melibatkan kemampuan sisiwa untuk mencari, menyelidiki, dan menyimpulkan jawaban dari suatu masalah dengan kemampuannya sendiri. Sehingga peneliti dengan Kurikulum  K13 Revisi 2017 yang telah di susun oleh pemerintah sebagai pedoman.Penelitian ini berupa PTK yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan dari hasil belajar, aktivitas, keterampilan guru dan respon siswa. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 5 Takengon yang berjumlah 28 orang. Analisis data dengan hasil sebagai berikut Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 35% siklus I menjadi 61% siklus II dan 82% siklus III. Ketuntasan klasikal meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 62,5% siklus II dan 87,5% pada siklus III. aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas sesuai siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III.Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari  2,48 kategori sedang pada siklus I menjadi 2,85 kategori baik pada siklus II dan 3,37 kategori baik pada siklus III. Umumnya siswa menyatakan setuju bahwa penerapan metode Inkuiri sangat menyenangkan dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Berdasarkan hasil belajar siklus I, II, dan III maka dikatakan bahwa penerapan metode pembelajaran Inkuiri berbasis k13 revisi 2017 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci:  Pelaksanaan, Metod Inkuiri, K13 Revisi, Hasil Belajar, XI IPS
Co-Authors . Erniati . Fajriani . Fajriani, . . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Hendrawan . Hendrawan . Irsandika . Istinandari . Kasihani . Rusliana . Zulfahmi . Zulfan ., Sayuti A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Adelia Rahmawati Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Ainal Mardhiah Akhyar Akhyar Al Rizki Damee Al-Farisi, Muhammad Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Amin, Maftuh Amsal Amri Amsal Amri Andika Bayangkara Anggrainy, Silvya Anja, Anja Annafia, Nida Annisa Fitri Pramono Annisa Fitri Pramono Arfa Yulisa Armia, Yasser Astuti Capah Azkia, Nurul Baehaqi Batubara, Dinda Zillatul Munawaroh Bayhaqi, Muhammad Capah, Astuti Cut Dina Oktavia Cut Khairul Rizqa Cut Meurah Badriatun Nufus Diah Ramadhani Diah, Husna Dita Fitri Dita Ramadani Sunarti Elvika Zuray Epon Ningrum Erniati, Erniati Eva Murtisal Fadhlurrahman, Muhammad Fajriyani, Fajriyani Fathnun Nadhila Firmansyah, Ichsan Fitra, Maydil Fitri, Dita Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Hadiyani, Rahmilia Hastuti, Sri Wilda Hidayati, Sulfida Icha Hilda Yanti Ichsan Firmansyah Ilham Maulana Ilham Maulana Indah Faras Fita Naldi Indah, Yuli Aulia Intan Agusriati Intan Mulia Irma Liana Islami, Zukya Rona Istinandari, . Jalil, Hasbul Julita Wati Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Kasihani, . Khairana Zuhra Liana, Irma Livery, Manwar Lukman Hakim M Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan M. Hafizul Furqan Manwar Livery Maulidian, Muhammad Okta Ridha Mawarni, . Maydil Fitra Mia Zakian Miftahul Husna Mirna, Lydia Mirza Desfandi Mita Prancinitia Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisy Muhammad Al-Farisy Muhammad Daud Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Zubaili Muhjam Kamza Mulia, Intan Mulyadi Mulyadi Munawarah, Rizki Mursalin, Wan Murtisal, Eva Nabila, Widia Nadhila, Fathnun Nadia Darti Niafuri Satriani Novia Zalmita Nubli Gadeng, Ahmad Nufus, Cut Meurah Badriatun Nufus, Vivi Hayatun Nur Amalia Nur Amalia NURUL HAYATI Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Pramono, Annisa Fitri Purnama Sari, Puja Purnomowati, Dyah Rahmani Putri Kemala Aini Qadri, Nur Rahmilia Hadiyani Ramadhani, Diah Ramli Ramli Razali Razali Reva Saputra Ridha, Syahrul Rinaldi MAulika Ryan Risma Wahyuni Rizka Az Zahra Rizka Dewantara Rizka Dewantara Dewantara Rizka, Raiyatul Rizqa, Cut Khairul Ruliani, . Ruliani, Ruliani Ruslan Ruslan Rusliana, . Ryan, Rinaldi MAulika salsabila, safira Samsul Bardi Sandra, Yosi Santi, Yuni Sapitri, . Saputri, Nadya Sari, Khaznina Sasmita, Umi Satriani, Niafuri Sellyta Sellyta Sellyta, Sellyta Selvia, Syarifah Melda Shulvia Shulvia Shulvia, Shulvia Silvya Anggrainy Sinaga, Rizky Siti Hajar Siti Hasanah Siti Hasanah Siti Rahayu Sri Yanti Sri Yanti Suhendro Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bardi Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin Tita Nurmalinasari Hidayat Trina, Zee Ulfa Jazila Ulfa Jazila Umi Sasmita Usrati, Zul Vivi Hayatun Nufus Wahab Abdi, Abdul Wahyu Akbar Wahyuni, Risma Winda Br Hombing Yanti Muharrami Yanti Muharrami, Yanti Yulianti Fitriani Yulisa, Arfa Yuni Santi Yunisrina Q. Yusuf Zahara, Amelia Zahra, Rizka Az Zahrul Fuadi Zaki, Ammar Zakian, Mia Zikra, Surya Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zul Usrati Zuray, Elvika