p-Index From 2021 - 2026
10.08
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Asas: Jurnal Sastra Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya BAHASA DAN SASTRA Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Arbitrer Mimbar Sekolah Dasar JURNAL KONFIKS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Al Ishlah Jurnal Pendidikan Metodik Didaktik Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Pedagogik Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) SOSIOHUMANIKA DIDAKTIKA TAUHIDI: JURNAL PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal KATA : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni International Journal of Active Learning BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra PrimaryEdu - Journal of Primary Education ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA) Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Vocational Education Studies (JOVES) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran JOLLT Journal of Languages and Language Teaching These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Kibas Cenderawasih : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DIMASATRA Journal Research of Social Science, Economics, and Management Jurnal Pendidikan Terapan Ta'dib Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata @Artikulasi Asian Journal of Social and Humanities Early Childhood Education and Parenting (ECEPA) ANUFA Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Jurnal Abmas Inovasi Kurikulum
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effects of Critical Multiliteracy Learning Models on Mastery of Explanatory Text Concepts Dadan Setiawan; Tatat Hartati; Rahman Rahman; Isah Cahyani
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 3, No 1 (2019): International Journal of Science and Applied Science: Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.104 KB) | DOI: 10.20961/ijsascs.v3i1.32550

Abstract

The aims of this study was to determine the ability to master the concept of elementary school students through the implementation of critical multiliteracy learning models. This research was conducted on fifth grade students of elementary school. The research method used in this study was a quasi-experimental method. The participants in this study amounted to 39 students. Data was collected using tests and rubric. Analysis of data in this research using the t test with SPSS version 20.0 program for windows. Based on the results of the study, it was found that the mastery ability of the explanatory text concept of students experienced a significant increase and was included in the sufficient category. This can be seen from the pretest score obtained by students at 34.74 and the posttest results at 64.23. Based on the results of the t test the significance value is 0.00˂0.05 thus it can be concluded that there are significant differences between the mastery of students' concepts before and after being given treatment using critical multiliteracy learning models.
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC Berbantuan Media Kahoot Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Ekosistem Susi Ardiyanti; Isah Cahyani; Rif'at Shafwatul Anam
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.109890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) berbantuan media Kahoot terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS materi ekosistem. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa pembelajaran di Sekolah Dasar masih dominan menggunakan metode ceramah, sehingga siswa kurang aktif membangun pemahaman mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain  kuasi eksperimen pada 48 siswa kelas V salah satu SD di Kabupaten Bandung Barat, yang dibagi menjadi kelas eksperimen (V-A, 24 siswa) dan kelas kontrol (V-B, 24 siswa).  Analisis data menggunakan uji independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (sig= 0,015 ˂ 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa RADEC dipadukan dengan Kahoot efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Kelebihan penelitian ini terletak pada integrasi model kontruktivistik dengan media digital interaktif, sedangkan keterbatasannya adalah lingkup sampel yang kecil, durasi terbatas, dan variasi media yang sempit. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya pemanfaatan media digital berbasis permainan untuk mendukung pembelajaran abad 21, serta mendorong penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas, media variatif dan variabel tambahan seperti kreativitas dan motivasi belajar.
Diagnostic Profile of Inferential Reading Ability across Four Indicators among Fifth Graders in Bandung Elementary Schools Indra Suhendra; Wahyu Sopandi; Isah Cahyani; Cepi Riyana
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 3 July (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i3.1411

Abstract

Purpose: This study aimed to construct a diagnostic profile of inferential reading ability across four indicators anaphoric resolution, background knowledge activation, predictive reasoning, and retrospective synthesis among fifth-grade students in Bandung elementary schools, addressing the limited availability of dimension-specific empirical data on inferential reading performance at the primary level. Methods: A descriptive survey was conducted with 84 fifth-grade students from three public elementary schools in Bandung, who completed an inferential reading test structured around the four indicators. A broader cohort of 185 students from the same schools responded to a perception questionnaire, while 35 teachers completed a questionnaire on instructional practices. Semi-structured interviews were also conducted with three classroom teachers and three students. Descriptive statistics, frequency distributions, cross-school comparisons, and thematic analysis were employed. Findings: The overall mean score was 45.83 (SD = 15.94), with the majority of students performing below expected levels. Retrospective synthesis recorded the lowest mean (M = 39.06, 84.5% in the lowest category), followed by predictive reasoning and background knowledge activation (78.6% each). Anaphoric resolution, although the highest (M = 54.69), still left more than half of the students below the expected threshold. Comparable patterns were observed across the three schools. Research Implications: The findings indicate that inferential reading competence requires more systematic instructional attention, particularly in retrospective synthesis and predictive reasoning. The four-indicator diagnostic framework offers educators a tool for pinpointing dimension-specific weaknesses and provides researchers a baseline for future intervention studies. Originality: This study contributes an empirically grounded diagnostic profile of inferential reading ability across four discrete indicators at the elementary level, integrating objective test data with teacher and student perceptual evidence within a single analytical framework.
Media Powtoon pada Teks Eksplanasi Andoyo Sastromiharjo; Isah Cahyani; Fransisca Putri Evaline
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v7i1.8015

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa menuangkan ide dalam menulis teks ekplanasi. Faktor yang memengaruhi kesulitan tersebut karena rendahnya kosa kata siswas sehingga memengaruhi kemampuan menulis. Selain itu, penggunaan media pembelajaran juga kurang kreatif. Penelitian ini dilakukan untuk menambah penggunaan media pembelajaran yang dapat digunakan guru yaitu media powtoon Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) ADDIE (analyze, design, develop, implement, evaluate). Implementasi dilakukan untuk mengetahui efektivitas media yang digunakan. Hasil perhitungan tes menulis teks eksplanasi siswa memperoleh nilai dengan rata-rata 84 dengan kategori sangat baik atau lulus nilai KKM yaitu 75 yang menunjukkan bahwa media powtoon efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi. Tahap evaluasi dilakukan dengan penyebaran angket respons pengguna yaitu guru dan siswa dan ditemukan hasilnya bahwa dari 10 aspek  yang tertuang dalam instrumen respons guru dan siswa sebagai pengguna, jumlah keseluruhan skor adalah 283 dengan skor rata-rata sebesar 4,70. Setelah dipersentasekan sebesar 94% dengan kriteria sangat baik. Kata Kunci: Eksplanasi, powtoon, media pembelajaran
PEMBERDAYAAN GURU BAHASA SUNDA MELALUI PELATIHAN PENULISAN ILMIAH POPULER BERBASIS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI LINGKUNGAN Nugraha, Haris Santosa; Alia, Dwi; Cahyani, Isah; Hendrayana, Dian; Kusdinar, Hidayat; Herdiyanti, Febri; Dakir, Siti Humaira Ramadhani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i2.68172

Abstract

This community engagement program was implemented to enhance the capacity of Sundanese language teachers in writing popular scientific articles grounded in cultural literacy and environmental education. The main challenges faced by the partner were the teachers’ limited writing skills and the lack of accessible publication platforms that promote local culture and ecological awareness. The program was conducted through a combination of online and offline sessions at SMAN 1 Cisarua, involving twenty teachers as participants. The objective of the program was to develop teachers’ ability to write contextual, communicative, and inspiring articles that document cultural values and environmental issues within their local surroundings. The implementation consisted of several stages, including orientation, training in popular scientific writing, the application of digital technology in the creative process, intensive mentoring, and program sustainability. Participants were actively engaged through practical writing activities based on field observations and personal reflections on cultural and environmental phenomena around their schools. The results indicated a significant improvement in participants’ writing competence, particularly in terms of topic relevance, data enrichment, narrative structure, and the strength of the cultural messages conveyed. Fifteen articles were successfully produced and prepared for submission to both print and digital media. Furthermore, the program fostered participants’ awareness of the importance of digital technology as a tool for the exploration, documentation, and dissemination of local knowledge. Overall, this initiative contributed to enhancing teacher professionalism and supporting the preservation of Sundanese cultural heritage through meaningful and inspiring popular scientific writing.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas guru Bahasa Sunda dalam menulis karya ilmiah populer berbasis literasi budaya dan edukasi lingkungan. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya keterampilan menulis populer dan minimnya akses terhadap media publikasi yang mengangkat nilai budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan. Program dilaksanakan secara kombinasi daring dan luring di SMAN 1 Cisarua dengan melibatkan dua puluh guru sebagai peserta. Tujuan kegiatan ini adalah membekali peserta dengan kemampuan menulis secara komunikatif, kontekstual, dan inspiratif, sehingga mampu menghadirkan isu budaya dan lingkungan dalam bentuk karya ilmiah populer yang layak disebarluaskan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan penulisan ilmiah populer, penerapan teknologi digital dalam proses kreatif, pendampingan intensif, dan keberlanjutan program. Peserta dilibatkan secara aktif melalui praktik menulis berbasis pengalaman lapangan dan refleksi personal terhadap fenomena budaya dan lingkungan di sekitar sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis peserta, terutama pada aspek ketepatan pemilihan tema, kelengkapan data lapangan, struktur naratif, dan kekuatan pesan budaya yang disampaikan. Sebanyak lima belas artikel berhasil disusun dan difasilitasi untuk dipublikasikan melalui media cetak dan digital. Selain peningkatan keterampilan menulis, peserta menunjukkan perubahan sikap dan kesadaran baru terhadap pemanfaatan teknologi digital sebagai alat eksplorasi, dokumentasi, dan penyebaran pengetahuan lokal. Program ini berkontribusi nyata dalam penguatan profesionalisme guru serta pelestarian kearifan lokal melalui karya ilmiah populer yang inspiratif dan edukatif.
Integrating Digital Microlearning into Pragmatic Instruction: TikTok-Assisted Simulation in Negotiation Speaking Education Sofia Yanifah; Isah Cahyani; Novi Resmini; Encep Kusumah; Teti Sobari
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v7i2.2162

Abstract

The background of this research stems from students’ inadequate speaking abilities caused by passive attitudes, lack of confidence, and limited practice opportunities. This study aims to measure the effectiveness of the TikTok-Assisted Simulation Learning Model in improving negotiation speaking skills among high school students. A quantitative quasi-experimental approach with a nonequivalent control group design was applied, involving 36 students in the experimental class and 36 in the control class. Data were collected through pre-test and post-test instruments. Since the data did not follow a normal distribution, the Mann-Whitney U test was employed as the analytical tool, yielding an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000 (P < 0,05), which indicates a statistically significant difference between the two groups. Furthermore, N-Gain analysis revealed a mean score of 0.59 (moderate category) in the experimental group and 0.28 (low category) in the control group. These findings demonstrate that the TikTok-Assisted Simulation Learning Model is an effective, innovative, and applicable learning alternative for negotiation speaking at the high school level. 
The technique of listening, asking, and problem-solving on the application of Indonesian language teaching materials Diah Latifah; Suci Sundusiah; Nuny Sulistiani Idris; Yulianeta Yulianeta; Yeti Mulyati; Isah Cahyani
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 2 (2024): Inovasi Kurikulum, May 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i2.64107

Abstract

This research examines the power of listening, asking, and solving problems in training in using Indonesian language teaching materials for Indonesian language teachers for foreign speaker military officers. The problem identified is that Indonesian language teachers for foreign-speaker military officers must update their teaching materials according to student characteristics. Teaching materials need to be updated because there have been many changes in vocabulary, including the addition of several words in everyday life, including slang. The training participants are Indonesian language teachers who teach foreign-speaker military officers at Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. The number of training participants was twenty people. Data analysis was carried out qualitatively and quantitatively. Qualitative research was carried out by interpreting the results of questions from training participants and quantitative quasi-experimental analysis to measure the influence of teaching materials training on understanding the use of Indonesian language teaching materials for foreign-speaker military officers. The research results showed that listening, asking, and solving problems succeeded in helping Indonesian language teachers who taught foreign-speaker military officers understand conceptually how to convey Indonesian language teaching materials to students.   Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang kekuatan mendengarkan, bertanya dan memecahkan masalah dalam pelatihan penggunaan bahan ajar bahasa Indonesia bagi guru bahasa Indonesia bagi perwira militer penutur asing. Permasalahan yang teridentifikasi adalah guru bahasa Indonesia bagi perwira militer penutur asing harus memperbarui bahan ajarnya sesuai dengan karakteristik siswa. Bahan ajar perlu diperbarui karena banyak terjadi perubahan kosa kata, termasuk penambahan beberapa kata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bahasa gaul. Peserta pelatihan adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar perwira militer penutur asing di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Jumlah peserta pelatihan sebanyak dua puluh orang. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan interpretasi hasil pertanyaan peserta pelatihan dan analisis kuasi eksperimen kuantitatif untuk mengukur pengaruh pelatihan bahan ajar terhadap pemahaman penggunaan bahan ajar bahasa Indonesia bagi perwira militer penutur asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan, bertanya, dan memecahkan masalah berhasil membantu guru bahasa Indonesia yang mengajar perwira militer penutur asing memahami secara konseptual cara menyampaikan bahan ajar bahasa Indonesia kepada siswa. Kata Kunci: bahan ajar; pelatihan bahasa; pembelajaran berbasis masalah
Co-Authors Aan Khasanah Aan Khasanah, Aan Afina Naufalia Anam, Rifat Shafwatul Ananda Siti Khoirunnisa Andoyo Sastromiharjo Anggy Giri Prawiyogi Anzar Anzar, Anzar Apriani, Iit Lita Aqmarina, Rafika Arie Rakhmat Riyadi Arif Rahmanudin Asri, Milya Febrirurahmy Awan Setiawan Ayu, Desi Ratna Bachrudin Musthafa Budiarti, Tisna Budiastra, Ketut Cepi Riyana Cepi Riyana Cherawati Cherawati D., Daris Hadianto Dadang Sunendar Dakir, Siti Humaira Ramadhani Decenni Amelia Dedi Irawan Denny Iskandar Tjandrawan Desi Ratna Ayu Desi Sukmawati Destiani Destiani Dewi, Intan Karunia Diadara, Nova Diah Latifah Dian Anggraini Dirgantari, Nadila DWI ALIA, DWI Eka Malinda Rahmawati Eka Rahmat Fauzy Elen Inderasari Encep Kusumah Enco Mulyasa Fatimah, Garnis Fauziyah, Rahmah Fransisca Putri Evaline Garnis Fatimah Habibah, Fitriah Ahmadiyah Hadianti, Yeni Hadianto D, Daris Hadianto, Daris Halimah Halimah Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Henni Julia Citra Sitorus Herawati Herdiyanti, Febri Hervianti, Wiwiet Hidayatullah, Asep Iit Lita Apriani Ilham Baehaki, Ilham Indra Suhendra Intan Karunia Dewi Jaenudin Jaenudin Juhana Juhana Juhana, Juhana Juliasih Hizbar Kama Abdul Hakam Kama Abdulhakam Keken Wulansari Khaerudin Kurniawan Kholid Abdullah Harras Komala Kristanti, Maria Kusdinar, Hidayat Layyina Elwidra Yahya Lia Yulindaria, Lia Lilis Sulistyaningsih M. Oky Fardian Gafari Mahfudin Mahfudin, Mahfudin Mardiah, Dede Maudina Lutfiyani mayang, Dewi Meilani Puji Astini Mentari Mentari Mhd Virzha Nafandri Utama Mhd. Virzha Nafandri Utama Mhd. Virzha Nafandri Utama Milya Febrirurahmy Asri Mimin Sahmini, Mimin Mubiar Agustin Muhammad Ibrahim Muhammad Rudy Munirah Munirah Mutiarani Zahra, Rastya Nadila Dirgantari Nafisah, Yumna Naufalia, Afina Ni Ketut Desia Tristiantari Nina Ariani Novi Resmini Nugroho, Rudi Adi Nunung Sitaresmi Nuny Sulistiani Idris Nuphanudin, Nuphanudin Nurani, Riga Zahara Nurhadi, Jatmika Nurussaadah, Thiani Nurussakinah, Thiana Nurwaeni, Wiwin Pahruroji, Muhamad Puspita, Lily Auliya Putri Kirana Putri, Mentari Vitalianty Putri, Yasmin Gehan Rahmah Fauziyah Rahman Rahman Rahman Rahman Rahmawati, Rahmawati Rakhmat, Cece Resi Amalia Resna Restiana Rifandi Perdana Rina Yuliana Riyana, Cepi Rohmat rohmat Rohmat Rohmat Sa’ud, Udin Syaefudin Sandra Sukmaning Adji Saputra, Wendi Simamora, Sri Arliyanti Siti Amila Rafiani Silmi Siti Arina Hasanah Siti Hamidah Siti Maryam Maulida Siti Masitoh Siti Sulistyaningsih, Lilis Sofia Nur Azhari Sofia Yanifah Sri wulan Anggraeni Suci Sundusiah Sulistyaningsih, Lilis Siti Sumiyadi Sumiyadi Susi Ardiyanti Syafruddin SYIHABUDIN, SYIHABUDIN Talitha Sahda Laili Tatat Hartati Tatat Hartati Ulfiyani Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wahyu Sopandi Welsi Damayanti Widiyanti, Uma Latifa Wulan Handayani, Wulan Yahya, Layyina Elwirda Yana Setiawan Yudianda, Elvan Yuli Astuti Yuliandra, Lia Yulianeta Yulianto, Shaffa Salsabila Yunus Abidin