p-Index From 2021 - 2026
13.413
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Geliga Sains: Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Phi : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Pendidikan Fisika Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika Sriwijaya University Learning and Education International Conference Science and Technology Indonesia JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika) Seminar Nasional Pendidikan IPA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Journal of Science Education Research Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Ilmu Fisika Jurnal Dedikasi Pendidikan Indonesian Physical Review Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Jurnal Kumparan Fisika Kappa Journal JURNAL PENDIDIKAN MIPA DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Optika : Jurnal Pendidikan Fisika Integrated Science Education Journal Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Pillar of Physics Education : Jurnal Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Pillar of Physics: Jurnal Berkala Ilmiah Fisika Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) JIFP (Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya) Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Progressive Physics Journal Aceh International Journal of Science and Technology Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Physics and Science Education Journal (PSEJ) Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Jurnal Pendidikan MIPA Sriwijaya University Learning and Education International Journal JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar BULETIN FISIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI GURU SMA MUHAMMADIYAH TUBOHAN MELALUI PELATIHAN TERSTRUKTUR BERBASIS KODING SCRATCH Ariska, Melly; Akhsan, Hamdi; Anwar, Yenny; Seprina, Iin; Rahmannisa, Amanda; Wati, Lira Diska; Afrizal, Muhammad
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 menuntut guru memiliki keterampilan digital, khususnya kemampuan berpikir komputasi dan koding. SMA Muhammadiyah Tubohan sebagai sekolah berbasis nilai keagamaan dan lingkungan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap penguatan kompetensi digital guru. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami dasar-dasar koding dan belum menerapkan pendekatan berpikir komputasi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasi guru melalui pelatihan terstruktur berbasis Scratch sebagai media pengenalan koding visual yang ramah bagi pemula lintas mata pelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif dengan pendekatan pelatihan tiga tahap, meliputi: (1) pengenalan konsep berpikir komputasi, (2) praktik koding visual menggunakan Scratch, dan (3) penyusunan proyek mini berbasis mata pelajaran. Peserta terdiri dari 20 guru lintas bidang studi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test kemampuan berpikir komputasi, observasi praktik langsung, serta kuesioner umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor post-test sebesar 82,6% dibanding pre-test rata-rata 46,1%, dengan tingkat retensi pemahaman konsep mencapai 78% setelah dua minggu. Sebanyak 90% peserta mampu menyusun proyek koding sederhana, seperti simulasi ujian, permainan edukatif, dan alat bantu hitung berbasis geometri. Urgensi penelitian ini terletak pada minimnya model pelatihan yang kontekstual dan aplikatif bagi guru di wilayah semi-perkotaan. Kontribusi nyata dari kegiatan ini adalah terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dan terbuka terhadap teknologi, sekaligus mendorong guru untuk mengintegrasikan koding sebagai media pengayaan dan penilaian alternatif. Hasil ini memperkuat pentingnya program pengembangan profesional guru berbasis teknologi yang berkelanjutan dalam menciptakan sekolah yang tangguh terhadap tantangan era digital.
IDENTIFIKASI KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PADA MATERI ENERGI TERBARUKAN KELAS X SMA NEGERI 1 MARTAPURA Sari, Nita Arrum; Wiyono, Ketang; Akhsan, Hamdi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan berpikir kreatif siswa kelas X pada materi energi terbarukan di SMA Negeri 1 Martapura. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 140 siswa kelas X yang telah mempelajari materi energi terbarukan. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda berbasis indikator keterampilan berpikir kreatif, yaitu fluency (kelancaran), flexibility (fleksibilitas), originality (keaslian), dan elaboration (elaborasi). Data dianalisis menggunakan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan berpikir kreatif siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 67,51 dan standar deviasi 22,91. Indikator tertinggi adalah fluency sebesar 74,52%, sementara flexibility dan elaboration memiliki persentase terendah masing-masing 64,76%. Distribusi data cenderung mengikuti pola distribusi normal dengan variasi skor yang cukup besar antar siswa. Meskipun siswa sudah menunjukkan kemampuan berpikir kreatif yang baik dalam hal kelancaran menghasilkan ide, masih dibutuhkan penguatan pada aspek fleksibilitas, orisinalitas, dan elaborasi agar proses berpikir kreatif dapat berkembang secara optimal. Temuan ini memberikan rekomendasi penting bagi pengembangan model pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam konteks pembelajaran fisika.
VISUALISASI DERET FOURIER DAN TRANSFORMASI FOURIER BERBASIS MICROSOFT EXCEL Amalia, Wardah; Akhsan, Hamdi; Anggraini, Nadya
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deret Fourier dan transformasi Fourier merupakan konsep penting dalam fisika dan komputasi yang sering kali sulit dipahami mahasiswa karena sifat matematisnya yang abstrak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan simulasi dasar berbasis Microsoft Excel untuk memvisualisasikan kontribusi harmonik pada deret Fourier serta representasi frekuensi melalui Discrete Fourier Transform (DFT). Pada tahap awal, suatu fungsi periodik diselesaikan hingga diperoleh bentuk deret Fourier, kemudian setiap suku harmonik divisualisasikan dan ditampilkan superposisinya untuk menunjukkan pengaruh koefisien Fourier terhadap pembentukan gelombang kompleks menggunakan lembar kerja pertama pada Excel. Lembar kerja kedua menampilkan transformasi Fourier yang dilakukan secara manual menggunakan fungsi-fungsi dasar Excel sehingga menghasilkan spektrum frekuensi yang sesuai dengan karakteristik sinyal. Penelitian ini menunjukkan bahwa Excel dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk menjelaskan hubungan antara domain waktu dan domain frekuensi, sekaligus memperkenalkan konsep-konsep numerik seperti iterasi, aproksimasi, konvergensi, dan diskretisasi. Simulasi ini dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Fisika Matematika maupun Komputasi Dasar untuk membantu mahasiswa memperoleh pemahaman intuitif mengenai struktur frekuensi suatu sinyal. File Excel tersedia dan dapat diminta melalui email penulis utama
Energy Efficiency Strategies in Electric Railway Traction Systems: A Systematic Review with Implications for Developing Countries : Strategi Efisiensi Energi dalam Sistem Traksi Kereta Api Listrik: Tinjauan Sistematis dengan Implikasi bagi Negara Berkembang Nurjana, Elsa Vini Eka; Akhsan, Hamdi; Fajriah, Nurkholisa
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.28997

Abstract

Electric railway systems are widely recognized as energy-efficient transport modes; however, significant gaps remain between theoretical efficiency and operational performance in developing countries. In Indonesia, regenerative braking simulations indicate recovery potentials of up to 78%, while actual implementation in the Jabodebek LRT achieves only about 15.65%. This study aims to identify context-appropriate energy efficiency strategies and explain the structural factors limiting their transferability from developed to developing railway systems. This research employed a systematic literature review following PRISMA 2020 guidelines. A total of 33 peer-reviewed studies published between 2010 and 2025 were selected from Scopus, IEEE Xplore, ScienceDirect, and Google Scholar using predefined inclusion and exclusion criteria. The selected literature was analyzed through an integrated framework combining vehicle, operational, and infrastructure perspectives. The results indicate that effective energy savings depend on synergistic integration across system levels, a condition rarely achieved in developing contexts due to power quality instability, fragmented operational planning, and limited institutional coordination. While advanced technologies such as regenerative braking and energy storage systems offer high theoretical benefits, their practical effectiveness is constrained by local infrastructure readiness. Conversely, low-cost operational measures such as eco-driving and harmonic mitigation demonstrate higher feasibility and immediate impact. The primary contribution of this review is the conceptualization of the "adaptation gap" as a critical barrier to technology transfer and the proposal of a phased implementation roadmap that prioritizes operational optimization and power quality improvement before large-scale infrastructure investment.The findings provide an evidence-based roadmap for urban rail operators in resource-constrained environments, emphasizing the need for coordinated institutional frameworks to bridge the adaptation gap between technological design and operational reality.   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Meskipun Sistem kereta api listrik dikenal sebagai moda transportasi yang hemat energi, namun dalam praktiknya masih terdapat kesenjangan besar antara potensi efisiensi teoretis dan kinerja operasional di negara berkembang. Di Indonesia, simulasi pengereman regeneratif menunjukkan potensi pemulihan energi hingga 78%, sementara implementasi nyata pada LRT Jabodebek hanya mencapai kurang dari 20%. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi efisiensi energi yang sesuai konteks serta menjelaskan faktor struktural yang membatasi transferabilitas teknologi dari negara maju ke negara berkembang. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review mengikuti pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 33 artikel bereputasi yang terbit pada periode 2010–2025 dikumpulkan dari basis data Scopus, IEEE Xplore, ScienceDirect, dan Google Scholar melalui kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Literatur yang terpilih dianalisis menggunakan kerangka terintegrasi yang mencakup aspek kendaraan, operasional, dan infrastruktur. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi energi secara signifikan hanya dapat dicapai melalui integrasi sinergis antar tingkat sistem, kondisi yang jarang terpenuhi di negara berkembang akibat ketidakstabilan kualitas daya, fragmentasi perencanaan operasi, serta keterbatasan koordinasi kelembagaan. Meskipun teknologi lanjut seperti pengereman regeneratif dan sistem penyimpanan energi menawarkan manfaat teoretis yang tinggi, efektivitas praktisnya sering terhambat oleh kesiapan infrastruktur lokal. Sebaliknya, intervensi berbiaya rendah seperti eco-driving dan mitigasi harmonisa menunjukkan tingkat kelayakan yang lebih tinggi serta dampak yang lebih cepat. Kontribusi utama penelitian ini adalah konseptualisasi 'kesenjangan adaptasi' sebagai penghambat kritis transfer teknologi serta pengusulan peta jalan implementasi bertahap yang memprioritaskan optimasi operasional dan perbaikan kualitas daya sebagai fondasi sebelum investasi infrastruktur skala besar."Temuan ini menyediakan peta jalan berbasis bukti bagi operator kereta perkotaan di lingkungan dengan keterbatasan sumber daya, sekaligus menegaskan pentingnya kerangka koordinasi kelembagaan untuk menjembatani kesenjangan adaptasi antara desain teknologi dan realitas operasional.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Game pada Materi Prinsip Ketidakpastian Menggunakan Scratch Zahlia, Marsela; Salsabillah, Zahwa Nur; Syahrani, Revanola Gusti; Akhsan, Hamdi; Ariska, Melly
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i2.17328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Game-Based Learning (GBL) menggunakan Scratch untuk mengajarkan Prinsip Ketidakpastian dalam fisika kuantum guna meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah sifat konsep fisika kuantum yang sulit dipahami, sehingga sering menyebabkan rendahnya pemahaman dan minimnya keterlibatan mahasiswa ketika diajarkan melalui metode tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas media dan perubahan pemahaman konsep mahasiswa dalam pembelajaran Prinsip Ketidakpastian melalui simulasi interaktif dan pengalaman bermain (gamified learning). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Data penelitian dikumpulkan melalui angket respons Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Angkatan 2024, Universitas Sriwijaya untuk menilai kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Scratch yang dikembangkan memiliki indeks validitas sebesar 0,603-0,918 dengan kategori valid hingga sangat valid, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu, mahasiswa menunjukkan perubahan pemahaman konsep setelah mengikuti pembelajaran. Integrasi prinsip Game-Based Learning pada platform Scratch terbukti menjadi pendekatan yang efektif dan menarik untuk mengajarkan Prinsip Ketidakpastian, mendorong pembelajaran aktif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep fisika kuantum yang bersifat abstrak.
Development of Temperature and Heat Teaching Modules Based on Problem Based Learning to Improve Students' Critical Thinking Putri, Mutiara; Akhsan, Hamdi; Kistiono
Journal of Science Education Research Vol. 10 No. 1 (2026): J. Sc. Edu. Research (In Progress)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jser.v10i1.91564

Abstract

This study aims to develop a physics teaching module based on Problem-Based Learning (PBL) on Temperature and Heat for 11th grade high school students, integrated with deep learning principles and PhET virtual practicums, to enhance critical thinking skills. Due to time and resource constraints, only the first three phases of the 4-D model (Define, Design, Develop) were implemented. Three experts in content, media/design, and curriculumvalidated the module. Ten Grade 11 students from SMA PGRI Gelumbang participated in a small-group trial to assess practicality. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed with the HEOS % formula. The module achieved an average validity score of 96.58%, classified as Very Valid, confirming alignment with curriculum standards and scientific accuracy. Practicality scores ranged from 83% to 90%, falling in the Practical to Very Practical category, indicating students found the module engaging, understandable, and feasible within classroom constraints. The integration of PhET simulations significantly reduced barriers to understanding abstract concepts like heat capacity and energy transfer. The module’s structure supports student-centered learning and can be adapted to diverse learning contexts. By embedding contextualized problems and deep learning strategies, it effectively fosters conceptual understanding and higher-order thinking. The high validity and practicality scores collectively demonstrate that the PBL-integrated module is both technically robust and pedagogically effective for improving critical thinking in thermal physics education. Keywords: Problem based learning, deep learning, temperature and heat, PhET virtual labs, 4-D model, critical thinking.
Pemodelan Numerik Hubungan Pola Curah Hujan Wilayah Equatorial di Pulau Sumatera Terhadap Fenomena ENSO dan IOD Melly Ariska; Adam Darmawan; Hamdi Akhsan; Supari Supari; Muhammad Irfan; Iskhaq Iskandar
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v11i2.319

Abstract

Implementasi Fomalisme: Prinsip Ketidakpastian Heisenberg dan Notasi Dirac dalam Teknologi Modern Hamdi Akhsan; Tyse Ramadhona; Mutiah Lestari; Dea Rizky Oktavia; Rahma Hafitri
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 13 No. 02 (2025): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v13i02.475

Abstract

Prinsip ketidakpastian Heisenberg dan notasi dirac merupakan bagian dari konsep fundamental formalisme yang digunakan dalam fisika kuantum. Prinsip ketidakpastian yang dirumuskan oleh Heisenberg yang menyatakan bahwa tidak mungkin untuk mengukur secara bersamaan nilai pasangan sifat tertentu seperti posisi dan momentum dari suatu partikel kuantum dimana hal ini semakin menekankan pentingnya representasi formal dalam mekanika kuantum. Demikian pula, notasi Dirac yang secara luas digunakan untuk menyederhanakan notasi vektor keadaan dan operator yang menjadi alat fundamental dalam representasi formal mekanika kuantum. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip dasar ini dapat diterapkan secara inovatif dalam teknologi modern.  Secara khusus, kami mengusulkan model matematika baru berdasarkan prinsip ketidakpastian untuk meningkatkan ketepatan sensor kuantum dan mengembangkan kerangka kerja notasi Dirac yang dioptimalkan untuk arsitektur komputasi kuantum. Dengan menganalisis secara kritis penelitian sebelumnya dan melakukan simulasi numerik, makalah ini menunjukkan potensi pendekatan ini untuk memajukan aplikasi dalam kriptografi kuantum, pencitraan kuantum, dan seterusnya. Penelitian ini menjembatani dasar-dasar teoretis dengan inovasi praktis, menawarkan perspektif baru tentang peran formalisme kuantum dalam membentuk teknologi masa depan. Kata kunci: Kuantum, Prinsip Ketidakpastian Heisenberg, Notasi Dirac, Penerapan, Teknologi Modern.
Preparation of Polyacrylonitrile-Polyethersulfone Nanofibers Loaded with Reduced Graphene Oxide from Palm Kernel Shell forWastewater Filtration Dani, Rahma; Almafie, Muhammad Rama; Mataram, Agung; Lamura, M. Danny Pratama; Akhsan, Hamdi; Marlina, Leni; Fudholi, Ahmad; Ismail, Ahmad Fauzi; Sriyanti, Ida
Science and Technology Indonesia Vol. 11 No. 2 (2026): April
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2026.11.2.457-480

Abstract

The development of Polyacrylonitrile (PAN)–Polyethersulfone (PES) nanofiber membranes loaded with Reduced Graphene Oxide (rGO) offers an innovative and sustainable solution for water filtration. This study synthesized and characterized PAN–PES loaded rGO nanofiber membranes using an electrospinning technique. A PAN–PES mixture (8:2 mass ratio) at 10–20 wt% served as the matrix, with 48 mg of rGO added. The membranes were analyzed using scanning electron microscopy, Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR), X-ray diffraction (XRD), mechanical testing, water absorption, immersion resistance, and clean water permeability (CWP). The resulting nanofibers exhibited defect-free, bead-free, and uniform morphology with diameters ranging from 389 to 757 nm. FTIR confirmed hydrogen bonding between PAN–PES and rGO, while XRD showed sharp peaks with a maximum crystallinity of 33.52%. The membrane displayed a Young’s modulus of 57.83 MPa and remained stable after 32 days of immersion. It demonstrated superhydrophilic behavior with a contact angle of 72.4o to 74.3o, sustaining a stable water flux at 6.0 bar for 60 min, yielding a permeability of 3.25 to 23 L/m2.h.bar and an equilibrium water content of 69 to 91%. Surface morphology before and after wastewater filtration revealed effective contaminant capture and strong antifouling resistance. These results confirm that PAN–PES loaded rGO nanofiber membranes possess excellent mechanical stability, high permeability, and superior wettability, providing a promising pathway for advanced, sustainable water filtration applications.
Augmented Reality in Physics Education: A Systematic Review of Its Potential, Challenges, and Future Research Directions Seira, Erazando Alfa; Fathurohman, Apit; Akhsan, Hamdi
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v14i1.24394

Abstract

The advancement of digital technology has driven the emergence of various educational innovations, one of which is Augmented Reality (AR), widely recognized for its potential to bridge the gap between abstract concepts and concrete experiences in physics education. Although numerous studies have demonstrated the benefits of AR, comprehensive reviews that critically examine its potential, challenges, and future research directions remain limited. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA framework, utilizing data sourced from ScienceDirect, IEEE Xplore, Google Scholar, and SINTA within the period 2020–2025. Of the 320 articles identified, 25 met the inclusion criteria and were subjected to thematic analysis. The findings reveal three major contributions of AR: enhancing conceptual understanding, strengthening critical thinking skills, and increasing learning motivation. The identified challenges include infrastructure limitations, teachers’ pedagogical readiness, and the absence of standardized evaluation frameworks. In practical terms, these findings have implications for physics teachers and curriculum developers. AR integration needs to be designed within an inquiry-based learning framework to support meaningful concept construction, not just visualization. In addition, AR module development must be structured, aligned with competency and assessment standards, and contextual. Further research should focus on the integration of AR with AI and the development of adaptive curricula in authentic learning. This review provides a comprehensive overview of AR’s role in supporting the transformation of 21st-century physics education, while also identifying opportunities for more focused and impactful future research. 
Co-Authors Abidin Pasaribu Abidin Pasaribu Abidin Pasaribu, Abidin Adam Darmawan Ade Kurniawan Ade Kurniawan Agung Mataram Agustina, Atika Ahmad Fauzi Ismail Ahmad Fudholi Aji, Dwi Purnomo Aljuzza, Muhammad Ikhsan Almafie, Muhammad Rama Amalia, Wardah Andriani, Nelly Anggelina, Putri Anggraini, Nadya Apit Fathurohman Ardiantini, Devi Arini Rosa Sinensis Atika Agustina Aulia, Maghfira Ayu Sekar Sari Azizah Putri Berimah Berimah, Azizah Putri Cahyani, Delvina Putri Cahyati, Nilam Damayanti, Fitria Siska Dani, Rahma Dea Rizky Oktavia Dwi Purnomo Aji Dwi Purnomo Aji Dwicahyani, Rania Edray, Auliya Einsrizkianne Elsie Sulastry Erazando Alfa Seira Fahreza, Muhammad Aditya Fajriah, Nurkholisa Fatmawati, Fatmawati Fatonah, Amelia Febrianti, Tanti Fena Siska Putriyani Fika Nurul Hidayati Firdausi, Huriyatul Fitria Siska damayanti Fitriyani Fitriyani Guruh Sukarno Putra Halim, Noor Dayana Abd Hayati, Suci Husnul Husna, Tsabita Ida Sriyanti Iful Amri Ina Agustina Intan Purnama Sari Ishkaq Iskandar Iskhaq Iskandar Iskhaq Iskandar Iskhaq Iskandar Iskhaq Iskandar Ismet Ismet Ismet Ismet, Ismet Ismet, I. Izzah Nurhidayah, Izzah Jesi Pebralia Juliansyah, Dendi Juwita Febrianti Kartika, Nadia Dwi Ketang Wiyono Ketang Wiyono Ketang Wiyono KHOIRUN NISA Kistiono Kistiono Kistiono Kistiono Kistiono Kistiono Komarudin Komarudin Kurnia, Mega Lamura, M. Danny Pratama Lara Sania Laras Sapitri, Cindy Leni Marlina Leni Marlina Leni Marlina Lestari, Yora Inda Lira, Lira Lismayana, Pegi Putri M. FURQON Mahdiah, Intan Mahmudah, Indri Maliya, Fina Manurung, Nia Three Markos Siahaan, Sardianto Melly Ariska Melvany, Nanda Eva Miftahul Jannah Mindia Vanessa Pratiwi, Sri Muhamad Yusup Muhammad Aditiyah Muhammad afrizal Muhammad Aufa Riyaldo Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Muslim muhammad muslim Muhammad Muslim Muhammad Muslim, Muhammad Muhammad Romadoni Muhammad Romadoni Muhammad Yusuf Muhammad Yusup Murnia Murniati Murniati . Muslimah, Resta Ulis Mutia Faradini Ramadhanty Mutiah Lestari Mutiara Putri, Mutiara Napitupulu, Yendri Tri Hartati Nasiroh, Anisa Qoriq Atun Nazhifah, Rizqia Nely Andriani Nely Andriani, Nely Nestity, Alifia Nia Nopeliza, Nia Nia Three Manurung Nilam Cahyati Nora Herliza Noviana, RA Sania Nurhikmah, Putri Nurjana, Elsa Vini Eka Oktasari, Tina Patriot, Evelina Astra Pertiwi, Nadiar Pratiwi Ineke Anwar Putra, Gede Mudita Edi Putra, Guruh Sukarno Putri Maulida, Nabila Putri Wijayanti Putri, Arselly Rahmanda Putri, Jamiatul Khairunnisa Putri, Mutiara Juliana Putriyani, Fena Siska Qathrunnada, Sausan Rahma Hafitri Rahman, Nor Farahwahidah Abdul Rahmannisa, Amanda Ramadhani, Neysya Ditha Rara, Rara Redondo, Fernando Eric Ribkoh, Ribkoh Risa Albeta Rizki Novianti, Rizki Romadoni, Muhammad Sadly, Deni Salmah Rianti Salmah Rianti Salsabillah, Zahwa Nur Saparini Saparini Saparini Sardianto Markos Siahaan, Sardianto Markos Sari, Dwita Kartika Sari, Isma Sari, Mona Sari, Nita Arrum Seira, Erazando Alfa Seprina, Iin Sholeha, Nurlita Dwi Siahaan, Sardianto Marcos Siti Nur Azizah Sri Mindia Vanessa Pratiwi Sri Zakiyah Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Supardi Supardi Supardi Supari Supari Supari Supari Supari Supari Supari, Supari Sutanto, Taufiq Sutinah, Eka Syahputri, Selvia Mariska Syahrani, Revanola Gusti Syuhendri, Syuhendri Taufiq Taufiq Tine Aprianti Tyse Ramadhona Utami, Amanda Kurnia Vania, Amanda Asti VIOLANTI ANARKY, VIOLANTI Wailaina Wati, Lira Diska Winarni, Kiki Ayu Wulandari, Dwi Noviana Yenny Anwar Yuli Setianingsih Yuliana, Rahma Zahlia, Marsela Zulherman Zulherman Zulherman Zulherman, Zulherman