Claim Missing Document
Check
Articles

Transitivity of President Jokowi's Speech Text at the G20 Event: Systemic Functional Linguistics Study Siska hardiyanti; Irma Setiawan; Nurmiwati Nurmiwati; Fatmala Sari Oktaviani
Indonesian Journal of EFL and Linguistics Indonesian Journal of EFL and Linguistics, 8(1), May 2023
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/ijefl.v8i1.593

Abstract

Using SFL analysis, this study seeks to describe the transitivity elements of Joko Widodo's speech at the G20 Summit. Through this research, it is hoped that insight will be gained and research development will be enhanced in the field of transitivity analysis contained in a text or similar material, and this research will then serve as a reference or source of information for future researchers. There are both spoken and written varieties of spoken language. Speech is one manifestation of oral communication. Empirical, practical, and theoretical phenomena constitute the primary foundation of research-based reasoning. This study employs a qualitative descriptive method and simple quantitative reasoning to provide a more comprehensive understanding of the quantity and presentation of tabular data. The data being analyzed is spoken data that is subsequently transcribed into words, phrases, clauses, and phrase groups. The data source is an audio-visual recording of Jokowi's speech obtained from the YouTube page of KompasTV.com. The method of data acquisition employs the listening technique, which is supported by the note-taking technique. In presenting data analysis, researchers employ general methods. The findings revealed that the types of processes detected in the data were mental, relational, behavioral, and verbal, with material processes dominating in appearance. Participant I and Participant II were discovered as humans and abstracts, respectively. The types of circumstances discovered took the form of extent, cause, matter, and function, and the manner of circumstance appearance predominated.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA GURU SDN 2 PANCOR Irma Setiawan; Nurhidayat Martin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14909

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian ini berupaya mengembangkan bahan ajar Bahasa Indonesia di SD berbasis Teknologi Argumented Reality (AR) menggunakan peranti Asemblr Edu. Pengabdian ini sebagai upaya partisipatif dalam memperkuat Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), salah satunya penguatan literasi digital pada guru kelas atau bidang studi. Upaya kreatif dan inovatif berbasis teknologi sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam literasi digital. Pendekatan pengabdian menggunakan deskriptif kualitatif, meskipun dalam beberapa telaah memerlukan data kuantitatif sebagai penguat analisis. Metode pengembangan berupa Research & Development (RnD) dengan objek pengembangan pada bahan ajar Bahasa Indonesia di SD. Lokasi pengabdian di SD Negeri 2 Pancor, Lombok Timur (NTB). Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan studi dokumentasi. Penganalisisan data secara kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil pengabdian berupa bahan ajar berbasis AR dapat meningkatkan minat belajar siswa, penggunaan teknologi AR dalam pembelajaran dapat membantu siswa untuk lebih memahami dan mengingat konsep-konsep yang diajarkan, peserta pelatihan memperoleh keterampilan untuk membuat bahan ajar berbasis AR yang dapat dimanfaatkan dalam konteks pembelajaran, pelatihan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman dengan peserta lainnya, dan pemanfaatan teknologi AR dalam pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan membuka peluang untuk mengembangkan bahan ajar yang lebih kreatif dan inovatif.     Kata kunci: augmented reality (AR); pengembangan; RnD; sekolah dasar ABSTRACTThe purpose of this study is to develop Indonesian language teaching materials in elementary schools based on Augmented Reality (AR) technology using the Asemblr Edu tool. This research is a participatory effort in strengthening the Implementation of the Independent Curriculum (IKM), one of which is strengthening digital literacy in class teachers or fields of study. Technology-based creative and innovative efforts as an effort to increase the competence of teachers and students in digital literacy. The research approach uses descriptive qualitative with the perspective of learning phenomenology in the classroom. The research process uses the principles of Research & Development (RnD) with the object of developing Indonesian language teaching materials in elementary schools. The research location is SD Negeri 2 Pancor, East Lombok (NTB). Data collection was carried out by observation and documentation methods. Qualitative data analysis with the stages of reduction, presentation, and verification. The results of the research are the development of AR-based teaching materials can increase students' interest in learning, the use of AR technology in learning can help students to better understand and remember the concepts being taught, training participants acquire the skills to make AR-based teaching materials that can be utilized in learning contexts, this training provides opportunities for participants to collaborate and share experiences with other participants, and the use of AR technology in learning can improve the quality of learning and open up opportunities to develop more creative and innovative teaching materials. Keywords: augmented reality (AR); development; RnD; elementary school
PENGENALAN LINGKUNGAN KEPADA ANAK USIA DINI PADA DESA REMPE KECAMATAN SETELUK SUMBAWA BARAT Ibrahim Ibrahim; Nurul Huda; Harry Irawan Johari; Sukuryadi Sukuryadi; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Mas’ad Mas’ad; Kamaluddin Kamaluddin; Mintasrihardi Mintasrihardi; Siti Hasanah; Mardiyah Hayati; Abdul Wahab; Mahsup Mahsup; Agus Herianto; Sintayana Muhardini; Irma Setiawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15523

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai bentuk usaha dalam pengenalan lingkungan pada anak usia dini sebagai estapet generasi dalam melestraikan lingkungan asri ditingkat lingkungan desauntuk menuju lingkungan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan tujuan untuk meningkatkan pengenalan lingkungan kepada anak usia dini pada Desa Rempe Kecamatan Seteluk Sumbawa Barat. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, Pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada minggu, 10 April 2023.  Kegiatan pengenalan lingkungan melalui penanaman pohon pada anak usia dini. Pelaksanaan kegiatan ini memiliki dampak positif terhadap pengenalan lingkungan sejak dini dan membangun kesadaran untuk mampu peduli terhadap lingkungan asri di masa depan.  Kata Kunci: lingkungan; penanaman pohon; usia dini; lingkungan asri ABSTRACTThis community service activity is a form of effort in introducing the environment to early childhood as a generational relay in preserving a beautiful environment at the village level towards a sustainable environment. This community service activity aims to increase environmental awareness for early childhood in Rempe Village, Seteluk District, West Sumbawa. The dedication method used in this activity is socialization, implementation, and activity evaluation. This service activity was carried out on Sunday, April 10, 2023. Activities to introduce the environment through tree planting in early childhood. The implementation of this activity has a positive impact on environmental recognition from an early age and builds awareness to be able to care for a beautiful environment in the future. Keywords: environment; tree planting; early childhood; beautiful environment
Penguatan Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Melalui Penerapan Baitul Arqam Bagi Pemuda Muhammadiyah Saddam Saddam; Iskandar Iskandar; Yudhi Lestanata; Sudarta Sudarta; Rahmad Hidayat; M. Taufik Rachman; Ilham Zitri; Iwin Ardyawin; Rifaid Rifaid; M. Ulfatul Akbar Jafar; Dedi Iswanto; Abdul Sakban; Isnaini Isnaini; Nanang Rahman; Irma Setiawan; Ilham Ilham; Inka Nusamuda Pratama; Hidayatullah Hidayatullah; Adiman Fariadin
Abdimas Mandalika Vol 1, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i1.8033

Abstract

Abstract: Muhammadiyah Youth of Mataram City is committed to printing a cadre of qualified youth, which will contribute positively to the development of the advanced and independent Mataram City Region. As a youth organization, the muhammadiyah youth of Mataram City consistently control social da'wah movements based on culture, middle political movements, and humanitarian movements that touch all levels of society. The purpose of this activity is to increase the value of Al-Islam and Kemuhammadiyahan through the application of Baitul Arqam for Muhammadiyah Youth of Mataram City. Baitul Arqam Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram activities were held from October 3-4, 2020 at the Same Hotel Mataram and Batu Layar Hotel. Participants of this activity are 33 members of Muhammadiyah Youth of Mataram City Period 2018-2022. The success of al-Islam and Kemuhammadiyahan value improvement activities through the application of Baitul Arqam for Muhammadiyah youth is seen from the spirit of participants following the activities to the end, the activeness of participants in discussions during the delivery of materials, and many participants said they began to understand further the material that had been delivered in Baitul Arqam.Abstrak: Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram berkomitmen untuk mencetak kader pemuda yang berkualitas, yang akan berkontribusi positif terhadap pembangunan Daerah Kota Mataram yang maju dan mandiri. Sebagai Organisasi kepemudaan, pemuda Muhammadiyah Kota Mataram konsisten mengawal gerakan dakwah sosial yang berbasis pada kultural, gerakan politik tengahan, dan gerakan kemanusiaan yang menyentuh seluruh level masyarakat. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui penerapan Baitul Arqam bagi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram. Kegiatan Baitul Arqam Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram dilaksanakan dari tanggal 3-4 Oktober 2020 di Same Hotel Mataram dan Hotel Batu Layar. Peserta kegiatan ini adalah 33 anggota Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Periode 2018-2022. Kegiatan telah melalui 3 tahapan, yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan monitoring dan evaluasi. Keberhasilan kegiatan peningkatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui penerapan baitul arqam bagi pemuda Muhammadiyah terlihat dari semangat peserta mengikuti kegiatan hingga akhir, keaktifan peserta dalam diskusi saat penyampaian materi, dan banyak peserta mengatakan mulai memahami lebih jauh materi yang sudah disampaikan dalam Baitul Arqam.
PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (IKM) DI SMK NEGERI 1 LINGSAR LOMBOK BARAT Irma Setiawan; Sri Maryani; Akhmad Akhmad; Nurhidayat Martin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17732

Abstract

ABSTRAKKurikulum Merdeka merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kurikulum ini bertujuan untuk memberikan kebebasan lebih kepada sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah. Pengabdian ini bertujuan untuk implementasi Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Lingsar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa di SMKN 1 Lingsar yang telah mengadopsi Kurikulum Merdeka. Selain itu, observasi juga dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah ini menghadapi berbagai tantangan. Meskipun ada kebebasan dalam merancang kurikulum, banyak sekolah menghadapi kendala dalam pengembangan materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan lokal. Selain itu, peningkatan kualitas guru dan dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi kurikulum ini. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa best practice dari sekolah yang telah berhasil mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan baik. Mereka memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, berkolaborasi dengan berbagai pihak, dan melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah membutuhkan komitmen yang kuat, dukungan dari berbagai pihak, dan adaptasi terhadap karakteristik sekolah dan lingkungannya. Selain itu, peningkatan kapasitas guru juga perlu diperhatikan agar kurikulum ini dapat berhasil dan memberikan dampak positif pada pendidikan di Indonesia. Kata kunci: kurikulum Merdeka; implementasi; pendidikan; sekolah menengah kejuruan ABSTRACTThe Merdeka Curriculum is one of the government's initiatives in an effort to improve the quality of education in Indonesia. This curriculum aims to give schools more freedom in designing and implementing the curriculum according to the needs and characteristics of each school. This service aims to implement the Independent Curriculum at SMKN 1 Lingsar. Data was collected through in-depth interviews with school principals, teachers and students at SMKN 1 Lingsar who had adopted the Independent Curriculum. In addition, observations were also made to observe the learning process in class. The results of the study show that the implementation of the Independent Curriculum in these schools faces various challenges. Even though there is freedom in designing the curriculum, many schools face obstacles in developing learning materials that are relevant to local needs. Apart from that, improving the quality of teachers and support from the school and government are also important factors in the successful implementation of this curriculum. This study also identified several best practices from schools that have successfully implemented the Independent Curriculum. They have a strong commitment to improving the quality of education, collaborating with various parties, and carrying out regular monitoring and evaluation of curriculum implementation. This research concludes that implementing the Independent Curriculum in schools requires strong commitment, support from various parties, and adaptation to the characteristics of the school and its environment. Apart from that, increasing teacher capacity also needs to be considered so that this curriculum can be successful and have a positive impact on education in Indonesia. Keywords: merdeka Curriculum; implementation; education; vocational high school
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RANCANGAN PEMBELAJARAN INOVATIF ABAD 21 PADA MAHASISWA Agus Herianto; Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Mas’ad Mas’ad; Khosiah Khosiah; Mahsup Mahsup; Sintayana Muhardini; Irma Setiawan; Junaidin Junaidin; Zaenudin Zaenudin; Eka Fitriani; Najamudin Najamudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.15820

Abstract

ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik, karakteristik rancangan pembelajaran dan penyusunan rancangan pembelajaran inovatif abad 21. Metode kegiatan dengan tahapan terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian yaitu: 1) Mahasiswa peserta pengabdian memahami tentang model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik; 2) Mahasiswa peserta pengabdian memahami dengan baik cara mengimplementasikan model-model pembelajaran inovatif tersebut dalam kegiatan pembelajaran; 3) Mahasiswa peserta pengabdian memahami secara spesifik ciri atau karakteristik rancangan pembelajaran inovatif abad 21; 4) Mahasiswa peserta pengabdian memahami tentang penyusunan rancangan pembelajaran inovatif abad 21 dalam wujud RPP. Kata kunci: pendampingan; rancangan pembelajaran inovati abad 21; mahasiswa ABSTRACTThe purpose of this service activity is to increase students' understanding of constructivistic-oriented innovative learning models, characteristics of learning designs and the preparation of innovative learning designs of the 21st century. The method of activity with stages consists of preparation, implementation and evaluation of activities. The results of service activities are: 1) Students participating in the service understand about innovative learning models oriented to constructivism; 2) Students participating in the service understand well how to implement these innovative learning models in learning activities; 3) Students participating in the service understand specifically the characteristics or characteristics of innovative learning designs in the 21st century; 4) Students participating in the service understand about the preparation of innovative learning designs for the 21st century in the form of lesson plans. Keywords: mentoring; 21st century innovation learning design; student
The Comparison of Effectiveness of PjBL and PBL Models on Students’ Cognitive Learning Outcomes Anik Suryani; Irma Setiawan; Syafruddin Muhdar; Fatmala Sari Oktaviani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i1.4094

Abstract

In the autonomous curriculum, problem-based and PjBL paradigms are given priority. In terms of cognitive learning outcomes, this study aimed to evaluate the efficacy of PjBL and PBL models. This study employs a nonequivalent control group design and quantitative methodologies. Two groups are used in this study design: the control group employs the PBL model, while the experiment group uses the PjBL model. Forty fifth-grade children from a state elementary school in Cakranegara served as the study sample. A multiple-choice exam with 20 items was employed as the data gathering method. The experiment group's average score on the pre-test was 65.75 and their post-test was 81.25, while the control group's average score on the pre-test was 65.75 and their post-test was 75.50. The normality test revealed that the two groups' pre-test scores were identical, at 0.222, and their post-test scores were 0.109 and 0.063, respectively. These data analysis techniques include descriptive analysis tests. In order to achieve the findings of the precondition test of data testing using the SPSS 25 for Windows program, the homogeneity test was derived from the results based on a mean of 1.000. The data was homogenous and had a normal distribution, according to the findings. A significant value (2-tailed) of 0.0370.05 was shown by the data. In order to achieve the findings of the precondition test of data testing using the SPSS 25 for Windows program, the homogeneity test was derived from the results based on a mean of 1.000. The data was homogenous and had a normal distribution, according to the findings. A significant value (2-tailed) of 0.0370.05 was shown by the data. The experiment group and control group showed different cognitive learning results. Following treatment, the experiment group's average value was 81.25 whereas the control group's was 75.50. The experiment group (PjBL) is, therefore, more effective than the control group (PBL), it may be inferred. It has been demonstrated that utilizing both learning models enhances learning results.
META STRUKTUR PADA TEKS KEBAKARAN “LAPAS” KELAS 1 TANGERANG PADA MEDIA NASIONAL: KAJIAN WACANA KRITIS Setiawan, Irma; Hermawan, Nandang
MABASAN Vol. 17 No. 1 (2023): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v17i1.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan meta struktur teks meliputi: struktur mikro, makro, dan superstruktur pada teks pemberitaan media. Permsalahan penelitian berfokus pada teks berita kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang di Media Nasional. Penelitian ini menggunakan teori Analisis Wacana Kritis (AWK) model Van Dijk dengan mencermati meta struktur teks. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan teknik catat. Penganalisisan data menggunakan prinsip deskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrumen metode meta struktur teks yang meliputi unsur mikro, makro, dan superstruktur teks. Teknik analisis menggunakan tiga dimensi, yakni tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah struktur makro memfokuskan hal yang dikaji mengenai tema atau topik yang diamati dari masing-masing berita kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang dari 4 Media Nasional yang berbeda. Superstruktur mengkaji tentang kerangka atau skema teks yang meliputi bagian pendahuluan, isi dan penutup pada berita kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang. Struktur mikro mengkaji makna lokal yang diamati dari suatu teks di antaranya elemen sintaksis, elemen semantik, elemen leksikon, dan elemen retorik. Selanjutnya ada unsur yang melengkapi pada setiap elemen struktur mikro yaitu unsur koherensi, koherensi kondisional, koherensi pembeda, pengingkaran, bentuk kalimat, kata ganti, latar, detail, maksud, pranggapan, grafis, dan metafora.
The Literacy City in Mataram: Linguistic Landscape Study SETIAWAN, IRMA
PAROLE: Journal of Linguistics and Education Vol 13, No 1 (2023): Volume 13 Number 1 April 2023
Publisher : Master Program in Linguistics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/parole.v13i1.%p

Abstract

The purpose of this study is to investigate and reconstruct spatial language patterns in Mataram as a Literacy City. The problem focuses on how are the forms and patterns of spatial language in Mataram as the embodiment of the Literacy City in NTB? Theory The research uses Linguistic Landscape Theory which describes lingual existence, linguistic ideology, and lingual competition. The research method uses a phenomenological approach with a qualitative descriptive type of research, although some information uses numerical data. The research target is in the form of spatial language in Mataram City with the most popular lingual pattern instruments, namely Indonesian, Jejawan script/Sanskrit, and Malay Arabic language/script. The research target can produce the formulation of spatial language patterns in Mataram City as the center of culture, economy, tourism, and government in NTB. The results of the study can model the spatial language scheme in Mataram city in two functions, the function of phrase-patterned and structured informationand linguistic interaction itself. The research findings are in the form of formulations or concepts from the literacy city model in Mataram with patterns that refer to spatial entities, populations, communities, and the distribution of texts with multi-character that are accessible to visitors.
PEDAMPINGAN MAHASISWA PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN 1 (PLP 1) DI SEKOLAH DASAR Khosiah, Khosiah; Setiawan, Irma; Sudarwo, Raden; Anam, Khaerul
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i2.22423

Abstract

Abstrak: Pengenalan Lapangan Persekolahan satu (PLP 1) adalah proses pengamatan atau observasi yang dilakukan mahasiswa. Program Sarjana Pendidikan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. Kegiatan ini mencakup observasi struktur organisasi dan tata kerja di sekolah, kultur sekolah, dan pelibatan aktivitas pendidikan di sekolah. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk empat kompetensi yang dipersyaratkan bagi calon guru profesional, yaitu: kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesional. Pedampingan ini bertujuan menganalisis hasil refleksi pengalaman mahasiswa peserta PLP 1 untuk mengetahui penguasaan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan, pengalaman-pengalaman positif yang diperoleh dan tantangan yang dihadapi mahasiswa, sikap atau nilai-nilai yang berkembang dalam diri mahasiswa. Hasil pedampingan menunjukkan bahwa mahasiswa dapat menguasai capaian pembelajaran dengan baik, mahasiswa memperoleh berbagai pengalaman positif dan pengalaman mengatasi tantangan yang muncul ketika melaksanakan kegiatan, ada sikap atau nilai-nilai baik yang berkembang dalam diri mahasiswa.Abstract:  Introduction to School Field One (PLP 1) is a process of observation or observation carried out by students. Bachelor of Education program to study aspects of learning and educational management in educational units. This activity includes observing the organizational structure and work procedures in schools, school culture, and involvement in educational activities in schools. This activity is expected to be able to form the four competencies required for prospective professional teachers, namely: personality competence, social competence, pedagogical competence and professional competence. This assistance aims to analyze the results of reflections on the experiences of students participating in PLP 1 to determine mastery of predetermined learning outcomes, positive experiences gained and challenges faced by students, attitudes or values that develop within students. The results of mentoring show that students can master learning outcomes well, students gain various positive experiences and experience in overcoming challenges that arise when carrying out activities, there are good attitudes or values that develop within students.
Co-Authors -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - A., Ratna Yulida Abdul Rasyad Abdul Sakban Abdul Wahab Adiman Fariadin Agus Herianto Agus Herianto Agusman, Agusman Akhmad Akhmad Alanggi, Gio Anik Suryani Anwar Efendy Ardyawin, Iwin Ariani, Wika Ayuningsih, Fitria Baiq Ayu Winarsih Bestar, Puput Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Dewi, Herlina Eva Cahya Trisnawati Eka Fitriani Fatmala Sari Oktaviani H. Arsyad Abd Gani Habiburrahman Habiburrahman Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Hakim, Mahrizal Halus Mandala Harry Irawan Johari Hasanuddin Chaer Hawabi, Achmad Abdul Hermawan, Nandang Hidayatullah Hidayatullah Husnawati Husni, Saadillah I Ketut Darma Laksana I Made Suyasa I Nyoman Udayana Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Idayanti, Rini Ilham Ilham Ilham Zitri Inka Nusamuda Pratama Intan Dwi Hastuti Intiana, Rohana Hariana Iskandar Iskandar Isnaini Isnaini Isnaini Jafar, Syamsinas Joni Safaat Adiansyah Junaidi A.M Junaidi Am Junaidin Junaidin Kamaluddin Kamaluddin Karoluslina, Karoluslina Khaerul Anam Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah, Khosiah Lana, Indah Rosita M Taufik Rachman M. Saleh M. Sobry M. Ulfatul Akbar Jafar Maemunah Maemunah Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Mahyuni Mahyuni Mahyuni, - Mardiyah Hayati Mariyati, Yuni Marlinda Ramdhani Martin, Nurhidayat Mas,ad, Mas,ad Mas’ad Mas’ad Mayasari, Deviana Ma’bar, M. Fadin Miftahul Jannah Milandari, Baiq Desi Monika Handayani, Monika Muallifah Anugrah Muhaimin, Ahmad Helmi Muhammad Ali Muhammad Sukri Murojatul Aslamiah Najamudin Najamudin NFN Bakri Nurhayati Nurhayati, Nurhayati Nurhidayat Martin Nurhidayat Martin Nurkomariah, Nurkomariah Nurmawarti, Nurmawarti Nurmiwati, Nurmiwati Nurul Huda Nurul Inayah Paridi, Khairul R., Januari Rizki Pratama Raden Sudarwo Rahmad Hidayat Rahman, Nanang Ramdhani, M. Wahyu Razip, Muhammad Khaerul Rifaid Rifaid S, Aswandikari Saddam Saddam Safitri, Yuniar Andini Samsinari, Samsinari Sapiin Sapiin, Sapiin Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Siska hardiyanti Siti Hasanah Siti Rohana Hariana Intiana, Siti Rohana Hariana Sri Maryani Sri Rejeki Sudarta Sudarta Sudarwo, Raden Sudika, I Nyoman Sudika, Nyoman Sukuryadi, Sukuryadi Susanti, Pipit Aprilia Syafruddin Muhdar Syaharuddin Syaharuddin Tamrin Tamrin Umi Puji Rahayu Wahyuni, Wika Winarsih, Baiq Ayu Yatri, Debi Yudhi Lestanata Yudistira Yudistira Yulia Sumbawati Zaenudin Zaenudin Zedi Muttaqin