Claim Missing Document
Check
Articles

The Character of Students' Love for Their Homeland on Electronic Modules Assisted by Assemblr Edu in Learning Syahrial; Asrial; Sabil, Husni; Kurniawan, Dwi Agus; Perdana, Rahmat; Rivani, Putri Ayu; Widodo, Rido Ilham
International Journal of Elementary Education Vol 7 No 2 (2023): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v7i2.57915

Abstract

The current problem is that the character of loving the homeland still needs to be higher. Lowering the character of love for the motherland impacts student behaviour which is not good. Various types of media are needed to encourage students to learn. The purpose of this study was to analyze the influence of students on the character of loving the motherland by using an electronic module. This study uses a type of quantitative research. The research subjects were taken as many as 19 people from each class. Methods of data collection using observation and questionnaires. The instrument used in this study was a questionnaire sheet. This study uses a simple random technique. The data analysis used was the T-test, regression, and descriptive statistical tests. The study results show an influence between the use of e-modules and the character of loving the motherland in students. It was concluded that using e-modules can improve students' character of loving the motherland. The better and more electronic modules containing nature and the atmosphere in Indonesia, the more the student's sense of love for their homeland will increase.
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF DENGAN APLIKASI BOOK CREATOR UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI KELAS IV SD Depra, Lola; Syahrial; Hayati, Suci
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v5i4.1499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif dengan aplikasi book creator untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar khususnya pada mata pelajaran IPAS kelas IV materi tumbuhan sumber kehidupan di bumi. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian dan pengembangan (R&D). Model pengembangan dalam penelitian ini adalah model ADDIE yang meliputi lima langkah pengembangan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Penelitian ini memanfaatkan aplikasi book creator untuk mengembangkan e-modul interaktif. Tingkat validitas e-modul interaktif memperoleh skor rata-rata 4,8 untuk tingkat validitas materi, 4,8 untuk tingkat validitas media, dan 4,5 untuk tingkat validitas bahasa. Skor rata-rata tingkat validitas keseluruhan adalah 4,7. Mengacu pada tabel interval skor validitas, skor validitas tergolong dalam kategori "sangat valid". Tingkat kepraktisan e-modul interaktif memperoleh skor rata-rata 5 dari pendidik, skor rata-rata 4,75 dari siswa pada uji coba kelompok kecil, dan skor rata-rata 4,77 dari siswa pada uji coba kelompok besar. Skor rata-rata keseluruhan untuk kepraktisan adalah 4,84. Mengacu pada tabel interval skor kepraktisan, skor tersebut tergolong dalam kategori "sangat praktis".
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS VI C SD NEGERI 25/IV KOTA JAMBI Limbong, Indah Nofrida; Sofyan, Hendra; Syahrial
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v5i4.1509

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan kemampuan dan karakter individu sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang. Dalam dunia pendidikan tidak lepas dari adanya sosok guru yang memegang peranan kunci dalam menentukan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, proses pembelajaran perlu melibatkan partisipasi aktif dan kritis dari siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui penerapan Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan model spiral Kemmis Mc & Tagert yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar Negeri 25/IV Kota Jambi dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas VI C dengan jumlah 23 siswa, yang terdiri dari 13 laki-laki dan 10 perempuan, hasil penelitian ini menyatakan bahwa penerapan model ini telah membawa dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, hal ini dapat dibuktikan dari peningkatan hasil belajar siswa tiap siklusnya, mulai dari sebelum diberikannya tindakan dan setelah diberikannya tindakan model Problem Based Learning, hasil pre-test menunjukan persentase sebesar 36%, kemudian rata-rata hasil keseluruhan post-test pada siklus I yaitu 54% dan rata-rata hasil keseluruhan post-test pada siklus II yaitu 76%. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan di setiap hasil post-test siklus I dan II yang telah dilakukan hingga mencapai kriteria ketuntasan yang diharapkan yaitu 75%.
Content Analysis of Student Learning Videos for Teacher Professional Education Programs Based on Gagne's Learning Theory Syahrial; Asrial; Sabil, Husni; Kurniawan, Dwi Agus; Nawahdani, Ahmad Mansur; Triani, Elza; Azzahra, Miftahul Zannah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 3 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i3.84354

Abstract

Lack of ability in using technology has an impact on learning activities that are less innovative and do not keep up with the times. This research aims to analyze the content of learning videos created by students of the Teacher Professional Education Program based on Gagne's learning theory. The research method used is descriptive qualitative with data collection through content analysis of learning videos. Data were analyzed using content analysis methods to identify the implementation of Gagne's nine instructional steps in these videos. The analysis results show that most of the videos succeeded in getting students' attention and conveying the learning objectives clearly at the beginning of the video. However, there are shortcomings in stimulating recall of previous knowledge, providing detailed study guides, providing consistent feedback, and conducting final assessments to measure student understanding. This shows the need for further training in applying Gagne's theory so that learning video content is more effective. The conclusion of this research is the importance of integrating strong learning theories in creating learning materials. With the right support and training, Teacher Professional Education Program students can improve the quality and effectiveness of their learning videos, thereby providing greater benefits to students' future learning processes.
URGENSI MANAJEMEN DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Syahri, Lia Mita; Tri Handani; Afriza Media; Syahrial
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.823

Abstract

Permasalahan terkait dengan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah masih ditemukan dari berbagai sudut permasalahan, hal ini tergambarkan berdasarkan fenomena yang terjadi antara lain, tugas guru bimbingan dan konseling yang tidak sesuai, aturan terkait siswa asuh guru bimbingan dan konseling, pelaksanaan dari segi waktu bimbingan konseling di sekolah, sehingga permasalahan yang terjadi ini dapat membuat pelaksanaan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah tidak sesuai dengan tujuan atau visi misi pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah. Maka dari itu perlu aturan yang berlaku dan struktur pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah yang sistematis menggunakan konsep manajamen pelayanan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan secara naratif terkait urgensi/pentingnya manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah. Metode penelitian yang digunakan yakni tinjauan Pustaka (literature review) dengan metode naratif. Hasil pemabahasan bahwasanya pelaksanaan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling perlu menggunakan prinsip-prinsip manajemen yakni POAC, kemudian didukung oleh kerjasama seluruh stakeholder sekolah dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling. Saran dari hasil penelitian ini, agar peneliti selanjutnya yang ingin meneliti terkait manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah dapat menggunakan jenis penelitian lainnya dan menjelaskan hasil temuannya dengan metode lain yang relevan dengan tujuan penelitian.
Deteksi biji kakao kering dan basah menggunakan Convolutional Neural Network Muhammad Khalis Fikri; Adriman, Ramzi; Roslidar Roslidar; Syahrial
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 14, No 1: March 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v14n1.1178.2025

Abstract

Cocoa is one of Indonesia’s leading export commodities crucial in supporting the national economy. However, a significant challenge in the post-harvest processing of cocoa lies in the drying stage, where uneven drying often leads to inconsistent bean quality. While previous studies have predominantly focused on classifying cocoa beans based on surface defects such as faded, non-faded, fragmented, moldy, and damaged beans, limited research has addressed classification based on moisture levels—specifically distinguishing between dry and wet beans, which is essential for ensuring optimal fermentation, proper storage, and overall product quality. This study presents a classification model based on a Convolutional Neural Network (CNN) employing the You Only Look Once (YOLO) architecture to detect and classify dry and wet cocoa beans by analyzing visual features, particularly color and shape. A dataset of 2,880 labeled images was compiled and used to train and evaluate the model. The proposed system demonstrated strong performance, achieving an accuracy of 99.8%, a precision of 99.15%, and a recall of 99.8%. These results indicate that the model can be a reliable and efficient tool for detecting moisture content in cocoa beans, thereby enhancing quality control, reducing human subjectivity in the inspection process, and supporting automation in the cocoa processing industry to ensure product consistency and added value in the export market.
Tanggung Jawab Pihak Bank atas Kesalahan Sistem Komputerisasi Kartu ATM pada Bank Mandiri Ditinjau dari Ketentuan Perlindungan Nasabah Syahrial; Maya Intan Pratiwi; Rian Prayudi Saputra
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 2 Nomor 3 October 2024 - J
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v2i3.69

Abstract

In serving and providing these services, banks provide computer-based facilities that are indicators, not only of progress in banking itself but also of business competition between banks that also contribute to improving the country's economy. Related to computer-based services, one of the objects is ATM facilities. ATM stands for Automatic Teller Machine or Automated Teller Machine which in Indonesia can also be interpreted as Anjungan Tunai Mandiri, is one manifestation of a computerized system that is part of banking information system technology. From the results of the study, it can be concluded that banks as institutions that work based on public trust, have a very strategic role and position in national development. The main function of banks is to collect and distribute funds to the community, so that banks are actually intermediary institutions. As a financial intermediary institution, banks become intermediaries between parties with excess funds (surplus of fouds) with parties who lack/need funds (lack of fouds). And the form of bank accountability itself is realized by resolving cases administratively and also replacing losses experienced by customers. For customers of 1 bank, they are required to replace their ATM cards with new ones so that they can be used by the person concerned. For customers 2 banks are required to compensate for losses in accordance with the losses experienced by customer 2.
USAHA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Maihelya Agrini; Syahrial; Alirmansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yaitu tentang bagaimana pengalaman warga sekolah dalam usaha mewujudkan profil pelajar pancasila melalui projek penguatan profil pelajar pancasila di SD Negeri 34/1 Teratai.Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data penelitian diperoleh secara langsung melalui teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha sekolah dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar dilakukan oleh warga sekolah yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru dan Peserta Didik. Setiap warga sekolah memiliki peran masing-masing dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu warga sekolah yaitu Kepala Satuan Pendidikan, Pendidik, dan Peserta Didik telah melakukan usaha dengan baik guna mewujudkan Profil Pelajar Pancasila melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, hal ini dibuktikan dari keberhasilan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajaran di kelas IV A SD Negeri 34/I Teratai.
Pelaksanaan Strategi Komunikasi Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal dalam Menerapkan Kebijakan Sistem One Stop Service pada Masyarakat Kota Pekanbaru: Penelitian Syahrial; Rian Prayudi Saputra; Maya Intan Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2007

Abstract

One Stop Service (OSS) is a government program aimed at improving public services, streamlining licensing and non-licensing bureaucracy, and promoting good governance. Based on the research findings, the communication strategy of the Integrated Licensing and Investment Agency (BPTPM) of Pekanbaru City in implementing the OSS system includes planning communicators and communication targets, planning the audience, crafting communication messages, and selecting appropriate media for delivering the OSS policy to the public. Business licensing procedures in Riau Province must comply with existing regulations, namely Regional Regulation No. 8 of 2012 on Nuisance Permit Retribution and Regional Regulation No. 3 of 2002 on Public Entertainment. Investment opportunities in Riau include the Tenayan Industrial Zone, the development of Lembah Sari Artificial Lake/Bandar Khayangan, and the construction of a goods/cargo terminal.
Analysis of Moral Value in Walt Disney Pictures “Moana” Animated Film Bahari, Agustina Indah; Nilliawaty; Syahrial
Candradimuka: Journal of Education Vol. 3 No. 2 (2025): Candradimuka: Journal of Education
Publisher : Pusat Penerjemah dan Penyunting Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/cje.v3i2.155

Abstract

A film is a type of literary work to entertain and convey intended values or messages for the viewers. The purpose of this research was to identify and analyze moral values contained in Disney’s animated film Moana. The researchers focused on this film because it conveys positive moral values and storyline. This research utilized descriptive-qualitative method. This research used the only Moana film as the data source. The data collection for this study consisted of analyzing the film’s script and watching the film in English. The findings showed that Moana performed numerous moral values for the viewers. They are courage, responsibility, self-confidence, self-compassion, hard-working, and helping others. Therefore, the researchers suggests the viewers to not only derive enjoyment from the movie’s plot, but also apply its moral values to enhance their own character to become better individuals.
Co-Authors Abdi Nurul Mahsyar Abdul Karim Adriman, Ramzi Afriza Media Akhmad Faisal Hidayat Aldo Reskia Putra Ali, Jumaidi Alirmansyah Amini, Anisa Andre Pratama Sitepu Anggita Siva Liana Nst Anggraini, Reren Arsil Asrial Astin, Hazeirin Aulia Putri, Syilvia Azzahra, Miftahul Zannah Bahari, Agustina Indah Daharnis Daharnis Deby Handayani Dedi Mardianto Della Enjelina Depra, Lola Dermawan, Alvindo Destrinelli Desy Rosmalinda Difa Angraini Dita, Nahal Dwicahya Suryadi, Made Ega Rahmasuci Eka Sari, Lingga ELVI MAILANI ELVI MAILANI Fadillah Annisah Fahmi Suhendra, Arif Faisal Akbar Zaenal Faisal Akbar Zainal Febria, Thomas Febriansyah Ibrahim, Muhammad Fhadira Insani Putri Fitri Ciptaningsih Hana Sinaga Haura Aramora, Salsabila Hendra Sofyan Husni Sabil Idral Purnakarya Ifdil Ifdil Ihsan Syah Putra Iklhas, Muhammad Imelda Free Unita Manurung Immerry, Tienn Immery, Tienn Indah Permata Bunda Indah Pertiwi Rahmadanti INDAH WULANDARI Irma Ismi Zatya Issaura Sherly Pamela Izmayanti , Dewi Kania Izmayanti, Dewi Kania Jeallyza Muthia Azra Jeperson Hutahaean Juliana KHOIRUNNISA Kurniawan, Dwi Agus Laila Hidaya Lubis LALA JELITA ANANDA Lia Mita Syahri Lily Dianafitry Hasan Limbong, Indah Nofrida M Rival maharani, Jelita Maihelya Agrini MAYA INTAN PRATIWI Mohamad Sattar Rasul mua'mar saddam Mufarizuddin Muhammad Khalis Fikri Muhammad Rizaldi Musawantoro, Muhammad Natalia Silalahi Nawahdani, Ahmad Mansur Nilliawaty Nindya Pratiwi Nining Suniarti Nur Prihandika, Dwi Nurhudayah Manjani Nurmayani Omri Mareyuda Purba Otong Rosadi Perdana, Rahmat Putriyani, Yolanda Rahmadini, Zakiyah RAHMAT PERDANA Rahmat Yudi Guntara Rahmi Rasyid Avicena Razief Perucha Fauzie Afidh Rezky Aquanur Rian Prayudi Rian Prayudi Saputra Risdalina Rivani, Putri Ayu Rizal, Muhammad Syahrul Rizqi Alif Ifsyaussalam Roslidar Roslidar Roslidar Sabila Eka Septi Sabrina Rachel Assyifa Sani , Ruth Saroro, Fransiskus Septian, Wella Mada Sisin Liswinda Sri Mustika Aulia Suci Hayati Sulastri Sulastri Syazidah , Hanna Tessalonika Ambarita Tjikoe, Qinthara Rafielli Tri Handani TRIANI, ELZA Widodo, Rido Ilham Wildansyah lubis William Ramdhan Winara Yanti Yandri Kusuma Yantoro Yessica Siagian Yoga Guru Singa Yora Aghitya Khamel Yusnira Yusra Dewi Yuwaldi Away ZULFAH