p-Index From 2021 - 2026
10.096
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Keperawatan Padjadjaran MEDIAN Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Medika Malahayati Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Maternitas Kebidanan Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) JURNAL KOULUTUS Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Journal of Midwifery Jurnal Kesehatan Tambusai Abdimas: Papua Journal Of Community Service SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia Open Access Jakarta Journal of Health Sciences (OAJJHS) JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN) Jurnal Penelitian Inovatif An Idea Health Journal AKM: Aksi Kepada Masyarakat Al Ma mun Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Midwifery Sciences JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Journal of Innovation Research and Knowledge Borneo Community Health Sevice Journal Global Journal Basic Education Sangkalemo SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Riset Ilmiah ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Stikes Pelita Ilmu Depok Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada NMI THE JOURNAL OF Nursing Management Issues KAMBIK : Journal of Mathematics Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

PERBANDINGAN REBUSAN DAUN SALAM DAN KAYU MANIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DI TPMB F KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Fauzia Bhayunirza Riyandhini Munggaran Putri; Magdalena Tri Putri; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9226

Abstract

Data kejadian hipertensi di Kabupaten Garut tahun 2023 sebesar 12,8%. Hipertensi pada kehamilan merupakan masalah yang memerlukan perhatian khusus dan merupakan keadaan darurat jika tidak diberikan penanganan dengan segera karena hipertensi dapat menyebabkan angka kematian. Salah satu upaya dalam menekan angka hipertensi pada ibu hamil yaitu dengan cara non farmakologis seperti mengkonsumsi air rebusan daun salam dan kayu manis. Hal ini yang mendasari penulis untuk memberikan pemberdayaan mengenai air rebusan daun salam dan kayu manis terhadap ibu hamil dengan hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan rebusan daun salam dan kayu manis terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada ibu hamil dengan hipertensi sebanyak 2 orang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan pemberian rebusan daun salam efektif menurunkan tekanan darah dari 150/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 140/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 120/80 mmHg. Pemberian rebusan kayu manis juga efektif menurunkan tekanan darah dari 150/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 140/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 110/80 mmHg. Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian air rebusan daun salam dan air rebusan kayu manis terhadap hipertensi pada ibu hamil dimana pemberian kayu manis lebih efektif dibandingkan daun salam dalam menurunkan tekanan darah. Diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu hamil sehingga dapat melakukan secara mandiri dalam menurunkan tekanan darah dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam dan kayu manis.
EFEKTIVITAS PENGARUH KONSUMSI BUAH PISANG AMBON DAN JUS BUAH TOMAT TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA WANITA PRA NIKAH DI UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP SUKANAGARA TAHUN 2025 Nuryanti, Evi; Hidayani, Hidayani; Lina Nurul Izza
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data yang ada di UPTD Puskesmas Rawat Inap Sukanagara pada tahun 2022 terdapat 55% wanita pranikah yang mengalami anemia ringan salah satu guna menanggulangi masalah anemia ringan tersebut yaitu dengan mengkonsumsi 2 buah pisang ambon selama 15 hari sealain itu cara lainnya yaitu dengan mengkonsusmsi jus buah Tomat 2 buah setiap hari selama 15 hari. Tujuan: Mengkaji pengaruh konsumsi buah pisang ambon dan jus Tomat terhadap peningkatan kadar hemoglobin wanita pranikah di UPTD Puskesmas Rawat Inap Sukanagara Tahun 2025. Metodologi: Penelitian ini menggunakan strategi penelitian kualitaltif dengan studi kasus dimana penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus. Hasil penelitian ini yaitu ibu dengan pemberian buah pisang ambon selama 14 hari kadar Hb ibu dari 10,3g/dL menjadi 12g/dL sementara ibu yang diberikan intervensi jus tomat selama14 hari kadar Hb ibu dari 10,2g/dL menjadi 12,3g/dL. Kesimpulan pada penlitian ini bahwa pemberian jus tomat ini lebih efektif dalam menaikan kadar HB pada wanita pra nikah.
PERBANDINGAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN RENDAMAN KAKI TERHADAP KUALITAS TIDUR WANITA MENOPAUSE DI PUSKESMAS GUNTUR KABUPATEN GARUT TAHUN 2025 Marliana, Elma; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita menopause sering mengalami gangguan tidur akibat penurunan hormon estrogen dan progesteron, yang berdampak pada kualitas hidup. Data Puskesmas Guntur tahun 2024 menunjukkan dari 215 wanita menopause, 87 mengalami kesulitan tidur karena kecemasan, 56 karena kebiasaan tidur larut malam, 30 karena sakit, dan 42 sering terbangun di malam hari. Terapi non-farmakologis, seperti relaksasi otot progresif dan rendaman kaki dengan air hangat, diyakini efektif meningkatkan kualitas tidur. Mengetahui perbandingan pengaruh terapi relaksasi otot progresif dan rendaman kaki terhadap kualitas tidur wanita menopause di Puskesmas Guntur Kabupaten Garut tahun 2025. Metode penelitian quasi-eksperimen dengan desain pre-test–post-test two group. Sampel sebanyak 42 wanita menopause dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 21 orang. Kriteria inklusi mencakup usia 45–60 tahun, mengalami gangguan tidur, dan bersedia mengikuti intervensi. Instrumen penelitian menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, paired t-test/Wilcoxon untuk uji dalam kelompok, dan independent t-test/Mann-Whitney untuk perbandingan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian terapi relaksasi otot progresif dan rendaman kaki masing-masing memberikan peningkatan kualitas tidur yang signifikan (p=0,000). Perbandingan antar kelompok menunjukkan relaksasi otot progresif lebih efektif meningkatkan kualitas tidur dibandingkan rendaman kaki (p=0,000). Kedua terapi terbukti efektif meningkatkan kualitas tidur wanita menopause, namun relaksasi otot progresif memberikan pengaruh yang lebih besar dibanding rendaman kaki. Penelitian ini mendukung penggunaan intervensi non-farmakologis sebagai alternatif aman untuk meningkatkan kualitas tidur pada wanita menopause.
PERBANDINGAN PENGARUH WOOLWICH MASSAGE DAN SAYUR KATUK TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS GUNTUR KABUPATEN GARUT TAHUN 2025 Yuliawati, Yuli; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi, terutama pada enam bulan pertama kehidupan. Namun, produksi ASI yang rendah masih sering menjadi masalah pada ibu nifas, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Guntur Kabupaten Garut. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan produksi ASI adalah Woolwich massage dan konsumsi sayur katuk. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan pengaruh Woolwich massage dan sayur katuk terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan pre-test post-test two group design. Sampel berjumlah 38 ibu nifas dengan produksi ASI kurang, dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 19 responden Woolwich massage dan 19 responden sayur katuk. Intervensi dilakukan selama tujuh hari, kemudian produksi ASI diukur menggunakan alat pumping. Analisis data menggunakan uji paired t-test, Wilcoxon, serta independent t-test/Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI yang signifikan pada kedua kelompok. Rata-rata produksi ASI pada kelompok Woolwich massage meningkat dari 125,53 ml menjadi 780,53 ml (p=0,000), sedangkan pada kelompok sayur katuk meningkat dari 126,32 ml menjadi 755 ml (p=0,000). Hasil uji perbandingan menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kedua intervensi (p=0,000), dengan Woolwich massage lebih efektif dibandingkan sayur katuk dalam meningkatkan produksi ASI. Kesimpulan penelitian ini adalah Woolwich massage lebih berpengaruh dibandingkan konsumsi sayur katuk terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Disarankan agar ibu nifas rutin melakukan Woolwich massage pada minggu pertama pascapersalinan serta tetap mengonsumsi sayur katuk sebagai pendukung nutrisi, sementara bidan dapat memberikan edukasi dan pendampingan terkait teknik pijat ini sebagai upaya optimalisasi pemberian ASI eksklusif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, STATUS GIZI DAN BUDAYA PANTANG MAKANAN TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI PUSKESMAS TALEGONG KABUPATEN GARUT TAHUN 2023 Juliani, Weni; Agus Santi Br. Ginting; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 4: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i4.8519

Abstract

Berdasarkan laporan tahunan Puskesmas Cibiuk tahun 2022 terdapat sebanyak 33,04% yang mengalami luka perineum dan mengalami kejadian infeksi luka perineum sebanyak 5 kasus. Perawatan luka perineum diharapkan mampu mencegah infeksi, meningkatkan rasa nyaman serta mempercepat penyembuhan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor dintaranya karakteristik ibu bersalin, kondisi luka, pengetahuan serta perawatan dan juga status gizinya. Tujuan dari untuk mengetahui hubungan pengetahuan, status gizi dan budaya pantang makanan terhadap penyembuhan luka perineum. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah sebanyak 42 ibu nifas, tehnik pengambilan sampel adalah total sampling artinya seluruh populasi dijadikan sampel. Analisa data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square test untuk melihat hubungan terhadap 2 variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi. Hasil penelitian diperoleh 64,3% dengan penyembuhan luka perineum baik, sebanyak 52,4% memiliki tingkat pengetahuan tinggi, sebanyak 61,9% memiliki status gizi baik dan 76,2% tidak memiliki budaya pantang makan. Hasil analisis bivariat menunjukkan pengetahuan p-value 0,000, status gizi p-value 0,004 dan budaya pantang makan p-value 0,052. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan status gizi dengan penyembuhan luka perineum. Diharapkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi sehingga luka perineum yang dialaminya akan sembuh seseuai fase dan mengurangi angka kejadian infeksi akibat perlukaan jalan lahir, serta diharapkan ibu-ibu nifas menambah pengetahuan dan wawasannya.
PERBANDINGAN PEMBERIAN KUNYIT ASAM DAN JUS WORTEL DALAM MENGATASI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI PMB K KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Nisa, Khoerun; Ghaida K Pangestu; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8831

Abstract

Angka kejadian dismenore pada remaja di Puskesmas Haurpanggung Kabupaten Garut berdasarkan laporan pada tahun 2022 tercatat sebanyak 648 remaja yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Haurpanggung dengan keluhan mengalami dismenore. Dismenore berdampak buruk bagi remaja putri, yaitu rasa letih, sakit di daerah bawah pinggang, perasaan cemas dan tegang, pusing kepala, bingung, mual muntah, diare, kram perut dan sakit perut serta gangguan aktivitas. Salah satu upaya non farmakologi penanganan dismenore dapat dilakukan dengan terapi komplementer herbal yaitu mengkonsumsi ekstrak kunyit asam dan jus wortel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemberian kunyit asam dan jus wortel dalam mengatasi dismenore pada remaja putri. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan pada intervensi kunyit asam terjadi penurunan intensitas nyeri dismenore dari kunjungan pertama sebesar 6 menjadi 0 pada kunjungan kedua dan ketiga. Hal yang sama juga terjadi pada intervensi jus wortel yaitu penurunan intensitas nyeri dismenore dari kunjungan pertama sebesar 6 menjadi 0 pada kunjungan kedua dan ketiga sehingga disimpulkan terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian kunyit asam dengan jus wortel terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri yang terjadi pada kunjungan kedua dimana pemberian kunyit asam lebih cepat mengatasi nyeri. Diharapkan tenaga kesehatan khusunya bidan mampu membantu tenaga kesehatan khusunya bidan dalam melakukan asuhan pada remaja putri dengan menggunakan terapi non farmakologi dalam mengatasi nyeri saat haid serta menjadi masukan yang berguna dalam meningkatkan pelayanan kebidanan.
PERBANDINGAN PEMBERIAN SAYUR BAYAM DAN DAUN UBI JALAR TERHADAP PERUBAHAN HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI TPMB Ny. G KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Harti, Gina Febriani Sugih; Fanni Hanifa; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8846

Abstract

Puskesmas Sukamukti Kecamatan Sukawening pada tahun 2023 angka kejadian anemia mencapai 481 orang ibu hamil dari 1.163 ibu hamil atau sekitar 41,4%. Di TPMB Ny. G, dari 42 ibu hamil yang diperiksa, 22 di antaranya mengalami anemia. Dampak anemia dapat menganggu perkembangan janin dalam rahim serta dapat mengurangi kemampuan metabolisme tubuh, dapat terjadi cacat bawaan, bayi cepat terkena infeksi bahkan menyebabkan kematian perinatal dan intelegensia. Salah satu upaya dalam penanganan anemia secara non farmakologis dapat diberikan sayur bayam dan rebusan daun ubi jalar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian sayur bayam dan daun ubi jalar terhadap perubahan hemoglobin ibu hamil dengan anemia. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kadar Hb pada Ny. U sebelum diberikan sayur bayam sebesar 9,7 gr/dL meningkat menjadi 10,2 gr/dL pada kunjungan kedua dan menjadi 10,6 gr/dL pada kunjungan ketiga. Sedangkan pada Ny. R sebelum diberikan daun ubi jalar diperolah kadar Hb sebesar 9,7 gr/dL meningkat menjadi 9,9 gr/dL pada kunjungan kedua dan menjadi 10,5 gr/dL pada kunjungan ketiga. Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian sayur bayam dan daun ubi jalar terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dimana pemberian sayur bayam sedikit lebih unggul dengan 0,1 gr/dL dibandingkan daun ubi jalar. Disarankan kepada ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb melalui cara non farmakologi menggunakan sayur bayam dan daun ubi jalar untuk mengatasi masalah anemia pada kehamilan.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS PIJAT WOOLWICH DAN TEKNIK MARMET TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI UPTD PUSKESMAS CIBEBER KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2024 Mayanti, Rini Rinda; Fani Hanifah; Hidayani, Hidayani; Lusi Ginanjar Rahayu; Emalia Susilawati; Tiany Kusnawaty; Erni Aquaristin; Noor Hasanah; Neneng Nurhayati; Ane Lisdayani; Lia Novitasari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8849

Abstract

Capaian ASI Eksklusif di Kabupaten Cianjur sebesar 71,03 % dengan target Nasional sebesar 50% pada tahun 2022 berdasarkan data tersebut menunjukkan angka yang cukup baik tetapi di Puskesmas Cibeber berdasarkan hasil observasi pada ibu nifas yang melahirkan di Puskesmas Cibeber masih ditemukan permasalahan ibu nifas dalam menyusui bayi dan berdasarkan hasil studi pendahuluan dilapangan pada bulan Mei 2023 menunjukkan 3 dari 10 ibu nifas tidak memberikan ASI pada hari pertama melahirkan dikarenakan ASI tidak keluar dengan lancar. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui Perbedaan Efektifitas Pijat Woolwich Dan Teknik Marmet Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di UPTD Puskesmas Cibeber Kabupaten Cianjur Tahun 2024. Penelitian ini merupakan metode penelitian SCLR (Study Case Literatur Review) dengan membandingkan 2 kelompok Responden 1 sampai 4 dengan intervensi pijat woolwich terdapat peningkatan produksi ASI dengan rata-rata peningkatan pada hari ke -3 sebesar 46,25 ccl dan hari ke-7 sebesar 88,75 cc. Responden 5 sampai 8 dengan intervensi teknik marmet terdapat peningkatan produksi ASI dengan rata-rata peningkatan pada hari ke -3 sebesar 45 ccl dan hari ke-7 sebesar 97,5 cc. Terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI di hari ke-7 dimana kelompok teknik marmet lebih tinggi nilai rata-ratanya dibandingkan pijat woolwich.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN PIJAT TUINA DAN PEMBERIAN TELUR TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA GIZI KURANG DI TPMB P KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Syaripah, Pipih; Irma Jayatmi; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8851

Abstract

Kabupaten Garut, prevalensi balita underweight pada tahun 2022 berdasarkan BB/U adalah 13,1% dan berdasarkan BB/TB adalah 3,8%. Berat badan digunakan sebagai indikator terbaik untuk menilai status gizi dan pertumbuhan anak karena sensitif terhadap perubahan kecil, pengukurannya objektif, dan dapat diulangi. Dampak dari gizi kurang yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Maripari saat ini berdampak pada tumbuh kembang anak dimana anak mengalami keterlambatan bicara dan kondisi tubuh sangat kurus. Hasil wawancara kepada 10 orang ibu yang memiliki balita dengan berat badan kurang, ditemukan bahwa balitanya mengalami gangguan nafsu makan dan tidak naik berat badan selama 2 bulan terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian pijat tuina dan pemberian telur terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 balita yang mengalami gizi kurang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pijat tui na efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 0,8 kg selama 14 hari. Telur rebus juga efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1,2 kg selama 14 hari. Sehingga disimpulkan pemberian telur rebus lebih efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dibandingkan pijat tui na dengan selisih peningkatan sebanyak 0,4 kg selama 14 hari. Diharapakan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita gizi kurang dapat mengimplementasikan pemberian pijat tuina dan pemberian telur ayam sesuai aturan untuk membantu peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan balita.
PERBANDINGAN PEMBERIAN TERAPI MUROTAL AL-QURAN DAN SENAM LANSIATERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI TPMB L KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Permatasari, Linda; Maryam Syarah M; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8854

Abstract

Berdasarkan data di Puskesmas Karangpawitan pada tahun 2023 terdapat sebanyak 135 orang lansia mengalami gangguan tidur yang disebabkan oleh 22,9% akibat kecemasan, 28,1% akibat kebiasaan tidur larut malam, 18,5% karena masalah kesehatan fisik, dan 30,3% sering terbangun di tengah malam. Dampak dari gangguan tidur pada lanjut usia apabila tidak ditangani dapat menurunkan kualitas hidup, demensia, suasana hati, produktivitas, dan kesehatan fisik. Salah satu terapi untuk meningkatkan kualitas tidur dapat menggunakan terapi murotal dan senam lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian terapi Murotal Al-Quran dan senam lansia terhadap kualitas tidur pada lansia. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 orang lansia yang mengalami gangguan tidur. Hasil penelitian menunjukkan pemberian terapi murotal efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ditandai dengan skor PSQI sebelum intervensi sebesar 9 menjadi 7 setelah intervensi. Pemberian pemberian senam lansia juga efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ditandai dengan skor PSQI sebelum senam lansia sebesar 9 menjadi 8 setelah senam lansia. Terdapat perbedaan antara pemberian terapi murotal Al Quran dan senam lansia terhadap peningkatan kualitas tidur lansia dimana terapi murotal lebih efektif terhadap peningkatan kualitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengatasi kualitas tidur pada lansia dengan menggunakan pemberian terapi murotal dan senam lansia.
Co-Authors Achmad Lukman Hakim, Achmad Lukman Adam, Yenny Irawati Afifah, Andi Ageng Septa Rini Agus Santi Br. Ginting Ahmad, Rizky Ekawaty Al Buchori, Fatryan Ibra Alamsyah, Arif Alindi, Riega Allaudza’i, Hanif Amalia, Ai Nurhayati Andhika Andhika, Andhika Ane Lisdayani Anggraeni, Milka Anwar, Zakiyah Apriliani, Feni Iltari Apriliani, Rika Apriyani, Rani Ardani Ardani Ari Saputra, Ari Ariyanti, Novi Arjuna, Elga Aryani, Habsyah Fitri Asih, Fitri Nur Asnidar Asnidar asrianti, Fira Asrianti Astuti, Retno Puji Azzahrah, Qonitah Baldi Anggara Bayu, Retno Budiarti, Marlinda I.E Candrawati, Elly Chiaradeuis, Azaria Alifah Ciptiasrini, Uci darmi, salfia DESI NATALIA, DESI Dewi, Meinasari Kurnia Diana, Alyca Alvia Dwi Haryani Edy Haryono Eka Mahendar, Faisal Emalia Susilawati Ernawati Ernawati Erni Aquaristin Eva Puspawidari Evi Nuryanti Fadilla, Halida Faida Musa’ad Fani Hanifah Fanni Hanifa Fauzia Bhayunirza Riyandhini Munggaran Putri Fauziah, Vera Fitri, Erin Laelatul Fitriani, Nita Qonitah Fujiawati, Rosy Gafur, Muzna Gaidha K Pangestu Ghaida K Pangestu Ginting, Agus Santi br Gunawan, Muhammad Aldi Gusniawati, Laras Hairun Nisa Hanifa, Fanni Hanifah, Fanni Hargiani, Fransisca Xaveria Harti, Gina Febriani Sugih hasanah, Noor Heni Nurhaeni Herlina Herlina Heti Nubila Hilin, Hilin Homba, Yulfince Homba Hululudin, Hululudin Hutabarat, Togu Laura S. Ikhwana, Fariha Irfan Maulana, Irfan Irma Damayanti Izza, Lina Nurul Jayatmi, Irma Juliani, Weni Karubuy, Milka Anggreni Kurniadewi, Meinasari Kurniawati, Eka Kurniawati Kusnadi, Siti Farah Nisa Kusuma, Widi Mulia Endar Layn, Muhammad Ruslan Leza Fidyah Restiana Lia Hermawati Lia Novitasari Lilis Handayani Lina Nurul Izza Linda Permatasari Lisca, Shinta Mona Lisdayani, Ane Lita Ayudha Ningsih Logayah, Ima Siti Lusi Ginanjar Rahayu Madinah Munawaroh Magdalena Tri Putri Mahduroh, Mahduroh Mahendra, Faisal Eka Mahodim, Maria Maipauw, Nini Jeni Mandala, Lina Apriyani Mardiani, Risti Mariadi, Yusta Tiya Marliana, Elma Marlinda Indah Eka Budiarti, Marlinda Indah Eka Maryam Syarah Mardiyah Maryana, Wina Mayanti, Rini Rinda Meliawati, Resti Melibela, Helena Kateri Muhammad Aras Prabowo Mukti, Tati Sri Mulianingrum, Lili Ayu Munawaroh, Madinah Mustikawati, Deswy najmi hayati, najmi Nency, Aprilya Neneng Nurhayati Nina Nina Nisa, Khoerun Noor Hasanah Noviana, Rieke noviyani, ernita prima nuraeni, lia Nurhaeti, Eti Nurhayati, Tuti NUROHIMA, EMA Nurwiyani, Nurwiyani Pangestu, Gaidha Khusnul Payawati, Tri Pitriani, Epilis pradyas, Erni Pradyas Tiwi Purnamasari, Asri Desrina Puspita, Sherly Shanta Putri, Magdalena Tri Qomaruddin, Mohammad Tamam Rahayu, Lusi Ginanjar Rahmat Rahmat rahmawati, Eli Rahmawati Rahmayanti, Parmi Ramadhan, Fenni Valianda Amelia Rasdanelis Rasdanelis Ratna Wulandari Ria Susanti Rini, Ageng Septa Rinjani, Dini Ristawani Simamora Purba, Rina Rohaeni, Erni Roslan, Dian Rukendar, Shinta Kandayani Rusani, Irna Rusniawati, Ina Rustiwa, Rika Puji S, Sri Mulyani Dewi Safari, Sari Zahrawani Said, Erpin Sangadji, Ismail Munadi Saniawati, Saniawati Sansuwito, Tukimin bin Saparina, Santi Sari, Agustina Setianingsih, Erni Sidabalok, Lasmaria Sijabat, Jenro Sira'a, Yulianti Siti Hodijah Soleha, Almar Atu Solihati, Yanti Sugama, Alviansyah Sugesti, Retno Sugihermiani, Neni Suhadah, Adah Suhaemi Suhaemi, Suhaemi Suhaeni, Heni Suhartini, Dian Sumanti, Nurwita Trisna Sundari Sundari Sundari, Helena Supriadi Supriadi Supriadi Supriyadi Supriyadi Susilawati, Emalia Syahputra, Eko Syaripah, Pipih Syswianti, Desy Tiany Kusnawaty Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnawati, Nika Fetria Triyana, Novi Umam, Fuadul UMMAH, ROCHMATUL Wahyuni, Fuzi Fauziah widianti, Elsa Widianti Widiarti, Asri Widiastuti, Intan Widiyanti, Tri Yani, Euis Yolandia, Rita Ayu Yuliana, Yuli Yuliawati, Yuli Yulihah, Yulihah Yuniarti, Malis