Claim Missing Document
Check
Articles

Mother empowerment in reducing the risk of stunting: An integrative review Indanah Indanah; Nani Nurhaeni; Dessie Wanda; Ikeu Nurhidayah
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v14i1.2949

Abstract

Background: Stunting is a global chronic nutritional problem, with mothers playing a crucial role in its prevention. Mother empowerment is essential in reducing the risk and prevalence of stunting Purpose: This study aimed to identity and synthesize qualitative and quantitative research evidence on empowerment mothers to improving children’s nutritional status and reducing the risk of stunting. Methods: This research employed an integrative review methode, and its was registered with the International Prospective Register of Systematic Reviews as a reseach-implementation protocol (ID number CRD 42023415771). Eight databased were searched for relevant literature, including Embase, PubMed, ScienceDirect, Scopus, ProQuest, JSTOR, Taylor & Francis, and Google Scholar. The evaluation of articles quality used the 2018 version of the Mixed Methods Appraisal Tool. While content analysis was employed for data analysis. Results: The result indicated that 53 articles fulfilled the inclusion requirement, out of the 54,987 articles found during the search phase. The analysis resulted in the discovery six themes: Indicators of empowerment, factor influencing empowerment, instrument for measuring empowerment, intervention to improve maternal empowerment, impact of intervention base on empowerment indicators and Stunting interventions across countries.  These themes collectively form a conceptual model of mother empowerment to reduce the risk of stunting in children. It can be concluded that mother empowerment, by considering various indicators, can increase mothers' active participation in reducing the risk of stunting in children. Conclusions: that mother empowerment, by considering various indicators, can increase mothers' active participation in reducing the risk of stunting in children. Integrating empowerment-based interventions into maternal and child health programs is recommended to improve nutritional outcomes and reduce the prevalence of stunting.
YOGHURT DENGAN PENAMBAHAN UBI JALAR UNGU SEBAGAI SNACK UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Fariza Yulia Kartika Sari; Zalfa Iqlima Bilqis; Indanah Indanah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2466

Abstract

Stunting is a nutritional problem that is a top priority for the Ministry of Health. This stunting problem has a negative impact, namely increased morbidity and mortality, poor child development, increased risk of infection and decreased productivity which has an impact on decreasing economic capacity. One way to overcome stunting is by providing MP-ASI which is high in antioxidants. Purple sweet potato yogurt is one of Blabla's functional food products. The aim of this research was to determine the nutritional and antioxidant content of purple sweet potato yogurt. This research method uses an experimental design with a completely randomized design (CRD) with one factor, namely the addition of purple sweet potato 35 g, 40 g, 45 g. Purple sweet potato yogurt is explained physically (pH levels and viscosity) and chemically (analysis of nutritional content and antioxidant activity). The data obtained was explained using SPSS 23.0. The research results showed that formula three, namely yogurt with the addition of 45 g of purple sweet potato, had higher levels of air, ash, protein and fat compared to the other formulas. Formula 3 contains the highest antioxidant activity compared to other formulas, namely 38.9%. The conclusion of this research is that the higher the addition of purple sweet potato to yogurt, the higher the antioxidant activity, so that it can be used as an MP-ASI product for stunted children. 
HUBUNGAN POLA MAKAN, OBESITAS, DAN KECEMASAN DENGAN PENURUNAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KALIWUNGU Syahid Fatah Cokropranoto; Sukesih Sukesih; Rusnoto Rusnoto; Indanah Indanah; Ashri Maulida Rahmawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3030

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang menjadi penyebab kematian ke-6 di dunia, dengan prevalensi yang terus meningkat dan kondisi yang sangat bergantung pada kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan simultan antara pola makan, obesitas, dan kecemasan dengan penurunan kadar gula darah pada pasien DM di Puskesmas Kaliwungu tahun 2024, sebagai kebaruan dari penelitian sebelumnya yang sering berfokus pada satu faktor saja. Metode observasi dengan desain cross-sectional digunakan untuk mengidentifikasi korelasi antara variabel bebas dan terikat. Populasi penelitian adalah 80 pasien DM di Puskesmas Kaliwungu, dengan sampel sebanyak 67 orang yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk pola makan, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk obesitas, kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk kecemasan, dan alat glukometer untuk kadar gula darah sewaktu. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan, obesitas, dan kecemasan dengan kadar gula darah pasien DM, yang mengindikasikan bahwa pengelolaan ketiga faktor ini secara bersamaan penting untuk mengoptimalkan penurunan kadar gula darah. Peran perawat sangat penting dalam edukasi pola makan, manajemen berat badan, dan teknik relaksasi untuk meningkatkan kontrol gula darah pasien.
EDUKASI GULALI (KADAR GULA TERKENDALI) MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Dian Faqhih Larasati; Indanah Indanah; Sri Siska Mardiana; Andy Sofyan Prasetyo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i1.3122

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 menjadi masalah kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan karena berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan pola makan tinggi gula dan lemak. Salah satu kendala utama dalam pengelolaan DM adalah kurangnya pengetahuan dan sikap pasien terhadap tatalaksana penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi GULALI (Kadar Gula Terkendali) terhadap pengetahuan dan sikap pasien DM tipe 2 di Poli Rawat Jalan RSUD dr. Rehatta Provinsi Jawa Tengah. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment menggunakan rancangan pre-post test control group design. Sampel berjumlah 80 responden, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi (edukasi GULALI) dan kelompok kontrol (tanpa edukasi) menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap. Hasil analisis menggunakan uji Mann Whitney U menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara statistik pada pengetahuan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,000), dimana rata-rata peringkat (mean rank) pengetahuan kelompok intervensi jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Sedangkan pada sikap terdapat perbedaan yang sangat signifikan secara statistik sesudah intervensi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,000), dimana rata-rata peringkat (mean rank) sikap kelompok intervensi jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata pengetahuan dan sikap kelompok intervensi setelah diberikan edukasi GULALI (pengetahuan pre 6,15 menjadi 8,45; sikap pre 23,13 menjadi 29,65; p=0,000). Edukasi GULALI terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif pasien terhadap pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Oleh karena itu, edukasi yang terstruktur seperti GULALI perlu diterapkan secara luas dalam layanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM.
EFEKTIVITAS EDUKASI ISPA SMART BERBASIS E-BOOKLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TERKAIT PENANGANAN ISPA PADA ANAK Novi Iin Safitriani; Indanah Indanah; Sri Siska Mardiana; Andy Sofyan Prasetyo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i1.3233

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak, dikarenakan oleh kurangnya pengetahuan dan sikap yang tepat dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas edukasi ISPA SMART berbasis e-booklet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap orang tua pasien anak dengan ISPA. Menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group, penelitian ini melibatkan 44 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Data dianalisis menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap yang sangat signifikan pada kelompok intervensi (p 0,001) setelah diberikan edukasi ISPA SMART. Sementara itu, pada kelompok kontrol, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi ISPA SMART berbasis e-booklet merupakan intervensi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap orang tua dalam penanganan ISPA, dan direkomendasikan sebagai media edukasi inovatif
Hubungan Antara Higienitas Helm dengan Pertumbuhan Jamur Dermatofita pada Helm Pengemudi Ojek di Kawasan Wisata Religi Wahyu Ari Setiyawan; Indanah; Navira Septiana Ulfa
Jaringan Laboratorium Medis Vol 8 No 1 (2026): May 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlm.v8i1.14502

Abstract

Dermatophyte fungal infections are one of the most common contagious skin diseases in the community, especially on the scalp, hair, and nails. Transmission can occur indirectly through objects, one of which is helmets. Motorcycle taxi drivers in tourist areas are at high risk of fungal contamination due to the massive use of helmets. This study aims to determine the relationship between helmet hygiene levels and dermatophyte fungal growth on motorcycle taxi driver helmets in religious tourist areas. The type of research used is observational analytical with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 37 motorcycle taxi drivers selected using purposive sampling. Helmet hygiene data was obtained through a questionnaire, which found that most respondents had good hygiene (78.4%) and 8 respondents (21.6%) had poor hygiene. The results of dermatophyte fungal growth were tested using culture on SDA medium, revealing that the majority of samples were negative (30 respondents, 81.1%), while 7 samples were positive for dermatophytes (18.9%) from the genera Microsporum sp. and Trichophyton sp., using LPCB staining. Data analysis was performed univariately and bivariately using Fisher's Exact test. The results of Fisher's Exact test showed a significant relationship between helmet hygiene and dermatophyte fungal growth (p < 0.001) with an odds ratio of 84.000. The conclusion of this study indicates that poor helmet hygiene can increase the risk of dermatophyte fungal contamination, which causes tinea capitis, in religious tour motorcycle taxi drivers.
Hubungan Penggunaan Media Sosial, Lingkungan Sosial, Dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Masalah Psikososial Pada Remaja Di Smp 3 Bae Kudus Rinuf Eviati Devita; Indanah Indanah; Ashri Maulida Rahmawati; Sukarmin Sukarmin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial, lingkungan sosial, dan pola asuh orang tua dengan masalah psikososial pada remaja di SMP 3 Bae Kudus. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan siswa sebagai populasi dengan sampel yang dipilih secara proporsional berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan meliputi PSC-17 untuk mengukur masalah psikososial, BSMAS untuk menilai penggunaan media sosial, CASSS untuk mengukur dukungan lingkungan sosial, serta PSDQ untuk mengidentifikasi pola asuh orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik non-parametrik karena data berskala ordinal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan media sosial, lingkungan sosial, dan pola asuh orang tua dengan masalah psikososial remaja. Penggunaan media sosial yang berlebihan berkaitan dengan meningkatnya gangguan emosional dan perilaku. Lingkungan sosial yang kurang mendukung dari teman sebaya, keluarga, dan sekolah juga berkontribusi terhadap meningkatnya masalah psikososial. Selain itu, pola asuh orang tua yang tidak tepat, seperti otoriter dan permisif, meningkatkan risiko gangguan dibandingkan pola asuh demokratis. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peran ketiga faktor tersebut serta perlunya keterlibatan aktif orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam memberikan dukungan, pengawasan, dan pembinaan guna mendukung perkembangan mental remaja secara optimal.
Hubungan Kadar HbA1c dengan Kadar Ureum dan Kreatinin pada Penderita Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Nety Widya Hertanti; Indanah Indanah
Jaringan Laboratorium Medis Vol 7 No 1 (2025): May 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlm.v7i1.12779

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a condition characterized by elevated blood sugar levels (hyperglycemia), where if blood sugar levels do not function normally, it will result in complications for the body. One of the indicators of diabetes mellitus is the HbA1c test. poor glycemic control triggers the onset of nephropathic complications, which can be diagnosed with urea and creatinine tests. This study aims to understand the relationship between HbA1c, urea, and creatinine levels in individuals with type 2 diabetes. This study uses a quantitative correlation analysis design with a cross-sectional design. A total of 48 respondents were selected using the random sampling method. The results of the measurement of the variables studied showed a high HbA1c level of (60.4%), a high urea level of (4.2%), and a high creatinine level of (39.6%). The Pearson correlation test shows that there is a positive  relationship between HbA1c levels and urea levels, with a p-value of 0.006, which is less than 0.05 (0.006 < 0.05). Meanwhile, the relationship between HbA1c and creatinine shows that there is no significant relationship between HbA1c levels and creatinine levels, with a p-value of 0.352.
Co-Authors Abdur Rozaq Achmad Ridwan Ade Kurnia Bayu Firdaus Adella Risma Triwijayanti Adolfina Merlina Hindom Afifatul Chasanah Agustina, Ayunda Dwi Aini, Siti Maslihatul Aksan Aksan Aksan, Aksan Alfiyatur Rohmaniyah Ali Solikin Alifia Fatika Rahma Ana Zumrotun Nisak Andi Sofyan Andriany, Shella Andy Sofyan Prasetyo Anny Rosiana M Apriliya, Restiana Ardiyati, Rizka Ayu Arief Adi Saputro Arnetta Mayasavira Putri Arnetta Putri Artha Amelia Ashri Maulida Rahmawati Asti Wulan Ardelia Aulia, Qurrotu A'yuni Ayu Winarti Azzakiy, Yanuar Rizqi Callista, Haibah Clara Chasanah, Afifatul Cikita Berlian Hakim Deby Kurniadi Dewi Kusumawati Dewi Kusumawati, Dewi Dhadila, Yuke Liza Fitri Dhina Cahya Rohim Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti Diah Andriani Kusumastuti, Diah Andriani Dian Faqhih Larasati Diana Tri Lestari Diva Anastasya Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi ASTUTI Dwi Della Puspita Dwi Elysia Dinata Edi Wibowo Edy Soesanto Eka Nihayatur Rohmah Elisya Pujasari Emma Jayanti Besan Estetika Putri Fadhilah Sekar Aji Widyawati Faiqh Albyn, Devanda Fairuzza Luthfin Faizatul Aini Fania Nurul Khoirunnisa Fariza Yulia Kartika Sari Fera Wardana Fida Maisa Hana Fida Maisa Hana Fita Hana Pertiwi Fitri Hayati Pangaribuan Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Kartikasari Fitriani, Indah Nur Fitrianingrum - Fitrianingrum Fitrianingrum Ghofira Nurrokhima Habibi, Mohammad Hadi Sabdo Handayani, Tutiek Hanifatun Najibah Hawa Suci Heny Siswanti Hertanti, Nety Widya Hesty Aprianti Ratuk Tallama Hikmah, Citra Karima Lailatul Himawan, Rizki IIn Awalia Ika Puji Eviyanti ika tristanti Ika Widyawati Ikeu Nurhidayah Imam Saefudin Indah Puspitasari indah puspitasari Indah Puspitasari INDAH PUSPITASARI Indah Risnawati Indah Risnawati Indana Ulfah Islami Islami Istianah Istianah Istyanti, Gabriella Sekar Iswahyuningrum Iswahyuningrum Kanza Putri Karomatunnisa, Nila Kartikasari, Gerhani Khoiriyah Khoiriyah Khoirun Nisa Khoirun Nisa Khoirur Rohmah Khotijah Khotijah Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Kristiyaningrum - Kristiyaningrum Kristiyaningrum Kristiyaningrum, Kristiyaningrum Kumala Afiyani Rizqi kusumawardani, lita heni Lasmini Lasmini Lastri, L Latifatus Sofa Lismawati, Dini Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Sabri Luknis Subri Maemunah , Ai Mardiana, Sri Siska Maryani, Wiwin Mauludina, Ibtasama Mega Anggraeni Putri Mohammad Habibi Muhamad Jauhar Muhammad Adib Jauhari Muhammad Nurul Fadel Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Muslihatus Sa’adah Najibah, Hanifatun Nani Nurhaeni Nani Nurhaeni Natasha, Dhea Navira Septiana Ulfa Nety Widya Hertanti Nila Karomatunnisa Nisa, Ardiana Zakiyatun Nisfatussholikhah Nisfatussholikhah Noor Azizah Noor Azizah Noor Azizah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Novi Iin Safitriani Novi Kumala Sari Noviana Ika Noviana Ika Susanti Nugraheni, Sofiana Dewi Nunuk Wiyarni Nur Aini Nasihah Nur Hidayat Nurfaiz Najunda Sari Nurohmah, Endah Nurotussaniah, Nadia Oshya Aryun Nur Annisya Pannes David Sahri, Pannes David Sahri Permatasari, Irma Prameswari, Fatikha Pranata, Vicky Riyan Purbowati Purwati, Nyimas Heny Putri Novitasari Putri, Arnetta Mayasavira Putri, Estetika Putri, Sheryl Nisrina Aulia Qurrotu A'yuni Aulia R Rusnoto Restiana Apriliya Riana Lailatul Fajriyah Rini Kartika Rinuf Eviati Devita Ririn Widyasari Riyan, Vicky Rizka Ayu Ardiyati Rizka Himawan Rizki Himawan Rohmah, Eka Nihayatur Rohmaniyah, Alfiyatur Rusnoto Rusnoto - Rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto Rusnoto, R S Sukarmin Saadah, Ulyatus Sa’adah, Muslihatus Sa’diyah, Siti Halimatus Sabiq Ismail Saefudin, Imam Salsabila Afifun Nisa Sari, Nurfaiz Najunda Sayyidati Maulia Ashfa Septia Dewi Putri Anggraini Septiani Septiani Shella Andriany shinta dwi kurnia Shofanida, Nabila Adisty Sholikhatun Nikmah Siffa Auliya Rizkyana Silviawati, Ita Siswahyudianto Siti Halimatus Sa’diyah Siti Mahgfiroh Siti Marisa Siti Maslihatul Aini SITI MUDAWAMAH Siti Munawaroh Siti Mutomimah Siti Zumaroh Sofa, Latifatus Sri Karyati Sri Karyati Sri Siska Sukarmin - Sukarmin Sukarmin Sukarmin, S Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Surastuti, Putri Sutrisno, Sutrisno Suwarto Suwarto Syahid Fatah Cokropranoto Tasya Dwi Febiana Teguh Imam Prasetyo Tiara, Novi Tri Febriani Dewi Tri Suwarto Tristanti, Ika Tutiek Handayani Ully Kurantil Wira Wicaksana Umi Farida Umi Farida Umi Faridah Umi Faridah Ummah, Faridatul Ummi Kulsum Unggul Dewi Vicky Riyan Vicky Riyan Pranata Wafa Nur Shodiqoh Wahyu Ari Setiyawan Wan Ismahanisa Ismail Wanda , Dessie Wardana, Fera Wina Yuliati Wiwin Maryani Wiyarni - Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni Wiyarni, Nunuk Y Yuli Y Yusminah Yanuar Rizqi Azzakiy Yuke Liza Fitri Dhadila Yuli, Y Yuliati, Wina Yulisetyaningrum Yundari, Yundari Yunita Nur Afifah Yusminah, Y Zalfa Iqlima Bilqis zumaroh, siti