Articles
Strategi untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran pada Massa Pandemik Covid-19 di SDN 002 Kuok Kabupaten Kampar Riau
Arsilawita, Arsilawita;
Jamaris, Jamaris;
Sufiyarma, Sufiyarma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan tentang pendidikan kalau kita bicarakan tidak akan habis, selalu ada hal-hal yang menyebabkan permasalahan dalam pendidikan. Yang memiliki peran untuk memajukan dunia pendidikan berada ditangan guru. Guru memiliki peran sangat pundamental untuk memajukan pendidikan. Guru sebagai pelaku dalam bentuk proses pembelajaran, proses pembelajaran menyajikan sesuatu yang memberikan daya tarik peserta didik untuk ikut aktif. Guru dengan kualifikasi pendidikan keguruan dan memiliki kompetensi dalam mendidik menjadi pendukung menciptakan proses pembelajaran yang menyenagkan dan bermaknah bagi peserta didik. Guru menyajikan ide-ide kreatif menciptakan inovasi sehingga proses pembelajaran menarik, guru dalam proses pembelajaran belum mampu menyajikan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik, kebanyakan guru hanya mengajar dan memberikan apa yang ada, belum terlihat usaha yang dilakukan guru untuk mengesplor kemampuan yang dimiliki peserta didik dengan menyusun skenario pembelajaran dengan menyajikan ide-ide yang menarik, menyajikan sesuatu yang baru dengan menggunakan berbagai metode yang mendukung untuk melakukan pendekatan kepada peserta didik yang memiliki kemampuan dan gaya belajar yang berbeda. Berdasarkan data yang diperoleh yang lebih dominan guru jarang bahkan tidak pernah menyajikan ide-ide yang menarik dengan mengunakan metode yang bervasriasi dalam proses pembelajaran dengan persentasi 47,6% dan 52,4%, data yang diperoleh belum tercipta proses pembelajaran yang menyenagkan..
Hubungan Pendekatan Orangtua dalam Pembelajaran Daring dengan Keberhasilan Belajar Anak di SDN 029/XI Cempaka Kota Sungai Penuh
Mahliga, Puti;
Jamaris, Jamaris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3135
Penelitian dilatarbelakangi oleh kebijakan pemerintah yang merubah sistem pembelajaran di kelas menjadi pembelajaran daring pada saat pandemi covid-19, tentu tidak semua orangtua melakukan pendekatan yang sama dalam mengawasi anak belajar daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara pendekatan orangtua dengan keberhasilan anak dalam belajar daring. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah Ibu dari siswa di SDN 029/XI Cempaka Kota Sungai Penuh. Sampel penelitian menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. teknik analisis data dianalisa melalui rumus presentase dan product moment. Hasil Penelitian menujukkan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh orangtua dikategorikan baik namun perlu ditingkatkan, keberhasilan belajar anak dikategorikan baik namun perlu ditingkatkan, serta terdapat hubungan signifikan antara pendekatan orangtua dalam pembelajaran daring dengan keberhasilan belajar anak di SDN 029/XI Cempaka Kota Sungai Penuh.
Pengaruh Outdoor Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Program Paket B Di SPNF SKB Kota Pariaman
Salsabila Fatine;
Jamaris, Jamaris
Jurnal Family Education Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Family Education
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jfe.v4i2.243
Abstract Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman warga belajar terhadap pelajaran IPA. Warga belajar tidak terlalu antusias saat proses pembelajaran berlangsung dan pembelajaran hanya dilakukan didalam kelas menggunakan metode ceramah, sehingga proses pembelajaran tidak berjalan secara efektif. Warga belajar lebih tertarik dengan pembelajaran yang menyenangkan. Salah satu cara agar pembelajaran menarik adalah dengan menerapkan pendekatan belajar Outdoor Learning. Tujuan penelitiani ini ialah guna mengidentifikasi apakah terdapat pengaruh outdoor learning pada hasil belajar IPA dalam program paket B di SPNF SKB Kota Pariaman. Metode yang diterapkan pada studi ini ialah Pre-Eksprimental Design dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam studi ini ialah seluruh warga belajar terdafatr sebagi siswa paket B di SPNF SKB Kota Pariaman yang terdiri dari 61 warga belajar. Sampel penelitian ini adalah 20 orang warga belajar kelas 8 paket B. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam studi ini yaitu tes hasil belajar (pretest-posttest) dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 25 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Data yang diperoleh berdistribusi normal dan homogen serta hasil paired sample T-Test, dengan mengunakan SPSS versi 29 diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 10,080 > 2,093 dan nilai Sig (2-tailed) adalah 0,01 < 0,05 maka ditarik kesimpulan bahwasanya H0 ditolak serta Ha diterima. Yang berarti terdapat pengaruh outdoor learning pada hasil belajar IPA pada program Paket B di SPNF SKB Kota Pariaman.
Thinking Trajectory of Students with Thinking and Feeling Personality Types in Solving Algebra Problems
Handican, Rhomiy;
Laswadi;
Jamaris Jamna;
Solfema
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v6i1.53957
The strategies students use in solving mathematical problems are quite diverse, so they affect students' personality types. This research focuses on analyzing the trajectory of students' thinking in solving algebraic problems in terms of thinking and feeling personality types. This research is qualitative research with a descriptive method. The population is 34 students; the sampling is done by purposive sampling—data collection techniques through personality questionnaire sheets, algebraic test questions, and interviews. Qualitative data analysis was done through data reduction, display, and conclusion/verification stages. The results showed that the students' thinking path in solving algebraic problems in terms of thinking and feeling personality types is that in the problem analysis cycle, thinking students can correctly show what is known from the problem. The problem-solving process is made sequentially up to the simplification cycle. In the completion cycle, students think until they get the final answer by completing the steps properly and correctly. Based on these results, students need help solving algebra problems properly compared to students with the thinking personality type. It is because students feel that the steps could be more sequential in solving problems with algebraic forms, and it is difficult to consider based on right or wrong (objective). Therefore, sometimes he needs to be more wishy-washy or even needs clarification in taking a stand.
Teori Belajar Konstruktivisme dalam Perkuliahan Keanekaragaman Tumbuhan
Fitri, Rahmadhani;
Jamaris;
Solfema
Pedagogi Hayati Vol 6 No 1 (2022): Pedagogi Hayati: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/ph.v6i1.5121
Interaksi belajar mengajar (pembelajaran) merupakan satu bentuk proses pendidikan. Pola pembelajaran ini bisa dipengaruhi oleh penampilan pendidik dalam mengajar. Pendidik di perguruan tinggi dikenal dengan sebutan dosen. Penampilan dosen dalam memberikan perkuliahan dapat didasari oleh pengetahuannya terhadap teori belajar. Pelaksanaan pendidikan terutama dalam proses pembelajaran sangatlah terpengaruh oleh teori belajar dan pembelajaran. Teori belajar merupakan cara menerapkan kegiatan belajar dan mengajar antara pendidik dan peserta didik. Pada prinsipnya, ketika seseorang (pendidik) ingin menerapkan teori belajar, terkadang pendidik menggunakan lebih dari satu teori belajar dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan menganalisis artikel terkait teori belajar konstruktivisme dan menghubungkannya dengan perkuliahan keanekaragaman tumbuhan. Pembelajaran konstruktivistik lebih menekankan pada proses belajar dan memberikan kebebasan dan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengkonstruksi pengalamannya sendiri. Proses pembelajaran yang dilakukan diharapkan dapat menjadikan mahasiswa lebih kreatif dan imajinatif. Hal ini juga dapat menciptakan kondisi lingkungan belajar yang kondusif. Pembelajaran konstruktivisme ini menekankan dan berpusat pada mahasiswa agar mereka aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, pembelajaran yang dilakukan pada perkuliahan keanekaragaman tumbuhan sudah menggunakan teori belajar konstruktivisme. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran, metode pembelajaran yang digunakan dosen menekankan pada mahasiswa untuk melakukan proses penemuan dan konstruksi pengetahuan sendiri.
The Role of Guidance and Counseling Teachers in Preparing Students for The Society 5.0 Era
Nasution, Salsabila;
Jamaris, Jamaris;
Solfema, Solfema;
Almizri, Wahyu
Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Volume 7, Issue 2, July 2023
Publisher : Guidance and Counseling Study Program, Pattimura University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jbkt.v7i2.1739
The development of today's human era will enter the era of society 5.0. In this era, technology and humans are made the most important center for the development of life. Students in the era of society 5.0 are required to be able to develop soft skills and abilities so that they become material in dealing with changes and human development. The purpose of this article is to determine the role of counseling teachers for student readiness in entering the era of society 5.0 by using qualitative research methods in a systematic review used to synthesize (summarize) the results of research that are descriptive qualitative in nature with sources from several international, national, and international journals. a book that will produce information in the form of notes and data in a descriptive form based on literature studies through references relevant to research. As for the results of this study, students have challenges when entering the era of society 5.0, one of the challenges is that students must be able to develop and improve their abilities in facing the era of society 5.0. In developing and improving the abilities of students. Counseling guidance teachers can provide counseling guidance services that are innovative, creative and up-to-date in accordance with the needs of students which are adapted to the times.
Urgensi Filsafat Ilmu dalam Bimbingan Konseling di Era Digital
Mustika, Humaira;
Jamaris, Jamaris;
Solfema, Solfema
Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Volume 6, Issue 2, July 2022
Publisher : Guidance and Counseling Study Program, Pattimura University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jbkt.v6i2.1717
This study aims to determine the progress of the times accompanied by technological improvements in the digital era. Logical thinking is an important foundation in the development of science, especially in the philosophy of science. The emergence of technology in the digital era has had a major influence on the role of philosophy of science in guidance and counseling in the digital era. Continuation must be the fundamental money to capture, expert, and treat innovation properly and appropriately. The purpose of this research is to find out how far the development of digital era science is in the study of philosophy of science from the perspective of guidance and counseling in the development of the digital era. This research method is qualitative with a literature study approach, or also called a literature review. Literature review is a written summary of articles from journals, documents, and books that explain theories and information that occurred in the past or is currently happening. The results of this study aim to find out how far the development of the digital era is in perspective in the philosophy of science in the context of guidance and counseling in the development of the digital era, and aims to make it easier for counselors to help clients solve their problems by using e-mail media, video conferencing, Facebook and applications in online counseling.
Kemampuan Technological Knowledge Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Mustika, Dea;
Jamaris, Jamaris;
Miaz, Yalvema;
Fitria, Yanti;
Marsidin, Sufyarma
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3197
Technological Knowledge adalah bagian kerangka TPACK berupa pengetahuan guru tentang teknologi dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan technological knowledge mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar. Jenis penelitian berupa penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini melibatkan mahasiswa program studi PGSD FKIP angkatan 2019 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 60 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data berupa angket technological knowledge yang terdiri dari dua indikator utama yaitu pengetahuan teknologi dan pemanfaatan teknologi. Hasil pengolahan data angket secara keseluruhan memperoleh nilai rata-rata 84 dengan kriteria baik. Disimpulkan, bahwa mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar telah mempunyai pemahaman dan dapat menggunakan tekhnologi dengan baik untuk mendukung keterlaksanaan pembelajaran.
The Effectiveness of Google Classroom Applications on Elementary School Students’ Cognitive Learning Outcomes
Pulungan, Dedi Zulkarnain;
Jamaris, Jamaris;
Siregar, Junifer
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4210
The purpose of this study was to identify the learning interest of elementary school students following online learning (blended learning) using the google classroom application. This study uses a qualitative method with a descriptive design. The population in this study were fifth grade students in the 2021/2022 academic year. Sampling by purposive sampling is class V which consists of 20 participants from a total population of 48 students. Data collection techniques using triangulation, namely the pretest, posttest, gain, N-gain instruments on cognitive learning outcomes equipped with interview and observation instruments to confirm student learning perceptions. The results showed that the average cognitive learning outcomes of elementary school students pretest was 66.42, posttest results averaged 78.25; the average gain is 11.83 while the N-gain is 0.57 with a percentage increase of 57% which indicates that the use of the application is quite effective in improving the cognitive learning outcomes of elementary school students. While the results of interviews and observations of students and teachers showed a positive response. Students' interest in learning increases with the variants of thematic learning offerings with the Google Classroom application. Meanwhile, the teachers showed a positive attitude that showed an openness to new approaches to learning using digital platforms, especially the Google Classroom learning application.
Internalisasi dalam Pembentukan Karakter Melalui Penerapan Nilai Kearifan Lokal pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar
Widialistuti, Refny;
Jamaris, Jamaris;
Solfema, Solfema
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4332
Internalisasi dalam membentuk kependidikan berkarakter dapat diterapkan melalui nilai kearifan lokal pada pembelajaran Matematika di SD. Hal ini dipentingkan agar tidak terjadinya penurunan nilai kebudayaan dalam pembelajaran Matematika di SD. Penelitian ini dilakukan untuk menjabarkan proses internalisasi dalam pembentukan karakter melalui penerapan nilai kearifan lokal pada pembelajaran matematika di SD. Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan dengan metanalisis darimsepuluh hasil review jurnal nasional yang didasari oleh empat proses internalisasi yang dijadikan sebagai indikator dalam penelitian ini, yaitu internalisasi pada masa anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa usai lanjut. Keempat proses internalisasi diintegrasikan untuk penguatan kependidikan yang berkarakter agar terciptanya nilai kearifan lokal dalam pembelajaran matematika di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan proses internalisasi pada masa anak dan masa remaja yang sesuai dalam pembentukan kependidikan karakter karena pada masa ini nilai kearifan lokal dapat diterapkan melalui pembelajaran Matematika di SD. Anak perlu diberikan pembimbingan oleh guru di sekolah agar mempunyai Nilai berbudaya yang berkarakter, bertingkah laku sesuai dengan nilai kebudayaaan dan beragama, bertanggung jawab, kemandirian, berkeratif yang diterapkan oleh guru kepada siswa dalam pembelajaran Matematika.