p-Index From 2021 - 2026
13.213
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan JURNAL ISTINBATH Hukum Islam Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Jurnal Sains dan Informatika Al-MARSHAD: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur´an dan Tafsir At-Tafkir Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Al-Maslahah Performance : Jurnal Bisnis dan Akuntansi INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Ilomata International Journal of Management Jurnal Mnemonic Sakina: Journal of Family Studies Jurnal Bimas Islam Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Istinbath : Jurnal Hukum Journal of Islamic Law ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak Journal of Management and Bussines (JOMB) Ilomata International Journal of Management Jurnal Independent MUSHAF: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan Dynamic Management Journal TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Jurnal Manajemen DIVERSIFIKASI Al-Hilal: Journal of Islamic Astronomy Al-Afaq: Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Jurnal Akuntansi, Manajemen Dan Ekonomi Islam (JAM-EKIS) Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Maghza: Jurnal Ilmu al-Qur'an and Tafsir Jurnal Riset Hukum Keluarga islam Jurnal Manajemen dan Bisnis MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains International Journal of Religion Education and Law Jurnal Comparative : Ekonomi Dan Bisnis Review on Islamic Accounting Astroislamica: Journal of Islamic Astronomy MAHAKIM: Journal of Islamic Family Law AL-SULTHANIYAH Journal Of Humanities Community Empowerment Jurnal Akuntansi, Manajemen, dan Perencanaan Kebijakan Al-Bayyinah Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Manajemen : Jurnal Ekonomi Journal Electric Field Ektasi : Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Organisasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Azimuth: Journal of Islamic Astronomy Journal of Islamic Economic and Law (JIEL) Jurnal Indonesia Mengabdi JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS INDONESIA Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Azimuth: Journal of Islamic Astronomy

Sistem Penanggalan Istirhamiah dalam Tinjauan Astronomi Himmatur Riza, Muhammad; Izzuddin, Ahmad
Azimuth: Journal of Islamic Astronomy Vol. 1 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Falak UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/azimuth.v1i1.769

Abstract

Abstrak: Penanggalan Istirhamiah merupakan sistem penanggalan berbasis Matahari (Solar System) yang sama dengan penanggalan Masehi, yakni menggunakan peredaran Bumi mengelilingi Matahari yang berjumlah 365,2425 hari dalam satu tahun. Penanggalan Istirhamiah ini sangat melekat di dalam hati jamaah Majelis Istirhami. yang berpusat di Desa Padarincang, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Perbedaan Penanggalan Istirhamiah dengan Penanggalan Masehi bukan hanya mengganti kata Masehi dengan Istirhamiah, tetapi juga awal tahunnya. Penanggalan Istirhamiah dimulai pada tahun 1998, tahun di mana mulai disusunnya selawat Istirham. Maka tahun 2019 Masehi adalah tahun 22 Istirhamiah. Begitu pula nama-nama bulan pada penanggalan Istirhamiah juga berbeda dengan bulan-bulan dalam penanggalan Masehi. Jika dianalisis dari kacamata Astronomi terdapat kesalahan-kesalahan dalam sistem Penanggalan Istirhamiah. Pertama, perbedaan antara Satu Tahun Tropis Matahari dengan Satu Tahun Penanggalan Istirhamiah. Kedua, penetapan tahun Epoch pada Penanggalan Istirhamiah. Ketiga, Penentuan Tahun Kabisat dalam Penanggalan Istirhamiah. Kata Kunci: Sistem Penanggalan, Tinjauan Astronomi, Penanggalan Istirhamiah. Abstract: The Istirhamiah date is the Solar System, which is the same as the Christian calendar, which uses the Earth's circulati on around the sun, which amounted to 365,2425 days in one year. This Istirhamiah calendar is deeply attached to the heart of Congregation of the Istirhami assembly. This is centered in Padarincang village, Cipanas, Cianjur, and West Java.The difference between the Istirhamiah date and the calendar is not only replacing the word CE (masehi) with Istirhamiah, but also the beginning of the year. The Istirhamiah calendar began in 1998, the year in which it began to be drafted Istirham. Then the year 2019 CE (masehi) was the year 22 Istirhamiah. Similarly, the names of the months on the calendar of Istirhamiah are also different from the months in the calendar of CE. If analyzed in an astronomical perspective there are some errors in the Istirhamiah date system which is, 1) the difference between one tropical year of the Sun and one year of Istirhamiah. 2) The determination of Epoch in the calendar of Istirhamiah. 3) The determination of leap year in Istirhamiah calendar. Keywords: System of Calendar, Astronomy Review, Istirhamiah Calendar.
Implementasi Dua Jenis Jadwal Waktu Salat Sepanjang Masa di Kota Parepare Kurniawati, Kurniawati; Izzuddin, Ahmad
Azimuth: Journal of Islamic Astronomy Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Falak UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/azimuth.v3i1.1470

Abstract

Abstrak: Kota Parepare merupakan salah satu kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang masih berpedoman pada jadwal waktu salat sepanjang masa. Di kota ini beredar dua jenis jadwal waktu salat sepanjang masa yang memiliki sistem dan bentuk yang berbeda. Meskipun telah beredar secara luas di masyarakat namun kedua jadwal waktu salat tersebut belum mendapatkan legalitas hukum. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7% masjid di Kota Parepare berpedoman pada jadwal waktu salat sepanjang masa Pengadilan Agama Parepare dan 90% masjid berpedoman pada jadwal waktu salat sepanjang masa PA Makassar. Jadwal waktu salat sepanjang masa Pengadilan Agama Parepare masih layak digunakan untuk Kota Parepare karena hanya memiliki selisih 1-3 menit dari waktu sebenarnya sedangkan jadwal waktu salat sepanjang masa PA Makassar tidak dianjurkan karena memiliki selisih waktu hingga 6 menit. Faktor yang melatarbelakangi penggunaan jadwal waktu salat sepanjang masa di Kota Parepare ialah faktor pendidikan, faktor ekonomi, faktor budaya dan faktor pemerintah. Kata Kunci:  Implementasi, Jadwal Salat, masjid, hisab, Kota Parepare.   Abstract:       Parepare is one of the cities in South Sulawesi Province which is still guided by the all-time prayer schedules. In this city circulated two types of prayer times that have different systems and forms. Although it has been widely circulated in the community, the two prayer times have not yet received legal legality. This research is included in the field research with a qualitative approach. The results showed that 7% of mosques in Parepare City were guided by the all-time prayer schedule of Parepare Religious Courts and 90% of mosques were guided by the all-time prayer schedule of Makassar Religious Courts. The all-time prayer schedule of Parepare Religious Courts is still suitable for the City of Parepare because it only has a 1-3 minute difference from the actual time, while the all-time prayer schedule of Makassar Religious Courts is not recommended because it has a time difference of up to 6 minutes. The factors behind the use of the all-time prayer schedule in Parepare City are educational factors, economic factors, cultural factors and government factors. Keywords:    Implementation, Prayer Schedule, mosque, hisab, Parepare.  
Co-Authors Abd Charis Fauzan Abd. Rouf, Abd. Abdillah, Hartawan Abdul Hakim Abdul Malik Karim Amrullah Achmad Rosidi, Achmad Adeyanto, Zamroni Agus Yulianto Ahmad, Mohd Razlan Akbar, Reza Akhmad - Husein Albab, Muhammad Ulil Alfarisi, Ach. Fadhail Alfikri, Ahmad Faiz Shobir Alief Muhammad Alpaten, Ulil Albab Al aulia Amelia, Dewi Alvinatul Amrullah, Abdul Karim Andri, Sela Septi Angelika, Jessica Julian Ansori, Redhitya Wempi Anugerah, Ghifari Fajar Aprilia, Ira AR, Zulfahmi Ari Susanti Aries Maesya Arisafitri, Novi Ariwibowo, Bagus Joni Ariyanti, Dyah Asrori, Tamam Azkarrula, Youla Afifah Basid, Abd. Budi Santoso Budiarto, Adi Camelia, Mirza Hidayatul Cantika Zaddana Dani Hari Tunggal Prasetiyo Djamaluddin, Thomas Djoko Wahyudi dwi ayu lestari, dwi ayu Eko Budi Satoto Eko Setiawan Evi Wahyuni, Evi Fadil SJ Fakhruddin Fakhruddin Farhatin, Dila Fashihuddin, Muhammad Fathor, Rozy Feti Fatimah Fika Afhamul Fuscha Fitria, Aulia ul Gozi, Ahmad Hady, Intan Ferial Hamas, Nuril Fathoni Haris Hermawan, Haris Hermin Arista Hesty Kesuma Putri Hidayah, Nailul Alvi Hidayat, Ehsan Hikmah, Nuzul Hoffmann, Susanne M. Irfan, Moh. Jamil, Faishol Jamiliya Susantin Karim Faiz, Abd. Kartini, Dwi Putri Kasuwi Saiban Khamdani, Achmad Rifqi Khilmi, Akhmad Saifudin Khotimah, Wahyuni Danial Kurniawati Kurniawati Kusumawardani, Dyah Luthfi, Nur Ahmad M. Syaoqi Nahwandi Mahendra, Yusril Maheni Ika Sari Mahmudah, Yumna Mahsun Mahsun Makhturoh, Siti Mas Ahmad Baihaqi Masuwd, Mowafg Abrahem Miftahul Huda Misdiyanto Misdiyanto, Misdiyanto Moh. Halim Mohammad Iqbal Irfany Muhammad Himmatur Riza Muhammad Rasyid, Muhammad Muhammad Said Fadhel Muhsin Aseri, Muhsin Musahadi Musahadi, Musahadi Muslich Shabir Muslich Shabir Mutiara Tembang Langit Naelul Marom Nanda Khoirun Nisa Nasihun Amin Ni'ami, Mohammad Fauzan Ni’ami, Mohammad Fauzan Novita Sari Nur afdal Purnama putra Nur Amelia Ridha Nurdiansyah, Putra Pandu Dinata Nurfidiyanti, Hana Sri Nurkhanif, Muhammad Palevi, Yusron Paramita, Fina Pratna Putri, Dwi Nissa Kamalia Qiromi, Nur Mahmudi Rahayu, Jekti Rahmalia Rahmalia Rahman, Muhammad Habibur Rahmatullah, M. Azam Raizza Kinka Intifada Redhitya Wempi Ansori Rekyan Regasari Mardi Putri, Rekyan Regasari Mardi Restu Trisna Wardani RETNO SULISTYOWATI reza akbar Rifki Muslim Rifqatul Husna Rifqi, Mohammad Iqbal Risa Rosalina Rizal Ramadhan Rizal Ramadhan Roibin Rouf, Abd Rusdiyanto Rusdiyanto Safira, Yunita Filda Dewi Said Fadhel, Muhammad Samsuryaningrum, Ira Puspitadewi Sari, Sinta Anggita Siti Makhturoh Slamet Hambali Sofiatul Hasanah Suharto, Akhmad Sunyoto, Andrik Suwarto Suwarto Syifa, Siti Nur Tatit Diansari Reskiputri, Tatit Diansari Trias Setyowati, Trias Tyas, Wenny Murtalining Ubaidi, Muh. Izzat Wafa, Zaein Wahyu Wulandari Wahyudi, Rizal Wardana, Andhena Wisnu Wibowo, Yohanes Gunawan Widyasari S, Citra Winahyu, Pawestri Yani, Rindi Yaqin, Alamul Yuli Wahyuni Yuniar, Etma Klisa Zain, Muhammad Fajri Kholili Zaman, Fakhru