p-Index From 2021 - 2026
8.753
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Publikasi Pendidikan Journal of Marine Research IQTISHODUNA JEJAK Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Jurnal Kelautan Tropis Jurnal Sapa Laut Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual JURNAL ENGGANO Omni-Akuatika MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Machine : Jurnal Teknik Mesin Jurnal Dinamika Sosial Budaya JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi IJID (International Journal on Informatics for Development) JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Minda Baharu FONDATIA eCo-Buss Journal of Tropical Marine Science CERMIN: Jurnal Penelitian Jurnal PORKES CITRA JUSTICIA : Majalah Hukum dan Dinamika Kemasyarakatan SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam Khatulistiwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Jumper : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Jurnal Risalah Kenotariatan Journal Of World Science Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Jurnal Miyang : Ronggolawe Fisheries and Marine Science Journal Semarang Law Review Journal of Language Education Journal Community Service Consortium PMSDU Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Sanaamul Quran : Jurnal Wawasan Keislaman Jurnal Penelitian Hukum Indonesia (J-PeHI) I-Con Media Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Journal of Sustainable Community Development Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Multi Discere Journal Journal of Artha Biological Engineering KATALIS : Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

RESPON PEMANFAATAN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA MERAH (OREOCHROMIS NILOTICUS) PADA BAK BERBAHAN LIMBAH B3 FLY ASH DARI PLTU TANJUNG JATI B JEPARA Desti Setiyowati; Muhammad Zainuddin; Titik Susilo Wati; Mochammad Qomaruddin
JURNAL ENGGANO Vol 2, No 2
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.082 KB) | DOI: 10.31186/jenggano.2.2.185-195

Abstract

Fly Ash merupakan limbah hasil pembakaran batu bara PLTU. Limbah ini termasuk dalam golongan B3. Pada aktifitas PLTU limbah B3 fly ash semakin bertambah. Oleh karena itu, penanganan limbah Fly Ash dalam mencegah pencemaran lingkungan sangat mendesak untuk dilakukan kajian. Penelitian ini melakukan kajian tentang pemanfaatan limbah fly ash yang berasal dari pembakaran batu bara PLTU Tanjung Jati B Jepara untuk pembuatan bak budidaya ikan nila salin. Kolam uji coba yang dibuat dengan mortal komposisi perbandingan volume 4 pasir lokal, 1 (semen dan Fly Ash) sesuai berukuran 100 X 60 X 50 cm. Perlakuan komposisi semen dan Fly Ash adalah campuran 0% dan 20%. Sistem budidaya ikan nila salin dilakukan selama 1 bulan dengan pemberian pakan at satiasi. Parameter yang diambil adalah konsumsi pakan, laju pertumbuhan berat, SGR, dan SR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan bak tanpa Fly Ash memberikan nilai pertumbuhan ikan nila salin lebih baik daripada dengan penambahan Fly Ash 20 %. Pertumbuhan ikan nila salin tanpa penambahan Fly Ash yaitu memiliki nilai jumlah konsumsi pakan sebesar 383,53 gr, laju pertumbuan harian sebesar 2,61 %/hari, pertumbuhan mutlak sebesar13,93 g, efisiensi pakan sebesar 59,12 %, kelulushidupan sebesar 97 %. Hasil penelitian pertubuhan ikan nila salin pada perlakuan penambahan Fly Ash 20% memiliki jumlah konsumsi pakan sebesar 323,53 g, laju pertumbuan harian sebesar 2,48 %/hari, pertumbuhan mutlak sebesar 14,13 g, efisiensi pakan sebesar 52,75 %, kelulushidupan sebesar 92 %.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA NON-POLAR DAN POLAR DARI EKSTRAK MAKROALGA Acanthophora muscoides DARI PANTAI KRAKAL YOGYAKARTA Wilis Ari Setyati; Muhammad Zainuddin; Rini Pramesti
JURNAL ENGGANO Vol 2, No 1
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.676 KB) | DOI: 10.31186/jenggano.2.1.68-77

Abstract

Pantai Krakal Yogyakarta memiliki keanekaragaman rumput laut tinggi. Memiliki tipe ekologi berbatu karang yang cocok untuk habitat rumput laut jenis Acanthophora muscoides. Pemanfaatan rumput laut Pantai Krakal dalam bidang kesehatan belum optimal. Rumput laut mengandung senyawa bioaktif (polifenol) dan biopigmen (klorofil dan karotenoid) yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini melakukan uji aktivitas antioksidan ekstrak rumput laut Acanthophora muscoides. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen laboratoris di Laboratorium Prodi Budidaya Perairan UNISNU - Jepara. Hasil esktraksi pelarut n-hexsana memiliki berat 0,471a gram dan rendemen 0,373a %, sedangkan berat ekstrak metanol 0,667b gram dan rendemen 0,529b % (p < 0,05). Nilai IC50 perlakuan ekstrak n-heksan, metanol dan vitamin c berbeda signifikan (p < 0,05) yaitu sebesar 312 ppm, 415 ppm dan 13 ppm, ketiganya tergolong antioksidan sangat kuat. Ekstrak n-heksan memiliki aktivitas antioksidan yang lebih baik dari pada ekstrak metanol, hal ini dikarenakan ekstrak n-heksan memiliki nilai total fenol = 45,284 mg GAE/g, klorofil a = 23,299 mg/g, karotenoid = 64,065 µg/g, yang lebih tinggi dari pada ekstrak metanol yaitu total fenol = 22,235 mg GAE/g, klorofil a = 7,215 mg/g, karotenoid = 26,654 µg/g.
Isolasi, Seleksi dan Identifikasi Genotipik 16 S-rRNA Bakteri Proteolitik Indogeneus Dari Ekosistem Mangrove Karimunjawa Sebagai Kandidat Konsursium Probiotik Untuk Bioremediasi Limbah Organik Tambak Muhammad Zainuddin
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 11 No 1 (2017): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.28 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan tahap awal yang bertujuan untuk melakukan isolasi, seleksi dan identifikasi genotipik 16 S- rRNA bakteri proteolitik indogeneus dari ekosistem mangrove sebagai kandidat konsursium probiotik untuk bioremediasi limbah organik tambak. Target kusus yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah mendapatkan isolat bakteri yang mampu menghasilkan enzim proteolitik ekstraseluler yang berfungsi melakukan proses remidiasi protein. Penelitian ini terbagi menjadi 5 tahap yaitu sampling, isolasi, purifikasi, uji proteolitik, uji antagonis, dan identifikasi genotipik 16 S-rRNA. Hasil sampling di Karimunjawa ditemukan 8 jenis mangrove yang menyusun populasi hutan mangrove. Jenis – jens tersebut adalah A alba, Avicennia marina, R mucronata, Sonneratia caeseolaris, Rhizophora apiculata, Nypa fruticans, Bruguiera cylindrical dan Aegiceras corniculatum. Hasil isolasi, inokulasi dan purifikasi bakteri yang memiliki aktivitas proteolitik didapatkan sebanyak 56 isolat. Tiga isolat mempunyai aktivitas paling tinggi adalah isolat 44, isolat 17 dan isolat 30 yaitu sebesar 27,77 ab; 30,67 b dan 40,63 c. Hasil uji antagonis menunjukkan bahwa 10 isolat terbaik saling tidak antagonis. Hasil pengamatan OD isolat 30 menunjukkan bahwa fase lag terjadi pada jam ke-0 hingga ke-4 jam pertama. Fase logaritmik (eksponensial) terjadi pada jam ke-4 hingga ke-12 jam. Selanjutnya pada jam ke-12 hingga jam ke-42 bakteri mengalami fase penurunan yaitu kematian. Bakteri memiliki nilai jumlah generasi sebesar 7,113; waktu generasi sebesar1,686 jam dan laju pertumbuhan bakteri sebesar 0,410 jam-1. Hasil pengamatan aktivitas protease bakteri menunjukkan bahwa jam ke-0 hingga ke-6 jam merupakan fase aktivitas protease awal. Pada waktu inkubasi ke-6 hingga ke-18 jam merupakan fase aktivitas protease eksponensial. Pada jam ke-24 hingga akhir waktu pertumbuhan jam ke-48, aktivitas protease bakteri mengalami fase penurunan. Bakteri memiliki nilai aktivitas spesifik sebesar 122,4 IU/mg; total aktivitas protease sebesar 2307,3 IU dan aktivitas protease sebesar 3,296 IU/ml. Hasil amplifikasi dan fisualisasi engan gel dox menunjukkan bahwa isolat 30 menghasilkan single band (pita tunggal) dengan ukuran sekitar 1.300 bp (base pair). Hasil BLAST homologi menunjukkan bahwa isolat 30 memiliki homologi sebesar 97% dengan bakteri Bacillus aquimaris.
ZONA HIDROLISIS DAN PERTUMBUHAN BAKTERI PROTEOLITIK DARI SEDIMEN EKOSISTEM MANGROVE Rhizophora mucronata TELUKAWUR – JEPARA Muhammad Zainuddin; Wilis Ari Setyati; Person Pesona Renta
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 11 No 2 (2017): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.782 KB) | DOI: 10.33019/akuatik.v11i2.241

Abstract

Pemberian pakan dalam sistem budidaya udang berpotensi terjadi pencemaran internal. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk isolasi, seleksi dan kajian pertumbuhan bakteri proteolitik dari sedimen ekosistem mangrove Rhizophora mucronata Telikawur - Jepara sebagai kandidat water probiotik untuk membersihkan limbah internal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen laboratoris di Laboratorium Prodi Budidaya Perairan UNISNU - Jepara. Hasil pengamatan data TPC menunjukkan bahwa kelimpahan bakteri sebesar 282 x 103 cfu/ml. Berdasarkan data purifikasi, didapatkan sebanyak 46 isolat. Data uji proteolitik kualitatin menunjukkan terdapat 89 % isolat tidak aktif, sedangkan 11 % (5 isolat TA.R.14, 16, 22, 31 dan 39) memiliki aktivitas proteolitik. Kelima isolat memiliki ratio hidrolisis berbeda secara signifikan (p < 0,05) secara berurutan sebesar 1,27a; 1,96d; 154b; 169bc dan 1,71c. Aktivitas proteolitik tertinggi pada isolat TA.R.16 memiliki puncak tertumbuhan pada hari ke 30 dengan nilai kepadatan 18,649 ± 0,789ʰ sel/ml, stasioner pada jam ke 30 – 36, dan mengalami kematian pada jam ke-42. Nilai jumlah generasi sebesar 5,213 ± 0,281; waktu generasi sebesar 5,766 ± 0,303 jam dan laju pertumbuhan sebesar 0,120 ± 0,006 jam-1.
Optimasi Kondisi Inkubasi Kultur (Suhu dan Agitasi) Terhadap Pertumbuhan dan Aktivitas Protease Ektraseluler Bakteri Bacillus firmus Asosiasi Sponge (Porifera: Demospongiae) dari Nusa Lembongan Bali Indonesia Muhammad Zainuddin; Delianis Pringgenies; Ocky Karna Radjasa; Haeruddin Haeruddin; Aninditia Sabdaningsih; Vivi Endar Herawati
Journal of Marine Research Vol 11, No 3 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i3.35001

Abstract

Perkembangan budidaya udang secara intensif, diikuti pula oleh permasalahan limbah organik sisa pakan. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan limbah organik adalah dengan bioremediasi menggunakan probiotik. Komponen utama limbah organik pakan ini adalah protein. Oleh sebab itu, konsorsium probiotik merupakan bakteri proteolitik. Bakteri Bacillus firmus yang bersimbiosis dengan sponge Chalinula pseudomolitba merupakan bakteri yang menghasilkan enzim protease ektraseluler yang dapat menghidrolisis protein menjadi senyawa yang sederhana. Bakteri Bacillus firmus memiliki potensi untuk dijadikan probiotik. Diperlukan informasi tentang kondisi suhu dan agitasi inkubasi yang optimal untuk mendapatkan biomassa sel bakteri Bacillus firmus dalam pembentukan probiotik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan uji optimasi suhu dan agitasi dalam inkubasi kultur terhadap pertumbuahn dan aktivitas protease ekstraseluler bakteri Bacillus firmus. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratoris. Penelitian telah berhasil melakukan uji optimasi suhu dan agitasi inkubasi kultur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri Bacillus firmus memiliki laju pertumbuah dan aktivitas protease terbaik pada kondisi kultur dengan suhu inkubasi 30 oC dengan nilai sebesar 0,194 c dan 34,660 d IU/ml. Selain itu juga memiliki laju pertumbuah dan aktivitas protease terbaik pada kondisi agitasi inkubasi 150 rpm dengan nilai sebesar 0,124 b dan 40,039 b IU/ml.The development of intensive shrimp farming is also followed by the problem of organic waste from feed residues. One way to overcome the problem of organic waste is bioremediation using probiotics. The main component of this feed organic waste is protein. Therefore, the probiotic consortium is a proteolytic bacteria. Bacillus firmus bacteria in symbiosis with Chalinula pseudomolitba sponge is a bacterium that produces extracellular protease enzymes that can hydrolyze proteins into simple compounds. Bacillus firmus bacteria have the potential to be used as probiotics. Information about optimal temperature conditions and incubation agitation is needed to obtain cell biomass of Bacillus firmus bacteria in the formation of probiotics. The purpose of this study was to test the optimization of temperature and agitation in culture incubation on the growth and activity of extracellular proteases of Bacillus firmus bacteria. The study used a laboratory experimental method. Research has successfully carried out the optimization test of culture incubation temperature and agitation. The results showed that Bacillus firmus had the best growth rate and protease activity in culture conditions with an incubation temperature of 30 oC with values of 0.194 c and 34.660 d IU/ml. In addition, it also has the best growth rate and protease activity at 150 rpm agitated incubation conditions with values of 0.124 b and 40.039 b IU/ml.
Pemanfaatan Sargassum sp. secara Enzimatik dalam Pakan terhadap Konsumsi Pakan, Efisiensi Pemanfaatan Pakan dan Pertumbuhan Ikan Nila Salin (Oreochromis sp.) Desti Setiyowati; Budi Aryono; Muhammad Zainuddin; Maya Puspita; Achmad Rofi Andrean
Journal of Marine Research Vol 11, No 3 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i3.35006

Abstract

Budidaya ikan nila salin (Oreochromis sp.) memiliki permasalahan yaitu rendahnya tingkat pertumbuhan. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan aplikasi pakan fungsional yang mengandung senyawa bioaktif untuk meningkatkan pertumbuhan. Senyawa bioaktif dapat diisolasi dengan melakukan ekstrasi secara enzimatik menggunakan enzim protease. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan ekstrak Sargassum ilicifolium secara enzimatik dalam pakan terhadap tingkat konsumsi, efisiensi pemanfaatan pakan dan pertumbuhan ikan nila salin (Oreochromis sp.). Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratoris. Terdapat 3 perlakuan jenis pakan yaitu perlakuan A adalah pakan tanpa ekstrak, pakan B dengan penambahan eksrak S. ilicifolium dari protease protamex dan pakan C penambahan eksrak S. ilicifolium dari protease viscozyme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pakan dengan penambahan ekstrak Sargassum ilicifolium secara enzimatik kepada ikan nila salin berpengaruh nyata (P<0,05). Perlakuan terbaik adalah perlakuan C yaitu pakan yang ditambahkan 2 g/kg ekstrak S. ilicifolium dari enzim viscozyme, Perlakuan C memiliki nilai konsumsi pakan (F) sebesar 373,180 gr, efisiensi pemanfaatan pakan (EPP) sebesar 72,350 % dan pertumbuhan bobot mutlak (W) sebesar 17,995 gr. Ekstrak S. ilicifolium dari enzim viscozyme diduga memiliki kandungan senyawa fenol yang tinggi sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ikan nila salin (Oreochromis sp.).                                                                                                                                                                         Cultivation of saline tilapia (Oreochromis sp.) has the problem of low growth rates. One way to overcome this problem is to apply functional feed containing bioactive compounds to increase growth. Bioactive compounds can be isolated by enzymatic extraction using protease enzymes. This study aimed to examine the effect of adding Sargassum ilicifolium extract enzymatically in feed to the level of consumption, feed utilization efficiency and growth of saline tilapia (Oreochromis sp.). The study used a laboratory experimental method. There were 3 types of feed treatment, namely treatment A was feed without extract, feed B with the addition of S. ilicifolium extract from the protease protamex and feed C with the addition of S. ilicifolium extract from the protease viscozyme. The results showed that the feeding treatment with the addition of S. ilicifolium extract enzymatically to saline tilapia had a significant effect (P<0.05). The best treatment was treatment C, which was to add 2 g/kg of S. ilicifolium extract from the viscozyme enzyme, Treatment C had a feed consumption value (F) of 373.180 g, feed utilization efficiency (EPP) of 72.350% and absolute weight growth (W) of 17.995 grams. S. ilicifolium extract from the viscozyme enzyme is thought to have a high content of phenolic compounds so that it can increase the growth of saline tilapia (Oreochromis sp.).
Optimasi pH Dan Salinitas Media Kultur Terhadap Pertumbuhan Dan Aktivitas Protease Ektraseluler Bakteri Bacillus Firmus Dari Ekosistem Padang Lamun Nusa Lembongan – Bali. Muhammad Zainuddin; Delianis Pringgenies; Ocky Karna Radjasa; Haeruddin Haeruddin; Aninditia Sabdaningsih; Vivi Endar Herawati
Journal of Tropical Marine Science Vol 5 No 2 (2022): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.882 KB) | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v5i2.2862

Abstract

Sponges are sponges that live on the bottom of the water. Sponges have a symbiotic relationship with bacteria. Chalinula pseudomolitba is a type of sponge that lives in the waters of Nusa Lembongan Bali and has the symbiotic bacterium Bacillus firmus. Bacillus firmus has proteolytic activity by producing extracellular protease enzymes. These bacteria have the potential to be developed into probiotics in remediating protein in organic waste left over from shrimp pond feed. In an effort to produce Bacillus firmus bacteria for probiotics, it is necessary to optimize the pH and salinity of the culture media. The purpose of this study was to optimize the pH and salinity of Bacillus firmus bacterial culture media from the symbiont sponge Chalinula pseudomolitba which has proteolytic activity. The research used aboratory experimental method. Research has succeeded in conducting tests to optimize pH and salinity of culture media on the growth and activity of extracellular protease enzymes in bacteria. The results showed that Bacillus firmus had the best growth rate and protease activity under culture conditions with a pH of 8 with values of 0,174 and 31,763 IU/ml, respectively. In addition, it also has the best growth rate and protease activity at media salinity of 30 ppt with values of 0,186 and 35,278 IU/ml.
Pertumbuhan, Kadar Pigmen dan Aktivitas Antioksidan Spirulina platensis pada Kultur dengan Perbedaan Warna Pencahayaan Leds Budi Aryono; Muhammad Zainuddin; Risha Fillah Fithria
Journal of Marine Research Vol 11, No 4 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i4.35310

Abstract

Antioksidan diperlukan tubuh untuk melindungi kesehatan kulit kita. Salah satu sumber antioksidan adalah mikroalga Spirulina sp. Permasalahan pemanfaatan spirulina adalah diperlukan teknologi kultur yang tepat untuk menghasilkan aktivitas antioksidan tinggi. Tujuan penelitian adalah melakukan optimasi pencahayaan (warna cahaya) dalam kultur spirulina untuk mendapatkan pertumbuhan terbaik, kadar pigmen dan aktivitas antioksidan tertinggi. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratoris dengan 5 perlakuan yaitu pemberian pencahaaan dengan LED warna biru, hijau, merah, putih dan lampu TL (fluoresens). Perlakuan perbedaan warna pencahayaan dalam kultur berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, kadar pigmen dan aktivitas antioksidan. Perlakuan terbaik adalah pemberian pencahayaan LED merah yaitu Spirulina platensis memiliki pertumbuhan mutlak sebesar 1,602 d x 104 sel/ml, laju pertumbuhan 0,108 hari-1, jumlah generasi 2,028, waktu generasi 6,416 hari, yield 9,649 gr/gr, dan produktifitas 24,740 gr/L.hari. Ekstrak spirulina mengandung klorofil a sebesar 10,153 mg/L, klorofil b sebesar 4,744 mg/L, total klorofil 16,053 mg/L, karotenoid 5,893 mg/L. selain itu juga memiliki kandungan pigmen fikobiliprotein yaitu fikosianin 0,055 mg/L, alofikosianin 0,037 mg/L dan fikoeritrin 0,218 mg/L. eksrak spirulina dari hasil kultur dengan pencahayaan LED merah memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 105,4 ppm. Aktivitas antioksidan dari ekstrak sepirulina di karenakan adanya kandungan senyawa fitokimia dan pigmen. Antioxidants are needed by the body to protect the health of our skin. One source of antioxidants is the microalgae spirulina sp. The problem of using spirulina is that appropriate culture technology is needed to produce high antioxidant activity. The aim of the research was to optimize lighting (light color) in spirulina culture to get the best growth, highest pigment content and antioxidant activity. The study used a laboratory experimental method with 5 treatments, lighting with blue, green, red, white LEDs and fluorescent lights. The treatment of different lighting colors in culture had a significant effect on growth, pigment levels and antioxidant activity. The best treatment was the provision of red LED lighting, Spirulina platensis which had absolute growth of 1.602 d x 104 cells/ml, growth rate of 0.108 day-1 , number of generations 2,028, generation time of 6.416 days, yield of 9.649 gr/gr, and productivity of 24.740 gr/L.day. Spirulina extract contains chlorophyll a of 10,153 mg/L, chlorophyll b of 4,744 mg/L, total chlorophyll 16,053 mg/L, carotenoids 5,893 mg/L. In addition, it also contains phycobiliprotein pigments, phycocyanin 0.055 mg/L, allophycocyanin 0.037 mg/L and phycoerythrin 0.218 mg/L. Spirulina extract from culture results with red LED lighting has antioxidant activity with an IC50 value of 105.4 ppm. The antioxidant activity of the sepirulina extract is due to the presence of phytochemical compounds and pigments.
Pengaruh Intensitas Pencahayaan Yang Berbeda Pada Kultur Spirulina platensis Terhadap Kandungan Protein, Kadar Pigmen Dan Aktivitas Antioksidan Risha Fillah Fithria; Budi Aryono; Muhammad Zainuddin
Journal of Marine Research Vol 11, No 4 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i4.36432

Abstract

Intensitas cahaya merupakan faktor penting dalam fotosintesis. Tujuan penelitian adalah melakukan optimasi intensitas pencahayaan kultur Spirulina platensis untuk mendapatkan pertumbuhan, protein, biopigmen dan aktivitas antioksidan tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perbedaan intensitas pencahayaan berpengaruh terhadap kultur Spirulina platensis. Perlakuan terbaik adalah intensitas 9000 lux yaitu pertumbuhan mutlak sebesar 1,948 d x 104 sel/ml, laju pertumbuhan 0,171 hari-1, jumlah generasi 2,215, waktu generasi 4,067 hari, yield 5,764 gr/gr, produktifitas 21,347 gr/L.hari, protein 12,61 %. Ekstrak Spirulina platensis mengandung klorofil a sebesar 9,187 mg/L, klorofil b 6,679 mg/L, total klorofil 17,167 mg/L, karotenoid 3,685 mg/L, fikosianin 0,112 mg/L, alofikosianin 0,014 mg/L, fikoeritrin 0,285 mg/L. Eksrak Spirulina platensis memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 111,5 ppm. Aktivitas perendaman radikal DPPH dari ekstrak dikarenakan adanya senyawa antioksidan dari klorofil, karotenoid dan fikobiliprotein.  Light intensity is an important factor in photosynthesis. The aim of the research was to optimize the lighting intensity of Spirulina platensis culture to obtain the highest growth, protein, biopigment and antioxidant activity. The treatment of different lighting intensity affects the culture of Spirulina platensis. The best treatment was the intensity of 9000 lux, namely absolute growth of 1.948 d x 104 cell/ml, growth rate of 0.171 day-1, number of generations of 2.215, generation time of 4.067 days, yield of 5.764 gr/gr, productivity 21.347 gr/L.day, protein 12,61%. Spirulina platensis extract contains chlorophyll a 9.187 mg/L, chlorophyll b 6.679 mg/L, total chlorophyll 17,167 mg/L, carotenoids 3.685 mg/L, phycocyanin 0.112 mg/L, allophycocyanin 0.014 mg/L, phycoerythrin 0.285 mg/L. Spirulina platensis extract has antioxidant activity with an IC50 value of 111.5 ppm. The DPPH radical scavenging activity of the extract was due to the presence of antioxidant compounds from chlorophyll, carotenoids and phycobiliproteins.
Kajian Teoritis tentang Hubbul Wathan Minal Iman dalam Upaya Menjaga Eksistensi Pancasila Khalimatus Sadiyah; Nurul Nisah; Muhammad Zainuddin
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2021): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v1i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis tentang Hubbul Wathan Minal Iman dalam menjaga eksistensi Pancasila. Dasar penelitian ini ada dalam semangat juang umat Islam mewujudkan rasa cinta terhadap tanah air yaitu Indonesia. Bentuk kecintaan terhadap negara secara mendasar menjadi bagian dari iman. Kecintaan dengan demikian menjadi sesuatu yang sangat urgent dan memang seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara, termasuk umat Islam. Namun, sering kali kecintaan tersebut tidak diarahkan kepada hal yang bermanfaat sehingga banyak yang tidak menjadikannya tidak berarti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Temuan penelitian adalah pertama, upaya menjaga eksistensi Pancasila memiliki beragam tantangan, maka diperlukannya rasa cinta yang mendalam yang diwujudkan melalui sikap nyata. Temuan kedua bahwa penelitian ini menyatakan bahwa umat Islam perlu memiliki sikap Hubbul Wathan Minal Iman dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia tetap dalam eksistensinya. Rekomendasi penelitian ini lebih mengarahkan agar bentuk kecintaan pada tanah air bisa digagas secara konseptual dan kemudian dilaksanakan dalam bentuk tindakan.
Co-Authors A Halim Abdul Hakim Abdul Haris Abdullah, Rahim Ach. Nashichuddin Achmad Rofi Andrean Afandi, Amrulah Agussa Putra, Pandu Ahmad Barizi Ahmad Saifudin, Ahmad Aji, Geo Ardana Ihsan Purnama Akhnedi, Andre Alif Dzulfiqar, Mohamad Aliyasdin, Aliyasdin Anggeriyane, Esme Aninditia Sabdaningsih Aninditia Sabdaningsih Aprayuda, Riyadi Arie Rakhman As'ad, Muhammad Ashady, Suheflihusnaini Asvio, Nova Aurora, Angel Ayu Puspitasari, Ayu Azhar Abulkhair Jayadie, Afif Bachriani, Rielia Bestario Harlan, Fandy BJ, Muhammad Facheruddin Budi Aryono Budi Aryono Budiman Budiman Chrisna Adhi Suryono Citriadin, Yudin Dalam, Winanda Wahana Warga Delianis Pringgenies Deny Hermansyah Desti Setiyowati Dwi Kartikasari DWI SURYANTO Dzulfiqar, Mohamad Aif Eldiana, Novia Frisda Elsyam, Sulthan Fathani Fahleti, Widya Hana Fajrin, Aulia Fanani, Zahrodin Fikri, Alif Fikri, Nuzuly Fillandini, Raja Grindulu, Lewis Gunawan, Muhammad Henry Habiburahman, Habiburahman Hadi, Azwar Hady, M. Samsul Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haffyandi, Recky Ahmad Halim, Shakila Lulu Fadillah Hamsyah, Habib Nur Handayani, Yosi Hartiani, Hartiani Hasanah, Afrianti HENDRA GUNAWAN B11211055 Hendra Gunawan, Yusuf Tri Hendrawan, Bambang Heni Adelia, Galuh Hidayat, Hajan Husna, Muhammad Faisal Ikhlasul Amal, Mujahid Ikram Kido, Muhammad Ilahi Rahmadhani, M. Anis Intan Permatasari Intan, Sutra Iqbal Ramadhani Mukhlis Irawati Irawati Irawn, Dedi Irsutami, Irsutami Irwani Irwani Islam, M. Hotibul Islam, M.Hotibul Ismail Jamilah Jamilah Johansyah Jumiati Jumiati Kahri, Ma’ruful Karina, Aisyah Dinda Kasprijo, Kasprijo Khalimatus Sadiyah Kholisa Dinuka, Vina Khusniah, Riza Krisna A, Tangguh Danang Lamijan Lamijan, Lamijan Lebrina Ivantry Boikh Lestariningsih Lestariningsih Lihu, Vicky Satria Rahmadhan Lince Tomoria Sianturi Luky Mudiarti Luthfiana Aprilianita Sari Marcelina Soraya, Iassa Maya Puspita Mirayanti Mirayanti, Mirayanti Mochammad Qomaruddin Mochtoha, Himawan Mualipah, Dewi Sartika Mude, Muh Aliyazid Muhammad Jailani Muhammad Musa Muhammad Noor Muhammad Riady, Reza Muhammad Thohri, Muhammad Muhammad Walid Mulyana, Andi Erna Mulyaningtyas, Dian Muslihan, Muslihan Muslim Ansori Mustofa, Muhammad Ragib Nahdiyah, Umi Nisa, Atiqotun Noor Hamid Noorhya Akhmar Ramadhan Putri, Eva Noorhya Akhmar Ramadhan Putri Nor Afipah, Rika Nor Alifah Ramadhia, Gita Nurcahyo Kursistyanto Nurhayati Nurhayati Nurlaili Susanti Nurul Nisah Ocky Karna Radjasa Oktaria, Hanny Olifia, Jessica Othanindyah, Larasati Person Pesona Renta Pratama, Muhammad Meidiansyah Putri, Nikita Dwi Utami Prima Qurrata A’yun, Padhlani Rahadi, Irwan Rahmadi Rahmat Hidayat Rahmi Annisa Ramadini, Putri Ratna Yuniarti Ratnaningsih, Navita Desy Reski, Muhammad Budi Adiputra Ria Anggraeni Riady, Reza Muhammad Rini Pramesti Risha Fillah Fithria Rithmaya, Chitra Laksmi Rivalri Kristianto Hondro Riyani Indah, A. Besse Rizkiyanti, Ita Roihatul Mutiah Rosyihuddin, Muhammad Rulitawati, Rulitawati Russel, Felix Seto Sulaksono Adi Wibowo, Seto Sulaksono Adi Sinaga, Inggrid Wahyuni Sinarring Azi Laga Sinarti, Sinarti Slamet Arifin Slamet Subagyo, Slamet Soraya, Iassa Marcelina Sri Rahmaningsih Sugeng Raharjo Sulastri Arsad SURAYANAH . Suryawan, Muhammad Hasan Sya'bani, Mohammad Ahyan Yusuf Syafrina, Mia Syamsiar, Syamsiar Syifa Febrianti, Naily Terry Okta Wijayanto Tiara, Tiara Titik Susilo Wati Trianingtyas, Laela Ufianah, Ufianah Ursula, Putu Abda Uttamo, Zenda Vidya Vina Kholisa Dinuka Vivi Endar Herawati Wahana Warga Dalam, Winanda Wahyu Hati, Shinta wargadalam, winanda wahana WARIANTO, ARIEF Wieke Dewi Suryandari Wilis Ari Setyati Wirawan, Adhitomo Yanti Sri Rejeki Yen Yen Ari Indrawijaya Yessica, Vinda Yulinda Yuyun Suprapti Zakki Mubarok, Zakki