p-Index From 2021 - 2026
11.85
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Jurnal Konseling dan Pendidikan BERKALA SAINSTEK Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Pro Food Jurnal Biologi Tropis Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan PENDIPA Journal of Science Education Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Jurnal Purifikasi Tibuana : Journal of Applied Industrial Engineering Jurnal Abadimas Adi Buana Jurnal Penamas Adi Buana Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) International Journal of Financial, Accounting, and Management SULUH: Jurnal Abdimas INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Jurnal Abdi Insani Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) EMBISS: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Sosial International Journal of Economics, Management, Business, and Social Science MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Journal of Economics and Business Letters Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) International Journal of Science and Society (IJSOC) Matriks Teknik Sipil Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Industrial and Domestic Waste Management Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA) ASEAN Marketing Journal Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur JUARA: JURNAL WAHANA ABDIMAS SEJAHTERA INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Jurnal Sosial dan Sains Journal Research of Social Science, Economics, and Management Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Ekobisman : Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen Alamtana Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Tanjungpura Legal Review
Claim Missing Document
Check
Articles

KELAYAKAN LIMBAH BLOTONG PABRIK GULA SEBAGAI BRIKET BLOTONG BERPORI UNTUK BAHAN BAKAR ALTERNATIF Rekyan Sesutyo Ediy; Sri Widyastuti
WAKTU Vol 11 No 2 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i2.841

Abstract

Pemanfaatan Limbah Padat Pabrik Gula (Blotong)selama ini masih belum maksimal.Briket blotong berpori bisa menjadi salah solusi bahan bakar alternatif. Bentuk yang sepertisarang tawon diharapkan dapat mempercepat proses penjemuran dan lebih mudahnya dalamproses pembakaran. Dalam penelitian ini, briket blotong berpori dibagi menjadi 3 tipe denganmedia perekat yang berbeda, tipe 1 blotong berpori dengan perbandingan blotong molasse =8:1, tipe 2 dengan perbandingan blotong dan tepung tapioka (lem kanji)= 8:1 dan tipe 3perbandingan blotong dan molasse + tepung tapioka (lem kanji)= 8:1:1. Hasil penelitian terkaitdengan aspek lingkungan berdasarkan standart SNI no.1/6235/2000 tentang mutu briket untukparameter kadar air ketiga tipe briket blotong berpori tersebut belum memenuhi, sedangkanparameter kadar abu hanya briket blotong berpori tipe 2 (dua)yang memenuhi standart. Analisauntuk nilai kalor dan laju pembakaran yang paling baik adalah briket blotong berpori tipe 3 karenabisa menghasilkan temperatur yang tinggi dan laju pembakaran yang lama. Ditinjau dari AspekEkomoni pemakaian briket blotong berpori bisa menjadikan solusi saat terjadi kelangkaan LPGdan untuk perhitungan Break Even Point relatif lebih cepat hanya membutuhkan waktu sekitar 5Bulan 8 hari.
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori Sri Widyastuti
WAKTU Vol 11 No 1 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i1.894

Abstract

Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik. Sampah iniakan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannyamelalui proses dekomposisi. Sampah yang telah didekompoisi ini dikenal sebagai kompos.Dengan melalui proses seperti itu maka lubang resapan biopori selain berfungsi sebagai bidangperesap air juga sekaligus berfungsi sebagai "pabrik" pembuat kompos.Jenis sampah yang dimasukkan akan mempengaruhi kecepatan proses pengomposanyang ditandai dengan kecepatan menurunnya ketinggian sampah dalam lubang resapan biopori.Dengan semakin cepat terjadi penurunan ketinggian sampah maka lubang resapan akan dapatdigunakan setiap hari.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data: (1) lubang resapan biopori yang diisi sampahdaun akan membutuhkan waktu 1 bulan untuk membusuk, (2) lubang resapan biopori yang diisisampah daun kering dan sampah dapur atau sisa makanan butuh waktu 7 hari untuk terjadidekomposisi sedangkan (3) lubang resapan biopori yang diisi sampah dapur saja akanmengalami proses dekomposisi dalam waktu 1- 3 hari.
Kinerja Pengolahan Air Bersih Dengan Proses Filtrasi Dalam Mereduksi Kesadahan Sri Widyastuti; Antik Sepdian Sari
WAKTU Vol 9 No 1 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i1.903

Abstract

Teknologi filtrasi dengan arah aliran dari atas ke bawah (downflow) banyak diterapkan padakomunitas skala kecil, namun alat ini kurang berfungsi dengan baik saat clogging terjadi perlu pencucian media secara manual.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penurunan kecepatan alir filtrat dan efisiensipenurunan kesadahan antara sistem filtrasi upflow dan downflow. Media yang digunakan zeolit karbonaktif setinggi 70 cm. Dalam waktu operasi 6 jam filtrasi diketahui sistem filtrasi upflow kecepatan alirnya stabil sedangkan sistem filtrasi downflow mengalami penurunan 46%. Efisiensi penurunankesadahan untuk filtrasi dengan sistem upflow sebesar 94,79 % sedangkan sistem downflow sebesar 94,16 %. Dalam hal penurunan kesadahan tidak ada perbedaan yang signifikan antara system filtrasi downflow maupun upflow hal ini telah dibuktikan melalui statistik uji kilat tukey.
TINGKAT PENYISIHAN CEMARAN AIR SUNGAI MENGGUNAKAN COAGULANT AID, SEDIMENT POLYPROPYLENE, DAN MANGANESE GREENSAND Muhammad Al Kholif; Teguh Yudha Ma’fuddin; Sri Widyastuti
WAKTU Vol 16 No 1 (2018): -
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i1.971

Abstract

Air sungai merupakan salah satu sumber air bersih, namun air sungai telah banyak dicemari oleh limbah domestik maupun limbah cair industri, sehingga kualitas air sungai tidak memenuhi syarat kesehatan yang meliputi persyaratan fisika, kimia, dan mikrobiologi. Oleh sebab itu, air sungai harus diberikan perlakuan lebih lajut agar dapat memenuhi syarat baku mutu air bersih menurut Permenkes RI No.416/Menkes/Per/IX/1990. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penurunan kadar Total Dissolved Solids (TDS) dan Mangan (Mn) menggunakan sistem filtrasi Sediment Polypropylene dan Manganese Greensand dengan penambahan Succolite SP211 sebagai koagulan. Air baku yang digunakan adalah air Kali Surabaya. Variabel penelitian ini adalah debit air baku 1 L/menit, 1,5 L/menit, dan 2 L/menit. Dari hasil penelitian efisiensi penurunan yang paling efektif yaitu debit 1 L/menit, yang mampu menurunkan parameter TDS lebih dari 60% dan parameter Mn lebih dari 85%.
SLUDGE LUMPUR AKTIF, SAMPAH DAPUR DAN KOTORAN SAPI SEBAGAI BAHAN BAKU BIOGAS PORTABEL Sri Widyastuti; Sri Mulyani
WAKTU Vol 16 No 2 (2018): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i2.1665

Abstract

Limbah padat non medis dan sludge lumpur aktif yang dihasilkan dari kegiatan pelayanan di Rumah Sakit belum banyak dimanfaatkan, sehingga perlu dilakukan upaya pemanfaatan limbah padat non medis menjadi biogas. Pemanfaatan dilakukan dengan mencampur sludge lumpur aktif Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sampah dapur dan kotoran sapi sebagai bahan baku pembuatan biogas portabel. Reaktor biogas portabel berupa drum plastik berbahan High Density Polyethylene (HDPE) volume 150 liter. Pengkajian pengolahan limbah sludge ini dilakukan dengan tiga variasi. Proses pembuatan biogas reaktor portabel dilakukan dengan mencampur bahan baku yaitu slude lumpur aktif IPAL, sampah dapur, dan kotoran sapi dengan komposisi sesuai variasi yang ditentukan dan ditambahkan air dengan perbandingan campuran dan air 1 : 1. Mengaduk semua campuran dan selanjutnya memasukkan ke dalam digester sampai 2/3 volume digester selama 30 hari. Hasil uji nyala berturut-turut variasi I,II dan III adalah 91 detik, 264,7 detik dan 381,7 detik. Pupuk organik cair yang dihasilkan dari proses fermentasi yang memiliki kandungan C Organik, N dan Salmonella sesuai SNI Pupuk Organik Cair Tahun 2011 adalah variasi I dan III. Variasi I tidak memenuhi karena nilai C organik dan N dibawah batas minimum dan Salmonella di diatas batas maksimum. Kesimpulan dari studi ini adalah sludge lumpur aktif IPAL, sampah dapur dan kotoran sapi dapat dijadikan bahan baku pembuatan biogas, dan semakin tinggi persentase sludge lumpur aktif IPAL menghasilkan biogas yang paling baik. Variasi sludge lumpur aktif IPAL(50%), sampah dapur(20%) dan kotoran sapi(30%) menghasilkan pupuk organik cair terbaik untuk parameter C Organik, N dan Salmonella.
PENJERAPAN LOGAM BESI (Fe) MENGGUNAKAN ADSORBEN CANGKANG KERANG DARAH (Anadara granosa Linn) Siti Munawaroh; Sri Widyastuti
WAKTU Vol 17 No 2 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i2.2131

Abstract

Air yang tercemar perlu penanganan yang baik. Salah satu pencemaran air yang terjadi diakibatkan karena mengandung logam berat. Salah satu logam berat yang dapat mencemari air adalah logam besi. Cangkang kerang darah yang melimpah masih kurang penangannya dalam pengelolaan atau pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan cangkang kerang darah sebagai adsorben untuk pengelolaan air yang mengandung logam besi. Selain itu, manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan penanganan pengolahan air yang mengandung ion Fe dengan alternatif penggunaan adsorben dari alam. Metode dalam penelitian ini yaitu melakukan pengadukan antara adsorben dari cangkang kerang darah sebanyak 2 gram dengan 500 ml larutan logam besi sebesar 20 ppm. Waktu pengadukan yaitu 90 menit, 120 menit, dan 150 menit. Cangkang kerang darah di furnace terlebih dahulu untuk mendapatkan luas permukaan yang maksimal dalam penjerapan logam berat. Suhu yang digunakan yaitu sebesar 500o C selama 4 jam untuk menghasilkan luas permukaan yang baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penjerapan paling efektif ketika waktu pengadukan selama 90 menit dengan efisiensi penyisihan sebesar 99,79%, dengan kadar besi akhir pada larutan sebesar 0,041 ppm.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS EM4 DAN DOLOMIT TERHADAP HASIL DARI PUPUK ORGANIK GRANUL Bisma Prabawa Adikara; Sri Widyastuti
WAKTU Vol 17 No 2 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i2.2134

Abstract

Limbah pertenakan adalah salah satu penyebab yang dapat mencemari lingkungan sekitar dan tanah. Sampah atau limbah saat ini menjadi persoalan pokok di kota-kota besar, khususnya di Indonesia. Saat ini limbah peternakan banyak dan melimpah di seluruh Indonesia yang bisa membuat tercemarnya lingkungan sekitar ataupun tanah yang subur sehingga dampaknya sangat berbahaya bagi masyarakat. Feses dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat sehingga memiliki nilai ekonomi. Bahkan, limbah dapat dimanfaatkan menjadi produk baru (waste to product) dan menjadi energi (waste to energy). Pupuk organik seperti pupuk kandang ayam merupakan salah satu jenis bahan organik yang memiliki keunggulan dalam menyediakan hara bagi tanaman terutama unsur hara makro dan mikro walaupun dalam jumlah relatif sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis EM4 dan dolomit terhadap hasil dari pupuk organik granul. Hasil dari penelitian ini yaitu pada perlakuan pertama, kedua, ketiga dan keempat dengan masing-masing 3 kali replikasi menhasilkan parameter nitrogen, phosphor dan kalium memenuhi syarat permentan no 70 tahun 2011. Sedangkan untuk parameter karbon dan C/N rasio pada perlakuan pertama dan kedua memenuhi persyaratan sedangkan perlakuan ke ketiga dan keempat tidak memenuhi persyaratan permentan no 70 tahun 2011.
PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH INDUSTRI TEMPE Joko Prasetio; Sri Widyastuti
WAKTU Vol 18 No 2 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i2.2740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pupuk organik cair dari limbah cair indusrti tempe dengan penambahan bonggol pisang dan bioaktivator EM4. Kualitas pupuk organik cair yang dihasilkan ditentukan berdasarkan kandungan P, C Organik, pH dan N , dibandingkan dengan Permentan No 01 Tahun 2019. Pembuatan pupuk organik cair dilakukan dengan proses penambahan bonggol pisang yang dihaluskan dan ditambah bioaktivator EM4 dengan variasi 75 ml, 100 ml, dan 125 ml. Hasil yang diperoleh pupuk organik cair dengan penambahan EM4 75 ml adalah P= 3.38%,C Organik= 2.33% ,pH =3.74 dan N= 1.10, pupuk organic cair dengan penambahan EM4 100 ml adalah P = 3.53%,C Organik = 2.33% ,pH=3.66 dan N= 1.11%, dan pupuk organik cair dengan penambahan EM4 125 ml adalah P =3.66%, C Organik= 2.91% , pH= 3.61dan N= 1.14%. Dari semua pupuk organik cair yang dihasilkan hanya kadar P yang memenuhi Permentan No 01 Tahun 2019 tentang baku mutu pupuk organik cair.
Kombinasi Media Filter Cangkang Kerang (Anadara Granosa) Zeolit Kerikil dan Resin Anion Resin Kation untuk Menurunkan BOD, COD, pH, Kekeruhan, dan Salinitas Pada Air Laut Pungut Pungut; Sri Widyastuti; Yoso Wiyarno; Rhenny Ratnawati
SNHRP Vol. 4 (2022): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan Indonesia telah tercemar oleh berbagai polutan, hal ini menjadi ancaman sangat serius bagi makhluk hidup baik hewan air dan manusia. Ancaman polutan ini akan mengganggu usaha di bidang perikanan seperti budi daya ikan dan udang serta usaha tambak garam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan parameter BOD, COD, Salinitas, Kekeruhan, dan pH pada air laut dengan menggunakan kombinasi teknologi filtrasi, adsorpsi, dan pertukaran ion dengan dua reaktor yang berbeda. Media filter yang digunakan sebagai adsorbant adalah penggunaan cangkang kerang darah (Anadara Granosa Liin) yang merupakan limbah perikanan yang melimpah. Sampel air laut diambil dari Pantai Kenjeran Surabaya dan Pantai Gisik Cemandi Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Reaktor dalam penelitian adalah Reaktor A menggunakan media cangkang kerang darah berukuran 3 mesh dengan ketinggian media 15 cm, zeolit dengan ketinggian media 5 cm, dan kerikil dengan ketinggian media 5 cm. Reaktor B menggunakan media cangkang kerang darah berukuran 3 mesh dengan ketinggian media 5 cm, resin anion dengan ketinggian media 5 cm, resin kation dengan ketinggian media 5 cm, zeolit dengan ketinggian media 5 cm, dan kerikil dengan ketinggian media 5 cm. Diperoleh hasil penurunan terbaik BOD sebesar 7.5 mg/L (14.23 persen), COD sebesar 19.3 mg/L (15.10 persen), salinitas 2.9 ppt (11.74 persen), kekeruhan 110.8 NTU (82.50 persen), dan dapat menstabilkan pH dengan nilai 6.72 – 7.52.
Kadar Kalsium Kerupuk Samiler Fortifikasi Nano Kalsium Dari Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa liin) Pungut; Sri Widyastuti
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.479 KB)

Abstract

Kerupuk merupakan makanan kudapan yang bersifat kering, ringan, banyak disukai masyarakat dan mengandung pati yang cukup tinggi. Pemanfaatan cangkang kerang darah sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kerupuk samiler bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi kerupuk khususnya kandungan kalsium yang dibutuhkan bagi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan dan pada penderita defisiensi kalsium. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap pertama pembuatan nano kalsium dari cangkang kerang darah (Anadra Granosa Liin). Tahap kedua yaitu proses pembuatan kerupuk samiler dengan penambahan nano kalsium cangkang kerang darah (Anadra Granosa Liin) dan uji kandungan kalsium kerupuk yang dihasilkan. Faktor perlakuan yang digunakan adalah penambahan nano kalsium cangkang kerang darah pada kerupuk dengan taraf 0% ; 1,5% ; 3,0%; 4,5% dan 6,0 %. Hasil penelitian memperlihatkan perlakuan terbaik dengan penambahan nano kalsium cangkang kerang darah pada konsentrasi 6,0 %, diperoleh nilai kandungan kalsium kerupuk sebesar 11,22 mg/100g. Kata kunci : kerupuk samiler, nano kalsium, cangkang kerang darah
Co-Authors A.wahdania adha, diaul Adikara, Bisma Prabawa Aflah, Abid Jalaluddin Afni, Nur' Agustinus Miranda W Ahmad Alamsyah Ahmad Jupri Amaro, Moegiratul Amro, Moegiratul Ananda Wulida Habibiyah Andi Ulfah Magefirah Rasyid Anggrahini, Theresia Anis Trisnaningsih Antik Sepdian Sari Arfa, Risa Suryananta Ari Hernawan arighy, imam sultan Aris Riantori Faisal Ariyani, Mutia Devi Ary Setyawan Ateniyanti Ateniyanti Ateniyanti Ateniyanti athfal, raudhatul Athia Zerlina Audah, Niswatul Aulia Nur Febrianti Awaka, Muhammad Qahar Azzahra, Fatima Badra, Sulaiman Baharuddin, Gunawan Baiq Dwintarahma Putri Baiq Rien Handayani, Baiq Rien Bambang Purwoko bandjarjani, Wahyu Bayu Retno Bisma Prabawa Adikara Budi Prijo Sembodo Cicilia, Siska D, Derriawan Daldiri Uluwiyahi Danang Puguh Wibowo Daniel Happy Putra Dano, Gita Hang DARMANSYAH . Derriawan Derriawan Derriawan, Derriawan Desi Eka Tama Dewi Isnaeni Diana Evawati, Diana Dimas Muhammad Rosyid Dito, Muhamad Fidel Raihan Diyana, Ulfatud Dody Handito, Dody Dwi Budi Santoso Dwi Sulistiani Eddy Supriyadi, Eddy Ediy, Rekyan Sesutyo Efriyanto Efriyanto Eka Sudarmaji Elya Antariksana Bachmida Erniati, Tri Erwin Permana Evawati , Diana Fatroni, Hanif Fazrian, Sitti Adiyaksa Feberina, Nona Dian febrian, muhammad zaeni Firdayanti, Annisa Firman Fajar Perdhana Fora, Rony Haendra Friska Adelina Sembiring Gunawan, Surtono Gusriani, Lefrina Gustari , Irvandi GUSTARI, IRVANDI Habibiyah, Ananda Wulida Hadi Nasbey Hairunnisa Handayani, Rosita Haqiqi, Nirwana Harini, Rizka Hasan, Delina Hendra Marfiadi , Ahmad Hendrawan Wicaksono Heni Pujiastuti Herlan Masrio Husniah, Gina Fitri Ida Istaharoh IGM Wirabrata Ilhami, Baiq Tri Khairina Ilhami, Bq Tri Khairina Indah Nurhayati Indah Nurhayati Indah Nurhayati Indriati, Petiana Irfan Ali, Irfan Istaharoh, Ida Joko Prasetio Joko Sutrisno Joko Sutrisno Joko Sutrisno Joko Sutrisno Joko Sutrisno Jusmartinah, Raja Karyanto, Yunus khulaivy, muhammad wisnu Kirtiyani, Ni Kadek Ayu Astiti KOSASIH KOSASIH, KOSASIH Kurniawan Yuniarto Kurniawan, Helminoufal Kurniawan, Nanda Sofian Hadi Kusnawati Tjahjani, Ida Laili Savitri Noor Laksono Trisnantoro Latifah, Nabila Fuadah Lies Putriana Lintang Arum Indahi, Dara Ma’fuddin, Teguh Yudha Marfiadi, Ahmad Hendra Marwansyah, Eko Ma’wa, Miftahil Melawati, Linda Mi’raj Fuadi moegiratul amaro Moegiratul Amaro Mohammad Ichsan, Mohammad Mombang Sihite Muhammad Al Kholif Muhammad Rubiul Yatim Mukhlishah, Neneng Rachmalia Izzatul Murtanto Murtanto Mutia Devi Ariyana Mutia Devi Ariyana Mutia Devi Ariyana, Mutia Devi Natalia, Dita Ayu Rani Nazaruddin Nazaruddin - Nazaruddin . Nazaruddin Nazaruddin Ningsi Ningsi Ningwulan, Eka Puspita Novi Yantih Novia Rahayu Nur Rohim, Imam Nuraini Nurmasyta Sylviana Priyono Nurrachman . Pangestu, Kukuh Waseso Jati permeswari, baiq dinda kasih Prakoso, Roy Prasedya, Eka Sunarwidhi Prasetio, Joko Pungut Pungut Pungut Pungut Asmoro Pungut Asmoro Pungut Pungut Pungut Pungut Pungut, Pungut Purwoto, Setyo Putra, Firmanudin Yuga Putri, Dwi Yolanda Putri, Sasi Fhatmayani Qoriasmadillah, Wanda Rabiatul Adawiyah Rachbini , Widarto Rahayaan, Natalia Rahim, Asiah Raja Jusmartinah Rasyda, Riezka Zuhriatika Ratnawati, Rhenny Rekyan Sesutyo Ediy Retno, Bayu Rien Handayani Rika Kaniati Risa Suryananta Arfa Riskarini, Dian rohmatika, ayulis Rony Haendra Fora Rosyid , Dimas Muhammad RR. Ella Evrita Hestiandari Sagita, Sagita Sampurno Sampurno Sanusi, M. Dudi Abdullah Saragi, Sahat Saremben, Ayub Sari, Intan Fikri Purnama Savitri Noor, Laili sembodo, budi prijo seno sudarmono Hadi, seno sudarmono Sepdian Sepdian Setiadi, Sandi Setyaning Pawestri Setyo Purwoto Shirly Kumala Shite, Mombang Sihite , Mombang Sihite, Mombang Sitanggang, Maura Linda Siti Munawaroh Siti Munawaroh Solikah, Umi Solly Aryza Sri Budi Astuti, Sri Budi Sri Mulyani Sri Mulyani SUGITO Sugito - Sugito Sugito Sumarsono, Agus Sunarwidhi, Anggit Listyacahyani Susilowati Sutanto Sutanto SUTRISNO sutrisno, ahsani Suyantara, Yogi Syafruddin Syafruddin Syaifuddin, Hargiawansyah Firman Tabroni Teguh Yudha Ma’fuddin Thalib, Supriyadi Tilana, Cindy Marta Tri Isti Rahayu, Tri Isti Trisnaningsih, Anis Tryas Chasbiandani Unsunnidhal, Lalu Wahid, Ahmad Wahyu Bandjarjani Wahyuni, Ratna Salsabilah Wati, Husnul Wawan Gunawan Wawan Gunawan Weriningsih, Wiharyani Wibowo, Adi Tri Wiharyani Werdiningsih Wiyamo, Yoso Wiyarno, Yoso Wulandary, Putri Rahma Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yitno Utomo Yogi Suyantara Yohanita Anggraini, Viona Yoso Wiyarno Yoso Wiyarno Yoso Wiyarno yulia puspita Zainuri . Zaroh, Pandima Fatimatuz Zuhdia, Lalu Diani Zulkifli Zulkifli , Zulkifli