p-Index From 2021 - 2026
12.731
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara TARBIYA : Journal Education in Muslim Society JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) PIONIR: Jurnal Pendidikan MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar JIP: Jurnal Ilmiah PGMI Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Metodik Didaktik QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Desimal: Jurnal Matematika ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Transformatif Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Primary : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar Jurnal Riset Pendidikan Dasar At-Tafkir Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) FONDATIA Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Dedikasi Pendidikan Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Attadib: Journal of Elementary Education JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Journal of Education Research Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr SITTAH: Journal of Primary Education HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Genderang Asa: Journal of Primary Education MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Jurnal Basicedu JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Jurnal Pendidikan Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Attaqwa:Jurnal Ilmu Pendidikan Islam EDUCARE: Journal of Primary Education Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas MENTARI : Journal Of Islamic Primary School Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Jurnal Tarbiyatuna Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Model Blended Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Ayuningtyas, Diah Retno; Prastowo, Andi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3512

Abstract

Kemampuan berpikir kritis menjadi kebutuhan penting bagi siswa sekolah dasar di abad 21. Namun, pembelajaran di sekolah dasar selama ini banyak yang belum mengupayakan tumbuhnya keterampilan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan efektivitas model Blended Learning dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Langkah dalam penelitian ini yaitu dengan melihat perbedaan rerata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Blended Learning dengan pembelajaran yang menggunakan model konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah Kleco, Kotagede, dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif model Posstest Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V berjumlah 42 siswa. Adapun hasil penelitian ini ternyata model Blended Learning efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini diketahui dari hasil kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen dan kelas kontrol yang berbeda dengan nilai p 0,01 < 0,05. Hasil penemuan lain dari penelitian ini yaitu model Blended Learning diketahui berperan lebih baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa daripada model konvensional dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 84,6 dan kelas kontrol 74,2. Nilai tersebut meningkat sebesar 10,4.
Inklusifisme dalam Buku Ajar Agama sebagai Media Deradikalisasi Siswa Madrasah di Kota Yogyakarta Prastowo, Andi
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2012): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v4i2.9014

Abstract

Fenomena kekerasan di Indonesia atas nama agama dari hari ke hari menjadi semakin meresahkan. Hal yang sama terjadi pula di kalangan pelajar, sebagai generasi yang akan melanjutkan: masa depan bangsa ini. Kekerasan berbau SARA seperti menjadi kebiasaan untuk mereka. Namun, itu tidak terjadi di kalangan siswa madrasah di Yogyakarta, sebuah kota yang sering dijuluki kota toleransi. Dalam hal ini, toleransi dan kerukunan tidak dapat dipisahkan karena nilai-nilai inklusifisme yang telah tertanam dalam diri mereka. Dan, salah satu faktor penting yang mempengaruhi dan berkontribusi besar terhadap sikap inklusif tersebut adalah buku agama yang mereka gunakan, yang mengandung nilai-nilai inklusifisme. Di mana nilai-nilai inklusifisme tersebut selanjutnya diajarkan melalui model pembelajaran substantif dan model pembelajaran reflektif dalam kegiatan pembelajaran di madrasah.
Budaya Ilmiah Sebagai Media Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa Program Studi PGMI Prastowo, Andi
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 5 No. 2 (2013): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v5i2.9024

Abstract

Perguruan tinggi sebagai tempat pengembangan ilmu pengetahuan yang benar-benar vital bagi kemajuan peradaban umat manusia, dan budaya ilmiah merupakan sarana pendukung utamanya. Budaya ilmiah tersebut diwujudkan ke dalam tiga bentuk, yaitu kaidah ilmiah, kegiatan ilmiah, dan produk (hasil) karya ilmiah. Sebagai sarana pendukung utama, budaya ilmiah merupakan media pendidikan karakter bagi civitas akademika di perguruan tinggi. Sejumlah karakter yang dibentuk melalui budaya ilmiah antara lain kejujuran, tanggungjawab, disiplin, kerja keras, percaya diri, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, ingin tahu, dan cinta ilmu. Karakter-karakter tersebut dibentuk melalui strategi.
Keselarasan Materi Fiqih MI Kurikulum 2006 Terhadap Karakteristik Perkembangan Peserta Didik Prastowo, Andi
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 7 No. 2 (2015): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v7i2.9064

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan sudah menjadi tuntutan yang tidak bisa dihindari dalam persaingan global, begitu pula dalam konteks pembelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah. Upaya inovasi pengembangan materi dilakukan melalui telaah standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam Standar Isi. Materi Fiqih hendaknya dikembangkan dalam kerangka pikir yang sesuai dengan karakteristik perkembangan psikologis peserta didik. Namun, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa materi Fiqih yang dikembangkan di Madrasah Ibtidaiyah tidak semuanya sesuai dan sejalan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik yang cenderung taraf berpikirnya masih operasional konkret. Untuk itu, penelitian ini sebagai salah satu dasar rekomendasi penyempurnaan terhadap materi Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah secara selektif.
Implikasi Kinerja Otak Terhadap Pembelajaran Psikomotorik di SD/MI Prastowo, Andi
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 8 No. 2 (2016): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v8i2.9077

Abstract

Tantangan pendidikan nasional Indonesia dalam bentuk kualitas sumber daya manusia yang rendah, terutama dalam aspek hardskill menunjukkan rendahnya kualitas pengembangan dan domain psikomotor pembelajaran di tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiya. Untuk itu diperlukan pembaharuan pembelajaran psikomotor berdasarkan bagaimana otak manusia. Seperti yang kita ketahui dari penelitian terbaru bahwa berbagai perkembangan dan penemuan terbaru di bidang ilmu saraf telah membawa temuan sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, termasuk domain psikomotor. Dalam hal ini, ada tiga bagian otak yang memiliki peran penting dalam mengatur dan mengelola bagaimana manusia mempelajari keterampilan baru, yaitu lobus frontal, korteks motorik, dan serebelum. Adapun keberhasilan dalam proses pembelajaran, kegiatan pembelajaran psikomotorik harus dilakukan melalui tahap pembentukan rencana, tahap pelatihan praktik yang dipandu diikuti dengan praktik mandiri, dan tahap otonom.
PENGGUNAAN WORDWALL UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Septiana, Nyangfah Nisa; Prastowo, Andi; Frasandy, Rendy Nugraha
Jurnal Holistika Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.1.71-85

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik sangat dibutuhkan di era perkembangan pengetahuan dan teknologi saat ini. Peserta didik dapat dikatakankakan berpikir tingkat tinggi ketika mereka mampu menyelesaikan soal yang disajikan pendidik dan juga mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadadapi dalam kehidupan sehari-hari dengan melibatkan proses berpikir secara kritis. Kemampuan berpikir tingkat tinggi terdiri dari indikator menganalisis, memancarkan dan mencipta. Upaya dalam meningkatkan kemampuan tersebut salah satunya melalui pengggunaan wordwall. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana penggunaan wordwall untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengambilan data yang digunakan melalui wawancara dengan 6 orang responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif diantaranya: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan wordwall dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik pada mata pelajaran bahasa Indonesia di madrasah ibtidaiyah yang terletak di kecamatan Ngaglik, kabupaten Sleman Yogyakarta. Implikasi penelitian ini terhadap lembaga pendidikan sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah agar ikut menggunakan wordwall untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Kata Kunci: Wordwall, Kemampuan Berpikir Tingat Tinggi, Bahasa Indonesia
The Civilizing Education: Study of Ibn Khaldun's Educational Thinking for Society 5.0 Era Suwartini, Sri; Sutrisno, Sutrisno; Prastowo, Andi
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 9 NO. 1 2022
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v9i1.26357

Abstract

Abstract Education in Society 5.0 Era is essential to make a significant contribution to the development of a morally advanced society. Through Ibn Khaldun's perspective, this essay aimed to find relevant educational theories and models for contemporary society. His selection was based on his renown in the disciplines of social and political philosophy and education.  First the results of the study identified three essential components for the development of the ideal civilization: asabiyyah, science and technology, and attitudes toward luxury. Therefore, from Ibn Khaldun's point of view, the perfect education should foster the growth of these three crucial elements. Second, this study presented the Civilizing Education model that put an emphasis on citizenship, cooperation, specialization of expertise, morality, sufism, and anti-corruption. When compared to philosophical groundwork of multicultural education which is currently used in the framework of Society 5.0, the Civilizing Education model is quiet compatible. Researchers and educational professionals interested in creating a multicultural education model based on the perspectives of ancient Muslim thinkers should read this paper. AbstrakPendidikan di Era Masyarakat 5.0 sangat penting untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan masyarakat yang maju secara moral. Melalui perspektif Ibn Khaldun, esai ini bertujuan untuk menemukan teori dan model pendidikan yang relevan bagi masyarakat kontemporer. Pemilihannya didasarkan pada ketenarannya dalam disiplin filsafat dan pendidikan sosial dan politik. Pertama, hasil penelitian mengidentifikasi tiga komponen penting untuk pengembangan peradaban ideal: asabiyyah, sains dan teknologi, dan sikap terhadap kemewahan. Oleh karena itu, dari sudut pandang Ibnu Khaldun, pendidikan yang sempurna harus mendorong tumbuhnya ketiga unsur penting tersebut. Kedua, penelitian ini mempresentasikan model Civilization Education yang menitikberatkan pada kewarganegaraan, kerjasama, spesialisasi keahlian, moralitas, tasawuf, dan antikorupsi. Jika dibandingkan dengan landasan filosofis pendidikan multikultural yang saat ini digunakan dalam kerangka Society 5.0, model Civilization Education cukup kompatibel. Para peneliti dan profesional pendidikan yang tertarik untuk menciptakan model pendidikan multikultural berdasarkan perspektif pemikir Muslim kuno harus membaca makalah ini.How to Cite: Suwartini, S., Sutrisno, Prastowo, A. (2022). The Civilizing Education: Study of Ibn Khaldun's Educational Thinking for Society 5.0 Era . TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 9(2), 35-50. doi:10.15408/tjems.v9i1. 26357.
Penggunaan Aplikasi Quiziz pada Mata Pembelajaran Pkn dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Wijaya, Khairil Candra; Prastowo, Andi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i5.6084

Abstract

Siswa seringkali lebih tertarik dengan teknologi dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi suatu kebutuhan memotivasi siswa agar pembelajaran tidak terkesan membosankan dan menjenuhkan serta siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan aplikasi Quizizz sebagai solusi inovatif dalam memotivasi siswa Madrasah Ibtidaiyah agar lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran PKN. penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskripif. Analisis data dalam penelitian kualitatif fokus pada penafsiran makna dari data yang dikumpulkan melalui berbagai metode seperti wawancara, observasiMetode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana hubungan antara pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menggunakan aplikasi Quizizz sebagai media pembelajaran. penggunaan Quizizz sangat membantu siswa dalam memahami konsep-konsep Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Kuis-kuis interaktif yang disajikan membuat mereka berpikir secara aktif dan menerapkan pengetahuan yang telah dimilikimereka peroleh
Penerapan Pembelajaran Behaviorisme Melalui Program Tahfidz, Pembacaan Al-Qur’an & Literasi (TaPAL) Peserta didik di SMPN Violeta, Fajar Mustika; Prastowo, Andi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran behaviorisme dalam program Tahfidz, Pembacaan Al-Qur'an, dan Literasi (TaPAL) di SMPN 2 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Islam, peserta didik yang merupakan sumber (data primer) dan dokumen terkait program TaPAL (data sekunder). Teknik analisis data menggunakan Miles, Huberman, dan Saldana melalui kondensasi data (proses memilah data), penyajian data (menuangkan data), dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran behaviorisme khususnya prinsip penguatan positif, telah berhasil meningkatkan minat dan motivasi peserta didik dalam mempelajari Al-Qur'an dan literasi. Selain itu program TaPAL juga berkontribusi pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an, keterampilan literasi, serta pembentukan karakter peserta didik yang lebih religius. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan behavioristik dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama dan literasi baik di sekolah maupun di lingkup masyarakat secara luas.
Merdeka Belajar: Kesiapan Guru dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Anwar, Zainul; Masrifatin, Yuni; Prastowo, Andi
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol 1 No 2 (2023): June 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kini hadir kurikulum baru bernama kurikulum merdeka belajar. Kurikulum ini wajib dijadikan tantangan untuk sekolah, guru, serta peserta didik sebab ketiga poin tersebutlah berfungsi pada terlaksananya sistem pembelajaran. Tetapi dalam kenyataannya masih banyak pembelajaran yang memerlukan inovasi serta kreasi agar guru serta peserta didik tidak bosan.Peneliti memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. . Guna mendapatkan data peneliti menggunakan observasi, wawancara serta studi pustaka. Adapun data dianalisis dengan memakai beberapa langkah sesuai teorinya Miles&Hubberman ialah menganalisa informasi dengan 3 tahap: reduksi informasi, penyajian informasi serta menarik kesimpulan ataupun validasi. Adapun dalam hal kemampuan atau keterampilan yang dimiliki oleh seorang guru dalam proses pembelajaran dirasa masih kurang. Permasalahan yang terjadi pada guru dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka belajar adalah belum mengerti penggunaan media pembelajaran dan kurangnya pemerataan sosialisasi. Disimpulkan bahwa kesiapan guru dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di Madrasah Ibtidaiyah belum siap untuk menerapkan hal tersebut disebabkan persiapan yang masih minim pada sosialisasi dan bimbingan teknis terkait pembuatan perangkat ajar. Hal tersebut yang menjadikan kurang berkembangnya kompetensi dalam pengembangan media pembelajaran dan kompetentsi guru dalam proses pembelajaran yang dituntut mampu mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki oleh peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah.
Co-Authors . Mujadi Abroto Achmad, Ghufran Hasyim Akbar, Guntur Muda Putra Ali Al Islami, Mukhamad Averros Azzam Alam, Heikal Syah Alfani, Moch. Farich Amikratunnisyah, Amikratunnisyah Anantama, Raka Aprianti, Yunis Arwinda, Putri Ash Shodiq, Rodhatul Alawiyah Astuti, Mirna Aulia, Ridha Ayu Saputri, Diah Ayuningtyas, Diah Retno Bariyah, Chairul Bella, Sinta Budi, Tegar Setia Cahyaningsih, Esty DENI SETIAWAN Divy, Ellen Okta Elvandari Maulana Emha Dzia’ul Haq Emiyati, Emiyati Fadhlia, Anisa Fajriyah, Rania Zulfi Fathunnajih, Fathunnajih fatur Rahman, fatur Fitria, Zahratul Fitriani, Finy Frasandy, Rendy Nugraha Hilmi, Nasywa Hulkin, M. Hulkin, Muhammad Imanulhaq, Rela Irawan, M. Ferry Irawan, Muhammad Ferry Iskandar, Rusdy Jamiliya Susantin Jannati, Putri Khairullina, Alifia Khawani, Ahmad Khoirunisa, Khoirunisa Larasati, Nabila Joti Latief, Muhammad Jamroh Latifah, Alia Lusiana Lusiana Malahati, Fildza Mamonto, Rubi Alamsyah Matofiani, Reni Maula, Atika Rofiqatul MMSI Irfan ,S. Kom Mochammad Imron Awalludin Moulana, Mohammad Riefyal Muhammad Najib Muhammad Rifki Munawaroh, Rahmah Zaqiyatul Mursyidah, Naila Nur Khoiriyah Muzaini, M Choirul Muzaini, M. Choirul Muzayanati, Apriliyanti Nada, Ana Quthratun Nafis, Badratun Nafizaturrahmi, Nafizaturrahmi Nashihin, Husna Nashrulloh, Muhammad Iqbal Nisa, Ani Khoirotun Noor Auliya Huda Noptario, Noptario Nur Gitasmara, Rosa Dion Nurhijatina, Havifa Nurjanah, Maya Nurjanna, Ummi Atya Nurjannah Nurjannah Nurwijayanti Patty, Muh Akbar Patty, Muh. Akbar Pradana, Dhimas Rega Purnaida, Purnaida Purnaida, Purnaida Putra, Fadli Padila Rahmanita, B. Nuraulia Ramadhana, Naila Husna Ramaili, Jumita Ramandhika, Ravi Dwi Ramli, Radhita Maharani Riska Rahmawati Rizka Safitri, Rizka Rosnaeni Rosnaeni, Rosnaeni Sahmat, Sulhu Diah Rafidiah Santosa, Bayu Rahmad Santosa, Bayu Rahmad Saputri, Hera Apriliana Sari, Putri Sekar Sarita, Maya Rahma Selvia, Novi Sembiring, Rinawati Septiana, Nyangfah Nisa Septiani, Sela Siagian, Gongma Sari Sigit Prasetyo Siti Fatimah Siti Fatonah Sri Suwartini, Sri Sufraini, Sufraini Sulfiani, Sulfiani Supratama, Riky Supriadi, Muhamad Suprobo, Hendarti Sutrisno, Sutrisno Tamarin, Vina Thusa’diah, Halimah Triwulandari, Rohmi Umi Baroroh, Umi Umi Salamah Uswatun Chasanah Violeta, Fajar Mustika Wahyuny, Rinna Wardhani, Ayu Era Widyawati, S.Pd Wijaya, Khairil Candra Wildan, M Yudianto, Asep Yulianti, Junari Yuliarsih, Tiara Yuni Masrifatin, Yuni Yuniarsih, Krisma Zahra, Frika Fatimah Zidane, Mokhammad Rizqi Zulhijrah, Zulhijrah