p-Index From 2021 - 2026
12.13
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara EDUKASIA QUALITY TARBIYA : Journal Education in Muslim Society JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) PIONIR: Jurnal Pendidikan MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Metodik Didaktik QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Desimal: Jurnal Matematika ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Transformatif Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Primary : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar Jurnal Riset Pendidikan Dasar At-Tafkir Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) FONDATIA Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Dedikasi Pendidikan Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Attadib: Journal of Elementary Education JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Journal of Education Research Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr SITTAH: Journal of Primary Education HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Genderang Asa: Journal of Primary Education MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Jurnal Basicedu JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Jurnal Pendidikan Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Attaqwa:Jurnal Ilmu Pendidikan Islam EDUCARE: Journal of Primary Education Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas MENTARI : Journal Of Islamic Primary School Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Jurnal Tarbiyatuna Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hambatan Proses Pembelajaran Daring dengan Menggunakan Aplikasi Whatsapp di Sekolah Dasar Abroto, Abroto; Prastowo, Andi; Anantama, Raka
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.971

Abstract

Proses pembelajaran merupakan sebuah interaksi antara guru dan peserta didik dan juga sumber belajar yang dilaksanakan dalam sebuah lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui tentang hambatan dalam proses pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi whatsapp. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, yang subjeknya berupa pendidik dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa memiliki kendala dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Pembelajaran daring efektif untuk mengatasi penularan covid 19, namun pembelajaran daring bukan memudahkan proses pembelajaran namun malah menyulitkan guru dan peserta didik di Sekolah Dasar Negeri No. 79/VII dalam pelaksanaan pembelajaran Namun, ada kelemahan pembelajaran daring karena kurang nya pasilitas, mulai dari jaringan internet yang jelek, siswa yang belom semua mempunyai whatsapp, dan guru yang kurang menguasai internet sehingga pembelajaran tidak berjalan efektif dan tidak terawasi dengan baik selama proses pembelajaran daring, dan mahalnya biaya kuato menjadi tantangan tersendiri pembelajaran daring
Kendala Implementasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Pada Masa Pandemi Covid -19 : Kasus di SDN 24 Macanang Kabupaten Bone Rosnaeni, Rosnaeni; Prastowo, Andi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1151

Abstract

Sejak adanya Covid-19, pemerintah Indonesia telah menetapkan pembelajaran daring. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan jaringa internet. Untuk memudahkan pemecahan masalah digunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan melakukan pendekatan psikologis dan sosiologis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kendala implementasi pembelajaran daring di sekolah dasar pada masa pandemi covid-19 kasus di SDN 24 Macanang Kabupaten Bone yaitu keterbatasan perangkat dan akses internet, latar belakang pendidikan orang tua dan tugas menumpuk. Beberapa kendala pembelajaran daring tersebut sehingga minat belajar siswa menurun dan siswa menjadi bosan belajar.
Analisis Media Berbasis Web E-Learning pada Pembelajaran Tematik di Madrasah Ibtidaiyah pada Masa Pandemic Covid 19 Muzayanati, Apriliyanti; Prastowo, Andi; Triwulandari, Rohmi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2290

Abstract

Sebelum adanya covid 19 pembelajaran dilakukan secara tatap muka. Akan tetapi pada masa pandemi pembelajaran dialihkan dengan system daring atau belajar dirumah. Maka sekolah mengalihkan pembelajaran dengan menggunakan teknologi agar pembelajaran dapat berjalan dan di terima dengan baik oleh siswa. Dengan demikian sekolah menggunakan media Web E-learning. Media Pembelajaran adalah suatu media yang digunakan sebagai penyampaian informasi dan pesan. Apalagi pada masa pandemi seperti ini media pembelajaran yang berbasis teknologi sangat diperlukan. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Madiun.  Adapun hasil dari penelitian bahwa Web E-learning ini dapat diakses apabila memiliki ID dan Password. Didalam E-learning madrasah terdapat berbagai fitur untuk mempermudah dalam pengaplikasian pembelajaran. Misalnya membuat kelas online, tempat untuk upload bahan ajar, dan penilaian pembelajaran siswa (CBT). Adapun kelebihan dan kekurangan media E-learning. Untuk kelebihan mempermudah guru dalam menyamapikan pembelajaran, efektif digunakan pada masa pandemi, membuat pembelajaran menjadi menyenagkan. untuk kekurangan error jika internet tidak stabil, pada fitur tertentu media E-learning ini tidak berfungsi dengan baik misalnya pada CBT di esseyan singkat. Tidak semua anak dapat menggunakan aplikasi tersebut maka membutuhkan pendampingan.
Merangsang Minat Belajar Siswa melalui Pembelajaran Daring dengan Model Instructional Games di Sekolah Dasar Lusiana, Lusiana; Nafis, Badratun; Fitria, Zahratul; Prastowo, Andi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara merangsang minat belajar siswa melalui pembelajaran daring dengan model instructional games di sekolah dasar. Dampak dari berlangsungnya pembelajaran daring pada masa pandemi ini ialah menurunnya minat belajar siswa dikarenakan siswa mulai belajar dengan lingkungan baru. Untuk merangsang kembali minat belajar siswa diperlukan model pembelajaran yang tepat dan tentunya akan mendukung proses pembelajaran secara daring, yakni seperti penggunaan model pembelajaran instructional games. Salah satu contoh game edukasi yang berbasis model instructional games yakni game quiziz, yang merupakan game yang membawa aktivitas multi permaianan dalam belajar dan membuat latihan interaktif yang menyenangkan bagi siswa. Secara keseluruhan model Instructional Games mempunyai komponen yang mendasar, yaitu sebagai pembangkit semangat serta motivasi dengan cara memunculkan bagaimana cara berkompetisi guna mencapai tujuan pembelajaran. Dikarenakan model instructional games memiliki komponen sebagai pembangkit semangat tentu juga akan merangsang minat siswa dalam belajar semakin meningkat.
Kesiapan Proses Pembelajaran Guru dan Peserta Didik Sekolah Dasar Masa Pandemi Covid-19: Dampak Penggunaan Whatsapp sebagai Media Pembelajaran Malahati, Fildza; Prastowo, Andi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3271

Abstract

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM )diberlakukan untuk menanggulani penyebaran virus Covid-19 dengan membatasi kegiatan sosial. Sehingga, hal tesebut merubah metode Pembelajaran Tatap Muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh atau secara daring. Pembelajaran secara daring dinilai cukup efisien karena dapat gunakan tanpa ada batasan ruang dan waktu, namun kegiatan belajar mengajar menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak buruk pembelajaran secara daring menggunakan fitur Grup WhatsApp di masa pandemi yang dialami oleh guru dan siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik analisis data adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini melibatkan seorang Wali kelas dan siswa kelas IV SD Negeri Mejing 2 sebagai objek penelitian. Sedangkan, data penelitian ini bersumber dari wawancara dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesulitan belajar melaui WhatsApp yang mengakibatkan dampak buruk terhadap kesiapan belajar pada guru meliputi; keterbatasan pada metode belajar yang repetitif, harus menyiapkan perangkat smartphone-nya, ketergantungan pada jaringan dan evaluasi belajar yang tidak menyeluruh. Pembelajaran tidak berjalan efektif ini mengakibatkan peserta didik tidak bisa memahami instruksi dengan jelas, sehingga materi diberukan sukar dipahami dengan baik, serta tidak adanya interkasi langsung seperti diskusi dan sebagian lainnya mengalami kesulitan jaringan yang tidak stabil. 
Efektivitas Model Blended Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Ayuningtyas, Diah Retno; Prastowo, Andi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3512

Abstract

Kemampuan berpikir kritis menjadi kebutuhan penting bagi siswa sekolah dasar di abad 21. Namun, pembelajaran di sekolah dasar selama ini banyak yang belum mengupayakan tumbuhnya keterampilan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan efektivitas model Blended Learning dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Langkah dalam penelitian ini yaitu dengan melihat perbedaan rerata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Blended Learning dengan pembelajaran yang menggunakan model konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah Kleco, Kotagede, dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif model Posstest Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V berjumlah 42 siswa. Adapun hasil penelitian ini ternyata model Blended Learning efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini diketahui dari hasil kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen dan kelas kontrol yang berbeda dengan nilai p 0,01 < 0,05. Hasil penemuan lain dari penelitian ini yaitu model Blended Learning diketahui berperan lebih baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa daripada model konvensional dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 84,6 dan kelas kontrol 74,2. Nilai tersebut meningkat sebesar 10,4.
Inklusifisme dalam Buku Ajar Agama sebagai Media Deradikalisasi Siswa Madrasah di Kota Yogyakarta Prastowo, Andi
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2012): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v4i2.9014

Abstract

Fenomena kekerasan di Indonesia atas nama agama dari hari ke hari menjadi semakin meresahkan. Hal yang sama terjadi pula di kalangan pelajar, sebagai generasi yang akan melanjutkan: masa depan bangsa ini. Kekerasan berbau SARA seperti menjadi kebiasaan untuk mereka. Namun, itu tidak terjadi di kalangan siswa madrasah di Yogyakarta, sebuah kota yang sering dijuluki kota toleransi. Dalam hal ini, toleransi dan kerukunan tidak dapat dipisahkan karena nilai-nilai inklusifisme yang telah tertanam dalam diri mereka. Dan, salah satu faktor penting yang mempengaruhi dan berkontribusi besar terhadap sikap inklusif tersebut adalah buku agama yang mereka gunakan, yang mengandung nilai-nilai inklusifisme. Di mana nilai-nilai inklusifisme tersebut selanjutnya diajarkan melalui model pembelajaran substantif dan model pembelajaran reflektif dalam kegiatan pembelajaran di madrasah.
Budaya Ilmiah Sebagai Media Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa Program Studi PGMI Prastowo, Andi
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 5 No. 2 (2013): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v5i2.9024

Abstract

Perguruan tinggi sebagai tempat pengembangan ilmu pengetahuan yang benar-benar vital bagi kemajuan peradaban umat manusia, dan budaya ilmiah merupakan sarana pendukung utamanya. Budaya ilmiah tersebut diwujudkan ke dalam tiga bentuk, yaitu kaidah ilmiah, kegiatan ilmiah, dan produk (hasil) karya ilmiah. Sebagai sarana pendukung utama, budaya ilmiah merupakan media pendidikan karakter bagi civitas akademika di perguruan tinggi. Sejumlah karakter yang dibentuk melalui budaya ilmiah antara lain kejujuran, tanggungjawab, disiplin, kerja keras, percaya diri, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, ingin tahu, dan cinta ilmu. Karakter-karakter tersebut dibentuk melalui strategi.
Keselarasan Materi Fiqih MI Kurikulum 2006 Terhadap Karakteristik Perkembangan Peserta Didik Prastowo, Andi
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 7 No. 2 (2015): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v7i2.9064

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan sudah menjadi tuntutan yang tidak bisa dihindari dalam persaingan global, begitu pula dalam konteks pembelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah. Upaya inovasi pengembangan materi dilakukan melalui telaah standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam Standar Isi. Materi Fiqih hendaknya dikembangkan dalam kerangka pikir yang sesuai dengan karakteristik perkembangan psikologis peserta didik. Namun, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa materi Fiqih yang dikembangkan di Madrasah Ibtidaiyah tidak semuanya sesuai dan sejalan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik yang cenderung taraf berpikirnya masih operasional konkret. Untuk itu, penelitian ini sebagai salah satu dasar rekomendasi penyempurnaan terhadap materi Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah secara selektif.
Implikasi Kinerja Otak Terhadap Pembelajaran Psikomotorik di SD/MI Prastowo, Andi
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 8 No. 2 (2016): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v8i2.9077

Abstract

Tantangan pendidikan nasional Indonesia dalam bentuk kualitas sumber daya manusia yang rendah, terutama dalam aspek hardskill menunjukkan rendahnya kualitas pengembangan dan domain psikomotor pembelajaran di tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiya. Untuk itu diperlukan pembaharuan pembelajaran psikomotor berdasarkan bagaimana otak manusia. Seperti yang kita ketahui dari penelitian terbaru bahwa berbagai perkembangan dan penemuan terbaru di bidang ilmu saraf telah membawa temuan sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, termasuk domain psikomotor. Dalam hal ini, ada tiga bagian otak yang memiliki peran penting dalam mengatur dan mengelola bagaimana manusia mempelajari keterampilan baru, yaitu lobus frontal, korteks motorik, dan serebelum. Adapun keberhasilan dalam proses pembelajaran, kegiatan pembelajaran psikomotorik harus dilakukan melalui tahap pembentukan rencana, tahap pelatihan praktik yang dipandu diikuti dengan praktik mandiri, dan tahap otonom.
Co-Authors . Mujadi Abroto Achmad, Ghufran Hasyim Akbar, Guntur Muda Putra Ali Alam, Heikal Syah Alfani, Moch. Farich Amikratunnisyah, Amikratunnisyah Anantama, Raka Aprianti, Yunis Arwinda, Putri Ash Shodiq, Rodhatul Alawiyah Astuti, Mirna Aulia, Ridha Ayu Saputri, Diah Ayuningtyas, Diah Retno Bariyah, Chairul Bella, Sinta Budi, Tegar Setia Cahyaningsih, Esty DENI SETIAWAN Divy, Ellen Okta Elvandari Maulana Emiyati, Emiyati Fadhlia, Anisa Fajriyah, Rania Zulfi Fathunnajih, Fathunnajih fatur Rahman, fatur Fitria, Zahratul Fitriani, Finy Frasandy, Rendy Nugraha Haq, Emha Dzia’ul Hulkin, M. Hulkin, Muhammad Imanulhaq, Rela Irawan, M. Ferry Irawan, Muhammad Ferry Iskandar, Rusdy Jamiliya Susantin Khairullina, Alifia Khawani, Ahmad Khoirunisa, Khoirunisa Larasati, Nabila Joti Latief, Muhammad Jamroh Latifah, Alia Lusiana Lusiana M Choirul Muzaini Malahati, Fildza Mamonto, Rubi Alamsyah Matofiani, Reni Maula, Atika Rofiqatul Mochammad Imron Awalludin Moulana, Mohammad Riefyal Muhammad Najib Muhammad Rifki Munawaroh, Rahmah Zaqiyatul Mursyidah, Naila Nur Khoiriyah Muzaini, M Choirul Muzayanati, Apriliyanti Nada, Ana Quthratun Nafis, Badratun Nafizaturrahmi, Nafizaturrahmi Nashihin, Husna Nashrulloh, Muhammad Iqbal Nisa, Ani Khoirotun Noor Auliya Huda Noptario, Noptario Nur Gitasmara, Rosa Dion Nurhijatina, Havifa Nurjanah, Maya Nurjannah Nurjannah Nurwijayanti Patty, Muh Akbar Pradana, Dhimas Rega Purnaida, Purnaida Purnaida, Purnaida Putra, Fadli Padila Rahmanita, B. Nuraulia Ramadhana, Naila Husna Ramaili, Jumita Ramandhika, Ravi Dwi Riska Rahmawati Rizka Safitri, Rizka Rosnaeni Rosnaeni, Rosnaeni Sahmat, Sulhu Diah Rafidiah Santosa, Bayu Rahmad Santosa, Bayu Rahmad Saputri, Hera Apriliana Sari, Putri Sekar Sarita, Maya Rahma Selvia, Novi Sembiring, Rinawati Septiana, Nyangfah Nisa Septiani, Sela Siagian, Gongma Sari Sigit Prasetyo Siti Fatimah Sri Suwartini, Sri Sufraini, Sufraini Sulfiani, Sulfiani Supratama, Riky Supriadi, Muhamad Suprobo, Hendarti Sutrisno, Sutrisno Tamarin, Vina Thusa’diah, Halimah Triwulandari, Rohmi Umi Baroroh, Umi Umi Salamah Uswatun Chasanah Violeta, Fajar Mustika Wahyuny, Rinna Wardhani, Ayu Era Widyawati, S.Pd Wijaya, Khairil Candra Wildan, M Yulianti, Junari Yuliarsih, Tiara Yuni Masrifatin, Yuni Yuniarsih, Krisma Zahra, Frika Fatimah Zidane, Mokhammad Rizqi Zulhijrah, Zulhijrah