p-Index From 2021 - 2026
17.925
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Health Science Journal of Indonesia Jurnal Peternakan Indonesia Journal of Nonformal Education Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Public Health of Indonesia Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Jurnal Kesehatan Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Window of Health : Jurnal Kesehatan MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Kesehatan Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Ners An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT) Jurnal Surya Muda: Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Science Midwifery JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Promotif Preventif Window of Community Dedication Journal Jurnal Kesehatan Tambusai Window of Public Health Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wal'afiat Hospital Journal Jurnal EduHealth Journal Peqguruang: Conference Series Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) An Idea Health Journal Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Journal of Muslim Community Health (JMCH) Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Mandiri KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Journal of Educational Sciences Journal of Training and Community Service Adpertisi Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals (PAPS Journals) Journal Prima Health Science Indonesian Research Journal on Education Jurnal Mitrasehat Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Moderasi : Journal of Islamic Studies JURNAL KESEHATAN YAMASI MAKASSAR WAL'AFIAT HOSPITAL JOURNAL ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan (JIAN) International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Keperawatan Journal of Health Science and Medical Therapy VISA: Journal of Vision and Ideas EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Halal System and Sustainability KOPEMAS Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management JSES Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Journal of Asian-african Focus in Health Jurnal El-Thawalib Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan (JIAN) JOURNAL SULTRA ELEMENTARY SCHOOL KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Developing Nutrition Awereness Students Using The Five Levels Of Prevention Concept In The Kuala Lumpur Yusriani, Yusriani; Agustini, Tutik; Burhanddin, Nurfardiansyah
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/abdimasnu.v5i1.549

Abstract

Adolescence is a crucial period requiring special attention to nutritional fulfillment, as the nutritional needs during this age are the highest compared to other age groups. Observations at Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru Kuala Lumpur revealed several nutritional issues among students, such as unbalanced eating habits, unhealthy snack consumption, Body Mass Index (BMI) below 18.5, and low knowledge of balanced nutrition. To address these issues, a student nutrition awareness program was proposed, utilizing the five levels of prevention concept.The program employed a participatory approach through brainstorming, demonstrations, group discussions, and hands-on training. Activities included training, coaching, and monitoring students' nutritional status, with evaluation conducted using pre- and post-test questionnaires and skill checklists. The program also aligns with the Key Performance Indicators (KPI) of Higher Education Institutions, namely KPI 2 (students gaining off-campus experience), KPI 3 (faculty engaging in off-campus activities), and KPI 5 (faculty outputs utilized by society). The program outcomes demonstrated significant improvements in students' knowledge, attitudes, and practices in implementing the concept of nutrition awareness based on the five levels of prevention. The outputs included enhanced student competencies in disseminating information and practicing balanced nutrition, the development of a Pocket Book on Healthy Eating Patterns and Balanced Nutrition, publication in the ABDIMASNU journal, media coverage in Rakyat Sulsel and Legion News, and the preparation of a comprehensive program report. This initiative is expected to contribute to raising nutritional awareness among adolescents in the community.
Empowerment of Muhammadiyah Guidance Studio Students in Kuala Lumpur as Little Nurse Cadres Yusriani, Yusriani; Burhanuddin, Nurfardiansyah; Agustini, Tutik
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/abdimasnu.v5i1.550

Abstract

Elementary schools serve as learning centers but are also prone to becoming sites for disease transmission if not properly managed. Data from the Makassar City Health Office in 2019 revealed high prevalence rates of diarrhea (50.89%), dermatitis (41.50%), and intestinal worm infections (56.80%) among elementary school-aged children, primarily due to poor personal and environmental hygiene. Similar health issues were observed among students in a mentoring center, where Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) practices, as well as knowledge and skills in basic healthcare services, remained low.To address these issues, the establishment and training of young health cadres (PERCIL) were implemented at an elementary level in Madrasah Ibtidaiyah, located at 30 Wisma Sabarudin, Kuala Lumpur, Malaysia. The methods included literature studies, lectures, discussions, demonstrations, role-playing, and mentoring, with evaluation conducted using pre- and post-tests and skill checklists.The program results showed significant improvements in students’ knowledge, attitudes, and practices related to CHLB and their ability to provide basic healthcare services. Outputs included the formation of competent PERCIL cadres capable of disseminating health information and implementing CHLB concepts, publication in the ABDIMASNU Journal, dissemination in mass and online media, and an official service report. This program aims to create a healthy and productive group of children as a model for health interventions in other communities.
Pengaruh metode video dan metode ceramah terhadap personal hygiene dan status kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar di Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai Tahun 2019 Hasrini; Yusriani; Fatmah Afrianty Gobel
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i1.131

Abstract

Media video merupakan alat peraga yang bersifat dapat didengar dan dapat dilihat yang dapat membantu siswa dalam belajar mengajar yang berfungsi memperjelas atau mempermudah dalam memahami bahasa yang sedang dipelajari . sedangkan ceramah adalah suatu cara dalam menerangkan dan menjelaskan suatu ide, pengertian atau pesan secara lisan kepada sekelompok sasaran sehingga memperoleh informasi tentang kesehatan Tujuan dalam Penelitian iniadalah untuk mengetahui pengaruh metode video dan metode ceramah terhadap personal hygiene dan status kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar di Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai Tahun 2019. Jenis Penelitianini yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan rancangan analisis “Pretest- postest” perubahan pengetahuan, sikap dan tindakan dalam menyikat gigi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa di SDN 87 Manipi dan di SDN 136 Hulo Kec.Sinjai Barat Kab. Sinjai Tahun 2019 yang berjumlah sebanyak 430 siswa. Sample yang di ambil sebanyak 53 orang kemudian dibuat kriteria berdasarkan pertimbangan tertentu yang telah di buat oleh peneliti, berdasarkan ciri atau sifat sifat populasi yang sudah di ketahui. Data selanjutnya diuji dengan uji mann whitney statistik t independen. Hasil yang di peroleh dengan uji. Penelitian ini menemukan bahwa pada kelompok intervensi pretest-posttest pengetahuan cukup 88,5% sedangkan kurang 11,5%, sikap positif 80,8%, negative 19,2%, tindakan positif 100% dan negative 0%, debris indeks baik sebanyak 77%, sedang 92,3% dan buruk 0%. Hasil penelitian pretest-posttest siswa pada kolompok ceramah dan video didapatkan berpengaruh terhadap pengetahuan p= 0,008, sedangkan sikap p= 0,94 dan tindakan p=0,47 tidak memiliki pengaruh dan debris indeks 0,07 yang berarti tidak memiliki hubungan. Disarankan kepada guru dan orang tua untuk tetap memperhatikan dan memotivasi anaknya agar lebih rajin memperhatikan kebersihan gigi dan mulutnya agar penyakit gigi dan mulut dapat dicegah sejak dini.
HUBUNGAN PENGARUH SOSIAL DENGAN KEPATUHAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PUSKESMAS LAWELE KABUPATEN BUTON Sukma Praja, Andi Kartikasari; Yusriani; Yuliati
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.475

Abstract

Latar belakang: Salah satu sistem pelayanan kesehatan yang sangat efektif untuk menurunkan angka kematian bayi dan balita melalui imunisasi. Imunisasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang yang berisi antigen aktif atau in-aktif yang berasal dari mikroorganisme atau racun yang dilemahkan. Berdasarkan data, ditemukan rendahnya cakupan imunisasi lengkap di Puskesmas Lawele berdampak pada tingginya angka kejadian Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Hal inilah menjadi dasar untuk mencari tahu apakah ada hubungan pengaruh sosial dengan kepatuhan imunisasi dasar lengkap. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengaruh sosial dengan kepatuhan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Lawele Kabupaten Buton Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 70 ibu yang memiliki bayi berusia 12-23 bulan. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil: Didapatkan hasil bahwa dari 40 orang yang tidak puas terhadap pengaruh sosial dan 30 orang yang puas dengan pengaruh sosial. Hasil uji chi square diperoleh nilai P (0,364) lebih besar dari α (0,05) yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengaruh sosial dengan kepatuhan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Lawele. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pengaruh sosial yaitu sikap ibu dan dukungan keluarga tidak berpengaruh terhadap kepatuhan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Lawele Kabupaten Buton.
HUBUNGAN ANTENATAL CARE DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABARAGA Rumiarda; Yusriani; Sundari
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.481

Abstract

Latar belakang: Stunting tidak hanya menjadi permasalahan gizi balita secara nasional, melainkan sudah menjadi permasalahan global. Faktor penyebab stunting yang termasuk dalam program spesifik untuk mencegah stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan dan akses layanan kesehatan seperti Antenatal Care. Berdasarkan data, Puskesmas Labaraga memiliki angka kejadian stunting tertinggi se-Kabupaten Buton Utara dengan angka kunjungan Antenatal Care yang terus menurun tiap tahunnya. Atas dasar inilah peneliti tertarik untuk meneliti hubungan antenatal care dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Labaraga. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan Antenatal Care dengan kejadian Stunting di wilayah kerja Puskesmas Labaraga. Metode: Penelitian penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki baduta 0-23 bulan. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling berjumlah 97 sampel Hasil: Hasil analisis statistik chi-square menunjukkan bahwa riwayat penyakit ibu (p value = 0,221); pendidikan ibu (p value = 0,912); kunjungan antenatal care (P value = 0,203) memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian stunting pada balita usia 0-23 bulan. Kesimpulan: Pengelolaan kesehatan ibu yang efektif, pendidikan kesehatan, dan intervensi gizi yang tepat dapat membantu mengurangi risiko stunting dan meningkatkan kesehatan jangka panjang anak-anak. Pastikan bahwa semua ibu hamil memiliki akses ke kunjungan ANC yang berkualitas.
Gambaran Pemberian Metode 20-20-20 Terhadap Penurunan Keluhan Gejala Computer Vision Syndrome (CVS) pada Pekerja Pengguna Komputer di PDAM Kota Makassar: Overview of the Effectiveness of the 20-20-20 Method on Reducing Symptoms of Computer Vision Syndrome (CVS) in Computer Users at PDAM Kota Makassar Rahmadani, Rahmadani; Yusriani, Yusriani; Gafur, Abdul; Idris, Fairus Prihatin; Yuliati, Yuliati; S. , Ikhram Hardi
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2128

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Berdasarkan data World Health Organization (WHO) sekitar 2,2 miliar orang mengalami gangguan penglihatan jarak dekat atau jarak jauh. Data American Optometric Association Tahun 2023 kondisi utama yang menyebabkan gangguan penglihatan jarak jauh atau kebutaan adalah katarak (94 juta), kelainan refraksi (88,4 juta), degenerasi makula terkait usia (8 juta), glaukoma (7,7 juta), retinopati diabetik (3,9 juta). Prevalensi Computer Vision Syndrome (CVS) mencapai 64-90% dengan jumlah penderita di seluruh dunia diperkirakan sebesar 60 juta orang dan setiap tahun muncul 1 juta kasus baru. Tujuan: Untuk menganalisis Pengaruh Intervensi Metode 20-20-20 Terhadap Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada Pekerja Pengguna Komputer di PDAM Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimen dengan pendekatan Pre-Post Test with Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah kelompok eksperimen 22 responden dan kelompok kontrol 22 responden di PDAM Kota Makassar. Data penelitian dianalisis dengan uji Independent Sample T-Test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil: Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keluhan gejala Computer Vision Syndrome (CVS) antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikan ρ = 0,000 (< 0,05). Saran: Diharapkan untuk instansi menerapkan metode 20-20-20 sebagai bagian dari kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan pekerja diharapkan secara mandiri dan konsisten menerapkan metode 20-20-20 untuk mencegah berkembangnya Computer Vision Syndrome (CVS) serta menjaga kesehatan mata selama bekerja di depan layar computer. ABSTRACT Background: Based on World Health Organization (WHO) data, approximately 2.2 billion people experience near or distance vision impairment. Data from the American Optometric Association in 2023, the main conditions that cause distance vision impairment or blindness are cataracts (94 million), refractive errors (88.4 million), age-related macular degeneration (8 million), glaucoma (7.7 million), diabetic retinopathy (3.9 million). The prevalence of Computer Vision Syndrome (CVS) reaches 64-90% with the number of sufferers worldwide estimated at 60 million people and 1 million new cases appearing every year. Objective: To analyze the Effect of the 20-20-20 Method Intervention on the Incidence of Computer Vision Syndrome (CVS) in Computer User Workers at PDAM Makassar City. Method: This study uses a type of quantitative research with a Quasi Experiment research design with a Pre-Post Test with Control Group Design approach. The sampling technique used purposive sampling technique with the number of experimental groups 22 respondents and control groups 22 respondents at PDAM Makassar City. The research data were analyzed using the Independent Sample T-Test test with a confidence level of 95% (α = 0.05). Results: The results of the Independent Sample T-Test test showed that there was a significant difference in complaints of Computer Vision Syndrome (CVS) symptoms between the experimental group and the control group with a significant value of ρ = 0.000 (<0.05). Suggestion: It is expected that agencies apply the 20-20-20 method as part of the Occupational Health and Safety (OHS) policy and workers are expected to independently and consistently apply the 20-20-20 method to prevent the development of Computer Vision Syndrome (CVS) and maintain eye health while working in front of a computer screen.
Hubungan Pendidikan Ibu Balita dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Marusu Kabupaten Maros : The Relationship between Education of Mothers of Toddlers with the Incidence of Stunting at Marusu Health Center, Maros Regency Setiawati, Elis; Yusriani, Yusriani; Sumiaty, Sumiaty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1905

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Data World Health Organization (WHO) kurang lebih 144 juta anak balita menderita stunting. Indonesia termasuk Negara ketiga dengan prevalensi tertinggi kasus stunting di Regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR). Puskesmas Marusu prevelensi stunting pada tahun 2022 sebanyak 64 kasus dan pada tahun 2023 yaitu sebanyak 41 kasus, terjadi penurunan sebanyak 23 kasus. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pendidikan ibu balita terhadap kejadian stunting. Metode: Desain penelitian adalah Cross Sectional study. Jumlah populasi sebanyak 2231, Adapun tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu sebanyak 341 responden. Instrument pada penelitian ini kuesioner Analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan tingkat kemaknaan 95% (α: 0,05). Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Marusu Kabupaten Maros pada bulan Agustus-September. Hasil: Tingkat pendidikan ibu terhadap kejadian stunting memiliki hubungan signifikan (p value=0.000). ABSTRACT Background: World Health Organization data approximately 144 million children under five suffer from stunting. Indonesia is among third country with the highest prevalence of stunting cases in the South-East Asia Region (SEAR). Southeast Asia/South-East Asia Regional (SEAR). Marusu Health Center stunting prevalence in 2022 was 64 cases and in 2023 was 41 cases, there was a decrease of 23 cases. Objective: To determine the relationship between education of mothers of toddlers to the incidence of stunting. Method: The research design is Cross Sectional study. The total population was 2231, the sampling technique used was purposive sampling, which was 341 respondents. The instrument in this study was a questionnaire. Data analysis used the chi square statistical test with a meaning level of 95% (α: 0.05). This research was conducted at the Marusu Health Center, Maros Regency in August-September. Results: The level of maternal education on the incidence of stunting has a significant relationship (p value = 0.000).
Pengaruh Self Care Management Terhadap Kualitas Hidup Lansia dengan Hipertensi yang Mengikuti Prolanis di Puskesmas Moncongloe Kabupaten Maros : The Effect of Self Care Management on the Quality of Life of Elderly with Hypertension who Follow Prolanis at Moncongloe Health Center, Maros Regency H. , Reny Amalia; Yusriani, Yusriani; Hamzah, Wardiah
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2100

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh lansia dan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup. Penanganan hipertensi pada lansia tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif lansia dalam hal self care management dan pengendalian stres. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh self care management terhadap kualitas hidup lansia dengan hipertensi yang mengikuti Prolanis di Puskesmas Moncongloe Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 45 lansia hipertensi serta diambil menggunakan teknik random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa self care management berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas hidup lansia yang mengikuti prolanis (p-value = 0.002). Kesimpulan: Kegiatan prolanis bagi lansia memiliki dampak positif terhadap peningkatan self care management serta pengendalian stres bagi lansia dengan hipertensi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Disarankan agar tenaga kesehatan lebih aktif dalam memberikan edukasi terkait self care management serta melakukan skrining dan manajemen stres secara rutin terhadap lansia dengan hipertensi.   ABSTRACT Background: Hypertension is one of the most prevalent chronic conditions affecting the elderly and is strongly associated with a decline in quality of life. Effective management extends beyond pharmacological treatment and requires active patient involvement through self-care practices and stress regulation. Objective: This study aimed to determine the effect of self-care management on the quality of life of elderly people with hypertension who participated in Prolanis at the Moncongloe Community Health Center, Maros Regency. Method: A quantitative, cross-sectional research design was employed. The study involved 45 elderly participants diagnosed with hypertension selected using random sampling techniques. Results: The findings revealed that self-care management had a statistically significant effect on quality of life among both Prolanis participants (p value= 0.002). Conclusion: In conclusion, participation in the Prolanis program contributes positively to improved self-care behaviors and stress management among elderly individuals with hypertension, thereby enhancing their quality of life. These findings underscore the importance of integrating health education, regular stress screening, and tailored self-care support into community-based chronic disease programs.
Gambaran Kejadian Kecelakaan Kerja pada Petani Sayur di Desa Mooat Sulawesi Utara: Overview of Work Accidents Among Vegetable Farmers in Mooat Village, North Sulawesi Rismayani, Besse; Yusriani, Yusriani; S. , Ikhram Hardi; Idris, Fairus Prihatin; Yuliati, Yuliati; Gafur, Abdul
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2135

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Sektor pertanian, secara global, memainkan peran yang tak terhindarkan dalam kehidupan manusia, melibatkan sekitar setengah dari angkatan kerja dunia. Namun risiko di sektor ini, termasuk tingkat kematian dan cedera yang tinggi, menjadikannya salah satu sektor paling berbahaya di dunia. Sumber data International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa tahun 2018 sekitar 2,78 juta pekerja mengalami kematian setiap tahun akibat kecelakaan dan penyakit ditempat kerja. Badan Asuransi Cedera Kerja Pemerintah Italia (INAIL) mengatakan bahwasanya kurang lebih 50.000 kecelakaan yang melibatkan mesin terdapat pada sektor industri pertanian di tahun 2010, dalam data tersebut, termasuk lebih dari 100 kecelakaan fatal yang menyeret pekerja professional dimana 80 di antaranya dalami oleh petani paruh waktu. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kejadian kecelakaan pada petani sayur di Desa Mooat Sulawesi Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasi analitik dan rancangan cross sectional study. Populasi sebanyak 168 petani sayur dengan menggunakan total sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Chi Square dan regresi linear berganda. Hasil: Terdapat hubungan antara tindakan tidak aman (0,000), dengan kejadian kecelakaan kerja pada petani sayur di Desa Mooat Sulawesi Utara. Saran: Diharapkan edukasi yang lebih intensif mengenai potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat muncul akibat tindakan tidak aman, termasuk kebiasaan bersenda gurau selama bekerja. Sosialisasi yang melibatkan petani secara langsung di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan dampak jangka panjang dari kebiasaan tersebut terhadap keselamatan kerja. ABSTRACT Background: The agricultural sector, globally, plays an unavoidable role in human life, involving about half of the world's workforce. However, the risks in this sector, including high death and injury rates, make it one of the most dangerous sectors in the world. Data from the International Labor Organization (ILO) states that in 2018 around 2.78 million workers died each year due to accidents and diseases in the workplace. The Italian Government's Work Injury Insurance Agency (INAIL) said that approximately 50,000 accidents involving machines occurred in the agricultural industry sector in 2010, in the data, including more than 100 fatal accidents involving professional workers, 80 of which were experienced by part-time farmers. Objective: To determine the circumstances surrounding accidents involving vegetable farmers in Mooat Village, North Sulawesi. Method: This study uses a quantitative research type with an analytical observation method and a cross-sectional study design. The population was 168 vegetable farmers using total sampling. Data the study was analyzed using the Chi Square test and multiple linear regression. Results: There is a relationship between unsafe actions (0.000) and work accidents among vegetable farmers in Mooat Village, North Sulawesi. Suggestion: More intensive education is expected regarding the potential risks of work accidents that can arise due to unsafe actions, including the habit of joking while working. Socialization that directly involves farmers in the field is expected to increase their awareness of the long-term impacts of these habits on work safety.
Analisis Implementasi Kebijakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Prime di Puskesmas Lanrisang Kabupaten Pinrang: Analysis of the Implementation of Prime Health Service Integration Policy at Lanrisang Community Health Center, Pinrang Regency Rahmawati, Rahmawati; Yusriani, Yusriani; Rusydi, Arni Rizqiani
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2140

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pelaksanaan transformasi layanan primer melalui kebijakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) merupakan upaya strategis Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan cakupan layanan berbasis siklus hidup secara komprehensif dan berkesinambungan hingga ke tingkat desa dan dusun. Tujuan: Untuk menganalisis implementasi kebijakan ILP di Puskesmas Lanrisang, Kabupaten Pinrang, sebagai puskesmas lokus perluasan ILP tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Analisis dilakukan berdasarkan tiga komponen implementasi: input, proses, dan output, dengan mengacu pada Petunjuk Teknis PMK No. 2015 Tahun 2023 tentang Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. Hasil: Pelaksanaan ILP di Puskesmas Lanrisang belum sepenuhnya berjalan optimal. Pada aspek input, ketersediaan sarana prasarana, pendanaan serta infrastruktur sebagian besar sudah memadai, namun distribusi SDM terutama dokter belum merata pada seluruh klaster. Dari aspek proses, pelaksanaan pelayanan berbasis klaster telah dilakukan sesuai SOP, namun pada Klaster 3 ditemukan ketidaksesuaian dalam sasaran layanan. Pendekatan jejaring di Pustu dan Posyandu telah berjalan baik sesuai juknis, tetapi kunjungan rumah masih dilaksanakan oleh tim dari inovasi puskesmas, bukan oleh kader bersama petugas pustu sebagaimana diatur dalam KMK NO. HK.01.07/MENKES/2015/2023. Sementara itu, penguatan digitalisasi telah berjalan baik di tingkat puskesmas pada proses pelayanan namun belum sepenuhnya berjalan optimal pada pencatatan dan pelaporan secara digitalisasi di Pustu sehingga masih menggunakan pencatatan manual. Dari sisi output, ketersediaan layanan cukup lengkap, namun pemanfaatannya belum optimal, tercermin dari penurunan kunjungan dalam beberapa bulan terakhir. Kesimpulan: Implementasi ILP di Puskesmas Lanrisang menunjukkan kemajuan, namun belum sepenuhnya sesuai dengan juknis. Diperlukan penguatan pemahaman tim pelaksana, pemerataan tenaga kesehatan, serta percepatan digitalisasi di seluruh jejaring pelayanan agar integrasi pelayanan primer dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. ABSTRACT Background: The implementation of primary care transformation through the Primary Health Care Integration (ILP) policy is a strategic effort of the Ministry of Health in increasing the coverage of life cycle-based services comprehensively and continuously to the village and hamlet levels. Objective: To the implementation of ILP policy in Puskesmas Lanrisang, Pinrang Regency, as the locus of ILP expansion in 2024. Method: This research used a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through in-depth interviews, field observations, and document review. Analysis was conducted based on three components of implementation: inputs, processes, and outputs, with reference to the Technical Guidelines of PMK No. 2015 Year 2023 on Primary Health Care Integration. Results: The implementation of ILP at Lanrisang Health Center has not fully run optimally. In the input aspect, the availability of infrastructure, funding and infrastructure is mostly adequate, but the distribution of human resources, especially doctors, is not evenly distributed throughout the cluster. From the process aspect, the implementation of cluster-based services has been carried out according to the SOP, but in Cluster 3 there are discrepancies in service targets. The network approach in Pustu and Posyandu has worked well according to the technical guidelines, but home visits are still carried out by the puskesmas innovation team, not by cadres together with pustu officers as stipulated in KMK NO. HK.01.07/MENKES/2015/2023. Meanwhile, the strengthening of digitalization has been running well at the puskesmas level in the service process, but it has not been fully optimized in the recording and reporting of digitalization at Pustu so that they still use manual recording. In terms of output, the availability of services is quite complete, but utilization is not optimal, reflected in the decline in visits in recent months. Conclusion: The implementation of ILP at Lanrisang Health Center shows progress, but not yet fully in accordance with the technical guidelines. Strengthening the understanding of the implementation team, equitable distribution of health workers, and accelerating digitization in all service networks are needed so that primary care integration can run effectively and sustainably.
Co-Authors A. Fachrin, Suharni A. Muh. Multazam A. Rizki Amelia A. Rizki Amelia AP Abd. Gafur Abdi, Dian Amelia Abdul Gafur Acob, Joel Rey U. Agustini, Tutik Ahmad Hariadi Wibrata Hariadi Ahri, Reza Aril Akbar, Abd. Akbar, Khofifah Alfatirah, Shoofiyah Alfiana, Andi Alfina Baharuddin Ali Seppo, Muthia Ditasya Alwi, Muhammad Khidri AM, Nasruddin Amelia, A Rizki Aminah Aminah Amjad, Muh. Anah Silmih Bakri Andaresta, Ayu Andi Amin Nur Andi Asrina Andi Asrina Andi Chaerul Andi Dindha Batari Ramadhani Andi Nurlinda Andi Ratu Tria Syahrani Andi Ratu Tria Syahrani Andry Pratama, Andry Anggini, Nurasiah Anggita, Dwi Anwar, Muhammad Qayyum Aisy AP, Andi Rizki Amelia Aprilia, Adhe Aprilia, Suci Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arman Arman Arman Arni Arni Arni Arni Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiany Rusydi Aulia, Mega Azizah, Maudi Nailah Badriani Badaruddin Bakri, Anah Silmih Bau Mila Tunnizha Besse Rismayani Br. Kembaren, Farida Repelitawaty Budiman Budiman Budy Wiryawan Bulqis Bur, Nurdardiansyah Burhanddin, Nurfardiansyah Burhanuddin Butona, Suryanti Citra Dewi Dahlan, Kholifah Wirdayana Dahlia Dahlia Darlis, Idhar Darwin, Musdalifa Daulay, Vania Daffa Y deniyati, deniyati Desiani, Vivin Desiani, Vivin Desy Firmalia, Irdayanti Deviana Sari Dian Amelia Abdi Dwi Islami Amir Rumae Dwi Murty Wardani Hermanzah Edy Edy Een Kurnaesih Efendi Efendi Egidian Safitri Eka Susanti Elis Setiawati, Elis Ernaningsih Ernaningsih Fadel, Muhammad Fadhillah, Nanda Fairus P. Idris Fathrani, Nur Afifah Fatma Afrianty Gobel Fatmah Afrianty Gobel Fitria, Lia Gani, Liyundzira Fikroh Ghani, Nur H. , Reny Amalia Habibuddin Habo, Hasriwiani Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Handayani, Rika Handayani, Sri Ayu Harismawati Bahtiar Harismawati Bahtiar Hariyansyah, Dede Harpiana Rahman Hasan, Chaeruddin Hasibuan, Ardina Khoirunnisa Hasrini Hasyati, Hasyati Herlina Herlina Hermanzah, Dwi Murty Wardani Hervina Surahman Hidayat Hidayat Hizbullah, Gilang I Gusti Wayan Murjana Yasa Idhar Darlis Idhar Darlis Idris, Fairus Prihatin Idrus, S. Ahmad Gufran Igusti, Nuryanggi Ikhram Hardi S Ikhsan, Andi Muhammad Nur Ilham, A. Fasya Tenri Awaru Indah Sari Indo Santalia Irawan, Reina Renita Irdayanti Desy Firmalia Irfansyah, Andi Farid Jannah, A Nurmiftahul Jannah, A. Nurmiftahul Jasmin Ambar Jasmine Siahaan, Rizki Putri Joel Rey U. ACOB Karim, Nurwahida Khairani, Lutfi Putri Khofifah Akbar Lallo, Vemita Virginia Liong, Harlina Lubis, Yani Lukman Hakim Lutfi Putri Khairani Luthfiyyah Ulfa Sari Azikin M. Sabri Magfira, Magfira Maisarah Basarang Mansur Sididi Marlina Marwono, Marwono Masriadi, Masriadi Masriyanti Nasution Maulana, Miftah Nur Maulidina, Putri Dwi Mijahamuddin Alwi Mira M. Radjung Miranti Mandasari Muchamad Triyanto Muflihah, Asriani Muh. Alif Reski Muh. Khidri Alwi Muh. Said Mukharrim Muhammad Ikhtiar Muhammad JAMIL Muhammad Khidri Alwi Muhammad Khidri Alwi Muhammad Sarjan Muhammad, Nurjana Muhd Firmansyah Multazam, A M Munar, Tarisza Dwitami Munifah Yusriah Arief Musdalifa Mustika, Puput Mutathahirin, Mutathahirin Mutmainnah, Besse Nahda Azhari Napitupulu, Maya Farhanna Nasution, Ade Suriyani Nasution, Masriyanti Ningsih, Venny Diah Nopriza, Cici Novia Paramita Paradise Nukman Nur Fadhilah Rasyidi Nur Fadillah, Risda Nur Sri Widyastuti Nur Ulmy Mahmud Nurbaety Nurdiana F Nahdalipa Nurfardiansyah Bur Nurfardiansyah Burhanuddin Nurgahayu Nurmiati Muchlis Nursyamsi Nurwahdaniar Syahrul Nurwahidah Karim Olivia, Henny Palad, Marliana S Palad, Marliana S. Paridah, Asni Priscillya, Cindy Putri Pulungan, Nur Afni Puspita, Ferya Puspitasari, Febrianti Putri Utami, Putri PUTRI, TIARA Putri, Vivin Avania R. Andriani Rahmadani Rahmadani Rahmah Fithriani Rahman Rahman Rahman Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramadhani A, Ar Rukiya Ramdhany R, Noer Azhisya Rasfayanah, Rasfayanah Rauf, Rakhmawati Reina Renita Irawan Reski, Muhammad Alif Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Risnanda Thamrin Rizky, Septiana Rohini Rosada, Ida RR. Ella Evrita Hestiandari Rumata, Samsila Mona Rumiarda S. , Ikhram Hardi S., Ikhram Hardi Sabahannur, St Sabila, Sonia Sabilla, Sonia Safitri M, Helma Liana Samsualam, Samsualam Sari, Dinda Seknun, Amina Septiyanti Septiyanti, Septiyanti Septiyanty Septiyanty Serawati Dewi Serawati Serawati Siahaan, Rizki Putri Jasmine Siregar, Aisyah Rafiqah Azla SIREGAR, DEASY YUNITA Sitaba, Tika Fausa Nur Siti Ismahani Sitti Patimah Sonia Sabilla Sri Ayuningsih Srirezeki, Wa Ode Nurdian ST. Nurul Izzah Habibarraahman ST. Nurul Izzah Habibarrahman St. Sabahannur Subhan, Nurul Izzah Suci Aprilia Sudirman Sudirman Sudirman, Farah Zhafirah Sufatmiaty, Sufatmiaty Suharni A. Fachrin Suharni Suharni Sukma Praja, Andi Kartikasari Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sundari Sundari Sundari Suriah Suriah Suryanti Buton Suyuti, Sartika Syafira, Syafira Syahrin, Abu Syamsiar, Syamsiar Syarli, Syarli T, Andriani Tahir Abdullah Tahir, Nurbiah Taslim, Ali Akbar Tiara Putri Tika Fausa Nur Sitaba Tria Syahrani, Andi Ratu Tulak, Lulu Alang Tutik Agustini Tutik Agustini Ulfa Sari Azikin, Luthfiyyah Ulfa, Syarifah Widya Ulfia, Nurul Adha Vivin Avania Putri Wa Ode Nurdian Srirezeki Wahyu Wira Utami, Wahyu Wira Warka Syachbrani Wasfiyah, Faza Yanti Mustarin Yulianti Yulianti YULIATI Yuliati - Yuni Romalita Yuni Romalita Yuniar, Fira yusuf, Muhammad Rizky adipratama Zulfikar, Andi Muh